· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan dunia bisnis yang sangat pesat dan persaingan yang semakin ketat menjadikan setiap organisasi harus menghadapi tantangan yang menuntut sumber daya manusia yang berkualitas.Kualitas sumber daya manusia ditandai dengan SDM yang kreatif, memiliki kemampuan serta kinerja yang tinggi. Tercapainya kinerja karyawan yang terukur, memadai dan sesuai dengan kebutuhan perusahanmerupakan target dari setiap organisasi. Peningkatan manajemen kinerja bukan hanya berpengaruh pada peningkatan hasil perusahaan saja, namun lebih jauh lagi bagi para karyawan agar dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam bekerja jauh menjadi lebih baik.
Banyak cara yang diupayakan setiap organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Cara tersebut didalamnya termasuk kemampuan kerja dan ketrampilan kerja yang terus diupayaan dan dikembangkan kepada karyawan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan merekalah yang menjadi pelaku utama dalam menjalankan pekerjaan tersebut. Oleh karena itubisa dikatakan bahwa yang berpengaruh dalam kinerja para karyawan dalam organisasi adalah kemampuan kerja dan keterampilan kerja.
Menurut Amelia dan Abdul (2017:26) kemampuan (ability) didefinisikan sebagai suatu potensi atau kecakapan individu dalam menguasai keahlian bekerja serta melakukan atau mengerjakan beragam tugas dalam suatu pekerjaan.Dengan demikian, penulis menyimpukan, bahwa kemampuan kerja merupakan sebuah keahlian yang dimiliki seorang individu.Kemampuan setiap individu akan memberikan dampak besar terhadap pekerjaan yang dilakukan, sehingga setiap individu perlu memiliki keahlian yang sesuai di bidang pekerjaannya agar ketrampilan kerja yang dimiliki sesuai dengan bidang yang dikerjakan.
Keterampilan adalah kemampuan untuk mengoperasikan pekerjaan secara mudah dan cermat.Keterampilan juga dapat diartikan sebagai kegiatan yang memerlukan praktek atau dapat diartikan sebagai implikasi dari aktivitas.Tujuan keterampilan kerja yaitu untuk dapat memudahkan suatu pekerjaan dalam penyelesaian setiap pekerjaan secara efektif dan efisiensi tanpa adanya kesulitan hingga akan menghasilkan suatu kinerja pegawai yang baik.Karyoto(2016:21). Ketrampilan atau keahlian(skill) adalah merupakan kecakapan yang berhubungan dengan tugas yang dimiliki dan dipergunakan dalam menghadapi tugas-tugas yang bersifat teknis atunon-teknis.
Menurut Uno dkk (2014:62) menyampaikan bahwa kinerja adalah perilaku seseorang yang membuahkan hasil kerja tertentu setelah memenuhi sejumlah persyaratan. Persyaratan yang dimaksud adalah sudah memenuhi kebutuhan dari karyawan pada organisasi. Hal ini bisa dinilai bahwa kinerja dari seorang pegawai bisa berdampak baik atau buruk tergantung apakah kebutuhannya sudah terpenuhi dalam hal ini yaitu kepuasan kerja dan komitmennya terhadap organisasi. Kinerja yang dimaksut disini adalah bagaimana para karyawan mampu meningkatkan target pekerjaan, mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, mampu menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan, mampu menciptakan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan dan mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan sehingga perlu adanya dorongan untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Berdasarkan uraian dari latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kemampuan Kerja dan Ketrampilan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang.
Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, untuk mengetahui pengaruh keterampilan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang.
Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini :
a. Kemampuan Kerja merupakan kemampuan individu yang dimiliki oleh setiap karyawan, hal ini berarti bahwa setiap karyawan memiliki kemampuan yang berbeda-beda.
b. Keterampilan Kerja ialah kemampuan melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan menggunakan anggota badan dan peralatan kerja yang tersedia. Artinya keterampilan lebih banyak menggunakan unsur anggota badan daripada unsur lain.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang yang berjumlah 32 orang.
Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 32 orang responden.Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden.Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Kemampuan kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang, secara persial Variabel Keterampilan Kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GMIT Imanuel Baumata lahir pada tahun 1883. Dalam perjalanannya, GMIT Imanuel
mengalami perkembangan. Salah satu faktor yang menyebabkan gereja ini berkembang
adalah adat. Walaupun demikian, terdapat adat istiadat yang bertentangan dengan ajaran
gereja masih tetap dilakukan oleh para tokoh adat di daerah tersebut. Adat istiadat yang
masih dilakukan yakni ritual minta kestabilan debit air di mata air Baumata. Mereka
masih melakukan ritual adat tersebut karena berangkat dari pemahaman bahwa Kristus
juga berasal dari budaya. Akibatnya pendeta yang melayani di jemaat tersebut marah dan
menolak budaya tersebut. Pendeta tersebut marah dengan berangkat dari pemahaman
bahwa Kristus menolak budaya tersebut.
Dari masalah yang telah dipaparkan, maka penulis melakukan penelitian mengenai
ritual di mata air Baumata. Metode penelitian yang dipakai yakni kualitatif. Metode
kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata
tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Tujuan dari
penelitian ini yakni untuk mengetahui makna ritual yang dilakukan. Melalui hasil
penelitian mengemukakan bahwa mereka melakukan ritual tersebut dengan memotong
hewan sapi merah dan babi merah. Setelah itu mereka memercikkan darahnya di sekitar
mata air dan memakan daging dari hewan yang dipotong. Tujuannya untuk menghormati
leluhur mereka dan mengakui bahwa hanya Tuhan yang bisa memberikan hujan serta
masih banyak tujuan lainnya. Oleh karena itu mereka perlu memahami bahwa Kristus
datang untuk memperbaharui budaya. Untuk menyelesaikan masalah tersebut sebaiknya
antara pendeta dan juga para tua adat harus membangun komunikasi yang baik dengan
memakai salah satu pihak yang bersifat netral. Selain itu, gereja juga perlu melakukan
suatu seminar atau sosialisasi dengan menghadirkan para teolog yang memiliki ahli di
bidang kebudayaan agar bisa menjelaskan tentang hubungan Kristus dan budaya serta
gereja dan adat.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul: Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Judicial Review
Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun
2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana dasar pertimbangan
Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat
(2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945? Bagaimanakah akibat
hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2)
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi
Daerah? Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui dasar pertimbangan
Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat
(2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 dan untuk mengetahui
akibat hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat
(2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi
Daerah yang bermanfaat secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah
deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini
terdiri dari variabel bebas yaitu: dasar pertimbangan hakim dan variabel terikat
yaitu: putusan Mahkamah Konstitusi dengan sumber bahan hukum yang terdiri
dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan /
dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa: Dasar
pertimbangan Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat
(1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 karena
pertama, Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan untuk mengadili. Kedua,
Pemohon memiliki legal standing atau kedudukan hukum dan ketiga, Pasal
tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum. Akibat hukum yang timbul terhadap
Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun
2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah yaitu: pertama, Pasal tersebut
tidak memiliki kekuatan mengikat dan kedua, adanya kekosongan hukum.
Pencegahan terjadinya kekosongan hukum, maka Mahkamah Konstitusi
memerintahkan kepada pembentuk undang-undang untuk membentuk ketentuan
baru sebagai dasar bagi pengenaan pajak terhadap penggunaan listrik, khususnya
penerangan jalan, baik yang dihasilkan sendiri maupun dari sumber lain selain
yang dihasilkan oleh pemerintah (PT PLN), dalam jangka waktu paling lama 3
(tiga) tahun
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
tujuan dari rumusan masalah adalah untuk mengetahui jenis-jenis bahasa kiasan dan jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif sedangkan datanya di ambil dari google. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori bahasa khiasan yang dikemukakan oleh Perrine dalam Sihite (2016). Dalam penelitian ini, penulis menganalisis tiga puisi karya Rudyard Kipling. Dari hasil analisis data penulis menemukan beberapa bahasa khiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi tersebut yaitu; repetition 35,1%, metaphor 16,6%, personification 18,5%, synecdoche 3,7%, hyperbole 5,8%, metonymy 14,8%, understatement 1,8% and apostrophe 3,7% dengan repetition sebagai bahasa kiasan yang paling dominan. Setelah melakukan analisis terhadap bahasa kiasan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, penulis berharap penelitian ini dapat memberikan informasi atau pengetahuan tentang bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN JUDEX JURIS OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI PENGADAAN ALAT KESEHATAN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Mengapa Judex Juris menjatuhkan putusan pemidanaan 8 (delapan) tahun penjara dan pembebanan uang pengganti Rp. 3.990.492.135,00 tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan pidana penjara 4 (empat) tahun dan pembebanan uang pengganti hanya Rp.943.714.000,00?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : Untuk mengetahui alasan judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan 8 (delapan) tahun penjara dan pembebanan uang pengganti Rp. 3.990.492.135,00 tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan pidana penjara 4 (empat) tahun dan pembebanan uang pengganti hanya Rp.943.714.000,00? Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni analisis yuridis pembatalan putusan judex juris oleh hakim peninjauan kembali dalam tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan dan variabel terikat yakni putusan hakim tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka:
1. Alasan judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan 8 (delapan) tahun penjara dan pembebanan uang pengganti Rp. 3.990.492.135,00 adalah karena :
a. Perbuatan terdakwa memenuhi dakwaan primair yakni pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 undang-undang tindak pidana korupsi
b. Terdakwa terbukti menikmati uang hasil tindak pidana korupsi.
2. Alasan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan judex juris dan menjatuhkan putusan dengan pidana penjara 4 (empat) tahun dan uang pengganti Rp.943.714.000,00 adalah karena:
a. Adanya kekhilafan dari judex juris dalam menentukan berat ringannya pemidanaan
b. Menurut hakim peninjauan kembali diskon pembelian tidak terhitung dalam kerugian negara.
Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Alat
Kesehatan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pengaruh Penggunaan Enzim Lipase Terhadap Kualitas Keju
Klaes. M. A)* Ledo. M. E. S) ** Daud. Y)**
Enzim Lipase berperan dalam pembebasan lemak susu sehingga memberikan flavor pada keju. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan enzim lipase terhadap kualitas keju ditinjau dari parameter rasa, aroma, tekstur, warna dan asam lemak bebas pada keju. Metode yang digunakan ialah metode eksperimen, metode titrasi dan metode uji hedonik dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan 3 kali ulangan dan 1 kontrol yaitu kontro kontrol(+) dengan variasi konsentrasi lipase mild di peroleh total 15 unit percobaan. Data yang di peroleh dianalisis secara kuantitatif dan kaualitatif dengan menggunakan uji anova. Dalam penelitian ini yang diuji yaitu kadar asam lemak bebas dan uji hedonik. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kadar asam lemak bebas palmitat dan asam lemak oleat tertinggi terdapat pada kontrol positif (+) tanpa variasi konsentrasi lipase, dengan rata-rata asam palmitat 8,2% dan rata-rata asam oleat 9,0% Sedangkan hasil uji hedonik pada keju diperoleh dari tingkat kesukaan panelis tidak teratih pada warna, rasa, aroma dan tekstur memiliki kesukaan tertinggi pada perlakuan P3 dengan variasi konsentrasi lipase dari kecambah biji kesambi 0,75 g dengan nilai rata-rata warna(14,8), rasa (14,6), aroma (14,8), tekstur (14,4). Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan enzim lipase dari kecambah biji kesambi terhadap kualiatas keju memiliki pengaruh yang sangat nyata pada kadar asam lemak, dan juga uji hedonik warna, rasa, aroma dan tekstur keju.
Kata kunci: Lipase, keju,asam Lemak bebas.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Tingkat Efesiensi dan Efektivitas dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang”. Di bawah bimbingan Jusuf Aboladaka, SE.,M.Si sebagai dosen pembimbing I dan Renya Rosari, SE,.M.Si sebagai dosen pembimbing II. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana Tingkat Efesiensi dan Efektivitas dalam Pelaksanaan Anggaran Pedapatan Belanja Daerah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang. Dengan mengacu pada persoalan Penelitian, 1) Bagaimana Tingkat Efesiensi periode 2018-2020 dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang?, 2) Bagaimana Tingkat Efektivitas periode 2018-2020 dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang?. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efektif dan efesien pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota kupang TA 2018-2020 berdasarkan Laporan Realisasi Anggarannya. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatn Daerah TA 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Dokumen laporan realisasi anggran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini analisis kinerja keuangan dilakukan untuk menggambarkan dan menjelaskan serta dapat mempertanggungjawabkan kepada publik dengan menggunakan konsep perhitungan Laporan Realisasi Anggaran untuk menghitung kinerja dan evaluasi dari suatu organisasi melalui 2 elemen yaitu : efisiensi dan Efektivitas agar dengan jelas dapat mengetahui pencapaian atas target yang ditetapkan. Konsep efisiensi terkait dengan hubungan antara output berupa barang atau pelayanan yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Konsep efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil diharapkan dengan hasil yang sesungguhnya. Berdasarkan hasil penelitian yang disimpulkan bahwa : (1) Sesuai hasil analisis dan pembahasan mengenai rasio Efisiensi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang Tahun 2018-2020 sebesar 6,86% pada tahun 2018, 6,28% pada tahun 2019, dan 5,59% pada tahun 2020. Dikatakan Efisien karena hasil perhitungan nya 100% yang berarti realisasi pengeluaran tidak melebihi anggaran pendapatan. (2) Sesuai hasil analisis dan pembahasan rasio Efektivitas BAdan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang Tahun 2018-2020 dikategorikan tidak efektiv karena hasil perhitungan 100%. Oleh karena itu disarankan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Kupang jika dilihat dari sisi rasio Efisiensi yang sangat baik maka pada tahun-tahun berikutnya tetap terus menekan biaya-biaya operasionalnya sehingga nantinya jumlah biaya tidak melebihi jumlah pedapatan. Dan pada rasio Efektivitas pada tahun 2018-2020 yang tidak memenuhi kriteria Efektiv, Hal ini di sebabkan karena pemerintah daerah belum berhasil dalam merealisasikan PAD dari target yang diperkirakan sebelumnya sehingga potensi PAD yang ada tidak dapat dimaksimalkan oleh pemerintah untuk menunjang pembangunan pada kota kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Standar Akuntansi dalam menyusun laporan operasianal pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Alor, dan membuktikan bahwa penerapannya sudah berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pada penelitian ini menggunakan metode kompratif untuk membandingkan pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah dan Laporan operasional Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Alor. Data yang digunakan dalam penelitian data primer. Dengan teknik pengumpulan data yaitu Dokumentasi. Dengan hasil yang diperoleh yakni Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah dalam menyusun Laporan opersional telah diberlakukan sesuai dengan PP No 71 tahun 2010. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penyusunan Laporan operasional pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten alor secara keseluruan telah sesuai dengan PSAP No.12 Tentang Laporan Operasional. This study aims to analyze the application of accounting standards in compiling operational reports at the Regional Finance and Assets Agency of Alor Regency, and prove that its implementation has been running in accordance with applicable regulations. This study uses a comparative method to compare the statements of Government Accounting Standards and operational reports of the Regional Finance and Assets Agency of Alor Regency. The data used in the research are primary data. With data collection techniques, namely Documentation. With the results obtained, namely the application of government accounting standards in preparing operational reports, it has been implemented in accordance with PP No. 71 of 2010. The results of this study indicate that the preparation of operational reports at the Alor Regency Financial and Regional Assets Agency as a whole is in accordance with PSAP No. 12 concerning Operational Report.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VINSENSIA P. WERANG (16383420) Struktur Komunitas Bulu Babi (Echinodea)yang Berasosiasi dengan Ekosistem Padang Lamun di Perairan Lewolere KabupatenFlores Timur.Ir. Yohanes Merryanto, M.Si,Ph.Ddan Wilson L. Tisera,S.Pi,M.Si, Ph.DsebagaiPembimbing1dan2.Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana.Bulu babi merupakan salah satu sumberdaya hayati laut yang mempunyai prospek untuk dikembangkandanmempunyai peranan yang penting baik dari segi ekologis maupunekonomis.Perairan Pantai Lewolere Kabupaten Flores Timur memiliki ekosistem lamun dan terumbu karangyangcukup baik dan berperan penting dalam proses siklus hidup organisme laut.Penelitian inibertujuan untuk mengetahui struktur komunitas yang terdiri dari komposisi jenis, kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi bulu babi yang berasosiasi dengan ekosistem lamun di Perairan Lewolere Kabupaten Flores Timur.Penelitian ini menggunakan metodesurvei langsunguntuk pengumpulan datadengan menghitung danmengukur langsung di lapangan secara purposive random samplingdan metode transek.Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi bulu babi di Perairan Lewolere terdiri dari 7 spesies yaitu Arbaciapunctulata, Diadema setosum, Echinometra mathaei, Echinometraoblonga, Echinometra viridis, Tripneustes gratilla dan Echinometrasp.Nilai indeks keanekaragaman (H')tergolongrendah(0,78), indeks keseragaman (E)tergolong tinggi(0,92) dan indeks dominansi (D)menunjukan tidak ada jenisbulu babi yang mendominansi (0,18).
· Book · Buku Bahan Ajar
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
xiv
ABSTRAK
KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW
Randi A.K. Lape1*, Anderias J. F. Lumba2, Andry Sinlaeloe3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kemampuan shooting dalam sepak bola adalah keterampilan
teknis pemain dalam menendang atau menembak bola ke arah gawang lawan
dengan tujuan mencetak gol. Kemampuan ini mencakup aspek teknik, akurasi,
kekuatan, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat melakukan tendangan.
Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui kemampuan shooting pemain sepak
bola FKIP UKAW.
Metode penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan persentase. Statistik
deskriptif adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang
pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan
dari data yang berbentuk angka-angka.
Hasil dan pembahasan: Shooting menggunakan punggung kaki bagian luar,
penelitian dengan 8 responden dari 2 responden memiliki jumlah nilai 21 kategori
baik nilai presentasi 25%, 2 responden memiliki nilai 12 dan 19 kategori sedang
nilai presetntasi 25%, , 3 responden memilki nilai 9,11 dan 13 kategori kurang
nilai prsentasi 37,5% sedangkan 1 responden memilki nilai 8 kategori buruk nilai
presentasi 12,5%.
Simpulan: tingkat kemampuan Shooting menggunkan punggung kaki bagian luar
2 responden dengan kategori baik dengan nilai presentasi 25%, 2 responden
dengan kategori sedang nilai presetntasi 25%, 3 responden dengan kategori
kurang nilai prsentasi 37,5% dan 1 responden dengan kategori buruk nilai
presentasi 12,5%. Dari 8 orang pemain dengan nilai prsentasi 100%
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI SMA NEGERI 1 FATULEU BARAT Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi sistem peredaran darah pada manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Scrapbook terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 69 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA-A yang berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA-C yang berjumlah 21 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Scrapbook sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C3 (mengaplikasi) 86,4%. Penggunaan media pembelajaran Scrapbook di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 69,3%. Hasil presentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Scrapbook ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Scrapbook Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF SCRAPBOOK MEDIA ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON HUMAN CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL CLASS XI STATE HIGH SCHOOL 1 FATULEU WEST Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** One of the problems found at SMA Negeri 1 West Fatuleu is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in the material of the circulatory system in humans. The purpose of this study is to determine the influence of Scrapbook learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade XI students totaling 69 people. The sample in this study is class XI IPA-A which consists of 23 students as the control class and class XI IPA-C which consists of 21 students as the experimental class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study stated that in the experimental class, the researcher used Scrapbook learning media so that it could improve the cognitive learning outcomes of students in the classroom. This can be seen in one of the iditors, namely C3 (applying) 86.4%. The use of Scrapbook learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 69.3%. The results of the percentage of this kotrol class show that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods are low. This fact shows that Scrapbook learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. Keywords : Learning Outcomes, Scrapbook learning media Information : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA KELAS XI SMA NEGERI 1 FATULEU BARAT Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** Salah satu masalah yang terdapat di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi sistem peredaran darah pada manusia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Scrapbook terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 69 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA-A yang berjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA-C yang berjumlah 21 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Scrapbook sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C3 (mengaplikasi) 86,4%. Penggunaan media pembelajaran Scrapbook di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 69,3%. Hasil presentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Scrapbook ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMA Negeri 1 Fatuleu Barat. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Scrapbook Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF SCRAPBOOK MEDIA ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON HUMAN CIRCULATORY SYSTEM MATERIAL CLASS XI STATE HIGH SCHOOL 1 FATULEU WEST Guterres, H. A* Manu, T. S. N** Meha, A. M** One of the problems found at SMA Negeri 1 West Fatuleu is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in the material of the circulatory system in humans. The purpose of this study is to determine the influence of Scrapbook learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade XI students totaling 69 people. The sample in this study is class XI IPA-A which consists of 23 students as the control class and class XI IPA-C which consists of 21 students as the experimental class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study stated that in the experimental class, the researcher used Scrapbook learning media so that it could improve the cognitive learning outcomes of students in the classroom. This can be seen in one of the iditors, namely C3 (applying) 86.4%. The use of Scrapbook learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 69.3%. The results of the percentage of this kotrol class show that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods are low. This fact shows that Scrapbook learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at SMA Negeri 1 West Fatuleu. Keywords : Learning Outcomes, Scrapbook learning media Information : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berangkat dari realitas kehidupan jemaat GMIT Pniel Sikumana yang menghadapi tantangan dalam membangun persekutuan antargenerasi. Pembagian pelayanan ke dalam Unit Pembantu Pelayanan (UPP) dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan kategorial jemaat, namun dalam praktiknya kerap memunculkan jarak relasional, minimnya interaksi lintas generasi, serta kecenderungan pelayanan yang berjalan secara terpisah. Kondisi ini menimbulkan persoalan teologis mengenai sejauh mana gereja sungguh menghidupi koinonia sebagai persekutuan yang mencerminkan identitas gereja sebagai keluarga Allah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman dan pemaknaan warga jemaat GMIT Pniel Sikumana terhadap kehidupan persekutuan antargenerasi, serta merefleksikannya dalam terang teologi gereja sebagai rumah iman (homemaking) guna merumuskan implikasi teologis bagi kehidupan bergereja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode ini dipilih untuk menaruh perhatian pada pengalaman hidup dan pemaknaan subjek penelitian terhadap realitas persekutuan jemaat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatoris, wawancara mendalam (in-depth interview), dan studi dokumen terhadap dokumen gereja serta literatur yang relevan. Lokus penelitian adalah Jemaat GMIT Pniel Sikumana, Klasis Kota Kupang Barat. Informan berjumlah delapan orang yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari pendeta, unsur kategorial jemaat, pengajar PART, dan lansia. Metode penulisan yang digunakan bersifat deskriptif, analitis, dan reflektif, dengan memanfaatkan kerangka teologis homemaking dari Elizabeth Caldwell sebagai alat analisis. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa kehidupan persekutuan jemaat masih menghadapi tantangan relasional antargenerasi, namun sekaligus menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Pendekatan homemaking menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi rumah bersama yang aman, inklusif, dan relasional, di mana setiap generasi hadir sebagai subjek yang saling membangun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa homemaking merupakan pendekatan teologis yang relevan untuk memperkuat koinonia dan memperkaya praksis kehidupan bergereja di GMIT Pniel Sikumana.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengangkat tarian Tebe sebagai objek kajian teologi kontekstual dalam kehidupan bergereja Jemaat GMIT Imanuel Maktihan, Klasis Malaka. Di tengah arus modernisasi dan meningkatnya sikap individualisme dalam kehidupan jemaat, tarian Tebe hadir sebagai media budaya lokal yang memiliki daya integratif, memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persekutuan dalam komunitas Kristen. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini menggali makna spiritual dan sosial dari tarian Tebe melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka dan dokumentasi. Teori teologi kontekstual Stephen B. Bevans menjadi landasan utama dalam menafsirkan hubungan antara budaya lokal dan ekspresi iman Kristen dalam liturgi dan kehidupan bergereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarian Tebe tidak hanya merupakan warisan budaya masyarakat Tetun di Malaka, tetapi juga telah diadopsi secara kreatif dalam berbagai bentuk ibadah dan perayaan gerejawi di GMIT Imanuel Maktihan. Gerakan ritmis dan pantun dalam Tebe yang dilakukan dalam formasi lingkaran mencerminkan makna kolektif, solidaritas, serta penghormatan terhadap sejarah dan spiritualitas lokal. Melalui penerapan Tebe dalam kehidupan liturgis, gereja berhasil menjembatani kesenjangan antara ekspresi iman dan konteks budaya masyarakatnya.Tarian Tebe dipahami sebagai respons iman yang kontekstual terhadap krisis persekutuan akibat meningkatnya individualisme dalam jemaat. Dalam praktiknya, Tebe menjadi sarana profetik yang mengembalikan kesadaran umat akan pentingnya relasi sosial yang saling menopang. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa budaya lokal seperti Tebe dapat menjadi wahana penyalur pesan teologis yang transformatif, membentuk spiritualitas yang membumi dan relevan dalam konteks kehidupan bergereja di tengah masyarakat yang terus berubah.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
This textbook consists of seven chapters, each of which has been carefully structured to provide a comprehensive understanding of business English, from business communication to job interviews in English. This book has also been equipped with business English vocabulary and grammar and language focus related to the material in each chapter. We strive to ensure that each chapter is helpful to our readers.We want to express our highest appreciation to all parties who have contributed directly or indirectly to the preparation of this book, especially for Unit Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (P2AI) P3MP Politeknik Negeri Ujung Pandang. Whether in the form of suggestions, input, or emotional support, this book could not have been completed without the help and contributions of all parties.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul tulisan ini adalah “Disparitas Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Ujaran Kebencian Melalui Media Sosial” Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana ujaran kebencian melalui media sosial. Penelitian ini bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pel/aku tindak pidana ujaran kebencian melalui media sosial. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana ujaran kebencian melalui media sosia. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim dalam tindak pidana ujaran kebencian melalui media sosial. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka penulis menemukan beberapa alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana ujaran kebencian melalui media sosial yaitu: Tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang berbeda-beda kepada setiap terdakwa. Independensi Hakim. Kualitas perbuatan terdakwa dalam setiap kasus berbeda-beda. Adanya hal-hal yang meringankan dan memberatkan kepada setiap terdakwa Saran yang penulis berikan dalam penelitisn ini adalah Kepada seluruh masyarakat Indonesia agar perkembangan sosila media yang semakin berkembang dapat memanfaatkan sosial media dengan baik sehingga menimbulkan masalah baru yang nantinya akan meresahkan, menimbulkan kebencian serta memecah belah persatuan dan persaudaraan. Kepada aparat penegak hukum dalam menegakan hukum dapat diperhatikan dengan baik agar tercapainya Asas Kemanfaatan Hukum, Asas Kepastian Hukum Dan Asas Keadilan Hukum
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI KELAS XII IPS 1 DI SMA NEGERI 9 KOTA KUPANG Blasius A. Blikon1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang terlihat siswa belum terlalu aktif dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran, banyak siswa tidak mendengarkan pemaparan materi secara baik dan tidak mencatat sehingga pada saat praktek di lapangan mereka kurang mengerti tentang materi yang dipraktekan. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan kuisoner dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 9 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang berada pada kategori baik sebesar 76,666% atau 23 siswa, sedangkan siswa yang memiliki kategori cukup dengan persentase 10% atau 3 siswa dan siswa yang memiliki kategori kurang 13,333% 4 siswa dan tidak ada siswa yang memiliki minat kategori sangat baik. Minat siswa pada faktor intrinsik berada pada kategori Baik sebesar 63,333% 19 siswa sedangkan ,sedangkan minat siswa pada faktor ekstrinsik berada pada kategori Sangat Baik sebesar 50% 15 siswa Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang berada pada kategori baik sebesar 76,666% atau 23 siswa .Minat siswa pada faktor intrinsik berada pada kategori Baik sebesar 63,333% 19 siswa sedangkan minat siswa pada faktor ekstrinsik berada pada kategori Sangat Baik sebesar 50% 15 siswa Katakunci: Minat, Siswa, Pembelajaran Senam Lantai
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI SISWA KELAS V PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SDI WOLOWARU 4 Adrianus Andianus Wika1*, Agustinus J. Nafie2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Peran Guru penjasorkes dalam memberikan motivasi siswa kelas V pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 tidak pernah membawa nama sekolah dalam mengikuti perlombaan di tingkat kecamatan.SDI Wolawaru 4 tidak pernah terlibat dalam kegiatan sepak bola. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas yang tersedia masih terbatas. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Penjasorkes dalam memberikan motivasi siswa kelas V Pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, Wawancara dan Dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah Guru PJOK dan lima (5) orang Siswa kelas V SDI Wolowaru 4. Hasil dan pembahasan: kegiatan ekstrakurikuler sepak bola merupakan salah satu kegiatan yang dapatmengembangkan minat dan bakat siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kegiatan ekstrakurikuler sepak bola tidak terlaksana dengan baik, karena fasilitas yang tersedia baik sarana maupun prasarana disekolah masih kurang,sehingga kegiatan ekstrakurikuler tidak berjalan dengan baik. Simpulan: Peran Guru penjasorkes dalam memberikan motivasi pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 banyak siswa-siswi yang mau mengikuti kegiatan sepak bola. Tetapi fasilitas yang tersedia di sekolah masih kurang dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan juga guru kurang melatih siswa tentangteknik dasar dalam permainan sepak bola. Katakunci: Peran guru, motivasi, ekstrakurikuler;
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
This thesis is entitled "Comparative Analysis of Imperative Sentences between English and Uab Meto" which aims: (1) to find out the types and functions of imperative sentences in English and Uab Meto. (2) and find the similarities and differences between imperative sentences in English and Uab Meto. The author uses the descriptive method to explain the types and functions of imperative sentences in English and Uab Meto. The comparative method is used to analyze the similarities and differences between English and Uab Meto, which are sourced from the New International Version of the English Bible and Uab Meto Beno Alekot: Sulat Knino Anbi Uab Meto Neno-Neno 'Bible Good News Dawan Language every day' from the gospel of Mark, Luke, and John in data collection. Based on the results of this study shows there are similarities and differences between English and Uab Meto, namely: (1) the types of imperative sentences in two languages are positive and negative imperatives. (2) The function of imperative sentence in English has six functions: commands, requests, invitations, suggestions, advice, and prohibitions. While Uab Meto has seven functions such as command, requests, invitations, suggestions, advice, prohibitions, and warnings. (3) First, these two languages have the same positive basic sentence patterns: S+V; S+V+O+C; V+O and V+O+C. Second, the negative sentence patterns between English and Uab Meto have differences, namely: Don't+S+V, and Don't +S+V+O but in English Don't +V and Don't +V+O. Third, the pronouns of both languages also have differences because Uab Meto 2SG has differences with 2P1, namely Ho for 2SG and Hi for 2P1. Whereas in English 2SG and 2P1 are the same it is You. So it can be concluded that imperative sentences in two languages are not the same because each language has its own characteristics.