Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: wajib pajak UMKM
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UMKM DALAM PELAPORAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN DI DAERAH KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi UMKM Dalam Pelaporan Kewajiban Perpajakan Di Daerah Kota Kupang (Studi Kasus Pada UMKM Di Kota Kupang). Adapun persoalan yang diangkat adalah (1)Apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)Untuk mengetahui apakah kesadaran wajib pajak mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (2)Untuk mengetahui apakah pemahaman perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan, (3)Untuk mengetahui apakah sanksi perpajakan mempengaruhi UMKM dalam pelaporan kewajiban perpajakan. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Kesadaran Wajib Pajak, Pemahaman Perpajakan, dan Sanksi Pajak. Kesadaran wajib pajak adalah pemahaman yang mendalam pada seseorang yang terwujud dalam pemikiran, sikap, dan tingkah laku untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan karena memahami bahwa pajak sangat penting untuk pembiayaan dan pembangunan. Pemahaman peraturan perpajakan adalah suatu proses dimana wajib pajak memahami dan mengetahui tentang peraturan dan undang- undang serta tata cara perpajakan dan menerapkannya untuk melakukan kegiatan perpajakan seperti, membayar pajak, melaporkan SPT, dan sebagiannya. Sanksi pajak dapat juga diartikan juga sebagai alat kontrol yang mengontrol agar wajib pajak tetap memenuhi kewajiban perpajakannya dikarenakan dengan adanya kerugian yang akan didapat oleh wajib pajak apabila tidak membayarkan pajak yang secara otomatis akan membuat wajib pajak harus berpikir apabila tidak ingin memenuhi kewajiban perpajakannya. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan membagikan kuisioner yang telah dibuat oleh peneliti kepada responden. Teknik Analisis Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analsisi Regresi Sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (2) Pemahaman Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang, (3) Sanksi Perpajakan berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kota Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Dimasa Pandemi Covid-19

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Analisis Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pada Distibutor Ayam Potong Di Kota Atambua). Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Masa Pandemi? (Studi Pada Distributor Ayam Potong Di Kota Atambua). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kepatuhan wajib pajak UMKM di masa pandemi covid-19. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Terdapat dua kepatuhan Wajib Pajak yaitu kepatuhan formal dan kepatuhan material. Kepatuhan formal adalah keadaan dimana wajib pajak memenuhi kewajiban perpajakannya secara formal berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang. Misalnya ketentuan tentang batas waktu pelaporan. Jadi, yang dipenuhi oleh Wajib Pajak hanyalah memenuhi ketentuan penyampaian SPT sebelum batas waktu. Kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak secara formal dilihat dari aspek kesadaran wajib pajak untuk mendaftarkan diri, ketepatan waktu dalam membayar pajak, ketepatan waktu dalam menyampaikan SPT, dan pelaporan wajib pajak melakukan pembayaran tepat waktu. Kepatuhan material yaitu semua material perpajakan dapat dipenuhi secara hakekat (substantif), artinya berlandaskan dengan Undang-Undang perpajakan. Populasi dalam penelitian ini adalah distributor ayam potong di Kota Atambua Kabupaten Belu. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 responden, karena penulis ingin membuat perbandingan dari kedua Distributor Ayam Potong tersebut mengenai kepatuhan wajib pajak UMKM di masa pandemi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan wawancara secara langsung kepada responden dan dokumentasi dengan mengumpulkan data-data Laporan Penjualan dan Laporan Pembayaran Pajak di tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakannya dinilai cukup karena adanya pandemi covid-19 yang menyebabkan omset penjualan pelaku UMKM menurun. Selain itu juga dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman dan kurangnya pengetahuan wajib pajak tentang adanya pemberian insentif pajak yang dikeluarkan oleh pemerintah, sehingga tidak semua pelaku UMKM mendapatkan dan memanfaatkan insentif pajak yang dikeluarkan oleh pemerintah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis persepsi pelaku usaha mikro kecil menengah tentang penerapan peraturan pemerintah No.23 Tahun 2018 (studi pada kecamatan kelapa lima kota kupang)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai persepsi wajib pajak pelaku UMKM tentang Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 ditinjau dari sosialisasi pajak, tarif pajak dan sanksi pajak. Jenis penelitian adalah deskriptip yang mendeskripsikan persepsi wajib pajak tentang PP 23 Tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden dengan teknik Pertimbangan sampel dalam penelitian ini adalah memberi batasan usia minimal responden yaitu 18 tahun dan telah tamat SMA karena orang sudah dianggap mampu mengambil keputusan keuangan dengan baik. Sementara untuk kriteria usaha peneliti memutuskan kriteria minimal usaha sudah berjalan selama 3 tahun dan memiliki omzet minimal Rp. 5.000.000,- perbulannya. Teknik analisis data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas Hasil penelitian menyebutkan bahwa persepsi pelaku umkm ditinjau dari sosialisasi pajak, tarif pajak dan sanksi pajak berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab persoalan-persoalan penelitian dengan judul Analisis Persepsi Pelaku UMKM tentang penerapan PP.No.23 Tahun 2018 dapat disimpulkan bahwa persepsi Wajib Pajak Pelaku UMKM terhadap PP 23 Tahun 2018 di tinjau Sosialisasi Pajak, Tarif Pajak dan Sanksi Pajak secara keseluruhan sudah cukup baik, serta telah memberikan pemahaman dan menawarkan kemudahan dalam pembayaran pajak pelaku UMKM.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM SEBELUM DAN SESUDAH DITERBITKANNYA PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 86/PMK.03/2020 PADA UMKM DI KOTA KUPANG (Studi pada UMKM di Toko MJM dan Penjahit Cely)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya hasil positif. Menurut keterangan yang disampaikan melalui hasil wawancara dari kedua pelaku usaha ini membuktikan bahwa dari kedua pelaku usaha ini terdapar ada satu pelaku usaha yang selalu patuh membayar pajak setiap bulannya dan ada juga satu pelaku usaha yang tidak patuh membayar pajaknya. Untuk kepatuhan dalam menyampaikan laporan realisasi insentif pajak dari toko MJM dan penjahit cely tidak dilakukan oleh ke-2 wajib pajak tersebut, begitupun kewajiban dalam menyampaikan laporan SPT tahunan dari ke-2 pelaku usaha di toko MJM dan penjahit cely ini tidak sepenuhnya di lakukan atau dilaporkan ke Kantor pajak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail