ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang Dampak Kepribadian Annak Remaja mengkonsumsi minuman keras di Desa Tuapukan RT/RW101/005. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak kepribadian anak remja mengkonsumsi minuman keras di Desa Tuapukan pada RT 010/RW005. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan buku catatan dan arsif-arsif. Teknik analisis data menggunakan teori dari Sugiyono (2009:91) yaitu data reduction, data display, dan conclution/ verification. Hasil penelitian. Setelah Peneliti mengadakan Sosialisasi dan bimbingan,sebagian remaja Desa Tuapukan yang sebelumnya memiliki kepribadian rusak mengambil keputusan untuk mengurangi mengkonsumsi minuman keras, dan sebagian remaja lainnya memilih untuk tidak lagi mengkonsumsi minuman keras. Ketaatan Remaja Desa Tuapukan terhadap mengkonsumsi minuman keras meningkat karena sudah diterapkan peraturan dan sanksi dari Aparat Desa.Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut : Untuk remaja peniliti menyarankan sebaiknya mengurangi pergaulan dengan teman peminum atau berhenti mengkonsumsi minuman keras, Pentingya peran orang tua dan pihak pemerintah setempat di RT 010 RW 005 desa Tuapukan juga harus berperan dalam mengatasi bahaya dan dampak mengkonsumsi minuman keras pada remaja seperti membuat aturan jam kumpul malam
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN GEREJA DALAM MENCEGAH MINUMAN KERAS DIKALANGAN PEMUDA JEMAAT EBENHAEZER OEFAU KLASIS MOLLO BARAT
Tein, M,S)* Metboki, M)** Natonis, D)**
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah factor-faktor apakah yang menyebabkan minimnya peran gereja daam mencegah minuman keras di kalangan pemuda Ebenhaezer oefau Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan peran gereja dalam mencegah penyalgunaan minuman keras pada pemuda Ebenhaezer oefau. Yang merupakan populasi dalam penelitian ini adaah badan pengururs gereja Ebenhaezer Oefau, dan Tokoh masyarakat. Berdasarkan hal tersebut maka sampel dalam penelitian ini yakni Ketua majeis, UPP dan BPP pemuda, Tua Adat. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk mengumpulkan informasi mengenai status gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian di lakukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran gereja sangatlah penting dalam mencegah pemuda yang mengonsumsi minuman keras kerena gereja memiliki tanggung jawab yang etis untuk memberikan nasehat atau arahan pada pemuda agar tidak di perbudak oleh minuman keras yang pada akhirnya merugikan diri sendiri. kesimpulannya adalah Faktor utama yang menyebabkan minimnya peran gereja dalam mencegah penyalah gunaan minuman keras adalah pendampingan atau bimbingan dari gereja dan orang sekitar. Dalam hal ini Peran gereja merujuk pada peran pendeta,UPP dan BPP pemuda serta tokoh adat. Pendeta sebagai ketua majelis pada gereja yang berperan mencegah penyalah gunaan minuman keras pada kalangan pemuda sangatlah penting, dalam hal ini Pendeta sebagai penasehat dan pembimbing yang mengarahkan atau mencegah pemuda agar tidak terlibat dalam praktek minuman keras. Maka penulis memberi saran kepada : Pendeta harus mengadakan PA setiap minggu untuk membimbing pemuda agar terhindar dari penyalah gunaan minuman keras, ketua UPP dan BPP harus mengumpulkan pemuda atau menyusun jadwal PA bagi pemuda setiap minggu agar dapat dibimbing untuk menjauhi penyalah gunaan minuman keras, dan tokoh adat perlu mengadakan pertemuan khusus dengan Pendeta, UPP dan BPP serta orang tua dalam mencari solusi untuk mengatasi pemuda dalam penyalah gunan minuman keras.