Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: dan Penyimpanan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis dan Identifikasi Perubahan Fisik dan Organoleptik Produk Tuna Se’i yang Diproses dengan Pengasapan Panas dan Dikemas Vakum Selama Penyimpanan Suhu Dingin

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AYRTON TANGGUMARA (15390050). Analisis dan Identifikasi Perubahan Fisik dan Organoleptik Produk Tuna Se’i yang Diproses dengan Pengasapan Panas dan Dikemas Vakum Selama Penyimpanan Suhu Dingin: UMBU P. L. DAWA S.Pi, M.Sc Pembimbing I dan DEWI S. GADI, S.Pi. M.Si Pembimbing II). Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Produk ikan asap di Kota Kupang satu diantara produk yang sudah dikenal adalah ikan se’i tuna atau biasa dikenal dengan bahasa lokal tuna se’i. Produk olahan ini masih bersifat tradisional, karena masih menggunakan cara sederhana dalam penggunaan teknis pengolahannya termasuk pemakaian bahan bakar. Ikan tuna se’i adalah salah satu produk ikan yang dibuat cara di asap menggunakan bara api kayu kesambi. Pengasapan merupakan suatu cara pengolahan atau pengawetan dengan memanfaatkan kombinasi perlakuan pengeringan dan pemberian senyawa kimia dari hasil pembakaran bahan bakar alami. Pengasapan tuna se’i sering mengalami perubahan karakteristik fisik berupa ukuran, berat, kenampakan, warna dan tekstur.Sifat bahan pangan erat kaitanya dengan analisis-analisis yang melibatkan prinsip-prinsip fisik. Selama penyimpanan suhu dingin, kadar air ikan asap mengalami penurunan, pada awal peyimpanan 55,02% dan akhir penyimpanan 54,19%. Hal ini diduga terjadi proses penguapan dari produk yang disebabkan oleh temperatur udara sekelililing dan kelembaban lingkungan. Pada penyimpanan dingin ini udara kering sehingga uap air akan diserap dari makanan yang sedang disimpan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai pH, susut berat, dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur)pada produk tuna se’i. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Juni 2020 dimana masa pendemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan perlakuan bagian jenis loin dan lama penyimpanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pH dengan nilai 5,4-5,9, susut berat dengan nilai loin pungung 1,53-3,17% dan loin perut 1,46-3,06% dan tingkat penerimaan panelis masih menyukai organoleptik selama penyimpanan 9 hari.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JENIS KEMASAN DAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK SAMBAL JULUNG-JULUNG ASAP YANG DISIMPAN PADA TEMPERATUR DINGIN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANSGERIUS OULOBANG (15390036). Pengaruh jenis Kemasan dan Lama Penyimpanan yang Berbeda Terhadap Krakteristik Sambal Juling Julung Asap Yang simpan Pada Temperatur Dingin: Dr.Ir. Ayub U.I. Meko,M. Si Pembimbing I dan Yunialdi H. Teffu, S. Pi, M. Si Pembimbing II). Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Sambal julung-julung asap merupakan produk olahan siap saji yang terbuat dari ikan julung-julung asap dan dimasak menggunakan bumbu dan minyak. Pengasapan ikan merupakan teknik pengawetan ikan yang dilakukan dengan memberikan senyawa asap ke dalam daging ikan melalui proses pembakaran bahan bakar kayu sehingga dihasilkan produk ikan asap dengan rasa dan aroma yang khas. Sambal julung-julung asap juga merupakan produk semi basa dan memiliki keterbatasan dalam masa simpannya dan menjadi media yang cocok untuk pertumbuhan mikroba sehingga dibutuhkan upaya untuk memperhambat terjadinya kerusakan produk olahan selama penyimpanan pada temperatur dingin yaitu dengan dua cara pengemasan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui pH dan tingkat penerimaan panelis terhadap sambal julung-julung asap yang dikemas dengan kemasan yang berbeda dan disimpan pada temperatur dingin. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang-Nusa Tenggara Timur pada bulan Februari sampai Juli 2020. Metode yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial, dengan perlakuan kemasan dan lama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH ikan julung-julung asap dengan kombinasi perlakuan jenis kemasan dan lama penyimpanan yang berbeda berkisar antara 5,35-5,80, hasil uji organoleptik menunjukan perlakuan kemasan polyethlene dan botol kaca dengan lama penyimpanan 9 hari, 12 hari dan 15 hari mempengaruhi nilai organoleptik sambal ikan julung-julung asap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail