Abstrak
ANSGERIUS OULOBANG (15390036). Pengaruh jenis Kemasan dan Lama Penyimpanan yang Berbeda Terhadap Krakteristik Sambal Juling Julung Asap Yang simpan Pada Temperatur Dingin: Dr.Ir. Ayub U.I. Meko,M. Si Pembimbing I dan Yunialdi H. Teffu, S. Pi, M. Si Pembimbing II). Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Sambal julung-julung asap merupakan produk olahan siap saji yang terbuat dari ikan julung-julung asap dan dimasak menggunakan bumbu dan minyak. Pengasapan ikan merupakan teknik pengawetan ikan yang dilakukan dengan memberikan senyawa asap ke dalam daging ikan melalui proses pembakaran bahan bakar kayu sehingga dihasilkan produk ikan asap dengan rasa dan aroma yang khas. Sambal julung-julung asap juga merupakan produk semi basa dan memiliki keterbatasan dalam masa simpannya dan menjadi media yang cocok untuk pertumbuhan mikroba sehingga dibutuhkan upaya untuk memperhambat terjadinya kerusakan produk olahan selama penyimpanan pada temperatur dingin yaitu dengan dua cara pengemasan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui pH dan tingkat penerimaan panelis terhadap sambal julung-julung asap yang dikemas dengan kemasan yang berbeda dan disimpan pada temperatur dingin. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang-Nusa Tenggara Timur pada bulan Februari sampai Juli 2020. Metode yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial, dengan perlakuan kemasan dan lama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH ikan julung-julung asap dengan kombinasi perlakuan jenis kemasan dan lama penyimpanan yang berbeda berkisar antara 5,35-5,80, hasil uji organoleptik menunjukan perlakuan kemasan polyethlene dan botol kaca dengan lama penyimpanan 9 hari, 12 hari dan 15 hari mempengaruhi nilai organoleptik sambal ikan julung-julung asap.