ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio tepung terigu dan suspensi buah lontar dalam pembuatan pancake. Metode yang digunakan adalah metode ekseprimen dengan menggunakn Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing di ulangi 3 kali dengan presentase 0%, 10 % ,15%, 20% suspensi buah lontar. hasil penelitian menunjukan bahwa Uji analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada pada perlakuan B dengan subtitusi 10% terhadap rasa 4,867 (sangat suka), warna pancake yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 4,600 % ( sangat suka) dan aroma pancake yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 4,600 (sangat suka)
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tepung dari umbi gadung (Discorea hispida Dennts) memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga baik untuk membuat kue bolu kukus. Pembuatan kue bolu kukus dari tepung gadung merupakan alternatif baru dalam memanfaatkan umbi lokal dan bisa mejadikan ubi lokal lebih bernilai ekonomis, pembuatan kue bolu kukus dari tepung umbi gadung dapat menambah olahan pangan yang sudah ada di Sumba Timur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung umbi gadung dan tepung terigu pada setiap perlakuan kue bolu kukus dan untuk mengetahui kandungan gizi kue bolu kukus dari tepung umbi gadung. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW Kupang dan di Laboratorium Balai Pengawasan Obat Dan Makanan Kota Kupang, menggunakan metode eksperimen RAL dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Variasi konsentrasi tepung umbi gadung dan tepung terigu (%), 75:25, 50:50, 25:75, 100 tepung umbi gadung, 100 tepung terigu sebagai kontrol. Analisis data menggunakan Anova dan dilanjudkan dengan uji Duncan. Uji proksimat untuk mengetahui kandungan gizi seperti kadar karbohidrat, kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu. Hasil penilitian menunjukan bahwa pada parameter aroma, warna rasa dan tekstur berpengaruh nyata. Sedangkan pada kadar karbohidrat tertinggi pada A3, Kadar lemak tertinggi pada A2, Kadar protein tertinngi pada A1, kadar air tertinngi pada A4, kadar abu tertinngi pada A1
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERBANDINGAN TEPUNG KELOR ( Moringa Oliafera Lam)DAN TEPUNG LABUKUNING (Cucurbita moschata. D) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK CAKE (AMA FERDI TAGI HUMA*) (Ir. M. NUHAMARA MP **)( Ir. I.D.A.A.R.R.AdI, MP **) Penelitian bertujuan untuk mengtahui perbandingan rasio tepung kelor dan tepung labu kuning pada tepung terigu dalam menghasilkan kualitas cake. Penelitian ini di laksanakan pada bulan juli tahun 2021 bertempat di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase tepung kelor 1% tepung labu kuning 10%, tepung kelor 2,5% tepung labu kuning 20% dan tepung kelor 5% tepung labu kuning 25%. variabel yang di amati adalah aroma, rasa, warna dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan warna 4,58 tekstur 4,75 aroma 4,58 dan rasa 4,75 dengan kategori sangat suka Kata Kunci : Tepung Kelor, Tepung Labu Kuning, Tepung Terigu, Cake.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERBEDAAN KARAKTERISTIK BOLU GULUNG DARI KOMPOSISI BAHAN DASAR TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG UBI JALAR UNGU YANG BERBEDA
(Nofri Indiani Tipnoni*) (Ir.A.I.Medah,MP**) ( Ir.I.D.A.A.R.R.AdI,MP**)
Pembuatan bolu gulung dengan perbedaan karakteristik bolu gulung dari komposisi bahan dasar tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur bolu gulung ubi jalar ungu. Penelitian ini menggunakan komposisi perlakuan tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu dengan tiga perlakuan yaitu p1 : tepung terigu 75gram tepung ubi jalar ungu 25gram p2: tepung terigu 50 gram dan tepung ubi jalar ungu 50 gram p3: tepung terigu 25 gram dan tepung ubi jlar ungu 75 gram. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bolu gulung tepung ubi jalar ungu yang paling di sukai konsumen adalah dengan komposisi tepung ubi jalar ungu 50 gram dan tepung terigu 50 gram.
Kata kunci : bolu gulung, tepung terigu, tepung ubi jalar ungu
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH RATIO TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG DAUN KELOR ( Moringa Oleifera ) TERHADAP KUALITAS KUE BAKPIA Laurensius Bala Maran1), Melkianus Nuhamara2), Lesybeth M. Nubatonis2) ABSTRAK Daun kelor sangat kaya akan nutrisi diantaranya kalsium, besi, protein, dan vitamin. Daun kelor dapat diolah bersamaan dengan tepung terigu dalam pembuatan bakpia. Bakpia merupakan salah satu jenis jajanan tradisional dengan isian keju, coklat, kacang hijau, kacang tanah yang berbentuk sedang tanpa penambahan bahan pengembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ratio kue bakpia yang terbuat dari tepung terigu dengan penambahan tepung daun kelor dan untuk mengetahui formulasi pembuatan kue bakpia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Parameter yang dianalisa adalah nilai organoleptik hedonik warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung terigu dengan tepung daun kelor memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap nilai organoleptik hedonik warna, aroma, rasa, dan tekstur. Perlakuan B merupakan perlakuan terbaik dengan rasio tepung terigu dan tepung daun kelor 100% : 2,5% menghasilkan kue bakpia yang disukai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu terhadap tingkat penerimaan sensorik biskuit yang disukai konsumen. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Adapun perlakuan sebagai berikut : A kontrol ( tanpa tepung ampas kelapa) B (5% tepung ampas kelapa), C (10% tepung ampas kelapa) dan D (15% tepung ampas kelapa). Substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu berpengaruh terhadap sifat sensorik biskuit. Perlakuan substitusi tepung ampas kelapa yang menggantikan sebagian tepung terigu dalam pembuatan biskuit yang diterima panelis adalah perlakuan D (substitusi 15%) dengan nilai rata-rata tekstur biskuit (3,933 %) warna biskuit (4,6 %) rasa biskuit (4,489 %) aroma biskuit (4,556 %).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG PADA TEPUNG BERAS TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK KUE CUCUR KHAS NTT Kellin .S Nobel*) Medah.I.A,**) Malelak Zet**) ABSTRAK Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Pengaruh Substitusi Tepung Jagung Pada Tepung Beras Terhadap Karakteristik Organoleptik Kue Cucur Khas NTT. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali dengan presentase 100%, 50%, 75%, 100% tepung jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan substitusi 100% terhadap rasa kue cucur khas NTT yang tertinggi dengan skor 4,2 (sangat suka),dan tekstur kue cucur khas NTT yang paling tinggi dengan skor 4,3 (sangat suka).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TALAS PADA TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN COOKIES TALAS (YULENS H. DAPA OLE*) (Ir ANDERIAS I. MEDAH, MP**)(Ir. ZET MALELAK**) Menurut SNI 01-2973-1992, Cookies merupakan salah satu jenis biskuit yang dibuat dari adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relatif renyah bila dipatahkan dan penampang potongannya, bertekstur padat (BSN, 1992). Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan akan terigu adalah dengan melakukan pemanfaatan umbi umbian yang akan menghasilkan tepung dan sebagai pengganti tepung terigu ke dalam produk-produk berbahan baku tepung terigu. Di sini penulis mencoba untuk mengurangi pemakaian impor terigu yaitu dengan pemanfaatan tepung umbi talas. Pemanfaatan tepung talas sebagai bahan penganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung talas pada tepung terigu dalam pembuatan Cookies Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit percobaan, dengan persentase 100%, 5%,10% dan 15 %. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan tekstur 4,667 ( sangat suka )
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI PASTA TAPE SINGKONG (Manihot utilissima)PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK DONAT Alfons U. Rewa *), Ir. M. Nuhamara, MP **), Ir. I.D.A.A.R.R.Adi, MP **) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Donat merupakan panganan yang digoreng berbentuk cincin dan berlubang ditengahnya, donat biasanya terbuat dari tepung terigu dan campuran bahan lainnya yaitu gula, telur, mentega, ragi, susu, air. Tepung terigu juga dapat disubstitusi dengan tape singkong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pasta tape singkong pada tepung terigu terhadap karakteristik kimia dan organoleptik donat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai selesai di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Total tepung terigu dan pasta tape singkong yang digunakan sebanyak 400 gram dengan presentase perlakuan 0% tanpa penambahan pasta tape singkong, 10% pasta tape singkong, 20% pasta tape singkong, 30% pasta tape singkong. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air, volume pengembangan, tekstur, warna, rasa, dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa donat dengan substitusi pasta tape singkong 10% atau 40 gram, memiliki kualitas paling baik dengan nilai rata - rata yaitu volume pengembangan 67,282%, tekstur 181,333gr, warna 4,767 (sangat suka), rasa 4,867 (sangat suka), aroma 4,667 (sangat suka) serta menghasilkan kadar air 22,147%. Kata Kunci : Donat, Tepung Terigu, Pasta Tape Singkong *) Peneliti **) Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Efek Pemberian Sari Bayam Hijau Terhadap Karakteristik Mie Basah Berbahan Dasar Tepung CampuranTerigu dan Ubi jalar Ungu Wewo L. R*) Godlief F. Neounufa **) Zet M. **) Mie merupakan salah satu jenis makanan yang populer di Indonesia. Bahan baku utama pembuatan mie adalah terigu. Terigu adalah komoditas import yang dari tahun ketahun semakin meningkat. Tujuan untuk mengetahui efek pemberian sari bayam hijau terhadap karakteristik mie basah berbahan tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu. Penelitian ini dilakukan dilaboratorium Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada bulan juni 2020 menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan yang dicobakan adalah perlakuan A kontrol ( 250 Tepung Terigu dan 150 gr Tepung Ubi Ungu), B ( SB 43% Tepung Terigu 250 gr dan Tepung Ubi Ungu 150 gr, C ( SB 50% Tepung Terigu 250 gr dan Tepung Ubi Ungu 150 gr), D(SB 56%, Tepung Terigu 250 gr dan Tepung Ubi Ungu 150 gr). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan yang tepat terdapat pada perlakuan C sari bayam hijau 50%, tepung terigu 250 gr dan tepung ubi jalar ungu 150 gr, dengan mendapatkan nilai rata-rata untuk variabel yang diamati yaitu rasa 3,8, tekstur 3,7, dan rata-rata warna: 2 ORCHD 1 RED ( dengan sebutan kartu warna makanan ). Kata kunci: organoleptik, sari bayam, tepung terigu, tepung ubi jalar Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing