Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Tarif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Pajak Terhadap Indikator Tarif Pajak Yang Efektif (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021).

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul :Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Pajak Terhadap Indikator Tarif Pajak Yang Efektif (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021). Di bawah bimbingan ibu Dr. Angela Merici Minggu, SE.,M.Si sebagai dosen Pembimbing I dan ibu Helda M. Ala,SE,M.,Si sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh profabilitas, Ukuran Perusahan, dan leverage terhadap IndikatorTarif Pajak yang Efektif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021. Perusahaan merupakan salah satu subjek pajak penghasilan,yaitu subjek pajak badan. Penjelasan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 2 ayat (1) huruf b menjelaskan bahwa subjek pajak badan adalah Sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah dengan nama dan bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi lainnya, lembaga, dan bentuk badan lainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk usaha tetap lainnya. Penelitian yang dilakukan oleh Derashid dan Zhang (2003) dan Richardson dan Lanis (2007) menjelaskan bahwa perusahaan yang termasuk dalam perusahaan berskala besar membayar pajak lebih rendah daripada perusahaan yang berskala kecil.Porcano dalam Noor et al. (2010) menjelaskan bahwa perusahaan berskala besar mempunyai lebih banyak sumber daya yang dapat digunakan untuk perencanaan pajak dan lobi politik. Tetapi ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa perusahan yang berskala besar membayar pajak lebih besar daripada perusahaan berskala kecil, ini dikarenakan adanya political cost yang menyebabkan jumlah beban pajak yang dibayarkan oleh perusahaan besar menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya (Zimmerman, dalam Noor et al., 2010). Karena adanya perbedaan hasil penelitian dan data yang terus mengalami pembaharuan, maka diperlukan penelitian untuk mengatasi permasalahan ini. Selain dengan memanfaatkan ukuran perusahaan, perusahaan juga dapat menekan tingkat profitabilitas yang digambarkan oleh Return On Assets (ROA) untuk memaksimalkan manajemen pajak perusahaan. Perusahaan yang memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi akan dikenai pajak yang tinggi. Pada Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 1 dijelaskan bahwa penghasilan yang diterima oleh subjek pajak (perusahaan) akan dikenai pajak penghasilan, sehingga semakin besar penghasilan yang diterima oleh perusahaan akan menyebabkan semakin besar pajak penghasilan yang dikenakan kepada perusahaan (Richardson dan Lanis, 2007). Penelitian lain menemukan bahwa besarnya profitabilitas perusahaan dapat mengurangi beban pajak perusahaan. Penyebabnya adalah karena perusahaan dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan yang memiliki pendapatan tinggi cenderung menghadapi beban pajak yang rendah. Rendahnya beban pajak perusahaan dikarenakan perusahaan dengan pendapatan yang tinggi berhasil memanfaatkan keuntungan dari adanya insentif pajak dan pengurang pajak yang lain yang dapat menyebabkan tarif pajak efektif perusahaan lebih rendah dari yang seharusnya (Noor et al., 2010). Dengan adanya perbedaan antara teori dan hasil penelitian yang ada, maka diperlukan penelitian untuk mengatasi permasalahan ini. Hutang dapat menyebabkan penurunan pajak dikarenakan adanya biaya bunga yang timbul dari hutang yang dimiliki oleh perusahaan dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan.Prabowo (2006) menjelaskan bahwa bunga pinjaman baik yang dibayar maupun yang belum dibayar pada saat jatuh tempo adalah biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan. Dengan adanya bunga hutang perusahaan akan lebih memilih menggunakan hutang dalam pembiayaan. Penelitian yang telah dilakukan oleh Haryadi (2012) menunjukkan bahwa hutang perusahaan dapat mengurangi beban pajak yang dibayarkan dengan memanfaatkan bunga hutang sebagai pengurang pajak. Menurut sugiyono (2018) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel yang diambil untuk melakukan penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sub sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2021 yakni sebanyak 10 X 3 Tahun = 30 perusahaan yang diambil dengan menggunakan metode Purposive sampling, Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan regresi linear berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi (R). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tarif pajak efektif berpengaruh terhadap ukuran perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021 sedangkan profabilitas dan laverage tidak berpengaruh terhdap Tarif Pajak Efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH JUMLAH KENDARAAN DAN TARIF PAJAK KENDARAAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA PADA UPTD PENDAPATAN DAERAH WILAYAH KOTA KUPANG (SAMSAT KOTA KUPANG)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor sangat ditentukan oleh faktor jumlah kendaraan yang beroperasi, faktor bobot kendaraan bermotor dan faktor tarif pajak kendaraan bermotor. Jumlah kendaraan yang terdata sebagai obyek pajak akan membawa dampak pada peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Hal ini patut dipahami bahwa pada setiap tahun kebutuhan masyarakat akan kendaraan bermotor selalu mengalami peningkatan yang di imbangi dengan adanya penetapan tarif pajak yang ditetapkan untuk kendaraan bermotor umum maupun kendaraan bermotor bukan umum (pribadi) akan membawa dampak pada penerimaan pajak kendaraan bermotor. Dari uraian latar belakang di atas, maka penelitian ini bertujuansebagai berikut : (1). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada Samsat Kupang. (2). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tarif pajak kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Persoalan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1). Seberapa besar pengaruh jumlah kendaraan bermotor terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Pendapatan Wilayah Kota Kupang ? (2). Seberapa besar pengaruh tarif pajak terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor pada UPTD Pendapatan Wilayah Kota Kupang? Berdasarkan pada persoalan penelitian di atas, maka hipotesis yang dirumuskan adalah sebagai berikut : (1). Jumlah kendaraan bermotor didugaberpengaruh positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. (2). Diduga tarif pajak berpengaruh positif terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bemotor di Kota Kupang. Sesuai hasil penelitian yang dipaparkan diatas, maka hasil analisis secara statistik dengan menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi yang diketahuiuntuk variabel jumlah kendaraan bermotor roda dua (b1) adalah 1.954.791. Nilai ini mengandung suatu arti bahwa dengan adanya jumlah kendaraan yang meningkat setiap tahun akan meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 1.954.791, standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 12.506.146 dengan nilai konstanta untuk variabel jumlah kendaraan terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua adalah -7.604.338.641 dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 2.554.006.349. Dengan demikian, maka bentuk persamaan yang dirumuskan adalah Y = -7.604.338.641-1.954,791 X1. Apabila ditinjau dari segi pengaruhnya maka sesuai analisis diketahui bahwa nilai korelasi untuk variabel X1 (jumlah kendaraan bermotor roda dua) berpengaruh terhadap variabel peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 0,821 dengan tingkat signifikan -0,023. Hal ini diperjelas pada tabel koefisien yang menunjukkan thitung untuk variabel X1 (jumlah kendaraan bermotor roda dua adalah 0,156 dengan tingkat signifikan adalah 0,883, sehingga apabila dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung = 0,821 > ttabel = 0,156, artinya secara parsial variabel jumlah kendaraan bermotor roda dua berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua, sehingga kaidah pengambilan keputusan yang diambil adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk variabel tarif pajak kendaraan bermotor roda dua (b2) adalah 252.664.850. Nilai ini mengandung suatu arti bahwa dengan adanya tarif pajak yang ditetapkan sebesar 2% mampu meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor rodadua dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 46.562,765, dengan nilai konstanta untuk variabel tarif pajak terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua adalah - 7.604.338.641 dengan standar kesalahan atau error yang diketahui sebesar 2.554.006.349. Dengan demikian, maka bentuk persamaan yang dirumuskan adalah Y = -7.604.338.641+252.664,850 X2. Dari bentuk persamaan di atas, jika dilihat dari pengaruhnya maka sesuai analisis diketahui bahwa nilai korelasi untuk variabel X2 (tarif pajak kendaraan bermotor roda dua) berpengaruh terhadap variabel peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sebesar 0,813 dengan tingkat signifikan 0,026. Hal ini diperjelas pada tabel koefisien yang menunjukkan thitung untuk variabel X2 (tarif pajak kendaraan bermotor roda dua) adalah 5,426 dengan tingkat signifikan adalah 0,006, sehingga apabila dibandingkan dengan nilai ttabel, maka thitung = 0,813 ttabel = 5,426, artinya secara parsial variabel tarif pajak kendaraan bermotor roda dua berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor roda dua sehingga kaidah pengambilan keputusan yang di ambil adalah H0 diterima. Berdasarkan hasil analisis di atas, maka sebagai informasi masukan atau saran dalam penelitian ini adalah ditujukkan bagi para petugas agar lebih bijaksana dalam mengambil keputusan serta kebijakan dalam menangani wajib pajak yang sengaja tidak melaksanakan kewajibannya dalam pembayaran pajak yang berlangsung satu tahun sekali.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (RODA DUA) PADA SAMSAT PENDAPATAN WILAYAH KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh target penerimaan pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus observasi yaitu mengutamakan teknik pengumpulan datanya melalui observasi peran-peran atau pelibatan (participant observation), sedangkan studinya pada suatu organisasi tertentu. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan uji-t, uji-f dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan target penerimaan pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang dengan diperoleh hasil perhitungan dan ketika dianalisis secara parsial tarif pajak, penerimaan pajak, dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh positif terhadap terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Hal ini menunjukan bahwa variabel target pajak kendaraan bermotor, tarif pajak, dan jumlah kendaraan bermotor diperoleh berpengaruh terhadap penerimaan pajak kendaraan bermotor di Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang. Kata Kunci : Target Pajak Kendaraan Bemotor, Tarif Pajak, dan Jumlah Kendaraan Bermotor Terhadap Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (Roda dua) Samsat Pendapatan Wilayah Kota Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI PEMBAYARAN PAJAK UMKM YANG ADA DI KELURAHAN OESAPA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK penelitian ini berjudul : “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI PEMBAYARAN PAJAK UMKM YANG ADA DI KELURAHAN OESAPA” Pajak merupakan salah satu tujuan utama pemerintah dan digunakan sebagai sumber penerimaan negara. Penerimaan negara dalam negeri yang ditandai dengan pengeluaran yang terus menerus adalah pajak. Upaya yang di lakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak di Indonesia yang masih rendah karena pembayar pajak usaha kecil dan menengah secara alami diharapkan untuk meningkatkan pendapatan pemerintah, mereka harus memahami tanggungjawab pajak mereka serta wajib pajak yang berkembang pesat tentunya perlu diketahui persepsi mereka terhadap kewajiban perpajakan. Pemerintah menerbitkan peraturan terkait perpajakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yaitu PP 23 Tahun 2018 yang menggantikan peraturan sebelumnya yaitu PP 46 Tahun 2013 dan berlaku mulai tanggal 1 Juni 2018 tentang pajak penghasilan (PPh) atas penghasilan usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak memiliki peredaran bruto (omzet) sampai dengan Rp 4,8 miliar dalam satu tahun Perubahan yang paling pokok dalam Peraturan Pemerintah ini adalah penurunan tarif dari 1% menjadi 0,5%. UMKM adalah unit usaha produktif yang mandiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha pada semua sektor perekonomian. Pada prinsipnya, perbedaan antara usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah dan usaha besar pada umumnya berdasarkan pada nilai aset awal (tidak termasuk tanah serta bangunan), omset tahunan rata-rata atau jumlah permanen para karyawan. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpunsampai 60% dari total investasi. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar kewajiban sebagai wajib pajak sehingga pendapatan mengalami penurunan. Upaya yang dilakukan masyarakat agar meningkatkan partisipasi pembayaran pajak yangrendah dengan taat dan patuh untuk membayar kewajiban sesuai dengan peraturan yang berlaku wajib pajak masih belum memahami isi PP 23 Tahun 2018 yang memuat beberapa ketentuan baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh tarif pajak terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM, untuk munguji pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM, untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM, untuk menguji pengaruh pemahaman perpajakan terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diolah secara langsung melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM yang di Kelurahan Oesapa. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah tarif pajak, sosialisasi wajib pajak, kesadaran wajib pajak, pemahaman wajib pajak terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (dependen) dan dibantu dengan alat uji statistik yaitu program SPSS Versi 25. Popolasi yang dipakai penelitian adalah pelaku usaha UMKM yang ada di Kelurahan Oesapa, sampel dari penelitian ini sebanyak 50 pelaku usaha. Penentuan sampel menggunakan metode jenuh sampling. Menurut Arikunto (2012:104) jika jumlah populasinya kurang dari 100 orang, maka jumlah sampelnya diambil secara keseluruhan, tetapi jika populasinya lebih besar dari 100 orang, maka bisa diambil 10-15% atau 20-25% dari jumlah populasinya. Hasil penelitian ini menunjukan : Variabel tarif pajak tidak berpengaruh terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM di Kelurahan Oesapa. Sosialisasi wajib pajak berpengaruh berpengaruh terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM di Kelurahan Oesapa. Kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM di kelurahan Oesapa. Pemahaman wajib pajak tidak berpengaruh terhadap partisipasi pembayaran pajak UMKM di Kelurahan Oesapa. Hasil penelitan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi peneliti selanjutnya yang meneliti tentang UMKM dan dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi. Kata kunci : Tarif Pajak, Sosialisasi, Kesadaran, Pemahaman dan Partisipasi Pembayaran Pajak UMKM  

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wajib Pajak Orang Pribadi Mengikuti Tax amnesty (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul : ”FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MENGIKUTI TAX AMNESTY” (Studi Pada KPP Pratama Kupang). Menurut UU No. 11 Tahun 2016, tentang Tax Amnesty(pengampunanpajak)adalahpenghapusanpajakyangseharusnyaterutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan,dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan, uang tebusan yang dimaksud yaitu sejumlah uang yang dibayarkan ke kas negara untuk mendapatkan pengampunan pajak. Tax amnestysendiri adalah sebuah kebijakan dalam bidang perpajakan yang dikeluarkanoleh pemerintah melalui Dirjen Pajak dengan tujuan utamanya agar bisa menarik lebih banyak pendapatan negara berupa pajak yang belum sempat dilaporkan atau dibayarkan oleh masyarakat dengan cara meringankan beban para wajib pajak dengan meniadakan denda atas keterlambatan pelaporan dan pembayaran pajak terutang para waijb pajak sehingga masyarakat yang belum sempat melaporkan dan membayar pajak mereka pada masa pajak sebelumnya mau melaporkan dan membayarkan pajak mereka dengan memanfaatkan program Tax amnesty. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menguji pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, untuk menguji pengaruh tarif pajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama Kupang, untuk menguji pengaruh sanksipajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, Untuk menguji pengaruh kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yangdisebarkan kepada wajib pajak orang pribadi yang ada pada KPP Pratama Kota Kupang. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Sosialisasi perpajakan, Tarif Pajak, Sanksi pajak, dan Kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti program Tax amnesty. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan alat uji statistic yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Exel 2010. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Pratama Kupang, sampel dari penelitian ini sebanyak 50 wajib pajak orang pribadi yang sudah mengikuti program Tax amnesty. Penentuan sampel mengunakan metode Incidental sampling. incidental /accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. (Sugiyono : 2018). Hasil penelitian ini menunjukkan : variabel Sosialisasi perpajakan tidak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang, Tarif Pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang, Sanksi pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang dan Kemudahan penerapan berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TARIF PAJAK, KESADARAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Pada WPOP SAMSAT Kab.Malaka)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Tarif Pajak Kesadaran dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaran Bermotor “ Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Apakah tarif pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dalam mambayar pajak kendaraan bermotor, Apakah kesadaran wajib pajak dapat berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dalam mambayar pajak kendaraan bermotor, Apakah sanksi perpajakan dapat berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dalam mambayar pajak kendaraan bermotor. Sampel dalam penelitian ini adalah pengaruh tarif pajak, kesadaran dan saksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Kab. Malaka Tahun 2016-2019. Teknik Pengumpulan Data Yang dilakukan adalah teknik dokumentasi. Variabel indenpenden yang di gunakan dalam penelitian ini adalah tarif pajak, kesadaran wajib pajak dan sanksi perpajakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian maka hipotesis 1 diterima, hipotesis 2 ditolak dan hipotesis 3 di terima.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN TARIF TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN GRAB BIKE DI KOTA KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN TARIF TERHADAPKEPUASAN KONSUMEN GRAB BIKE DI KOTA KUPANG Salah satu fakta yang mempengaruhi Kepuasan Konsumen adalah Kualitas Pelayanan Dan Tarif. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan tarif terhadap kepuasan konsumen Grab Bike Di Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekaan kuantitaf, dengan populasi seluruh konsumen Grab Bike Kota Kupang, dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknk analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda dengan bantuan SPSS. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama Kualitas pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, dibuktikan dari t hitung sebesar 4,511 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05 dan koefesien regresi mempunyai positif sebesar 0,384, hal ini berarti bahwa semakin tinggi Kualitas Pelayanan yang diberikan maka akan diikuti dengan semakin tinggi Kepuasan Konsumen Grab Bika Di Kota Kupang. Kedua Tarif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, dibuktikan dari nilai t hitung sebesar 3,931 dengan tingkat signifikan 0,000 0,05 dan koefesien regresi mempunyai positif sebesar 0,298. Ketiga Kualitas Pelayanan Dan Tarif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, hal ini dibuktukan dengan hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar 34,733 dengan signifikan 0,000 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail