Abstrak
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN KREDIT DEALER MOTOR GRASIA WAINGAPU ABSTRAK NAMA : JUNIASTI ANGELIEN GA NIM 1 : 8190116 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2023 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian intern penjualan kredit di Dealer Motor Grasia waingapu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui wawancara dan dokumentansi. Sampel yang digunakan 2 orang karyawan yang memahami penjualan kredit. Penjualan kredit sangat penting dalam suatu perusahaan guna menarik minat para konsumen akan produk dan jasa yang ditawarkan sehingga nantinya dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Sehingga sistem pengendalian intern sangatlah berpengaruh terhadap penjualan kredit, karena sistem penegndalian intern merupakan prosedur atau sistemm yang dirancang untuk mengontrol, mengawasi, mengarahkan perusahaan untuk tercapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan, maka perlu adanya pengendalian intern. Pengendalian intern ditetapkan agar kegiatan operasi berjalan dengan efektif dan efisien. Efektif yang dimaksud adalah mengerjakan sesuatu dengan akurat, tepat waktu, obyektif dan menyeluruh sesuai dengan tujuan organisasi. Setiap organisasi didirikan atau dibentuk untuk mengejar efektivitas, karena eksistensi dan pertumbuhan yang bersangkutan dapat mengemban visi dan misi untuk melaksanakan tugasnya dengan tingkat ketangguhan yang tinggi. Informasi yang diperoleh dari wawancara mengenai unsur-unsur penjualan kredit dapat dijelaskan sebagai berikut. Struktur organisasi memisahkan tanggung jawab secara tegas, fungsi penjualan terpisah dari fungsi kredit yakni fungsi penjualan dipegang bagian pemasaran dan fungsi kredit oleh direktur. Fungsi pencatatan piutang terpisah dari fungsi penjualan dan fungsi kredit yakni pencatatan piutang dipegang bagian akuntansi. Fungsi pencatatan piutang digabungkan dengan fungsi penerimaan kas, fungsi penyimpanan digabungkan dengan fungsi pengiriman oleh bagian gudang, dan transaksi penjualan kredit dilaksanakan oleh fungsi keuangan dan penagihan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada sistem pengendalian intern penjualan kredit di dealer motor grasia telah diterapkan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari pembagian kerja dan tangggung jawab pelaksanaan sistem pengendalian intern di perusahaan sudah bisa dijalankan. Tetapi belum bisa dikatakan efektif karena masih ada karyawan yang merangkap sekaligus 2 bagian pekerjaan, dan pembeli yang membayar tagihan lewat dari jatuh tempoh yang ditetapkan, dan masih ada pembeli yang kabur ketika karyawan mau menagih hutang.