Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Sepak Bola
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik. Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONDISI EMOSIONAL SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN SEPAK BOLA DI SMP ANGKASA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah belum diketahui kondisi emosional siswa dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes materi sepak bola kelas VIII di SMP Angkasa Kota Kupang. Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran sepak bola pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kota Kupang. Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentsi Dalam pembelajaran sepak bola mengenai kondsisi emosional pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kota Kupang yang digunakan oleh guru penjas, ini siswa dituntut untuk lebih bekerjasama dengan kelompok, mencari ide-ide sendiri dengan kelompok, serta memberikan semangat terhadap kawan dalam kelompok.Siswa terlihat senang dan suka mengikuti pembelajaran sepak bola dengan, walaupun dengan banyak keterbatasan dalam pembelajaran sepak bola tersebut tetapi tidak mengurangi semangat mereka untuk melakukan pembelajaran sepak bola oleh karena itu guru penjasorkes perlu untuk mengetahui kondisi emosional siswa. Simpulan: kondisi emosional siswa perlu di perhatikan agar dapat Mengembangkan kemampuan gerak siswa yang patut diperhatikan dalam pembelajaran penjasorkes materi sepak bola adalah tentang teknik dasar memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka siswa-siswi yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA DI SEKOLAH DASAR MASEHI KAREKA NDUKU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK DI SEKOLAH DASAR MASEHI KAREKA NDUKU Yohanis Umbu Pati1*, Agustinus Jacob Nafie2, Ramona M. Mae3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latarbelakang: Permainan sepak bola adalah salah satu permainan Yang telah merakyat di Indonesia dan di gemari oleh masyarakat baik dari usia dini, dewasa dan bakan usia tua. Dan dari itu maka dapat di teliti tentang proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola Tujuan penelitian: Meletakan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai dalam pendidikan jasmani. Serta membangun landasan kepribadian yang kuat, sikap cinta damai, sikap sosial dan toleransi dalam konteks kemajemukan budaya, dan agama. Metode penelitian:Pendekatan yang dapat di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Yang mencari informasi yang diangkat untuk menyangkut permainan sepak bola. Hasil dan pembahasan:Hasil dalam penelitian ini dapat berupa wawancara bersama guru dan siswa yang dalam belajar tentang proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola yang membahas tentang ketrampilan dalam memahami apa arti dari sepak bola dan juga teknik dasarnya. Simpulan: Dalam simpulan yang dapat dikatakan yakni memberikan motivasi belajar untuk siswa mengenai pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola dan terlebikususnya bidang olahraga. Katakunci: Teknik dasar permainan sepak bola

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 NEKAMESE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 NEKAMESE Frengki Hoinbala1*, Agustinus J. Nafie 2, Melvianus Selan 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang sengaja dilakukan oleh guru yang dapat menyebabkan siswa melakukan kegiatan belajar (Sudjana dan Sugihartono dalam Saefudin dan Berdiati, 2014: 80). Menurut Degeng (Wena, 2016:). Pembelajaran berarti upaya membelajarkan siswa. Tujuan penelitian: Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Nekamese. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa-Siswi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Nekamese berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi siswa-siswi SMP Negeri 5 Nekamese mengenai pembelajaran tentang teknik permainan sepak bola. Simpulan: Mengembangkan kemampuan gerak siswa yang patut diperhatikan adalah teknik dasar mengontrol bola kaki yang meliputi beberapa teknik yaitu, mengontrol bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, telapak kaki, paha dan dada yang harus di perhatikan karena teknik memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka siswa-siswi yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik. Kata kunci: Pembelajaran Sepak Bola Kelas VII, SMP Negeri 5 Nekamese.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN SHOOTING SEPAK BOLA PADA MAHASISWA PJKR UKAW

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN SHOOTING SEPAK BOLA PADA MAHASISWA PJKR UKAW Billy Suma’a1*, Ramona M. Mae2, Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Keterampilan bermain sepak bola merupakan kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan mendasar atau teknik dasar dalam permainan sepakbola secara efektif dan efisien. Adapun teknik yang dimaksud adalah passing, shooting, controlling, dan heading. Teknik dasar shooting sepak bola merupakan kemampuan tendangan yang dilakukan untuk menghasilkan sebuah gol ke gawang lawan yang menjadi tujuan permainan sepak bola. Tujuan penelitian: untuk mengetahui tingkat keterampilan shooting sepak bola pada mahasiswa PJKR UKAW Metode penelitian: Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantititif. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik tes keterampilan shooting sepak bola. Hasil dan pembahasan: Tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian 61,9% (26 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang, dan 38,1% (16 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Kurang. Tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian luar pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang berklasifikasi Baik dan Buruk, 33,3% (14 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang, dan 66,7% (28 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Kurang. Tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan punggung kaki pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada yang berklasifikasi Baik dan Buruk, 38,1% (16 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang dan 61,9% (26 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Kurang. Simpulan: Sesuai dengan hasil rekapitulasi tingkat keterampilan shooting sepak bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki pada mahasiswa PJKR UKAW maka dapat disimpulkan bahwa 40,5% (17 orang mahasiswa) yang berklasifikasi Baik, 59,5% (25 orang Mahasiswa) pada klasifikasi Sedang dan tidak ada yang berklasifikasi Kurang dan Buruk. Kata kunci: Keterampilan shooting; sepak bola

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR GMIT OEPURA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Proses pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dengan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Sepak bola merupakan keterampilan (open skill) dimana keadaan sulit diprediksi baik gerakan maupun lawan yang sangat kompleks. Teknik dasar yang dipakai dalah teknik dasar menendang bertujuan untuk mengumpan, menembak ke gawang dan menyapu untuk menggagalkan serangan lawan. Beberapa macam tendangan yaitu menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran teknik dasar sepak bola bagi siswa sekolah dasar GMIT Oepura. Metode penelitian: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, karena penelitian ini disajikan dengan angka-angka. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil Kemampuan siswa dalam melakukan teknik dasar sepak bola menendang dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki yang dilakukan oleh 17 orang siswa kelas IIIA di SD GMIT Oepura di peroleh hasil sebagai berikut, Berdasarkan data bahwa teknik dasar menendang bola dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, dalam kategori “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata keseluruhan (81,62%). Terdiri dari 1 Siswa dengan presentase (5,88%), 4 Siswa dengan presentase (23,52%), 12 Siswa dengan presentase (70,58%) . Simpulan: Proses pembelajaran teknik dasar sepak bola banyak siswa yang mampu menguasai teknik dasar menendang dengan kaki baik dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki dapat dikategorikan sangat baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TENTANG SEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA LISENSI PENAYANGAN SIARAN LANGSUNG SEPAK BOLA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Sebab Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Lisensi Penayangan Siaran Langsung Sepak Bola”. Permasalahan penelitian ini adalah faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan bagaimana akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana siaran langsung sepak bola terhadap pelaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu sebab dan akibat hukum terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan variabel terikat yaitu tindak pidana lisensi penayangan siaaran langsung sepak bola. Berdasarkan Hasil Penelitian diperoleh jawaban bahwa penyebab terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola adalah Faktor Ekonomi dan Faktor Kurang Nya Kesadaran Hukum Masyarakat serta akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran lansung sepak bola adalah pelaku dipidana penjara, pelaku ditetapkan membayar denda, dan pelaku dibebankan membayar biaya perkara. Saran yang penulis berikan adalah Pemerintah diharapkan untuk dapat membentuk suatu peraturan perundang-undangan baru yang bersifat ius generis (tidak ada bentuk lain yang dapat dibandingkan) sebagai payung hukum dalam pelaksanaan lisensi suatu penyiaran, isi siaran, maupun pengawasan siaran untuk kesejahteraan bagi pemegang hak cipta terkait dengan izin lisensi.dan Perlunya dilakukan penyuluhan hukum atau sosialisasi serta edukasi secara menyeluruh terkait dengan adanya Undang-undang Perlindungan Hak Cipta khususnya mengenai pembelian lisensi untuk para pihak yang hendak melaksanakan hak ekonomi atas suatu ciptaan khususnya penayangan siaran langsung sepak bola. Kata Kunci : Lisensi, Siaran Langsung, Sepak Bola, Tindak Pidana, Sebab dan akibat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI VARIASI BERMAIN GAWANG SEGITIGA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI VARIASI BERMAIN GAWANG SEGITIGA Sesilia Lawa1*, David Loba2, Christin P.M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan pada hakikatnya mencakup kegiatan mendidik, mengajar dan melatih. kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai positif. Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan hasil belajar passing melalui variasi bermain gawang segi tiga. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom Action Research (CAR). Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa permainan sepak bola teknik dasar passing kaki bagian dalam dapat meningkatkan ketrampilan passing kaki bagian dalam siswa kelas VI SD Inpres Lasiana. Peningkatan ketrampilan passing kaki bagian dalam dapat dilihat dari nilai pada siklus I sampai siklus II. Pada siklus I nilai ketuntasannya adalah 67,5%, dan pada siklus II menjadi 78%. Nilai rata-rata ketrampilan passing kaki bagian dalam juga meningkat, yaitu pada siklus I adalah 48, pada siklus II menjadi 83. Data tersebut menunjukkan peningkatan ketrampilan passing kaki bagian dalam pra siklus sampai dengan siklus dua. Simpulan: Dari Hasil Analisis yang diperoleh selama peneliti terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus 1 sampai siklus 2. Kata kunci: Hasil belajar passing; permainan sepak bola; variasi bermain ABSTRACT IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF PASSING WITH THE INSIDE OF THE FOOT IN SOCCER GAMES THROUGH VARIATION IN PLAYING TRIANGULAR WICKET Sesilia Lawa1*, David Loba2, Christin P.M. Rajagukguk3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Essentially includes educational activities. Teach and Training activities are carried out as an effort to instill positive values. Research objective: To improve passing learning outcomes through the variation of playing sawang. Research method: The research method used is classroom-based research (PT or classroom action research (CAR). Result and discussion: Based on the results of the research and discussion that have been described it can be concluded that the basic tactical soccer game 0f inner foot passing can be improve the inner foot passing skills of the sixth graders of SD inpres lasiana. The improvement of inner foot passing skills can be seen from the value in cycle II. In cycle 1 the completeness is 67.5% and in cycle II it is 78%. The average inner foot passing skill also increased, namely in the first cycle it was 48, in cycle II to 83. The data shows an increase in foot passig skills. Conclusion: From the results of the analysis obtained during the study there was an increase from the initial conditions to cycle I to cycle II Keyword: Learning outcomes of playing football game variations of passing.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PERMAINAN SEPAK BOLA DALAM MATA PELAJARANN PENJASORKES PADA SISWA KELAS V SD INPRES KOKAR II

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI MASDIANSEBANJA,NIM:15320090 “PEMBENTUKAN KARAKTERMELALUI PERMAINAN SEPAK BOLA DALAM MATA PELAJARANPENJASORKES PADA SISWA KELAS V SD INPRES KOKAR II”Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing IDR. ANDREAS J. F. LUMBA, M.PD Dan Pembimbing II JIMMY CH. ATTY, S.PD, M. FIS, AIFO Kata Kunci : Pembentukan Karakter Dan Permainan Sepak Bola Pembentukan karakter pada masa anak-anak dapat terjadi melalui berbagai bentuk dan kesempatan, salah satu bentuk yang paling efektif adalah melalui kegiatan bermainan. Metode bermaian juga dapat membantu guru menyampaikan pesan-pesan moral dan membentuk karakter anak misalnya jujur, siap menerima kekalahan, kerja sama, disiplin, pantang menyerah, dan mental sportivitas, yang sangat efektif bagi perkembangan anak Tujuannya untuk mengetahui Pembentukan Karakter Melalui Permainan Sepakbola Dalam Mata Pelajaran Penjasorkes Pada Siswa Kelas V SD Inpres Kokar II. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek misalnya perilaku, motivasi, tindakan dan lain-lain secara holistic, dengan cara deskripsi dan penliti juga menggunakan teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu obserfasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisa yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tentang pembentukan karakter melalui permainan sepak bola pada mata pejaran penjasorkes di SD Inpres Kokar II, siswa/i kelas V memiliki nilai karakter yang kurang baiak ini bisa dilihat dari ada enam nilai karakter yang peneliti teliti hannya dua karakter yang siwa/i lakukan yaitu nilai religius dan nilai percaya diri sedangkan 4 nilai karakter lainnya siswa/i tidak melakukan seperti nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan perduli. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwadalam permainan sempak bola serta peran guru penjasorkes dalam pembentukan siswa/i kelas V SD Inpres Kokar II, kurang berhasil mengubah sikap dan prilaku serta mampu membawa siswa/i hidup aman dan nyaman.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail