Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Sekolah minggu
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA KREATIVITAS GURU SEKOLAH MINGGU DI JEMAAT MARANATA SOE

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA KREATIVITAS GURU SEKOLAH MINGGU DI JEMAAT MARANTHA SOE __________________________________________________________________ Kikhau D.N)* Nuban Timo,E.I)* Manggoa, M.A)* Latar belakang : Sekolah minggu merupakan tempat bagi anak untuk memperoleh pengenalan akan Tuhan dan firmannya melalui cerita-cerita Alkitab dari perjanjian lama hingga perjanjian baru. Dapat dikatakan bahwa sekolah minggu merupakan tempat untuk memperkenalkan dan menambahkan pengatahuan anak-anak akan firman Allah dan Yesus sebagai juruselamat. Guru sekolah minggu memiliki peran yang sangat penting di dalam sekolah minggu karena merupakan perpanjangan tangan dalam pembinaan terhadap anak-anak. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kreativitas guru sekolah minggu di Jemaat Maranatha Soe. Metode penelitian : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan : Kegiatan sekolah minggu di jemaat maranatha soe klasis kota soe, dilakukan setiap hari minggu di tiap rayon masing-masing, dengan tahapan belajar yaitu kegiatan pendahaluan, seperti mengajak anak-anak sekolah minggu bernyanyi, berdoa, dan membaca alkitab. Kegiatan inti dan penutupan dengan menggunakan metode yang kreatifitas di jemaat marantha soe. Kegiatan sekolah minggu dilaksanakan setiap hari minggu dengan menggunakan metode bernyanyi, bercerita, berceramah dan bermain bersama. Kesimpulan : Kreativitas guru sekolah minggu di jemaat marantha soe pada saat mengajar sudah berjalan dengan baik di karenakan banyak upaya yang dilakukan oleh gereja demi peningkatan mutu mengajar guru sekolah minggu yang lebih baik dan kreatif . Kata kunci: Sekolah minggu, kurangnya, kreativitas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SUPERBOOK DAN PEMBENTUKAN KARAKTER “Suatu Tinjauan Teologi PAK Terhadap Tayangan Superbook Bagi Pembentukan Karakter Anak Kelas Indria A dan Indria B, dan Implikasinya bagi Sekolah Minggu Jemaat GMIT Horeb Perumnas, Klasis Kota Kupang”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perkembangan teknologi digital pada era modern membawa pengaruh pada kehidupan anak-anak, khususnya dalam pembentukan karakter. Anak usia dini atau anak sekolah minggu, mereka sangat rentan terhadap pengaruh media digital yang tidak selamanya memiliki nilai-nilai Kristiani. Oleh karena itu, gereja memiliki tanggung jawab untuk untuk menghadirkan pendidikan iman yang kontekstual, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan dasar teologisnya. Melalui penelitian ini penulis mengkaji penggunaan tayangan superbook sebagai media pembelajaran dalam pembentukan karakter anak Sekolah Minggu kelas Indria A dan Indria B (usia 3-8 tahun) di Jemaat GMIT Horeb Perumnas, Klasis Kota Kupang, dengan tinjauan teologi Pendidikan Agama Kristen (PAK). Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pendeta, guru Sekolah Minggu, dan orang tua, serta studi literatus yang relevan dengan penulisan ini. Dengan fokus penelitian dalam konteks jemaat, dampak tayangan superbook terhadap pembentukan karakter anak, serta relevansinya dalam perspektif teologi PAK. Kemudian hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tayangan superbook memberi dampak positif dalam proses pembelajran Sekolah Minggu. Media audio-visual mampu meningkatkan minat perhatian, dan antusias anak dalam mengikuti ibadah Sekolah Minggu, serta menolong anak memahami dan mengingat cerita-cerita Alkitab dengan mudah. Nilai-nilai karakter Kristiani seperti ketaatan kepada Tuhan, kasih terhadap sesama, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai mulai terlihat dalam perilaku anak, baik di lingkungan gereja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari tinjauan teologi PAK, superbook dipandang relevan sebagai media pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter anak secara holistik, karena mengintegrasikan aspek iman, moral, dan perkembangan kognitif anak. Namun penggunaan superbook perlu disertai pendampingan guru Sekolah Minggu dan keterlibatan orang tua agar pesan iman dapat dipahami secara benar dan berkelanjutan. Dengan demikian, superbook dapat menjadi salah satu alternative media pembelajaran yang efektif dalam pelayanan Sekolah Minggu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail