ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BUMN BERDASARKAN SKEP-100/MBU/2002 PADA PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (Persero)
MARIANUS FILIPUS LEWA
NIM: 15190090
Penelitian ini berjudul “Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN Berdasarkan SKEP-100/MBU/2002 Pada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)”. Pemilihan judul didasari adanya ketentuan SK Menteri BUMN No. KEP-100/MBU/2002 tersebut bagi seluruh perusahaan yang kepemilikan modalnya terbesar oleh Pemerintah untuk berusaha memenuhi ketentuan tersebut.
Masalah penelitian ini adalah Penilaian Tingkat Kesehatan BUMN Berdasarkan SKEP-100/MBU/2002 Pada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)”, dengan persoalan penelitian Bagaimana tingkat kesehatan BUMN pada PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2017-2020? Untuk membuktikan tujuan penelitian tentang tingkat kesehatan BUMN pada PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero)Tahun 2017-2020.
Konsep penelitian ini yaitu penilaian terhadap kinerja perusahaan untuk tahun buku yang bersangkutan yang meliputi penilaian pada aspek-aspek keuangan, operasional dan administrasi. Penilaian kesehatan BUMN pada aspek keuangan dilakukan dengan perhitungan rasio-rasio keuangan yang diberi bobot sesuai ketentuan dengan total bobot keseletuhan menjadi dasar penentuan kesehatan BUMN.
Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) tahun 1999-2021, dengan sampel penelitian adalah laporan keuangan tahun 2017-2020. Data penelitian dikumpulkan dengan metode dokumentasi, yaitu mengumpulan data laporan keuangan perusahaan dengan cara mengunduh laporan tersebut dari website resmi perusahaan. Data dianalisis melalui dua tahap yaitu analisis pendahuluan di mana akan didiskripsikan konseo berdasarkan indikator empirik dan analisis lanjutan untuk menjawab persoalan penelitian dengan teknik deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian membuktikan bahwa selama periode tahun 2017-2020 PT Perusahaan Listrik Negara (Pesero) memiliki tingkat kesehatan pada tingkat BB atau dalam keadaan kurang sehat, karena selama periode tersebut PT Perusahaan Listrik Negara (Pesero) hanya mampu mencapai bobot 50 dati total bobot 70.
Disarankan kepada PT PLN utuk memperhatikan kesehatan perusahaan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh menteri BUMN karena masih dalam keadaan kurang sehat,
Kata kunci: penilaian tingkat kesehatan BUMN,
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pendidikan dan pengajaran di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan penunjang di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Beban Kerja Dosen (BKD). Menurut Kusuma Beban Kerja Dosen (BKD) adalah sejumlah tugas yang wajib dilaksanakan oleh seorang dosen sebagai tugas institusional dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya dalam pendidikan dalam konteks Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian pada masyarakat. BKD sendiri mencakup kegiatan pokok, yang meliputi; (1) pendidikan dan pengajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, melakukan evaluasi pembelajaran, membimbing dan melatih), (2) melakukan penelitian dan pengembangan ilmu, (3) melakukan tugas tambahan pada administrasi atau manajemen pada Perguruan Tinggi di mana yang bersangkutan bertugas, serta (4) melakukan pengabdian kepada masyarakatBeban Kerja Dosen (BKD) adalah sejumlah tugas yang wajib dilaksanakan oleh seorang dosen sebagai tugas institusional dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsinya dalam pendidikan dalam konteks Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian pada masyarakat. BKD sendiri mencakup kegiatan pokok, yang meliputi; (1) pendidikan dan pengajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran, melakukan evaluasi pembelajaran, membimbing dan melatih), (2) melakukan penelitian dan pengembangan ilmu, (3) melakukan tugas tambahan pada administrasi atau manajemen pada Perguruan Tinggi di mana yang bersangkutan bertugas, serta (4) melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Penelitian ini merupakan Deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dosen di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang berjumlah 158 orang dan sampel berjumlah 45 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data di analisis menggunakan analisis deskriptif.
Dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif di ketahui bahwa kinerja dosen di universitas kristen artha wacana kupang dalam kategori sedang dan tinggi. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga di deskripsikan dengan menggunakan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pendidikan dan pengajaran di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori sangat baik. 2) Penelitian di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori sangat baik. 3) Pengabdian di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori sangat baik. 4) Kegiatan penunjang di Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tergolong dalam kategori tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan Bumn Pada PT. Pelni Tahun 2017- 2020”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana penilaian tingkat kesehatan BUMN pada PT. PELNI Tahun 2017-2020?. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan BUMN pada PT. PELNI Tahun 2017-2020 dilihat dari Aspek Keuangan. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT Pelni tahun 2017-2020, dengan sampel penelitian adalah laporan keuangan PT Pelni tahun 2017-2020. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, dengan teknik tersebut data yang dibutuhkan diunduh dari wensite resmi perusahaan. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan dua cara analisis yakni analisi pendahuluan dan analisis lanjutan. Dalam analisis pendahuluan, akan didiskripsikan konsep berdasarkan indikator empirik dari konsep. Sedangkan dalam analisis lanjutan, akan dianalisis data laporan keuangan dan menghitung rasio=rasio keuangan penting sesuai ketentuan Peraturan Menteri BUMN No. PER- 10/MBU/2014. Berdasarkan hasil analisis pendahuluan,bahwa kinerja keuangan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat Sehat kategori pada tahun 2010-2012 PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, selalu stabil mendapat akumulasi bobot penilaian sebesar 52,5 dengan total skor 75, sedangkan pada tahun 2013 mengalami kenaikan akumulasi bobot penilaian yaitu menjadi 55 dengan skor 78,57. Hasil untuk PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk pada periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat sehat kategori AA.pada tahun 2013 akumulasi bobot penilaian yaitu menjadi sebesar 57,75 dengan total skor 82,5. Hasil Analisis kinerja keuangan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat Sehat kategori pada tahun 2013 PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk akumulasi bobot penilaian sebesar 55 dengan total skor 78,57. Secara akumulasi bobot penilaian menunjukkan kinerja yang cenderung mengalami peningkatan.Perbedaan dalam penelitian ini adalah objek yang diteliti, bidang usaha yang diteliti, periode waktu dan adanya analisis trend di penelitian ini.Persamaan dalam penelitian ini adalah penilaian kesehatan BUMN. Berdasarkan hasil analisis lanjutan Tahun 2017 total 44, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat, tahun 2018 masih sama total 44, Tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat sedangkan tahun 2019 total meningkat 48, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat dan dittahun 2020 total kembali menurun 45, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENILAIAN KINERJA IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI BATU MERAH KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG 1. Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian UKAW 2. Program Studi Mekanisasi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ludji Apriana*) Nainiti N.P.P.E **) Dethan J.J.S **) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja irigasi pada daerah irigasi Batu merah Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Deskriptif kualitatif. Hasil penelitian kinerja irigasi pada daerah irigasi Batu merah Kecamatan Kupang timur Kabupaten Kupang menunjukan bahwa. Jaringan irigasi batu merah mendistribuskan air sebesar 2.187 Ha area lahan persawahan yang telah di fungsikan. Sedangkan total pendistribusian air irigasi pada jaringan irigasi batu merah sebesar 2.712 Hakinerja jaringan irigasi dari aspek Kondisi Prasarana fisik, Produktifitas Tanaman, Sarana Penunjang Organisasi Personalia, Dokumentasi dan Kondisi P3A menunjukan bahwa kinerja jaringan irigasi sebesar80%. Kondisi eksisting pada jaringan irigasi telah mengalami kerusakan pada saluran sehingga air tidak mengalir secara baik. Kata Kunci: Penilaian,Kinerja Irigasi Batu Merah Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS 4C (COMMUNICATION, COLLABORATIVE, CRITICAL THINKING AND PROBLEM SOLVING, CREATIVITY AND INNOVATION) PADA SISWA KELAS VIII DI SMP KRISTEN 1 AMARASI SELATAN
Tasae, Y. A)* Meha, A. M)** Foeh, Y.)**
Pembelajaran berbasis 4C ini adalah pembelajaran yang tercantum dalam kurikulum 2013.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajarn 4C(communication, collaborative, Critical thingking and problem solving, Creativityand innovation). Bagaimana proses penerapan pembelajaran 4C dalam pelaksanaan pembelajaran yang berlansung di smp Kristen 1 amarasi selatan. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskritif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses peneliti mengumpulkan data melaui wawancara observasi dan dokumentasi untuk menguji validitas data. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang, dan guru dan 11 siswa.manfaat dalam penelitian ini untuk untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah,membantu kualitas dalam pembuatan rppsisa harus berperan aktif dalam kegitan belajar untuk meningkatkan kemampuan 4C .
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru mampu menerapkan kegiatan pembelajaran yang memuat keterampilan berbasis 4C berdasarkan Kurikulum 2013 tentang pembelajaran 4C.
Kata Kunci:Analisis pembelajaran berbasis 4C, Kurikulum 2013, Pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian kelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilaian kinerja merupakan kegiatan mengevaluasi atau mengukur seberapa jauh setiap orang melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan kemudian diukur dengan sebuah standar untuk dikomunikasikan. Penilaian kinerja pada penelitian ini adalah pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur jika diukur dengan alat balance scorecard. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi organisasi tentang balance scorecard sebagai alat ukur kinerja organisasi dan juga diharapakan menjadi bahan pertimbangan dalam memperbaiki kekurangan kinerja organisasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dimana data sekunder merupakan data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan alat balance scorecard. Balance scorecard merupakan suatu alat manajemen yang dapat membantu organisasi dalam mewujudkan visi dan strategi kedalam aksi dengan memanfaatkan sekumpulan indikator keuangan maupun non keuangan yang semuanya terjalin suatu hubungan sebab akibat. Penilaian kinerja pada penelitian ini didasarkan pada tiga perspektif balance scorecard yaitu perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Penghitungan skor untuk setiap perspektif dihitung berdasarkan indikator kinerja pada setiap perspektif. Penghitungan skor untuk steacholder perspektif dihitung berdasarkan empat indikator kinerja yang pertama, panjang jalan dalam kondisi baik mempeoleh skor diatas dari 90% maka kinerja pada inkator ini dikatakan baik, kedua, jumlah daerah irigasi dalam kondisi baik memperoleh skor diatas dari 90% atau kinerja untuk indikator baik, ketiga, persentase ketersediaan jalan ke 22 pariwisata estate belum bisa disimpulkan karena belum ada target pada indikator ini, keempat, Jumlah embung dalam kondisi baik, memperoleh skor diatas dari 90% maka kinerja pada indikator ini dikatakan baik. Penghitungan skor untuk perspektif pelanggan dihitung berdasarkan tujuh indikator kinerja, untuk enam indikator kinerja belum bisa dihitung skornya karena nilai realisasi kinerja belum diisi dan untuk indikator kinerja persentase rumah tangga air layak memperoleh skor dibawah dari 70% maka kinerja untuk indikator ini dikatakan buruk. Penghitungan skor perspektif proses internal berdasarkan satu indikator kinerja yaitu kesesuaian fungsi dan pola ruang mempeoleh skor sebesar 70% yang jika dibandingkan dengan kriteria penilaian kinerja maka kinerjanya dikatakan sedang. Untuk perspektif pertumbuhan dan pembelajaran penghitungan skor berdasarkan satu indikator kinerja yaitu persentase pencapaian SPM perumahan rakyat dan kawasan permukiman, penghitungan skor untuk indikator belum bisa dihitung karena data realisasi belum diisi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar instrument penilaian teknik peer assessment sebagai perangkat pembelajaran yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model FOUR-D (define, design, development, disseminate) dimodifikasi menjadi THREE-D. Subjek uji dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC di SMP Negeri 2 Kota Kupang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi instrument untuk mengukur kevalidan dan reliabilitas penilaian serta lembar angket respon guru dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif-kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan uji coba kevalidan, penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan perhitungan keseluruhan nilai yang diperoleh dalam penilaian kelayakan lembar instrument penilaian teknik peer assessment yakni validator isi, hasil validator konstruk, hasil validator bahasa, hasil validator angket rerspon guru dan respon siswa, hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar didapatkan skor keseluruhan adalah 89,30% berdasarkan syarat apabila mencapai skor minimal 61%. Reliabilitas dengan internal consistency cara Spearman Brown yaitu 0.76 menandakan bahwa penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Sedangkan untuk hasil responden diperoleh nilai persentase sebesar 85.6% yang memberikan pernyataan positif sehingga dapat dikatakan memenuhi kategori praktis. Berdasarkan perhitungan persentase skor keseluruhan bahwa lembar penilaian, angket respon siswa dan angket respon guru dikatakan layak dan tidak perlu direvisi. Produk yang dikembangkan mudah dimengerti oleh siswa dan guru sehingga proses penilaian berlangsung lebih efektif. Dari hasil penilitian tersebut disimpulkan bahwa penilaian teknik peer assessment yang dikembangkan dengan menggunakan model 3-D memenuhi kategori valid, reliable dan praktis
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENILAIAN KINERJA PDAM KABUPATEN FLORES
TIMUR BERDASARKAN ASPEK-ASPEK KEUANGAN DAN NON KEUANGAN
PDAM Kabupaten Flores Timur merupakan salah satu perusahaan milik pemerintah yang bergerak dalam bidang penyediaan air bersih bagi masyarakat. Saatini PDAM merupakan satu-satunya perusahaan daerah yang bergerak dalam hal penyediaan air bersih yang berorientasi pada pelayanan publik, perusahaan yang berorientasi pada pelayanan public pada umumnya tidak hanya mengejar keuntungan semata, melainkan juga mempunyai tu gas utama untuk mensejahterakan rakyat. Laporan keuangan merupakansalah satu sumber informasi yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Laporan keuangan digunakan untuk mengetahui tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang nantinya akan dapat dijadikan dasar sebagai pengambilan keputusan. Laporan keuangan diperlukan oleh semua perusahaan, baik perusahaan yang berorientasi pada keuntungan maupun yang tidak berorientasi pada keuntungan. Laporan keuangan juga dapat digunakan untuk melakukan penilaian kinerja dari suatu perusahaan pada periode tertentu.
Penelitian ini dilakukan untuk menilai kinerja pada PDAM Kabupaten Flores Timur dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018. Penilaian kinerja yang dilakukan pada PDAM Kabupaten Flores Timur dilihat dari dua aspek, yaitu aspek keuangan dan non keuangan. Salah satu teknik yang sering digunakan adalah teknik analisis laporan keuangan. Teknik analisis data yang digunakan untuk menilai kinerja dari aspek keuangan adalah rasio laba terhadap penjual, rasio aktiva lancar terhadap utang lancar, rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas, rasio total aktiva terhadap total utang. Sedangkan aspek non keuangan penilai kinerja perusahaan dari dua aspek yaitu aspek operasional dan aspek administrasi. Aspek operasional indikatornya adalah cakupan pelayanan, kualitas air distribusi, kontinuitas air, peneraan meter, kecepatan penyambungan baru, kemudahan pelayanan, rasio karyawan per 1000 pelanggan. Sedangkan aspeka dministrasi indikatornya adalah rencana jangka panjang, rencana organisasi dan uraian tugas, prosedur standar operasi, gambarnyata laksana, pendoman penilaian kinerja karyawan, rencana kerja dan anggaran perusahan, tertip laporan internal, tertip laporan eksternal.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentang penilaian kinerja aspek keuangan dan non keuangan pada PDAM Kabupaten Flores Timur, maka tingkat keberhasilan dari aspek keuangan PDAM Kabupaten Flores Timur pada tahun 2015 masuk dalam kategori cukup,dengan hasil nilai kinerja sebesar Rp6,58%. Tingkat keberhasilan PDAM pada tahun 2016 masuk dalam kategori cukup, dengan hasil nilai kinerja sebesar Rp8,87%. Tingkat keberhasilan PDAM pada tahun 2017 masuk dalam kategori cukup, dengan hasil nilai kinerja sebesar Rp9,63%. Dan tingkat keberhasilan PDAM pada tahun 2018 meningkat dengan hasil nilai kinerja sebesarRp17,38% .
Tingkat keberhasilan PDAM Kabupaten Flores Timur di lihat dari aspek non keuangan, secara keseluruhan di tahun 2015-2018 perusahaan memperoleh nilai kinerja 2 dan 3 yang artinya baik, namun perusahaan belum mampu mengalirkan air kepada pelanggan selama 24 jam non stop.
Kata Kunci: Penilaian Kinerja, Aspek Keuangan, Aspek non Keuangan