Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Penderitaan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

RESPON AYUB DALAM PENDERITAAN Suatu Tafsir Naratif Terhadap Teks Kitab Ayub 1:1-22 dan Implikasinya Bagi Anggota Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa Dalam Merespon Penderitaan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini mengkaji tentang respon Ayub terhadap penderitaan berdasarkan kitab Ayub 1:1-22, dengan tujuan untuk memahami latar belakang kitab Ayub, menggali kerygma teologi sehingga dapat memberikan sumbangan implikasi bagi kehidupan jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa dalam merespon penderitaan. Metode yang digunakan adalah kritik naratif, yang menyoroti elemen-elemen tafsir narasi seperti narator, sudut pandang, plot, penokohan, dan latar untuk mengungkap kerygma teologis dalam teks. Hasil kajian menunjukkan tiga kerygma utama yaitu: 1) kedaulatan Allah atas segala hal termasuk penderitaan, 2) kerendahan hati sebagai pengakuan atas kedaulatan Allah dan (3) mengucap syukur dalam penderitaan. Dari kerygma teologi yang didapatkan ini, dapat menjadi sumbangan implikasi bagi jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa dalam membangun pemahaman bahwa penderitaan bukanlah tanda penolakan Allah atau Allah meninggalkan kita menderita sendirian melainkan kesempatan untuk bertumbuh dalam iman. Jemaat diajak untuk melihat penderitaan sebagai bagian dari rencana Allah yang lebih besar, serta meresponnya dengan mengakui akan kedaulatan Allah, memiliki sikap rendah hati dan bisa mengucap syukur kepada kepada Allah dalam penderitaan yang dialami.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MESIAS YANG MENDERITA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Song adalah seorang Teolog yang berteologi tentang Teologi Pembebasan. pembebasan ini tumbuh dalam pengalamannya bahwa hanyan Pembebasanlah yang merupakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan penderitaan yang dialami masyarakat Asia. Song merasa penderitaan yang dialami oleh masyarakat Asia ini tidak akan berakhir kalau masih menggunakan cara berteologi dari Barat, Song juga berpendapat bahwa semua orang bebas berteologi dengan konteks mereka masing-masing tanpa dipengaruhi oleh konteks orang lain. Melalui tulisan ini, akan dibahas secara kritis terhadap nilai yang dapat digali dari pokok pikiran Song mengenai penderitaan. Transposisi juga dapatlah kita maknai sebagai salah satu konsep untuk memerangi penderitaan yang terjadi di lingkup GMIT. Konsep teologi pembebasan ini menjadi relevan dalam konteks GMIT yang sedang mengalami penderitaan kemiskinan dan penderitaan bencana alam. GMIT harus bekerja memerangi penderitaan tersebut, tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks GMIT.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ALLAH YANG TURUT MENDERITA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penderitaan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Ada berbagai bentuk penderitaan yang terus dialami oleh manusia, salah satunya kemiskinan. Kemiskinan menjadi pergumulan besar bagi masyarakat yang ada di NTT dan tentu saja gereja yang bertumbuh dalam konteks kemisikinan. Kemiskinan dapat menimbulkan kesenjangan sosial, keterbelakangan, masalah sosial, masalah ekonomi, masalah ekologi, dan berbagai masalah lainnya. Gereja yang bertumbuh dengan masalah kemiskinan, harus terus berupaya untuk menolong jemaat keluar dari kemiskinan sebagai salah satu bentuk penderitaan, untuk itu pula gereja perlu untuk mendapatkan berbagai sumbangan pemikiran untuk terus menerus memperbaharui dan menggerakan misi menuju suatu keadaan yang lebih baik. Skripsi ini bertujuan untuk memberikan sumbangan teologi Kazoh Kitamori tentang Allah yang menderita bagi perkembangan misi GMIT yang sampai pada saat ini masih bergumul dengan kemiskinan. Teologi Allah yang menderita memberikan pemahaman tentang Allah yang mengambil bagian dalam penderitaan manusia. Allah yang penuh cinta kasih bergumul dengan diri-Nya yang penuh dengan murka atas dosa manusia, sehingga Ia memutuskan untuk menggantikan manusia dalam penderitaan kekal. Allah mengambil alih penderitaan manusia, Ia memeluk ciptaan yang tidak layak untuk dipeluk, Ia mengasihi ciptaan yang tidak layak mendapatkan kasih-Nya. Untuk itu pula Ia mengganti penderitaan manusia melalui penderitaan yang Ia alami. Karena cinta kasih Allah yang besar ini juga, maka misi GMIT terpanggil untuk mengambil bagian dari penderitaan jemaat sebagai bentuk kesaksian akan kehadiran Allah dalam penderitaan. GMIT tak dapat menyangkali bahwa gereja bertumbuh dalam konteks kemiskinan, akan tetapi melalui kemiskinan, GMIT berusaha untuk menumbuhkan diri, menjadi mitra Allah dan mengambil bagian dalam penderitaan, GMIT berdamai dengan keadaan dan dalam keterbatasan, GMIT menjadi saksi kehadiran Allah dalam konteks kemiskinan di NTT. Misi GMIT menolong jemaat untuk hadir dalam penderitaan, ikut dalam proses penyembuhan dan juga menolong jemaat untuk bersaksi dalam penderitaan dan keterbatasan sekalipun.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail