ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN DAERAH PADA DESA CENDANA BARAT KECAMATAN MAMBORO KABUPATEN SUMBA TENGAH
OLEH
Iskawati Kaka Ina
19410265
ABSTRAK
Desa merupakan suatu wilayah yang memiliki batas-batas tertentu dan juga memiliki pemerintahan sendiri sehingga mampu secara mandiri untuk mengatur dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat. Desa sebagai pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai fokus utama dalam pembangunan pemerintah, hal ini dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia ada di pedesaan. Pemerintah Desa diyakini mampu melihat prioritas kebutuhan masyarakat dibandingkan Pemerintah Kabupaten.dan pemberdayaan di desa yang di dalam pelaksanaannya pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan perdesaan haruslah sesuai dengan masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, aspirasi masyarakat, dan prioritas pembangunan perdesaan yang telah ditetapkan. Kemampuan pemerintah desa dalam mengelola keuangan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang menggambarkan kemampuan pemerintah desa dalam membiayai pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan desa dan pelayanan sosial masyarakat desa. Dengan kata lain, APBDesa merupakan instrumen kebijakan yang utama bagi pemerintah desa.
Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) adalah rencasna keuangan tahunan pemerintah desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah desa dan badan permusyawaratan desa yang ditetapkan oleh perturan desa yang terdiri dari pendapatan dan belanja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Cendana Barat Kematan Mamboro Kabuptaen Sumba Tengah tahun 2019-2022 dengan menggunkan anlisis rasio efektivitas, efisiensi, pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan untuk adalah deskriptif kuantitatif. Dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data yang diolah dalm penelitian ini adalah laporan Anggaran dan Realisasi anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di desa Cendana Barat.
Hasil penelitian menunjukan Kinerja Keuangan dalama Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Cendana Barat di lihat dari (1) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat dilihat dari Rasio Efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tergolong Efektif karena rata-rata efektivitasnya diatas 99%, (2) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio efisiensi Keuangan Desanya tidak Efisien karena rata-rata efisiensinya diatas 100%, (3) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio pertumbuhan mengalami penurunan.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Komponen-komponen APBDes, Rasio efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Pertumbuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KOMPONEN GERAK TARIAN KOSU PADA MASYARAKAT DESA OEBESI
Oby Vebriani Ora Bani1*, Andreas J.F. Lumba2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Latar Belakang Masalah dalam penelitian belum diketahui unsur-unsur gerak dan pola gerak dasar yang terdapat dalam tarian “kosu” pada masyarakat amarasi. hal inilah yang melatar belakangi peneliti untuk mengetahui komponen gerak tari kosu pada masyarakat amarasi di desa Oebesi Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui komponen gerak tarian kosu pada masyarakat Desa Oebesi
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakn metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil observasi peneliti dengan beberapa informa diatas, maka peneliti menyimpulkan juga bahwa : dalam budaya gerak tari “kosu” yang dilakukan mengikuti irama musik pada masyarakat Amarasi di Desa OebesiKecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang terdapat Komponen-Komponenbiomotorik yang terbentuk secara alamiah karena budaya gerak dalam kehidupan Masyarakat Amarasi di Desa Oebesi yang dilakukan tanpa sengaja khususnya dalam tarian kosu.
Simpulan:Kesimpulan dari gerak tarian diatas bahwa yang mengandung unsur olahraga pada gerak tarian kosu yaitu dimana gerakan dari gambar 4.1 – 4.7 unsur dominan yang peling banyak adalah : kekuatan otot, daya tahan, kecepatan , daya ledak ,keseimbangan,koordinasi dan kelenturan itulah komponen yang terkandung dalam tarian kosu.
Katakunci: Komponen; gerak;
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia adalah Negara kepulauan dengan daratan yang luas dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Dengan begitu, Tanah Merupakan komponen penting yang paling dibutuhkan manusia. Bagaimana tidak hampir semua hal dalam kehidupan melibatkan tanah. Tanah membagi bahan - bahan yang menyusun kerak bumi secara garis besar menjadi dua kategori: tanah(soil) dan batuan(rock), sedangkan batuan merupakan agregat mineral yang satu sama lainnya diikat oleh gaya-gaya kohesif yang permanen dan kuat. Pori-pori tanah adalah bagian yang tidak terisi bahan padat (terisi oleh air dan udara). Pori - pori tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu pori - pori kasar (makro pori) dan pori-pori halus (mikro pori). Pori - pori kasar terisi oleh udara atau air gravitasi (air yang mudah hilang karena gaya gravitasi, sedangkan pori - pori halus (mikro pori) berisi udara dan air kapiler. Tanah dengan pori - pori kasar yang banyak sulit menahan air sehingga tanaman mudah mengalami kekeringan. Dengan kata lain semakin liat suatu tanah maka porositasnya semakin halus dan semakin baik untuk penanaman tanaman. Status kesuburan Alluvial amat tergantung dengan bahan induk dan iklim. Suatu kecenderungan memperlihatkan bahwa di daerah beriklim basa P dan K relatif rendah dan pH lebih rendah dari 6,5. daerah-daerah dengan curah hujan rendah di dapat kandungan P dan K lebih tinggi dan netral Dari kondisi kelas teksturliat, yang biasanya memiliki porositas rendah di bahwa 15% (Hanifiah, 2012), maka diduga bahwa tanah yang ada di Naibonat merupakan hasil endapan (alluvial) yang memiliki banyak bahan organic, sehingga membuat porositas tanah nya tinggi walaupun tanah memiliki kelas teksturliat. Porositas tanah yang tinggi merupakan ukuran struktur tanah yang baik, karena tanah memeliki runang besar bagi pertukaran udara dan air.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN BIOMOTORIK PADA TARIAN IKUN BETA DI SANGGAR BLIRAN SINA WATUBLAPI KABUPATEN SIKKA Antonius Viany1*, Andreas J.F. Lumba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Tarian Ikun Beta merupakan bagian dari aktivitas ritmit yang dalam hakikat olahraga gerakannya tidak terlepas dari komponen Biomotorik atau kemampuan gerak. pada Gerak Tarian Ikun Beta mengandung aktifitas gerak olahraga yang selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan dan gerak kompleks yang memerlukan keluasan gerak persedian. Dari gerakan-gerakan tersebut terkandung komponen fisik.komponen fisik tersebut di atas jika maksimalkan dengan baik maka akan menunjang kebugaran jasmani penari. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui Komponen biomotorik tarian Ikun Beta di sanggar BliranSina Watublapi Kabupaten Sikka. Metode penelitian: Metode yang digunakan pada dalam penelitan ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil temuan tentang gerak dasar dalam tarian Ikun Beta yaitu tarian yang digunakan masyarakat Kabupaten Sikka. Simpulan: Tarian Adat Ikun Beta adalah Tarian kebesaran masyarakat yang biasa dibawahkan pada setiap upacara - upacara adat dan juga biasa dibawakan pada acara penjemputan tamu-tamu penting. Kata kunci: Analisis, komponen biomotorik tarian Ikun Beta