Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata Kunci: Disparitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Tindak Pidana Korupsi

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah: Analisis Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Tindak Pidana Korupsi. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi memutus pemidanaan lebih rendah sedangkan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutus pemidanaan lebih tinggi terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa jaringan irigasi?. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: Untuk mengetahui hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi memutus pemidanaan lebih rendah sedangkan Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutus pemidanaan lebih tinggi terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa jaringan irigasi. Jenis penelitian adalah penelitian normatif dan sifat penelitian adalah deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi memutus pemidanaan lebih rendah karena Terdakwa hanya melakukan perbuatan Menyalahgunakan Kewenangan, Kesempatan atau Sarana Yang Ada Padanya dalam Jabatannya, Sedangkan alasan Hakim Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali memutus pemidanaan lebih tinggi terhadap pelaku tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa jaringan irigasi karena Terdakwa terbukti melakukan perbuatan secara melawan hukum. Adapun saran yang diberikan yaitu 1). Judex Facti diharapkan lebih cermat dalam memperhatikan, meneliti dan mempertimbangkan fakta hukum di persidangan agar dalam putusannya tidak terdapat kekeliruan dalam menerapkan hukum; 2). Terdakwa seharusnya menjalankan tugas dan tanggungjawabnya secara profesional dan tidak tergiur dengan memperoleh keuntungan dari hasil korupsi yang dilakukan, dan setelah dipidana diharapkan terdakwa dapat jera sehingga tidak melakukan Tindak Pidana Korupsi lagi Kata Kunci: Disparitas Putusan, Tindak Pidana, Korupsi, Barang dan Jasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN HEWAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah Disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan hewan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah“Mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan hakimterhadap pelaku tindak pidana pembunuhan hewan?” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan Hakim terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan hewan. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini penulis berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu peristiwa hukum yang terjadi. Sumber data dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian yang penulis temukan terkait dengan “Mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan hakimterhadap pelaku tindak pidana pembunuhan hewan adalah: Tuntutan Penutut Umum yang berbeda-beda, independensi hakim, kualitas perbuatan dan alat bukti dan hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan terdakwa. Adapun saran penulis bahwa diharapkan penuntut umum harus mempelajari perkara-perkara yang lain sehingga dapat menuntut terdakwa dalam kasus tindak pidana pembunuhan hewan tidak terjadi disparitas. Diharapkan dengan kewenangan indepedensi ini hakim harus mempelajari pakara-perkara terdahulu sehingga dapat mengurangi terjadinya disparitas putusan hakim. Hakim dalam menjatuhkan putusan harus mempelajari tentang kualitas perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa sehingga tidak terjadinya putusan yang terlalu melebar. Hakim diharapkan dapat memeriksa perkara-perkara terdahulu yang berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan hewan tentang hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan terdakwa, sehingga hakim tidak menimbulkan suatu putusan yang terlalu melebar. Kata Kunci: Disparitas,Putusan Hakim,Tindak Pidana Pembunuhan Hewan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail