ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Dan Jeroan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Terhadap
Pertumbuhan Kacang Hijau (Vigna radiata L.)
Kadawung, E. R* Hendrik, A. Ch** Nitsae, M**
Peningkatan produktivitas tanaman kacang hijau (Vigna radiate L.) dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan jeroan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dan perlakuan pupuk organik daun kirinyuh (DK) dan jeroan ikan cakalang (JI) yang memberikan hasil pertumbuhan paling baik pada kacang hijau. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 ulangan dan 5 taraf perlakuan yaitu kontrol = tanpa pupuk organik cair , perlakuan 1=5 kg DK (kg), perlakuan 2=4 DK + 1 JI (kg), perlakuan 3=3 DK + 2 kg JI (kg), perlakuan 4= 2 DK + 3 JI (kg), perlakuan 5=1 DK + 4 JI (kg), dan perlakuan 6=5 kg JI. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA kemudian dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT dengan taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, pada parameter tinggi batang memiliki nilai yang berebda nyata pada setiap perlakuan namun tidak berbeda nyata pada perlakuan 3 dan 4 parameter jumlah polong memiliki nilai rata-rata yang berbeda nyata namun pada perlakuan 3 dan 4, dan perlakuan 2 dan 5 memiliki nilai yang tidak bebeda nyata. Sedangkan pada parameter jumlah daun dan berat polong menunjukan nilai rata-rata yang berbeda tidak nyata pada setiap perlakuannnya. Pupuk pada perlakuan 3 dan 4 memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong dan berat polong. Penelitian tentang pupuk organik cair daun kirinyuh dan jeroan ikan cakalang masih bisa terus dikaji lebih lanjut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) PADA TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) TERHADAP SIFAT SENSORIK STICK (YOHANES CONSTAN AQUINO*) (Andre.I. Medah**)(I.D.A.A.R.R.AdI**) Stick adalah salah satu jenis camilan yang berbahan utama tepung terigu yang memiliki kandungan gluten dan pati. Variasi stick sudah banyak dikembangkan mulai dari stick keju (chesse stick), stick ikan sampai stick dari umbi-umbian. Bahan baku utama pembuatan stick adalah tepung terigu. Tepung terigu adalah bahan baku utama yang sering digunakan oleh masyarakat, namun impor tepung terigu di Indonesia terus menerus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang hijau pada tepung mocaf terhadap sifat sensorik stick dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau yang optimal terhadap sifat sensorik pada stick. Jenis penelitian ini Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 15%, 20% dan 25%. Variabel yang diamati adalah, karakteristik sensorik yaitu rasa, tekstur, warna, aroma. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Tekstur 4,6, Rasa 4,5, Aroma 4,4, dan Warna 4,3, dengan kategori sangat suka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KACANG HIJAU (Vigna radiata) TYPE SELINDER DRUM Tes M. N. E *) Makaborang M. **) Haba Bunga F.J. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dengan judul Rancang Bangun Alat Pengupas Kacang Hijau (Vigna radiata) Type Selinder Drum. Kacang Hijau adalah jenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas didaerah tropika. Sebagai bahan makanan, kacang hijau dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan yang bergizi tinggi. Proses pengolahan kacang hijau menjadi makanan selama ini membutuhkan waktu yang cukup lama yang disebabkan oleh proses pengupasan polong kacang hijau yang dilakukan secara manual. Sehingga diperlukan rancangan alat pengupas yang dapat mempercepat proses tersebut. Rancang bangun yang telah dilakukan meliputi penentuan putaran Poros As, daya motor penggerak yang digunakan, diameter gigi pemukul, ukuran pulley, dan jenis sabuk. Hasil rancang bangun alat pengupas kacang hijau type selinder drum diperoleh dimensi dan spesifikasi alat dengan menggunakan diameter drum lebar 30cm dan panjang 37cm, gigi pemukul yang dilapisi karet ban dengan panjang gigi pemukul 10cm dan lebar 0,8cm dan ukuran panjang karetnya 16cm, daya motor penggerak (dynamo) ¼ HP dengan putaran 147,7 RPM. Sehingga dapat dihasilkan alat pengupas polong kacang hijau dengan kapasitas 25,93 kg/jam. Kata kunci : kacang hijau, pengupas Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH DIAMETER PULLEY PADA MESIN PENGGERAK TERHADAP UNJUK KERJA MESIN PENGUPAS KACANG HIJAU ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanisasi Pertanian dengan judul pengaruh diameter pulley pada mesin penggerak terhadap unjuk kerja mesin pengupas kacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter pulley dan untuk mengetahui ukuran diameter pulley pada mesin penggerak yang tepat. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap) 3 perlakuan 6 kali ulangan dan 18 unit percobaan. Perlakuan yang dicoba yaitu: A (Pulley diameter 80 mm), B (Pulley diameter 70 mm), dan C (Pulley diameter 40 mm). Parameter yang diamati adalah kapasitas kerja mesin pengupas kacang hijau dan presentasi hasil terkupas. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh diameter pulley pada mesin pengupas kacang hijau terhadap kapasitas kerja mesin dapat disimpulkan bahwa diameter pulley yang berbeda pada mesin penggerak berpengaruh pada kapasitas kerja mesin pengupas kacang hijau, diameter pulley mesin penggerak yang tepat untuk unjuk kerja mesin pengupas kacang hijau adalah diameter 80 mm. Kata kunci: Pulley, Kacang Hijau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Kacang hijau (Phaseolus radiates L.) merupakan tanaman yang sudah dikenal lama dan memiliki keunggulan dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan lainnya. Kacang hijau aalah saalah satu tanaman yang memiliki banyak rmanfaat sebagai sumber protein. Berdasarkan keragaman manfaat yang dimiliki kacang hijau, diperlukan upaya untuk mempertahankan kelestariannya dan meningkatkan produksi tanaman yaitu dengan melakukan pengelolaan dan teknik pembudidayaan yang tepat. Penelitian ini bertuan untuk menganalisis pengaruh limbah cair pewarna alami berbahan dasar mengkudu terhadap perkecambahan tanaman kacang hijau. Benih yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bibit yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 taraf perlakuan yang terdiri atas 0%, 20%, 40%, 60% dan 80% dan diulangi sebanyak 5 kali. Parameter pengamatan dalam penelitian ini meliputi daya kecambah, kecepatan berkecambah, dan nilai rata-rata perkecambahan harian.Data empiris yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (uji F), dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%, Jika FhitungFtabel (α=0,05). Berdasarkan hasil uji ANOVA, dari ketiga parameter pengamatan pemberian limbah cair pewarna alami terhadap perkecambahan benih kacang hijau tidak berpengaruh berbeda nyata antar setiap perlakuan karena FhitungFtabel(ρ0,05). Dengan demikian, maka penelitian ini tidak dapat di uji lanjut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini tentang penambahan tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karateristik fisik dan organoleptik mie kering. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian selama 2 minggu pada tanggal 21 Januari – 03 Februari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat substitusi tepung kacang hijau pada tepung terigu terhadap karakteristik fisika dan organoleptik mie kering dan juga mengetahui salah satu perlakuan tingkat substitusi yang tepat dalam menghasilkan mie kering yang dapat diterimah oleh panelis. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit prcobaan dengan presentase 0% , 10%, 15%, dan 20% tepung kacang hijau. Variabel yang diamati adalah warna,rasa,dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada Warna tepung kacang hijau tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan tepung kacang hijau 10% yang menghasilkan nilai rata-rata 3.97, Rasa mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4.37, dan Tekstur mie kering tepung kacang hijau yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata 4,62.