ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mengkudu merupakan salah satu tanaman tropis yang dapat digunakan Di Nusa Tenggara Timur ada banyak macam tumbuhan yang tumbuh sebagai tumbuhan liar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh sacara liar dan dikenal oleh masyarakat serta memiliki banyak khasiat adalah tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L.). Urin sapi merupakan kotoran ternak yang berbentuk cair. Selama ini urin sapi dibuang karena dianggap kotor dan juga bau, dan ternyata urin sapi memiliki manfaat menjadi pupuk organik cair bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk cair urin sapi sebagai sumber hara tanaman, bahan ini merupakan sumber pupuk yang dapat dimanfaatkan dengan murah (Susanto, 2004). Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui pengaruh limbah urin sapi terhadap perkecambahan mengkudu, 2) untuk mengetahui pengaruh limbah urin sapi terhadap kualitas semai mengkudu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 5 kelompok perlakuan, kelompok tersebut dibagi atas 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok pemberian perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova satu jalur pada tingkat kesalahan 5% dan dilanjutkan uji jarak Duncan Multiple Range Test (DMRT) dan dapat disimpulkan pemberian pupuk organik cair limbah urin sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L. ).Pemberian pupuk organik cair limbah urin sapi pada perlakuan P3 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Kacang hijau (Phaseolus radiates L.) merupakan tanaman yang sudah dikenal lama dan memiliki keunggulan dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan lainnya. Kacang hijau aalah saalah satu tanaman yang memiliki banyak rmanfaat sebagai sumber protein. Berdasarkan keragaman manfaat yang dimiliki kacang hijau, diperlukan upaya untuk mempertahankan kelestariannya dan meningkatkan produksi tanaman yaitu dengan melakukan pengelolaan dan teknik pembudidayaan yang tepat. Penelitian ini bertuan untuk menganalisis pengaruh limbah cair pewarna alami berbahan dasar mengkudu terhadap perkecambahan tanaman kacang hijau. Benih yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bibit yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 taraf perlakuan yang terdiri atas 0%, 20%, 40%, 60% dan 80% dan diulangi sebanyak 5 kali. Parameter pengamatan dalam penelitian ini meliputi daya kecambah, kecepatan berkecambah, dan nilai rata-rata perkecambahan harian.Data empiris yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (uji F), dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%, Jika FhitungFtabel (α=0,05). Berdasarkan hasil uji ANOVA, dari ketiga parameter pengamatan pemberian limbah cair pewarna alami terhadap perkecambahan benih kacang hijau tidak berpengaruh berbeda nyata antar setiap perlakuan karena FhitungFtabel(ρ0,05). Dengan demikian, maka penelitian ini tidak dapat di uji lanjut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UJI STABILITAS KONSENTRAT KULIT AKAR MENGKUDU (Morinda citrifolia L) DENGAN MORDAN ALAMI DAUN LOBA (Symplocos sp)
Souk, M.)* Sabuna. A)** Nge. T )**
Mengkudu (Morinda citrifolia L) memiliki kegunaan tradisional maupun moderen, termasuk bagian akar dan kulit batang sebagai pewarna dan obat, bagian batang sebagai kayu bakar dan perkakas, bagain daun dan buah digunakan sebagai makanan dan obat. Tumbuhan ini mudah ditemukan dimana saja, bisa dipinggir jalan, kebun, pekarangan rumah dan dihutan. Mengkudu dapat dijadikan sebagai bahan obat tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai zat warna alami. Mordan alami yang ditambahkan yaitu daun loba yang dapat dijadikan sebagai penguat warna akan menghasilkan warna kuning kemerahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas warna sediaan kulit akar mengkudu yang ditambahkan dengan mordan alami dari daun Loba (Symplocos sp) yang ketika disimpan pada jangka waktu yang lama dapat bertahan atau tidak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan termaksut kontrol serta 2 ulangan, selanjutnya akan diuji yaitu uji ketetapan Ph, aplikasi zat warna dengan mordan dan tanpa mordan, dan pengaruh kondisi penyimpanan dengan menggunakan spectrofotometer. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa sediaan pewarna alami apabila disimpan pada jangka waktu yang lama maka warna yang dihasilkan berbeda.
Kata kunci : Akar mengkudu-daun loba, ekstrak mentah, konsentrat sediaan pewarna alami kulit mengkudu.
Keterangan : ** Pembimbing
*Penulis