ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN DEWANTO UMBU SAGA ANAKAKA (17393770). Analisis Kualitas Garam Rakyat yang Diproduksi Menggunakan Alat Modifikasi di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam telah menjadi komoditi esensial yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan penyedap rasa pada bidang konsumsi dan juga digunakan pada bidang industri serta farmasi sebagai bahan baku. Garam rakyat pada umumnya diolah menggunakan cara tradisional dengan kapasitas yang terbatas serta memiliki kualitas kurang baik sehingga mempengaruhi nilai jual yang relatif rendah. Modifikasi alat masak merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan efisiensi proses produksi serta memberi hasil yang lebih baik. Alat yang dimodifikasi yaitu alat penyaring yang terbuat dari drum yang dibagi dua dan rangka besi sebagai penyangga, dengan kerikil, pasir, dan ijuk sebagai material penyaring dan bagian bawah drum diberi lubang. Alat masak terbuat dari drum yang dibelah, dengan rangka besi yang ditutupi menggunakan plat aluminium, sedangkan alat penirisan menggunakan drum yang dibagi dua dan diletakkan pada rangka besi dengan sokal didalamnya sebagai wadah penirisan, dan alat penjemuran menggunakan loyang aluminium. Tujuan penelitian yaitu, untuk mengetahui cara pembuatan garam rakyat dan mengetahui kualitas kadar air, kadar NaCl, dan nilai Angka Lempeng Total dari bahan yang digunakan pada setiap tahap dan hasil dari garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat modifikasi di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu pada bulan April-Mei 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang untuk lokasi survei, dan pengambilan sampel. Pengujian kadar air dan kadar NaCl dilakukan di Laboratorium Eksakta Politeknik Pertanian Negeri Kupang dan pengujian Angka Lempeng Total di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat modifikasi di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang yaitu nilai kadar air berkisar antara 4,23-6-68%, kadar NaCl berkisar antara 81,97-91,06%, dan nilai Angka Lempeng Total (ALT) pada keseluruhan sampel dari nilai terendah hingga nilai tertinggi adalah 2,5 x 101-84 x 101 koloni/g. Kata Kunci : Angka Lempeng Total, Garam Rakyat, Kadar Air, Modifikasi, NaCl
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN ELTON UMBU GIKU LODA (15390059). Analisis Kuantitas dan Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Tradisional Pada Kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA, S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam Menggunakan alat masak yang tradisional, Alat penyaringan garam menggunakan bokor yang telah dilubangi bagian bawahnya dengan karung plastik pada bagian bawah yang berisi pasir laut, sedangkan alat penirisan menggunakan anyaman daun lontar(sokal) berbentuk kerucut kebawah, dan bokor karet yang terubat dari ban bekas sebagai penampung. Sedangkan untuk penjemuran garam menggunakan penghantar panas dari tungku pemasakan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat masak tradisioanal pada kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang dan untuk mengetahui nilai rendemen, NaCl, organoleptik (warna dan bau) dan logam berat (Pb, Hg, dan Cd) pada produksi garam rakyat menggunakan alat masak tradisisonal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu Mei-Juni 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk perhitungan rendemen, NaCl dan pengujian organoleptik (warna dan bau) serta di Loboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian logam berat (Pb, Hg, dan Cd). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat menggunakan alat tradisional pada kelompok Tiberias, di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu rendemen 86,0%, NaCl 91,75%, organoleptik parameter warna pada pemasakan hari pertama, hari kelima dan ke sepuluh semua putih normal 100% , organoleptik parameter bau pada pemasakan hari pertama, ke lima dan ke sepuluh yaitu normal tidak berbau 100% dan logam berat (timbal, merkuri dan kadmium) tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat tradisional di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu garam krosok sebanyak ±18 kg, air tawar ±100 liter dicampur dengan garam krosok, penyaringan berlangsung selama ±1 jamt, pemasakan selama ±6-7jam, penirisan garam berlangsung selama ±5 jam, pengeringan dekat tungku pemasakn sampai garam benar-benar kering dan pengemasan garam ke dalam karung berkapasitas 50 kg dan rendemen garam yaitu 86,0%, NaCl garam 91,75%, organoleptik parameter warna dan bau garam tergolong pada garam K1 (kualitas baik) dan logam berat (Pb, Hg dan Cd) tidak terdeteksi. Kata Kunci : Garam Rakyat, Tradisional,, Logam Berat, Organoleptik, Rendemen,NaCl
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RAYNOLD LEONARD EMANUEL SUI (14390041). Studi Kualitas Garam Rakyat Yang Diproduksi Secara Tradisional Di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai. Di bawah bimbingan : UMBU P. L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan YUNIALDI H. TEFFU. S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Garam adalah proses penguapan air laut dan bantuan matahari, dimana air laut merupakan tempat bermuaranya sungai, baik sungai besar maupun kecil. Kelurahan Reo merupakan Kelurahan yang terletak di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Petani garam di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai melakukan produksi garam menggunakan teknik tradisional yaitu dengan cara menguapkan air laut pada sebidang tanah dengan bantuan sinar matahari dan angin sebagai sumber energi penguapan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam secara tradisional di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai, mengetahui organoleptik (bau dan warna), kandungan mineral (Mg, K, Ca), logam berat (Pb dan Cd), kadar air, NaCl dan iodium pada garam rakyat yang diproduksi oleh masyarakat Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan (September-Oktober) 2019 di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai untuk pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pengujian organoleptik dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Kupang untuk pengujian sampel kadar air sedangkan Laboratorium PT. Saraswati Indo Genetech, Bogor untuk pengujian mineral, logam berat, kadar NaCl dan iodium. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam kualitas garam rakyat yang diproduksi secara tradisional di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai yaitu kadar air berkisar 2,03-2,94%, organoleptik parameter warna putih normal, organoleptik parameter bau normal tidak berbau, kadar NaCl 75,44%, kadar iodium 1,54 mg/kg, magnesium 496,98 mg/100 g, kalium 170,32 mg/100 g dan kalsium 122 mg/100 g. Dari hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan Teknik produksi garam tambak tradisional di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai meliputi pengisian air laut ke petak penampungan dibiarkan selama 1 hari, pengaliran air ke 10 petak tambak dibiarkan selama 5 hari, air dari setiap petak dialirkan ke petak penampungan dibiarkan selama 1 minggu, pengaliran air tua ke 13 meja tambak dan dijemur selama 1 minggu, penggarukan dan pengumpulan, pengangkutan, pencucian, pengeringan, packing dan distribusi. Garam tambak tradisional yang diproduksi di Kelurahan Reo, Kabupaten Manggarai untuk pengujian organoleptik warna dan bau tergolong pada garam kualitas baik, kadar air 2,03-2,94%, NaCl 75,44%, iodium 1,54 mg/kg, magnesium 496,98 mg/100 g, kalium 170,32 mg/100 g, kalsium 122 mg/100 g dan logam berat timbal dan kadmium tidak terdeteksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembuatan garam di Kelurahan Oesapa Barat umumnya melalui penyaringan dengan mengunakan karung plastik sehingga kualitas garam yang dihasilkan kurang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya yang ingin dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl pada garam rakyat dengan modifikasi teknik penyaringan mengunakan ijuk yang dikombinasikan dengan penyaringan menggunakan sistim berlapis menggunakan ijuk, kerikil dan pasir. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan alat masak yang sudah dimodifikasi dari plat drum. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan September-November 2020 bertempat di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei, pembuatan garam dan pengambilan sampel. Sedangkan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Ganethech, Bogor untuk pengujian Kadar Air, NaCl, iodium, mineral (magnesium dan kalsium). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat masak modifikasi dari plat drum pada kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu kadar air berkisar antara 4,41-5,23%, kadar NaCl 91,02%, kadar iodium 79,69 mg/kg, mineral magnesium 183,70 mg/100 g dan mineral kalsium 503,70 mg/100 g.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam dan bahkan sudah menjadi rutinitas tahunan dan menjadi mata pencaharian yang menunjang untuk kehidupan setiap harinya. Alat masak yang dimodifikasi menggunakan drum yang telah dibelah secara vertikal menjadi dua bagian dan diberi rangka yang terbuat dari besi dan pada bagian rangkanya ditutupi dengan aluminium. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu April-Mei 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk perhitungan rendemen dan pengujian organoleptik (warna dan bau) serta di Loboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian logam berat (Pb, Hg, dan Cu). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat menggunakan alat modifikasi pada kelompok Tiberias, di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu rendemen 89,50%, organoleptik parameter warna pada pemasakan hari pertama yaitu putih normal 90% dan putih kecokelatan 10%, sedangkan pada pemasakan hari ke lima dan hari ke sepuluh yaitu putih normal 100%, organoleptik parameter bau pada pemasakan hari pertama, ke lima dan ke sepuluh yaitu normal tidak berbau 100% dan logam berat (timbal, merkuri dan tembaga) tidak terdeteksi.