Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Dana Perimbangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DANA PERIMBANGAN TERHADAP PAD DENGAN BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN (TTS)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Menurut Baldric Siregar (2015:31) dalam bukunya yang berjudul Akuntansi Sektor Publik, Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaandesentralisasi”. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap PAD dengan belanja modal sebagai variable Intervening Kabupaten Timur Tengah Selatan.Objek penelitian ini adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Timor Tengah Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah data Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus pada pemerintah daerah kabupaten Timor Tengah selatan yang meliputi 32 kecamatan. Pada penelitian ini sampel di ambil dengan metode sampling Jenuh.Sampling Jenuh adalah teknik penetuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kuantitaf, yaitu dengan mengumpulkan, mengolah dengan perhitungan dengan menggunakan Uji Statistik Deskriptif , Uji Asumsi Klasik, dan Analisis Jalur (Path Analisys). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Studi dokumentasi. Studi dokumentasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan cara mendapatkan dokumen dokumen keuangan pada bagian akuntansi atau keuangan yang bersesuaian dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa dana perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD dengan belanja modal sebagai variabel intervening kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ). Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rico Novianto dan Rafiudin Hanafiah (2015), dan Ebit Julianti Darwanis Jalaluddin (2012), dimanan ditemukan bahwa dana perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal daerah. Kata Kunci : Dana Perimbangan, Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap belanja modal (studi kasus pada pemerintah kabupaten Kupang)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL (Studi Kusus Pada Pemerintah Kabupaten Kupang) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Pendapan Asli Daerah Terhadap Belanja Modal dan pengaruh Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal. Adapun obyek dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu penulis mengumpulkan data historis berupa Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan yang dan data Belanja Modal yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kupang tahun anggaran 2011 sampai dengan 2020. Populasi dalam penelitian ini berupa seluruh laporan keuangan yang dianggarkan, direalisasi dan dipublikasikan di wilayah kerja pemerintah kabupaten kupang dalam bentuk laporan Realisasi Anggaran sejak berdirinya kabupaten kupang. Sedangkan sampel yang digunakan yaitu data pendapatan asli daearah, dana perimbangan dan belanja modal yang ada dalam laporan realisasi Anggaran tahun 2011-2020 pada Pemerintah Kabupaten Kupang. Dari hasil penelitian dengan menggunakan metode regresi linear berganda pada SPSS Versi 26.0 menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Belanja Modal dalam arti bahwa semakin besar Pendapatan Asli Daerah maka Belanja Modal semakin meningkat begitu pula sebaliknya apabila Pendapatan Asli Daerah semakin menurun maka Belanja Modal akan mengalami penurunan pada Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2011-2020. Sedangkan untuk Dana Perimbangan tidak berpengaruh terhadap Belanja Modal bahwa peningkatan ataupun penurunan Dana Perimbangan tidak mempengaruhi setiap transfer dana untuk belanja pemerintah kabupaten kupang termasuk belanja modal Pada Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2011 sampai 2020.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal Di Pemerintah Kota Dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah memberikan dampak yang luas bagi pelaksanaan otonomi daerah. Dengan diberikannya otonomi daerah tersebut setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan secara lebih mandiri. Kemandirian keuangan daerah diharapkan bisa terwujud dengan otonomi daerah karena tentunya pemerintah pusat menyadari bahwa yang paling mengetahui kondisi daerah adalah pemerintah daerah itu sendiri. baik dari segi permasalahan yang ada sampai kesumber-sumber pendapatan yang bisa digali oleh pemerintah daerah tersebut. Komponen pendapatan daerah berdasarkan UU nomor 33 tahun 2004 pasal 10 yang menyatakan bahwa yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah bukan hanya pendapatan asli daerah, namun ada transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana perimbangan. Hasil penelitian sebelumnya yang menguji Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja Modal dilakukakan oleh Susanti dan Pahlevi (2016), ditemukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Namun, hasil yang berbeda ditemukan dalam Penelitian yang dilakukan oleh Nurlis (2016), bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Rincian persoalan dalam penilitian ini adalah apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal di pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggar Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal di Pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan smapel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat dari Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan pemerintah daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder yang bersumber dari dokumen laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan secara masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Modal. Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dengan Uji T. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap variabel Belanja Modal sebesar 73% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R square sebesar 0,730 sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN ROTE NDAO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

x PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA) KABUPATEN ROTE NDAO FRANSISKA MARIA MAGDALENA HEU 17191676 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI ABSTRAKSI Kinerja Keuangan Daerah merupakan tingkat capaian hasil kerja daerah dibidang keuangan untuk mengetahui kemampuan suatu daerah dalam mengelola keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Daerah, dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kabupaten Rote Ndao pada tahun 2016 sampai Tahun 2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode sampling jenuh yaitu pemilihan sampel dengan mengambil seluruh data populasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 5. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. xi Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS ( Statistical Product and Service Solution ) versi 16.0. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah : (1) Dana Perimbangan berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,103 dengan demikian hipotesis diterima. (2) Belanja Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,363 dengan demikian hipotesis diterima. (3) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,084 dengan demikian hipotesis diterima.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA BARAT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Dibimbing Oleh Pembimbing I Bapak Drs. Robert Alex Serang ,M.Si dan Pembimbing II Ibu Yuningsih Nita Kristiani, SST.,M.Ak dengan diuji oleh Ibu Helda M. Ala, SE.,M.Si dan Ibu Herry A. Manubulu, S.Sos., M.Si. Persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat? 2. Apakah dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan: 1. Mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat 2. Mengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu: (a) Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah (Menurut Mardiasmo (2002) Pendapatan Asli Daerah merupakan suatu komponen yang sangat menentukan hasil tidaknya kemandirian pemerintah Kabupaten atau Kota dalam rangka otonomi daerah saat ini. Salah satu komponen yang sangat diperhatikan dalam menentukan tigkat kemandirian daerah dalam rangka otonomi daerah adalah sektor Pendapatan Asli Daerah (Samsubar Saleh 2003) (b) Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah (otonomi) untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana perimbangan adalah untuk membantu daerah dalam mendanai kewenangannya, juga bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan pemerintah antara pusat dan daerah serta untuk mengurangi kesenjangan pendanaan pemerintah antara daerah (c) Belanja Modal merupakan pengeluaran anggaran yang dilakukan dalam rangka perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi Menurut Halim (2007 : 101). Populasi dalam penelitian ini adalah mulai dari tahun 2010 sampai tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode dokumentasi, yaitu untuk memperoleh data ataupun informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji kolerasi sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap belanja modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b = -2,545 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah tidak signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung nilai t-tabel (-2,103 0,170). Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap Belanja Modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b=0,978 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung > nilai t tabel (2,462 > 0,133 (α = 10%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail