ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan kontribusi pajak bumi dan bangunan yang menjadi sumber pendapatan asli daerah Kabuapten Sabu Raiijua. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan ralisasi APBD Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2009-2021, Sehingga dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah Laporan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) tahun 2018-2021.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu mengumpulkan dokumentasi, yaitu dengan cara mempelajari dokumen-dokumen atau catatan laporan keuangan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua, dan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penetapan target pbb p2 di Kabupaten Sabu Raijua tahun 2018-2021 belumlah optimal apabila dibandingkan dengan potensi yang ada. Jika potensi penerimaan pbb p2 di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2021 adalah sebesar Rp4.762.396.439 dibandingkan dengan realisasi penerimaan PBB-P2 Kabupaten Sabu Raijua tahun 2021 yang merupakan tahun dengan target PBB P2 tertinggi yaitu sebesar Rp470.359.354 yang persentase potensinya sebesar 9,87%. Hal ini menunjukkan realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2018-2021 masih kurang maksimal jika dibandingkan dengan potensi yang ada.
Hasil ini juga menunjukkan bahwa pendapatan pajak bumi dan bangunan belum dapat mencapai target yang diharapkan. Tingkat kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan pedesaan dan perkotaan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2018-2021 dikategorikan sangat kurang dengan nilai presentase rata-rata 1,38%.
Kesimpulan penelitian ini masih banyak potensi Pajak Bumi Dan Bangunan di Kabupaten Sabu Raijua yang belum terdaftar/terdata oleh pihak Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab rendahnya kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sabu Raijua.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul :”Analisis Trend Atas Kontribusi Laba Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pada BUMD PD Pasar Kota Kupang)”
Kemandirian daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal menjadi isu yang dihadapi oleh setiap Pemerintahan Daerah, karena kebutuhan daerah (fiscal need) yang tidak seimbang dengan kapisitas fiskal (fiscal capacity) akan menimbulkan kesenjangan fiskal (fiscal gap). Pemerintah Daerah dituntut harus dapat meningkatkan PAD tanpa harus melanggar norma-norma dengan cara mengoptimalisasi potensi yang ada.
Pemerintah Daerah harus berusaha melakukan pengelolaan penerimaan daerah secara cermat, tepat dan hati-hati. Pemerintah Daerah harus menjamin bahwa semua potensi penerimaan telah terkumpul dan dicatat ke dalam sistem akuntansi pemerintahan daerah. Aspek utama dalam manajemen penerimaan daerah yang perlu mendapat perhatiaan serius adalah pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAD harus menjadi bagian sumber keuangan terbesar bagi pelaksanaan otonomi daerah. Hal ini menunjukkan bahwa PAD merupakan tolak ukur terpenting bagi kemampuan daerah dalam menyelenggarakan dan mewujudkan otonomi daerah, sehingga PAD mencerminkan kemandirian suatu daerah. Untuk menciptakan penerimaan PAD melalui hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tersebut, dilakukan antara lain melalui pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di berbagai provinsi.
Dengan adanya BUMD diyakini mampu memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar untuk perkembangan perekonomian bagi masyarakat didaerah. Tujuan utama dibentuknya BUMD adalah guna membantu melaksanakan pembangunan daerah, dan mendorong kegiatan ekonomi daerah, menciptakan kesempatan kerja, menyediakan jasa pelayanan sosial dan memberikan kontribusi terhadap PAD.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah bagaimana potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend.
Kontribusi ialah suatu bentuk sumbangan berupa material (uang) yang dapat berupa sokongan atau sumbangan. Kontribusi keuntungan BUMD adalah sesuatu yang diberikan oleh BUMD baik dalam bentuk sumbangan atau dana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang berguna untuk membantu mendorong pembangunan daerah.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD bertujuan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.
Populasi pada penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2019-2022 dan dokumen lainnya yang memuat informasi mengenai BUMD, sedangkan wawancara dilakukan dengan kepala bagian keuangan BUMD di Kota Kupang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini data yang dianalisis adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun anggaran 2019-2022. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif pada analisis pendahuluan dimana analisis deskriptif tersebut digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Pada analisis lanjutan data analisis deskriptif dihitung menggunakan rumus analisis kontribusi dan analisis trend.
Berdasarkan pembahasan hasil analisis diatas peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
Retribusi pelayanan pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun 2023-2027 tergolong cukup berkontribusi dengan persentase 2,8%. kontribusi ini menunjukan keaktifan yang diberikan oleh PD Pasar dalam menyetorkan laba perusahaan tersebut kepada PAD yang menandakan bahwa perusahaan tersebut masih produktif dalam pengelolaan kinerjanya meskipun belum secara maksimal.
Estimasi penerimaan retribusi pelayanan pasar melalui analisis trend untuk tahun 2023-2027 mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 656.344.000 diestimasikan menjadi Rp 902.066.167,8 pada tahun 2023 yang kemudian diikuti dengan peningkatan kontribusi laba PD Pasar terhadap PAD yang ikut mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 229.720.400 diestimasikan menjadi Rp 315.723.159.
Berdasarkan pada kesimpulan dan keterbatasan penelitian maka saran dari penulis untuk penelitian selanjutnya adalah membuat peraturan yang mengatur perencanaan/perumusan potensi dan target pendapatan asli daerah . Pemerintah daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatannya yang telah ada melalui peningkatan fasilitas bagi para pedagang agar mereka nyaman saat berjualan. Selain itu, Pemerintah daerah sebaiknya melakukan penyuluhan atau pemberitahuan tentang pentingnya membayar retribusi daerah seperti retribusi pelayanan pasar, sehingga diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat meningkatkan kepatuhan membayar retribusi. Selain itu di harapkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan, pariwisata, perindustrian agar dapat bersama-sama memikirkan langkah-langkah yang tepat demi memajukan penerimaan pendapatan asli daerah Kota Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. Dengan begitu adanya pelaksanaan pambangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah, dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kabupaten dan kota. Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu sumber pendapatan suatu daerah dari potensi - potensi yang dimiliki oleh daerah itu sendiri. Daerah yang berpotensi besar dari sumber daya alamnya serta ditunjang dengan sarana maupun prasarana yang memadai akan berpengaruh pada tingkat produktivitas masyarakatnya pada daerah tersebut yang pada akhirnya akan menambah pendapatan asli daerah (PAD). Jika PAD suatu daerah meningkat, maka dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah akan lebih tinggi sehingga pemerintah daerah akan berinsiatif untuk lebih menggali sumber potensi – potensi daerah.
Penelitian ini dilalukan di kabupaten Malaka dengan judul Pengaruh pertumbuhan Ekonomi terhadap Pendapatan Asli daerah di Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian yan dilakukan untuk mengetahui Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Malaka. Penelitian di lakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik (BPS).
Konsep utama dalam penelitian ini adalah Pengaruh pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pendapatan Asli Daerah, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat di ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap pendapatan asli daerah, yang ditunjukan dengan korelasi sebesar -7108,023. Artinya apabila pertumbuhan ekonomi meningkat 1%, maka pendapatan asli daerah turun sebesar -7108,023. Dengan demikian bahwa hipotesis yang di kemukakan dapat di terima.
Pertumbuhan Ekonomi suatu daerah baik, maka pemerintah daerah setempat akan terus meningkatkan Belanja Modalnya dari tahun ke tahun guna melengkapi dan memperbaiki sarana dan prasarana, tetapi disesuaikan pada tahun anggaran. Kemampuan daerah untuk menyediakan sumber-sumber pendapatan yang berasal dari daerah sangat tergantung pada kemampuan merealisasikan potensi ekonomi daerah setempat menjadi bentuk-bentuk kegiatan ekonomi yang mampu menciptakan penerimaan daerah untuk membiayai pembangunan tersebut ( Sri Ayem, 2018)
Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BELANJA LANGSUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG (Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Kupang) Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja langsung terhadap pendapatan asli daerah yang dilihat melalui post-post belanja langsung yaitu belanja pegawai, belanja narang dan jasa dan belanja modal terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil penelitian yang diakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik Di Kota Kupang dan sumber-sumber lainya dari tahun 2015-2019. Yang menjadi kendala/masalah pemerintah kota kupang dalam penelitian ini yaitu tingginya pengeluaran/belanja pemerintah kota kupang dibandingkan dengan pendapatan pemerintah kota kupang. Hasil pengujian data menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh hasil sebagai berikut : dari hasil analisis regresi diperoleh dapat diketahui bahwa secara bersama-sama variabel independennya memiliki pengaruh yang signifikaan terhadap variabel dependen hal ini yang dibuktikan dari nilai Fhitung sebesar 235.818 lebih besar dibandingkan dengan Ftabel 18.00 dengan nilai signifikan (sig) 0,001. Karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa belanja pegawai,belanja barang dan jasa, dan belanja modal secara bersama-sama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial bahwa : Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja pegawai terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 dan thitung 15.356 > 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β1>0) diterima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja pegawai secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja barang dan jasa terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,017 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.343 2.353 ttabel maka Ho (β2=0) di tolak dan Ha (β10) di terima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja barang dan jasa secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja modal terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,061 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.371 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β10) Hal ini berarti bahwa variabel belanja modal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Jadi berdasarkan hasil pengujian secara parsial masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen dapat dilihat bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pendaptan asli daerah di Kota Kupang adalah belanja pegawai dengan t-hitung sebesar 15.356 dan tingkat signifikan sebesar 0,001 dibandingkan dengan t-hitung belanja barang dan jasa dan belanja modal yang memperoleh nilai sebesar 0.343 dan 0.371. Sehingga pemerintah Kota Kupang harus lebih memperhatikan alokasi Belanja Pegawai karena belanja pegawai yang paling berpengaruh agar tidak berdampak pada PAD di Kota Kupang. Kata Kunci : Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Modal, dan Pendapatan Asli Daerah
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
x
PENGARUH DANA PERIMBANGAN, BELANJA DAERAH, DAN
PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN
DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH (BAPENDA)
KABUPATEN ROTE NDAO
FRANSISKA MARIA MAGDALENA HEU
17191676
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
ABSTRAKSI
Kinerja Keuangan Daerah merupakan tingkat capaian hasil kerja daerah
dibidang keuangan untuk mengetahui kemampuan suatu daerah dalam mengelola
keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dana
Perimbangan, Belanja Daerah, dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Kinerja
Keuangan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Populasi yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kabupaten Rote Ndao pada tahun 2016 sampai Tahun 2020.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode sampling
jenuh yaitu pemilihan sampel dengan mengambil seluruh data populasi. Jenis
penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan sampel yang di gunakan dalam
penelitian ini sebanyak 5. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang
diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. xi
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis
regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS ( Statistical Product
and Service Solution ) versi 16.0.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah : (1) Dana Perimbangan
berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,103 dengan
demikian hipotesis diterima. (2) Belanja Daerah berpengaruh terhadap Kinerja
Keuangan Daerah dengan nilai sig = 0,363 dengan demikian hipotesis diterima.
(3) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan Daerah
dengan nilai sig = 0,084 dengan demikian hipotesis diterima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA KUPANG TAHUN ANGGARAN 2016-2020 Penelitian ini berjudul “Efisiensi Dan Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang”. Masalah dalam penelitian ini adalah “efisiensi dan efektifitas pengelolaan pendapatan asli daerah di Kota Kupang” Serta yang menjadi persoalan penelitian ini adalah : Bagaimana Efisiensi Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang dan Bagaimana Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang? Efesiensi dan Efektifitas rasio keuangan pada Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang serta Untuk menganalisis tingkat efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode analisis data Deskriptif. Hasi penelitian ini menunjukan bahwa Tingkat efisiensi pendapatan asli daerah pada Pendapatan daerah Kota Kupang pada tahun 2016-2020 dikatakan cukup efisien karena menghasilkan rasio tingkat efisiensi lebih kecil dari 100%. Ini menandakan bahwa Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang telah melakukan pendapatan asli daerah dengan baik. Sedangkan Tingkat efektivitas pendapatan asli daerah pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang pada tahun 2017 dikatakan efektif dan menghasilkan rasio tingkat efektivitas yaitu 92,67%. Dan pada tahun 2018 dikatakan efektif karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas yaitu 92.58% pada tahun 2019 di katakan tidak efetif karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas yaitu 10,06 pada tahun 2020 tingkat efekltifitasnya dikatakan cukup efektif karena menghasilkan tingkat rasio 99,24%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2018-2020” tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui berapa besarnya kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Rote Ndao tahun 2018-2020,(2) untuk mengetahui berapa besarnya kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Rote Ndao tahun 2018-2020. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kauantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Badan Pendapatan Kabupaten Rote Ndao dengan objek penelitian besarnya PAD tahun 2018-2020. Penelitian ini menggunakan mmetode dokumentasi dengan menggunakan analisis data yaitu analisis kontribusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah Di Kabupaten Rote Ndao rata-rata mencapai 28,84% sehingga dapat dikategorikan sedang.(2)hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah Di Kabupaten Rote Ndao rata-rata mencapai 20,45% sehingga dapat dikategorikan sedang Kata kunci : pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan asli daerah