Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: SERMI HUSDAYANTI MALE
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA BARAT

2021•Koleksi Perpustakaan

Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Dibimbing Oleh Pembimbing I Bapak Drs. Robert Alex Serang ,M.Si dan Pembimbing II Ibu Yuningsih Nita Kristiani, SST.,M.Ak dengan diuji oleh Ibu Helda M. Ala, SE.,M.Si dan Ibu Herry A. Manubulu, S.Sos., M.Si. Persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat? 2. Apakah dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan: 1. Mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat 2. Mengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu: (a) Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah (Menurut Mardiasmo (2002) Pendapatan Asli Daerah merupakan suatu komponen yang sangat menentukan hasil tidaknya kemandirian pemerintah Kabupaten atau Kota dalam rangka otonomi daerah saat ini. Salah satu komponen yang sangat diperhatikan dalam menentukan tigkat kemandirian daerah dalam rangka otonomi daerah adalah sektor Pendapatan Asli Daerah (Samsubar Saleh 2003) (b) Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah (otonomi) untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana perimbangan adalah untuk membantu daerah dalam mendanai kewenangannya, juga bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan pemerintah antara pusat dan daerah serta untuk mengurangi kesenjangan pendanaan pemerintah antara daerah (c) Belanja Modal merupakan pengeluaran anggaran yang dilakukan dalam rangka perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi Menurut Halim (2007 : 101). Populasi dalam penelitian ini adalah mulai dari tahun 2010 sampai tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode dokumentasi, yaitu untuk memperoleh data ataupun informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji kolerasi sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap belanja modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b = -2,545 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah tidak signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung nilai t-tabel (-2,103 0,170). Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap Belanja Modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b=0,978 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung > nilai t tabel (2,462 > 0,133 (α = 10%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA BARAT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Dibimbing Oleh Pembimbing I Bapak Drs. Robert Alex Serang ,M.Si dan Pembimbing II Ibu Yuningsih Nita Kristiani, SST.,M.Ak dengan diuji oleh Ibu Helda M. Ala, SE.,M.Si dan Ibu Herry A. Manubulu, S.Sos., M.Si. Persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat? 2. Apakah dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan: 1. Mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat 2. Mengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu: (a) Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah (Menurut Mardiasmo (2002) Pendapatan Asli Daerah merupakan suatu komponen yang sangat menentukan hasil tidaknya kemandirian pemerintah Kabupaten atau Kota dalam rangka otonomi daerah saat ini. Salah satu komponen yang sangat diperhatikan dalam menentukan tigkat kemandirian daerah dalam rangka otonomi daerah adalah sektor Pendapatan Asli Daerah (Samsubar Saleh 2003) (b) Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah (otonomi) untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana perimbangan adalah untuk membantu daerah dalam mendanai kewenangannya, juga bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan pemerintah antara pusat dan daerah serta untuk mengurangi kesenjangan pendanaan pemerintah antara daerah (c) Belanja Modal merupakan pengeluaran anggaran yang dilakukan dalam rangka perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi Menurut Halim (2007 : 101). Populasi dalam penelitian ini adalah mulai dari tahun 2010 sampai tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode dokumentasi, yaitu untuk memperoleh data ataupun informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji kolerasi sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap belanja modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b = -2,545 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah tidak signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung nilai t-tabel (-2,103 0,170). Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap Belanja Modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b=0,978 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung > nilai t tabel (2,462 > 0,133 (α = 10%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail