ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pemanfaatan Tumbuhan Krokot( Portulaca oleracea L.) Pada Pembuatan Brownies Kukus
Kase, I. Y* Ballo, A ** Bullu, I. N**
Tumbuhankrokot (PortulacaoleraceaL.) adalahtumbuhan yang tumbuh liar di lapangandandapattumbuh di daerah yang berpasirdantanahliat.Tepungkrokotmerupakanhasilolahandaribahandasartumbuhankrokotyaitudaridaunkrokot.Brownies merupakankueberteksturlembutdanpadat, berwarnacokelatkehitamandanmemiliki rasa khascokelat.Tujuan dari penelitianadalahuntukmengetahuikualitasorganoleptik brownies kukus daritepungkrokot. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan yaitu A0 (100% Tepung terigu : 0 ( Kontrol)), A1 ( 25% Tepung terigu : 75% Tepung krokot), A3 ( 50% tepung terigu : 50% tepung Krokot), A4( 75% tepung terigu : 25% tepung krokot), dan A4( 100% tepung krokot). Parameter yang diuji yaitu uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penilaian panelis terhadap tingkat kesukaan brownies terhadap aspek warna terdapat pada perlakuan A3, aspek aroma terdapat pada perlakuan A4, aspek rasa terdapat pada perlakuan A1, dan aspek tekstur terdapat pada perlakuan A3. Berdasarkan hasil Two Way ANOVAdidapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test ( DMRT) pada taraf signifikan 5%.
Kata kunci :Krokot, TepungKrokot, Brownies, UjiOrganoleptik
Keterangan: *) Penulis
**) Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BERAS KETAN HITAM PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP PENERIMAAN SENSORIK BROWNIES KUKUS (Yovita Namok) (Ir. Andreas I. Medah, MP.1) (Ir. I. D. A. A. R. R. Adi, MP.2) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Pembuatan brownies kukus dengan penggunaan tepung beras ketan hitam sebagai bahan substitusi merupakan sebuah upaya untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap tepung terigu. Selain itu dari segi nutrisi beras ketan hitam mengandung nilai gizi cukup tinggi namun kemanfaatan beras ketan hitam saat ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui substitusi tepung beras ketan hitam pada tepung terigu terhadap penerimaan sensorik brownies kukus. penelitian ini dilakukan di Laboratorium Procesing Pertanian Universitas Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 kali perlakuan dan 3 kali ulangan. Tepung terigu yang digunakan sebanyak 500 gram dengan masing-masing perlakuan adalah (A) 0% (Kontrol), (B),substitusi tepung beras ketan hitam 20% + tepung terigu 400 gram, (C), substitusi tepung beras ketan hitam 25% + tepung terigu 375 gram dan (D), substitusi tepung beras ketan hitam 30% + tepung terigu 350 gram.Variabel yang diamati adalah pengujian sensorik terhadap warna, rasa, tekstur, dan aroma. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengujian sensorik pada warna yang sangat disukaui (3,622), rasa yang sangat disukai (3,767), tekstur yang sangat disukai (3.733) dan aroma sangat disukai (3,644) yang di peroleh dari perlakuan B dengan substitusi tepung beras ketan hitam sebesar 20%. Dan kadar air produk brownies kukus yang paling rendah terdapat pada perlakuan D dengan nilai 22,550%. Kata kunci: Kue Brownies Kukus, Organoleptik, Kimia *(Peneliti) **(Pembimbing)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Johan Tamu Ama; Melkianus Nuhamara; I. D. A. A. R. R. Adi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat substitusi tepung sukun pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownis kukus dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung sukun terbaik pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownies kukus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di cobakan dalam penelitian ini yaitu :P0 (kontrol) = Tepung Terigu 100% tanpa adanya substitusi tepung sukun; P1 = 60% Tepung Terigu + 40% Tepung Sukun; P2 = 55% Tepung Terigu + 45% Tepung Sukun; P3= 50% Tepung Terigu + 50% Tepung Sukun dan P4 = 45% Tepung Terigu + 55% Tepung Sukun. Adapun parameter yang akan diamati dalam penelitian adalah karakteristik organoleptik berupa warna, rasa, aroma, tekstur.Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (55%) Tepung Sukun dengan nilai warna 4.622, Aroma 4.822, Rasa 4.600 dan Tekstur 4.489.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BEKATUL BERAS MEMBRAMO PADA TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN BROWNIES KUKUS
Lusiana Raba)* M. Nuhamara)** I.D.A.A.R.R.Adi)**
Penelitian ini merupakan substitusi tepung bekatul beras membramo terhadap tepung terigu dalam pembuatan brownies kukus yang telah dilaksanakan di Laboratorium Prosessing Teknologi Hasil Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada bulan januari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung bekatul pada tepung terigu dalam menghasilkan karakteristik brownies kukus yang baik dan untuk mendapatkan salah satu perlakuan terbaik dalam substitusi tepung bekatul terhadap karakteristik brownies kukus yang disukai oleh konsumen. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan (Perlakuan A:100% tepung terigu, B:5% tepung bekatul, C:10% tepung bekatul, D:15% tepung bekatul). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah uji organoleptik terhadap warna, rasa dan tekstur. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 5% dengan warna (4,711) dengan kategori sangat suka, rasa (4,899)dengan kategori sangat suka, dan tekstur (4,600)dengan kategori sangat suka.
Kata kunci: bekatul, brownies kukus dan organoleptik
*Peneliti
**Pembimbing