Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: YOAN GUSELNA FUDIKOA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Relasi Kristen dan Islam

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dialog antara umat beragama Kristen dan Islam telah menjadi isu yang penting dan relevan dalam masyarakat yang semakin majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami pentingnya dialog inter-religius antara kedua agama tersebut, dengan fokus pada membangun pemahaman dan toleransi antar umat beragama, terkhususnya pemahaman Jemaat GMIT Pohonitas Manulai II. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggali literatur, serta wawancara tokoh agama, dan jemaat Kristen. Hasil analisis menunjukan bahwa dialog inter-religius merupakan instrument penting untuk menciptakan kesadaran dan saling menghargai antara umat beragama yang berbeda. Dalam konteks dialog Kristen dan Islam, ditemukan sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti perbedaan keyakinan teologis, sejarah konflik, dan mispersepsi tentang agama lain. Namun, melalui pendekatan saling mengenal dan saling mendengarkan, umat beragama dapat membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai dan ajaran masing-masing agama. Selain itu, dialog inter-religius juga berperan dalam membangun toleransi dan mengurangi prasangka terhadap agama lain. Melalui dialog yang jujur, terbuka, dan bermakna, umat Kristen dan Islam dapat menemukan kesamaan nilai-nilai universal yang menggalang persatuan dan persaudaraan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama dalam mendorong dialog inter-religius. Dengan memberikan contoh positif dan menciptakan ruang untuk dialog, pemimpin agama dapat menjadi agen perubahan yang membawa masyarakat menuju pemahaman yang lebih toleran dan pluralisme. Kesimpulannya, dialog umat beragama Kristen dan Islam adalah sarana penting untuk memperkuat hubungan antar umat beragama. Melalui dialog ini, pemahaman yang lebih baik tentang ajaran agama masing-masing dapat dibangun, dan prasangka serta konflik yang berakar pada ketidaktahuan dapat diatasi. Dengan begitu, masyarakat dapat hidup dalam harmoni dan menghormati keberagaman agama serta kepercayaan sesama umat manusia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail