Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: Juliana
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA PROVINSI NTT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK WELDI JULIANA PALLO 16410261, Analisis Pengaruh Kemampuan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur. Skripsi,Jurusan Manajemen,Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Jusuf Aboladaka,SE,M.Si dan Pembimbing 2 ibu Hermyn B.Hina,S.E.,M.Si. Peneliti menemukan bahwa Pegawai pada Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur berjumlah 92 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu motivasi pegawai bagian operasional,mengetahui tingkat kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan dan pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan mengambil responden adalah pegawai bagian operasional. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 92 orang dan hanya 52 kuisioner yang kembali dan dapat diolah oleh penulis.ada tiga tekhnik analisis yang digunakan untuk menganalisis data,yaitu analisis tingkat motivasi,analisis tingkat kemampuan kerja pegawai dan analisis regresi linear berganda. Analisis pertama dilakukan untuk mengetahui tingkat motivasi pegawai bagian operasional,analisis kedua dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan kerja pegawai bagian operasional dan analisis ketiga dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai ditinjau dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat motivasi karyawan bagian operasional pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan hasil jawaban responden termasuk dalam kategori tinggi (56%) tingkat kemampuan pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyaraka dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam menyelesaikan pekerjaan berdasarkan hasil jawaban responden termasuk dalam kategori rendah (44%). Hasil dengan analisis regresi linear berganda menunjukan bahwa terdapat pengaruh motivasi pegawai terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan demikian diketahui bahwa tinggi rendahnya kemampuan menyelesaikan pekerjaan pegawai lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain dari motivasi,mungkin seperti lingkungan kerja, sistim kerja dan lain-lain. Kata kunci : Kemampuan kerja,Motivasi kerja dan Kinerja pegawai

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI STUDI PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KELURAHAN SULAMU

2026•Koleksi Perpustakaan

Studi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kelurahan Sulamu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan skala usaha secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  di Kelurahan Sulamu, serta menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan skala usaha secara simultan terhadap penggunaan informasi akuntansi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  di Kelurahan Sulamu. Variabel dalam penelitian ini adalah Pengetahuan Akuntansi (X1), Skala Usaha (X2), dan Penggunaan Informasi Akuntansi (Y). Populasi dalam penelitian ini yaitu UMKM yang berada di Kelurahan Sulamu sebanyak 149 usaha sedangkan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 60 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei dengan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik, analisis linear berganda, uji koefisien determinasi, uji t dengan bantuan Software SPSS. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh bahwa pengetahuan akuntansi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi. Ditemukan juga bahwa skala usaha berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor kebutuhan yang ditentukan oleh ukuran usaha lebih dominan dari pada kemampuan memahami akuntansi dalam menentukan penggunaan informasi akuntansi sehingga penggunaan informasi akuntansi tidak tergantung pada seberapa paham seseorang tentang akuntansi, melainkan pada seberapa besar atau kompleks usaha yang di kelola karena skala usaha yang berbeda membuat informasi akuntansi menjadi perlu atau tidak perlu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI STUDI PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KELURAHAN SULAMU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kelurahan Sulamu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan skala usaha secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  di Kelurahan Sulamu, serta menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan skala usaha secara simultan terhadap penggunaan informasi akuntansi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  di Kelurahan Sulamu. Variabel dalam penelitian ini adalah Pengetahuan Akuntansi (X1), Skala Usaha (X2), dan Penggunaan Informasi Akuntansi (Y). Populasi dalam penelitian ini yaitu UMKM yang berada di Kelurahan Sulamu sebanyak 149 usaha sedangkan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 60 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei dengan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik, analisis linear berganda, uji koefisien determinasi, uji t dengan bantuan Software SPSS. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh bahwa pengetahuan akuntansi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi. Ditemukan juga bahwa skala usaha berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor kebutuhan yang ditentukan oleh ukuran usaha lebih dominan dari pada kemampuan memahami akuntansi dalam menentukan penggunaan informasi akuntansi sehingga penggunaan informasi akuntansi tidak tergantung pada seberapa paham seseorang tentang akuntansi, melainkan pada seberapa besar atau kompleks usaha yang di kelola karena skala usaha yang berbeda membuat informasi akuntansi menjadi perlu atau tidak perlu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DASAR-DASAR MANAJEMEN

2025•Koleksi Perpustakaan

Buku Dasar-dasar Manajemen dibuat untuk mengulas secara rinci agar pembaca menjadi tertarik dan termotivasi untuk terus mempelajari dan mengembangkan peluang di bidang manajemen sehingga dapat meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa khususnya sense of business sehingga akan tercipta manajer-manajer handal di bidangnya, serta dapat menumbuhkan manajer-manajer yang proaktif dan berpendidikan tinggi, membangun networking dengan segala jenis bisnis baik di dalam maupun luar negeri. Semoga melalui buku ini diharapkan akan timbul minat dan semangat menjadi manajer-manajer yang kreatif, inovatif, dan optimis dalam menciptakan sesuatu yang baru demi meraih sukses dalam persaingan global. Banyak cara yang bisa dilakukan orang agar tujuannya dapat tercapai. Sebagian orang memandang bahwa untuk mencapai tujuan hidupnya hanya akan dapat dicapai apabila orang tersebut mau bekerja keras dan tidak semata-mata menggantungkan hidupnya pada orang lain. Dalam perkembangan zaman, pemenuhan kebutuhan ataupun pencapaian tujuan hidup tidak lagi sesederhana seperti yang dilakukan masyarakat tradisional. Masyarakat modern sudah mulai memikirkan perlunya bekerja sama dan saling berinteraksi antara sesama. Interaksi manusia yang satu dengan yang lainnya sering kali menimbulkan keinginan untuk hidup dalam satu kelompok, baik itu kelompok yang besar maupun kelompok kecil sekalipun. Kelompok-kelompok manusia yang di dalamnya terdapat lebih dari dua orang biasanya kita sebut sebagai anggota organisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTUMBUHAN BAYAM HIJAU (Amaranthus hybridus L.)

2023•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTUMBUHAN BAYAM (Amaranthus hybridus L.) Pandie J. P)* Rupidara A. D. N)* Solle H. R. L)* Kelapa di Indonesia merupakan jumlah tanaman produktif mencapai 73,6%. Kelapa atau Cocos nucifera adalah tanaman yang mempunyai batang yang lurus tinggi dengan buah yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah αpenggunaan arang tempurung kelapa muda (Cocos nucifera L.) sebagai media tanam berpengaruh nyata atau tidak nyata terhadap produktivitas pertumbuhan bayam hijau (Amaranthus hybridus L.). Penelitian untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari arang tempurung kelapa muda terhadap pertumbuhan tanaman bayam hijau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 0= kontrol (tanpa arang tempurung kelapa muda), perlakuan 1= 250 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 2= 500 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 3= 750 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 4= 1000 gram arang tempurung kelapa muda. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan Uji Beda Nyata (BNT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun dan diameter batang. Berdasarkan hasil penelitian pemberian arang tempurung kelapa muda terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman (fhit 23,46 > 3,48 α 0,05%) dan jumlah daun (fhit 8,44 > 3,48 α 0,05%) sedangkan memberikan pengaruh berbeda nyata pada parameter pengukuran diameter batang (fhit 4,74 > 3,48 α 0,05%). Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 1000 gram memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman bayam hijau 80,60 cm, jumlah helaian daun sebanyak 84 helai dan diameter batang 3,82 dibandingkan perlakuan lainnya. Kata kunci : Bayam, Arang Tempurung Kelapa Muda, Pertumbuhan. Keterangan :*) Peneliti, **) Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF USING YOUNG COCONUT SHELL CHARCOAL (Cocos nucifera L.) ON THE PRODUCTIVITY OF SPINACH (Amaranthus hybridus L.) GROWTH Pandie P. J)* Rupidara A. D. N)* Solle H. R. L)* As a country located in the tropics, Indonesia is one of the largest coconut producers in the world. The area of coconut plantations in Indonesia in 2005 reached 3.29 million ha with 73.6% productive plants. Coconut or Cocos nucifera is a plant that has a tall, straight stem with large fruit . This study aims to determine whether the use of young coconut shell charcoal ( Cocos nucifera L.) as a planting medium has a significant or no significant effect on the growth productivity of green spinach (Amaranthus hybridus L. ). Research to determine the best concentration of young coconut shell charcoal ( Cocos nucifera L.) on the growth of green spinach (Amaranthus hybridus L. ). The method used in this study was an experimental method using a randomized block design (RAK ) with treatment 0= control (without young coconut shell charcoal ), treatment 1= 250 grams of young coconut shell charcoal, treatment 2= 500 grams of charcoal young coconut shell, treatment 3= 750 grams of young coconut shell charcoal , treatment 4= 1000 grams of young coconut shell charcoal . The data obtained were analyzed by Anova analysis of variance and then a follow-up test was carried out with the Significant Difference Test (LSD). at the level of 5%. Parameters with the average value and the overall treatment value of each repetition observed include plant height, number of leaf blades and stem diameter. Based on the results of the research giving young coconut shell charcoal to the measurement parameters had a significant effect on plant height, number of leaves and stem diameter. Fertilizer application in the 5th treatments with a concentration of 100 0 gram has a significant effect in increasing plant height growth with an average green spinach plant height of 80.60 cm, a total of 84 leaf blades and stem diameter of 3.82 compared to other treatments. Keywords :Spinach, Young Coconut Shell Charcoal, Growth Description :*) Researcher, **) Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTUMBUHAN BAYAM HIJAU (Amaranthus hybridus L.)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN ARANG TEMPURUNG KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS PERTUMBUHAN BAYAM (Amaranthus hybridus L.) Pandie J. P)* Rupidara A. D. N)* Solle H. R. L)* Kelapa di Indonesia merupakan jumlah tanaman produktif mencapai 73,6%. Kelapa atau Cocos nucifera adalah tanaman yang mempunyai batang yang lurus tinggi dengan buah yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah αpenggunaan arang tempurung kelapa muda (Cocos nucifera L.) sebagai media tanam berpengaruh nyata atau tidak nyata terhadap produktivitas pertumbuhan bayam hijau (Amaranthus hybridus L.). Penelitian untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari arang tempurung kelapa muda terhadap pertumbuhan tanaman bayam hijau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 0= kontrol (tanpa arang tempurung kelapa muda), perlakuan 1= 250 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 2= 500 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 3= 750 gram arang tempurung kelapa muda, perlakuan 4= 1000 gram arang tempurung kelapa muda. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan Uji Beda Nyata (BNT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun dan diameter batang. Berdasarkan hasil penelitian pemberian arang tempurung kelapa muda terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman (fhit 23,46 > 3,48 α 0,05%) dan jumlah daun (fhit 8,44 > 3,48 α 0,05%) sedangkan memberikan pengaruh berbeda nyata pada parameter pengukuran diameter batang (fhit 4,74 > 3,48 α 0,05%). Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 1000 gram memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman bayam hijau 80,60 cm, jumlah helaian daun sebanyak 84 helai dan diameter batang 3,82 dibandingkan perlakuan lainnya. Kata kunci : Bayam, Arang Tempurung Kelapa Muda, Pertumbuhan. Keterangan :*) Peneliti, **) Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF USING YOUNG COCONUT SHELL CHARCOAL (Cocos nucifera L.) ON THE PRODUCTIVITY OF SPINACH (Amaranthus hybridus L.) GROWTH Pandie P. J)* Rupidara A. D. N)* Solle H. R. L)* As a country located in the tropics, Indonesia is one of the largest coconut producers in the world. The area of coconut plantations in Indonesia in 2005 reached 3.29 million ha with 73.6% productive plants. Coconut or Cocos nucifera is a plant that has a tall, straight stem with large fruit . This study aims to determine whether the use of young coconut shell charcoal ( Cocos nucifera L.) as a planting medium has a significant or no significant effect on the growth productivity of green spinach (Amaranthus hybridus L. ). Research to determine the best concentration of young coconut shell charcoal ( Cocos nucifera L.) on the growth of green spinach (Amaranthus hybridus L. ). The method used in this study was an experimental method using a randomized block design (RAK ) with treatment 0= control (without young coconut shell charcoal ), treatment 1= 250 grams of young coconut shell charcoal, treatment 2= 500 grams of charcoal young coconut shell, treatment 3= 750 grams of young coconut shell charcoal , treatment 4= 1000 grams of young coconut shell charcoal . The data obtained were analyzed by Anova analysis of variance and then a follow-up test was carried out with the Significant Difference Test (LSD). at the level of 5%. Parameters with the average value and the overall treatment value of each repetition observed include plant height, number of leaf blades and stem diameter. Based on the results of the research giving young coconut shell charcoal to the measurement parameters had a significant effect on plant height, number of leaves and stem diameter. Fertilizer application in the 5th treatments with a concentration of 100 0 gram has a significant effect in increasing plant height growth with an average green spinach plant height of 80.60 cm, a total of 84 leaf blades and stem diameter of 3.82 compared to other treatments. Keywords :Spinach, Young Coconut Shell Charcoal, Growth Description :*) Researcher, **) Advisor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KELIMPAHAN JENIS KERANG (ANADARA) PADA KAWASAN PANTAI NAMODALE KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wilayah pesisir dan laut Indonesia mempunyai kekayaan dan keanekaragaman hayati (biodiversity) terbesar di dunia, yang tercermin pada keberadaan ekosistem pesisir seperti hutan mangrove, terumbu karang dan padang lamun.Salah satu jenis kekayaan sumber daya alam yang dapat ditemukan pada wilayah pesisir dan lautan yaitu kerang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kelimpahan Jenis Kerang (Anadara) pada Kawasan Pantai Namodale Desa Kuli Kecamatan LobalainKabupaten Rote Ndao dan untuk mengetahui kelimpahan kerang (anadara) yang ada pada kawasan Pantai Namodale Desa Kuli Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transek Kombinasi Metode Garis dan Transek Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Kerang yang ditemukan di perairan Pantai Namodale dikategorikan dalam 1 famili yaitu Arcidae dengan 3 spesies yaitu A. granosa, A. antiquata danA. poliiyang tersebar di 4 stasiun pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan komposisi jenis Kerang yang dinyatakan berdasarkan observasi serta melakukan pengukuran dan perhitungan kelimpahan frekuensi dan indeks keanekaragaman.Berdasarkan hasil perhitunganKelimpahan jenis kerang yang ditemukan pada lokasi penelitian stasiun lamun memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 9.25 ind/m2 dengan diikuti stasiun batu memiliki kelimpahan 4.30 ind/m2. Kerang jenis A. antiquata memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 4.10 ind/m2dengan kepadatan relatif 46.42%, Kerang jenis A. polii memiliki kelimpahan terendah yaitu 0.35 ind/m2 dengan kelimpahan relatif 5.81%.Kerang jenis A. antiquata memiliki frekuensi tertinggi yaitu 1.00% dengan kepadatan relatif 38.2% dan Kerang jenis A. polii memiliki frekuensi terendah yaitu 0.25% dengan frekuensi relatif 10.42%indeks keanekaragaman spesies Kerang yang terdapat pada stasiun mangrove 0.87, stasiun batu 0.83, stasiun pasir 1.08 dan stasiun lamun 0.97, nilai indeks keanekaragaman tersebut berada pada kateogori rendah-sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kesiapsiagaan masyarakat pesisir Desa Litamali dan Desa Rainawe terhadapan bencana tsunami

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

JULIANA DE ARAUJO (16382019). Analisis kesiapsiagaan masyarakat pesisir Desa Litamali dan Desa Rainawe. Wilson L. Tisera, S.Pi,M.Si,Ph,D sebagai Pembimbing I dan Imanuel J. Emola, S.Pi.,M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Bencana juga dapat diartikan sebagai suatu kejadian, yang disebabkan oleh alam atau karena ulah manusia, terjadi secara tiba-tiba atau perlahan-lahan, sehingga menyebabkan hilangnya jiwa manusia, harta benda dan kerusakan lingkungan, kejadian ini terjadi di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumberdayanya (UN-ISDR,2002). Tujuan penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Kecamatan Kobalima Desa Litamali dan Desa Rainawe terhadap bencana tsunami baik individu maupun komunitas. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Litamali dan Desa Rainawe Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling. Penentuan populasi diambil dari jumlah seluruh KK pada kedua desa, penentuan responden diambil dari jumlah dan karakteristikyang dimiliki oleh populasi tersebut. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap bencana tsunami di Desa Litamali dan Desa Rainawe tergolong siap dengan kisaran 70,43% dan 68,77%, perencanaan kedaruratan di Desa Litamali dan Desa Rainawe tergolong dalam kategori hampir siap dengan kisaran 62,38% dan 62,10%, sistem peringatan di Desa Litamali dan Desa Rainawe tergolong dalam kategori hampir siap dengan kisaran 62,20% dan 62,79%, tingkat mobilisasi sumberdaya di Desa Litamali tergolong dalam kategori hampir siap dengan kisaran 62,27% dan Desa Rainawe tergolong dalam kategori siap dengan kisaran 69,76%. Sementara pada tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana tsunami pada Desa Litamali tergolong dalam kategori hampir siap dengan nilai indeks 62,90% sementara Desa Rainawe tergolong dalam siap dengan nilai indeks 65,55%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail