Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 1 dari 177

BENTUK-BENTUK KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KAMPUNG SEYDON DAN WEILENG KELURAHAN ADANG KECAMATAN ALOR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR

ENOS MOLL
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk kerukunan antarumat beragama serta upaya mempertahankan kerukunan tersebut dalam kehidupan masyarakat Kampung Seydon dan Kampung Weileng, Kecamatan Alor Barat Laut. Fokus penelitian meliputi kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kehidupan beragama, kerja sama sosial lintas agama, dialog antarumat beragama, serta mekanisme penyelesaian konflik berbasis adat, budaya, dan nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan warga, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerukunan antarumat beragama di Kampung Seydon dan Weileng terwujud secara nyata dalam kehidupan sehari- hari. Masyarakat mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, khususnya persatuan, kemanusiaan, dan musyawarah, tanpa membedakan latar belakang agama. Kerja sama lintas agama terlihat dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti, pembangunan fasilitas umum, dan pelestarian lingkungan, yang melibatkan umat Kristen dan Islam secara aktif dan setara. Dialog dan musyawarah lintas agama menjadi sarana utama dalam mencegah konflik dan menyelesaikan permasalahan secara damai. Selain itu, adat dan budaya lokal, seperti sumpah adat dan upacara perdamaian, berperan penting sebagai pengikat moral dan spiritual dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerukunan umat beragama di Kampung Seydon dan Weileng merupakan proses sosial yang berkelanjutan, dibangun melalui sikap saling menghormati, keterbukaan, dialog, kerja sama sosial, serta dukungan kuat dari tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. Kerukunan tersebut tidak hanya menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis, tetapi juga menjadi teladan bagi penguatan persatuan dan integrasi sosial di tengah masyarakat multikultural.

KONTRIBUSI PEREMPUAN TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI JEMAAT GMIT KOTA KUPANG DARI TAHUN 2020 SAMPAI 2025

LEDY EIRINE
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk- bentuk kontribusi perempuan dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Jemaat GMIT Kota Kupang dari tahun 2020 sampai 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 20 informan (pendeta, majelis jemaat, dan jemaat perempuan), observasi lapangan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam pengajaran PAK sangat signifikan dan multidimensi. Bentuk kontribusi meliputi: (1) peran sebagai pengajar langsung dalam berbagai kelompok usia (PAR, Taruna, Katekisasi) dengan pendekatan kreatif dan kontekstual; (2) peran sebagai pemimpin, penggagas, dan inovator program pelayanan PAK; (3) peran sebagai pendidik utama dalam keluarga yang menjadi fondasi pendidikan iman anak; serta (4) peran sebagai integrator pengajaran dalam tugas pastoral dan diakonia. Kepekaan emosional, kemampuan multitasking, ketekunan, dan totalitas menjadi karakteristik yang mendukung efektivitas kontribusi mereka. Tantangan utama yang dihadapi meliputi konflik peran, keterbatasan literatur, dan tekanan sosial- keluarga, namun didukung oleh kepercayaan jemaat, jejaring internal, dan landasan teologis yang inklusif. Kontribusi perempuan memberikan dampak nyata terhadap pembentukan iman generasi muda, penguatan keluarga Kristen, dinamika pelayanan, dan pemberdayaan sesama perempuan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan sarana, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan kolaborasi untuk mengoptimalkan peran strategis perempuan dalam pendidikan iman jemaat.

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU LESTARI

SIANY SAVIESTYA CHANDRA
2026 · Book · Open Access

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU LESTARI Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi. PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang- barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut. Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari, dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya, perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam konteks PT Cipta Laku Lestari. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%. Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024) dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650 dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan pada lampung post. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 = 1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan. Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3) ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0 (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3) berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau 90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS II PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SEKOLAH DASAR NEGERI KUASAET KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2025/2026

RICKY MONE
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran visual gambar dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas II pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Negeri Kuasaet, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang Tahun Ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keaktifan belajar siswa yang ditandai dengan minimnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurangnya keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, serta mengemukakan pendapat. Kondisitersebutdisebabkanolehpenggunaanmetodepembelajaranyang masih bersifat konvensional dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas II SD Negeri Kuasaet. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran visual gambar dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa secara signifikan. Peningkatan terlihat pada aspek keaktifan fisik, seperti membaca, mendengarkan, menulis, dan memberi tanggapan, serta pada aspek keaktifan psikis, seperti memperhatikan, berpikir, dan mengingat materi pembelajaran. Penggunaan media visual gambar mampu menarik perhatian siswa, mempermudah pemahaman materi, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Dengan demikian, media pembelajaran visual gambar efektif digunakan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di sekolah dasar.

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.RAMAYANA LESTARI SENTOSA TBK KOTA KUPANG

JONI RIHI KANA
2026 · Book · Open Access

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.RAMAYANA LESTARI SENTOSA TBK KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan organisasi. Oleh karena itu, kepemimpinan yang efektif dan budaya organisasi yang kuat menjadi dua komponen penting dalam mendorong peningkatan kinerja karyawan. PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk merupakan salah satu perusahaan ritel besar di Kota Kupang yang memiliki lebih dari 60 karyawan dengan berbagai latar belakang pendidikan dan usia, sehingga dinamika hubungan antara pemimpin dan bawahan menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang yang berjumlah 43 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi indikator-indikator dari variabel gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh manajemen, maka semakin tinggi pula tingkat kinerja karyawan. Pemimpin yang mampu memberikan arahan, menjadi teladan, dan memberikan dukungan emosional terbukti mampu menciptakan motivasi kerja dan meningkatkan loyalitas bawahan. Selanjutnya, budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang menekankan nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama, komunikasi yang baik, dan fokus terhadap hasil mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja karyawan. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi pengaruh sebesar 92%, sedangkan sisanya sebesar 8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini seperti motivasi, kompensasi, dan lingkungan kerja. Hasil ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang efektif dan budaya organisasi yang kuat merupakan pilar utama dalam membangun kinerja yang optimal pada PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkuat teori-teori kepemimpinan dan perilaku organisasi yang menyatakan bahwa pemimpin berperan penting dalam membentuk nilai, norma, dan perilaku kerja di lingkungan organisasi. Pemimpin yang memiliki gaya partisipatif, komunikatif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia cenderung menciptakan budaya kerja yang positif dan produktif. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori budaya organisasi yang amenekankan pentingnya keselarasan antara nilai-nilai perusahaan dan perilaku individu dalam mencapai tujuan bersama. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pihak manajemen PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk Kota Kupang untuk memperkuat pola kepemimpinan yang lebih partisipatif, memberikan penghargaan kepada karyawan berprestasi, serta menumbuhkan budaya kerja yang kondusif, terbuka, dan inovatif. Pimpinan perlu memperhatikan komunikasi dua arah agar tercipta hubungan kerja yang harmonis antara atasan dan bawahan. Selain itu, budaya organisasi yang berorientasi pada hasil dan kepentingan karyawan harus terus dikembangkan untuk menjaga motivasi dan komitmen kerja. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis dan sumber daya fisik, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan dan budaya organisasi yang mampu mendorong karyawan untuk bekerja lebih produktif, inovatif, dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan lain yang ingin meningkatkan kinerja karyawan melalui penerapan gaya kepemimpinan yang efektif dan pembentukan budaya organisasi yang kuat

PEMBELAJARAN TEKNKIK DASAR BULU TANGKIS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI OTAN

ADDY GALED ARISAL KOEN
2026 · Book · Open Access

PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR BULU TANGKIS PADA SISWA KELAS V SD NEGERI OTAN Addy G.A.Koen1, David Loba 2, Jimmy Ch Atty, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Penelitian ini membahas tentang pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 7 orang dan guru penjas orkes. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran mengetahui pembelajaran teknik dasar bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Otan melibatkan beberapa tahapan, yaitu: (1) Tahap persiapan, meliputi pemanasan dan penjelasan materi; (2) Tahap pelaksanaan, meliputi latiha teknik teknik dasar bulu tangkis dengan bimbingan guru; dan (3) Tahap penutup, meliputi evalusai dan pendinginan. Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti demonstrasi dan pemberian umpan balik. Siswa menunjukan antusiasme dan moivasi yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran, seperti siswa tidak bisa melakukan teknik dasar bulu tangkis dengan baik dan benar. Simpulan: Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran teknik dasar bulu tangkis sudah terstruktur sesuai tahapan demi tahapan. Dalam proses pembelajaran bulu tangkis di SD Negeri Otan yaitu: 1. Pendahuluan ada pemanasan dan Penjelasan materi/tujuan pembelajaran, 2. Inti pembelajaran ada demonstrasi gerakan dan latihan bertahap dan 3. Penutup ada pendinginan, evaluasi pembelajaran, pemberian tugas atau latihan mandiri dan motivasi dan penutup. Hasil pembelajaran teknik dasar bulu semunya memenuhi kriteria tuntas, dapat dilihat dari hasil observasi penilaian teknik dasar bulu tangkis di SD Negeri Otan menggunakan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75, dari hasil penelianan dari 12 orang siswa semuahnya mampu melakukan teknik dasar bulu tangkis dengan baik dan benar semuah siswa memenuhi kriteria tuntas atau mendapat nilai 75 keatas

KEMAMPUAN SHOTTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW

RANDHI A. K. LAPE
2026 · Book · Open Access

xiv ABSTRAK KEMAMPUAN SHOOTING PEMAIN SEPAK BOLA FKIP UKAW Randi A.K. Lape1*, Anderias J. F. Lumba2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kemampuan shooting dalam sepak bola adalah keterampilan teknis pemain dalam menendang atau menembak bola ke arah gawang lawan dengan tujuan mencetak gol. Kemampuan ini mencakup aspek teknik, akurasi, kekuatan, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat melakukan tendangan. Tujuan penelitian: (1) untuk mengetahui kemampuan shooting pemain sepak bola FKIP UKAW. Metode penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan persentase. Statistik deskriptif adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk data, yaitu tentang pengumpulan, pengolahan, penganalisisan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan dari data yang berbentuk angka-angka. Hasil dan pembahasan: Shooting menggunakan punggung kaki bagian luar, penelitian dengan 8 responden dari 2 responden memiliki jumlah nilai 21 kategori baik nilai presentasi 25%, 2 responden memiliki nilai 12 dan 19 kategori sedang nilai presetntasi 25%, , 3 responden memilki nilai 9,11 dan 13 kategori kurang nilai prsentasi 37,5% sedangkan 1 responden memilki nilai 8 kategori buruk nilai presentasi 12,5%. Simpulan: tingkat kemampuan Shooting menggunkan punggung kaki bagian luar 2 responden dengan kategori baik dengan nilai presentasi 25%, 2 responden dengan kategori sedang nilai presetntasi 25%, 3 responden dengan kategori kurang nilai prsentasi 37,5% dan 1 responden dengan kategori buruk nilai presentasi 12,5%. Dari 8 orang pemain dengan nilai prsentasi 100%

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN E-KTP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA KUPANG

ANJALY STEVANI JESUA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul:” PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PEMBUATAN E-KTP TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA KUPANG” Pelayanan publik tentu tidak terlepas dari kehidupan masyarakat karena pada hakikatnya setiap manusia membutuhkan pelayanan publik sebagai bagian yang tidak terpisahkan, tentunya pelayanan publik menjadi tugas utama dari instansi pemerintahan karena fungsi utama pemerintahan guna melaksanakan segala kegiatan pemerintah yang nanti hasilnya akan memberikan pelayanan kepada warga negara karena pelayanan menjadi tangung jawab pemerintah. Berdasarkan undang-undang nomor 25 tahun 2009 mengenai pelayanan publik, dimana setiap penyelenggara pelayanan publik, baik yang memberikan pelayanan secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat haruslah wajib menyusun, menetapkan, maupun menerapkan standar pelayanan untuk setiap jenis pelayanan sebagai tolak ukur dalam penyelenggaraan pelayanan disetiap instansi. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Nofa Irma Kumala, 2018) yang menghubungkan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dan menunjukkan hasil bahwa kualitas pelayanan masyarakat berpengaruh terhadap kepuasan, hasil penelitian menunjukan bahwa dari variabel bukti fisik menunjukan bahwa tersedia fasilitas yang memadai dan nyaman seperti ruang tunggu pelayanan, tempat parkir, tempat ibadah, dan toilet.lalu untuk variabel reabilitas menunjukan bahwa petugas pelayanan melayani dengan tanggap dan dapat diandalkan dan pembuatan E-ktp tepat pada waktunya, lalu untuk variabel daya tanggap menunjukan bahwa tersedianya layanan informasi bagi pemohon seperti papan persyaratan, papan prosedur pelayanan, dan papan jangka waktu penyelesaian,lalu petugas pelayanan memberikan pelayanan secara cepat tanpa menunda pekerjaan, dan terdapat kotak pengaduan layanan, variabel jaminan menunjukan hasil yang baik dimana petugas pelayanan memberikan penjelasan dan informasi dengan sangat baik dan jelas dengan komunikasi yang baik, lalu kedisiplinan petugas dalam bekerja dan kejujuran petugas juga keahlian maupun ketrampilan petugas yang memadai, lalu variabel empati menunjukan petugas pelayanan sungguh-sungguh mengutamakan kepentingan masyarakat, lalu jam operasional yang nyaman bagi semua masyarakat dengan pelayanan yang berkualitas. Salah satu pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kota Kupang juga dituntut memberikan pelayanan yang berkualits dan sesuai dengan harapan masyarakat kota Kupang. Maka kualitas pelayanan ini diukur menggunakan 5 dimensi seperti wujud fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Berdasarkan kebijakan dan kewenangan pemerintah pada Dinas Kependu dukan dan Pencatatan Sipil kota Kupang maka pemerintah wajib melakukan pelayanan publik kepada masyarakat seperti yang telah ditetapkan dalam perundang- undangan, tetapi dalam jalanannya pelayanan terkadang didapati adanya persyaratan yang berbelit-belit, lalu pelayanan yang terkadang terkesan lambat, selain itu jaringan yang tidak stabil sehingga masyarakat harus menunggu sedikit lama, dan terkadang tidak transparansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan publik terhadap kepuasaan masyarakat pada kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik survey dan kuisioner dalam bentuk link google form yang disebarkan kepada masyarakat yang datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, dengan indikator yang digunakan ialah wujud fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regeresi linear sederhana antara variabel kualitas pelayanan X dan Kepuasan masyarakat Y dengan SPSS 23 dan Excel 2010 sebagai alat bantu uji statistik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini ialah 100 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian karena tidak seluruh masyarakat kota Kupang memiliki pengalaman dalam pembuatan E-ktp. Hasil penelitian ini menunjukan indikator wujud fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di kota Kupang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan akademik yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan dan referensi kedepannya.

ANALISIS PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DI DESA BENLUTU KECAMATAN BATU PUTIH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2024

MARIA INA KOLIN
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Benlutu, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada tahun 2024. BUMDes merupakan lembaga ekonomi desa yang dibentuk untuk mengelola potensi lokal secara profesional guna mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan BUMDes diharapkan dapat menjadi penggerak pembangunan ekonomi desa melalui pengelolaan unit usaha, pemanfaatan aset desa, serta pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Desa, anggota pengurus BUMDes, anggota BPD, dan para aparat desa. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan peran BUMDes berdasarkan indikator modal, motivasi, kepemimpinan, sarana dan prasarana, partisipasi masyarakat, serta dukungan pemerintah desa, kemudian dikaitkan dengan indikator peningkatan pendapatan desa seperti hasil usaha, hasil aset desa, kerja sama, gotong royong, Dana Desa, dan Alokasi Dana Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Benlutu berperan cukup strategis dalam meningkatkan PADes melalui unit usaha penyewaan alat pertanian, penyewaan fasilitas desa, dan pengelolaan pasar desa. Keberadaan BUMDes dapat meningkatkan pendapatan desa secara bertahap serta menciptakan peluang kerja bagi masyarakat. Faktor utama yang mendukung adalah kemampuan sumber daya desa, serta keikutsertaan masyarakat dan bantuan dari pemerintah desa. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan modal, kapasitas manajerial pengurus, dan akses pasar yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan unit usaha agar peranan BUMDes dalam meningkatkan PADes dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

MOTIVATION AND CHALLENGES OF SECOND GRADE STUDENTS AT UPTD SMP NEGERI 2 KUPANG IN LEARNING ENGLISH

SINTIA VERONIKA MOI
2026 · Book · Open Access

This research aims to identify the motivation and challenges faced by second-grade students at UPTD SMP Negeri 2 Kupang in learning English. The study employed a descriptive quantitative method using two instruments: a questionnaire and interviews. The data were collected from 22 students as respondents. Which is 70.25% of students indicating a medium level of intrinsic motivation, and 68% of students also indicating a medium level of extrinsic motivation. The results show that 76.18% of the students have a high level of motivation in learning English, indicating a generally positive attitude toward the subject. However, 73.63% of the students also reported facing several challenges during the learning process. These challenges include a lack of sustained motivation, limited instructional support, fear of making mistakes, and the complexity of English phonology. The combination of questionnaire and interview data supports a deeper understanding of the students' learning experiences. The findings suggest that although students are motivated to learn English, targeted efforts are needed to overcome the specific barriers they face in the classroom.

THE EFFECT OF POP-UP BOOK MEDIA IN IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY OF SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 AMANATUN SELATAN

JEMRIS DESENSI KRISTINA BOYMAU
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.

PENGARUH EKUITAS, PEMBIAYAAN DAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAAN JASA KEUANGAN SUB SEKTOR BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ( BEI) PERIODE 2020-2024

YUNIYATI WULA MALE
2026 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekuitas, pembiayaan dan dana pihak ketiga terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan-perusahaan jasa keuangan sub sektor perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2024. Dalam konteks manajemen keuangan Pertumbuhan laba merupakan indikator penting yang mencerminkan kinerja dan daya saing suatu perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis. Oleh karena itu variabel-variabel yang memengaruhi laba baik yang bersumber dari struktur modal internal maupun dana eksternal menjadi objek kajian yang relevan dan strategis untuk diteliti lebih lanjut. Ekuitas sebagai representasi dari modal sendiri perusahaan merefleksikan kekuatan permodalan yang dapat dimanfaatkan untuk mendanai aktivitas operasional maupun investasi jangka panjang. Pembiayaan yang dalam konteks ini mencakup penyaluran dana dalam bentuk kredit atau pembiayaan produktif lainnya mencerminkan strategi manajemen dalam mengelola aset keuangan guna menghasilkan pendapatan. Sementara itu dana pihak ketiga menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan yang dihimpun melalui produk-produk simpanan seperti giro, tabungan, dan deposito digunakan kembali sebagai sumber pembiayaan oleh pihak bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu dengan menetapkan kriteria tertentu dalam pemilihan sampel yang relevan dengan tujuan penelitian. Dari total 50 perusahaan perbankan yang menjadi populasi. sebanyak 24 perusahaan memenuhi kriteria dan dijadikan sampel. Pengamatan dilakukan selama empat tahun berturut-turut. sehingga diperoleh total 120 observasi data. Data dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, disertai uji t, uji f serta pengujian koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukan banwa ( 1) Ekuitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,012.>1,980) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,003<0,05). (2) Pembiyaan tidak berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan koefisien regresi sebesar t-hitung lebih kecil dari t tabel (0,127<1,980) dan nilai signifikan lebih besar dari 0.05 atau ( 0,899>0,005. ( 3) Dana Pihak Ketiga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar t-hitung lebih kecil t tabel (0,436>1.980) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 atau 0.664>0,05.

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KINERJA KEUANGAN DAN KEBIJAKAN HUTANG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN SEKTOR TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2023

DESI IRMA PASMAHI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan dan Kebijakan Hutang Sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2023” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan dan kebijakan hutang sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Nilai perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan di masa depan. Struktur kepemilikan diyakini mampu memengaruhi pengambilan keputusan manajerial yang pada akhirnya berdampak pada kinerja keuangan, kebijakan hutang, dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Variabel struktur kepemilikan diproksikan dengan insider ownership, kinerja keuangan diproksikan dengan xiii Return on Assets (ROA), kebijakan hutang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kinerja keuangan, dan kebijakan hutang. Kinerja keuangan terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, demikian pula kebijakan hutang yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan kebijakan hutang mampu memediasi hubungan antara struktur kepemilikan dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan yang tepat dapat meningkatkan nilai perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kinerja keuangan dan pengelolaan kebijakan hutang yang optimal.

TATA KELOLA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDEs) (STUDI DESA GAURA, KECAMATAN LABOYA BARAT,KABUPATEN SUMBA BARAT)

SOLEMAN BAULA NUNU
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Badan usaha milik desa (BUMDes) merupakan salah satu instrument penting dalam meningkatkan perekonomian desa melalui pengelolaan potensi lokal. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, tata kelola bumdes yang baik menjadi kunci utama. Tata kelola bumdes mencakup perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pengawasan pengguna dana yang dikelola BUMDes. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai bagian dari sumber pendapatan asli desa yang diharapkan dapat mendorong desa untuk mengelola sumber daya termasuk pembangunan ekonomi, dan mendorong pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam pengelolaan pemerintahan desa sehingga BUMDes perlu dibentuk untuk mengelola perekonomian masyarakat pedesaan. Peranan BUMDes merupakan membangun serta meningkatkan kemampuan serta keahlian ekonomi warga desa, pada biasanya buat tingkatkan kesejahteraan ekonomi serta sosialnya, berfungsi secara aktif dalam upaya mempertinggi mutu kehidupan manusia serta warga, memperkokoh perekonomian rakyat selaku bawah kekuatan serta ketahanan perekonomian, berusahauntuk mewujudkan serta meningkatkan perekonomian warga desa, menolong para warga buat tingkatkan penghasilannya sehingga bisa tingkatkan pemasukan serta kemakmuran warga. Penerapan tata kelola yang sesuai dengan prinsip good governance belum banyak di terapkan di BUMDes karena masih minimnya sumber daya manusia yang memadai. Seperti yang terjadi pada salah satu BUMDes di daerah Gaura, yang terletak di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Indonesia. Kurang transparannya BUMDes tersebut dalam mengelola aset ekonomi membuat banyak pihak mulai hilang kepercayaan. Berpijak kepada AD/ART yang ada, BUMDes tersebut mestinya taat dan patuh kepada aturan yang sudah disepakati. Selain itu, kurang bertanggung jawabnya pihak-pihak yang terkait. Faktor-faktor yang dapat membantu keberhasilan dari kinerja BUMDes ialah adanya jiwa patriotisme semangat, adanya keterampilan, dilakukannya pelatihan, tingkat pendidikan, pengalaman, kejujuran (perilaku etis), adanya rasa tanggung jawab, keseriusan, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, kerja tim yang baik, komunikasi yang transparan antara manajer BUMDes, sikap pantang menyerah dalam upaya mencapai target kinerja, religiusitas, kepuasan kerja, gaya kepemimpinan visioner (transformasional), kehadiran mekanisme insentif. Tujuan penelian yaitu Untuk mengetahui Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura, Kecamatan Laboya Barat, Kabupaten Sumba Barat. Untuk mengetahui dampak-dampak dalam Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Gaura Kecamatan Laboya Barat Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan penelitian ini di atas maka peneliti tertarik mengambil Judul: Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Studi Desa Gaura, Kecamatan Laboya, Kabupaten Sumba Barat

ANALISIS PENERAPAN BIAYA KUALITAS PADA PABRIK TAHU BETA KOTA KUPANG

MARTINUS DUKA NYANYI
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul Analisis Penerapan Biaya Kualitas Pada Pabrik Tahu Beta Kota Kupang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas pada Pabrik Tahu Beta Kota Kupang serta mengetahui sejauh mana penerapan tersebut dapat mendukung efisiensi biaya produksi dan peningkatan mutu produk. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, industri kecil seperti pabrik tahu dituntut untuk mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang efisien. Biaya kualitas menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengendalian mutu karena mencakup seluruh biaya yang berkaitan dengan upaya pencegahan, penilaian, serta kegagalan produk baik sebelum maupun sesudah sampai kepada konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan pemilik dan bagian produksi, observasi di lokasi penelitian, serta dokumentasi data biaya produksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Pabrik Tahu Beta yang berjumlah 8 orang. Data dianalisis dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan komponen biaya kualitas yang terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal, kemudian membandingkannya dengan kondisi aktual di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Tahu Beta belum menerapkan sistem pencatatan biaya kualitas secara terstruktur. Perusahaan masih berfokus pada biaya produksi utama seperti biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik tanpa melakukan pengelompokan biaya kualitas secara khusus. Data tahun 2023 menunjukkan total produksi sebesar 29.948 papan tahu, dengan produk tidak terjual sebanyak 111 papan yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp6.496.000. Kerugian tersebut termasuk dalam kategori biaya kegagalan internal karena produk mengalami kecacatan atau tidak memenuhi standar sebelum atau saat proses distribusi. Selain itu, pengendalian kualitas masih bersifat sederhana dan belum didukung oleh sistem akuntansi manajemen yang memadai. Biaya pencegahan seperti pelatihan karyawan dan pemeliharaan mesin masih terbatas, sedangkan biaya penilaian hanya dilakukan melalui pemeriksaan visual tanpa standar operasional tertulis. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan biaya kualitas belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan bahan baku dan ketidakefisienan proses produksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan biaya kualitas yang lebih terstruktur dan sistematis sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mutu produk tahu. Dengan mengidentifikasi serta mengendalikan komponen biaya kualitas secara tepat, Pabrik Tahu Beta dapat menekan biaya kegagalan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta memperkuat daya saing usaha di Kota Kupang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil dan menengah dalam menerapkan konsep biaya kualitas sebagai strategi pengendalian mutu dan peningkatan profitabilitas usaha.

Pengujian Kinerja Arang Kayu Kesambi dan Briket Daun Kesambi sebagai Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan

ADY PUTRA NONO WOLEKA
2026 · Book · Open Access

Permasalahan krisis energi dan tingginya emisi dari bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efisiensi pembakaran lima jenis bahan bakar biomassa padat, yaitu arang kayu kesambi, briket tempurung kelapa, briket tempurung kemiri, briket daun kesambi, dan briket kulit buah asam jawa. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter lama nyala, suhu maksimum, kenaikan suhu (ΔT), dan persentase sisa abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket daun kesambi memiliki performa termal paling unggul dengan suhu maksimum tertinggi (97,2°C), ΔT tertinggi (68,2°C), dan sisa abu terendah (41%). Sementara itu, arang kayu kesambi menunjukkan keunggulan dalam waktu pencapaian suhu maksimum tercepat (30 menit). Briket kulit buah asam jawa menunjukkan efisiensi terendah di semua parameter. Temuan ini mengindikasikan bahwa daun kesambi yang selama ini dianggap limbah memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif yang efisien, ramah lingkungan, dan layak dikembangkan di tingkat komunitas. Penelitian ini memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya lokal.

ANALISIS ARUS KAS OPERASI, INVESTASI, DAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC SUB SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI

MARTIN REYNALDO PARERA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus kas operasi, investasi, dan pendanaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi periode 2021–2025. Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi dan perkembangan arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang go public sub sektor industri barang konsumsi, serta sejauh mana arus kas tersebut mencerminkan kinerja keuangan perusahaan. Informasi arus kas sangat penting karena menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas, membiayai aktivitas investasi, dan memenuhi kewajiban pendanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sub sektor industri barang konsumsi selama periode 2021–2025. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep laporan arus kas yang terdiri dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan dan keberlanjutan usaha perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebanyak 79 perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh empat perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian, yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis laporan arus kas dengan membandingkan perkembangan arus kas operasi, investasi, dan pendanaan selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi pada keempat perusahaan x cenderung bernilai positif dan stabil, yang menandakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari kegiatan operasional. Arus kas investasi umumnya bernilai negatif yang menunjukkan adanya aktivitas investasi untuk ekspansi dan pengembangan usaha. Sementara itu, arus kas pendanaan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh kebijakan pembayaran dividen, pelunasan utang, serta pendanaan eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis laporan arus kas, meliputi identifikasi arus kas operasi, arus kas investasi, dan arus kas pendanaan, serta perhitungan rasio arus kas. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi keempat perusahaan secara umum menunjukkan kinerja yang stabil dengan kemampuan menghasilkan kas positif, yang mencerminkan aktivitas operasional berjalan baik. Namun, arus kas investasi cenderung negatif karena adanya aktivitas penanaman modal dan pembelian aset tetap yang cukup besar. Sementara itu, arus kas pendanaan berfluktuasi sesuai dengan kebijakan perusahaan dalam pembayaran dividen, penerimaan pinjaman, serta pelunasan utang. Analisis rasio arus kas juga menunjukkan adanya perbedaan kondisi likuiditas, solvabilitas, dan fleksibilitas keuangan antar perusahaan, yang dipengaruhi oleh kebijakan manajemen masing-masing. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi investor, akademisi, dan pihak manajemen dalam mengevaluasi kinerja keuangan serta pengambilan keputusan investasi pada perusahaan manufaktur sub sektor industri barang konsumsi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel penelitian dan memperluas objek penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif