Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 48 dari 195

ANALISIS USAHA perikanan tangkap mini purse seine DI DESA OLY FATULA, KECAMATAN NDAO NUSE

SANTO ENDRIKEN YAMI
· Thesis · Open Access

SantoEndrikenYami (18380082).AnalisisUsahaPerikanan Tangkapminipurse seine di Desa Ndao Nuse, Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Dr.BeatrixM.Rehatta,S.Pi.,M.SidanIr.IzaakAngwarmasse,M.SisebagaiPembimbing I danII.Program StudiManajemen Sumberdaya Perairan,FakultasPerikanandanIlmu Kelautan, UniversitasKristenArtha WacanaKupang. Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalampelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntunganyang diperoleh, khusunya usaha penangkapan mini purse seine di Kecamatan NdaoNuse agar dapat berjalan terus. Hadirnya pembeli atau meningkatnya permintaanmasyarakat bahkan tidak sebanding dengan hasil tangkapan nelayan, dilain pihaknelayantersebutmemilikiketerbatasanmodaluntukpengembanganusahaperikananterlebihuntukusahaperikanantangkapmini purseseine. Metodepenelitianyangdigunakanadalahmetodesurveiyaitudenganmelakukanobservasi,pengamatanlangsunguntukmendapatkandatayangdiperlukan. Data yang digunakandalam penelitian ini merupakan data primer dandata sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengamatan langsung di lapangandandatawawancaraterhadap responden denganmenggunakankuisioner. Hasil penelitian Investasi yang digunakan oleh nelayan di Desa Ndao Nuseuntuk usaha penangkapan mini purse seine, rata-rata yaitu Rp. 398.927.273. Biayainvestasi ini digunakan untuk pembelian kapal, mesin dan jaring (pukat). Besarnyabiaya tetap yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha perikanan tangkap mini purseseineresponden(nelayan)bervariasitergantungkebutuhannya,denganrata-ratasebesarRp.22.134.759,Biayatidaktetapdiperuntukanuntukbiayaoperasionalberupapembelianbahanbakarminyak(BBM),perbekalandanbiayagaji/upahadalah biaya bahanbakar minyak (BBM)yang dikeluarkan rata-rata sebesar Rp.3.109.091,-,Sedangkanbesaranbiayaperbekalanyangdisiapkanrata-ratasebesarRp. 2.652.273. Perhitungan R/C ratio usaha perikanan mini purse seine nelayan DesaNdao Nusedengan rata-rata sebesar 4,55 dan hasil perhitungan ROI (Return OnInvestment) usaha perikanan mini purse seine nelayan Desa Ndao Nuse, maka rata-rata nilai ROI sebesar 35,40% sedangkan hasil perhitungan BEP (Break Even Point)atautitikimpasusahaperikananminipurseseinenelayanDesaNdaoNusemenunjukkan bahwa usaha perikanan tersebut mengalami untung dengan nilai BEPrata-ratasebesarRp.1.683.421. Dapat disimpulkan bahwa usaha perikanan mini purse seine nelayan Desa NdaoNuse Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao dengan menggunakan analisisROI, R/C Ratio dan Break Event Point (BEP) menunjukan bahwa usaha perikanantangkapminipurseseinediDesaNdaoNuseKecamatanNdaoNuselayakdijalankan,denganpendapatanperbulansebesar2,45%dansangat menguntungkan.

DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NIAGA DENGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA PENDAFTARAN HAK DESAIN INDUSTRI

RISMAN DIHA MATU
· Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NIAGA DENGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA PENDAFTARAN HAK DESAIN INDUSTRI. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: “Mengapa Pengadilan Niaga Menolak Tetapi Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Niaga Dan Mengabulkan Gugatan Penggugat?” Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Pengadilan Niaga Menolak Tetapi Mahkamah Agung Membatalkan Dan Mengabulkan Gugatan Penggugat. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah. Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulisakan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji dasar pertimbangan hakim pengadilan Niaga menolak gugatan penggugat dan kasasi mengabulkan gugatan pengugat adalah: 1. Dasar Pengadilan Niaga menolak gugatan penggugat adalah : a. Sertifikat pemberian halal penggugat tidak jelas karena tidak ada gambar sesuai dengan desain industri milik penggugat b. Penggugat bukan merupakan pihak yang berkepentingan dalam gugatan 2. Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Niaga dan Mengabulkan Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Pendaftaran Hak Desain Industri Yaitu: a. Judex Facti telah salah menerapkan hukum b. Kemasan Tergugat telah ada unsur kebaruan Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi saran sesuai masalah yang dikaji adalah : 1. Hakim dapat mengambil keputusan baik dan cermat, berdasarkan alat-alat bukti, syarat-syarat maupun fakta-fakta dalam pesidangan yang ada dan penerapan hukum. Agar setiap putusan yang diajukan dapat diterima pihak-pihak yang berperkara. 2. Undang-undang nomor 31 tahun 2000 tentang Desain Industri dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak-pihak berperkara dalam sengketa desain. Agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk kendala dan hambatan-hambatan permasalahan tersebut. Kata Kunci : Putusan Hakim Sengketa Desain Industri

Profil Ikan Pelagis Kecil Dan Demersal Yang Dikeringkan Melalui Proses Perlakuan Penggaraman Dan Tanpa Penggaraman.

YAKOB SELAN
· Thesis · Open Access

YAKOB SELAN (17392456 ) Profil Ikan Pelagis Kecil Dan Demersal Yang Dikeringkan Melalui Proses Perlakuan Penggaraman Dan Tanpa Penggaraman. Dibawah Bimbingan: Dr. Ir AYUB U.I. MEKO, M.Si sebagai pembimbing I dan UMBU P.L. DAWA S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan pelagis kecil dan demersal kering ada yang memiliki nilai jual yang tinggi karena memiliki jangkauan pasar yang luas . Pengeringan pada dasarnya merupakan proses mengurangi kadar air dalam bahan pangan untuk dapat mencegah aktivitas bakteri dan enzyme dalam bahan pangan. proses pengeringan sering ditemui bahwa ketiga jenis ikan itu kadang langsung dikeringkan setelah dibersihkan, namun ada yang memberikan perlakuan penggaraman baru kemudian dikeringkan, karena itu perlakuan ini juga menjadi perhatian dari penulis untuk dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaanprofil dan profil ikan pelagis kecil (teri, tembang) dan demersal (paperek) kering yang diproses dengan penggaraman dan tanpa penggaraman yang meliputi pengukuran susut berat, nilai Kadar air dan pengujian organoleptik .Peneliti menggunakan metode yang bersifat eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa susut berat ikan pelagis kecil dan damersalyang dikeringkan melalui proses penggaraman dan tanpa penggaraman memiliki nilai kisaran rata-rata adalah 28,67 -76,00%, nilai kadar air ikan pelagis kecil ikan kering dan demersal yang dikeringkan melalui proses penggaraman dan tanpa penggaraman menggunakan metode oven memiliki nilai rata-rata yaitu: 13,37 - 27,09%. Sedangkan uji organoleptik baik kenampakan, aroma, rasa dan tekstur memiliki nilai berkisar antara: 6,91 - 8,12 dengan taraf agak suka sampai sangat suka.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA TANPA HAK MEMBAWA SENJATA PENUSUK DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KALABAHI

AXEL PUTRA TADU HUNGU
· Thesis · Open Access

Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Tanpa Hak Membawa Senjata Penusuk Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Apa motif terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi ? 2. Bagaimana modus yang dilakukan oleh pelaku terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi ? 3. Bagimana akibat hukum terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi terhadap pelaku dan barang bukti ? Tujuan penelitian adalah : 1. untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi. 2. untuk mengetahui modus yang dilakukan oleh pelaku terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi. 3. untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi terhadap pelaku dan barang bukti. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk. sedangkan vaiabel terikat adalah tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana tanpa hak membawa senjata penusuk di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kalabahi adalah : Motif : a. Menjaga Diri, b. Membalas Dendam. 2. Modus : Terdakwa mengkonsumsi minuman keras, b. Terdakwa mengambil senjata penusuk (parang, anak panah dan busur), c. Terdakwa ke jalan raya untuk menahan kendaraan dan membuat keributan. 3. Akibat Hukum : a. Terhadap Pelaku : 1. Pelaku ditahan dan Di penjara, 2. Pelaku membayar biaya perkara, b. Terhadap Barang Bukti : 1. Barang bukti di rampas untuk dimusnahkan. 2. Dikembalikan kepada korban. Dengan banyaknya kejahatan yang menggunakan senjata penusuk yang sering terjadi maka aparat penegak hukum, masyarakat dengan pihak-pihak lain yang terkait untuk dapat bekerja sama memberikan penyuluhan-penyuluhan hukum secara aktif dan menyeluruh mengenai dampak dari kejahatan dengan menggunakan senjata tajam. Di perlukan peran serta masyarakat luas untuk melaporkan setiap aksi tindak pidana tersebut serta lembaga-lembaga pengawas yang konsisten melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang memiliki senjata penusuk supaya peristiwa tersebut tidak terjadi lagi

ANALISIS HUKUM PUTUSAN HAKIM TERHADAP SENGKETA PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM KONTRAK JUAL BELI RUMAH

TITUS LABU
· Thesis · Open Access

Judul skripsi penulis adalah : “Analisis Hukum Putusan Hakim Terhadap Sengketa Perlindungan Konsumen Dalam Kontrak Jual Beli Rumah” Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah yaitu mengapa hakim Pengadilan Negeri menolak gugatan penggugat, sengdangkan Pengadilan Tinggi mengabulkan dan Mahkamah Agumg kembali menolak permohonan Kasasi dan Peninjauan Kembali?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim Pengadilan Negeri menolak gugatan penggugat, sengdangkan Pengadilan Tinggi mengabulkan dan Mahkamah Agumg kembali menolak permohonan Kasasi dan Peninjauan Kembali. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian adalah variable bebas, yakni; hakim pengadilan tinggi mengabulkan gugatan penggugat dan hakim pengadilan negeri, kasasi dan peninjauan kembali menolak gugatan penggugat dalam sengeketa perlindungan kosumen terkait perjanjian jual beli rumah, dan variable terikat yakni; putusan hakim judex facti dan judex juridis terhadap sengketa perlindungan konsumen terkait perjanjian jual beli rumah. Hasil penelitian penulis adalah Hakim Pengadilan Negeri menolak gugatan penggugat karena penggugat Terbukti Tidak Menempati Janji Untuk Membayar Harga Tanah, Pengadilan tinggi mengabulkan gugatan penggugat karena kontrak jual beli rumah terbukti memenuhi syarat batal sedangkan Kasasi dan peninjauan kembali membatalkan putusan pengadilan tinggi karena Pengadilan Tinggi salah menerapka hukum Saran penulis adalah Pihak konsumen yang melakukan pembelian rumah dan tanah sebaiknya sebelum melakukan kontrak jual beli, terlebih dahulu mempelajari perjanjian jual beli standar yang telah dipersiapkan oleh pihak pengembang sehingga dikemudian hari jangan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

PENGARUH TAX PLANNING TERHADAP EARNING MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN PERTANIAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

HALENA CHINTIKA OUJAHA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH TAX PLANNING TEHADAP EARNING MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN PERTANIAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2017-2021 Pajak menjadi tumpuan terbesar dari beban belanja APBN Indonesia dan masih menjadi andalan utama dalam berbagai alternative pembiayaan Negara dan merupakan sumber penting bagi penerimaan negara. Pembayaran pajak merupakan salah satu yang dianggap sebagai penambahan beban yang harus dikeluarkan dan pengurangan aset perusahaan, hal ini mengakibatkan laba perusahaan akan menurun dan berdampak pada penilaian dan kualitas kinerja manajemen. Upaya memperkecil atau atau meminimalisasikan beban pajak yang ditanggung perusahaan sebagai waji pajak dapat ditempuh dengan car rekayasa yang masih berada dalam ruang lingkup perpajakan. Upaya rekayasa biasa disebut perencanan pajak atau tax planning, merupakan langkah awal dalam manajemen pajak. Perencanaan pajak sangat terkait dengan pelaporan laba perusahaan. Laba yang tinggi akan mengakibatkan beban pajak yang tinggi. Dengan demikian manajemen perusahaan akan menggunakn berbagi teknik manajemen laba untuk mencpai target. Perencanan pajak dan manajemen laba sama-sama bertujuan untuk mencapai target laba dengan merekayasa laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tax planning terhadap earning management. . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder berupa laporan keuangan tahunan atau annual report melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pertanian sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhitung dari tahun 2017-2021. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 3 kriteria penelitian yang ditentukan sehingga memperoleh jumlah sampel sebanyak 7perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program aplikasi SPSS 24. Hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa tax planning tidak berpengaruh terhadap earning management .

Suatu Analisa Mengenai Tindak Ilokusi yang Digunakan oleh Tokoh Utama dalam Film American Assassin

BENDELINA MOYKARI
· Thesis · Open Access

Speech act always done by humans in daily life including in movies. Although it is not a real event, the utterances in a movie are produced naturally. Moreover, Language used can be observed and learned from movies. These is the ground reason of conducting the research under the title“An Analysis of Illocutionary Acts Used by The Main Character in the Movie ‘American Assassin’”. The research problems of this study are: (1) what are the types of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin”?; (2) what is the dominant type of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin” ?. The aims of this research are: (1) to know the types of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin”; (2) to find out the dominant type of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin”. This research applied a descriptive qualitative method because the data were the utterances of the main characters in the “American Assassin” movie. The writer analyzed every utterance in the form of words, phrases, clauses, and sentences which utter by the main character in scenes and then divided each utterance into its respective classification of illocutionary act based on the Searle”s theory about illocutionary act and context underlying the utterances by using theory of Holmes. After collected the data, the writer analyzed the data and found out four types of illocutionary acts (representatives, directives, commisives, and expressives) performed by the main character in the movie “American Assassin”. First, representative acts that is statement whether it is true or not, for example: a. “yeah, I’ve figured out a lot about myself”(an agreeing); b. “I thought you were eyes on”(an opining); c. “Here, we are in beautiful Ibiza, Spain” (stating a fact); d. “So, we find Behruz, we find Hurley”(concluding). Second, directives acts is attempts by the speaker to get the hearer to do something, for example: a. “wait a second !”(ordering); b. “what do I need to know about this guy ?”(questioning) ; c. “can I just get two drinks, please?”(requesting); d. “I was gonna suggest we maybe speed this whole thing up ?”. Third, commisive, is speech act that commit the speaker to some future course action, for example: a. “no, thanks. I'm okay”(refusing); b. “I won't, I won't”(promising); c. “okay, I'm going with you”(offering). The last is expressive, is expression that shows psychological state of the speaker, for example: a. “sorry, Mr. Nazir”(apologizing); b. “I'm sorry about your handler.”(condoling). There are 196 data contains illocutionary acts. The representatives are the dominant type of illocutionary acts used by the main character. There are 78 data containing representative acts. Then, the main character used some communication function to conveyed his intention to the hearer, three of them are questioning which is the most frequent of the communication function with 26 data, requesting with 24 data and answering with 13 data.

PENGARUH PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KELAS XI SMK KRISTEN SIMO NETEN KECAMATAN AMANATUN SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGGAH SELATAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022

METI NOMLENI
· Thesis · Open Access

Hasil belajar siswa dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk meneilai apakah pendidikan disuatu sekolah berhasil atau tidak. Sedangkan hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan metode tanya jawab oleh seorang pendidik dalam proses pembelajaran. Hal ini dilakukan seorang pendidik agar mampu menciptakan lingkungan kelas yang menyenangkan dan menarik sehingga siswa mampu mengasah kreatifitasnya dalam berpikir yang nanti nya berdampak pada peningkatan hasil belajar nya khususnya dalam mata pelajaran agama Kristen. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yakni apakah ada penggaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Kristen siswa kelas XI di SMK Kristen Simo Neten, sedangkan populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 siswa dengan sampel 43 siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menginterprestasi penggaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Kristen siswa kelas XI di SMK Kristen Simo Neten . Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner (angket),observasi dan dokumentasi. Kuesioner (angket) ditunjukkan kepada siswa untuk mencari data tentang pengaruh penggunaan metode tanya jawab,dan dokumentasi yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hasil belajar siswa pendidikan agama Kristen,sejarah singkat berdirinya, visi misi dan tujuan, kondisi, identitas, lokasi sekolah, sarana dan prasarana, strukutur organisasi, data guru dan karyawan serta data jumlah siswa kelas XI SMK Kristen Simo Neten. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar pendidikan agama Kristen siswa kelas XI SMK Kristen Simo. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus Chi Kuadrat diperoleh harga xhitung lebih besar dari xtabel signifikan.Sehingga dalam penelitian ini hipotesis alternative (Ha) diterima dan (Ho) ditolak, dengan tingkat pengaruh sangat kuat.Adapun dari hasil perhitungan koefisien determinasinya penggunaan metode tanya jawab memiliki kontribusi atau pengaruh pengaruh dalam mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas XI SMK Kristen Simo Neten.

Studi Deskriptif Penggunaan Game Online ‘Word Puzzle' terhadap Penguasaan Kosakata Siswa KelasTujuh di SMP N 6 Kupang

EPAFRODITUS N. SELAN
· Thesis · Open Access

Judul penelitian ini adalah Studi Deskriptif Penggunaan Game Online ‘Word Puzzle' terhadap Penguasaan Kosakata Siswa KelasTujuh di SMP N 6 Kupang. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peningkatan siswa dalam menggunakan game online ‘Word Puzzle' terhadap penguasaankosakata mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode kuantitatif yang dijelaskansecarakualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP N 6 Kupang. Jumlah sampel minimal dalam penelitian ini adalah 20 siswa dari total populasi 307 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase nilai pre-test yang diberikan kepada siswa sebelum menggunakan game online ‘word puzzle’ adalah (66%). Sedangkan persentase nilai post-test setelah menggunakan game online ‘Word Puzzle' meningkat menjadi (100%). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa respon siswa sangat baik. Mereka sepakat bahwa penerapan game ‘Word Puzzle' meningkat dapat meningkatkan penguasaan kosakata mereka. Analisis data persentase wawancara menunjukkan bahwa (89%) siswa lebih aktif dan antusias dalam belajar kosakata setelah permainan pencarian kata diterapkan. Penulis menyimpulkan bahwa game online ‘Word Puzzle' dapat meningkatkan kosakata siswa di SMP N 6 Kupang.

ANALISIS PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH(PAD) DIKOTA KUPANG

AGUSTINA LOE
· Thesis · Open Access

Sebagai upaya menerapkan prinsip otonomi daerah, Pemerintah Daerah Kota Kupang perlu mengidentifikasi sumber- sumber keuangan yang berpotensi meningkatkan PAD.Salah satu sumber keuangan tersebut adalah belanja langsung, yang merupakan bagian dari instrument pembiayaan atau belanja pemerintah, yang perlu diakomodir secara tepat untuk mendorong pemanfaatan fasilitas public oleh masyarakat, guna meningkatkan penerimaan PAD. Penelitian ini dilkaukan untuk menganalisis perkembangan belanja pemerintah serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan PAD Kota Kupang.Ssampel penelitian ini mencakup nilai belanja langsung dan pertumbuan PAD Kota Kupang, sejak tahun 2017 sampai tahun 2020.Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui tahapapn analisis pertumbuhan dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1), variabel belanja pemerintah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap variabel peningkatan PAD, dan 2) kontribusi variabel belanja pemerintah terhadap variabel peningkatan PAD ialah sebesar 82,20%, sedangkan 17,80% lainnya ditentukan oleh variabel di luar penelitian ini.Adapun implikasi praktis yang dihasilkan, yaitu: 1) perencanaan alokasi belanja pemerintah perlu memprioritaskan pos pembiayaan yang kontributif bagi pelayanan publik, 2) Diperlukan program khusus untuk mengaktifkan jenis pelayanan publik yang dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan fasilitas publik

ANALISIS PENGARUH KUALITAS DAN FASILITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAAN KONSUMEN PELANGGAN DI DEALER SUZUKI (STUDI KASUS PADA DEALER SUZUKI OEBA KUPANG)

ARDIATI BERE
· Thesis · Open Access

Skripsi ini ditulis oleh Ardiati Bere, 17411893, FAKULTAS EKONOMI programstudi manajemen, jalur minat sumber daya manusia, universtitas artha wacanakupang (UKAW). Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Kualitas Dan Fasilitas Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pelanggan Di Dealer Suzuki (Studi Kasus Pada Dealer Suzuki Oeba Kupang)” DalamPenelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Layanan dan Keragaman Produk terhadap kepuasan konsumen pada DEALER SUZUKI. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada Dealer suzuki ,sampel dalam penelitian ini 96 responden konsumen pada dealer suzuki yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuisioner. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini adalah dianalisis dengan menggunakan Deskrif Kualitatif. Analisis lanjutan mengunakan meliputi Regresi linear berganda,uji t, uji f, uji koefisien determinasi. Permasaan regresi linear berganda Y = 3,787+0,0158(X1)+0,719(X2) + e, Hipotesis pertama (H1) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Kualitas Layanan (X1) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,009< 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2;100-3-1) = ( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 2,64743>1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kualitas Layanan (X1) berpengaruh positif dansignifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada dialer Suzuki, Hipotesis kedua (H2) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variable Keragaman produk (X2) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,000<0,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) =( 0,025;1,348 )=1,984. Berarti nilai t hitung <t tabel (0,000< 1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan (X2) berpengaruh positif dansignifikan terhadap kepuasan konsumen (Y) pada dialer suzuki. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Kualitas Layanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada dealer suzuki. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Keragaman Produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada dealer suzuki.

PENGARUH LABA AKUNTANSI, ARUS KAS OPERASI, ARUS KAS PENDANAAN DAN ARUS KAS INVESTASI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

MARIA LIBERTY LAAK
· Thesis · Open Access

Perusahaan yang mempublik di bursa efek sangat memperhatikan kinerja keuangan perusahaannya. Hal tersebut karena para investor akan bereaksi dengan cara membeli, menjual atau mempertahankan saham yang dimiliki, jika kinerja perusahaan yang tampak dalam laporan keuangan sesuai atau tidak sesuai harapan. Tindakan investor atau calon investor (pelaku pasar) berdasarkan informasi dalam laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, akan menyebabkan perubahan harga saham. Perubahan harga saham tersebut akan berakibat pada besarnya return saham yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Laba Akuntansi (LA) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar +0.906. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa LA berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima. Peneliti terdahulu Rosyidah dan subakir (2020) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Laba Akuntansi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Operasi (AKO) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,995. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 yang menyatakan bahwa AKO berpengaruh positif signifikan terhadap Perubahan Return Saham ditolak. Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Operasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Berdasarkan hasil penelitian, dibuktikan bahwa Arus Kas Investasi (AKI) berpengaruh positif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,034. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H3 yang menyatakan bahwa AKI berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham diterima, karena hasil regresi menunjukkan nilai positif. Peneliti terdahulu Pratiwi (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Investasi secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Penelitian ini membuktikan bahwa Arus Kas Pendanaan (AKP) berpengaruh negatif terhadap Return saham, ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,541 (bertanda negatif). Dengan hasil tersebut maka hipotesa H4 yang menyatakan bahwa AKP berpengaruh positif terhadap Perubahan Return Saham ditolak. Peneliti terdahulu Nursita (2021) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang dilakukan maka diperoleh beberapa hal yang sama dengan hasil penelitian saya, yaitu : Arus Kas Pendanaan secara parsial berpengaruh terhadap perubahan return saham pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI. Berdasarkan kesimpulan dan implikasi teoritis di atas maka dapat di buat beberapa saran yang berguna untuk peneliti selanjutnya : Perusahaan harus memperhatikan nilai perusahaan melalui variable yang berpengaruh terhadap perubahan return saham. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan return saham.

Analisis Pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus Alvarezii) dengan Metode Budidaya Keranjang Jaring di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.

MEXI MAHENDRA NDUN
· Thesis · Open Access

MEXI MAHENDRA NDUN (16382408) Analisis Pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus Alvarezii) dengan Metode Budidaya Keranjang Jaring di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Donny M. Bessie, S.Pi.,M.Si,Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si, Ph.D sebagai pembimbing Idan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan danIlmuKelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut adalah sumberdaya hayati yang telah dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai mata pencarian, dan beberapa wilayah menjadikan mata pencarian utama.Kecamatan Rote Barat Laut merupakan salah satu Kecamatan yang berada, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berada di Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.Rumput laut Kappaphycus alvarezii sudah di budidayakan di Desa Hundihuk sejak tahun 2000. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang meliputipertumbuhan spesifik, pertumbuhan mutlak , uji T dengan metode keranjang jaring dan tanpa keranjang. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukan pertambahan berat rumput laut Kappaphycus alvarezii pada akhir penelitian dengan nilai rata-rata tertinggi 263,00gram/hari pada metode dalam keranjang dan 201,08 gram pada metode tanpa keranjang, kisaran pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada metode dalam keranjang berkisar dari 4,10 % hari - 5,48% hari sedangkan metode tanpa keranjang berkisar dari 4,07%/hari – 5,21 %/hari, Pertumbuhan mutlak tertinggi 163,00 gram pada metode dalam keranjang sedangkan metode tanpa keranjang dengan nilai 101,08 gram.Kemudian di lakukan uji anova dimana hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa berat pertumbahan rumput laut dengan menggunakan keranjang jaring memberikan pengaruh sangat nyata, (Thitung ( Ttabel ), 63,840(0,05 terhadap pertumbuhan mutlak rumput laut.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN MASUK KE WILAYAH INDONESIA

VALENTINO ORLANDO SERANG
· Thesis · Open Access

Skripsi dengan judul DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA KEIMIGRASIAN MASUK KE WILAYAH INDONESIA dengan rumusan masalah yang menjadi penelitian adalah 1). Apa yang menjadi motif Warga Negara Asing melakukan tindak pidana keimigrasian masuk wilayah Indonesia tanpa melalui tempat pemeriksaan imigrasi? 2). Bagaimana modus Warga Negara Asing melakukan tindak pidana keimigrasian masuk wilayah Indonesia tanpa melalui tempat pemeriksaan imigrasi? 3). Apa akibat hukum dari melakukan tindak pidana keimigrasian berupa masuk wilayah Indonesia tanpa melalui tempat pemeriksaan imigrasi? Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tindak pidana keimigrasian yang dilakukan oleh Warga Negara Asing yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi. Penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian deskriptif (descriptive research) sebagai penelitian yang memberikan gambaran atau penjelasan terhadap suatu keadaan atau kejadian sejelas mungkin tanpa ada perlakuan peneliti terhadap objek yang diteliti. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, penelitian normatif sebutan lainnya adalah penelitian doctrinal, sebuah penelitian yang melihat hukum sebagai apa yang dikonsepkan atau apa yang tertulis dalam peraturan-perundangan (law in books)dan menginterpretasikannya. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Variabel Bebas dan Variabel terikat, yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif modus dan akibat hukum orang asing melakukan tindak pidana keimigrasian berupa masuk tanpa tanpa melalui tempat pemeriksaan Imigrasi, sedangkan yang menjadi variabel terikat adalah tindak pidana keimigrasian berupa masuk tanpa tanpa melalui tempat pemeriksaan Imigrasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, studi kepustakaan/studi dokumentasi. Studi dokumentasi/kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan cara menelusuri dan mengumpulkan berbagai dokumen atau bahan pustaka guna mendapatkan data dan informasi untuk kepentingan penelitian Materi dalam skripsi ini juga memberikan informasi mengenai apa yang menjadi motif, modus, dan akibat hukum kepada pelaku pelanggar tindak pidana keimigrasian masuk wilayah Indonesia tanpa melalui tempat pemeriksaan imigrasi. Hasil penelitian penulis yang menjadi motif terdakwa melakukan tindak pidana Keimigrasian adalah: a) Kunjungan Keluarga; b) Pas Lintas Batas/Izin masuk yang telah habis berlaku; c) Biaya perjalanan yang murah; d) Kegiatan ekonomi; e) Ingin Menikah dengan pasangan di Indonesia; f) Menjadikan Indonesia sebagai tempat transit; g) Melakukan penangkapan ikan secara illegal. Sedangkan yang menjadi modus pelaku dalam melakukan tindak pidana keimigrasian adalah : a) Berjalan kaki melintasi hutan sampai perbatasan; b) Menyeberang menggunakan Speedboat dari Malaysia; c) Mengarahkan kapal masuk ke ZEE Indonesia; d) Membuat dan menggunakan 2 Paspor. Akibat hukum bagi warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana keimigrasian adalah : a) Terdakwa ditahan; b) Terdakwa dibebani membayar biaya perkara; c) Terdakwa dijatuhi pidana penjara; d) Terdakwa dikenai denda, dan jika tidak dapat membayar denda tambahan pidana penjara dengan waktu tertentu; e) Barang bukti dikembalikan kepada terdakwa atau dimusnahkan; f) Terdakwa dideportasi.

ANALISIS PENGARUH PROGRAM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA PT. PLN PERSERO UNIT LAYANAN PUSAT LISTRIK ATAMBUA

EMANUEL BRIA LEKIK
· Thesis · Open Access

Perkembangan dan pertumbuhan suatu bangsa, baik sekarang maupun akan datang tentunya tidak bisa terlepas dari penerapan manajemen. Karena meningkatnya yang sangat ditunjang oleh peranan kerja, yang merupakan faktor produksi utama dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu sumber daya manusia harus mendapat perhatian yang khusus agar mereka dapat memberikan kontribusi yang optimum dalam pekerjaan mereka. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan rencana usaha yang menerapkan berguna untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja.Keselamatan dan kesehatan kerja memiliki tujuan yang hendak dicapai, yaitu meningkatkan produktivitas, meningkatkan efesiensi pekerjaan dan menurunkan biaya kesehatan. Karyawan yang memiliki tingkat kesehatan fisik, mental dan sosial yang tinggi akan dapat bekerja dengan pengerahan tenaga yang optimal sehingga kinerja tinggi bisa tercapai dan kemudian bisa meningkatkan produktivitas(Rivai, 2004: 309) Produktivitas ini merupakan suatu aspek yang penting bagi perusahaan, karena apabila tenaga kerja dalam perusahaan mempunyai kerja yang tinggi,maka perusahaan akan memperoleh keuntungan dan hidup perusahaan akanterjamin. Usaha peningkatan produktivitas harus direncanakan secara baikdan sistematis, kedalam suatu perusahaan (Hameed dan Amjad, 2009:72). Sedangkan menurut Tryono (2012:61) produktivitas adalah perbandingan antara hasil-hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan atau perbandingan jumlah produksi (output) dengan sumber daya yang digunakan (input).Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Analisis pengaruh penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambu. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitaf, dengan teknik pengambilan sampel peneliti mengunakan teknik pengambilan data kuisioner. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 45 orang dan jumlah Populasi sebanyak 45 orang karyawan dalam yang ada pada PT PLN (PERSERO) Unit layanan Pusat Listrik Atambua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang merupakan sejumlah pertanyaaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui. Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : kuat-lemah, baik-buruk,tidak setuju-setuju. Pertanyaan-pertanyaan dalam angket tertutup di buat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapakan data yang bersifat interval dan di beri skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Untuk memudahkan pemecahan masalah, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuesioner yang secara mendalam menggunakan analisis regressien SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan variabel Keselamatan Kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap Produktivitas karyawan pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik, hal ini terlihat dari signifikansi Keselamatan Kerja (X1) 0,655 > 0,05 dan nilai thitung 2.233 >2,01954 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel Keselamatan kerja (X1) terhadap Produktivitas Karyawan (Y) pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambua Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel Diketahui nilai signifikansi variabel Kesehatan kerja (X2) pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambua, hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel kesehatan kerja (X2) 0,182 > 0,05 dan t hitung 0,678 < 2,01954 t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti berpengaruh signifikan terhadap variabel kesehatan kerja (X2) terhadap Produktivitas karyawan (Y) pada PT PLN (PERSERO) Unit Layanan Pusat Listrik Atambua. Melalui penelitian ini Penulis menyarankan untuk peneliti selanjutnya lebih memperluas populasi, melengkapi dengan teknik pengumpulan data yang lain atau menyertakan variabel dari faktor -faktor lain yang mempengaruhi Produktivitas Karyawan, seperti Motivasi kerja, Kualitas, Kuantitas, pelaksanaan tanggung jawab, dan kondisi fisik pekerjaan. Peneliti selanjutnya dapat menganalisis faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap Produktivitas karyawan

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK MEMBANTU MASYARAKAT AKIBAT DAMPAK COVID-19 DI DESA WEHALI KECAMATAN MALAKA TENGAHA KABUPATEN MALAKA

MARIA EWALDE DAHU BAIT
· Thesis · Open Access

penelitian ini berjudul “Efektivitas Penggunaan Dana Desa Untuk Membantu Masyarakat Akibat Dampak Covid-19 Di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka” Pandemi covid-19 berdampak pada turunya perekonomian negara dan menyebabkan banyak masyarakat miskin semakin sulit memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19 adalah faktor perekonomian, akibat pandemi ini perekonomian masyarakat menjadi menurun dan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah melakukan fokus anggran dari beberapa anggran yang ada, dan salah satu anggaran yang dilakukan adalah dana desa. Dana desa yang sebenarnya diperuntukan bagi pembangunan dan pengembangan desa, dialihkan menjadi dana bantuan tunai yang dinamakan bantuan langsung tunai dana desa. Dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 dijelaskna bahwa dalam rangka penanggulangan covid-19, penggunaan dana desa diprioritaskan untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang diperuntukan bagi masyarakat miskin yang perekonomiannya terdampak wabah covid-19. Persoalan dalam Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bangaimana efektivitas pengunaan dana desa untuk membantu masyarakat akibat dampak covid-19 di Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka dalam upaya membantu perekonomian masyarakat akibat dampak covid-19 dan bagaimana efektivitas pelaksanaan bantuan langsung tunai dana desa di desa Wehali. Konsep-konsep dari penelitian ini meliputi efektivita penggunaan dana desa dan pelaksanaan bantuan langsung tunai dana desa. Untuk mengukur efektiviasta penggunaan dana desa digunakan analisis menggunakan teori efektivitas menurut Makmur (2015) yaitu ketepatan waktu, ketepatan tujuan, ketepaan sasaran dan ketepatan pilihan, dan ntuk pelaksanaannya sudah tertuang dalam peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan bantuan langsung tunai dana desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan untuk menentukan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah efektivitas penggunaan dana desa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa efektivitas penggunaan dana desa di Desa Wehali belum dapat dikatakan efektif, terbukti dari tidak tepatnya waktu penyaluran bantuan langsung tunai dana desa kepada masyarakat, kurangnya transparansi pemerintah desa, serta kurang tepatnya sasaran bantuan langsung tunai dana desa, namun manfaat bantuan langsung tunai dana desa sangat membantu, khususnya bagi keluarga penerima bantuan ini

PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA MS GLOW KOTA KUPANG

SOVIA SEUK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA MS GLOW KOTA KUPANG. Pada dasarnya saluran distribusi merupakan kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudahkan penyampaian barang dan jasa dari produsen ke konsumen, sehingga penggunanya sesuai dengan yang di perlukan. Menurut Abubakar (2018: 60)Sedangkan menurut Sunyoto (2015 :198) saluran distribusi dapat di artikan sekelompok pedagang dan agen perusahaan yang mengkombinasikan antara pemindahan fisik dan nama dari satu produk untuk menciptakan kegunaan bagi pasar tertentu. Menurut sunyoto (2015:158) promosi merupakan kegiatan yang ditunjukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Dalam promosi terdapat komunikasi yang harus dibangun oleh pihak produsen kepada para konsumennya. Sebab dengan komunikasi yang baik dan jelas, akan memberikan pengaruh positif antara kedua belah pihak dalam rangka membangun saling percaya,tanpa ada rasa curiga satu sama yang lain. Volume penjualan menurut pendapat yang dikemukan oleh John Downes dan Jordan Elliot Goodman yang dikutip oleh Susanto Budidharmo (2000:646), yaitu volume penjualan adalah total penjualan yang didapat dari komoditas yang diperdagangkan dalam suatu masa tertentu. Dan juga menurut Winardi (2001:359), volume penjulan sebagai hasil penjualan yang dinyatakan dalam bentuk kualitatif,fiskal atau volume sedangkan menurut Swastha(2003:141) Apabila perusahaan memiliki produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau secara sistem distribusi yang baik namun tidak mampu memperkenalkan produk secara luas dan merata, maka produk yang dihasilkan tidak akan memiliki nilai jual. disamping itu, agar konsumen mudah memperoleh produk yang dibutukan maka distribusi merupakan suatu kegiatan yang penting sebgai penghubung antara produsen dan konsumen pengguna atau pengeluaran biaya distribusi berperan sebagai penjual cepat untuk menyalurkan batang atau produk ke tangan pelanggan. Berdasarkan penjulasan diatas maka penelitian ini akan membahas hubungan saluran distribusi dan promosi terhadap volume penjualan pada ms glow kota kupang.dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif,sampel yang berdasarkan karyawan pada ms glow diperoleh sampel sebanyak 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan saluran distribusi dan promosi terhadap volume penjualan ( uji f) dan uji koefisien determinasi (r2) dari hasil penelitian yang dilakukan saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) seacara simultan berpengaruh positif terhadap volume penjualan (Y) pada Ms Glow Kota Kupang Hal yang membuktikan bahwa hasil dari pengujian ini dapat di analisi regresi linear berganda dan nilai konstanta a sebesar 8.189 sedangkan koefisien regresi b1=0.114,b2 adalah 0. 351 dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) terhadap volume penjualan (Y) adalah sebagai berikut : Y = 8,189+0,114X1+ 0,651X2+e Dengan demikian persamaan regresi linear berganda ini dapat diartikan sebagai berikut : nilai konstanta sebesar 8,189 artinya jika nilai saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) sama dengan nol, maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 8,189 poin. koefisien regresi (b1) sebesar 0,114 artinya jika saluran distribusi (X1) mengalami kenaikan sebesar 1 poin maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 0,114 poin dengan asumsi varibel lainnya konstant.koefisisen regresi (b2) sebesar 0,651 artinya jika promosi (X2) mengalami kenaikan sebesar 1 poin, maka volume penjualan (Y) akan meningkat sebesar 0,651 poin dengan asumsi variabel ainnya konstant. Hal tersebut menunjukan bahwa variabel saluran distribusi (X1) dan variabel promosi (X2) memiliki arah pengaruh yang positif terhadap volume penjualan (Y). Uji t pada dasarnya digunakan untuk mengetahui apakah secara parsial variabel independen berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap variabel dependen (priyanto 2011:90). Toleransi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 5% (a=0,05), sebagai batasan.kriteria Ttabel = t (a / 2 : n-k-1) = t ( 0,025 : 30 - 2 -1) =27 Ttabel dari 27= 2,052 Kriteria pengujian hipotesis dalam uji koefisien secara parsial (terpisah) adalah sebagai berikut : Jika thitung>ttabel : maka Ha diterima dan H0 ditolak Jika thitung<ttabel : maka Ha ditolak dan H0 diterimaPengujian Hipotesis Pertama : Pengaruh saluran distribusi (X1) Terhadap volume penjualan (Y)Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikan 0,020 < 0,05 dan t-hitung 2,466 > t-tabel 2,052 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel saluran distribusi (X1) terhadap volume penjualan (Y) Pengujian Hipotesis Kedua: Pengaruh promosi (X2) Terhadap volume penjualan (Y).Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan t-hitung 5,630> t-tabel 2,052 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh positif antara variabel promosi (X2) terhadap volume penjualan (Y) Di ketahui bahwa F-hitung > Ftabel yaitu 21,206 > 3,34 dan signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak atau saluran distribusi (X1) dan promosi (X2) seacara simultan berpengaruh positif terhadap volume penjualan (Y) Berdasarkan dari hasil koefisien determinasi dapat diketahui bahwa nilai R = 0,782. Untuk mengetahui besarnya variansi dari volume penjualan dapat dilihat dari nilai Adjusted R Aquare yang diperoleh sebesar 0,611. Hal ini menunjukan bahwa 61,1% variabel volume penjualan (Y) dapat dijelaskan oleh saluran distribusi (X1) dan Promosi (X2) dan sisanya 39,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini:

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN PENEMPATAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PERUM BULOG KANWIL NTT

RANDY ADEPUTRA SELAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN PENEMPATAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PERUM BULOG KANWIL NTT Di zaman yang serbamodern ini perusahaan-perusahaan dituntut untuk selalu berkembang dan mampu bersaing mengikuti kemajuan zaman agar dapat mencapai tujuan perusahaan tersebut dengan baik. Tidak bisa dipungkiri untuk mencapai produktivitas yang tinggi dalam perusahaan juga harus dilihat bagaimana kinerja karyawan, lingkungan kerja fisik dan penempatan kerjadalamperusahaan. Berkembangnya suatu perusahaan atau organisasi pasti tidak terlepas dari SumberDayaManusianya.Sumberdayamanusiayangungguldankompetenpastimenghasilkan kemajuan yang pesat untuk perusahaannya. Salah satu upaya yang dapat menentukan proses prima khususnya dalam organisasi apalagi organisasi pemerintah tergantung pada kinerja. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik terhadap kinerja karyawan dan pengaruh penempatan kerja karyawan terhadap kinerja karyawan di Perum Bulog Kanwil NTT, karena penulis menemukan bahwa terdapat penempatan kerja masih harus disesuaikan dengan keahlian dan keterampilan karyawan sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan pada Perum Bulog NTT. Konsep dalam penelitian ini adalah lingkungan kerja fisik, penempatan kerja karyawan dan kinerja karyawan. Menurut Siagian (2014 : 57) menyatakan bahwa “lingkungan kerja fisikmadalah semua keadaan yang berbentuk fisik yang terdapat disekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan”.Menurut Tohardi dalam Priansa (2016:125), menyatakan bahwa penempatan adalah menempatkan pegawai pada pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan atau pengetahuannya atau dengan kata lain proses mengetahui karakter atau syarat-syarat yang diperlukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan tugas.Simamora, (2006:34). kinerja pegawai merupakan prestasi kerja, yakni perbandingan antara hasil kerja yang dapat dilihat secara nyata dengan standar kerja yang telah ditetapkan organisasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 43 oarng pegawai karyawan dan sampel sebanyak 43 orang karyawan. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilakukan penyebaran Kuesionerpada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda pada SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui Lingkungan kerja fisik dalam kategori sedang, Penempatan kerja berada dalam kategori sedang serta kinerja karyawan juga berada pada kategori sedang. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis linear berganda diketahui bahwa lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,001 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,489 yang berarti semakin baik lingkungan kerja fisik semakin tinggi kinerja karyawan dan sebaliknya. Sedangkan Penempatan kerja berpengaruh positif juga terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,033 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,395 yang berarti semakin baik penempatan kerja maka semakin tinggi pula kinerja karyawan.

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN DAERAH KABUPATEN KUPANG (Studi Kasus Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang)

MARGARETHA WAE KEBAN
· Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan keungan daerah terhadap kemandirian daerah kabupaten kupang tahun 2016-2020 yang dilihat dari 3 komponen pengelolaan keuangan daerah yaitu : rasio efektivitas, rasio efesiensi dan rasio kemandirian, jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan kinerja pengelolaan keuangan daerah terhadap kemandirian daerah Kabupaten Kupang dilihat dari rasio efektivitas pada tahun 2019-2020menunjukkan bahwa rasio efektivitas yang diukur dengan akun target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan akun realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga hasil analisis yang di peroleh dengan menunjukan hasil rasio efektivitas yang dihasilkan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang pada tahun 2016 sebesar 74,22%, tahun 2017 sebesar 83,86%, tahun 2018 sebesar 77,63%, tahun 2019 sebesar 59,89%, dan tahun 2020 sebesar 73,37%. Berdasarkan tabel diatas rata-rata rasio efektivitas dari tahun 2016-2020 sebesar 73,79% sesuai dengan kriteria rasio efektivitas ini terletak pada kurang dari 75% (<75%) yang berarti dari realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum sesuai atau kurang dari target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dilihat dari rasio efesiensi dari tahun 2016-2020 semakin rendah rasio efesiensi dan presentase yang dicapai kurang dari 100% (<100%), maka kemampuan daerah dikatan efesiensi atau semakin baik untuk pertumbuhan daerah Kabupaten Kupang. Sedangkan dilihat dari Rasio Kemandirian pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2016-2020 bersifat intruktif (rendah sekali) karena peran pemerintah pusat lebih dominan dari pada pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah Kabupaten Kupang yang artinya pemerintah daerah belum mandiri dalam melaksanakan urusaan otonomi daerah. Berdasarkan hasil analisis pengelolaan keuangan daerah terhadap kemandirian daerah Kabupaten Kupang pada Kantor Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang perlu mempertahankan dan meningkatkan realisasi PAD Kabupaten Kupang, dan dari hasil perhitungan rasio efektivitas pada Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang tidak efektif atau kurang efektif, hasil perhitungan rasio efesiensi pada Dinas Badan Pendaptan Daerah Kabupaten Kupang efesiensi, hasil perhiutngan rasio kemandirian pada Dinas Badan Pendaptan Daerah Kabupaten Kupang intruktif dimana peranan pemerintah pusat lebih dominan daripada pemerintah daerah. Oleh karena itu Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang harus terus menjaga dalam meningkatkan realisasi penerimaan PAD pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang

KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN

YAMNER FETRIONA REWISA NENOLIU
· Thesis · Open Access

Judul skripsi ini ” KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM TIDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN”. Rumusan masalah yang penulis kaji:Mengapa Pengadilan Negeri memutuskan putusan lepas terhadap pelaku tindak pidana ujaran kebencian, namun Mahkamah Agung Membatalkan dengan menjahukan putusan pemindanaan?. Metode yang digunakan penulis penulis penelitian normatif dansifat penelitian deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,jelas dan rinci serta sistematis hasil dan bentuk karya ilmiah dan jenis penelitian mormatif. Sumber data yang digunakan bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim, peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan studi kepustakaanuntuk memperoleh imformasi dari putusan pengadilan. Analisis data menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis maka, yang menjadi alasan dan pertimbangan hakim. Berdasarkan hasil penelitian diatas alasan Mahakamah Agung menggabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum terhadap pelaku tersebut diatas adalah Informasi Dan Transaksi Elektronik dalam dakwaan Kesatu Primair dan dengan demikian pula putusan Judex Facti yang menyatakan perbuatan Terdakwa telah terbukti namun bukan suatu perbuatan pidana haruslah dibatalkan karena Judex Facti dalam perkara a quo tidak menerapkan fakta secara tepat dan benar dalam menentukan dasar kesalahan Terdakwa