· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
STUDI TENTANG UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI SISWA PADA KELAS VIII DI SMP SWASTA SWADAYA TARUS TAHUN 2021/2022
______________________________________________________
Loudoe A. * Pellu L.** Manu L. ***
Siswa merupakan individu yang berkarakteristik unik serta bersifat dinamis terhadap proses perkembangan. Individu siswa dikatakan unik karena setiap individu memiliki potensi, kecakapan, motivasi, minat, bakat, kebiasaan, persepsi serta karakteristik fisik yang berbeda. Keragaman tersebut yang membedakan antara satu individu dengan individu lainnya.
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Studi Tentang Upaya Guru Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Pada Kelas VIII Di Smp Swasta Swadaya Tarus. Objek dalam penilitian ini adalah Guru dan siswa. Subjek penilitian ini adalah 12 orang. Untuk mencapai tujuan yang dirumuskan penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penilitian ini adalah wawancara dan Kuesioner. data yang dikumpulkan disajikan dan dianalisa secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif kemudian ditarik kesimpulannya. Dari pengelolaan data dan analisis peniliti menghasilkan satu kesimpulan yang dapat digambarkan bahwa upaya guru dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa sangat baik dengan memberikan Motivasi, apresiasi, komunikasi, tanggungjawab, kepercayaan diri, begitu juga dengan siswa yaitu, keberanian, aktif, bersaing, sopan, jujur, bertanggungjawab, konsisten, mengendalikan diri, sikap empati, sopan saling mengasihi dan menghormati.
Adapun yang menjadi saran dalam penilitian ini adalah Kepada kepala sekolah agar membina serta memberi teladan tentang disiplin dalam melaksanakan tugas sehingga dapat memotivasi kerja para guru. Kepada Guru Bagi guru yang sudah memiliki kompetensi, agar dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan sedangkan yang belum berpotensi supaya berusaha lebih baik lagi. Bagi siswa Harus lebih rajin lagi dalam mengembangkan diri dengan rajin belajar dan tekun dalam tanggungjawab, disiplin dan selalu meningkatkan rasa percaya diri. Diharapkan penelitian yang akan datang, agar menggunakan sampel yang digunakan lebih banyak dengan penambahan beberapa variable diluar variable penelitian penulis sehingga hasil analisis dari penelitian yang didapatkan akan lebih akurat.
Kata Kunci : * Upaya Guru * dan * Rasa Percaya diri Siswa **
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EMILIUS YUSTA TUPENG (17383696) Pengaruh Padat Penebaran Berbeda Terhadap Pertumbuhan Alga Merah Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty yang Dibudidayakan Dengan Metode Keramba Jaring Apung di Perairan Koliehak Kabupaten Lembata. Rockie R.L Supit., S.Pi., M.Si dan Alfred G. O. Kase, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan komoditas perikanan yang potensial untuk dibudidayakan karena manfaatnya yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Padat tebar merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan dalam kegiatan budidaya rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh padat penebaran yang berbeda terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan dengan metode keramba jaring apung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2021. Rumput laut yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan dengan metode keramba jaring apung Hasil penelitian menunjukan pertambahan berat alga merah Kappaphycus alvarezii pada akhir penelitian dengan nilai rata-rata tertinggi 262,00 gram pada padat penebaran 50 bibit rumput laut kemudian di ikuti padat tebar 100 bibit dengan nilai rata-rata 218,00 gram dan terendah 206,33 gram pada padat penebaran 150 bibit. Kisaran pertumbuhan harian tertinggi alga merah Kappaphycus alvarezii dari awal penelitian hingga akhir penelitian 4,33-5,67 % dengan padat tebar 50 bibit rumput laut kemudian di ikuti padat tebar 100 bibit berkisar dari 2,41-5,05 % dan nilai kisaran terendah yaitu 3,19-4,05 % pada padat tebar 150 bibit. Pertumbuhan relatif dengan nilai tertinggi 5,57 % dengan padat tebar 50 bibit kemudian di ikuti padat tebar 100 dengan nilai rata-rata 5,38% dan terendah pada padat tebar 150 yaitu 5,33 % dan pertumbuhan mutlak dengan nilai tertinggi yaitu 212,00 gram pada padat tebar 50 bibit, kemudian di ikuti padat tebar 100 dengan nilai rata-rata 168,00 dan nilai rata-rata terendah 156,33 gram dengan padat tebar 150 bibit.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Skripsi, Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
*Djungu Lape A **Nuban Timo E ** Pabala P
Skripsi ini berjudul “STUDI TERHADAP PANDANGAN JEMAAT YANG SETUJU DENGAN PERLAKUAN BERBEDA DALAM PERISTIWA MADE HARRO DI GMIT TALITAKUMI RAENALULU DI KLASIS SABU BARAT TAHUN 2021” Penulis merumuskan masalah bagaimana pandangan jemaat GMIT Talitakumi Raenalulu terhadap kelompok yang menerima perlakuan berbeda terhadap peristiwa made harro? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan jemaat GMIT Talitakumi Raenalulu yang menerima atau setuju dengan perlakuan berbeda dalam peristiwa made harro.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dengan 10 orang respondend. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan yaitu: Pandangan jemaat tentang kematian tidak wajar atau made harro marupakan kematian yang menakutkan bagi mereka karena menurut mereka kematian ini asin, kutuk dan najis sehingga kematian ini dipisahkan dengan kematian biasa dan ketika pulang upacara pemakaman harus melakukan ritual pembersih. Jadi, penulis dapat menyimpulkan bahwa kelompok yang setuju dengan perlakuan berbeda dalam peristiwa made harro dengan alasan mereka takut ketika berpartisipasi menghadiri rumah duka yang mengalami peristiwa made harro karena mereka percaya bahwa kehidupan ke depan penuh dengan kesialan atau malapetaka oleh karena itu, mereka setuju orang yang made harro harus dipisahkan atau diperlakukan secara berbeda.
Jemaat GMIT Talitakumi Raenalulu
Kata kunci : Perlakuan berbeda terhadap peristiwa made harro
Keterangan :* = penulis
** = pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang (studi kasus pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka). Permasalahan yang ada didalam ini adalah sebagai berikut : “Apakah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan berpengaruh signifikan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Dasar teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Efektivitas Pengendalian Piutang. Perusahaan memerlukan pengendalian yang efektif untuk mengendalikan piutang dagang perusahaan, dan perusahaan harus memiliki sistem yang dibuat untuk memudahkan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan penjualan yaitu sistem informasi akuntansi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi penjualan terhadap efektivitas pengendalian piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi penjualan dan efektivitas pengendalian piutang di CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik yaitu dengan menggunakan perhitungan uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana yaitu diskriptif statistik dan koefesien determinasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengendalian piutang. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi yang menunjukan nilai B=0.770, serta nilai sig = 0.000 lebih kecil dari sig = 0.05. KATA KUNCI : Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dan Efektivitas pengendalian piutang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pegawai, tercermin dari salah satu misinya yang membangkitkan motivasi pegawai untuk bekerja dengan disiplin yang kuat dan konsisten, namun fenomena yang berlangsung bahwa adanya beberapa pegawai memiliki pola pikir hanya menggugurkan kewajiban tugas. Kinerja pegawai hanya berfokus pada melakukan pekerjaan sesuai dengan bagian mana tempatnya bekerja. Sehingga dalam mengukur kinerja pegawai tentunya harus berkaca pada hasil kerja yang dilakukan. Oleh karena hal tersebut, tidak menjadi lumrah jika dalam pelaksanaan tugas ditemukan pegawai yang memiliki perilaku seperti : 1. Lamban ketika bekerja, 2. Tidak tepat waktu sesuai target waktu yang telah ditentukan dan 3. Kurangnya motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan Inilah yang menjadi faktor kurang maksimalnya hasil kerja, tidak hanya itu pegawai saat bekerja ada yang tidak terlalu memperdulikan pekerjaan, seperti : 1. Pulang sebelum waktunya kerja berakhir karena pekerjaan dianggap selesai. 2. Pegawai yang bekerja dengan malas - malasan, 3. Menurunnya prestasi kerja dan rendahnya produktivitas pada saat bekerja sehingga membuat hasil kerja kurang optimal. Hasil kerja pegawai juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja, dimana hubungan antar pegawai, faktor individu, faktor luar, faktor suasana kerja, dan faktor lingkungan kerja. faktor lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kondisi psikis pegawai, jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan individu, waktu kerja yang dibatasi banyaknya pekerjaan yang harus dirampungkan serta peralatan kerja yang kurang menunjang akan ikut berpengaruh terhadap beban kerja pegawai. kinerja pegawai pada kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II didapatkan fakta bahwa suasana kerja tidak harmonis antara satu pegawai dengan pegawai lainnya, hal ini berimbas pada komunikasi yang kurang baik antara pegawai, serta ketersedian fasilitas kerja yang belum memadai. Hal ini yang menyebabkan pegawai merasa kurang nyaman dan jenuh dengan kondisi yang ada, sehingga pegawai tidak maksimal dalam melakukan pekerjaan dan hal ini berimbas pada kinerja pegawai. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Motivasi kerja terhadap Kinerja dan lingkungan kerja Terhahap Kinerja Pegawai ( Studi Kasus pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II). Operasional konsep penelitian sebagai berikut. 1. Kinerja Pegawai Kinerja pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat Sinambela adalah kemampuan individu dalam melakukan sesuatu dengan keahlian tertentu 2. Motivasi Pegawai Motivasi pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat dari yakni dorongan bagi karyawan untuk melakukan pekerjaan semaksimal mungkin karena dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan sasarannya 3. Lingkungan kerja dalam penelitian ini adalah suasana dan hubungan antar rekan kerja yang mampu menciptakan kinerja kerja yang lebih meningkat. Hasil pengujian regresi linier berganda dalam bentuk standar dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut Y =6.74+ 0,24x1+ 0,049x2+ 0.05 Persamaan regresi diatas memperlihatkan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa 1. Nilai konstanta adalah 0.674, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel Motivasi dan lingkungan kerja ( nilai X1 dan X2 adalah 0) maka kinerja pegawai sebesar 0,674. 2. Nilai koefisien regresi Motivasi adalah 0,241 artinya jika variabel motivasi (X1) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabellingkungan kerja (X2) dan konstanta (a) adalah nol (0), maka kinerja pegawai meningkat sebesar 0,241. Hal tersebut menunjukan bahawa variabel motivasi yang di sediakan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai. sehingga makin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Nila koefisien regresi lingkungan kerja adalah 0,049 artinya jika variabel lingkungan kerja (X2) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabel pengaruh motivasi (X1) dan konstanta 0 (nol ), maka kinerja pegawai sebesar 0,049 hal tersebut menunjukan bahwa lingkungan kerja yang berkontribusi positif bagi kinerja pegawai, sehingga semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi kinerja pegawai. Hasil uji t dan sig, dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja pegawai (H1) Variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari sinifikan motivasi (X1) 0,00 0,05, dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) = (0.025;30) = 1,99. Berarti nilai thitung lebih besar dari table (7,71> 1,99) maka Ho ditolak H1 diterima. Maka hipotesis variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Sehingga hipotesis yang berbunyi diduga terdapat berpengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. 2. Pengaruh variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan (H2) Variabel Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari signifikan kompensasi (X2) 0,55 0,05, Dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) =(0.025;30) = 1,99 Berarti nilai thitung lebih besar dari table (2,59>1,99), maka Ho ditolak H1 diterima. Sehingga hipotesis variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 48,58 dengan nilai F tabel adalah 3,11 sehingga nilai F hitung >F tabel atau 48,58 > 3,11, dan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan H3 di terima, dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) secarah bersama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang. Hasil Uji R kuadrat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Squaresebesar 0,54. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 54% sisanya 46% dijelsakan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan atas hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh Motivasi terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 2. Ada pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Ada pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Alasan penulis menetapkan judul skripsi di atas adalah, karena fakta observasi awal yang memperlihatkan tidak semua siswa/i yang bermain bola voli di SMP Negeri 6, Kota Kupang, mempraktekkan nilai sosial penjasorkes. Hal itu terlihat dalam perilaku memberikan kata-kata hinaan pada teman atau rekan tim saat bermain bola voli.
Tujuan penelitian: Penelitian yang dilakukan penulis memiliki tujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang tinjauan nilai sosial penjasorkes dalam pembelajaran bola voli pada siswa kelas VIII, SMP Negeri 6, Kota Kupang.
Metode penelitian: Adapun jenis peneltian yang ditetapkan penulis dalam skripsi ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tindakan observasi dan wawancara secara mendalam. Fokus observasi dan wawancara mendalam penulis dalam penelitian ini, adalah para informan yang berjumlah 6 orang, yang diteliti penulis di lokasi penelitian.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis menemukan bahwa tidak semua informan menerapkan nilai sosial penjasorkes saat permainan bola voli berlangsung. Nilai sosial yang dilanggar para informan dalam penelitian ini adalah nilai respek, nilai tanggung jawab dan nilai beradap. Sedangkan nilai sosial fairdan jujur tidak dilanggar oleh para informan.
Kesimpulan: Merujuk pada hasil penelitian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tidak seluruh nilai sosial penjasorkes diterapkan oleh para informan. Walaupun nilai sosial penjasorkes itu seharusnya diterapkan dalam permainan bola voli
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan karakter menjadi salah satu isu terkini. Selain menjadi bagian dari pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter siswa pada bela diri pencak silat persaudaraan setia hati terate cabang Malaka.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan PSHT cabang Malaka, 2) penerapan pendidikan karakter, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan karakter yang di terapkan kepada siswa PSHT cabang Malaka, 4) pelaksanaan pendidikan karakter pada PSHT cabang Malaka, 5) hasil pedidikan karakter siswa PSHT cabang Malaka.
Simpulan: persaudaraan setia hati terate cabang Malaka di lihat dari proses latihhan dan materi yang di berikan, sampai kepada siswa-siswanya hingga saat ini berhasil di terapkan dengan baik oleh pelatih kepada siswa-siswanya sehingga dengan adanya organisasi persaudaraan seia hati terate yang ada di Malaka di nilai sangat membantu kontribusi dalam bidang pendidikan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA KUPANG Pertumbuhan ekonomi berhubungan erat dengan proses peningkatan produk barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Proses pembangunan mencangkup perubahan pada komposisi produksi perubahan pada pola pengukuran atau alokasi sumber daya produksi diantara sector-sektor kegiatan ekonomi, perubahan pada distribusi kekayaan dan pendapatan yang bertujuan untuk mrningkatkan kesejahtraan masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif dari belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi terhadap kesejahteraan ekonomi, dan belanja ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat di Kota Kupang. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan (APBD) Pemerintah Daerah di Kota Kupang tahun 2015 hingga tahun 2019. Pengujian ini dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Kota Kupang. Dari hasil pengujian diperoleh hasil bahwa: 1) Belanja Modal memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, 2) Pertumbuhan Ekonomi memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, 3) Belanja Modal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada Badan Pusat Statistik Kota Kupang. Sampel penelitiannya adalah dokumen yang berisi data belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kota kupang tahun 2015-2019. Metode pengumpulan data menggunakan studi dokumenter. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana, uji t, uji F dan Uji R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persentase (%) pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Kupang sejak tahun 2015-2019, tidak selalu mengalami peningkatan ataupun penurunan atau dapat dikatakan mengalami Fluktuasi (tidak normal / selalu berubah-ubah). Selain itu, belanja modal memiliki pengaruh positif terhadap penduduk miskin. Artinya semakin besar belanja modal maka jumlah penduduk miskin semakin bertambah. Hal ini bertolak belakang dengan teori, hal ini disebabkan karena masih ada program-program pemerintah yang dianggap masih belum tepat sasaran dan program pemerintah belum menyentuh masalah mendasar yang terjadi pada masyarakat sehingga hasilnya belum efektif. Selain itu, program yang ada juga dinilai masih bersifat reaktif, berjangka pendek dan parsial.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERBANDINGAN PISANG KEPOK DAN KACANG TANAH TERHADAP PRODUK MANGGULU
Rifat W.B Bella)* M. Nuhamara)** Zet Malelak)**
ABSTRAK
Manggulu merupakan produk pangan tradisional yang terbuat dari pisang dan kacang tanah yang kandungan karbohidratnya tinggi dengan nilai kadar airnya rendah. Manggulu sebagai pangan local dibuat dari pisang matang dan kacang tanah yang sudah disangrai namun dalam proses pembuatan manggulu masyarakat sumba timur menggunakan cara sederhana tanpa mengetahui perbandingan kedua bahan yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat perbandingan terbaik pisang kapok dan kacang tanah terhadap produk manggulu. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium prosesing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana pada Bulan September 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga secara total terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perbandingan pisang kapok dan kacang tanah terhadap produk manggulu memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf signifikan (P>0,01) terhadap warna, tekstur,rasa dan aroma produk manggulu yang dihasilkan. Selain itu, perlakuan perbandingan pisang kapok dan kacang tanah terbaik terdapat pada perlakuan B yaitu 250 g pisang kapok dan 250 g kacang tanah yang menghasilkan aroma (4,667) sangat suka,rasa (4,756) sangat suka,tekstur (4,711) sangat suka dan warna (4,622) sangat suka pada manggulu. Dengan demikian, perbandingan pisang kapok dan kacang tanah yang berbeda berpengaruh terhadap produk manggulu.
Kata Kunci : Manggulu,Perbandingan,sumba timur, metode rancangan acak lengkap
Keterangan :
*) Peneliti
**) pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Patogen Pada Kappaphycus alvarezii di Perairan Tablolong
Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur
Laidat, M.D) *
Rupidara, A.D.N) **
Sabuna,A.C) **
Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu spesies makro alga yang memiliki banyak manfaat.
Penyakit utama yang menyebabkan penurunan produksi di seluruh pusat pengembangan
budidaya makro alga adalah penyakit ice-ice.Serangan penyakit tersebut tidak hanya
menurunkan hasil panen (60–70%), tetapi dapat juga menyebabkan gagal panen. Masyarakat di
Perairan Tablolong sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani rumput laut, adapun
kendala yang dihadapi yaitu penyakit ice-ice .Tujuan dari penelitian ini adalah mengisolasikan
dan mengidentifikasi bakteri pathogen pada Kappaphycus alvarezii bibit dari perairan Tablolong
Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang NTT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
survey dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling
di area Perairan Tablolong, kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur
(NTT). Metode pengujian meliputi pembuatan isolat uji, Uji katalase, uji glukosa. Hasil uji
katalase bada semua bakteri positif dan uji glukosa glokosa positif pada semua bakteri, Bakteri
pathogen yang diisolasi dari Kappaphycus alvarezii ialah genus Pseudomonas sp genus Vibrio
sp, genus Bacillus, genus Flavobaterium, genus Cytophaga Sp dan genus Holobacterium.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menguji pengaruh sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas keuangan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah (a) Untuk menguji pengaruh sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. (b) Untuk menguji pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. Secara teoritis sistem pengendalian intern adalah rencana organisasi dan metode yang digunakan untuk menjaga atau melindungi aktiva dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. sistem akuntansi yang terdiri dari seperangkat kebijakan, standard prosedur yang menghasilkan laporan yang relevan, andal dan tepat waktu untuk menghasilkan informasi dalam bentuk laporan keuangan yang digunakan oleh pihak intern dan ekstern pemerintah daerah untuk mengambil keputusan ekonomi. Kualitas laporan keuangan pemerintah adalah ukuran-ukuran normatif yang perlu diwujudkan dalam informasi akuntansi sehingga dapat memenuhi tujuannya. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao sedangkan Sampel penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao yang berjumlah 45 responden. Penentuan jumlah responden menggunakan metode purposive sampling, dimana kuesioner akan diberikan kepada responden yang kebetulan ditemui pada saat penelitian. Data penelitian ini dihimpun dengan memakai kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Analisis penelitian meliputi analisis pendahuluan untuk mendiskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik dari masing-masing konsep. Analisis lanjutan menggunakan hasil analisis regresi linear berganda untuk menjawab persoalan penelitian sekaligus untuk membuktikan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini tersebut mendukung penelitian yang di lakukan oleh Hari Bagja (2017) dan (2) sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao. Hal ini tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh Agum Gumelar (2017). Peneliti memberikan saran sebagai berikut (a) Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar dapat menggunakan faktor-faktor yang lain untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan pemerinah dan memperhatikan indikator-indikator yang digunakan sehingga mampu memberikan hasil penelitian yang benar-benar mewakili keadaan yang sebenarnya.(b) Bagi Instansi hendaknya lebih memperhatikan dan sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi keuangan daerah karena berdasarkan hasil berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Keanekaragaman Tumbuhan Pewarna Di Desa Manulondo Kecamatan Ndona Kabupaten Ende
Kio K.N*) Sabuna A**) Daud Y**)
Keanekaragaman merupakan kekayaan mahkluk hidup di suatu kawasan baik di daratan maupun di lautan atau di tempat lainnya. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki ialah tumbuhan pewarna. Tumbuhan pewarna merupakan tumbuhan yang secara keseluruhan baik batang, kulit, bunga, buah, biji maupun daunnya dapat menghasilkan suatu zat warna tertentu setelah melalui proses perebusan, penghancuran maupun proses lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan pewarna yang ada di Desa Manulondo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Teknik pengumpulan data dengan melakukan eksplorasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan Jenis tumbuhan pewarna yang ditemukan di Desa Manulondo Kecamatan Ndona Kabupaten Ende terdapat 7 jenis tumbuhan pewarna yaitu Tarum (Indigofera tinctorea L), Mengkudu (Merinda citrifolia L), Kunyit (Curcuma dometica L), Biduri (Calotropis gigantae), Jati (Tectona grandis), Pinang (Areca catechu), Angsana (Pterocarpus indicus). Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan pewarna masuk dalam kategori sedang yaitu 1,686.
Kata Kunci: Keanekaragaman, Jenis, dan Tumbuhan pewarna.
Keterangan: *Peneliti
**Dosen Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PEMANFAATAN INTERNET SEKOLAH DALAM MENUNJANG
PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 WEWEWA TIMUR
Skripsi, program studi ilmu pendidikan Teologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupanga
*BaniMata N ** Manggoa M **Natonis D
Internet merupakan salah satu media yang dapat membantu guru dan
siswa dalam pembelajaran. didalam internet terdapat banyak pengetahuan
yang dapat diambil manfaat untuk menambah wawasan siswa dan juga guru.
Diantaranya para siswa bisa mencari apa saja di internet,
Oleh karena itu melalaui internet siswa SMA negeri 1 wewewa timur
dapat mengakses internet sebagai informasi dan ilmu pengetahuan sesuai
dengan kebutuhan yang relevan. Namun di SMA Negeri 1 wewewa Timur
siswa dan guru kurang memanfaatkan internet dengan baik. Selain itu
kendalah yang dihadapi oleh Sma Negeri 1 Wewewa Timur yaitu: kurangnya
pemahaman siswa terhadap penggunaan internet, kurang fasilitas penunjang
dari siswa itu sendiri, kurangnya pemahaman siswa dalam menggunakan
komputer, kurangnya minat siswa dalam mengakses internet sebagai media
belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan
internet sekolah dalam menunjang pembelajaran di SMA N 1 WEWEWA
TIMUR.
Metode penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis data
kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada kepalah
sekolah, guru 4 orang, dan siswa 8 orang. Instrument yang digunakan dalam
penelitian ini berupah wawancara kepada kepalah sekolah, guru, dan siswa.
Berdasarkan hasil pengelolaan data peran internet cukup besar dan
sangat penting dalam pengembangan pendidikan yang ada di SMA N1
WEWEWA TIMUR, karena internet merupakan salah satu media yang dapat
membantu guru dan siswa dalam pembelajaran, dengan adanya internet, maka
masalah- masalah pendidikan seperti, sarana prasarana, sumber belajar,
kualitas guru dan informasi yang berhubungan dengan pembelaran siswa dapat
terselesaikan.
xii
Karena itu pemanfaatan internet di SMA N 1 WEWEWA TIMUR harus
menjadi perhatian lebih sebab akan memberikan pengaruh yang baik dalam
hal mutu dan kualitas pendidikan.
Kata kunci:
Keterangan: *= penulis
**= pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study is focusing on English for tourism
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
Buku ajar pendidikan Pancasila ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama, diawali
dengan latar belakang pendidikan Pancasila; kebijakan nasional
pembangunan bangsa dan karakter; landasan hukum pendidikan Pancasila;
kerangka konseptual pendidikan Pancasila; visi dan misi; tujuan pendidikan
Pancasila; desain mata kuliah; kompetensi inti dan kompetensi dasar. Pada
bagian pengantar ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep, hakikat, dan
perjalanan pendidikan Pancasila di Indonesia. Bahasan materi ini penting
untuk diketahui karena berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi
mengalami pasang surut. Selain itu, kebijakan penyelenggaraaan pendidikan
Pancasila di perguruan tinggi tidak serta merta diimplementasikan, baik di
perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta. Keadaan tersebut
terjadi karena dasar hukum yang mengatur berlakunya pendidikan Pancasila
di perguruan tinggi selalu mengalami perubahan dan persepsi pengembang
kurikulum di masing-masing perguruan tinggi berganti-ganti.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN,
PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN
TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU
LESTARI
Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang
sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan
bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi.
PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang,
Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti
produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan
konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang-
barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai
pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut.
Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari,
dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada
kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya,
perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi
dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus
berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi
karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga
aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas
karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam
konteks PT Cipta Laku Lestari.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike
Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh
Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap
Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif
terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya
pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas
karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan
memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t
sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap
Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%.
Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024)
dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir
Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian
menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650
dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi
karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada
Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi
signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir
memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa
job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan
pada lampung post.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan
membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas
Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku
Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus
slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan
analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan
Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear
Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2).
Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa
secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan
dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2)
berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan
Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan
(Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir
(X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas
Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil
pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta
sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 =
1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan
pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan
Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y=
24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e.
Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1)
berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel
Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000
< 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik
Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan.
Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan
Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan
Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3)
ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0
ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan.
Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka
perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0
(b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan
karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3)
berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan
hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau
90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan
karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan
pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul:” PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK
DALAM PEMBUATAN E-KTP TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT
DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA KUPANG”
Pelayanan publik tentu tidak terlepas dari kehidupan masyarakat karena pada
hakikatnya setiap manusia membutuhkan pelayanan publik sebagai bagian yang tidak
terpisahkan, tentunya pelayanan publik menjadi tugas utama dari instansi pemerintahan
karena fungsi utama pemerintahan guna melaksanakan segala kegiatan pemerintah yang
nanti hasilnya akan memberikan pelayanan kepada warga negara karena pelayanan
menjadi tangung jawab pemerintah.
Berdasarkan undang-undang nomor 25 tahun 2009 mengenai pelayanan publik,
dimana setiap penyelenggara pelayanan publik, baik yang memberikan pelayanan secara
langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat haruslah wajib menyusun,
menetapkan, maupun menerapkan standar pelayanan untuk setiap jenis pelayanan sebagai
tolak ukur dalam penyelenggaraan pelayanan disetiap instansi.
Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Nofa Irma Kumala, 2018)
yang menghubungkan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dan
menunjukkan hasil bahwa kualitas pelayanan masyarakat berpengaruh terhadap
kepuasan, hasil penelitian menunjukan bahwa dari variabel bukti fisik menunjukan bahwa
tersedia fasilitas yang memadai dan nyaman seperti ruang tunggu pelayanan, tempat
parkir, tempat ibadah, dan toilet.lalu untuk variabel reabilitas menunjukan bahwa petugas
pelayanan melayani dengan tanggap dan dapat diandalkan dan pembuatan E-ktp tepat
pada waktunya, lalu untuk variabel daya tanggap menunjukan bahwa tersedianya layanan
informasi bagi pemohon seperti papan persyaratan, papan prosedur pelayanan, dan papan
jangka waktu penyelesaian,lalu petugas pelayanan memberikan pelayanan secara cepat
tanpa menunda pekerjaan, dan terdapat kotak pengaduan layanan, variabel jaminan
menunjukan hasil yang baik dimana petugas pelayanan memberikan penjelasan dan
informasi dengan sangat baik dan jelas dengan komunikasi yang baik, lalu kedisiplinan
petugas dalam bekerja dan kejujuran petugas juga keahlian maupun ketrampilan petugas
yang memadai, lalu variabel empati menunjukan petugas pelayanan sungguh-sungguh
mengutamakan kepentingan masyarakat, lalu jam operasional yang nyaman bagi semua
masyarakat dengan pelayanan yang berkualitas.
Salah satu pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kota
Kupang juga dituntut memberikan pelayanan yang berkualits dan sesuai dengan harapan
masyarakat kota Kupang. Maka kualitas pelayanan ini diukur menggunakan 5 dimensi
seperti wujud fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati.
Berdasarkan kebijakan dan kewenangan pemerintah pada Dinas Kependu dukan
dan Pencatatan Sipil kota Kupang maka pemerintah wajib melakukan pelayanan publik
kepada masyarakat seperti yang telah ditetapkan dalam perundang- undangan, tetapi
dalam jalanannya pelayanan terkadang didapati adanya persyaratan yang berbelit-belit,
lalu pelayanan yang terkadang terkesan lambat, selain itu jaringan yang tidak stabil
sehingga masyarakat harus menunggu sedikit lama, dan terkadang tidak transparansi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan
publik terhadap kepuasaan masyarakat pada kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik
survey dan kuisioner dalam bentuk link google form yang disebarkan kepada masyarakat
yang datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, dengan
indikator yang digunakan ialah wujud fisik, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan
empati.
Penelitian ini menggunakan teknik analisis regeresi linear sederhana antara
variabel kualitas pelayanan X dan Kepuasan masyarakat Y dengan SPSS 23 dan Excel
2010 sebagai alat bantu uji statistik.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang
berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang. Sampel dalam
penelitian ini ialah 100 orang.
Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling
yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu yang
relevan dengan tujuan penelitian karena tidak seluruh masyarakat kota Kupang memiliki
pengalaman dalam pembuatan E-ktp.
Hasil penelitian ini menunjukan indikator wujud fisik, kehandalan, ketanggapan,
jaminan, dan empati berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil di kota Kupang.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan akademik yang
kemudian dapat dijadikan sebagai acuan dan referensi kedepannya.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa
dalam pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media Pop-Up Book di SMP
Negeri 1 Amanatun Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif dan desain penelitiannya adalah Pre-Experimental. Sampel untuk
penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata yang
diberikan sebelum dan sesudah pengaplikasian. Analisis data menggunakan
analisis statistik sederhana dan uji-t. Temuan menunjukkan peningkatan yang
signifikan dalam penguasaan kosakata siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari
50,33 pada pra-tes menjadi 77,33 pada pasca-tes. Hasil uji-t menunjukkan bahwa
nilai-t (17,24) lebih tinggi dari nilai tabel-t (1,69), menunjukkan bahwa hipotesis
alternatif (H1) diterima. Kesimpulannya, penggunaan media Buku Pop-Up
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata
siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor