· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Gama Agro Investama adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian yang memperkerjakan karyawan yang cukup banyak. Hal ini menyebabkan biaya gaji yang dikelurakan perusahaan cukup besar jumlahnya dan merupakan salah satu unsur yang memiliki banyak resiko kemungkinan terjadinya manipulasi dan pemborosan . tujuan pene;itian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman penerapan sistem penggajian untuk pengendalian biaya pada gama agro invesatama kabupaten sumba barat daya.metode penelitaian yang digunakan adalah metode diskritif kualitataif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan ibu manajer keuangan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penggajian pada perusahaan tersebut menerapkan duan fungsi penggajian yaitu fungsi kepegawaian dan fungsi keuangan, sehingga fungsi tersebut belum sesuai dengan teori. Dokumen akuntansi penggajian perusahaan sudah menerapkan semua dokumen sistem penggajian prosedur dalam sistem penggajian pada perusahaan tersebut. prosedur pencatatan waktu hadir, prosedur pembuatan daftar gaji, dan prosedur pembayaran gaji. Catatan akuntansi yang digunakan adalah jurnal umum dan kartu penghasilan sehingga akuntansi penggajian belum sesuai dengan teori. Jaringan prosedur sistem penggajian tersebut dinyatakan belum sesuai dengan proses prosedur yang ada dalam perusahaan. Pengendalian biaya pada perusahaan untuk sistem penggajian sudah cukup baik dikarenakan pada karyawan sudah mengikuti ketentuan sistem otorisasi perusahaan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
mRumusan masalah:1.Bagaimana motif pelaku melakukan tidak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah,2.Bagaimana modus pelaku melakukan tindak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah,3.Bagaimana akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah terhadap korban dan barang bukti.Tujuan penelitian ini:untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah,untuk mengetahui modus pelaku melakukan tindak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah,untuk mengetahui akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah terhadap korban dan barang bukti. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka.
Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut:Motif pelaku tindak pidana penguasaan hutan negara secara tidak sah adalah : untuk menguntungkan diri sendiri dan kelompok tani,ingin menguasai lahan dan ingin menduduki kawan hutan.Modus pelaku tindak pidana penguasaan hutan secara tidak sah yaitu: Membuka lahan tanpa izin pelepasan kawasan hutan(TPKH) dari menteri kehutanan,Melakukan penebangan pohon diareal hutan dengan keterangan surat pernyataan tanah tidak bersengketa, Bermusyawara bersama seluruh kelompok tani untuk pembuatan kebun sawit di atas lahan Akibat hukum terhadap pelaku: Terdakwa dalam tahap penahanan,Terdakwa dijatuhkan pemidanaan,Terdakwa dijatuhkan pidana denda,Terdakwa dibebankan untuk membayar biaya perkara dan Akibat hukum terhadap korban yaitu korban mengalami kerugian.Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut :Diharapkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang dalam menangani kasus Penguasaan hutan secara tidak sah dengan bersungguh-sungguh
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Dalam Sengketa Transasksi perdagangan Kontrak Berjangka Komuditi. Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah 1.Apa dasar Pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan hakim Peninjauan Kembali menyatakan gugatan para Penggugat ditolak
2. Apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan. Tujuan penelitian ini adalah
1.Untuk menegtahui dasar Pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan hakim
Peninjauan Kembali menyatakan gugatan para Penggugat ditolak. 2. Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan Hukum primer yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, putusan Hakim dan kaida dasar. Variabel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Variabel bebas yaitu Alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Peninjaun Kembali menyatakan gugatan para Penggugat ditolak serta hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan para Penggugat dikabulkan dalam Sengketa Transasksi Perdagangan Kontrak Berjangka Komuditi, variabel terikat dalam penelitian ini adalah penyelesaian sengketa transaksi kontrak berjangkakomuditi Hasil penelitian ini penulis menemukan 2 (dua) alasan Putusan Hakin yang menyatakan gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan dalam Sengketa Transasksi Perdagangan Kontrak Berjangka Komuditi, sebagai berikut :1. a) Gugatan para Penggugat sempurna secara formil. b) Para Penggugat tidak mampu membuktikan dalil gugatannya. 2. a) Gugatan para Penggugat sempurna secara formil. b) Para Pengguga mampu mendalilkan dalil gugatanya.
Kata kunci: Putusan Pengadilan, Tentang Sengketa Transaksi Perdagangan
Kontrak Berjangka Komuditi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH BAHAN AJAR LEAFLET STRUKTUR TUBUH ANIMALIA (INVERTEBRATA) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2022/2023
Iku G. M)* Meha A. M)** DaudY)**
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh bahan ajar leaflet struktur tubuh animalia (invertebrate) di SMA Negeri 1 Amarasi Selatan. Penelitian ini merupakan penellitian eksperimen dengan metode eksperimen dengan rancangan penelitianposttest-only control design.Dengan jumlah populasi sebanyak 24 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri darisiswa kelas kelas X IPA A dan kelas IPA XB, dimana kelasX IPA A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 12 orang dan kelas IPA B sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 12 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Pengumpulan data menggunakan angketdengan skala sikap Likert,data penelitian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji statistik parametrik yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pada bahan ajar Leaflet Sturktur Tubuh Animaliaterhadap Motivasi Belajar siswa dengan perolehan nilai t sebesar 7,340 dengan taraf signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05. Hal ini hal ini terlihat pada saat guru membagikan media leaflet pada masing-masing kelompok, siswa terlihat tertarik pada media leaflet karena bagi siswa penggunaan media leaflet merupakan suatu hal yang baru saat proses pembelajaran, dan memiliki banyak gambar yang menarik, materinya mudah dimengerti sehingga menjadikan siswa lebih termotivasi dalam proses pembelajaran. Pada saat kegiatan diskusi dan tanya jawab semua siswa bekerja sama dengn kelompoknya masing-masing untuk memecahkan masalah yang terdapat pada media leaflet dan rata-rata siswa aktif bertanya terkait konsep yang belum dimengerti dan juga menjawab pertanyaan yang peneliti berikan.
Fakta tersebut menunjukkan bahwaada pengaruh yang signifikan pada pada bahan ajar Leaflet Sturktur Tubuh Animaliaterhadap Motivasi Belajar siswa di SMA N 1 Amarasi Selatan Tahun Ajaran 2022/2023.
Kata kunci:Bahan Ajar leaflet.Struktur Tubuh Animalia, dan MotivasiBelajar Siswa
Keterangan * )= Peneliti
**) = Pembimbing
ABSTRACT
THE EFFECT OF ANIMAL BODY STRUCTURE LEAFLET TEACHING MATERIALS (INVERTEBRATE) ON STUDENT LEARNING MOTIVATION AT SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN ACADEMIC YEAR 2022/2023
Iku G. M)* Meha A. M)** Daud Y)**
The purpose of this study was to examine the effect of leaflet teaching materials on the body structure of animals (invertebrates) at SMA Negeri 1 Amarasi Selatan. This research is an experimental research with an experimental method with a posttest-only control design. With a total population of 24 and a sample of two classes consisting of students in class X IPA A and class IPA XB, where class X IPA A is the experimental class with 12 students and class IPA B is the control class with 12 students. Sampling used is random sampling. Data collection used a questionnaire with a Likert attitude scale, research data were analyzed using SPSS with a parametric statistical test, namely the t-test. The results of this study stated that there was a significant effect on the teaching material Animalia Body Structure Leaflet on students' Learning Motivation with a t acquisition value of 7.340 with a significant level of 0.000 or less than 0.05. This can be seen when the teacher distributes leaflet media to each group, students look interested in leaflet media because for students the use of leaflet media is something new during the learning process, and has lots of interesting pictures, the material is easy to understand so that it makes students are more motivated in the learning process. During the discussion and question and answer activities, all students worked together with their respective groups to solve the problems contained in the leaflet media and on average students actively asked questions related to concepts they had not understood and also answered questions that the researchers gave.
These facts show that there is a significant effect on the teaching material Animalia Body Structure Leaflet on the Learning Motivation of students at SMA N 1 Amarasi Selatan Academic Year 2022/2023.
Key words : Materials for leaflets. Animalia Body Structure, and Student Learning Motivation.
Description*) = Researcher
**)= Advisor
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tumbuhan lumut (Byophyta) merupakan salah satu golongan tumbuhan rendah yang belum banyak tergali dan dilaporkan di Indonesia. Lumut memiliki peranan penting dalam siklus hara hutan, keseimbangan air dan tempat bersarang bagi organisme lain. Tumbuhan ini dapat hidup di berbagai substrat seperti kayu lapuk, serasah, batang pohon, batu dan daun yang memiliki kondisi lembab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan lumut (Bryophyta) yang ada di Kawasan Hutan Ampupu Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode jelajah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan tabel dan identifikasi jenis lumut menggunakan Ensiklopedia Dunia Tumbuhan Lumut (Suhono Budi, 2015) dan jurnal yang terkait dengan lumut. Berdasarkan hasil penelitian di Kawasan Hutan Ampupu Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang ditemukan 5 jenis lumut yaitu Etropothecium falcimore, Hypnum cupressiforme, Dicranum scoparium, Orthotrichum lyelli dan Bryum argenteum yang hidup di habitat yang berbeda yaitu di batang pohon, kayu lapuk dan tanah. Pengukuran kondisi lingkungan atau faktor abiotik pada lokasi penelitian meliputi suhu lingkungan, kelembaban udara, pH tanah, kelembaban tanah dan intensitas cahaya. Berdasarkan tabel 4.2 dapat diketahui bahwa kawasan hutan ampupu memiliki rata-rata suhu lingkungan 18,1 C, kelembaban udara 64 %, pH tanah 7, kelembaban tanah 7,3 % dan intensitas cahaya 1846,3 Cd. Kesimpulan dari penelitian ini ada 5 jenis lumut yang ditemukan pada kawasan hutan ampupu yaitu Etropothecium falcimore, Hypnum cupressiforme, Dicranum scoparium, Orthotrichum lyelli,dan Bryum argenteum yang hidup di habitat yang berbeda yaitu di batang pohon, kayu lapuk dan tanah
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVI-19 DI SD GMIT OESAPA
NAMA : FENTIDIUS MEIMAKANI
NIM : 17321732
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pembelajaran Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan Kesehatan pada masa pandemi COVID-19 di SD GMIT Oesapa, Kelurahan Oeesapa,
Kecamatan Kelapa Lima,Kota Kupang
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan
menggunakan metode survei. Teknik pengambilan data menggunakan. data dalam Peneltian ini yaitu
guru PJOK SD GMIT Oesapa, Kelurahan Oeesapa, Kecamatan Kelapa Lima,Kota Kupang, berjumlah
2 guru PJOK. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuisioner pertanyaan. Teknik analisis data
menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 ini guru tetap memberikan
pembelajaran PJOK, guru PJOK menggunakan metode pembelajaran daring, pembelajaran PJOK,
menggunakan media pembelajaran whatsapp group, peserta didik antusias dan berpartisipasi baik
dalam pembelajaran, guru PJOK bekerjasama dengan orang tua peserta didik agar proses
pembelajaran PJOK tetap berlangsung, guru mengatakan dalam pembelajarannya hanya sebagian
pembelajaran yang sesuai RPP, penilaian berdasarkan pengumpulan tugas dan ujian, guru PJOK
mengatakan penilaian pada pembelajaran daring tidak efektif, dan kendala dalam pembelajaran PJOK
daring yaitu kesulitan mengakses internet.
Kata kunci: pembelajaran PJOK, pembelajaran daring, COVID-19
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepiting merupakan subfilum dari krustasea, dengan ciri khas tubuh dilindungi oleh karapas dan memiliki capit. kepiting tumbuh melekat pada substrat berpasir, berbatu, dan sedikit berlumpur menjadikannya sebagai habitat yang baik bagi kehidupan kepiting. Secara ekonomi biota ini telah banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan makanan dan juga dapat diperjual belikan. secara ekologis terhadap lingkungan perairan estuaria yaitu sebagai pengkonversi nutrien, penambahan sumber mineral, dan meningkatkan distribusi oksigen di dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis atau spesies serta kelimpahan dan keanekaragaman kepiting di Pantai Penyai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan kepiting yang ditemukan di perairan Pantai Penyai terdiri dari 6 famili dengan total 7 spesies yaitu Thalamita admete, Grapsus albolineatus, Actaeodes tomentosus, Polodius areolatus, Ocypode ceratophthalmos, Calappa bicornis, dan Tiarinia angusta. Berdasarkan hasil perhitungan Nilai H’ keanekaragaman spesies kepiting pada lokasi penelitian stasiun I yaitu (1,36) dan stasiun II yaitu (1,09) sedangkan jumlah spesies pada stasiun I (4) dan stasiun II (3). Berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman tersebut maka semua nilai indeks keanekaragaman yang diperoleh pada stasiun I dan stasiun II menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies berada pada kategori sedang. Kelimpahan pada stasiun I memiliki total kelimpahan 6,6 dan pada stasiun II memiliki total kelimpahan 4,15. Indeks dominasi pada lokasi pengamatan stasiun I yaitu 0,26 sedangkan pada stasiun II yaitu 0,33. Berdasarkan kriteria indeks dominansi tersebut maka semua nilai indeks dominansi yang diperoleh pada stasiun I dan stasiun II menunjukkan tidak adanya jenis kepiting yang mendominasi. Perlu dilakukan penelitian lebih dalam mengenai, keanekaragaman kepiting di Kawasan Pantai Penyai dan dilakukan pengulangan saat pasang surut air laut. Agar didapatkan data yang lebih akurat
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 2) bagaimana hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 3) apakah terdapat hubungan antara sikap belajar dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex post fakto (non eksperimen) dengan menggunakan desain penelitian korelasional dan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa/i kelas VII yang berjumblah 310 orang. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik simple ramdom sampling dengan tingkat kesalahan (presisi) 10% dan tingkat kepercayaan 90% sehingga total sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 75 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument non tes yang berupa angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap belajar siswa memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA, hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus korelasi product momen berbantuan SPSS versi 25 menunjukan bahwa nilai t hitung > ttabel (0.676 0.224). Sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA adalah sikap belajar positif. Karena hasil analisis menunjukan bahwa sikap siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA mencerminkan sikap siswa yang merasa suka, senang, serta setuju terhadap proses pembelajaran IPA. Hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA dinyatakan lulus atau tuntas dan perolehan hasil belajar tersebut memuaskan. Karena hasil belajar yang diperoleh siswa berada pada rentang 70-90. Dengan demikian maka sikap belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA. Bentuk hubungan yang terjadi adalah hubungan positif dengan tingkat korelasi kuat. Besar pengaruh yang diberikan sikap belajar siswa terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 55,4% atau berada pada kategori tinggi. Berdasarkan setiap uraian diatas maka H0 ditolak dan H1 diterima
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman holtikultura yang memiliki prospek dan nilai jual yang cukup tinggi, bentuknya yang menarik serta kandungan gizinya yang banyak membuat tanaman ini berpotensi untuk terus dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) yang diberi pupuk organik cair (POC) rebung bambu dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari Pupuk Organik Cair (POC) rebung bambu terhadap pertumuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan perlakuan 1 = kontrol (tanpa POC), perlakuan 2 = 25 mL POC rebung bambu, perlakuan 3 = 50 mL POC rebung bambu, perlakuan 4 = 75 mL POC rebung bambu, perlakuan 5 = 100 mL POC rebung bambu. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji LSD (Least Significant Different ) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helai daun dan berat basah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian POC dari rebung bambu terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah. Pemberian pupuk pada perlakuan ke 5 dengan konsentrasi sebesar 100 mL pupuk organik cair rebung bambu memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman selada 30 cm, jumlah helaian daun sebanyak 70 helai dan berat basah 85 gram
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa di SMPS Advent Nusra Noelbaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen atau eksperimen semu, metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh dari suatu perlakuan yang dilakukan pada suatu kondisi tertentu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-test post-test dengan dua kelompok random. Tujuan diberikan pre-test dan post-test yaitu untuk mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memahami dan menangkap materi yang sudah diberikan pada saat pembelajaran dilaksanakan. Tes ini berupa soal esai sebanyak 10 soal. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPA dan siswa kelas VIII A SMPS Advent Nusra Noelbaki yang berjumlah 22 siswa. Rencana analisis data mengunakan uji normalitas dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dan aplikasi SPSS untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitan nilai kategori tersebut dapat di lihat Pada Indikator memberikan penjelasan sederhana sebelum 36,3% dan sesudah 60,5%. Indikator membangun ketrampilan dasar sebelum 25%, dan sesudah 43,1%. Indikator menyimpulkan sebelum 24,5% dan sesudah 40,4%. Indikator membuat penjelasan lanjut sebelum 25% dan sesudah 53,1%. Indikator mengatur strategi dan taktik sebelum 31,8% dan sesudah 50%. Sedangkan Uji normalitas menunjukan bahwa nilai signifikansi. Pretest 0,003 < 0,05 maka data berdistribusi tidak normal sedangkan nilai signifikansi. Posttest 0,216 > 0,05, maka data berdistribusi normal. Sehingga disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini tidak normal.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya sekolah, guru biologi dan orang tua membentuk karakter peserta didik dalam pembelajaran biologi di SMA Swasta Advent Nusra Noelbaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subjek penelitian adalah pihak sekolah, Guru Biologi dan orang tua peserta didik kelas XI MIPA. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan cara deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru dan orang tua dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di SMA Swasta Advent Nusra yaitu dengan cara penanaman karakter atau pengembangan diri, membuat aturan atau sanksi-sanksi, pengawasan, memberikan motivasi serta mengarahkan peserta didik untuk berperilaku disiplin, memberikan keteladanan atau nilai karakter kristiani melalui nasehat sebelum memulai pelajaran seperti berdoa. sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran tidak hanya fokus pada pengetahuan peserta didik tetapi sekolah juga berupaya untuk memfokuskan peserta didik untuk memiliki karakter disiplin. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka penulis dapat mengambil kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah bahwa Sekolah dalam membentuk karakter disiplin pada peserta didik adalah menerapkan peraturan yang harus ditaati oleh seluruh warga sekolah, baik guru maupun anak didik selama berada di lingkungan sekolah. Guru berupaya untuk membentuk karakter disiplin peserta didik dengan berbagai macam kegiatan, mengawasi aktifitas peserta didik dengan harapan agar karakter disiplin anak didik itu terbentuk, mengarahkan dan memotivasi peserta didik untuk memulai semua kegiatan sekolah dengan disiplin
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nusa Tenggara Timur, (NTT) merupakan daerah yang subur dan dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar. Salah satu kelompok hayati yang memiliki prospek dan nilai kemanfaatan serta yang banyak ditemukan didaratan daerah NTT adalah tumbuhan pangan. Tumbuhan meliputi tumbuhan dan hewan. Keanekaragaman hayati dalam konteks ini mempunyai manfaat. Salah satu kelompok tumbuhan yang memiliki manfaat adalah tumbuhan pangan umbi-umbian. Jenis umbi-umbian yang tumbuh di Pulau Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, banyak ditemukan di daerah tropis tidak menuntut iklim serta kondisi tanah yang spesifik, tumbuh dibawah permukaan tanah. Jenis umbi-umbian ini pangan pokok yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis umbi-umbian yang masyarakat petani memanfaatkan dan membudidayakan, dan untuk mengetahui bagiama caranya masyarakat membudidakayakan dan melestarikan jenis umbi-umbian. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode ekspolorasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan jenis umbi-umbian yang ditemui terdiri dari 8 jenis tanaman umbi-umbian yaitu Manihot esculenta (umbi kayu), Ipomoea batatas (umbi jalar) Dioscorea alata (uwi) Dioscora hispida (gadung), Colocasia Esculenta L (talas), Dioscorea rotondata (uwi putih), Canna edulis (ganyong),Maranta arundinacea (garut), Dioscorea esculenta (gembili)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia termasuk salah satu Negara yang memiliki keanekaragaman hayati sangat melimpah. Sehingga Indonesia dikenal sebagai negara pusat keanekaragaman di dunia (Mega biodervisiti). Salah satu keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh Indonesia adalah tumbuhan lumut. Tujuan dari penelitian ini adalah : Untuk mengetahui jenis lumut yang ada di Kawasan Cekdam, Desa Kamanasa Kabupaten Malaka. Dan mengetahui bagaimana indeks keanekaragaman jenis lumut yang ada di Kawasan Cekdam, Desa Kamanasa, Kabupaten Malaka. dan untuk mengetahui parameter lingkungan yang mendukung pertumbuhan lumut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode transek garis (line transect method). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dan Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di sekitar Kawasan Cekdam Desa Kamanasa. Kabupaten Malaka ditemukan 12 Jenis tumbuhan lumut terdiri dari masing- masing 8 jenis lumut daun, yang termasuk ke dalam 7 famili, yaitu Calymperaceae, Pottiaceae, Hypnaceae, Sphagnaceae, Thuidiaceae, Fissidentaceae, Polytrichaceae. Dan 4 jenis Marchantiopsida yang termasuk ke dalam 2 famili yaitu Marchantiacea dan Aytoniaceae. Berdasarkan hasil perhitungan jenis lumut yang ditemukan pada lokasi penelitian pada stasiun 1 dan 2 memiliki indeks keanekaragaman spesies berada pada kategori sedang, yaitu Stasiun 1 (1,85), dan Stasiun 2 (2,28 ). Parameter lingkungan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan lumut, yaitu pH tanah, suhu, kelembaban udara dan intensitas cahaya. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat, dan dapat dipakai sebagai rujukan untuk peneliti berikutnya yang mengkaji Indentifikasi jenis lumut (Bryophyta).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja karyawan sebagai salah satu aset penting bagi perusahan harus dikelola dan dipelihara dengan baik, salah satu upayanya yaitu dengan memberikan tambahan motivasi serta pemberian insentif. Untuk itu perusahaan berusaha, memberikan sorotan lebih banyak terhadap Sumber Daya Manusia yang berada dalam ruang lingkup perusahaan tersebut. Memenuhi kebutuhan tersebut, perusahaan dapat menempuh dengan beberapa cara, cara yang paling efektif adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada dalam perusahaan, mulai dari staf perusahaan sampai karyawan tetap maupun karyawan honorer. Sumber daya manusia merupakan bagian yang penting dalam mencapai tujuan perusahaan untuk mengembangkan suatu usaha. Sumber daya manusia yang baik mencerminkan tujuan perusahaan akan tercapa i, sumber daya manusia senantiasa harus meningkatkan kompetensinya, seiring dengan perkembangan globalisasi (Ambarita, 2012). Perusahaan di tuntut untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat bersaing dalam bisnis. Sumber Daya Manusia menitik beratkan pada kenyataan bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang saling berintraksi satu sama lain dalam pencapaian suatu tujuan.
Motivаsi mеrupаkаn hаl yаng sаngаt pеnting untuk dipеrhаtikаn olеh pеrusаhааn аgаr sеtiаp sumbеr dаyа mаnusiа dаpаt mеmbеrikаn kontribusi positif tеrhаdаp tujuаn pеrusаhааn. Untuk mеndаpаtkаn sumbеr dаyа mаnusiа yаng dihаrаpkаn olеh pеrusаhааn, sеtiаp sumbеr dаyа mаnusiа dihаrаpkаn mеmiliki motivаsi kеrjа yаng tinggi sеhinggа nаntinyа аkаn mеningkаtkаn kinеrjа yаng tinggi.
Lingkungan kerja adalah kehidupan sosial, psikologi, dan fisik bagi perusahaan yang berpengaruh terhadap pekerja dalam melaksanakan tugasnya kehidupan manusia tidak terlepas dari berbagai keadaan lingkungan sekitarnya, antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan yang sangat erat.
Kinerja karyawan adalah apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh karyawan. Kinerja karyawan mempengaruhi keberlangsungan perusahaan tersebut dalam mencapi tujuan perusahaan.
Berdasarkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas motivasi kerja dan lingkungan kerja dan kinerja karyawan bepengaruh terhadap kinerja karyawan Pada Yayasan Pelayayan Dan Pengembangan Masryakat Alfa Omega Tarus.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan divisi/bagian motivai karyawan Pengaruh Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kierja Karyawan Pada Yayasan Pelayayan Dan Pengembangan Masryakat Alfa Omega Tarus berjumlah 35 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 35 orang.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan lingkungan terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada yayasan pelayanan dan pengembangan alfa omega tarus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan yayasan pelayanan dan pengembangan masryakat alfa omega taurus . Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan kinerja karyawan berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja karyawan pelayayan dan pengembangan dan pengembangan masryakat alfa omega.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengijian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 8.614 sedangkan koofisien regresi b1 = 0,409 dan b2 = 0,350. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 8,614 + 0,409 (X1) + 0,350 (X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel motivasi kerja (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa untuk variabel motivasi kerja (X1) di temukan t hitung = 2,317 lebih besar dari t tabel = 2, 03693 dan tingkat signifikan = 0,027. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah yaitu variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa variabel lingkungan kerja (X2) ditemukan t hutung = 1,756 lebih kecil dari t tabel = 2,03693 dan tingkat sig. = 0,089. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditermia dan Ha (b1 ≠ 0) ditolak yaitu variabel lingkungan kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 17,716 lebih besar dari F tabel = 3,29 dan tingkat Sig = 0,000 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterimah artinya variabel motivasi kerja (X1) dan variabel lingkungan kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,525 atau 52,5% . Hal ini berarti besar pengaruhnya motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan adalah 52,5%. Sedangkan pengaruh sebesar 47,5% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF PADA PENGRAJIN INDUSTRI TENUN IKAT OLI MILA DI KABUPATEN SUMBA TENGAH
Ekonomi kreatif merupakan rangkaian kegiatan perekonomian yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Berbeda dengan karakteristik industri pada umumnya, ekonomi kreatif termasuk dalam kategori kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses perwujudan suatu ide atau gagasan menjadi suatu kekayaan intelektual yang mempunyai nilai ekonomi tinggi bagi kesejahteraan dan lapangan pekerjaan masyarakat serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara..
Ekonomi kreatif menjadikan sumber daya manusia (SDM) sebagai modal utama dalam sebuah pengembangan yang berawal dari gagasan, ide dan pemikiran. Kedepannya, diharapkan SDM ini mampu menjadikan barang yang bernilai rendah menjadi barang yang bernilai tinggi dan berdaya jual.
Berdasarkan dari empat alternative strategi yang ada maka yang paling efektif untuk tetap melakukan peningkatan pemasaran oleh pelaku kelompk tenun ikat kabupaten Sumba Tengah adalah strategi SO yang dimana strategi tersebut dapat memanfaatkan kekuatan (strength) dan untuk memaksimalkan peluang (opportunity ) yang ada pada perusahaan. Dengan mempertimbangkan kekuatan yang dimiliki olehpengrajin tenun ikat oli mila kabupaten Sumba Tengah.
Berdasarkan analisi SWOT yang dapat dilakukan oleh pengrajin industri tenun ikut oli mila di Kabupaten Sumba Tengah yaitu perusahan yang memiliki kekuatan (Strength) dan yang dilakukan dalam strategi dapat memanfaatkan peluang (Opportunity) yang ada dan semaksimal mungkin, disamping itu dapat pula menimalkan kelemahan (weakness) dan bisa juga melawan ancaman (Threats) yang dihadapi oleh pelaku pengrajin tenun ikat oli mila . Maka dari itu diputuskan untuk memilih strategi yang terbaik adalah strategi SO.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia merupakan aset penting dalam suatu perusahaan, karena sumber daya manusia menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Sumber daya manusia di perusahaan perlu dikelola secara profesional agar terwujud keseimbangan antara kebutuhan karyawan dengan tuntutan dan kemampuan organisasi perusahaan. Keseimbangan tersebut merupakan kunci utama perusahaan agar dapat berkembang secara produktif dan wajar (Mangkunegara, 2013:2). Berkaitan dengan hal tersebut, karyawan merupakan sumber daya penting yang wajib perusahaan jaga.
Menurut Mangkunegara (2013;67) mengemukakan bahwa kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. . Menurut Sardiman (2007:89), menyatakan “motivasi intrinsik adalah motif–motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu”. Menurut Sunyoto (2012:43) lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja dan yang dapat memengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan.
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas motivasi intrinsik dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Timor. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Seluruh Karyawan PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkit Timor berjumlah 53 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan koesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Simultan (F) dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial motivasi intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkit Timor dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkit Timor. Sedangkan secara simultan motivasi intrinsik dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Timor.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 0,512 sedangkan koefisien regresi b1 = 0,226 dan b2 = 0,295. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 0,512+0,226 (X1)+0,295 (X2) selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu pengaruh motivasi intrinsik (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y), diketahui bahwa untuk variabel motivasi intrinsik (X1) ditemukan t hitung = 2,366 lebih besar dari t tabel = 2,00856 dan tingkat signifikan = 0,022. Oleh karena itu nilai sig. <0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel motivasi intrinsik (X1) berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y), diketahui bahwa variabel lingkungan kerja (X2) ditemukan t hitung = 3,264 lebih besar dari t tabel = 2,00856 dan tingkat sig. = 0,002. Oleh karena itu nilai sig. <0,05 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung = 10,957 lebih besar dari F tabel = 3, 18 dan tingkat sig. = 0,000 oleh karena itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠0) diterima artinya variabel motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel kinerja karyawan (X1). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,305 atau 30,5%. Hal ini berarti besarnya pengaruh motivasi intrinsik dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan adalah 30,5%. Sedangkan pengaruh sebesar 69,5% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang”. Rumusan masalah dalam penelitian adalah 1) Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? 2) Apakah harga perpengaruh terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang? Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan rumah makan dibrutus chiken oesapa kupang. 2) pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan di rumah makan brutus chiken oesapa kupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.00 for windows. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan, Harga dan Kepuasan Pelanggan.
Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil bahwa, 1) Kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. 2) Harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang. Berdasarkan hasil penelitian ini maka saran yang diberikan adalah pada variabel kualitas pelayanan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang paling rendah sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel harga, pernyataan harga produk dirumah Makan Brutus Chiken yang rendah membuat konsumen ingin berbelanja kembali sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan. Pada variabel kepuasan pelanggan, pernyataan kecepatan karyawan merespon pelanggan yang datang di Rumah Makan Brutus Chiken Oesapa Kupang sehingga disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH CITRA MEREK DAN ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MOBIL SUZUKI DI PT. SURYA BATARA MAHKOTA KUPANG TIAGO ANJELOTINELSON LAY ABSTRAK Suzuki Indonesia merupakan kelompok usaha yang bergerak dibidang industri otomotif yang memproduksi, memasarkan, memperniagakan motor, mobil dan motor tempel (outboard- motor). Hal tersebut juga diidukung dengan pelayanan purna jual suku cadang serta perbaikan/pemeliharaan di seluruh Indonesia yang solid dan terintegrasi dalam melayani para pelanggan Suzuki. Suzuki terus berinovasi tidak hanya soal produk namun juga layanan purna jual. Terbukti selama 2019, sekitar 1,1 juta pengguna mobil Suzuki melakukan servis di bengkel resmi atau mengalami peningkatan 8 persen dibandingkan tahun 2018. Suzuki mengandalkan 339 outlet servis yang tersebar di Indonesia yang menyediakan layanan sales, servis dan spare part.( PT. Suzuki Indomobil Group ) Suzuki Indonesia telah memberikan kontribusi untuk bangsa dan masyarakat dengan memberikan produk-produk bermanfaat bagi perkembangan bangsa. PT. Surya Batara Mahkota Kupang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan kendaraan roda empat khususnya mobil Suzuki yang berdiri sejak tahun 2011 yang berlokasi di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Jln. Timor Raya No. 1 Oeba, Kec. Kota Lama. Adapun upaya dari PT. Surya Batara Mahkota Kupang dalam menarik minat beli konsumen yaitu dengan melakukan pemasaran langsung dengan membagikan brosur sebanyak mungkin terhadap masyarakat luas dan juga memasang stand penjualan mobil pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang di titik- titik keramaian pada pusat kota untuk mengsosialisasi produk yang mereka tawarkan secara langsung terhadap masyarakat. penjualan mobil suzuki ini berkembang cukup pesat, hal ini ditunjukan oleh penjualan mobil suzuki pada tahun 2018 sebanyak 2.128 unit mobil, sedangkan pada tahun 2019 terjadi peningkatan penjualan dengan total 2.194 unit mobil namun Pada tahun 2020 terjadi penurunan penjualan dengan total 1.329 unit mobil, Hal ini terjadi karena faktor pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil sehingga terjadi penurunan penjualan pada PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Citra Merek dan Atribut Produk terhadap kepuasan konsumen pada Mobil Suzuki di PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Objek dalam penelitian ini adalah PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Metode dalam menentukan sampel menggunakan teknik Slovin maka ditetapkan jumlah responden sebanyak 50 responden. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan yaitu kusioner. Teknik analisis data, analisis pendahuluan yaitu menggunakan teknik skor dan Analisis Lanjutan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Citra Merek pada produk Mobil Suzuki tidak berpengaruh positif terhadap Kepuasan Konsumen di PT. Surya Batara Mahkota Kupang, dan Atribut Produk pada produk Mobil Suzuki berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen di PT. Surya Batara Mahkota Kupang. Kata Kunci: Citra Merek, Atribut Produk, Kepuasan Konsumen
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah hanya menggunakan cerita pendek dapat meningkatkan kosa kata siswa di SMP Negeri 10 Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan cerita pendek dapat meningkatkan kosakata siswa di SMP Negeri 10 Kupang tahun 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kela Tujuh-A SMP Negeri 10 Kupang. Jumlah populasi sebanyak lima kelas yang terdiri dari 100 siswa, kemudian sampel adalah satu kelas yang terdiri dari duapuluh siswa. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tes untuk mengukur penguasaan kosakata siswa melalui cerita pendek berupa pre-test dan post-test dengan menggunakan t-test. Penelitian ini adalah tes kosakata. Peneliti memberikan pre-test dan post-test kepada siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata skor pre-test siswa adalah 977, post-test adalah 1680, perbedaan skor pre-test post-test adalah 396, perbedaan nilai persentase dari pre-test 488, dan persentase dari post-test 8400, artinya ada kenaikan persentase setelah melakulan post-test. Jadi skor post-test adalah lebih tinggi dari skor pre-test . Hasil analisis statistik antara pre-test dan post-test untuk taraf signifikan 0.5 dengan (df)=20-1=19 adalah 1.73 dan analisis nilai t-obseve adalah 20.159(20.159>1.73. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa cerita pendek dapat meningkatkan kosakata siswa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN
BANTUAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP
MATA PELAJARAN IPA, SISWA KELAS V11 DI UPTD SMP NEGERI
7 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023
Tefa S. ) ** Meha A. M)** Paballa P. P)**
Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang mengaitkan antara materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata peserta didik. Leaflet merupakan media pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran. Leaflet disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dimengerti siswa. Leaflet juga merupakan media berbentuk selembar kertas yang diberi gambar dan tulisan serta dilipat menjadi 3 lipatan. Pemahaman konsep adalah proses kemampuan seseorang dalam memaknai suatu konsep serta memahami dan mampu menjelaskannya kembali dengan kata-katanya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual dengan bantuan Media Leaflet Terhadap Pemahaman Konsep Mata Pelajaran IPA, Siswa Kelas V11 di UPTD SMP Negeri 7 Kota Kupang Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian posttest-only design. Kelompok yang pertama diperlakuan (X) disebut kelompok eksperimet dan kelompok kedua disebut kelompok kontrol. Jumlah seluruh sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan soal posttest, data penelitian dianalisis menggunakan SPSS. Hasil nilai taraf signifikan 0,05. penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran kontekstual dengan bantuan media Leafle terhadap pemahaman konsep siswa di UPTD SMP Negeri 7 Kota Kupang Tahun Ajaran 2022/2023.
Kata kunci : Model Pembelajaran Kontekstual, Media leaflet, Pemahaman Konsep Siswa