2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Ayu Ashinta Delvina Dima 1) Haba Bunga, F.J. 2) Dethan J. J. S.3) Program studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tepung buah sukun (Artocarpus atilis) merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai produk pangan. Buah sukun kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah sukun juga dapat ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penggunaan tepung buah sukun dalam produk pangan dapat meningkatkan nilai tambah dari buah sukun itu sendiri. Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan sebahagian besar air dari suatu bahan dengan bantuan energi panas dari sumber alami (sinar matahari) atau buatan (alat pengering). Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan yang dikeringkan oleh media pengering yang biasanya berupa panas (Thaib). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Satu factor suhu. Perlakuan yang diuji adalah suhu pengeringan buah sukun yaitu 50, 60, 70, dan 80°C dengan lama waktu pengeringan masing-masing suhu 5 jam. Setiap perlakuan akan dilakukan dengan 16 pengulangan, sehingga akan diperoleh 4 satuan percobaan. Dalam penelitian ini dimulai dari proses pengupasan dan pencucian sukun, lalu di potong menggunakan pisau. Kemudian sukun dikeringkan menggunakan tray drayer/alat pengering dengan variasi suhu 50°C 60°C 70°C 80°C dan lama waktu pengeringan masing-masing 5 jam. Setelah selesai proses pengeringan, sukun ditepungkan menggunakan blender dan durasi penepungan yaitu 10 menit. Setelah penepungan selesai, tepung sukun diayak menggunakan ayakan standard Tyler untuk mendapatkan nilai diameter rata-rata butiran dan tingkat kehalusan tepung. Hasil tepung yang lolos ayakan 60 mesh digunakan untuk mengetahui kualitas fisik dari tepung sukun tersebut.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan diera industri 4.0 membuat teknologi dan informasi berkembang begitu pesat, di mana kebutuhan akan teknologi dan informasi cukup tinggi. Terbukti teknologi banyak membantu menunjang segala aktifitas manusia diberbagai macam sektor kehidupan, salah satunya pada bidang pertanian. Seperti yang diketahui bahwa banyak pekerjaan pada bidang pertanian yang sudah mencapai semi otomatis maupun otomatis salah satunya sistem penyiraman tanaman otomatis. Namun sebagian besar petani lokal di Prov. Nusa Tenggara Timur (NTT) masih melakukan aktifitas pernyiraman secara manual dengan peralatan seadanya, selain itu dapat menguras waktu dan tenaga sehingga membuat proses pemberian air pada tanaman kurang efisien. Berkaitan dengan masalah yang diuraikan, perlu adanya sebuah alat untuk membantu mengontrol proses pemberian air pada tanaman yang kurang efisien. Oleh karena itu, untuk menjawab persoalan diatas. Maka, dirancang sebuah alat penyiraman tanaman otomatis dengan objek penelitian yaitu tanaman kacang panjang (Vigna Sinensi L) yang diintegrasikan dengan Mikrokontroller Arduino Uno sebagai komponen pengendali utama dan sensor kelembapan untuk mendeteksi tingkat kelembapan tanah. Hasil penelitian membuktikan kompone alat penyiram tanaman otomatis yang telah dirangkai dapat diterapkan dan bekerja secara efektif, terbukti sensor soilmoisture yl 69 mempertahankan nilai kelembapan tanah yang telah di tentukan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ayu Ashinta Delvina Dima 1) Haba Bunga, F.J. 2) Dethan J. J. S.3) Program studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tepung buah sukun (Artocarpus atilis) merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai produk pangan. Buah sukun kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah sukun juga dapat ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penggunaan tepung buah sukun dalam produk pangan dapat meningkatkan nilai tambah dari buah sukun itu sendiri. Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan sebahagian besar air dari suatu bahan dengan bantuan energi panas dari sumber alami (sinar matahari) atau buatan (alat pengering). Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan yang dikeringkan oleh media pengering yang biasanya berupa panas (Thaib). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Satu factor suhu. Perlakuan yang diuji adalah suhu pengeringan buah sukun yaitu 50, 60, 70, dan 80°C dengan lama waktu pengeringan masing-masing suhu 5 jam. Setiap perlakuan akan dilakukan dengan 16 pengulangan, sehingga akan diperoleh 4 satuan percobaan. Dalam penelitian ini dimulai dari proses pengupasan dan pencucian sukun, lalu di potong menggunakan pisau. Kemudian sukun dikeringkan menggunakan tray drayer/alat pengering dengan variasi suhu 50°C 60°C 70°C 80°C dan lama waktu pengeringan masing-masing 5 jam. Setelah selesai proses pengeringan, sukun ditepungkan menggunakan blender dan durasi penepungan yaitu 10 menit. Setelah penepungan selesai, tepung sukun diayak menggunakan ayakan standard Tyler untuk mendapatkan nilai diameter rata-rata butiran dan tingkat kehalusan tepung. Hasil tepung yang lolos ayakan 60 mesh digunakan untuk mengetahui kualitas fisik dari tepung sukun tersebut.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mengingat perkembangan ekonomi di era globalisasi ini menyebabkan pertambahan konsumsi energi yang dimana pertumbuhan konsumsi energi akan tetap mengalami perubahan dan akan semakin menipis jika tidak di temukan cadangan energy baru contohnya dengan pembuatan briket. Daun kesambi (SchleicheraOleosa) merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia dan dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket.Tepung kanji merupakan salah satu bahan perekat yang dapat digunakan dalam pembuatan briket daun kesambi. Tepung kanji diperoleh dari tepung umbi-umbian yang diperas seperti singkong, ubi kayu, dan jagung. Rancangan ini menggunakan rancangan percobaan acak lengkap dengan perlakuan yang diuji adalah persentase tepung kanji terhadap serbuk daun kesambiKadar air merupakan jumlah persentase kandungan air yang terkandung di dalam suatu bahan bakar. Penetapan kadar air merupakan salah satu cara pengukuran banyaknya air yang terdapat pada bahan bakar. Lama waktu pembakaran merupakan proses dengan dilakukan secara manual dengan menggunakan alat bakar gas untuk membakar briket, Pengujian lama waktu pembakaran dihitung sejak api mulai menyala hingga api padam. Berdasarkan hasil penelitian makan dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan perekat memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, berat briket, diameter lingjaran briket dan lama waktu pembakaran, sedangkan panjang briket tidak berbeda nyata. Perlakuan (perekat 20%) adalah perlakuan terbaik dari setiap perlakuan yang menghasilkan lama waktu pembakaran tertinggi yaitu: 47:15 detik.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) BERBASIS FLORA CIRI KHAS NTT TERHADAP MINAT BELAJAR DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG Saefatu Y)* Meha, M.A)** Nomleni, F.Th)** ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 4 Kota Kupang, ada beberapa kendala untuk mencapai pembelajaran yang optimal yakni dalam proses pembelajaran, siswa kurang fokus dalam materi yang dibahas sehingga dalam penyelesaian soal-soal, hasil belajar siswa kurang memuaskan. Masalah yang ditemukan di SMA Negeri 4 Kota Kupang yaitu minat belajar siswa yang masih rendah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi seluruh siswa kelas X berjumlah 386 siswa, sampel kelas eksperimen 35 siswa dan kelas kontrol berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji t, bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perhitungan Independent Samples Test nilai signifikan Equal variances assumed memiliki taraf Sign p= 0.000 yang artinya 0,05 maka hipotesis yang dipakai yaitu H1 diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan handout di SMA Negeri 4 Kota Kupang. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang diterapkan dapat melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok tanpa ada yang mendominasi sehingga tercipta ketertarikan dan keaktivan siswa yang dapat berpengaruh terhadap minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran. Kata Kunci : Handout minat belajar berbasis flora ciri khas NTT. Keterangan: )*Peneliti )**Pembimbing I )** Pembimbing II THE EFFECT OF HANDOUT OF MOSS PLANT (BRYOPHYTA) BASED ON NTT’S SPECIFIC FLORA FEATURES ON LEARNING INTEREST AT SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG Saefatu.Y)* Meha, A.M)** Nomleni, F.Th)** ABSTRACT Based on the results of observations at SMA Negeri 4 Kota Kupang, there are several obstacles to achieving optimal learning, namely in the learning process, students are less focused on the material being discussed so that in solving questions, student learning outcomes are unsatisfactory. The problem found at SMA Negeri 4 Kota Kupang is that students' interest in learning is still low. The method used is the experimental method. The population of all students in class X totaled 386 students, the sample for the experimental class was 35 students and the control class was 29 students. The data were collected using a questionnaire and the data obtained were analyzed using the t test, supported by SPSS version 22. The results showed that the Independent Samples Test calculated a significant value of Equal variances assumed, which had a Significance level of p= 0.000, which means 0.05, so the hypothesis used was H1 is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is an influence on the learning interest of students who take part in learning using handouts at SMA Negeri 4 Kota Kupang. This is because the learning that is applied can train students to work together in groups without anyone dominating so as to create student interest and activity which can affect student learning interest in participating in learning. Keywords : Handout interest in learning based on the characteristics of the flora of NTT. Information: )* Researcher )**Supervisor I )** Supervisor II
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KECEPATAN PUTARAN MESIN DISC MILL TERHADAP KUALITAS BUBUK SEKAM PADI PADA PEMBUATAN BRIKET Bria, Y* Bunga, F.J.H** Dethan, J.J.S*** Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh kecepatan putaran mesin terhadap bubuk sekam padi pada pembuatan briket dan perlakuan putaran yang menghasilkan kualitas sekam padi terbaik pada pembuatan briket. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan yang diuji. Perlakuan yang diuji adalah A. (Kecepatan 500 rpm) B. (kecepatan 1000 rpm).C. (kecepatan 1500 rpm). Pembuatan briket diawali dengan pengecilan ukuran, pengayakan dilakukan menggunakan alat pengayak dengan ukuran saringan 40 mesh, pencampuran sekam padi dan bahan tambahan. Pencetakan briket dilakukan menggunakan handpress diameter 50mm dan 6cm. pengeringan briket, briketdikeringkandibawahsinarmatahariselama+ jam. Variabel pengamatan meliputi kadar air, nilai kalori, keteguhan tekan, dan densitas kamba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kecepatan putaran rpm berpengaruh terhadapkadar airdandensitaskamba. Tetapikecepatanputaran rpm tidak berpengaruh terhadap keteguhan tekanan dan nilai kalori dan Perlakuan kecepatan putaran mesin Disc Mill terbaik 500 rpm (Perlakuan A) menghasilkan kualitas briket meliputi kadar air 25.28%, keteguhan tekanan 2.54%, nilai kalori 1413,79J/Kg, dan densitas kamba 0,49gr.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH INTERVAL PENGALIRAN AIR PADA PIPA HIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN SAWI SENDOK (PAKCHOY) Karibera .P.S.R*) Dethan S. J. J **)) Lano.L.M ***))) Negara Indonesia menjadikan sektor pertanian sebagai sektor yang paling utama. Budidaya pertanian meliputi kegiatan untuk mengembangbiakan salah satu tanaman dengan nilai jual yang tinggi. Salah satu tanaman yang memiliki nilai jual yang tinggi yaitu tanaman sawi sendok (pokcoy). Pakcoy atau sawi merupakan tanaman dari genus Brassica yang memiliki beberapa spesies yaitu sawi putih (sawijabung), sawihijau (sawiasin) dan sawi huma (pakcoy). Pakcoy dimanfaatkan daunnya sebagai bahan pangan, baik segar maupun olahan (Anonimous, 2011). Tanaman pakchoy termasuk tanaman yang berumur pendek dan memiliki kandungan gizi yang diperlukan tubuh.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
aaa
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Judul penulisan ini adalah Analisis Strategi Kesopanan Dalam “Transkrip Film War Room”. Masalah penelitian akan dijawab dengan melakukan penelitian: Apa saja jenis-jenis strategi kesantunan dalam film war room? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis strategi kesantunan dalam fil m war room. Brown & Levinson (1987) menyatakan kesantunan adalah hubungan antara dua partisipan yang kita sebut diri sendiri dan orang lain. Mereka juga menyatakan tentang lima kesantunan dalam strategi kesantunan. penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam memperoleh data penulis menggunakan dokumenter sebagai instrumen. Penelitian ini mengambil data dalam bentuk dokumenter. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana data dideskripsikan menggunakan kalimat tanpa menggunakan rumus. Berdasarkan analisis data, penelitian menemukan lima strategi yaitu : (1) Bald on Record, (2) Positive Politeness, (3) Negative Politeness, (4) Off Record dan (5) Don't Do the Face Threatening Acts (FTAs) dan katakter-karakter film war room adalah Strategi kesantunan juga dapat dilihat dari sikap pendengaran aktif para tokoh dalam film ini. Salah satu strategi kesantunan adalah menggunakan kalimat-kalimat sopan saat berbicara dengan orang lain. Selain itu, karakter-karakter di dalam War Room juga sering menggunakan bahasa yang tidak mengandung unsur kekerasan atau penghinaan terhadap orang lain. Strategi kesantunan juga dapat dilihat dari sikap pendengaran aktif para tokoh dalam film ini. Dalam situasi konflik antara dua karakter utama yaitu Tony and Elizabeth Jordan. Semua strategi kesantunan ini bertujuan agar komunikasi antara setiap karakter menjadi lebih efektif dan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan agar mereka yang tertarik dengan studi pragmatik dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai sumber informasi dan menyelidiki hal-hal yang bersangkutan lebih lanjut untuk informasi yang kaya tentang strategi kesantunan dalam dialog di film wa r room . Kata kunci : Strategi Kesopanan, Film War Room.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The objective of study was to find the intrinsic elements in novel Rainbow Troops. The method that was used in this study was a qualitative method, which focused intrinsic elements. The results of analyzing the intrinsic elements ware described as follows: a) Characters consists of three types protagonist (eight characters),antagonist (two characters) and tritagonist (one characters). b)Setting consists of three types setting place ( seven setting place),setting of time ( three setting of time ),setting of society (four setting of society). c) theme consist of two that is :( education ,and poorness).d) Plot use forward flow consist of four types exposition, rising action ,falling action, denouement) e) subject matter subject matter in the novel the ten children who got the nickname the rainbow troops. The Rainbow Troops tells about the lives of 10 children from poor families who attend a Muhammadiyah school in Belitung which is full of limitations in getting an Education. So, the writer can conclude that this novel has 5 the intrinsic elements That can be seen in the novel the Rainbow Troops by Andrea Hirata.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research is entitled An Analysis of Translation Method Used by Sixth Semester Students in Translating Song Lyrics of Ariana Grande’s Thank You, Next from English to Indonesian. This research was conducted with two research questions, as follows: This research conducted dealing with a research question as follows: What are the types of translation methods used by sixth semester students in translating song lyric of Ariana Grande’s Thank You, Next from English to Indonesian? To answer this question, the writer applied qualitative methods and took the data from the song lyric translation by the sixth semester students of the English department of Artha Wacana Christian University in the academic year 2022/2023. Moreover, the writer used the theories of the translation method proposed by Newmark. At the end of the study, the writer found out that the students used word-for-word translation, literal translation, faithful translation, semantic translation, adaptation, free translation, and communicative translation to translate the song lyric. So, in conclusion, the writer can say that the students already understand about translation method and it can be seen through the way they involved translation method in their translation work.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fakta membuktikan bahwa manusia sebagai pelaku kerusakan alam. Keadaan alam yang sudah rusak, menjadi isu penting pada abad ini. Bahkan akibat dari kerusakan alam telah berdampak pada kehidupan manusia. Manusia mengalami berbagai penyakit bahkan hubungan sosial antara sesama menjadi renggang. Manusia cenderung lebih memikirkan tentang dirinya sendiri tanpa memikirkan kebutuhan orang lain dan keberlanjutan alam semesta. Salah satu upaya mengatasi kerusakan alam dan upaya pelestarian alam adalah dengan menggali kearifan lokal. Mitos adalah salah satu kearifan lokal dalam bentuk cerita lisan yang diceritakan dari waktu ke waktu kepada setiap generasi. Masyarakat lokal di Lapangbaru pun memiliki mitos. Mitos yang masih dipercayai dan di pelihara adalah Tilalan dan Fuilan atau mitos danau Kuifana. Hal ini menarik bagi peneliti untuk mengelaborasi mitos Tilalan dan Fuilan dan sekaligus menggali serta menemukan kearifan lokal bagi pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Untuk itu yang menjadi pokok permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini adalah bagaimana terjadinya mitos, makna mitos bagi masyarakat lokal Lapangbaru, dan nilai-nilai kearifan lokal dari mitos. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mitos Tilalan dan Fuilan, bagaimana masyarakat lokal Lapangbaru memaknai mitos dan nilai-nilai kearifan lokal dari mitos bagi pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Keuntungan metode kualitatif adalah peneliti mendapatkan sejumlah informasi baik secara lisan maupun tertulis dari setiap individu, bahkan peneliti diberi kesempatan untuk mengamati segala fenomena yang terjadi termasuk bahasa dan simbol sebagai alat komunikasi yang dimiliki sebagai bagian yang penting dan tidak dapat terpisahkan dari yang diteliti. Subjek dari penelitian adalah anak laki-laki sulung dari sub suku Kalongfala, sebagai keturunan dari Tilalan dan Fuilan. Penelitian berlokasi di Lapangbaru, desa Kuifana kecamatan Abad Selatan, kabupaten Alor. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Selanjutnya data yang terkumpul akan di analisis dengan menggunakan teori ekoteologi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa mitos Tilalan dan Fuilan memiliki peranan penting dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya sumber daya air. Air di danau Kuifana perlu dijaga dan dilestarikan, sebab jika tidak demikian, maka danau bisa menjadi kering. Hal ini disebabkan karena kondisi tanah Lapangbaru yang kering dan gersang, serta memiliki curah hujan yang rendah atau beriklim tropis. Dalam upaya konservasi, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak baik pemerintah, masyarakat setempat, dan gereja dalam menyusun program strategi yang khas Lapangbaru bagi pembangunan di desa Kuifana, yakni tidak saja berpikir soal pengembangan ekonomi dan pembangunan, tetapi berpikir juga tentang keseimbangan alam supaya tetap ada kehidupan di Lapangbaru.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ilmiah dengan topik GMIT DAN PRIMORDIALISME: Suatu Kajian Teologi Kegelisahan Terhadap Praktik Primordial Para Pendeta Dalam Suksesi Kepemimpinan Sinode GMIT Periode 2015-2019 dan impikasinya bagi relasi Koinonia telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan data dan informasi tentang reason (motif), bentuk dan cara dari praktik primordial para Pendeta dalam setiap suksesi kepemimpinan Sinode GMIT periode 2015-2019. Praktik primordislisme ini akan semakin kental terasa, ketika momentum suksesi pergantian kepemimpinan sinodal terjadi. Opini dan narasi primordial (suku, almamater dan Angkatan) digiring dan dikembangkan oleh para pendeta secara sadar dan sengaja di ruang-ruang publik (Jemaat). Isu seksi ini didesain (by design) secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Isinya melalui pembentukan “Tim Sukses”, rapat-rapat senyap, lobi hingga pada strategi teknis yang bermuara pada perutusan peserta persidangan yang telah terindoktrinasi. Selanjutnya, berdasarkan data dan informasi yang didapat, penulis membuat refleksi teologi kegelisahan terhadap pengaruh praktik primordial dalam suksesi kepemimpinan sinodal, bagi relasi persekutuan bergereja (Koinonia). Dalam mencapai tujuan di atas penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara (interview), observasi dan studi pustaka ((literature review). Teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang perubahan prilaku pemilih (voting behavior) melalui tiga pendekatan, yaitu sosiologis (the Columbia study), psikologis (The Michigan Model) dan pilihan rasional (rational choice). Teori perilaku pemilih (voting behavior) dipilih karena teori ini, adalah yang paling kredibel untuk mengetahui alasan seorang pemilih dalam mempertimbangkan dan memutuskan pilihan politiknya. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini, bahwa praktik primordial para pendeta dalam suksesi kepemimpinan sinodal adalah fakta, bukan mitos. Mayoritas para pemilih (pendeta) memakai politik identitas (suku, almamater dan angkatan) dengan motif, cara dan tujuan yang berbeda-beda. Aktor intelektual dalam praktik primordial didominasi oleh para pendeta. Sementara para politisi dan kapitalis menjadi “penumpang” dengan kepentingannya sendiri. Teologi kegelisahan yang dibangun berguna untuk melihat sejauh mana relevansinya bagi koinonia bergereja [ber-GMIT] yang heterogen di tengah tantangan globalisasi. Menjadi otokritik dan warning bagi para pendeta secara khusus dan GMIT secara umum, untuk tidak lagi menjadikan isu primordial sebagai “kendaraan” dalam suksesi kepemimpinan sinodal. Dengan mempolakan prinsip pemuridan yang setara akan membentuk karakter kepemimpinan seorang hamba yang memimpin dan seorang pemimpin yang menghamba. Kata kunci: Gereja (GMIT), primordialisme, kepemimpinan, Teologi kegelisahan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Praktik Hela Keta merupakan praktik yang dilakukan oleh orang Dawan yang berada di Kabupaten Timor Tengah Utara. Praktik ini dilakukan karena ada kepercayaan bahwa nenek moyang mereka pernah berkonflik. Konflik tersebut diikuti dengan sumpah bahwa tidak boleh ada perkawinan antara keturunan yang berkonflik, dan jika terjadi perkawinan maka perlu dilakukan Hela Keta. Ritual Hela Keta sebagai suatu bentuk perdamaian dengan harapan bahwa acara selanjutnya (acara pernikahan) akan berlangsung dalam keadaan baik, dan kehidupan rumah tangga dari pasangan yang hendak menikah pun baik adanya. Ini hal yang menarik menurut penulis. Karena itu, penulis menggunakan metode kualitatif untuk meneliti sehingga tercapai tujuan yakni upaya menciptakan rekonsiliasi dan perdamaian dalam masyarakat yang berkonflik di Timor Tengah Utara. Penulis menggunakan teori-teori utama untuk mengkaji praktik Hela Keta, antara lain: teori konflik, rekonsiliasi, dan perdamaian. Lalu, teori-teori pendukung, antara lain: teori kebudayaan dan adat, ritual, perkawinan, simbol, dan kurban. Hasil dari penelitian ini adalah diperolehnya nilai-nilai dari praktik Hela Keta yang dikaji secara teologis. Kajian teologis terhadap praktik Hela Keta ini menghasilkan dua pokok refleksi teologis, yakni konsep azazel sebagai tanda suatu rekonsiliasi untuk perdamaian, dan Yesus Kristus sebagai jalan menuju perdamaian.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tulisan ini berisi uraian tentang Tuhan dalam ritual mate manu dalam kepercayaan asli orang Ngada. Pertanyaan penelitian adalah apakah konsep orang Bajawa tentang Tuhan dalam ritual mate manu, kemudian bagaimana tinjauan teologi kontekstual dalam ritual mate manu dan implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa. Melalui pertanyaan-pertanyaan ini, maka tujuan yang dicapai adalah mengetahui dan menganalisis konsep Tuhan menurut orang Bajawa dalam ritual mate manu, kemudian meninjau ritual mate manu menurut teologi kontekstual dan sekaligus menganalisis implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa. Deskripsi dan analisa dibangun di atas pandangan orang Bajawa tentang Tuhan dalam ritual mate manu. Suatu tinjauan teologi kontekstual dan implikasi ritual mate manu bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa menjadi muara dari tesis ini. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap sejumlah responden di Bajawa. Selain itu kajian literatur dilakukan untuk memperkuat analisa dan refleksi teologis. Hasil penelitian membuktikan, bahwa hati dan usus dari ayam/manu menjadi simbol penting dalam pemahaman iman orang Bajawa. Hati dan usus ayam/mamu menjadi tanda bagi orang Bajawa dalam memahami pesan dan maksud Tuhan untuk kehidupan mereka kedepannya. Lebih dari itu, ritual mate manu memberikan implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa yang ditunjukan melalui sikap inklusif atau saling menerima perbedaan akan tradisi atau praktik budaya yang dimiliki oleh orang Bajawa. Kata Kunci: Tuhan, Ritual mate manu, Model Antropologis.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi setiap motivasi-motivasi dari pemuda-pemudi jemaat GMIT Lulangkang Mata Jemaat Susan Takalelang Klasis Alor Tengah Utara di dalam mengikuti ibadah. Adapun bentuk-bentuk dari motivasi beribadah merupakan suatu kewajiban sebagai warga Gereja mendapatkan pemulihan atau kesembuhan, bukan menjadikan tempat Gereja sebagai tempat mencari kesenangan diri semata. Adanya berbagai motivasi dalam beribadah mengakibatkan tujuan utama dari ibadah menjadi melenceng karena motivasi beribadah cenderung kepada kepentingan pribadi. Motivasi yang demikian dapat mempengaruhi pertumbuhan kerohanian dari seseorang. Pemuda-pemudi merupakan tiang penopang dari suatu Gereja. Oleh karena itu, mereka seharusnya mempunyai motivasi yang benar dalam beribadah supaya mereka dapat mengalami pertumbuhan secara rohani. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data secara angket, wawancara, observasi, dan dokumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang motivasi, ibadah, dan konsep teori behavioristik B. F. Skinner. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pengaruh lingkungan dalam beribadah dapat mempengaruhi motivasi beribadah dari pemuda-pemudi Jemaat GMIT Lulangkang Mata Jemaat Susan Takalelang Klasis Alor Tengah Utara, yang disebabkan oleh lingkungan sosial mereka karena lingkungan sosial mempengaruhi motivasi mereka dalam menentukan apakah motivasi bermanfaat atau merugikan. Dengan demikian, baik atau tidaknya motivasi ibadah pemuda-pemudi Jemaat GMIT Lulangkang Mata Jemaat Susan Takalelang ditentukan oleh pengaruh lingkungan sosial yang ada di sekitar mereka.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bisnis adalah suatu kegiatan menjual barang atau jasa kepada konsumen untuk mendapatkan laba atau keuntungan. Berbicara tentang bisnis di zaman modern ini, tentu sudah menjadi hal yang biasa. Bisnis sudah menjadi bagian dalam kehidupan setiap orang. Apalagi perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat banyak orang berlomba-lomba untuk memperjual belikan apa yang ia punya untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Prinsip utama dalam menjalankan bisnis ialah untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, para pelaku bisnis akan berjuang dengan berbagai macam cara untuk membuat bisnis mereka tetap bertahan dan apa yang menjadi kebutuhan dasar mereka bisa tetap terpenuhi. Di masa kini, banyak pendeta, secara khusus pendeta di GMIT juga memiliki bisnis tertentu. Ada yang berbisnis dengan tujuan meningkatkan pendapatan kas jemaat dan pemberdayaan ekonomi jemaat, tetapi ada juga yang ingin memenuhi kebutuhan hidup secara pribadi dan keluarga. Pertanyaan mendasar yang menjadi fokus penelitian penulis ialah apakah boleh pendeta mengurus bisnis? Penelitian ini berlokasi di Klasis Pantar Barat, secara khusus di Jemaat GMIT Abarim Allung. Penulis meneliti lebih jauh tentang pendapat jemaat dan pendeta tentang pendeta yang mengurus bisnis dan bagaimana dampak dari hal tersebut bagi pelayanan di GMIT. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Metode ini mempelajari dan mengerti suatu gejala jemaat umum dengan perhatian khusus diarahkan pada dinamika sosial, ekonomi, dan spiritualitas jemaat. Sebagai sebuah prosedur penelitian, metode ini menghasilkan gambaran data atau informasi yang didapat melalui penjelasan dari orang-orang dan hal-hal yang mereka lakukan di lokasi penelitian. Asumsi dari penelitian ini ialah berbisnis merupakan dampak dari perkembangan teknologi yang pesat saat ini. Siapapun bisa terlibat dalam berbisnis, termasuk para pendeta. Akan tetapi, pendeta tidak boleh melibatkan diri secara langsung dalam dunia bisnis. Seorang pendeta harus fokus pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai hamba Kristus yang melayani dengan integritas yang melekat pada dirinya. Ia dapat memberdayakan potensi yang dimiliki oleh jemaat agar mereka yang terlibat secara langsung dalam bisnis. Pendeta juga perlu menanamkan nilai-nilai integritas kristiani dalam diri jemaat agar mereka tetap berlaku jujur, berani, setia, bertanggung jawab, dan rela berkorban dalam menjalankan bisnis untuk kepentingan bersama. Singkatnya, pendeta boleh memiliki bisnis tetapi tidak boleh mengurus bisnis. Ia harus lebih memfokuskan diri pada pengembangan pelayanan dan pemberdayaan ekonomi jemaat di mana ia melayani. Ia juga harus terus menyadarkan dirinya sebagai hamba Kristus yang datang untuk melayani, bukan dilayani.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisis tentang peranan laki-laki di ranah publik berdasarkan konsep maon naif dari masyarakat Desa Pika di Kecamatan Mollo Tengah yang dikaji dengan teori teologis feminis. Permasalahan kesetaraan gender pada umumnya selalu berkaitan dengan perempuan. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa sebenarnya kaum laki-laki juga mengalami penindasan dalam menjalankan peran mereka. Secara khusus, dalam penelitian ini, penulis mengamati laki-laki di Desa Pika merasa terbeban dengan konsep maon naif yang sudah menjadi tradisi turun temurun. Konsep maon naif merupakan gambaran laki-laki hebat di dalam segala aspek kehidupan atoni meto khususnya di Mollo Tengah. Bagi laki-laki yang tidak mampu menghidupi konsep tersebut maka dikategorikan sebagai laki-laki yang gagal dan keberadaan mereka tidak diakui di dalam ranah publik. Keadaan tersebut mengakibatkan banyak tindakan konflik yang dilakukan oleh mereka dengan tujuan supaya keberadaan mereka diakui dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data secara wawancara serta observasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminisme, teologi feminis, teori maskulin, budaya, dan ruang publik. Hasil dari penelitian ini adalah tidak semua laki-laki yang ada di Desa Pika dapat menghidupi konsep maon naif dan laki-laki yang menghidupi konsep maon naif hanya berfokus pada kehidupan di luar Gereja.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kerusakan lingkungan merupakan persoalan Jemaat GMIT Bethania Kakaek, Klasis Pantai Baru. Faktor utama penyebab kerusakan lingkungan di Jemaat GMIT Bethania Kakaek adalah ulah para peternak yang membiarkan hewan-hewan bebas berkeliaran. Hewan-hewan yang bebas berkeliaran membuat lingkungan tercemar dengan kotoran yang berserakan dan merusak sumber-sumber daya alam yang potensial. Kondisi ini menggambarkan kerusakan tata ruang kehidupan (habitat). dalam penataan ruang kehidupan (habitat). Untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang berdampak pada penurunan tingkat pendapatan jemaat dan kesehatan lingkungan stempat, maka Jemaat GMIT Kakaek membangun pagar kolektif (lala) sejak tahun 2002. Pemagaran kolektif (lala) merupakan sistem atau organisasi pertanian yang dipraktikkan oleh masyarakat Rote sejak zaman dahulu sampai sekarang. Kondisi tersebut mendorong penulis untuk melakukan kajian tentang: 1) Apa pandangan Jemaat GMIT Bethania Kakaek tentang budaya lala, 2) bagaimana sistem/bentuk penerapannya dan implikasinya bagi peningkatan ekonomi, penataan ruang kehidupan dan kelestarian lingkungan 3) bagaimana refleksi teologis tentang budaya lala dalam tiga dimensi yaitu ekonomis,peningkatan ekonomi, penataan ruang kehidupan dan kelestarian lingkungan. Metode penelitan yang digunakan adalah kualitatif dengan maksud memperoleh sejumlah informasi dalam bentuk lisan, tulisan, dan tindakan Subyek penelitian adalah 23 orang yang terdiri dari para prebiter dan anggota Jemaat GMIT Bethania Kakaek. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan penelitian kepustakaan. Penelitian ini membuktikan budaya lala mengandung nilai konservsi, keadilan dan kesederhanaan yang berdampak positif bagi peningkatan ekonomi, penataan ruang kehidupan dan kelestarian lingkungan di Jemaat GMIT Bethania Kakaek.