Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA NAMA PEMBIMBING: I .Helda M. Ala, SE.,M.Si II.Herny C. Fanggidae SE.,M.Ak NAMA :Ferdinandus Krisantus Asa FAKULTAS : Ekonomi PROGRAM STUDI: Akuntansi TAHUN PENULIS:2023 Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi di bursa efek indonesia. Perusahaan harus mencermati dan menganalisis kinerja perusahaan agar dapat bertahan, salah satunya adalah dengan melakukan analisis kinerja keuangan dari sisi keuangan terhadap laporan keuangan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan laporan arus kas. Penelitian kinerja suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis dua aspek, yaitu kinerja finansial dan kinerja non finansial. Kinerja finansial dapat dilihat melalui datadata laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan Telekomunikasi dengan mengunakan laporan arus kas. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitian ini adalah motode dokumentasi yang diambil dari media interne. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata dengan tingkat perputaran dari hasil perhitungan seluruh rasio laporan arus kas yang paling tinggi adalah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dimana ini terlihat dari seluruh hasil perhitungan rasio laporan arus kas yang yang ditunjukan lewat hasil perputaran dan presentase dari PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Sebaiknya perusahaan meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengurangi jumlah hutang dan meningkatkan arus kas operasi.Data yang digunakan berupa laporan arus kas dari 5 perusahaan perusahaan industri jasa sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. tData dari penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaanIndustri jasa sub sector telekomunikasi yang di peroleh di Bursa Efek Indonesia (BEI)priode 2018-2021 yang diperoleh dari https://www.idx.co.id. Kata Kunci : arus kas operasi, rasio arus kas, kinerja keuangan, bursa efek indonesia.

PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAN, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI “PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT INFLASITERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” Kondisi perekonomian yang terjadi saat ini menciptakan persaingan yang ketat antar perusahaan. Persaingan membuat setiap perusahaan berlomba meningkatkan kinerja,sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Menurut Harjito & Martono, (2014) salah satutujuan perusahaan yaitu untuk mencapai atau memperoleh laba maksimal untuk kemakmuran pemilik perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian di buktikan bahwa Likuiditas(CR) Berpengaruh Negatif terhadap nilai perusahaan, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar -4.616. dengan hasil tersebut maka hipotesis H1 yang menyatakn bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh likuiditas terhdap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig = 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung oleh menawati (2017) menunjukan likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa ketika likuiditas perusahaan meningkat, maka nilai perusahaan akan naik. Penelitin ini juga membuktikan bahwa kebijakan deviden (DPR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Ditunjukan nilai koefisienregresi sebesar 0,406.Dengan hasil tersebut maka hipotesis H2 menyatakan maka kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan tersebut signifikan ditunjukan dengan nilai sig= 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Sorin (2016) membuktikan bahwa kebijakandeviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa profitabilitas (ROA) Berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 14.980. Dengan hasil maka hipotesis H3 yang menyatakan bahwa profitabilitasberpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh profitabilitasterhadap nilai perusahaan ditunjukan dengan nilai sig=0,000<0,05 hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Dewi dan Wirawati (2018) yang mengatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perushaan. Penelitian ini juga membuktikan bahwa ukuran perusahaan (FZ) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,591. Dengan hasil tersebut maka hipotesis H4 yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig =0,095>0,05. Hasil penelitian tersebut di atas mendukung penelitian terdahulu (Lestari 2018) yang mengatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa Tingkat Inflasi Berpengaruh (IR) negatif terhada nilai perusahaan di tunjukan dengan niali koefisein regresi sebesar -4.021.Dengan hasil maka hipotesis H5 yang menyatakan bawha tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh tingkat inflasi terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai sig =0,89>0,05. Hasil penelitian diatas mendukung penelitian terdahulu (Suryantini & Arsawan (2014) yang mengatakn bahwa ukuran perusahaa berpengaruh negarif terhadap nilai perusahaan. KATA KUNCI : Likuiditas, Kebijakan Deviden, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Tingkat Inflasi, Nilai Perusahaan

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH (Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH PADA ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap laporan keuangan organisasi pemerintah daerah pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Timor Tengah Selatan”. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam sebuah organisasi yaitu komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja, organisasi dapat berjalan lancar dan baik apabila dibantu dan didukung oleh komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja yang baik agar dapat mencapai mencapai kinerja pegawai yang efisien. Komitmen organisasi adalah derajat dimana karyawan terlibat dalam organisasinya dan berkeinginan untuk tetap menjadi anggotanya, dimana didalamnya mengandung sikap kesetiaan dan kesediaan karyawan untuk bekerja secara maksimal bagi organisasi tempat karyawan tersebut bekerja. budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai-nilai, dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal dan internal. kepuasan kerja adalah suatu sikap karyawan terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan situasi, kerja sama antar karyawan, imbalan yang diterima dalam kerja, dan hal-hal yang menyangkut faktor fisik dan psikologis. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di Badan Pengelola Keungan dan Aset Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang pegawai yang menjalankan sistem akuntansi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner kepada responden kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif variabel diketahui bahwa komitmen organisasi berada pada nilai rata-rata terendah dengan deviasi tinggi sedangkan budaya organisasi berada pada nilai rata-rata tertinggi dengan deviasi rendah dan kepuasan kerja berada pada nilai rata-rata rendah dengan deviasi rendah. Dalam analisis lanjutan yang menggunakann teknik analisis regresi linear berganda diketahui hasil pengumpulan data tersebut menggunakan persamaan linear berganda dengan uji hipotesis pertama diketahui bahwa untuk komtmen organisasi (X1)ditemukan T hitung sebesar 0.105 lebih kecil dari T tabel 1,703 maka komitmen organisasi (X1) secara parsial tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). sedangkan untuk budaya organisasi (X2) di temukan T hitung sebesar 0.000 lebih kecil dari T tabel 1.703 maka variabel budaya organisasi (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). dan untuk kepuasan kerja (X3) ditemukan T hitung 3,344 lebih besar dari T tabel 1,703 maka variabel kepuasan kerja (X3) berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). Kata kunci: komitmen organisasi, budaya organisasi, kepuasan kerja, laporan keuangan

PERAN GURU PENJAS DALAM PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN NILOPO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU PENJAS DALAM PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER PADA PESERTA DIDK KELAS VIII SMPN NILOPO Dafit Semuel Bako1*, Agustinus J. Nafie2, Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email;[email protected] Latar belakang;Pembentukan karakter peserta didik mempunyai peranan yang sangat penting dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendidikan formal seperti sekolah memberikan pengajaran dengan segala bentuk pendidikan baik secara akademik maupun non akademik yang dilakukan oleh seorang pendidik. Tujuan; penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani memperkuat karakter siswa. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pengamatan, wawancara, koisioner, dan dokumentasi serta analisis data penyajian data dan penarikan. Meetode; penelitian ini menunjukkan bahawa. Pendidikan olahraga dan jasmani sangat baik dalam pembentukan karakter siswa yang Pertama: karakter menghargai atau menghormati semua komponen dalam aktivitas olahraga. membuat guru PJOK lebih punya banyak peluang dalam pembentukan karakter siswa. Hasil dan pembahasan; Karakter yang ingin dibentuk adalah religius, nasionalis, integritas, gotongroyong, dan mandiri. Guru pendidikan jasmani berperan dan mengawasi terhadap karakter-karakter yang menyimpang dalam pembentukan karakter peserta didik. Kesimpulan; Guru pendidikan jasmani juga berperan dan dapat merubah sikap dan mental dari siswa. Siswa yang mempunyai sifat takut atau ragu dalam menjalankan suatu aktivitas dengan pembelajaran, pelatihan dan bimbingan yang terarah dan terprogram dengan baik secara bertahap akan berubah menjadi siswa seperti yang diharapkan. Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani

ANALISIS KANDUNGAN PIGMEN ALGA COKLAT Sargassum polycystum DI PERAIRAN PANTAI BOLOK KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN DIONISIUS AGUNG SAMSOP (18380002). Analisis Kandungan Pigmen Alga Coklat Sargassum polycystum di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Ir. Yohanes Merryanto, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Makroalga (seaweed) memiliki peranan penting baik dari segi biologis, ekologis maupun ekonomis yang dapat mempertahankan keanekaragaman sumberdaya hayati laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan pigmen yang diekstrak dari alga coklat Sargassum polycystum. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey, kromatografi lapis tipis (KLT) dan spektrofotometer. Hasil analisis KLT diperoleh 8 (delapan) spot pigmen yaitu pigmen kuning diperoleh 3 (tiga) spot pigmen kemudian diikuti pigmen kelabu, hijau tua, oranye, hijau muda dan hijau kecoklatan terdapat 1 (satu) spot dari masing-masing pigmen. Jenis pigmen yang paling umum ditemukan pada uji KLT ini yaitu jenis karotenoid dan klorofil yang terdiri dari β-karoten, feofitin a, xantofil, klorofil a dan klorofil b. Hasil perhitungan nilai Rf pada setiap spot pigmen alga coklat Sargassum polycystum menunjukan bahwa nilai yang paling tinggi yaitu 1,0 (spot 1) pigmen kuning tipe β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,21 (spot 8) pigmen hijau kecoklatan. Jumlah total rata-rata nilai puncak gelombang pada setiap pigmen berkisar antara 366-418 nm. Hasil serapan puncak gelombang pigmen kuning yang terdiri dari spot 1, spot 4, dan spot 7. Nilai serapan maximum puncak gelombang pada spot 1 berada pada panjang gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 3,0501 abs, pada spot keempat dan ketujuh masing-masing memiliki nilai serapan puncak gelombang 418 nm dengan nilai absorbansi pada spot 4 yaitu 1,2747 abs dan pada spot 7 yaitu 1,2918 abs, Hasil serapan puncak gelombang pigmen kelabu (spot 2) tipe feofitin a yaitu 415 nm dengan nilai absorbansi 1,2945 abs, pada spot 6 pigmen oranye diperoleh serapan pucak gelombang yaitu 366 nm dengan nilai absorbansi 1,7022 abs, pada spot 3 pigmen hijau tua tipe klorofil a diperoleh serapan puncak gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 1,5595 abs. Nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau muda (spot 5) yaitu 416 nm dengan nilai absorbansi 1,2051 sedangkan nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau kecoklatan (spot 8) yaitu 414 nm dengan nilai absorbansi 1,545 abs. Kata kunci : pigmen, Rf, puncak, Sargassum polycystum, Bolok

ANALISIS SAMPAH LAUT PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI PERAIRAN SULAMU KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN DELFINA D. D. DOS SANTOS (17383070) Analisis Sampah Laut (marine Debris) Pada Budidaya Rumput Laut di Periran Sulamu Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. WILSON TISERA, S.pi., M.si., Ph. D, sebagai pembimbing I. Dr. BEATRIX M. REHATTA, S.pi., M.si. sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Kelurahan Sulamu merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kabupaten Kupang yang memiliki potensi sumberdaya rumput laut (macro algae). Dari hasil survey yang didapat, cukup banyak sampah laut yang ditemukan berupa plastik, botol air mineral, kayu, tali nylon, sampah rumah tangga seperti pecahan piring, dan adanya pembuangan kotoran manusia yang tidak jauh dari lokasi budidaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sampah laut pada budidaya rumput laut di perairan Sulamu, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret-April 2022 di areal budidaya rumput laut perairan Sulamu. Pengambilan data menggunakan metode belt transek pada lokasi penelitian dengan panjang transek 100 m dan luas area pengamatan 5 m. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampah laut yang ditemukan adalah dari 5 kategori yaitu plastik, kayu, kaca, karet dan jenis lainnya. Berdasarkan pengamatan dari data yang ada kategori jenis sampah yang paling dominan di semua lokasi adalah kategori jenis sampah plastik dan kayu. Kepadatan mutlak dengan jumlah tertinggi adalah plastik 17,4 item/m2 dan berat tertinggi adalah kayu 5,493 gr/m2. Kepadatan relatif dengan jumlah tertinggi plastik dengan presentasi 81,31 % dan berat tertinggi kayu dengan presentasi 61, 37%. Kata kunci: Sampah Laut, Rumput Laut, Budidaya, Perairan Sulamu, Kabupaten Kupang.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DEGAN PERMAINAN KECIL TRADISIONAL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan kecil trdisional putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas V khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan kecil trdisional menjadi menurun. Tujuan penelitian: menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.dan lapangan Metode penelitian: :Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dan lapangan Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar permainan kecil trdisional melalui metode pembelajara n kooperatif tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 33% yaitu dari 66% (siklus 1) menjadi 85% (siklus II). Simpulan: peneliti ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar permainan keci trdisional melalui pendekatan bermain beregu pada siswa kelas V SD Inpres Fatufeto 2 termsuk kategori baik

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang : Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan bola besar khususnya putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas Vll khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan bola besar menjadi menurun. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing atas bola voli menggunakan metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing atas bola voli melalui metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 25% yaitu dari 75% (siklus 1) menjadi 95% (siklus II). Simpulan : peneliti ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar passing atas permainan bola voli melalui pembelajaran jigsaw tipe jigsaw pada siswa kelas Vii SMP Swasta Advent Nusra termasuk kategori baik

ANALISIS KANDUNGAN PIGMEN ALGA MERAH Rhodophyta DI PERAIRAN PANTAI BOLOK NUSA TENGGARA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN CRISTIANI SOI MEO (18380034). Analisis Kandungan Alga Merah Glacilaria salicornia Di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. ALFRED G.O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Ir. YOHANES MERRYANTO S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Gracilaria salicornia adalah makroalga dari kelas Rhodophyta yang memiliki kandungan fikoeritrin, pigmen selain dibutuhkan oleh makroalga untuk fotosintesis, merupakan salah satu jenis rumput laut merah berukuran makro.Glacilaria salicornia saat ini, pigmen yang berasal dari organisme laut khususnya makroalga telah menjadi perhatian sejumlah peneliti, pigmen yang dihasilkan oleh alga merah Glacilaria salicornia memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat bagi manusia, oleh karena pentingnya peranan pigmen, sehingga menjadi pendorong untuk melakukan penelitian dengan judul Analisis komposisi Kandungan Pigmen Alga Merah Glacilaria salicornia di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisi komposisi pigmen yang diekstrak dari alga merah Glacilaria salicornia. yang tumbuh secara non budidaya karena masih minimnya penelitian tentang alga merah di Perairan Kupang Pantai Bolok Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan pada Juli 2022 di Perairan Pantai Bolok, Kabupaten Kupang, dilanjutkan ekstraksi rumput di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana dan UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada Juli 2022, bertempat di Pantai Bolok Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, sampel yang diambil di cuci bersih menggunakan air laut lalu di masukan kedalam cool box dan dilanjutkan maserasi di Laboratorium Biologi FKIP dilanjutkan analisis spketrofotometer dan analisis Rf di laboratorium UPTD Kesehatan Provinsi. Pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas,pH dan arus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis pigmen yang teridentifikasi pada alga coklat Glacilaria salicornia terdapat 4 jenis pigmen terdiri dari pigmen kuning jenis β-karoten, pigmen oranye jenis xantofil, pigmen hijau kecoklatan jenis klorofil b, pigmen hijau tua tipe klorofil a dan pigmen hijau muda jenis klorofil a. Nilai Rf (Retardation factor) pada setiap spot pigmen alga merah Glacilaria salicornia menunjukan bahwa nilai Rf yang paling tinggi yaitu 0,81 (spot 1) pigmen kuning jenis β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,24 (spot 7) pigmen hijau muda jenis klorofil a . Hasil analisis spektrofotometer Puncak pertama terdapat pada panjang gelombang 468 nm dengan nilai absorbansi 2,5107, puncak kedua terdapat pada panjang gelombang 482 nm dengan nilai absorbansi 2,4963 dan pada puncak ketiga dengan nilai panjang gelombang 498 nm dengan nilai absorbansi 1,102. Kata kunci: Pigmen, Glacilaria salicornia, Rf (Retardation factor), Pantai Bolok

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN DAN TURUT SERTA MENGHIMPUN DANA DARI MASYARAKAT TANPA IZIN USAHA DARI PIMPINAN BANK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini ialah Deskripsi tentang motif, modus dan akibat hukum pelaku tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah bagaimanakah motif pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, bagaimanakah modus pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia dan akibat hukum pelaku tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaku dalam tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui modus pelaku dalam perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui akibat hukum pencemaran perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian normatif dan teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Motif pelaku dalam melakukan tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpan tanpa ijin usaha dari pimpinan bank Indonesia, adalah : a. Mencari keuntungan b. Memenuhi kebutuhan atau biaya hidup terdakwa dan keluarganya. 2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dana dari masyarakat tanpa memperoleh izin dari bank Indonesiaa, adalah : a. Menyalahgunakan tanggung jawab dan kewenangan sebagai komisaris utama dan dewan komisaris. b. Meminta nasabah berinvestasi pada PT yang dikelola terdakwa dengan janji keuntungan sebesar 6 – 7%. c. Membuka koperasi tanpa ijin guna mengambil uang nasabah. 3. Akibat Hukum terhadap Pelaku, yakni: a. Para Terdakwa ditahan; b. Para terdakwa dikenai pemidanaan; c. Para Terdakwa dikenai pidana denda; dan d. Para terdakwa dikenai pembayaran biaya perkara. Kata Kunci : Motif, Modus , Akibat Hukum, Tindak Pidana Perbankan dan Turut Serta Menghimpun Dana dari Masyarakat Tanpa Ijin Usaha dari Pimpinan Bank Indonesia.

TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik. Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.

A DESCRIPTIVE STUDY ON FIGURATIVE LANGUAGE IN RUDYARD KIPLING POEMS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

tujuan dari rumusan masalah adalah untuk mengetahui jenis-jenis bahasa kiasan dan jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif sedangkan datanya di ambil dari google. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori bahasa khiasan yang dikemukakan oleh Perrine dalam Sihite (2016). Dalam penelitian ini, penulis menganalisis tiga puisi karya Rudyard Kipling. Dari hasil analisis data penulis menemukan beberapa bahasa khiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi tersebut yaitu; repetition 35,1%, metaphor 16,6%, personification 18,5%, synecdoche 3,7%, hyperbole 5,8%, metonymy 14,8%, understatement 1,8% and apostrophe 3,7% dengan repetition sebagai bahasa kiasan yang paling dominan. Setelah melakukan analisis terhadap bahasa kiasan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, penulis berharap penelitian ini dapat memberikan informasi atau pengetahuan tentang bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling.

A DESCRIPTIVE STUDY ON FRESHMEN’S ENGLISH LEARNING MOTIVATIONS AND STRATEGIES AT ENGLISH EDUCATION ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2,Name.3 (Stefanie Dairu Kaniha) (Tiarma Marpaung, S.Pd.,M.Pd) (Eltina A.Maromon, SPd.,MA.) The title of this writing is “ A Descriptive Study On Freshmen’s English Learning Motivation And Strategies At English Education Artha Wacana Christian University Kupang. The research conducted to answer questions 1. What are the freshmen’s types of motivation in learnig English at English education study program of Artha Wacana Christian University Kupang? 2. What are the fershmen’s strategies in learning English at English education study program of Artha Wacana Christian University Kupang? The thesis focuses on the motivation and strategy in learning English . The data will be taken by giving questionnaire as the isntrument. The participants were 12 students. The aims of this research are 1. To describe the freshmen’s types of motivation in learning English At english education study program of Artha Wacana Christian University Kupang. 2. To describe the freshmen’s strategies in learning English at English education study progran of Artha Wacana Christian University Kupang. Students motivation to learn English because of the fun atmosphere, the teacher who delivered the material well and the material is easy to understand. The factors behind the motivation to learn English as they like the atmosphere of the English class, are interested in the way English is used in conversation, and believe that students will be able to read and understand most of the texts in English if students continue to study them, nervous and confused when students speak in English class, students also feel learning English, is very interesting, besides that students are also motivated to learn a lot English, students very enjoy learning English. The way teachers motivate students begins with teachers realizing the importance of motivation. Keywords :Motivation, strategy.

PENGARUH PENGEMBAGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR BEA CUKAI ATAMBUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENGEMBAGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR BEA CUKAI ATAMBUA ABSTRAK NAMA : ANGELINO SOARES ALVES NIM : 18410044 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN TAHUN PENULISAN : 2023 Suatu organisasi yang mempunyai tujuan yang jelas dan dilengkapi dengan fasilitas, sarana prasarana yang canggih tetapi tanpa didukung oleh sumber daya manusia, maka kemungkinan besar akan sulit mencapai tujuan organisasi yang diharapkan. Cardoso Gomes (2002:3) Sumber daya manusia adalah suatu gerakan pengakuan terhadap pentingnya unsur manusia sebagai sumber daya yang cukup potensial yang perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi organisasi dan bagi pengembangan dirinya. Lingkungan kerja mencakup hubungan kerja yang terbentuk antara sesama pegawai dan hubungan kerja antara bawahan dan atasan serta lingkungan fisik tempat pegawai bekerja. Bernaddin dan Russel (2011) menyatakan kriteria utama yang dinilai Pegawai yaitu kualitas dimana proses atau hasil dari suatu kegiatan yang sempurna atau melaksanakan kegiatan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kuantitas dimana besaran yang dihasilkan dalam bentuk uang, sejumlah unit atau kegiatan yang diselesaikan. Teknik penelitian ini menggunakan Kuesioner dalam angket tertutup dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Dalam penelitian ini peneliti akan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang penulis ajukan. Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antar variabel bebas pengembangan sumber daya manusia dan lingkungan kerja terhadap variabel terikat Peningkatan kinerja pegawai. Penulis telah melakukan analisis regresi linier berganda dan didapati Koefisien regresi (b1) sebesar 0,008 artinya pengembangan sumber daya manusia (X1) tidak mengalami kenaikan sebesar 0% maka peningkatan kinerja pegawai (Y) tidak mengalami peningkat sebesar 0,008. Koefisisen tidak bernilai signifikan artinya tidak terjadi hubungan signifikan antara pengembangan sumber daya manusia (X1) dengan peningkatan kinerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan tidak ada hubungan pengaruh pengembangan sumber daya manusia (X1) terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) ditemukan t hitung : 0,073 ˂ t tabel : 1,991 dan tingkat signifikan 0,942 ˃ 0,05. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,322 artinya jika lingkungan kerja (X2) mengelami kenaikan sebesar 1% maka peningkatan kinerja pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,322. Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara lingkungan kerja (X2) dengan peningkatan kinerja pegawai (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya hubungan pengaruh lingkungan kerja (X2) terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar : 4,232 ˃ t tabel : 1,991 dan tingkat signifikan : 0,000 ˂ 0,05. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial pengembangan sumber daya manusia (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y) di kantor bea cukai atambua.Secara parsial lingkungan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai (Y) di kantor bea cukai atambua. Dan secara simultan pengembagan sumber daya manusia dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai di kantor bea cukai atambua. Kata Kunci : Pengembangan Sumber Daya Manusia, Lingkungan Kerja, Penigkatan Kinerja

HUBUNGAN PROFESIONALISME, KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BIRO PENGADAAN BARANG DAN JASA SETDA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Profesionalisme dalam penelitian ini merupakan suatu kemampuan atau keahlian untuk melakasanakan atau melakukan suatu pekerjaan atau tugas yang di landasi atas keterampilan dan pengatahuan serta di dukung oleh sikap kerja yang di tuntut oleh pekerjaan tersebut. Keandalan dan keahlian dalam pelaksanaan tugas sehingga terlaksana dalam mutu tinggi, waktu yang tepat, cermat, dan dengan prosedur yang mudah dipahami dan diikuti oleh pelanggan. Kompetensi pegawai yang ada dalam penelitian ini merupakan yang sangat penting dan berpengaruh dalam sebuah organisasi karena kompetensi berjalan beriringan dengan keberhasilan suatu organisasi. Prestasi kerja dalam penelitian ini merupakan sebuah hasil kerja yang dicapai seorang karyawan dilihat dari karakteristik pribadinya serta persepsi terhadap perannya dalam pekerjaan itu, ataupun bentuk penilaian tersendiri dalam menjalankan dan meningkatkan program-program kerjanya. Prestasi seorang karyawan pada dasarnya merupakan hasil kerja seorang karyawan selama periode tertentu dibandingkan dengan berbagai kemungkinan misalnya standar, sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan sudah disepakati bersama. Ada pun tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui hubungan antara profesionalisme dan kompetensi pegawai terhadap prestasi kerja pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan kuesioner (angket) dan studi dokumentasi. Untuk kuesioner (angket) menggunakan bentuk checklist. Kuesioner dilengkapi dengan skala pengukuran untuk menghasilkan data kuantitatif. Skala ordinal digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi pegawai atau responden di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda tentang 3 variabel Profesionalisme, kompetensi Pegawai dan Prestasi Kerja Pegawai. Hasil analisa menyatakan terdapat hubungan positif antara variabel kompetensi pegawai (X2) dengan variabel prestasi kerja (Y) pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga terdapat hubungan yang positif antara variabel profesionalisme (X1) dengan variabel prestasi kerja (Y) pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil uji korelasi dihitung dengan menggunakan komputer program SPSS versi 20 for window dan memperoleh hasil yaitu diketahui nilai signifikan Sig.(2-tailed) antara profesionalisme dengan prestasi kerja adalah sebesar 0,066 dan nilai correlatin coefficient sebesar 0,262 sedangkan pada nilai signifikan Sig.(2-tailed) antara kompetensi pegawai dengan prestasi kerja adalah sebesar 0,192 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,187 dan pada nilai signifikan Sig.(2-tailed) antara profesionalisme dengan kompetensi pegawai adalah sebesar 0,100 dan nilai correlatin coefficient sebesar 0,235, maka dapat dikatakan variabel profesionalisme dan kompetensi pegawai secara bersama-sama mempunyai hubungan dengan tingkat yang rendah terhadap variabel prestasi kerja pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur

PERAN SAKSI SESUDAH PERNIKAHAN KUDUS DI JEMAAT GMIT SONHALAN AJAOBAKI KLASIS MOLLO UTARA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan merupakan kenyataan yang melibatkan masyarakat luas, baik sanak saudara maupun tetangga dan kenalan. Masyarakat ikut campur dalam urusan pernikahan, karena mereka berkepentingan dalam keutuhan kehidupan keluarga, sebab keluarga adalah sel masyarakat. Tugas saksi adalah membimbing dan mengawasi pasangan nikah untuk tetap berkomitmen dengan janji yang telah mereka ikrarkan dihadapan Tuhan dan JemaatNya, sehingga untuk menjadi saksi harus sesuai dengan ketentuan GMIT. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran Saksi Nikah sesudah Pernikahan Kudus Di Jemaat GMIT Sonhalan Ajaobaki? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Peran Saksi Nikah Sesudah Pernikahan Kudus di Jemaat GMIT Sonhalan Ajaobaki dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan dipaparkan hasilnya secara deskriptif, informannya adalah orang tua saksi Saksi nikah berjumlah 10 orang dari tahun 2002 sampai sekarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa, peran saksi nikah di Jemaat Sonhalan Ajaobaki belum berjalan secara optimal, oleh karena kurangnya pemahaman dari saksi nikah tentang tugas dan tanggung jawab serta perannya sebagai orang tua saksi. Kendala lain yang dialami yakni kurangnya komunikasi antara pasangan nikah dengan saksi nikah dikarenakan kesibukan masing-masing sehingga pelaksanaan peran tugas dan tanggung jawab tidak berjalan secara baik. Di lain pihak Gereja kurang berperan dalam memberikan bimbingan dan informasi berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan, sehingga yang terjadi pemilihan saksi pernikahan hanya berdasarkan kenalan, orang yang memiliki posisi atau jabatan yang tinggi di dalam masyarakat tanpa memperhatikan spiritual dan teladan yang baik serta tidak sesuai dengan saksi yang diharapkan

Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba

AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE IN SELECTED SONG LYRICS OF IWAN FALS’ ALBUM “INDONESIA DALAM BERITA”

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “ Sebuah Analisis Bahasa Kiasan Dalam Lirik Lagu Pilihan Album Iwan Fals "Indonesia dalam Berita" pembelajaran ini bertujuan untuk menemukan bahasa kiasan , tipe bahasa kiasan yang paling dominan diguanakan dan arti dalam penggunaan kata/ bahasa pilihan dalam “ lirik Lagu pilihan album Iwan Fals "Indonesia dalam Berita" desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berdasarka teori Keraf (2002;124-145) tentang jenis bahasa kiasan yang terdiri dari 60 jenis bahasa kiasan tapi dalam pembelajaran ini hanya fokus pada 12 jenis gaya bahasa yang terdiri dari 4 kategori yaitu : kategori pertama adalah simile metafora, personifikasi (perbandingan) ; kategori kedua adalah hiperbola, litotes, sakral, (kontras), dan ketiga adalah kiasan, metonomi, sinekdoke (hubungan): dan keempat adalah aliterasi, ephistrope, anafora (pengulangan). Proses analisis data adalah mengidentifikasi data kemudian mengklasifikasikan dan setelah itu mendeskripsikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 lagu dalam album ini terdapat 12 metafora, 6 personifikasi, 42 hiperbola, 3 sinekdok, 7 litotes, dan 6 sakral. Hal ini membuktikan bahwa bahasa kiasan dalam Lirik Lagu Pilihan Album Iwan Fals “Indonesia Dalam Berita” penulis menemukan jenis lagu yang dominan yaitu : pertama hiperbola (42), kedua litotes (7), ketiga personifikasi (6) dan sarkasme (6) dan yang terakhir adalah synecdoche (3). Penelitian ini sangat penting untuk dikaji karena bahasa kiasan kata-kata tertentu yang dapat mengubah makna kalimat dalam lagu dan Dengan menggunakan bahasa kiasan, sebuah karya sastra justru akan lebih kaya, efektif, dan lebih sugestif bagi pembaca/pendengarnya. Selain itu, dengan menggunakan bahasa kiasan dalam sebuah karya, karya tersebut akan menarik perhatian, menciptakan kesegaran, lebih hidup, dan memunculkan gambaran fantasi yang nyata

PENGARUH PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN DAN AKSESIBILITAS TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Dan Aksesibilitas Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kupang”. Masalah yang diambil dari penelitian ini adalah pengaruh penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Kota Kupang. Adapun persoalan dalam penelitian ini adalah; (1) Bagaimana pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kupang (2) Bagaimana Pengaruh Aksesibilitas Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Keuangan Daerah Kota Kupang Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah merupakan pertanggungjawaban mengenai integritas keuangan, pengungkapan dan ketaatan terhadap peraturan perundang–undangan. Sasarannya adalah laporan keuangan yang mencakup penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran keuangan instansi pemerintah daerah. Dalam melaksanakan akuntabilitas publik, organisasi sektor publik berkewajiban untuk memberikan informasi sebagai bentuk pemenuhan hak-hak publik Tujuan dari penelitian ini adalah menguji: (1) Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (2) Pengaruh Aksesibilitas terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (3) Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan dan Aksesibilitas terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah. Matode penarikan sampel Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini adalah purposive sampling dengan sumber data yang digunakan adalah data primer. Obyek dalam penelitian ini adalah Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang Yang berlokasi di Jl. S. K. Lerik No.1, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari 35 responden. Pengumpulan data melalui observasi langsung dan survei yang diperoleh dengan cara pembagian kuesioner kepada responden . Matode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyajian laporan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, hal ini menyatakan bahwa semakin baik penyajian laporan keuangan daerah maka akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah akan semakin baik. Pada aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, hal ini menyatakan bahwa semakin meningkatnya aksesibilitas maka akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah akan meningkat. Hasil pengujian secara simultan dengan uji F yaitu penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap akuntabilitas pengelolaan Keuangan Daerah Kata Kunci: Penyajian Laporan Keuangan, Aksesibilitas, dan Akuntabilitas pengelolaan Keuangan Daerah.

PENGARUH LABA KOTOR, LABA OPERASI, DAN LABA BERSIH DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DIMASA MENDATANG (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Miscellaneous Industry di Bursa Efek Indonesia)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LABA KOTOR, LABA OPERASI, DAB LABA BERSIH DALAMMEMPREDIKSI ARUS KAS DIMASA MENDATANG (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. 2017 - 2021)Gabriela risti rame Universitas Kristen Artha Wacana 2023 Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh laba kotor, laba operasi dan laba bersih dalam memprediksi arus kas dimasa mendatang dengan melakukan menguji masing – masing variable. Pentingnya arus kas dalam memprediksi dimasa mendatang karena informasi tentang arus kas suatu entitas berguna bagi para pengguna laporan keuangan sebagai dasar untuk menilai kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas serta menilai kebutuhan entitas untuk menggunakan arus kas tersebut (PSAK No.2). Selain laporan arus kas, juga terdapat laporan laba rugi yang merupakan sebuah laporan penting terkait prediksi arus kas di masa yang akan datang. Laporan laba rugi merupakan bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba atau rugi bersih. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar pada BEI. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 perusahaan manufaktur sektor Miscellaneous Industry yang terdaftar dalam BursaEfek Indonesia pada tahun 2017 – 2021.Metode pengumpulan data yang gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan dokumentasi dimana penulis mencari data langsung dari catatan- catatan atau laporan keuangan yang ada pada BEI melalui situs https://www.idx.co.id. Data sekunder yang diambil dari BEI ini terdiri dari laporan laba rugi dan laporan arus kas setiap perusahaan manufaktur yang terdaftar dan sesuai dengankriteria pemilihan sampel.Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis regresi linier berganda yang digunakan untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen Berdasarkan hasil uji t. Pada hasil regresi laba kotor dengan tingkat signifikansi 0,022 lebih kecil dari alpha (0,05) dari sini dapat disimpulkan bahwa Laba Kotor berpengaruh positif signifikan terhadap Arus kas dimasa mendatang. Hasil pengujian penelitian ini didukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Febrianto dan Widiastuty (2005) bahwa laba kotor memiliki kualitas lebih baik. Pada penelitian yang dilakukan oleh Febrianto dan Widiastuty, (2005) dibuktikan bahwa angka laba kotor lebih mampu memberikan gambaran yang lebih baik tentang hubungan antara laba dengan harga saham.Juga pada penelitian ini berdasarkan Uji persial (uji t) menyatakan bahwa laba operasi tidak berpengaruh dalam memprediksi aruskas, dengan nilai signifikan 0,566 lebih besar dari alpha (0,05), dapat disimpulkan bahwa variabel independen Laba operasi tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Arus kas masa depan dan berdasarkan Uji persial (uji t) menyatakan bahwa laba bersih tidak berpengaruh dalam memprediksi arus kas, dengan nilai signifikan 0,435 lebih besar dari alpha (0,05), dapat disimpulkan bahwa variabel independen Laba bersih tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Arus kas masa depan. Dalam penyusunan laporan laba rugi, laba kotor dilaporkan lebih awal dari dua angka laba lainnya, artinya perhitungan angka laba kotor akan menyertakan lebih sedikit komponen pendapatan dan biaya dibandingkan dengan angka laba lainnya. Semakin detail perhitungan suatu angka laba, maka semakin banyak pilihan metode akuntansi dimana terdapat kemungkinan manajer memilih metode akuntansi yang menguntungkan pihak- pihak tertentu. Berdasarkan alasan tersebut, laba kotor lebih relevan digunakan sebagai alat untuk memprediksi arus kas di masa depan dibandingkan laba operasi dan laba bersih. Kata Kunci : Laporan Arus Kas, Laba Kotor, Laba Operasi, Laba Bersih.