2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terjadi Sebab Dan Akibat Hukum Perceraian Terhadap Hak Asuh Anak. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: 1.) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadi perceraian? dan 2.) Bagaimanakah akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: 1.) Untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi perceraian, dan 2.) Untuk mengetahui akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi perceraian, dan akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Variabel dalam penelitian ini yaitu terdiri dari: Variabel Bebas dan Variabel Terikat. Variabel Bebas adalah, Variabel yang mempengaruhi, yaitu, Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi perceraian, serta akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak. Variabel Terikat adalah, Variabel yang dipengaruhi. yaitu, Putusan Pengadilan Negeri Tentang perceraian terhadap hak asuh anak. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1.) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian yaitu, karena: (a) Suami dan isteri sering terjadi perselisihan dan pertengkaran (b) Salah satu pihak meninggalkan pihak yang lain (c) Salah satu pihak menjalin hubungan dengan orang lain, (d) Ayah selaku kepala rumah tangga tidak menafkahi isteri dan anak. 2.) Akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak yaitu; (a) Hak Asuh anak jatuh kedalam tangan ibu (b) Baik Ayah maupun Ibu sama bertanggungjawab terhadap hak asuh anak
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rumusan Masalah yang dikaji penulis adalah Apa penyebab terjadinya Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Bagaimana Bentuk Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Bagaimana Akibat Hukum terhadap Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui penyebab terjadinya Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Untuk mengetahui Bentuk Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Untuk mengetahui Akibat Hukum terjadinya Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris. Sifat penelitian dalam penulisan ini bersifat Deskripti, dan Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif. Variabel Bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan, dan Variabel Terikat yaitu peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Faktor Penyebab terjadinya Tindak Pidana yang di lakukan oleh Notaris adalah Noatris (Terdakwa) membutuhkan uang dalam jumlah besar yang diambil dari uang pengurusan sertifikat HGB, Bentuk tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh notaris adalah Notaris (Terdakwa) memakai uang pajak, uang pengurusan IPT dan IPPT, uang penjualan tanah, uang balek nama sertifikat untuk kepentingan pribadi. Dan Akibat hukum terhadap tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh notaris adalah Notaris (Terdakwa) ditangkap dan ditahan, Notaris (Terdawa) di pidana penjara, Notaris (Terdakwa) membayar biaya perkara, Notaris (Terdakwa) dijatuhi hukuman kode etik. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah Notaris selaku pejabat yang telah diberikan kepercayaan oleh kliennya, harus menjunjung tinggi kode etik Notaris dan sumpah jabatannya, Kepada seluruh masyarakat indonesia agar selalu berhati-hati menggunakan jasa notaris
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
The title of this writing “a sociolinguistic study analysis of Register used in Babe Kupang group of Social Media Facebook” the problem of this study areWhat are the types ofregister used in Babe Kupang group’s language? And What are the meanings of register used in Babe Kupang group’s language?therefore the aims of this Research is to describeTo find outthe typesof the register use d in Babe Kupang group’s language To find out the meaning of register used in, Babe Kupang group’s language, All the gained data are classified and analysed using Descriptive qualitative Method. The research was conducted in following The procedure; first the writer chose Register, second the writer read Read it to describe the Bebe Kupang,basedon their writer,third analysed the data, fourth, the writer classified the babe Kupang in Social Media facebook, and the last the writer reported the Result of data analyzed.The result of this research showed that there are Regiter used in Babe Kupang Of Social Media Group Facebook .The writer finds out five of Register used in Babe kupang , they are:Statik Register, Formal register, Consultative Regeister,Casual register, Intimate Register.,Based on types of register of babe Kupang, there are some of meaning of register that become add another arguments in a sentennce they are;Statik Register, Formal register, Consultative Regeister,Casual register, Intimate Register.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul “Deskripsi Tentang Tindak Pidana Pengedaran Sediaan Farmasi Kosmetik.” Rumusan Masalah yang penulis kaji adalah: 1) Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya pengedaran sediaan farmasi kosmetik? 2) Bagaimana bentuk pelaku melakukan tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik? 3) Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti? Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik 2) Untuk mengetahui bentuk terjadinya tindak pidana pengedaran Sediaan farmasi kosmetik 3) Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti, Penelitian ini bersifat deskriptif, Jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian hukum normatif Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab, bentuk dan akibat hukum terjadinya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik sedangkan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik. Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang penulis lakukan maka diperoleh jawaban yaitu: 1 Faktor yang menyebabkan terjadinya pengedaran sediaan farmasi kosmetik yaitu: 1) Untuk mendapatkan keuntungan, Karena banyaknya permintaan dari kosmetik 2) Bentuk pelaku melakukan tindak pidana pengedaran sediaan farmasi kosmetik yaitu: 1) Terdakwa memesan kosmetik secas ra online 2) Terdakwa mengedarkan kosmetik tanpa izin edar 3) Akibat hukum dari tindak pidana farmasi kosmetik terhadap pelaku dan barang bukti yaitu: 1) Pelaku ditahan, 2) pelaku dipidana penjara, 3) pelaku dipidana denda, 4) Pelaku membayar biaya perkara. Saran yang diharapkan agar Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak-pihak yang berperkara dalam tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi kosmetik yang tidak memiliki izin edar agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk persoalan dan tambahan dalam hal pelaksanaan dan mengunakan cara yang bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Kata Kunci : Tindak Pidana Pengedaran Sediaan Farmasi Kosmetik
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rumusan Masalah Apa motif pelaku tindak pidana pemalsuan Stnk Motor?,Bagaimana modus pelaku tindak pidana pemalsuan Stnk Motor?, Apa akibat hukum terjadinya tindak pidana Pemalsuan Stnk Motor terhadap pelaku dan barang bukti,Tujuan Untuk mengetahui motif pelaku tindak pidana pemalsuan Stnk Motor, Untuk mengetahui modus pelaku tindak pidana pemalsuan Stnk Motor, Untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana Pemalsuan Stnk Motor terhadap pelaku dan barang bukti.Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah.Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu,Deskripsi tentang motif modus dan akibat hukum tindak pidana pemalsuan STNK motor.dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan pengadilan tentang sengketa hak atas tanah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia,Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif.Hasil penelitian penulis ditemukan 5 (lima) putusan Pengadilan Negeri dalam perkara Pemalsuan Stnk Motor yang telah berkekuatan hukum tetap. Kelima putusan pengadilan tersebut.analisis penelitian motif terjadinya pemalsuan surat tanda nomor kenderaan, modus terjadinya tindak pidana pemlasuan surat tanda kendraan,akbiat hukum terjadinya pemalsuan surat tanda nomor kenderaan,saran Kepada kepolisian agar dapat menimalisir kejahatan ini memberikan sanksi yang lebih tegas terhadap pelaku pemalsuan STNK sehingga sanksi yang dijatuhkan benar-benar memberikan efek jerah bagi pelaku dan takut melakukan tindak pidana pemalsusan tersebut
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
TIMOTEUS DUA BLOLONG (16383164) Analisis Komposisi Jenis Dan Kepadatan Makro Epifit Pada Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezzi Dengan Metode Lepas Dasar Di Perairan Baobolak Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. WILSON L.TISERA,S.Pi.,M.Si.,Ph.D, ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi.,M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan salah satu sumberdaya pesisir yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan merupakan komoditas ekspor di sektor budidaya perikanan indonesia karena permintaanya tinggi di pasar dunia. Perairan pantai Baobolak merupakan salah satu perairan pantai yang terletak di Lembata bagian Selatan. Hasil rumput laut merupakan sumber pendapatan yang menjanjikan bagi sebagian besar penduduk Desa Baobolak, yang berada di Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kepadatan epifit yang terdapat pada rumput laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Baobolak Kecamatan, Nagawutung Kabupaten Lembata. Hasil penelitian menujukan pertumbuhan berat Kappaphycus alvarezii non epifit memiliki nilai kisaran pertumbuhan lebih tinggi yakni 114,68 gram – 287,70 gram dengan laju pertumbuhan spesifik 4,93% / hari sedangkan yang terjangkit epifit 110,42 gram – 169,88 gram dengan laju spesifik 4,69% / hari.Kepadatan jenis makro epifit pada Kappaphycus alvarezii berada pada kisaran 110,4-176,20 ind/m2 . Kepadatan jenis yang tertinggi yaitu Hypnea cervicrnis dengan nilai 176,20 ind/m2 dan kepadatan jenis yang terendah yaitu ulva lacuta dengan nilai 110,4 ind/m2.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Pengaruh Disiplin mengajar Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tehadap prestasi belajar siswa SMAN 2 Kupang Kase. W* Manu. L** Tnunay. P** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adanya pengaruh Antara Kedisiplinan Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi dengan sampel sebanyak 25 orang yang terdiri dari ….. orang laki-laki dan …. orang perempuan. Kedisiplinan Mengajar Guru merupakan suatu keadaan atau perilaku yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang mendorong guru untuk bersikap dan bertindak secara positif dengan berdasarkan pada pelaksanaan aturan yang berlaku atau sesuai dengan peraturan pegawai negeri sipil. Prestasi belajar adalah nilai yang dicapai murid setelah melewati proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai korelasi rxy= 0.495 dan nilai Df=23 diperolah “r” tabel (rt) pada taraf signifikan 5% sebesar 0.413 dengan demikian rxy lebih besar dari “r” tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan mengajar guru terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Kata Kunci : Kedisiplinan Mengajar Guru, Prestasi Belajar Siswa
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Efektivitas mengunaan Alat Peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Mesri Tamelan (*) Manggoa Melkias (**) Metboki Martinus (**) Penelitian ini dimotivasi oleh fakta masalah bahwa Efektivitas penggunaan alat peraga boneka dari botol bekas dalam pembelajaran PAR kelas Tanggung. Penelitian untuk membantu Pengajar PAR kelas Tanggung. Dalam penelitian ini sumber data untuk penelitian ini adalah badan pengurus inti: UPP PAR 3 dan 4 pelayan PAR Kelas Tanggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara, Dokumen. Data yang telah didapat kemudian dianalis. Dan data ini membantu pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Elim Lasian dalam pembelajaran PAR. Pada akhirnya peneliti menemukan bahwa Efektivitas mengunakan Alat peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) sangat membantu Anak-anak juga karna menarik perhatian Anak-anak untuk lebih mengerti materi yang disampaikan oleh pengajar PAR , Dan yang membuat Alat peraga efektif yakni tergantung pada kreativitas pengajar palayana Anak dan Remaja (PAR) di kelas masing-masing, karena Alat peraga yang di siapkan kreatif tapapi gaya penyampaikan pengajar PAR tidak sesuai, maka akan berpengaruh,tetapi kalau pengajar PAR Kreatif maka Anak-anak antosias dengan alat peraga yang di gunakan juga oleh pelayan PAR juga, Oleh sebab itu, Alat peraga boneka dari botol bekas dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelesaikan berbagai persoalan berkelanjutan yang dialami. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran di Anak-anak PAR terkandung nilai didalamnya yakni nilai religius, sosial dan nilai moral. Kata Kunci : Efektivitas Pengunaan Alat peraga boneka dari botol bekas Penulis (*) Pembimbing (**)
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN ANDRIANUS G. PUKA, NIM. 16380308 Rantai Pemasaran Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) Yang Didaratkan Di TPI Maumere Kabupaten Sikka Alfred G. O. Kase, S. Pi., M. Si., Ph. D., Rockie R.L. Supit, S. Pi.,M. Si. sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan tuna merupakan salah satu sumber bahan baku hasil perikanan yang berperan penting bagi sector perkembangan perekonimian di Indonesia. Ikan tuna memiliki potensi sumber daya yang tersedia cukup besar di perairan Indonesia, bernilai ekonomis tinggi, serta potensial menjadikanya sebagai salah satu ikan yang banyak diburu oleh nelayan. Selain itu ikan tuna dapat dijadikan bahan baku yang dapat diolah menjadi berbagai macam produk olahan sehingga dapat menciptakan peluang bisnis yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Ikan tuna memiliki peluang pasar yang bagus untuk pasokan dalam Negeri maupun serta belum ada batasan kuota perdagangan, maka perlu diimbangi dengan peningkatan sistem pemasaran ikan tuna. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui rantai pemasaran ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang didaratkan Di TPI Maumere Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara (kuisioner) dan dokumentasi. Saluran pemasaran ikan tuna di TPI Maumere melalui 3 saluran yaitu saluran pemasaran I, saluran pemasaran II dan saluran pemasaran III. Fungsifungsi pemasaran yang diterapkan oleh Nelayan, Pedagang Pengumpul dan Pedagang Pengecer di TPI Maumere tidak sepenuhnya dilakukan pada setiap saluran. Margin Pemasaran yang diterima pasa saluran pemasaran II adalah Rp.700.000 dan pada saluran pemasaran III adalah Rp.800.000 yang menunjukan bahwa perbedaan margin pemasaran yang diterima pada saluran pemasaran II dan saluran pemasaran III semakin panjang saluran pemasaran maka semakin tinggi margin yang diperoleh. Kata kunci : Saluran pemasaran, obsrvasi, TPI Maumere.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul Skripsi adalah Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Niaga Dalam Penyelesaian Sengketa Desain Industri dengan Rumusan Masalah Mengapa Pengadilan Niaga Dalam Penyelesaian Sengketa Desain Industri Ada Gugatan yang Ditolak, Ada Gugatan yang Dikabulkan dan Ada Gugatan Yang Tidak Dapat Diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan Hakim Pengadilan Niaga dalam penyelesaian sengketa Desain Industri ada Gugatan yang Ditolak, ada Gugatan Yang Dikabulkan Dan ada Gugatan yang tidak dapat Diterima. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pendaftaran Desain Industri, variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim Pengadilan Niaga terhadap Sengketa Desain Industri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data primer yaitu bahan-bahan Hukum yang mengikat seperti Putusan-putusan dan sumber data sekunder yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer mengenai Rancangan Undang-undang, hasil-hasil penelitian, jurnal dan buku referensi lainya. Sumber data tersier adalah bahan Hukum yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan Hukum primer dan bahan Hukum sekunder, seperti kamus (hukum), ensiklopedia, yang kemudian dianalisis dan kemudian ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakim Menyatakan Gugatan yang ditolak karena “gugatan sempurna secara formil dan penggugat tidak mampu membuktikan dalil gugatan serta tergugat mampu membuktikan dalil sangkalan”, Gugatan tidak dapat diterima karena “Gugatan penggugat Error In Persona, gugatan penggugat kabur (obscuur libel) dan tergugat mampu membuktikan dalil sangkala”, Gugatan dikabulkan bahwa Gugatan penggugat sempurna dan Penggugat mampu membuktikan dalil gugatan. Saran dalam penelitian ini adalah Hakim dalam menjatuhkan Putusan yang di Tolak, Mengabulkan dan Tidak dapat Diterima, Hakim harus seksama memeriksa dalil-dalil Gugatan dan Hakim harus melakukan ketelitian dalam memeriksa pembuktian Gugatan dari para pihak, baik itu Penggugat maupun Tergugat bahwa apa yang dibuktikan oleh para pihak dalam persidangan Sebagai alasan yang kuat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK STUDI MENGENAI BENTUK-BENTUK PEMBINAAN PEMUDA YANG DILAKUKAN OLEH MAJELIS JEMAAT GMIT LILIN SUNI NOEBANA KLASIS AMANATUN TIMUR TAHUN 2023 Penelitian ini dilakukan pada lokasi Jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amanatun Timur Kabupaten Timo Tengah Selatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja bentuk-bentuk pembinaan pemuda yang dilakukan oleh majelis jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amanatun Timur?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pembinaan pemuda yang dilakukan oleh majelis jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amantun Timur. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu bertujuan untuk menggambarkan masalah sesuai dengan kenyataan yang terjadi dilapangan. Tempat penelitian ini dilakukan di Jemaat GMIT Lilin Suni Noebana Klasis Amanatun Timur denga jumlah responden 10 orang . Hasil penelitian yang diperoleh adalah mengingat pentingnya Bentuk-bentuk pembinaan pemuda, maka majelis jemaat menjalankan proses pembinaan itu sendiri dengan cara menjadi teladan: dalam rendah hati, aktif dalam pelayanan, selalu bersyukur. Membimbing: menegur, menasihati, mengajari. Melatih: menyanyi, bermusik, berdoa, memimpin ibadah. Melibatkan dalam pelayanan: song leader, bermain orgen dan mengutus pemuda dengan cara melayani dan memberitakan injil sehingga pemuda dapat mengembangkan apa yang sudah didapatkan dari para pamimpin. Kesimpulan: Teladan: Dapat dikatakan bahwa ada majelis jemaat yang sudah menjadi teladan dalam hal perkataan, perilaku dan juga tindakan sehari-hari. Membimbing: Dapat dikatakan bahwa para majelis memberikan bimbingan kepada para pemuda, dalam hal. Melatih: Para majelis sudah memberikan waktu untuk melatih para pemuda. Melibatkan dalam pelayanan: Majelis jemaat sudah melibatkan pemuda untuk menjadi song leader dan bermain orgen. Mengutus: Majelis jemaat sudah mengutus pemuda untuk mengambil bagian dalam pelayanan dan menginjili. Saran: Bagi Pihak Gereja harus memberikan motivasi kepada pemuda, memberikan kesempatan bagi pemuda agar terlibat dalam pelayanan digereja, gereja usaha untuk meningkatkan pelayanan yang berfokus pada kegiatan pemuda. Bagi pihak Akademik Perlu adanya upaya dari pihak kampus khususnya UKAW Kupang untuk meningkatkan pemahaman manusia lewat pengajaran mata kuliah Pendidikan Agama Kristen bagi pemuda, Peningkatan pemahaman bagi mahasiswa dalam mata kuliah kepemimpinan Kristen untuk menghasilkan out put dari UKAW Kupang yang memiliki sifat-sifat Kepemimpinan Kristiani bahkan dapat menjadi pemimpin kristen ke depan. Kata Kunci: Bentuk-Bentuk Pembinaan Pemuda
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui Tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana tahapan implementasi kurikulum merdeka belajar oleh guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti di SMPN 10 Kota Kupang tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif teks dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini lakukan di SMPN 10 kota Kupang dan berlangsung selama dua hari. Populasi dari penelitian ini adalah semua Pendidik di SMPN 10 Kota Kupang dengan sampel dua pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Teknik pengumpulan data dengan pedoman wawancara. Teknik analisis data dengan Reduksi Data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam tahap perencanaan telah berjalan sesuai dengan kurikulum merdeka belajar , meskipun terdapat perbedaan dalam tingkat kesiapan dan pemahaman para pendidik dalam mengikuti prosedur perencanaan dalam hal pembuatan modul ajar, alur tujuan pemblajaran, dan pengembangan perangkat ajar. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan pembelajaran juga telah berjalan meskipun masih membutuhkan penyesuaian oleh para pendidik dalam hal projek profil pelajar pancasila, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, assesmen dan kegiatan kolaborasi yang dilakukan. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya dukungan dan pelatihan yang memadai bagi para pendidik agar implementasi kurikulum merdeka belajar dapat berjalan lebih konsisten dan efektif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, implementasi kurikulum merdeka belajar adalah proses yang kompleks dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
STUDI TENTANGFAKTOR PENYEBAB TIDAK DIPERSIAPKANNYA PERANGKAT PEMBELAJARAN OLEH GURU PEDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023 Fasa S)* Natonis, A D.)** Pellu, H L)** ABSTRAK Pelaksanaan pembelajaranmata pelajaran Agama Kristen Dan Budi Pekerti (PAK) guru jarang menggunakan perangkat pembelajaran untuk mengoptimalkan proses pembelajaran saat mengajar yakni Silabus, RPP, LKS, Buku Guru, Buku Siswa, dan media pendukung lainnya sehingga pembelajaran kadang tidak efektif dan efesien untuk menjawab akan prinsip-prinsip pembelajaran.Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apa Faktor Penyebab Tidak Dipersiapkannya Perangkat Pembelajaran Oleh Guru PAK.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Penyebab Tidak Dipersiapkannya Perangkat Pembelajaran Oleh Guru PAK Di SD GMIT Airnona 1 Kupang. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 9 responden. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman (1992) yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukan bahwatedapat dua faktor yang mempengaruhi guru PAK tidak mempersiapkan perangkat pembalajaran yakni: faktor internal, guru mengalami kendalah karena tugas tambahan seperti mengikuti kegiatan workshop dan bimtek, keterbatasan lembar kerja peserta didik dan lembar kerja siswa dan juga pekerjaan lain seperti menjadi kaur kurikulum dan bendahara boss. serta faktor eksternal guru mengalami kurangnya pelatihan (pelatihan dari Dinas Pendidikan), fasilitas yang terbatas (alat tulis komputer) dan biaya yang tidak cukup (dalam biaya untuk belanja keperluan perangkat ajar). Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: kepada guru PAK SD GMIT Airnona 1 Kupang untuk mengutamakan tupoksinya sebagai seorang guru mata pelajaran, sehingga dapat mengoptimalkan perangkat pembelajaransebagai sebuah kompas dalam mendidik peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan terlaksana dengan baik. Kata Kunci: Faktor Penyebab, Perangkat Pembelajaran Dan Guru PAK
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DALAN SENGKETA ANTARA ANGGOTA PARTAI DENGAN PARTAI DEMOKRAT.Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: Megapa Dalam sengketa antara anggota denga partai democrat putusan Hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan? Tujuan penelitan yang ingin penulis kaji yaitu: Untuk mengetahi dalam sengketa antara anggota partai dengan partai demokrat alasan hakim menjatuhkan putusan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan.! Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang sengketa anggota partai dengan Partai Demokrat putusan hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis maka ditemukan alasan hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dalam sengketa antara anggota partai dengan partai demokrat adalah sebagai brikut 1. Putusan gugatan penggugat tidak dapat diterima, yaitu: a. Gugatan mengandung Ne Bis In Idem, b. gugatan penggugat prematur 2. Putusan menolak Gugatan, yaitu: a. Gugatan Penggugat ditolak karena Ne Bis In Idem, b. Penggugat tidak mampu membuktikan dalil dalil gugatannya 3. Putusan mengabulkan gugatan, yaitu: a. Mahkamah partai tidak berwewenang, b. Sengketa pemilu merupakan kewenangan Mahkama Konstitusi. Kata Kunci : Disparitas Putusan Pengadilan, Anggota Partai, Partai Demokrat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perairan laut di Pesisir Umalulu Kabupaten Sumba Timur memiliki potensi sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya laut. Saat ini, Biekologi merupakan salah satu faktor yang cukup besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan penyebaran rumput laut..Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi bioekologi di lokasi budidaya rumput laut di Pesisir Umalulu Kabupaten Sumba Timur.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan juni 2023 pesisir Desa Umalulu Kecamatan Umalulu Kabupaten Sumba Timur.Pengambilan data echinodermata menggunakan metode belt transek sedangkan lamun dan makroalga menggunakan metode transek kuadran. Hasil penelitian yang ditemukan jenis lamun kerapatan jenis dengan rata-rata tertinggi Halodulle pinifolia 63,113 m2 dan terendah Cymodocea rotundata 7,473 m2.Kepadatan relatif rata-rata tertinggi untuk semua transek adalah Halodulle minnor 17% dan terendah Cymodocea rotundata. Persen penutupan lamun setiap transek yaitu transek 1 berkisar 35,39 %, transek 2 17,64%, transek 3 20,95% dan rata-rata 24,66%. Jenis makroalga kepadatan jenis rata-ratanya adalah untuk semua transek tertinggi Ulva reticulate 1.35 m2 dan terendah Sargassum crassifolium 0.02 m2. Kepadatan relatif rata-rata semua transek tertinggi didominasi oleh Hypnea cervicornis 30,20% dan terendah Sargassum crassifolium 0.20%. Nilai Indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominasi makroalga. Nilai indeks keanekaragaman termasuk dalam kategori jenis rendah 0,954, keseragaman kategori jenis tinggi 0,792 dan dominasi termasuk tinggi dengan nilai 0,164. Untuk jenis echinodermata berdasarakan kelimpahan jenis rata-rata tertinggi Diadema setosum dengan nilai 16 m2 dan terendah Phascolosoma agassizii yaitu dengan nilai 2 m2, kelimpahan relatif rata-rata tertinggi Diadema setosum 34,78% dan terendah Phascolosoma agassizii 4,35%.Nilai Indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominasi echinodermata nilai indeks keanekaragaman termasuk dalam kategori jenis rendah 0,676, keseragaman kategori jenis tinggi 0,868 dan dominasi termasuk tinggi dengan nilai 0,248
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah:. DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA PERPAJAKAN. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: Mengapa Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah:Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Negri Dan Mahkamah Agung Menjatuhkan Pemidanaan Tetapi Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas dalam tindak pidana perpajakan. Sifat Penelitian bersifat Deskriptif dan Jenis Penelitian yaitu Penelitian Normatif,menggunakan Variabel Bebas dan variabel terikat. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1.) Alasan hakim pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Tingkat Kasasi menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbuatan Terdakwa merupakan perbuatan pidana b) Perbuatan Terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan c) Judex Factie pada Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. d) Adanya kekhilafan Judex Factie tingkat Pengadilan Tinggi dalam penerapanya. 2) Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana perpajakan: a) Perbutan Terdakwa bukan tindak pidana b) Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur surat dakwaan. Kata Kunci : Putusan Hakim Judex Factie, Judex Juris dalam Tindak Pidana Perpajakan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTI SARI Skripsi penulis adalah: DESKRIPSI TENTANG KEWENANGAN MENGADILI SENGKETA KOPERASI SIMPAN PINJAM JASA .rumusan masalah yang penulis kaji adalah : mengapa Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa koperasi simpan pinjam jasa?, mengapa Pengadilan Tinggi menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili sengketa koperasi simpan jasa?. tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui asalan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa koperasi simpan jasa, untuk mengatauhi alasan Pengadilan Tinggi menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili sengketa koperasi simpan jasa, sifat penelitian ini adalah DESKRIPTIF jenis penelitian adalah NORMATIF, teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen dan bahan pustaka. Variable peneletian yaitu variable bebas dan variable terikat. berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumuskan dan ditarik kesimpulan dan saran sebagai berikut : faktor–faktor yang menjadi perbedaan putusan Hakim antara putusan Pengadilan Negeri, dan Mahkamah Agung menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa koperasi simpan pinjam jasa, dan putusan Pengadilan Tinggi menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili sengketa koperasi simpan pinjam jasa karena gugatan diajukan tanpa memperhatikan domisili atau akta perjanjian pinjam uang, karena gugatan sempurna, Penggugat dalam mengajukan gugatan seharusnya memperhatikan surat perjanjian yang bilamana terjadi sengketa, Seharusnya ergugat melakukan penyelamatan kredit dengan restrukturisasi kredit (penyelamatan kredit supaya jangan bermasalah), Pengurus koperasi harus memperhatikan alur komonikasi dengan aggota agar terbentuknya kerjasama yang mumpuni dalam memajukan koperasi agar terhindar dari resiko dikemudian hari. KATA KUNCI : Sengketa, Koperasi, Kewenangan Mengadili.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi: “Deskripsi Tentang Penyelesaian Perkara Perbuatan Melawan Hukum Dalam Perjanjian Kredit Mobil”. Rumusan masalah adalah 1). Mengapa putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima? 2). Mengapa putusan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan dikabulkan sebagian? Tujuan penelitian ini adalah 1).Untuk mengetahui mengapa Putusan Pengadilan Negeri menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima 2).Untuk mengetahui mengapa Putusan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan dikabulkan Sebagian . Sifat penelitian ini adalah penelitian yang bersifat Deskriptif dengan Jenis Penelitian Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan gugatan tidak dapat diterima dan alasan hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menyatakan gugatan dikabulkan sebagian. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang perkara Perbuatan Melawan Hukum dalam perjanjian Kredit Mobil Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan Hakim Pengadilan Negeri Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima : Eksepsi Tergugat Beralasan Menurut Hukum, Gugatan Penggugat Kabur (Obscuur Libel) dan Alasan Hakim Pengadilan Tinggi Dan Mahkamah Agung Menyatakan Gugatan Dikabulkan Sebagian : Gugatan Penggugat Sempurna Menurut Hakim, Penggugat Dapat Membuktikan Sebagian Dalil Gugatan, Tergugat Tidak Dapat Membuktikan Bantahan. Mengacu pada kesimpulan diatas yang telah diuraikan, maka dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut: 1).Kepada masyarakat, agar dapat menepati apa yang telah diperjanjikan, baik perjanjian kredit maupun perjanjian-perjanjian lain sepanjang menyangkut permasalahan Hukum Perdata. Hal ini menyangkut norma kemasyarakatan, sebab apabila tidak menepati perjanjian tersebut, maka dapat dikatakan sebagai Perbuatan Melawan Hukum (PMH) 2.)Wanprestasi merupakan dampak buruk bagi perusahaan yang menggelimuti bidang pengkreditan, untuk itu pihak perusahaan harus lebih insentif dan lebih akurat dalam memanfaatkan ketelodoran yang diakibatkan konsumen apalagi dalam objek perjanjian yang telah dijadikan objek jaminan fidusia, sehingga antisipasi dini dapat mengurangi sedikit kerugian bagi pihak perusahaan. Hal semacam ini juga merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya wanprestasi. 3).Pendaftaran fidusia yang dilakukan oleh pihak kreditur harus lebih memperhatikan kejelasan keasliannya agar dapat memperkecil kekhawatiran pihak kreditur terhadap barang objek perjanjian. Kata Kunci : Putusan Hakim, Perbuatan Melawan Hukum, Wanprestasi, Gugatan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul Skripsi Penulis adalah : Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: 1)Bagaimana bentuk cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang? Bagaimana cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang? dan 3) Bagaimana Pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui bentuk dan cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang dan pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian ini adalah bersifat deskriptif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk dan cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang dan pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Bentuk pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang yaitu: a)Ekseploitasi Seksual. b)Perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman dan pemindahan. c)Perdagangan anak. Cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang yaitu: a)Meminjamkan uang kepada korban. b)Mengajak secara langsung. c)Melalui media sosial. d)Pelaku menyiapkan semua keperluan para korban untuk keberangkatan. Pertimbangan hukum majelis hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang, sehingga terjadi perbedaan putusan yaitu: a)Majelis hakim mempertimbangkan bentuk perbuatan terdakwa terhadap korban. b)Majelis hakim mempertimbangkan akibat perbuatan terdakwa terhadap korban. c) Majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Mengacu pada kesimpulan tersebut saran penulis adalah: 1)Kepada Majelis Hakim Dalam membuat putusan, harus memperhatikan fakta dipersidangan. 2)Kepada pemerintah lebih meningkatkan peraturan tentang penanganan perdagangan orang, serta melakukan sosialisasi Kepada masyarakat. 3) Masyarakat dalam hal ini orang tua di harapkan menjaga anak perempuan dengan mendidiknya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul Skripsi adalah “Deskripsi Tentang Wanprestasi Dalam Arisan Online”. Dengan Rumusan Masalah Mengapa Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Dalam Arisan Online Ada Gugatan yang Dinyatakan Tidak Dapat Diterima Dan Ada Gugatan yang Dikabulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan Penyelesaian Sengketa Wanprestasi dalam Arisan Online ada gugatan yang dinyatakan tidak dapat diterima dan ada gugatan yang dikabulkan. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Wanprestasi dalam Arisan Online, variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Hakim dalam penyelesaian sengketa Wanprestasi dalam Arisan Online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data primer yaitu bahan-bahan Hukum yang mengikat seperti Putusan-putusan dan sumber data sekunder yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer mengenai Rancangan Undang-undang, hasil-hasil penelitian, jurnal dan buku referensi lainya. Sumber data tersier adalah bahan Hukum yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan Hukum primer dan bahan Hukum sekunder, seperti kamus (hukum), ensiklopedia, yang kemudian dianalisis dan kemudian ditarik kesimpulanya. Hasil penelitian dalam penulisan ini adalah: 1)Alasan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima Karena: a)Gugatan Penggugat Kurang Pihak (Plurium Litis Consortium). b)Gugatan Penggugat Kabur (Obscur Libel). c)Posita Dan Petitum Saling Bertentangan. 2)Alasan Gugatan Penggugat Dikabulkan Karena: a)Adanya perbuatan melawan. b)Terdakwa telah melakukan wanprestasi.