Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

SKRIPSI PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN GAMAL TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pupuk organik cair dari daun gamal mengandung nutrisi N,P,K,Ca, dan Mg yang berguna dalam pertumbuhan dan perkembangan vegetatif tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk organik cair daun gamal yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.). Jenis penelitian adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dosis yaitu M0 0 ml/polibag, M1 60 ml/Polibag, M2 80 ml/polibag, M3 100 ml/polibag, dan M4 120 ml/polibag. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun dan berat basah. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan One Way ANOVA 5%. Untuk melihat pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan Analisis varian (Anova) dan untuk melihat dosis terbaik dianalisis menggunakan uji duncan(DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pupuk organik cair daun gamal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun dan berat basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk organik cair daun gamal terbaik ada pada perlakuan 60 ml/polibag yaitu tinggi tanaman tertinggi 35,84 cm, jumlah daun terbanyak 10,68 helai, lebar daun terbesar 15,48 cm,Panjang daun 23,18 cm dan berat basah tanaman ialah 111,99 gram

Studi Efisiensi Penyaluran Irigasi pada Saluran Sekunder Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi Efisiensi Penyaluran Irigasi pada Saluran Sekunder desa Kletek kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Seran C.C*) Lano L.M**) Makaborang . M**) Daerah Irigasi (DI) Air irigasi Kletek terdapat banyak saluran yang retak, yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih fungsi lahan. Penelitian berjudul Studi efisiensi penyaluran irigasi pada saluran sekunder di desa Kletek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder Kletek. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu data skema irigasi serta data primer mengukur debit masuk dan debit keluar sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh 60%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat.

ANALISIS PRODUKTIVITAS MESIN PERONTOK PADI PADA KELOMPOK TANI P3A DULU RASA DI DESA TARUS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS PRODUKTIVITAS MESIN PERONTOK PADI PADA KELOMPOK TANI P3A DULU RASA DI DESA TARUS “Titus Talo Goro”, “Marthen Makaborang”, “Nikodemus P.P.E. Nainiti” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas mesin perontok padi yang digunakan oleh Kelompok Tani P3A Dulu Rasa di Desa Tarus. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan alat dan mesin pertanian dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pascapanen padi, khususnya pada tahap perontokan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, serta pencatatan waktu kerja dan hasil perontokan. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas kerja mesin, rendemen hasil, tingkat kehilangan hasil, dan efisiensi tenaga kerja. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan produktivitas berdasarkan rasio output terhadap input kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mesin perontok padi mampu meningkatkan kapasitas kerja dan efisiensi tenaga kerja dibandingkan metode manual. Produktivitas mesin dipengaruhi oleh kondisi teknis mesin, tingkat kekeringan gabah, dan keterampilan operator. Disimpulkan bahwa penggunaan mesin perontok padi secara signifikan meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani. Oleh karena itu, disarankan adanya perawatan mesin secara rutin, pelatihan operator, serta penjadwalan perontokan yang sesuai dengan kondisi gabah guna meminimalkan kehilangan hasil.

ANALISIS PERLAKUAN DAN PROSEDUR AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN PADA CV TIMOR MUTISQUA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ajak penghasilan merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem perpajakan nasional yang berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara. Dalam konteks Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pemerintah Indonesia memberikan perlakuan khusus berupa tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5% dari omzet sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018. Perlakuan ini bertujuan mendorong kepatuhan pajak dan kesadaran fiskal pelaku usaha kecil, namun dalam implementasinya masih ditemukan banyak kendala, terutama terkait kesesuaian perlakuan dan prosedur akuntansi yang dijalankan oleh entitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perlakuan dan prosedur akuntansi pajak penghasilan diterapkan oleh CV Timor Mutisqua, sebuah perusahaan AMDK berskala UMKM yang beroperasi di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pimpinan dan staf keuangan perusahaan, observasi kegiatan pencatatan, serta dokumentasi laporan penjualan dan bukti pelaporan pajak. Data yang dikumpulkan dianalisis berdasarkan indikator-indikator empiris perlakuan dan prosedur akuntansi pajak penghasilan, yang meliputi pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian, dan pengungkapan beban pajak, serta identifikasi transaksi, perhitungan pajak, penyetoran, pelaporan, dan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan. Analisis xii diselaraskan dengan teori-teori akuntansi pajak dalam PSAK 46, SAK EMKM, dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Timor Mutisqua telah menjalankan kewajiban perpajakan secara administratif, yaitu menyetorkan dan melaporkan PPh Final 0,5% dari omzet setiap bulan melalui sistem e-billing dan e- filing DJP Online. Total omzet penjualan tahun 2023 sebesar Rp4.075.717.500 menghasilkan kewajiban pajak sebesar Rp20.378.587. Perusahaan tidak pernah terlambat dalam menyetorkan atau melaporkan pajak, sehingga dari sisi fiskal, kepatuhan relatif baik. Namun, dari sisi akuntansi, ditemukan bahwa perusahaan belum memiliki sistem pembukuan formal. Pencatatan dilakukan secara manual di buku kas masuk dan keluar tanpa adanya jurnal umum, buku besar, atau laporan laba rugi. Beban pajak tidak diakui secara akuntansi dan tidak disajikan dalam laporan keuangan, karena perusahaan belum menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar SAK EMKM. Analisis mendalam menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara akuntansi fiskal dan akuntansi komersial berpotensi menimbulkan risiko administratif dan hukum di kemudian hari. Perusahaan tidak memiliki catatan akuntansi mengenai utang pajak, tidak menyusun Catatan atas Laporan Keuangan (CALK), dan tidak mengungkapkan kebijakan perpajakannya. Hal ini bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan sebagaimana diatur dalam PSAK 46. Ketiadaan dokumen pembukuan juga membuat perusahaan kesulitan dalam mengukur performa bisnis secara akurat serta melemahkan daya tawar dalam memperoleh kredit usaha dari lembaga keuangan formal. Temuan ini memperkuat argumen bahwa dalam dunia usaha mikro dan kecil, literasi akuntansi dan kemampuan menyusun laporan keuangan masih menjadi tantangan besar. Perlakuan akuntansi pajak yang tidak tepat dapat menyebabkan laporan laba rugi menjadi tidak valid karena tidak mencerminkan beban pajak sebagai pengurang penghasilan. Hal ini bertentangan dengan prinsip pencocokan (matching principle) dalam akuntansi. Selain itu, kelemahan dalam prosedur akuntansi pajak juga berdampak pada kinerja internal perusahaan dalam hal pengawasan, pengendalian keuangan, dan evaluasi kinerja bisnis. xiii Implikasi teoritis dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan akuntansi pajak di level UMKM sangat penting sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik (good governance). Akuntansi tidak hanya menjadi alat pelaporan, tetapi juga instrumen pengambilan keputusan dan pengelolaan risiko perpajakan. Implikasi praktisnya adalah bahwa CV Timor Mutisqua perlu mengembangkan sistem pembukuan sederhana sesuai dengan SAK EMKM, mulai dari jurnal umum, laporan laba rugi, hingga pencatatan utang pajak. Selain itu, perusahaan perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang akuntansi dan perpajakan melalui pelatihan atau pendampingan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pajak atau Dinas Koperasi dan UMKM, memberikan edukasi dan pembinaan intensif bagi pelaku UMKM dalam hal akuntansi pajak. Institusi pendidikan tinggi juga didorong untuk mengembangkan program pengabdian masyarakat yang fokus pada edukasi akuntansi pajak untuk pelaku usaha kecil. Bagi penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi perbandingan antar berbagai UMKM dengan kategori usaha dan tingkat literasi keuangan yang berbeda, guna memahami lebih lanjut bagaimana implementasi akuntansi pajak berdampak terhadap keberlanjutan bisnis di sektor informal dan semi-formal

ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA TOBU KECAMATAN TOBU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA TOBU KECAMATAN TOBU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Kase A)* Ledo E.S M)** Ngginak J)** Desa Tobu merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Tobu, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Masyarakat di Desa Tobu memiliki pengetahuan yang cukup mendalam tentang jenis-jenis tumbuhan obat yang tumbuh di pekarangan rumah, ladang maupun hutan, masyarakat memahami bahwa setiap tumbuhan memiliki khasiat tertentu yang mampu mengobati berbagai jenis penyakit seperti demam, batuk dan diare. Tujuan adalah mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan obat yang terdapat di Desa Tobu, mengetahui bagian-bagian tumbuhan yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dan mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat oleh masyarakat Desa Tobu.Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2025 di Desa Tobu. Metode Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pemilihan responden dalam penelitian adalah purposive sampling. Berdasarkan tujuan penelitian hasil inventarisasi dan identifikasi 43 jenis tumbuhan yang berasal dari 25 familli tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sumber obat. Familli dengan spesies terbanyak ditemukan adalah Asteraceae dan Euphorbiaceae. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional berbeda-beda tergantung dari jenis tumbuhan. Bagian organ tumbuhan yang sering digunakan antara lain akar, kulit batang, daun, buah, pucuk, umbi dan rimpang. Secara keseluruhan dari jenis tumbuhan yang sudah teridentifikasi, kulit batang merupakan organ yang paling sering digunakan yakni sebanyak 22%, akar 21%, daun 18%, buah 12% pucuk 11% dan yang paling sedikit umbi dan rimpang 8%. Cara pemanfaatan tumbuhan sebagai obat oleh masyarakat diantaranya menggunakan empat cara yaitu direbus, ditumbuk, langsung dimakan dan dipanggang diapi. Presntase cara pengolahan tumbuhan dengan cara ditumbuk sebesar 63%, direbus 23%, dipanggang diapi7% dan langsung dikonsumsi 7%. Kata Kunci : Etnobotani, Tumbuhan Obat, Desa Tobu Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing

INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR PANTAI DESA PARITI KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR PANTAI DESA PARITI KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG Mone, D. K)* Rafael, A)** Ngginak, J)** Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Desa Pariti Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove, namun penebangan liar, alih fungsi lahan, dan pencemaran masih kerap dijumpai.tujuan adalah menginventarisasi jenis tumbuhan mangrove yang terdapat di wilayah pesisir Pantai Desa Pariti serta menganalisis kerapatan, dan dominansi. Metode yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif atau metode campuran dengan cara melakukan observasi terlebih dahuluh kemudian peneliti menarik garis transek sejauh 50 M kemudian membuat plot pada kedua transek, kemudian peneliti melakukan penjelajahan di setiap plot untuk mengidentifikasi, mengamati dan mendeskripsikan spesies yang ditemukan di setiap plot. sedangkan teknik pengambilan sampelnya menggunakan line transek yang dimodifikasi berdasarkan metode garis pantai berpeta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 spesies mangrove di Pantai Pariti, yaitu Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, dan Ceriops tagal. Spesies-spesies tersebut termasuk dalam tiga famili, yaitu Rhizophoraceae, Lythraceae, dan Acanthaceae. Dengan nilai tertinggi keanekaragaman pada tingkat semai terdapat pada transek 2 plot 3 dengan nilai H’=5,81 dan terendah terdapat pada transek 1, plot 1 dengan H’= 0, dengan spesies yang mendominasi yaitu Sonneratia alba dan Avicennia alba. Nilai tertinggi keanekaragaman tingkat pancang terdapat pada transek 2 plot 3 dengan H’=5,76 dan terendah terdapat pada transek 1 plot 1 dengan H’=0 dengan spesies yang mendominasi Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata dan Rhizophora stylosa. Nilai tertinggi keanekaragaman tingkat pohon terdapat pada transek 2 plot 3 H’= 4,28 dan terendah H’=1,94 dengan jenis yang medominasi yaitu Sonneratia alba dan Avicennia alba. Kerapatan tertinggi pada tingkat semai sebesar 69 ind/ha (40,08%), pada tingkat pancang 2,8 ind/ha (1,62%) dan pada tingkat pohon 0,52 ind/ha (0,30%). Kata kunci : Inventarisasi, Mangrove, Pariti, Keanekaragaman, Kerapatan Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing ABSTRACT INVENTORY OF MANGROVE PLANT SPECIES IN THE COASTAL AREA OF PARITI VILLAGE, SULAMU DISTRICT, KUPANG REGENCY Mone, D. K)* Rafael, A)** Ngginak, J)** The mangrove ecosystem is one of the coastal ecosystems that has an important role in maintaining the balance of the coastal environment. Pariti Village, Sulamu District, Kupang Regency, is one of the coastal areas that has a mangrove ecosystem, but illegal logging, land conversion, and pollution are still often found. The aim is to inventory the types of mangrove plants found in the coastal area of Pariti Village Beach and analyze density and dominance. The method used is The method used in this study is qualitative and quantitative or mixed methods by conducting observations first then the researcher draws a transect line as far as 50 M then makes a plot on both transects, then the researcher explores each plot to identify, observe and describe the species found in each plot. while the sampling technique uses a modified line transect based on the mapped coastline method. The results showed that there are 6 mangrove species in Pariti Beach, namely Sonneratia alba, Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal. These species belong to three families, namely Rhizophoraceae, Lythraceae, and Acanthaceae. With the highest value of diversity at the seedling level found in transect 2 plot 3 with a value of H’=5.81 and the lowest found in transect 1, plot 1 with H’=0, with the dominant species being Sonneratia alba and Avicennia alba. The highest value of diversity at the sapling level found in transect 2 plot 3 with H’=5.76 and the lowest found in transect 1 plot 1 with H’=0 with the dominant species being Sonneratia alba, Avicennia alba, Rhizophora mucronata and Rhizophora stylosa. The highest value of diversity at the tree level found in transect 2 plot 3 H’=4.28 and the lowest H’=1.94 with the dominant species being Sonneratia alba and Avicennia alba. The highest density at the seedling level was 69 ind/ha (40.08%), at the sapling level 2.8 ind/ha (1.62%) and at the tree level 0.52 ind/ha (0.30%). Keywords: Inventory, Mangrove, Pariti, Biodiversity, Density Information: *) Researcher **) Adviser

ANALISIS VALUE FOR MONEY DALAM PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

xii ABSTRAK Analisis value For Money Dalam Pengukuran Kinerja Keuangan Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang Menurut Bastian (2006:274) Kinerja Keuangan merupakan gambaran pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan atau program dalam mewujudkan tujuan, sasaran, misi, dan visi organisasi. Kinerja keuangan juga merupakan kondisi yang harus dipahami dan disetujui kepada pihak tertentu untuk mengetahui seberapa besar tingkat pencapaian hasil suatu instansi dihubungkan dengan visi yang diemban suatu organisasi atau perusahaan. Serta untuk mengetahui efek baik positif atau negatif dari suatu kebijakan operasional yang dijalankan. Kinerja (performance) adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi yang tertuang dalam strategic planning suatu organisasi. Nordiawan dan Hertianti (2010:158) menyatakan dalam bukunya, bahwa value for money merupakan sebuah konsep dalam pengukuran kinerja. Value for money yaitu indikator kinerja sebuah sektor publik yang memberikan informasi apakah anggaran (dana) yang dibelanjakan menghasilkan suatu nilai tertentu bagi masyarakatnya. Indikator yang dimaksud adalah ekonomi, efisien, dan efektif. Konsep Value for money untuk diimplementasikan pada pengukuran kinerja diperlukan pengembangan indikator kinerja. Pengukuran kinerja Value for money dapat membuat keseimbangan antara pengukuran hasil dengan pengukuran proses.xiii Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Analisis Pengukuran Kinerja Keuangan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang berdasarkan analisis value for moneyekonomis, efesiensi dan efektivitas dan untukmengetahui Penerapan Value For Money dalam Pengukuran Kinerja Keuangan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang,jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan APBD Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang tahun 2020-2024 .Teknik analisis data yang di lakukan dengan menggunakan analisis value for money, yaitu melalui perhitungan rasio ekonomis, efesiensi, dan efektivitas .Hasil perhitungan tersebut dianalisis untuk menilai kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang secara umum tergolong baik.Rasio ekonomis berada di bawah 100% yang menunjukan pengelolaan anggaran secara hemat. Rasio efesiensi yang mencerminkan penggunaan anggaran relatif optimal, sementara itu rasio efektivitas menunjukan bahwa realisasi pendapatan daerah mampu mendekati target yang di tetapkan .Dengan demikian, dapat di simpulkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang telah menerapkan prinsip value for money dalam pengelolaan keuangan daerah.

TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA DI SMA KRISTEN KESETNANA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected]. Latar Belakang: Penjasorkes adalah suatu proses pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan fisik, mental, dan sosial peserta didik melalui aktivitas fisik dan olahraga, dengan penekanan pada pentingnya kesehatan. Suharno (2017): Penjasorkes merupakan bagian dari pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kemampuan motorik, serta pengetahuan dan sikap positif terhadap olahraga dan kesehatan. Tujuan Penelitian: Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini sebagai berikut: Untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani siswa Di SMA Kristen Kesetnana Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif verifikatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini suatu teknik atau cara mencari, memperoleh, mengumpulkan atau mencatat data berupah data primer ataupun data sekunder Hasil Penelitian : Penelitian ini dilakukan di SMA Kristen Kesetnana, Tahun pelajaran 2024/2025. Kegiatan pembelajaran di selenggarakan meliputi tahap perencanaan, observasi dan refleksi, dimana pada pembelajaran masing-masing dilakukan 2 kali pertemuan hasil penelitian ini meningkatkan pembelajaran kesegaran jasmani, yang di evaluasi melalui hasil belajar kesegaran jasmani yang dilaksanakan di setiap akhir semester Simpulan : Berdasdarkan hasil penelitian dan pendekatan untuk meningkatkan teknik dasar lari 60m dan 1.200m, sit up, restok dan loncat tegak pada siswa kelas XI SMA Kristen Kesetnana, siswa lebih memahami materi yang dapat di sampaikan karena gerak lari 60m dan 1.200m, sit up, restok dan loncat tegak menjadikan siswa lebih aktif dan bergairah dalam proses pembelejaran.

PENGARUH PENGGUNAAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS PROJECT SAINS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS PROJECT SAINS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA Boimau S. J)* Meha A. M)** Manu T. S. N)** Salah satu masalah yang terdapat di kelas XI SMA Negeri Banat adalah rendahnya penguasaan konsep siswa dalam proses pembelajaran materi sistem reproduksi manusia sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh penggunaan E-Modul Interaktif Berbasis Project Sains terhadap Penguasaan Konsep Siswa. Penelitian ini merupakan penelitian metode eksperimen dengan rancangan penelitian true eksperimental design. Dengan jumlah populasi sebanyak 41 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari siswa kelas kelas X IPA 1 dan kelas X IPA 2, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 20 orang dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan tes penguasaan konsep, data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji-t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki perbedaan penguasaan konsep siswa. Pada kelas eksperimen peneliti menggunakan E-Modul Interaktif Berbasis Project Sains sehingga dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa dikelas. Hal ini dapat di lihat dari nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yaitu 68,85 sedangkan pada kelas kontrol 56,4. Hasil presentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa penguasaan konsep siswa dalam proses pembelajaran menggunakan buku cetak masih rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penggunaan E-Modul Interaktif Berbasis Project Sains terhadap Penguasaan Konsep Siswa di kelas XI SMA Negeri Banat. Kata Kunci: Bahan ajar, E-Modul Interaktif, Sistem Reproduksi Manusia, Penguasaan Konsep Keterangan * ) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF THE USE OF INTERACTIVE E-MODULES BASED ON SCIENCE PROJECTS ON STUDENTS' MASTERY OF CONCEPTS Boimau S. J)* Meha A. M)** Manu T. S. N)** One of the problems contained in class XI of SMA Negeri Banat is the low mastery of students' concepts in the process of learning material on the human reproductive system, so the purpose of this study is to determine the effect of the use of Interactive E-Modules Based on Science Projects on Students' Conceptual Mastery. This research is an experimental method research with a true experimental design research design. With a population of 41 and a sample of two classes consisting of students in class X Science 1 and class X Science 2, where class X Science 1 as a control class with a total of 20 students and class XI Science 2 as an experimental class with a total of 21 students. The sampling used is a saturated sampling technique. Data collection was used a concept mastery test, research data was analyzed using a parametric statistical test, namely a t-test with the help of SPSS. The results of this study state that in the control class and the experimental class, there is a difference in students' mastery of concepts. In the experimental class, the researcher used an Interactive E-Module Based on a Science Project so that it could improve students' mastery of concepts in the classroom. This can be seen from the average posttest score of the experimental class which is 68.85 while in the control class it is 56.4. The results of the percentage of this control class show that students' mastery of concepts in the learning process using printed books is still low. This fact shows that there is a significant influence on the use of Science Project-Based Interactive E-Modules on Student Concept Mastery in grade XI of SMA Negeri Banat. Keywords: Teaching Materials for Interactive E-Modules, Human Reproductive System, Concept Mastery Description * ) : Researcher **) : Supervisor

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK MATERI GENETIK KELAS IX DI SMP NEGERI SATAP EKIN II KABUPATEN BELU

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pengembangan Media Pembelajaran Pop-up Book Materi Genetik Kelas IX di SMP Negeri SATAP Ekin II Kabupaten Belu Ati, Y. G)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran pop-up book yang dapat membantu dan memudahkan siswa dalam mempelajari biologi, bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah R&Datau penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan model ADDIE dengan tahapan yaitu 1) Analisis 2) Desain 3) Pengembangan 4) Implementasi 5) Evaluasi. Rangkaian tahapan tersebut meliputi validasi ahli (ahli materi, ahli media dan ahli bahasa), uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Berdasarkan validasi para ahli media diantaranya ahli materi memperoleh 80,0% dengan kriteria valid tanpa revisi, ahli media memperoleh 78,3% dengan kriteria valid tanpa revisi, ahli bahasa memperoleh 97,7% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi, uji coba kelompok kecil memperoleh 94,9% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi, uji coba kelompok besar memperoleh 92,6% dengan kriteria sangat valid tanpa revisi. Total keseluruhan hasil validasi media pembelajaran pop-up book yaitu 88,7% dengan kriteria sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran biologi karena media ini sudah memenuhi standar isi materi, kebahasaan, desain dan tampilan visual yang bisa menarik perhatian siswa untuk belajar. Untuk melihat efektivitas minat dan motivasi dengan menggunakan angket uji coba kelompok kecil memperoleh 4,80 dengan kategori sangat tinggi dan uji coba kelompok besar memperoleh 4,62 dengan kategori sangat tinggi karena pada saat siswa menggunakan media pembelajaran pop-up book ini banyak siswa yang merasa senang, kagum, dan bersemangat untuk membuka tiap halamannya karena adanya bentuk tiga dimensi atau gambar timbul. Berdasarkan hasil penilaian dari hasil validasi ahli dan uji coba lapangan dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pop-up book untuk materi genetik dikatakan layak dan valid sebagai media pembelajaran biologi, sebagai sumber belajar bagi siswa kelas IX SMP Negeri SATAP Ekin II Kabupaten Belu, juga meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Genetik, Minat, Motivasi, Pengembangan, pop-up book, Keterangan: *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT Development of Pop-up Book Learning Media for Class IX Genetic Material at SMP Negeri SATAP Ekin II, Belu Regency Ati, Y.G)* Meha, A.M)** Manu, T.S.N)** This research aimed to produce pop-up book learning media products that can help and facilitate students in learning biology, can increase students' interest and motivation to learn. The type of research is R&D or development research. This study used the ADDIE model development model with stages, namely 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. The series of stages includes expert validation (subject matter experts, media experts and linguists), small group tests and large group tests. Based on the validation of media experts, including material experts obtained 80.0% with valid criteria without revision, media experts obtained 78.3% with valid criteria without revision, linguists obtained 97.7% with very valid criteria without revision, small group trials obtained 94.9% with very valid criteria without revision, large group trials obtained 92.6% with very valid criteria without revision. The total validation results of the pop-up book learning media are 88.7% with the criteria that are very feasible to be used as a learning medium in biology subjects because this media has met the standards of material content, language, design and visual appearance that can attract students' attention to learn. To see the effectiveness of interest and motivation using a small group trial questionnaire, 4.80 with a very high category and a large group trial obtained 4.62 with a very high category because when students use this pop-up book learning medium, many students feel happy, amazed, and excited to open each page because of the three-dimensional shapes or embossed images. Based on the results of the assessment from the results of expert validation and field trials, it can be concluded that the pop-up book learning media for genetic material is said to be feasible and valid as a biology learning medium, as a learning resource for grade IX students of SMP Negeri SATAP Ekin II Belu Regency, as well as increasing students' interest and motivation to learn. Keywords: Genetics, Interest, Motivation, Development, pop-up book, Information: *) : Researcher **) : Supervisor

TINGKAT KECEPATAN DAN KETEPATAN SHOOTING SEPAK BOLA MELALUI MODEL PERMAINAN TARGET PADA KLUB PUTRA SIKUMANA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Kecepatan dan ketepatan shooting merupakan kemampuan penting dalam sepak bola untuk mencetak gol. Pada Club Putra Sikumana, masih sering terjadi kesalahan saat pemain melakukan shooting akibat rendahnya akurasi kecepatan dan ketepatan. Model permainan target dipilih sebagai solusi karena dapat melatih konsentrasi dan ketepatan sasaran. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Tingkat Kecepatan Dan Ketepatan Shooting Sepak Bola Melalui Model Permainan Target Pada Klub Putra Sikumana. Metode penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan experiment. Subjek penelitian adalah 12 pemain Club Putra Sikumana. Data dikumpulkan melalui tes shooting dan dianalisis dengan statistic deskriptif menggunakan SPSS 22 Hasil dan pembahasan: Tingkat Kecepatan dan Ketepatan Shooting Sepak Bola Melalui Model Permainan Target Pada Club Putra Sikumana yang berkategori baik sekali 2 orang atau 13,3%, baik 3 orang atau 33,3%, cukup 2 orang atau 13,3%, kurang 3 orang2 skor adalah 3,20 dengan nilai tengah 3,05 dan mode 3,55. Setelah penerapan model permainan target. Simpulan: Tingkat Kecepatan dan Ketepatan Shooting Sepak Bola Melalui Model Permainan Target Pada Club Putra Sikumana adalah baik dengan pertimbangan frekuensi terbanyak berada pada kategori baik ( 33,3%.)

PENGARUH LOVE OF MONEY, MACHIAVELLIAN, DAN PEMAHAMAN PERPAJAKAN TERHADAP PERSEPSI PENGGELAPAN PAJAK (TAX EVASION) PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG TERDAFTAR DI KPP PRATAMA ATAMBUA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh love of money, sifat machiavellian, dan pemahaman perpajakan terhadap persepsi penggelapan pajak (tax evasion) pada Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Atambua. Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang memiliki peranan penting dalam membiayai pembangunan nasional dan penyelenggaraan pelayanan publik. Sistem perpajakan di Indonesia menganut self assessment system yang memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban pajaknya sendiri. Namun, sistem ini juga membuka peluang terjadinya pelanggaran, salah satunya dalam bentuk penggelapan pajak. Penggelapan pajak merupakan tindakan ilegal yang dilakukan dengan sengaja untuk mengurangi atau menghindari pembayaran pajak yang seharusnya terutang. Fenomena ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga merusak rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan. Persepsi individu terhadap penggelapan pajak menjadi faktor penting karena persepsi tersebut dapat memengaruhi sikap dan kecenderungan perilaku wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Persepsi yang permisif terhadap penggelapan pajak berpotensi meningkatkan toleransi terhadap tindakan tidak patuh, sedangkan persepsi yang menolak penggelapan pajak dapat memperkuat kepatuhan sukarela. Persepsi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya faktor psikologis dan faktor kognitif. Dalam penelitian ini, faktor psikologis diwakili oleh variabel love of money dan machiavellian, sedangkan faktor kognitif diwakili oleh pemahaman perpajakan. Love of money menggambarkan tingkat kecintaan individu terhadap uang dan sejauh mana uang dipandang sebagai tujuan utama dalam hidup. Individu dengan tingkat love of money yang tinggi cenderung menempatkan uang sebagai simbol keberhasilan, kekuasaan, dan kebahagiaan, sehingga berpotensi mengabaikan norma etika demi keuntungan finansial. Sifat machiavellian menggambarkan karakter manipulatif, pragmatis, dan cenderung menghalalkan berbagai cara untuk mencapai tujuan pribadi. Individu dengan sifat machiavellian tinggi umumnya lebih toleran terhadap perilaku tidak etis dan lebih berorientasi pada hasil daripada proses. Sementara itu, pemahaman perpajakan mencerminkan tingkat pengetahuan dan pengertian wajib pajak terhadap aturan, prosedur, hak, kewajiban, serta manfaat pajak bagi negara. Pemahaman yang baik diharapkan dapat membentuk sikap yang lebih patuh dan menolak praktik penggelapan pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada responden yang merupakan Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Atambua. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert lima poin. Populasi penelitian adalah seluruh WPOP terdaftar di KPP Pratama Atambua, sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik ini digunakan karena populasi yang luas dan keterbatasan akses langsung terhadap seluruh anggota populasi, sehingga responden awal membantu merekomendasikan responden berikutnya yang memenuhi kriteria penelitian. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel independen, yaitu love of money (X1), machiavellian (X2), dan pemahaman perpajakan (X3), serta satu variabel dependen yaitu persepsi penggelapan pajak (Y). Indikator variabel love of money mencakup pandangan bahwa uang adalah ukuran keberhasilan, sumber motivasi utama, dan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Variabel machiavellian diukur melalui indikator kecenderungan manipulasi, pembenaran tindakan tidak etis, dan orientasi pada kepentingan pribadi. Variabel pemahaman perpajakan diukur melalui pengetahuan tentang NPWP, perhitungan pajak, kewajiban pelaporan, sanksi, dan manfaat pajak. Persepsi penggelapan pajak diukur melalui pandangan responden mengenai benar atau salahnya tindakan penggelapan, dampaknya bagi negara, dan kewajiban kejujuran dalam pelaporan pajak. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 26 melalui beberapa tahap, yaitu analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Analisis pendahuluan meliputi uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan kualitas instrumen penelitian. Analisis lanjutan meliputi uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, serta analisis regresi linear berganda. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t untuk melihat pengaruh parsial masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen dan uji simultan untuk melihat pengaruh bersama-sama, dengan tingkat signifikansi 0,05. Selain itu, koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengukur kemampuan model dalam menjelaskan variasi variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel love of money tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi penggelapan pajak. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kecintaan terhadap uang pada responden tidak secara langsung membentuk persepsi yang membenarkan atau menolak penggelapan pajak. Variabel machiavellian berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi penggelapan pajak. Artinya, semakin tinggi sifat machiavellian yang dimiliki individu, semakin besar kecenderungannya memiliki persepsi yang lebih permisif terhadap tindakan penggelapan pajak. Individu dengan karakter manipulatif dan berorientasi pada kepentingan pribadi cenderung lebih mudah membenarkan tindakan yang melanggar aturan jika dianggap menguntungkan. Sementara itu, variabel pemahaman perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi penggelapan pajak, yang menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perpajakan responden belum tentu sejalan dengan pembentukan persepsi etis terhadap penggelapan pajak. Secara simultan, variabel love of money, machiavellian, dan pemahaman perpajakan berpengaruh terhadap persepsi penggelapan pajak. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi faktor psikologis dan kognitif secara bersama-sama tetap memiliki peran dalam membentuk persepsi wajib pajak terhadap tindakan penggelapan pajak. Variabel yang paling dominan memengaruhi persepsi penggelapan pajak dalam penelitian ini adalah machiavellian. Temuan ini menegaskan bahwa aspek kepribadian dan karakter manipulatif memiliki peran yang lebih kuat dibandingkan orientasi terhadap uang maupun tingkat pemahaman aturan perpajakan. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan perilaku dan psikologis dalam upaya meningkatkan kepatuhan pajak, selain pendekatan edukasi formal. Otoritas pajak tidak hanya perlu meningkatkan literasi perpajakan, tetapi juga memperkuat pembentukan nilai etika dan integritas melalui edukasi, sosialisasi, dan strategi komunikasi yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu akuntansi perpajakan dan perilaku wajib pajak, serta menjadi masukan praktis bagi Direktorat Jenderal Pajak dalam merancang program peningkatan kepatuhan pajak, khususnya pada Wajib Pajak Orang Pribadi di wilayah KPP Pratama Atambua.

INVENTARISASI TUMBUHAN PARASIT DI KAWASAN HUTAN DESA OEBATU KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK INVENTARISASI TUMBUHAN PARASIT DIKAWASAN HUTAN DESA OEBATU KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO Mesah, M,D.)* Ballo, A.)** Nge, S,T.M.)** Inventarisasi tumbuhan parasit sangat besar manfaatnya dalam rangka menambah wawasan mengenai keanekaragaman tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk 1). menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan parasit, 2). mengetahui karakteristik inang Di Kawasan Hutan Desa Oebatu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data eksplorasi dan sampling (plot). Hasil Penelitian telah ditemukan 3 spesies tumbuhan parasit yang tergolong ke dalam 3 famili yakni Spesies Tali Putri (Cassytha filiformis), F.(Lauraceae), Spesies Benalu (Dendrophthoe pentandra), F.(Loranthaceae), dan spesies Cendana (Santalum album), F.(Santalaceae). Berdasarkan karakteristik pada inangnya ditemukan 9 spesies inang yang tergolong dalam 2 karakteristik inang yaitu : pertama, pohon antara lain : Melaleuca leucadendra, Ziziphus mauritiana, Cassia fistula dan Mallotus philippensis. Kedua adalah perdu yaitu: Tabernaemontana divaricata, Jatropha gossypiifolia, Chromolaena odorata, Annona squamosa dan Vitex trifolia. Kata Kunci: Inventarisasi, Tumbuhan Parasit, Inang, Desa Oebatu. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT INVENTORY OF PARASITIC PLANTS IN THE FOREST AREA OF OEBATU VILLAGE, SOUTHWEST ROTE DISTRICT, ROTE NDAO REGENCY Mesah, M,D.)* Ballo, A)** Nge, S,T.M.)** Inventory of parasitic plants was very beneficial in order to increase insight into plant diversity. This study aims to 1). Inventory the types of parasitic plants, 2). determine the characteristics of the host in the Oebatu Village Forest Area, Southwest Rote District, Rote Ndao Regency. The research method used was a qualitative descriptive method with exploration and sampling (plot) data collection techniques. The founding of the study were found 3 species of parasitic plants belonging to 3 families namely the Princes Rope species (Cassytha filiformis), F. (Lauraceae), Mistletoe species (Dendrophthoe pentandra), F.(Loranthaceae), and Sandalwood species (Santalum album), F. (Santalaceae). Based on the characteristics of the host, 9 host species were found which were classified into 2 host characteristics, namely : first, trees including: Melaleuca leucadendra, Ziziphus mauritiana, Cassia fistula and Mallotus philippensis. The second is shrubs, namely: Tabernaemontana divaricata, Jatropha gossypiifolia, Chromolaena odorata, Annona squamosa and Vitex trifolia. Keywords : Inventory, Parasitic Plants, Hosts, Oebatu Village Information: *) Researcher **) Advisor

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi di pasar modal, khususnya dalam sektor manufaktur makanan dan minuman yang terus tumbuh dan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Harga saham menjadi indikator utama nilai perusahaan di mata investor, dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk rasio keuangan dan kebijakan dividen. Secara internal, kondisi keangan memainkan peran penting dalam menentukan nilai perusahaan dan persepsi investor terhadap kinerja jangka panjang. Rasio-rasio keuangan seperti Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Equity (ROE) memberikan informasi mengenai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, struktur modal perusahaan, serta efisiensi penggunaan modal dalam menghasilkan laba. Di sisi lain, kebijakan dividen yang tercermin melalui Dividend Payout Ratio (DPR), dan Dividend Per Share (DPS) menjadi pertimbangan penting bagi investor karena menyangkut pembagian keputusan secara langsung kepada pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Rasio (DER), Return On Equity (ROE), Dividend Payout Ratio (DPR), dan Dividend Per Share (DPS) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda menggunakan bantuan SPSS versi 21. xvi Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan total 90 data observasi selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR, DER dan ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan variabel DPR, dan DPS tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini mendukung teori likuiditas (Kasmir, 2016) dan teori struktur modal (Sartono, 2010), yang menjelaskan bahwa likuiditas dan penggunaan utang yang proporsional dapat meningkatkan kepercayaan investor serta nilai perusahaan. Sementara itu, tidak signifikannya DPR, dan DPS menunjukkam bahwa profitabilitas dan kebijakan dividen tidak selalu menjadi pertimbangan utama investor dalam menilai saham, sebagaimana ditemukan oleh Sari & Indrawati (2018), dan Lestari (2021)

ANALISIS PENGARUH KOMUNIKASI KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN KERJASAMA TIM TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADAPT. TELKOM AKSES (PTTA) KOTA KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Menurut Irwanda, Rosida, dan Margartha (2022) Kinerja karyawan di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti kerjasama tim, lingkungan kerja dan komunikasi. Suatu perusahaan akan mencapai kemajuan dalam mencapai tujuannya jika ia meningkatkan kinerja karyawannya. Karena keberhasilan lembaga dalam mencapai tujuan dan kelangsungan eksistensinya bergantung pada sumber daya manusia yang dimilikinya, maka berbagai upaya untuk mendongkrak kinerja karyawan menjadi hal yang paling penting.Menurut Pace dan Faules (2010) Komunikasi kerja merupakan proses pertukaran informasi, ide, atau pesan antar individu dalam suatu organisasi yang bertujuan untuk membangun pemahaman bersama, mendukung pelaksanaan tugas, serta mencapai tujuan organisasi secara efektif.Menurut Gibson, Ivancevich, dan Donnelly(2012), lingkungan kerja adalah seluruh kondisi eksternal dan internal yang memengaruhi kepuasan kerja, produktivitas, dan motivasi karyawan.Eva dan Boge (2017) menyatakan bahwa Kerjasama Tim merupakan kegiatan yang dikelola dan dilakukan sekelompok orang yang tergabung dalam satu organisasi. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini akan membahas pengaruh komunikasi kerja, lingkungan kerja, dan kerja sama tim terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Telkom Akses (PTTA) Kota Kupang. Dalam penelitian ini sebanyak 58 karyawan. Teknik pengumpulan analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara komunikasi kerja, lingkungan kerja, dan kerja sama tim terhadap peningkatan kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R²). Dari hasil penelitian yang digunakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsialKomunikasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y), Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y), dan Kerja sama tim (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Sedangkan secara simultan atau secara bersama-sama Komunikasi Kerja (X1) Lingkungan Kerja (X2) dan Kerjasama Tim (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT. Telkom Akses (PTTA) Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda yang memperlihatkan pengaruh Komunikasi kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), dan Kerjasama Tim (X3) terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan nilai konstanta α sebesar 10,154 sedangkan koefisien b1 = 0,392, b2 = 0,245. Dengan demikian persamaan regresi linier berganda yang memperlihatkan pengaruh Komunikasi Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Kerjasama Tim (X3) terhadap Kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut: Y= 10,154 +0,392 X1+ 0,245 X2+0,140 X3+e Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Komunikasi Kerja (X1) berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Komunikasi kerja (X1) ditemukan Nilai T hitung 4,697 > T tabel 1,674 dengan tingkat sig.t 0,000. Oleh karena nilai signifikan < 0,05. Maka H0 (b1≠ 0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima yaitu variabel Komunikasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kimerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Lingkungan Kerja (X2) ditemukan Nilai T hitung 3,442 > T tabel 1,674 dengan tingkat signifikan t = 0,001 Oleh karena nilai signifikan < 0,05. Maka H0 (b1≠ 0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima yaitu variabel Lingkungan Kerja (X2) berpegaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Kerjasama Tim (X3) ditemukan nilai T hitung 3,446 > T tabel 1,674 dengan tingkat signifikan t= 0,001 Oleh karena nilai signifikan < 0,05. Maka H0 (b1≠ 0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima yaitu variabel Kerjasama Tim (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,606 atau 60,6%. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya pengaruh Komunikasi Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Kerjasama Tim (X3) terhadap Kinerja Karyawan (Y) adalah 60,6% . Sedangkan pengaruh sebesar 39,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diketahui dalam penelitian ini.

PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN KETERAMPILAN KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN PADA UMKM (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul penelitian “Pengaruh Pengetahuan Keuangan Dan Keterampilan Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Pada UMKM’’ (Di Kelurahan Oesapa, Kota Kupang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan terhadap perilaku keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Oesapa. Permasalahan yang dihadapi UMKM sering kali berkaitan dengan pengelolaan keuangan yang kurang optimal, sehingga mempengaruhi keberlanjutan usaha. Pengetahuan keuangan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memahami konsep dasar keuangan, sedangkan keterampilan keuangan berkaitan dengan kemampuan praktis dalam mengelola arus kas, menyusun laporan keuangan, serta mengambil keputusan finansial yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 33 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh kedua variabel independen terhadap perilaku keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan keterampilan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pada UMKM di Kelurahan Oesapa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha secara lebih bijak dan berkelanjutan.

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA RADIO REPUBLIK INDONESIA DI KOTA KUPANG

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sumber daya manusia merupakan aset utama yang sangat berperan dalam menentukan keberliasilan dan keberlangsungan strata organisasi. Organisasi tidak akan mampu berjalan dengan efektif tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki motivast yang tinggi, serta kepuasan dalam menjalankan tugasnya. Dalam konteks lembaga penyiaran publik seperti Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang, kinerja pegawai menjadi salah satu faktor yang sangat penting karena keberhasilan organisasi dalam memberikan pelayanan informasi, pendidikan, dan hiburan kepada masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas dan semangat kerja para pegawainya. Motivasi kerja merupakan dorongan internal maupun eksternal yang membuat seseorang mau dan rela mengerahkan kemampuan, waktu, dan tenaganya untuk mencapai tujuan organisasi. Pegawai yang memiliki motivasi tinggi cenderung menunjukkan semangat kerja yang kuat, disiplin, serta tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Menurut Mangkuprawira (2017), motivasi kerja dapat meningkatkan kinerja seseorang melalui dorongan untuk mencapai prestasi tertentu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun organisasi. Di sisi lain, kepuasan kerja memiliki pengaruh yang tidak kalah penting terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja menggambarkan sejauh mana seseorang merasa senang dan puas terhadap pekerjaannya, baik dari segi gaji, hubungan dengan rekan kerja, lingkungan kerja, maupun peluang pengembangan karier. Robbins (2015) menjelaskan bahwa kepuasan kerja yang tinggi akan menghasilkan perilaku kerja positif seperti loyalitas, disiplin, dan komitnien yang kuat terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai RRI Kupang yang berjumlah 79 orang, sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi (R2) untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Hal ini berarti bahwa semakin tinggi motivasi kerja yang dimiliki pegawai RRI Kupang, maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Demikian pula dengan variabel kepuasan kerja (X2), yang juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pegawai yang merasa puas terhadap pekerjaannya akan cenderung bekerja lebih baik, memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi maksimal dalam menjalankan tugasnya. Secara simultan, kedua variabel independen yaitu motivasi kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang. Hasil koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan sistem penghargaan. Berdasarkan basil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi kerja dan kepuasan kerja yang dimiliki pegawai, maka semakin baik pula kinerja yang ditunjukkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Olen karena itu, pihak manajemen RRI Kupang disarankan untuk terus meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja pegawai melalui pemberian penghargaan yang adil, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif memperhatikan kesejahteraan karyawan, serta memberikan kesempatan pengembangan karier yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan kualitas pelayanan dan kinerja lembaga dapat meningkat secara berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan ilmu manajemen number daya manusia, khususnya terkait hubungan antara motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai di instansi pemerintahan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga-lembaga publik lainnya untuk mengembangkan strategi peningkatan kinerja pegawai yang lebih efektif dan berkelanjutan.

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII DI SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor

PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTANSI, PENERAPAN SISTEM PENCATATAN AKUNTANSI DAN KESIAPAN PELAKU UMKM TERHADAP PENERAPAN SAK EMKM PADA UMKM DI KELURAHAN OEBA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi, penerapan sistem pencatatan akuntansi, dan kesiapan pelaku UMKM terhadap penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM di Kelurahan Oeba. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman pelaku UMKM terhadap pencatatan keuangan serta kurangnya kesiapan dalam menerapkan standar akuntansi yang sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM di Kelurahan Oeba yang berjumlah 64 pelaku usaha, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan program SPSS versi 29.

PENGARUH KARAKTERISTIK DAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KINERJA UMKM DI KELURAHAN NONOHONIS KABUPATEN TTS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi, khususnya di Indonesia. UMKM merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong pemerataan pendapatan, serta meningkatkan produk domestik bruto. Namun demikian, di tengah peran penting yang dimainkan oleh UMKM, kinerjanya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kompetensi dan karakteristik kewirausahaan pelaku usahanya. Kondisi ini juga dialami oleh UMKM yang berada di Kelurahan Nonohonis, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang mengalami fluktuasi jumlah dan jenis usaha dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana karakteristik dan kompetensi kewirausahaan memengaruhi kinerja UMKM di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden pelaku UMKM di Kelurahan Nonohonis, yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah karakteristik kewirausahaan dan kompetensi kewirausahaan, sedangkan variabel dependennya adalah kinerja UMKM. Instrumen pengukuran menggunakan skala Likert 1–10 dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik karakteristik kewirausahaan maupun kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Secara parsial, karakteristik kewirausahaan berpengaruh positif dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,274 dan nilai signifikansi sebesar 0,006, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM yang memiliki rasa percaya diri, berorientasi pada hasil, mampu mengambil risiko, memiliki kepemimpinan yang baik, serta berpikiran ke depan, cenderung memiliki kinerja usaha yang lebih baik. Sementara itu, kompetensi kewirausahaan juga terbukti berpengaruh positif dengan koefisien regresi sebesar 0,250 dan signifikansi sebesar 0,032. Kompetensi ini mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sifat kepribadian yang relevan dengan keberhasilan dalam menjalankan usaha. Secara simultan, kedua variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja UMKM, dengan nilai F hitung sebesar 23,735 dan signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Hal ini berarti peningkatan pada karakteristik maupun kompetensi pelaku UMKM secara bersama-sama dapat mendorong peningkatan kinerja usaha mereka. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah:Y = 17,771 + 0,274X₁ + 0,250X₂,di mana Y adalah kinerja UMKM, X₁ adalah karakteristik kewirausahaan, dan X₂ adalah kompetensi kewirausahaan. Meskipun nilai rata-rata indeks untuk variabel karakteristik dan kompetensi kewirausahaan berada dalam kategori “sedang”, hal ini tetap memberikan sinyal positif terhadap potensi pengembangan UMKM di Kelurahan Nonohonis. Namun, ada beberapa indikator yang memiliki indeks rendah, seperti kemampuan menambah variasi produk dan menciptakan produk unik yang sulit ditiru pesaing. Demikian pula pada aspek kinerja usaha, beberapa indikator seperti penambahan tenaga kerja menunjukkan nilai indeks rendah, menandakan adanya keterbatasan dalam pengembangan skala usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan karakteristik dan kompetensi kewirausahaan adalah hal yang esensial untuk meningkatkan performa UMKM. Pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga pendamping usaha diharapkan dapat melakukan pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Upaya ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas SDM pelaku usaha, tetapi juga akan berdampak langsung pada peningkatan daya saing UMKM di pasar lokal maupun nasional. Kontribusi akademik dari penelitian ini adalah penguatan literatur terkait hubungan antara karakteristik dan kompetensi kewirausahaan terhadap kinerja UMKM dalam konteks daerah rural atau semi-perkotaan seperti Kelurahan Nonohonis. Secara praktis, hasil ini dapat dijadikan dasar oleh stakeholder terkait untuk merumuskan program pemberdayaan yang berbasis pada peningkatan kapasitas pelaku usaha.