Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

PRODUKSI SUSU BERBAHAN DASAR SARI BIJI KECIPIR DAN EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber Officinale)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian tentang penambahan ektrak jahe merah pada pembuatan susu sari biji kecipir telah di lakukan . Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali perlakuan yang telah dicobakan adalah Susu kecipir tanpa jahe merah,Penambahan ekstrak jahe merah 20%,Penambahan ekstrak jahe merah 30%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak jahe merah memberikan efek yang signifikan pada kualitas organoleptik dari susu sari biji kecipir. Penambahan sari jahe merah sebesar 20% dalam proses pembuatan susu sari biji kecipir memberikan efek pada warna dengan nilai 4.42 dengan kategori warna sangat disukai, rasa dengan nilai 4.42 dengan kategori rasa sangat disukai,dan aroma dengan nilai 4.67 dengan kategori aroma sangat disukai.

ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DALAM MEMBAYAR PAJAK PENGHASILAN (STUDI PADA UMKM KOTA LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah kecamatan Larantuka dan terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Flores Timur mulai dari masalah NPWP, pelaporan SPT, serta masalah tunggakan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 30 UMKM dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yakni dengan kriteria Memiliki omzet maksimal Rp 4,8 Milliar/tahunUMKM yang memiliki NPWP Heterogen dari berbagai kelompok usaha seperti usaha bidang kuliner, fashion, konveksi, bidang elektronik dan jasa digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM di wilayah Kota Larantuka Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur di katakana patuh yang mana didukung dengan hasil presentase yang sudah dihitung yang berarti masuk dalam kualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Keyword : UMKM,Kepatuhan wajib pajak

Kajian Yuridis Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Putusan Nomor. 41 K/Pid/2020)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah Bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas namun Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Dengan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Dasar Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas akan tetapi Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi putusan pemidanaan. Berdasarkan hasil penelitian maka dasar pertimbangan hakim pengadilan negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan adalah karena alat bukti yang diajukan oleh Penuntut umum tidak memenuhi batas minimum pembuktian. Dengan alasan bahwa keterangan yang diperoleh dari saksi tanpa didukung oleh keterangan saksi lainnya atau alat bukti lainnya sehingga majelis hakim berpendapat bahwa satu saksi tidak dapat dipakai untuk menjatuhkan pidana pada diri seseorang atau dengan kata lain seorang saksi bukan saksi/unus testis nullus testis dan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Sedangkan dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena Judex Facti telah salah dan tidak menerapkan peraturan hukum sebagai mana mestinya serta tidak mempertimbangkan fakta hukum yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sesuai fakta hukum yang terungkap di muka sidang.

PENGARUH BERAT BIBIT AWAL TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (DOTY) DOTY DI DESA HUNDIHUK KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YESKIAL MANAFE (16380321) Analisis Pengaruh Berat Bibit Awal Terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii dengan Metode Lepas Dasar di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : Donny M. Bessie. S.Pi., M.Si dan Wilson L. Tisera S.Pi., M,Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Hundihuk pada bulan juli-agustus 2020. Metode yang digunakan yaitu metode ujicoba langsung di lapangan dengan menggunakan metode lepas dasar (patok) dan analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan harian dan pertumbuhan mutlak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambahan berat rumpu laut Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi pada perlakuan 150 gram (235,33 gram) dan di ikuti oleh perlakuan 100 (238 gram) sedangkan yang terendah pada perlakuan 50 ( 202,67gram). Dan rata-rata pertumbuhan harian tertinggi pada perlakuan 150 gram (4,57%) kemudian diikuti dengan perlakuan 100 (4,52%) dan terendah pada perlakuan 50 (4,33%). Sedangkan pertumbuhan mutlak rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi pada perlakuan 50 gram (152,67 gram) kemudian di ikuti oleh perlakuan 100 gram ( 138 gram) dan paling terendah pada perlakuan 150 gram ( 85,33 gram).

ANALISIS HASIL TANGKAPAN CUMI–CUMI (Loligo sp) MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PAYANG BERDASARKAN UMUR BULAN DI DESA ONAN BALU KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG ANALISIS HASIL TANGKAPAN CUMI–CUMI (Loligo sp) MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PAYANG BERDASARKAN UMUR BULAN DI DESA ONAN BALU KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT ALDONY BISSILISIN (16382927). Analisis Hasil Tangkapan Cumi-cumi (Loligo sp) Menggunakan Alat Tangkap Payang Berdasarkan Umur Bulan Di Desa Onan Balu Kecamatan Semau Kabupaten Kupang Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si dan Ir. Izaak Angwarmasse, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Produksi cumi-cumi (Loligo sp) di perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 21 Kabupaten/Kota tercatat pada tahun 2012 sebesar 833,21 ton, pada tahun 2013 sebesar 911,67 ton atau mengalami peningkatan sebesar 8,61%, tahun 2014 sebesar 1.645,5 ton atau mengalami peningkatan sebesar 44,90%, tahun 2015 sebesar 1.701,3 ton atau mengalami peningkatan 7,89%, tahun 2016 sebesar 753 ton atau mengalami penurunan sebesar 119,72%. Cumi-cumi merupakan moluska laut yang paling luas penyebarannya di dunia. Cumi-cumi (Loligo spp) termasuk hewan lunak yang banyak digemari karena mengandung nilai gizi tinggi. Kebanyakan hewan cumi-cumi bersifat fototaksis positif (tertarik pada cahaya) oleh karena itu sering tertangkap dengan menggunakan cahaya saat fase bulan gelap. Perubahan umur bulan dapat dikatakan mempengaruhi pola tingkah laku mencari makan, migrasi dan reproduksi cumi-cumi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan hasil tangkapan dalam setiap perubahan umur bulan. Informasi mengenai perubahan umur bulan adalah fenomena alam dapat terjadi setiap bulannya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan cumi-cumi (Loligo sp) menggunakan alat tangkap payang berdasarkan umur bulan di Desa Onan Balu Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang”.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil tangkapan cumi-cumi (Loligo sp) pada fase bulan gelap tertinggi sebanyak 106 kg pada hari ke-4, fase bulan kuadran I (sabit I) hasil tangkapan tertinggi pada hari ke-5 sebanyak 50 kg, fase bulan purnama hasil tangkapan tertinggi pada hari ke-1 sebanyak 16 kg, dan fase bulan kuadran II (sabit II) hasil tangkapan tertinggi pada hari ke-4 sebanyak 73 kg.Secara keseluruhan jumlah total hasil tangkapan cumi-cumi (Loligo sp) tertinggi pada fase bulan gelap sebanyak 546 kg, diikuti dengan fase kuadran II (sabit II) sebanyak 371 kg, fase kuadran I (sabit I) sebanyak 231 kg. Sedangkan hasil tangkapan terendah diperoleh pada fase bulan purnama sebanyak 87 kg. Jadi tidak direkomendasikan penangkapan cumi-cumi (Loligo sp) pada fase bulan kuadran I (sabit I) dan fase bulan purnama.

ANALISIS PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty VARIETAS BERBEDA YANG DIBUDIDAYAKAN PADA HABITAT YANG BERBEDA MENGGUNAKAN METODE LEPAS DASAR DI DESA HUNDIHUK KECEMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MARIA MARINCE SEUK SERAN (16383571) Analisis Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty Varietas Berbeda Yang Dibudidayakan Pada Habitat Yang Berbeda Menggunakan Metode Lepas Dasar Di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : DONNY M. BESSIE S.Pi.,M.Si. WILSON L.TISERA S.Pi.,M.Si,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Progran Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan salah satu sumberdaya pesisir yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan merupakan komoditas ekspor di sektor budidaya perikanan indonesia karena permintaanya tinggi di pasar dunia.Varietas atau Strain adalah kelompok organisme yang tergabung dalam suatu spesies yang memiliki karakteristik khusus tetapi tidak dijadikan keturunan atau variasi yang terpisah. Habitat merupakan suatu tempat dimana makluk hidup atau juga organisme tinggal. Budidaya rumput laut dibudidayakan pada habitat berbeda dengan tujuan mendapatkan hasil dari budidaya rumput laut memberikan pertumbuhan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan pada habitat berbeda menggunakan metode lepas dasar di Desa Hundihuk Kecematan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Pengamatan terhadap pertumbuhan rumput laut dilakukan setiap minggu selama 49 hari juga diukur parameter perairan meliputi suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan dan kecepatan arus. Penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa pertumbuhan rumput laut yang dibudidayakan di perairan Hundihuk Pertumbuhan harian tertinggi pada habitat Pasir 3,12-3,74 gram/hari dari Sacol Hundihuk dan terendah 0,24-2,43 gram/hari dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan harian tertinggi dari Sacol Hundihuk 2,87-3,65 gram/hari dan terendahnya 0,6-1,64 gram/ hari dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan relative pada habitat Pasir dengan nilai tertinggi 5,54% dari Sacol Hundihuk dan terendahnya 5,24% dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan relative tertinggi 5,50% dari Sacol Hundihuk dan nilai terendah 4,82 % dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan mutlak pada habitat pasir dengan nilai tertinggi adalah 182,3 gram dari Sacol Hundihuk dan nilai terendahnya berasal dari Sacol Sulamu dengan nilai 114,7 gram sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan mutlak tertinggi berasal dari Sacol Hundihuk dengan nilai 170,5 gram dan nilai terendahnya 29,2 gram berasal dari Kultur Jaringan Pukuafu.

Analisis Fungsi Fatik di Media Sosial Facebook

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research entitled “AN ANALYSIS ON PHATIC FUNCTION IN SOCIAL MEDIA FACEBOOK”. The problems of this study are what are the types of phatic function found in social media Facebook? and what are the roles of phatic function found in social media Facebook. The aims of this study are to find out the types of phatic function found in social media Facebook and the roles of phatic function in social media Facebook. Descriptive qualitative method used in doing this research. The data was taken from Facebook through screenshot the status about phatic function. After analyzing the data, the researcher found three types of phatic function that are mostly used in social media Facebook, they are the Neutral, example : So’e isvery cold ,Self-Oriented, example : You look so handsome and cute as well ,and Other-Oriented, example : Sister, how are you?. Role on phatic function in social media Facebookcommitted in three phases of interaction, they are Opening phases, example : Good morning December, Middle phases, example : I can’t believe , I don’t get internet out here so I have no idea about what happened in world news today and Closing phases , example : I can’t wait to go back to the Philippines.

Studi Deskripsi Dalam Puisi Bara Pattyradja

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research is about descriptive study of figurative language in Bara Pattyradja poetry. It aims to find out figurative language used in Bara Pattyradja poetry. There are two research questions in this research to discuss: 1) What are types of Figurative Language in Bara Pattyradja Poetry? 2) What is the dominant of Figurative Language used in Bara Pattyradja Poetry? To conducts the research, the researcher used Tjahjono’s (2011) theory to analyze figurative language in Bara Pattyradja poetry. Descriptive qualitative method is used in doing this research. The results of this research show that: first, the researcher concludes that Bara Pattyradja poetry uses allegory, hyperbole, metaphor, parallelism, periphrasis, personification, simile, symbol, paradox, symmetry, polysyndeton, antithesis, and tautology. Second, most also found that the dominant types of figurative language uses in the poetry is metaphor. It appears eight times in poem Samudra Cinta Ikan Paus, Pacar Gelap Puisi, and Geser Dikit Halaman Hatimu. And the least is hyperbole, symmetry, paradox, symbol, periphrasis, and allegory in poem Aku Adalah Peluru. Key words: Figurative language, poetry

TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKSTRAKRIKULER DI SMA NEGERI I PAHUNGAN LODU KABUPATEN SUMBA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Maximus Nggana. Nim. 16323173 dengan judul: “Tinjauan Tentang Kegiatan Ektrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Dr.Lukas M. Boleng, M.Kes dan Pembimbing II: Ramona M. Mae,S.Pd.,M.Or. Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakurikuler Program ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari proses belajar yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan anak didik. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan proses pengaktualisasian potensi kreativitas peserta didik, yang mana kegiatan ini dilakukan di luar jam pelajaran, sehingga dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi dengan Jenis penelitiannya adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian tentang tentang kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu Kabupaten Sumba Timur adalah kegiatan ekstrakurikuler sudah berjalan dengan baik mulai dari 2018 hingga saat ini, Program kegiatan ekstrakurikuler sangatlah memberikan dampak positif dan menjadi wadah bagi siswa-siswi agar dapat menumbuh kembangkan bakat, minat dan potensi serta dapat berprestasi pada percabangan olahraga yang di selengarakan oleh pihak sekolah. Pihak sekolah sangatlah mendukung terbentuknya karakter siswa didalamnya termasuk sikap disiplin, fair play, bekerjasama, empati, toleransi dan pendorong perkembangan potensi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari sangatlah baik dikarenakan tidak mengurangi jam belajar dan siswa lebih mendalami akan percabangan olahraga yang diminati. Hasil prestasi yang diperoleh dari percabangan bola voli agar tetap dipertahankan dan bahkan ditingkatkan serta percabangan lainnya seperti tenis meja, bola kaki agar dapat memperoleh prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Analisis Butir Soal Sumatif Bahasa Inggris pada SDI Kuanino 2 Kota Kupang Tahun Ajaran 2019/2020

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The study of this research is ‘’An Analysis on English Summative Test Items At SDI Kuanino 2 Kota Kupang in Academic Year 2019/2020”. The aims of this study are to examine the reliability and validity of English Summative test items constructed by teacher at SDI Kuanino 2 Kota Kupang. The writer formulated research question as what are the reliability and validity of English Summative test items constructed by the teacher at SDI Kuanino 2 Kota Kupang. The population were the class VI and the sample of this research was a class students consists of 22 students. This research used quantitative method. Technique of collecting data was done through documentation. The result of the research showed that the questions are good as each item has 4-5 criteria and then for the reliability of the item have the high reliable (0,98), the validity of item have the quite valid (28,6). The writer concluded that the questions are high reliable and valid used in 6th grade at SD Inpres Kuanino 2 Kota Kupang in academic years 2019/2020.

RANCANG BANGUN MESIN PENEPUNG DAUN KELOR SKALA RUMAH TANGGA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANG BANGUN MESIN PENEPUNG DAUN KELOR SKALA RUMAH TANGGA Manibak D. P. *) Lano M.L **) Makaborang M. **) Fakultas Teknolopgi Pertanian Program Studi Mekanisasi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian Fakultas Kristen Artha Wacana Kupang pada tangga 29 September sampai dengan 29 November 2020. Penelitian ini adalah merancang bangun mesin penepung daun kelor skala rumah tangga” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rancangan penepung daun kelor denagn mengunakan mesin penggerak dinamo dan berapa kapasitas kerja mesin penepung daun kelor. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, maka mesin ini dirancang kemudian dilakukan pengujian, pengamatan dan pengambilan data meliputi uji fungsional mesin. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dari setiap komponen pada saat mesin dioperasikan dan komponen-komponen mesin ini berfungsi dengan baik. Kapasitas kerja mesin: 3.311 gram/detik. Presentase daun kelor yang tergiling 60,4% sedangkan yang tidak tergiling 39,6%.

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty DI DESA LOBORAI KECAMATAN SABU TIMUR KABUPATEN SABU RAIJUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YUSRI SEMUEL DJAMI (16383715) Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii (Doty) Doty di Desa Loborai Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua, Dibawah Bimbingan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si dan Wilson L. Tisera, S. Pi, M.Si.,Ph.D sebagai pembibing I dan Pembimbing II. Program Studi Manejemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Loborai, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua memiliki potensi perikanan budidaya seperti rumput laut. Kesesuaian lahan merupakan salah satu faktor keberhasilan budidaya, maka perlu dilakukan pengembangan pemanfaatan potensi sumberdaya perikanan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan budidaya rumput laut di Desa Loborai Kecamatan Sabu Timur Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian telah dilaksanakan selama satu bulan terhitung mulai bulan Juli - Agustus 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, observasi dan pengambilan data langsung di lokasi budidaya rumput laut. Pengambilan data diambil pada 3 titik lokasi yang di tetapkan jadi lokasi-1, lokasi-2 dan lokasi-3. selama satu bulan dengan 10 (sepuluh) hari sekali, dengan 3 ulangan. Parameter kualitas perairan yang diambil berupa kecerahan, kedalaman, jenis substrat, suhu, salinitas, pH dan DO. Hasil pengamatan berdasarkan kondisi fisik, kimia di perairan Desa Loborai selama 3 minggu penelitian dan 3 lokasi menunjukan bahwa lokasi tersebut termasuk dalam kategori sangat sesuai, terutama untuk parameter suhu, arus, DO, pH. Sedangkan yang lain dalam kategori sesuai (kecerahan, salinitas dan substrat.dengan nilai 252,5. Suhu yang diperoleh selama 3 kali penelitian di lokasi penelitian lokasi pertama suhu tertinggi ada pada minggu pertama dengan kisaran 30 0C, sedangkan suhu terendah pada minggu ke-3 dengan berkisar suhu 29 0C. Hasil penelitian suhu pada lokasi ke-2 dengan suhu tertinggi pada minggu pertama dengan kisaran suhu 29.9 0C dan terendah pada minggu ke-2 dengan kisaran suhu 29 0C. sedangkan suhu tertinggi pada lokasi ke-3 ada pada kisaran 28.80C dan suhu terendah berkisar 28.4 0C. Suhu di lokasi penelitian selama 3 minggu berada pada kisaran rata-rata; lokasi pertama 29.6 0C, lokasi ke-2. 28.5 0C dan lokasi ke-3. 29.4 0C. Jenis substrat di perairan Desa Loborai yaitu substrat pasir berlumpur, pecahan karang, pasir.

Analisis kesiapsiagaan masyarakat pesisir pulau ndao terhadap bencana tsunami

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SEMUEL PENU (15380141). Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Pulau Ndao Terhadap Bencana Tsunami: Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan Ir. Izaak Angwarmasse, M.Si sebagai pembimbing II. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non-alam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Ndao terhadap bencana tsunami dari empat desa yang terdapat di Pulau Ndao yaitu Desa Ndao Nuse, Desa Mbiu Lombo, Desa Anarae dan Desa Mbali Lendeiki. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pulau Ndao pada bulan Juli 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskripsi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara secara terstruktur terhadap responden dengan bantuan daftar pertanyaan berupa kusioner yang terdiri dari empat parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap, perencanaan kedaruratan, sistem peringatan dan Mobilisasi Sumberdaya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Ndao dalam menghadapi bencana tsunami masuk dalam kategori kurang siap dengan nilai indeks kesiapsiagan bencana (IKB) 48,32% dan nilai indeks dari setiap parameter yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 54,73%, perencanaan kedaruratan (EP) 55,48%, sistem peringatan (WS) 36,15% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 38,77%. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pulau Ndao untuk setiap desa semuanya masuk dalam kategori kurang siap. Nilai indek kesiapsiagaan bencana (IKB) Desa Ndao Nuse 49,15% dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 57,14%, perencanaan kedaruratan (EP) 55,74%, sistem peringatan (WS) 34,76% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 40,31%. Nilai indek kesiapsiagaan bencana (IKB) Desa Mbiu Lombo 46,84 % dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 53,88 %, perencanaan kedaruratan (EP) 52,94 %, sistem peringatan (WS) 31,43% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 39,29 %. Nilai indeks kesiapsiapsiagaan bencana Desa Anarae 45,66 % dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 47,76 %, perencanaan kedaruratan (EP) 52,77%, sistem peringatan (WS) 36,43% dan mobilisasi sumber daya (RMC) 37,15 %. Nilai indeks kesiapsiagaan bencana Desa Mbali lendeiki 50,88% dan nilai indeks dari setiap parameter ukur yaitu pengetahuan dan sikap (KA) 59,40 %, perencanaan kedaruratan (EP) 60,06 %, sistem peringatan (WS) 40,79 % dan mobilisasi sumber daya (RMC) 37,17 %.