· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang:Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam berbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui pengaruh minat permainan bola voli terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada pembelajaran penjasorkes.
Metode penelitian:Metode penellitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor internal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 17,64%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 23,52%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 26,47. Dan berdasarkan perhitungan dari tabel distribusi frekuensi variabel minat belajar dari faktor eksternal persentase jumlah siswa yang memiliki nilai minat belajar dari faktor eksternal antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 40-42 sebesar 2,94%, yang memiliki nilai antara 43-45 sebesar 26,47%, yang memiliki nilai antara 46-48 sebesar 32,35%, yang memiliki nilai antara 49-51 sebesar 38,23%. Sesuai hasil analisiss regresi dari faktor internal bahwa siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 50,5% sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dan untuk faktor eksternal siswa memiliki minat belajar yang berpengaruh terhadap hasil belajar sebesar 56,0% sedandkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh melalui perhitungan regresi dapat disimpulkan bahwa variabel minat dari Faktor internal memberikan sumbangan sebesar 50,5% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 45,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain dan Faktor eksternal memberikan sumbangan sebesar 56,0% bagi perubahan variabel hasil belajar siswa sedangkan 44% sisanya di pengaruhi oleh faktor lain
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rasio Efektivitas Pajak Daerah pemerintah Kota Kupang yang diukur dari tahun 2016-2020 mengalami kenaikan dan penurunan dari tahun ke tahun hal ini dapat dilihat dari Tahun 2016 sebesar 99,95% masuk dalam kriteria tidak efektif, Tahun 2017 sebesar 110% masuk dalam kriteria efektif, Tahun 2018 sebesar 95,18% masuk dalam kriteria tidak efektif, Tahun 2019 sebesar 101,51% masuk dalam kriteria efektif, Tahun 2020 sebesar 99,10% masuk dalam kriteria tidak efektif karena berada dibawah 100%. Hal ini disebabkan karena pemerintah daerah tidak dapat merealisasikan pendapatan daerah yang sesuai yang ditargetkan.
Melalui analisis efektivitas dapat diketahui seberapa besar realisasi pajak daerah terhadap target yang seharusnya dicapai pada periode tertentu. Dengan adanya penargetan realisasi pajak daerah dimaksudkan agar mendorong kinerja pemerintah daerah dalam mencapai penerimaan daerah yang tinggi.
Untuk Rasio Pertumbuhan Pajak daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang yang diukur dari tahun 2016–2020, mengalami penurunan dari tahun ke tahun hal ini dapat dilihat untuk tahun 2017 sebesar 26,63% tahun 2018 sebesar 3,58% tahun 2019 13,8% dan tahun 2020 sebesar -8,34% hal ini dikarenakan dana transfer pusat dan lain – lain pendapatan yang sah tidak stabil
Rasio pertumbuhan bermanfaat untuk mengetahui apakah pemerintah daerah dalam tahun anggaran bersangkutan atau selama beberapa periode anggaran, kinerja anggarannya mengalami pertumbuhan pendapatan secara positif atau negative. Untuk kontribusi Pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang yang diukur dari tahun 2016–2020. Pada tahun 2016 memiliki presentasi sebesar 48,94% masuk dalam kriteria baik. Pada tahun 2017 memiliki presentasi sebesar 43,08% di karenakan di bawah 50% masuk dalam kriteria baik. Pada tahun 2018 memiliki presentasi sebesar 53,11% masuk dalam kriteria sangat baik Pada tahun 2019 memiliki presentasi sebesar 54,62% masuk dalam kriteria sangat baik dan Pada tahun 2020 memiliki presentasi sebesar 59,98% masuk dalam kriteria sangat baik dikarenakan sudah diatas 50%.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DI KECAMATAN MAULAFA (Studi Kasus Pada UMKM Jenis Usaha Kios) Meningkatnya literasi keuangan dan inklusi keuangan dapat mengembangkan usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) karena pelaku UMKM dapat memahami konsep dasar produk keuangan, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, juga melindungi dikemudian hari dari penipuan dan pekerjaan tidak sehat dari pasar keuangan. Berbagai permasalahan yang masi dihadapi pelaku UMKM di kota kupang khususnya Kecematan Maulafa adalah tidak adanya Proses penerapan Literasi Keuangan dengan baik serta hambatan masyarakat dalam mengakses lembaga keuangan adalah tingginya unbankble (tidak memenuhi persyaratan pinjaman bank) yang disebabkan oleh kesenjangan kemiskinan, rendahnya pembiayaan UMKM, tingginya suku bunga kredit mikro, kurangnya kemampuan manajemen UMKM, dan terbatasnya saluran distribusi jasa keuangan, hal tersebut yang menjadikan penerapan inklusi keuangan penting Dalam menjalankan suatu usaha masyarakat membutuhkan modal, baik itu dari modal sendiri atau dengan meminjam di bank begitu pula dengan pengusaha UMKM, pemberian kredit untuk UMKM oleh lembaga keuangan sangat membantu pengusaha UMKM untuk menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap perkembangan kerja UMKM dikecamatan maulafa. Populasi dalam penelitian ini adalah pada pelaku UMKM usaha kios di kecamatan maulafa dengan menggunakan rumus perhitungan metode slovin maka diambil sampel sebanyak 74 pelaku usaha kios yang ada di kecamatan maulafa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 74 kepada pelaku usaha kios yang ada di kecamatan maulafa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan membantu program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa litersai keuangan dan inklusi keuangan merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan kinerja UMKM di Kecamatan Maulafa Y = 9.879 + 284 X1 + 388 X2 +e Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (literasi keuangan) dan X2 (inklusi keuangan) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel Y (kinerja UMKM).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Arang aktif merupakan suatu produk yang dihasilkan dari metode karbonisasi, baik secara kimia, fisika, maupun keduanya. Struktur arang dengan pori-pori yang terbuka luas, sehingga kapasitas penyerapannya menjadi lebih tinggi. Arang aktif digunakan sebagai media filter terhadap penurunan kualitas air limbah tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas arang aktif dari tempurung lontar (B.flabelliter L) dalam menurunkan, suhu, warna, bau, TSS, COD, BOD, pH, NH₃, NO₂ Mikrobiologi dari limbah pabrik Tahu Bintang Oesapa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, pH, BOD, COD, TSS, NH₃, dan NO₂ secara berurutan adalah; 25°C; 5,60; 839,47mg/L; 1094,600mg/L; 9,31mg/L; 0,097mg/L; 0,054mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 544,89mg/L; 967,827mg/L; 8,97mg/L; 0,050mg/L; 0,01mg/L. Hasil pengujian pada titik tiga, sebelum filter nilai parameter secara berurutan: 25°C; 6,25; 309,39mg/L; 1004,700mg/L; 9,46mg/L; 0,484mg/L; 1,336mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 173,13mg/L; 961,053mg/L; 9,38mg/L; 0,503mg/L; 0,22mg/L. Namun, uji total Coliform pada titik I dan titik III diperoleh hasil yang berbeda yaitu 180/100 mL dan 1.700/100 mL pada titik III tidak memenuhi standar baku mutu air limbah ditetapkan oleh pemerintah yaitu PP No. 82 Tahun 2001. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah tahu dengan parameter bau, warna, suhu, COD, BOD, NH₃, NO₂ dan total coliform pada titik I dan III Sebelum filter melewati batas baku mutu yang diijinkan menurut permen Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air merupakan kebutuhan utama bagi seluruh makhluk hidup baik tumbuhan, hewan maupun manusia. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan air kelas 1. Air harus memenuhi kriteria dari tiga parameter yaitu parameter fisika (temperatur, TDS,TSS) parameter kimia (pH, DO,BOD) dan parameter mikroorganisme (total Coliform). Hasil penelitian dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air kelas 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air pada mata air tedens yang digunakan masyarakat dikelurahan oeba kota kupang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah mata air tedens. Pengukuran parameter fisika (temperatur) di lakukan di lokasi penelitian, TDS, TSS, paramater kimia (pH) dan parameter mikrobiologi (total Coliform) diuji di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW Kupang serta DO dan BOD (parameter kimia) diuji di Laboratorium Dinas Lingkungan. Hasil pengujian kualitas air secara fisika, kimia, biologis berturut-turut yaitu temperatur 29 OC, TDS 93 mg/L, TSS 0,0857 mg/L, pH 7,04 mg/L, DO 5,8 mg/L, BOD <MDL=2 mg/L, total Colform 150/100 sehingga dari penelitian ini dapat di simpulkan bawah dari 7 indikator yang memenuhi baku mutu adalah temperatur, TDS, TSS, pH, BOD dan coliform. Sedangkan parameter yang nilainya dibahwa baku mutu adalah DO. Sehingga mata air Tedens tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dalam PP No 82 Tahun 2001 kelas 1.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN TERIPANG DI PERAIRAN LAUT DESA WATODIRI, KECAMATAN ILE APE, KABUPATEN LEMBATA
Geriang. V)* Hendrik. A. Ch )** Theedens. R. G. P. M)**
Dengan kondisi alam dan iklim yang tidak banyak mengalami perubahan sepanjang tahun, memungkinkan banyak jenis biota ekonomis penting yang hidup di perairan pantai Indonesia. Teripang merupakan salah satu hewan dari Filum Echinodermata yang memiliki peranan secara ekologis maupun ekonomis. Teripang memiliki peran yang cukup penting dalam perairan, karena merupakan komponen utama dalam rantai pakan (food chain) terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder). Tingkah laku teripang yang “mengaduk” dasar perairan dalam cara mendapatkan pakannya, membantu menyuburkan substrat di sekitarnya. Untuk itu diperlukan informasi dasar terkait jenis teripang yang terdapat di Kabupaten Lembata khususnya desa watodiri. Pengambilan sampel dilakukan pada pagi dan sore hari,yaitu pada saat kondisi air surut.sampel selanjutnya diidentifiksi jenisnya berdasarkan perbedaan morfologi.hasil analisis bentuk warna dan tipe spikula pada teripang tersebut menunjukan, terdapat empat jenis teripang yang didapatkan pada pantai desa watodiri yaitu Holothuria scabra, Holothuria fuscocinerea, Holothuria arta, dan Stichopus horeens. Dari perhitungan keanekaragaman menggunakan Shannon Weiner dihasilkan yaitu 1,29. Hal ini menunjukan indeks keanekaragaman di perairan laut desa watodiri tergolong dalam kategori sedang. Kelimpahan teripang pada perairan Desa Watodiri yaitu untuk kelimpahan spesies H. scarba adalah 0,051 idn/m2, H. fuscocinerea adalah 0,063 idn/m2, H. arta dengan nilai terendah yaitu 0,018 idn/m2, S. horrens dengan nilai paling tinggi yaitu 0,072 idn/m2.
Kata kunci : Keanekaragaman, teripang dan kelimpahan
Keterangan : *) Peneliti
**) Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kosmetik merupakan bahan-bahan yang digunakan untuk merawat kulit dan merupakan salah satu unsur yang cukup penting dalam dunia kecantikan. Pada abad ke-19, pemakaian kosmetik mulai mendapat perhatian, yaitu selain untuk kecantikan juga untuk kesehatan (Tranggono dkk, 2007). Pola hidup sehat masyarakat saat ini cenderung memanfaatkan kosmetik serba instan yang sudah di kemas dengan bahan awetan dan dipasarkan di berbagai tempat penjualan. Sebagai informasi bahwa tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, bahan pangan, bahan pewarna dan bahan kosmetik. Penggunaan tumbuhan sebagai bahan kecantikan (kosmetik) memiliki kelebihan, karena mengandung bahan-bahan alami yang aman digunakan dan efek samping lebih kecil.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berkhasiat kosmetik yang ada di Desa Lelobatan Kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian tumbuhan berkhasiat kosmetik dilakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat di simpulkan sebagai berikut: terdapat 13 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan kosmetik di desa Lelobatan yaitu Lidah Buaya (Aloe vera L ), Beringin (Ficus benjamina), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Rotan (Calameae) Kelapa (Cocos Nucifera) Pisang mas (Musa acuminate lady finger) Wortel (Daucus Carota L) Tomat (Solanum lycopersium syn) Kopi (Coffea canephora) Marungga (Moringa Oleifera) Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) Kencur (Kaempferia galanga) Temulawak (Curcuma zanthorrhiza). Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai kosmetik adalah daging buah, daun, dan umbi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Kinerja Keuangan daerah adalah keluaran/hasil dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran daerah dengan kuantitas dan kualitas yang terukur, kemampuan daerah daerah dapat diukur dengan menilai efesiensi atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Salah satu aspek Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan Keuangan Daerah dan Anggaran Daerah. Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah. Dari latar belakang diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kupang tahun 2017-2021 dilihat dari : (1) Rasio Efektivitas, (2) Rasio Efesiensi, (3) Rasio Keserasian, (4) Rasio Pertumbuhan, (5) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus : Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kupang dilihat dari (1) Rasio Efektivitas dapat dikategorikan Kurang Efektif, karena rata-rata efektivitasnya sebesar 71,98%. (2) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah tergolong Efisien karena rata-rata besarnya rasio sebesar 99,72% . (3) Rasio Keserasian dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang mengalokasikan sebagian besar anggaran belanjanya untuk belanja operasi daerah yaitu rata-rata sebesar 52,97% dibandingkan dengan rata-rata belanja modal sebesar 16,50%, (4) Rasio Pertumbuhan Kabupaten Kupang masih terpusat pada dana perimbangan, belum dapat mengoptimalkan PAD, (5) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah masih tergolong Rendah Sekali dan dalam kategori pola hubungan Instruktif karena rata-rata rasionya sebesar 6,80%. Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kabupaten Kupang yang kurang efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada. 2. Dengan diketahuinya Rasio Efesiensi pada Kabupaten Kupang sudah efisien Hal ini perlu ditingkatkan lagi oleh Pemerintah Daerah Kabuaten Kupang. 3. Dengan diketahuinya Rasio Keserasian pada Kabupaten Kupang bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah daerah masih diprioritaskan untuk kebutuhan belanja operasi. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus lebih memperhatikan pelayanan kepada masyarakat yang nantinya dinikmati langsung oleh publik. 4. Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Kupang belum begitu baik karena selama kurun waktu 5 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus dapat mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan untuk belanja rutin dan lebih mengefektifikan untuk sector pembangunan yang dapat mendukung peningkatan PAD. 5. Dengan diketahuinya Rasio Kemandirian Daerah Pada Kabupaten Kupang masih tergolong rendah sekali dan dalam pola hubungan isntruktif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus mampu mengoptimalkan penerimaan dari potensi yang telah ada. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NOVALINA SEPATKORA (15380024). “ Sasi” Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Moain Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya dalam Mengelola Hasil Laut:WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D, sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Sasi merupakan larangan pemanfaatan sumberdaya alam di laut dalam jangka waktu tertentu yang dimaksudkan untuk kepentingan ekonomi masyarakat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahi sejarah sasi, kelembagaan yang mengelola sasi, dan mengetahui jenis sanksi pada sasi.
Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive dengan para informan. Lokasi Penelitian Di Desa Moain Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya. Analisis data aspek-aspek sosial budaya di lakukan dengan cara analisis kualitatif yakni mendeskripsikan tentang nilai-nilai dan cara pandang masyarakat lokal terhadap kearifan lokal dan makna penuturan adat dalam berbagai ritual yang berhubungan dengan mengelola sumberdaya laut.
Hasil penelitian ini adalah peran masyrakat terhadap kearifan lokal di Desa Moain meliputi modal sosial di mana terwujudnya kerja sama antar anggota masyarakat. Berdasarkan norma kepercayaan, masyarakat dengan peran lembaga adat dalam memperkuat aturan kelembagaan dan sanksi pada sasi serta peran masyrakat dalam mengelola hasil laut. Kearifan lokal sasi di tandai dengan sikap nelayan melalui penilaian responden dalam melaksanaan kearifan lokal sasi, mengelola sumberdaya yang di sasi seperti teripang dan lola. Dan dapat dilarang pengambil hasil yang belum di buka oleh pihak geraja dan kelembagaan dalam lingkup sumberdaya yang di sasi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DENGAN PATI UBI KAYU (Manihot esculenta) SEBAGAI PENSTABIL
Naisunis Y.I.D Loe* Malelak Zet ** BanoEt I.M. Regina
ABSTRAK
Penelitian ini dengan judul karakterisasi sifat fisik puding tomat (lycopersium esculentum) dengan pati ubi kayu (manihot esculenta) sebagai penstabil telah dilaksanakan pada Laborotarium Procesing dan di uji lanjut Laboratorium Eksakta pada bulan Februari 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakeristik sifat fisik puding tomat dengan pemanfaatan pati ubi kayu dan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis dengan pemanfaatan pati ubi kayu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ). Rancangan acak lengkap dapat didefinisikan sebagai rancangan dengan beberapa perlakuan yang disusun secara random untuk seluruh unit percobaan. Variabel bebas berupa puding tomat dan pati ubi kayu sebagai penstabil sedangkan variabel terikat adalah pengujian organoleptik ( warna, aroma, tekstur, dan rasa). Dalam penelitian pati yang digunakan 3,5 gram, 7 gram, dan 10 gram sesuai dengan perlakuannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian pati dengan takaran yang berbeda, berpengaruh terhadap kualitas puding tomat (Lycopersium esculentum). Perlakuan penambahan pati pada puding tomat (Lycopersium esculentum) terbaik terdapat pada perlakuan 4 yaitu 3% gram pati (dari berat tomat 350 gram = 10,5 gram) yang menghasilkan warna (4,61) sangat suka, rasa (4,80) sangat suka, tekstur ( 4,72 ) sangat suka dan dengan aroma (4,52) sangat suka,.
Kata Kunci : pudding tomat, pati ubi kayu, uji organoleptic, RAL
*Peneliti
** Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan keragaman hayati. Kekayaan keanekaragaman hayati berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kosmetik kosmetik. Dalam penelitian ini sumber hayati yang digunakan adalah tanaman lidah buaya dan tepung beras yang di manfaatkan sebagai masker wajah pembuatan masker wajah dilakukan secara tradisional.Tujuan Penelitian ini mengetahui bagaimana cara pembuatan masker wajah tradisional berbahan dasar tanaman lidah buaya dan tepung beras, dan mengetahui kualitas produk yang dihasilkan .Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, denga mengunakan (RAL) 4 taraf perlakuan yaitu: A0= Kontrol,100g,tepung beras,100g lidah buaya tanpa pemberian air aqua, A1= 200g tepung beras 100g lidah buaya,aqua 100ml, A2= 400g tepung beras,300g,aqua100ml,A3= 400g tepung beras,200g lidah buaya,aqua 100ml.dan parameter uji berupa penentuan nilai pH dan Stabilitas (warna dan aroma) Hasil penelitian ini menjukan bahwa masker wajah tradisional berbahan dasar lidah buaya dan tepung beras memilikinilai pH 6,7 memenuhi persyaratan pH masker wajah, stabilitas yaitu warna dan aroma dilihat dari setiap perlakuan dan penilaian dari setiap panelis berada pada kategori baik nilai warna 3,90 dengan sklah sangat menaerik (A3)sedangkan aroma 3,80 skala sangat menarik s (A2) pembuatan masker wajah tradisional berbahan dasar lidah buaya dan tepung beras layak di gunakan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN METODE BERMAIN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Fady Nubatonis1*, Jusuf Blegur2, Melvianus Selan 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang:permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat banyak siswa yang belum memahami teknik dasar gerakan lompat jauh gaya jongkok dengan benar, pembelajaran yang di gunakan kurang memadai sehingga Penjelasan yang diberikan oleh guru memuat secara keseluruhan rangkaian gerakan sehingga sebagian besar siswa tidak memahami dengan baik. Pada proses pembelajaran guru selalu menggunakan gaya mengajar klasikal. Hal ini mengakibatkan penguasaan siswa terhadap materi kurang sempurna dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan kurang berhasil dengan baik.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMA Negeri Fatukopa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan, refleksi.
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan metode bermain, mempunyai dampak yang baik. Hal ini dilihat dari hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang ditetapkan yaitu 75 dan mengalami peningkatan pada siklus I ke siklus II.
Simpulan:penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan metode bermain pada siswa SMA Negeri Fatukopa termasuk kategori baik.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Kepailitan Di Pengadilan Niaga. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan Mengapa pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan? dan Mengapa hakim pengadilan niaga menyatakan perusahaan pailit? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui alasan pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan, dan Untuk mengetahui hakim pengadilan niaga menyatakan perusahaan pailit. Selanjutnya, manfaat dalam penelitian ini adalah guna memberikan sumbangsi pemikiran secara ilmiah kepada para penegak hukum, akademisi, dan masyarakat luas terkait hal-hal mendasar tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Kepailitan Di Pengadilan Niaga, dan agar dapat memperoleh gelar sarjana hukum di Fakultas Hukum, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi dasar pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan disebabkan Kreditur (Pemohon) memiliki utang terhadap Debitur (Perusahaan); Pemohon (Kreditur) tidak dapat mencairkan uangnya yang telah jatuh tempoh; dan Debitur juga memiliki hutang kepada kreditur lainnya. Selanjutnya alasan hakim Pengadilan Negeri Niaga menyatakan perusahaan pailit adalah Debitur (Perusahaan) Memiliki dua atau lebih kreditur, dan Debitur Tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih. Oleh sebab itu, saran penulis diharapkan perusahaan atau debitur yang merasakan bahwa finansial perusahaannya mengalami penurunan maka jangan melakukan tindakan pengutangan dan diharapkan perusahaan atau debitur merasakan bahwa finansial perusahaannya mengalami penurunan maka jangan melakukan tindakan pengutangan lebih dari satu kreditur. Kata Kunci: Sengketa Kepailitan, Pengadilan Niaga
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL
DI KOTA KUPANG
Nama : Renny Astarina Lani
Nim : 17192427
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
ABSTRAKSI
Pendapatan Asli Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperolehdaerah dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sumber- sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah harus dicari terus untuk dapat digunakan sebagai pembiayaan pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan Daerah dalam hal ini Pendapatan Asli Daerah dapat membiayai pengeluaran daerah seperti Belanja Modal.
Belanja Modal menurut Halim (2008: 101) merupakan pengeluaran anggaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap pengalokasian anggaran belanja modal pada pemerintah Kota Kupang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang bersumber dari dokumentasi yang diambil dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2005-2020 dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang di ambil dari www.kemenkeu.go.id. Skala pengukuran data dengan skala Rasio.
Teknis analisis data berupa analisis pendahuluan yang berisikan deskripsi atau gambaran umum secara lengkap tentang variabel penelitian dimana dalam analisis ini bertujuan untuk melihat total anggaran dan realisasi serta perubahan dari masing-masing variabel dan terdapat Uji Analisis Deskriptif
Setelah melakukan penelitian di Badan Keuangan dan Aset Daerah, penulis telah mendapatkan data sekunder laporan keuangan yaitu Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dari Tahun 2005 sampai dengan 2020.
Hasil analisis pendahuluan mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan Asli Daerah dan Anggaran Belanja Modal terus mengalami perubahan dari tahun ke tahunnya, oleh karena itu Pemerintah Daerah diharapkan mampu mengurus dan mengelolah keuangannya dengan baik sehingga dapat mengatur Realisasi Anggaran dengan baik dan tepat.
Analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan alat bantu aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16, dimana dalam analisis ini terdapat Uji t.
Dengan hasilpenelitianiniBerdasarkanhasiluji t diperoleh nilai thitung sebesar 11,031 lebih besar dari ttabel sebesar 2,145 sehingga hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap Belanja Modal atau nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), hal ini menyimpulkan Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Anggaran Belanja Modal memberikan arti bahwa Ha Diterima.
Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Suatu laporan keuangan bermanfaat apabila informasi yang di sajikan dalam laporan keuangan tersebut dapat di pahami relevan, andal dan dapat di pertimbangkan. Akan tetapi, perlu disadari pula bahwa laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang di butuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan bank karena dengan secara umum laporan keuangan hanya menggambarkan pengaruh keuangan di masa lalu dan tidak di wajibkan menyediakan informasi non keuangan, walaupun demikian , dalam beberapa hal bank dapat menyediakan informasi yang mempunyai pengaruh keuangan di masa yang mendatang depan. Modal bank merupakan penggerak bagi kegiatan usaha bank sehingga besar kecilnya modal bank sangat berpengaruh terhadap kemampuan bank untuk melaksanakan kegiatan operasinya. Dengan modal sedikit, kapasitas usaha bank menjadi terbatas mengingat modal merupakan gambaran dari kemampuan bank untuk mengatasi risiko-risiko usaha yang dihadapi. Capital Adequacy Ratio(CAR) merupakan rasio permodalan yang menunjukkan kemampuan bank dalam menyediakan dana untuk keperluan pengembangan usaha dan menampung risiko kerugian dana yang diakibatkan oleh kegiatan operasi bank. Rasio Non Performing Loan (NPL) digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank. Risiko kredit yang diterima oleh bank merupakan salah satu risiko usaha bank. Harga saham sebagai nilai pasar (market value) yang merupakan harga dari saham di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar (Jogiyanto H. M: 2008 :38). 38 Saham yang diperjual belikan di pasar modal ditentukan oleh permintaan dan penawaran atas saham tersebut. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek atau objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2008:72). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari 4 Bank Umum Milik Negara yang terdaftar di BEI periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengambilan Sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel menggunakan prtimbangan dan kreteriah tertentu Kata Kunci : HARGA SAHAM- CAR- NPL
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PEMBELAJARAN KONTROL BERPASANGAN DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATAP Scifo Franklin Alfredo Stefanus1*, Jusuf Blegur2, Yohanis Boling3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang dilakukan dengan sengaja oleh pendidik yang dapat menyebabkan peserta didik melakukan kegiatan belajar. Salah satu bentuk pembelajaran yang dilakukan di sekolah yakni permainan sepak takraw dan merupakan salah satu kecabangan olahraga yang terakomodir dalam kurikulum K13 pada sekolah menengah pertama. Pelaksanaan pembelajaran penjas khususnya pada materi pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap selama ini dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, hal inilah yang mendorong peneliti untuk mau melihat secara langsung berkaitan dengan gerak kontrol berpasangan yang akan di praktikkan oleh siswa. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Pembelajaran Kontrol Berpasangan Dalam permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap. Metode penelitian: Deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh yakni dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan terkadang tidak mengikuti tiga tahapan atau langkah-langkah dalam pembelajaran secara utuh sehingga membuat pembelajaran sepak takraw menjadi kurang efektif dan juga guru tidak memiliki variatif metode yang digunakan. Untuk pelaksanaan praktik sepak takraw tidak didukung dengan sarana prasarana yang memadai sehingga pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw lebih cenderung dilakasanakan secara teori didalam ruangan kelas dan pelaksanaan praktik barusan sekali dilaksanakan ketika peneliti melakaukan pengambilan data disekolah tersebut. Simpulan: Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa proses pembelajaran sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang tengah Satap berjalan tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kata kunci: Pembelajaran, Kontrol Berpasangan, Sepak Takraw
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH AKUNTABILITAS PUBLIK KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN PARTISIPASI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP MANAJERIAL
(Studi Empiris pada SKPD Kota Kupang)
Disusun oleh:
Yanse Nurhayati Noma
16193437
Anggaran merupakan rencana keuangan yang dibuat secara rinci dan sistematisyang memuat rencanapenerimaan dan rencana pengeluaran.anggaran adalah rencana keuangan dimasa mendatang dan merupakan alat bantu dalam mengkoordinasikan dan mengimplementasikan rencana yang telah dibuat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas pulik,kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran (Studi pada SKPD Kota Kupang) secara parsial. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan menggunakan analisis Statistik dengan jumlah sampel sebanyak 40 serta menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui kuesioner.
Dapat diketahui bahwa Akuntabilitas adalah pertanggungjawaban kepada publik atas setiap aktivitas yang dilakukan.akuntabilitas publik adalah kewajiban pihak pemegang amanah (agent) untuk memberikan pertanggungjawaban,menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan segalah aktivitas dan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya kepada pihak memberi amanah (principal) yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban tersebut (Mardiasmo, 2002).
kejelasan sasaran anggaran merupakan sejauh mana tujuan anggaran ditetapkan secara jelas dan spesifik dengan tujuan agar anggaran tersebut dapat dimengerti oleh orang yang bertanggungjawab atas pencapaian anggaran tersebut. Oleh sebab itu sasaran anggaran pemerintah daerah harus dinyatakan secara jelas, spesifik dan dapat dimengerti oleh mereka yang bertanggungjawab untuk melaksanakannya. Penetapan tujuan spesifik akan lebih produktif, hal ini akan mendorong karyawan untuk melakukan yang terbaik bagi pencapaian tujuan yang dikehendaki sehingga berimplikasi pada peningkatan kinerja.
Partisipasi adalah suatu proses pengambilan keputusan bersama oleh dua atau lebih yang mempunyai dampak masa depan bagi pihak yang membuat keputusan tersebut. Partisipasi penyusunan anggaran yaitu proses dimana pembuatan anggaran terlibat dan mempunyai pengaruh dalam penentuan besar anggaran (Mulyadi,2001).
kinerja manajerial adalah kemampuan atau prestasi kerja yang telah dicapai oleh para personil atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, untuk melaksanakan fungsi, tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil mengenai pengaruh akuntabilitas publik kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD kota kupang dapat disimpulkan sebagai berikut:
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel akuntabilitas publik berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (2,440> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,020 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.selanjutnya kejelasan sasaran anggaran tidak perpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel-1,364 > 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,181 lebih besar dari 0,05 yang berarti Ha ditolak, H0 diterima dan partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (5,602> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.
Berdasarkan hasil penelitian ini, telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini.
Kata kunci: akuntabilitas publik,kejelasan sasaran anggaran.partisipasi penyusunan anggaran dan kinerja manajerial.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK PADA DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN KUPANG
Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Menguji sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja organisasi sektor publik. 2) menguji anggaran berpengaruh terhadap kinerja organisasi sektor publik dan 3) menguji sarana dan prasarana berpengaruh terhadap kinerja organisasi sektor publik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.0 for windows. Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil bahwa; 1) Sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja organisasi sektor publik. 2) Anggaran berpengaruh terhadap kinerja organisasi sektor publik dan 3) Sarana dan prasarana berpengaruh terhadap kinerja organisasi sektor publik.
Kata kunci: Sumber Daya Manusia, Anggaran, Sarana dan Prasarana, Kinerja Organisasi Sektor Publik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGELOLAANDANADESADALAMMENINGKATKANPEREKONOMIAN DI DESA TITINALEDE KECAMATANSABUBARATKABUPATENSABURAIJUA
(StudiEmpirisDesaTitinalede)
NAMA : RINDIYUSIAYUYANTIWILAPAU
NIM 17192424
PROGRAMSTUDI : AKUNTANSIFAKULTAS:EKONOMI:EKONOMI
ABSTRAKSI
MasalahYang DiAmbilDalamPenelitianIniAdalahPengelolaanDanaDesa Dalam Meningkatkan Perekonomian Di Desa Titinalede Kecamatan Sabu BaratKabupaten Sabu Raijua. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana prosespengelolaandanadesadidesatitinaledekecamatansabubaratkabupatensaburaijua? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana proses pengelolaandana desadi desatitinalede kecamatan sabubaratkabupatensaburaijua.
AdapunkonsepdaripenelitianiniadalahDanadesadanMeningkatanperekonomian. Dana desa adalah dana yang bersumber dariAPBN yang diperuntukanbagidesayangditransfermelaluiAPBDkabupaten/kotadandigunakanuntukmembiayaipenyelenggaraanpemerintah,pelaksanaanpembangunan,pembinaankemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Meningkatan perekonomian adalahcaraatauusahayang dilakukanolehmasyarakatdalammengaturperekonomianrumah tangga untuk menjadi lebih baik dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhanhidup.
PopulasidalampenelitianiniadalahLaporanAnggarandanRealisasiDanaDesatahun2019-2021diDesaTitinaledeKecamatanSabuBaratKabupatenSabu
Raijua. Dan sampel dalam penelitian adalah seluruh laporan laporan anggaran danrealisasidanadesatahun2019-2021diDesaTitinaledeKecamatanSabuBaratKabupatenSabu Raijua.
TeknikpengumpulandatayangdigunakanadalahStudidokumentasi.Dokumentasiadalahsuatumetodepengumpulandatadengancaramendapatkandokumenkeuanganbagianakuntansiataukeuanganyangbersesuaiandenganmasalah penelitian,yang diambilsecara langsung diDesaTitinaledeolehpenelitidan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu bagi pemeritah desa untukmengumpulkandatayangdibutuhkan olehpeneliti.
Katakunci:Pengelolaandana desadalammeningkatkanperekonomiandesa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PRESTASI DI KLUB BOLA VOLI PUTRAEXODUSPENKASE KOTAKUPANG2021
SemirikusPenu1*,RamonaM.Mae2, FredikE.Nope3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan, UniversitasKristen ArthaWacana,Kupang, Indonesia
[email protected]
Latarbelakang:olaharagaadalahrutinitasyangdapatdilakukanseseorangsebagai bagaian dari upaya menjaga kesehatan baik rohani maupun jasmaninya.Disisi lain olahraga adalah segala kegiatan sistematis untuk mendorong, membina,serta mengembangkan potensi jasmani, rohani, dan sosial (UU No. 3 tahun 2005tentangsistem keolahragaan nasiaonal).
Tujuan penelitian: Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas maka, yangtujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Prestasi di klub bola voliputraExodus PenkaseKotaKupangTahun 2021.
Metodepenelitian:Penelitianinimenggunakanmetodedeskiriptifkualitatif
Hasildan pembahasan:Sumber data primer diperolehdarihasilwawancaralangsung dengan Pelatih dan atlet Club Bola Volley Putra Penkase Kota upang.Teknikpengumpulandatamelaluiwawancara,observasi,dandokumentasi.Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusiondrawing/verificatio. Hasil dan pembahasan pelatih klub terhadap proses prsetasi diklub bola voli putra exodus penkase berdasarkan Hasil penelitian menunjukkanbahwa untuk memperoleh prestasi atlet yang baik maka pelatih menerapkan polalatihan,program latihan,taktik dan tekniklatihan yangbaik.
Simpulan: Prestasi di klub bola voli putra exodus penkase meningkat walaupundiukurmelaluisimulasipertandingankarenaketiadaanpertandinganyangdisebabkanoleh Pandemic19.
Katakunci:Prestasi, Polalatihan,programlatihan