Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

4.594 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 1192025: 912024: 662023: 7132022: 9232021: 15352020: 2402019: 12018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

STUDI KARAKTERISTIK PAMPIS SE’I CAKALANG YANG DIPROSES DENGAN ASAP CAIR PADA pH YANG BERBEDA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengasapan merupakan pengolahan tradisional yang bertujuan untuk mengawetkan, membentuk warna dan menghambat kerusakan pada produk olahan. Asap cair merupakan salah satu alternatif yang di gunakan dalam upaya perbaikan pengolahan tradisional karena mudah diaplikasikan sehingga konsentrasinya dapat dikontrol, memberikan cita rasa dan warna yang seragam pada olahan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui nilai kadar air, pH dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tektur) pada produk pampis se’i cakalang. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Oktober sampai bulan Desember 2021 dimana masa pandemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Laboratorium, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode yang di desain dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 2 ulangan sehinggga diperoleh 6 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air dengan nilai pH 5 36.77%, pH 7 38.05% dan pH 9 45.93%, nilai pH dengan nilai( pH 5) 6.2, (pH 7) 7.0, dan (pH 9) 7.2, dan tingkat penerimaan panelis dapat diterima oleh panelis dengan taraf suka menuju taraf sangat suka. Kesimpulan Pampis se’i cakalang yang diproses dengan asap cair pada pH yang berbeda terhadap tingkat penerimaan panelis pada setiap pengujian organoleptik baik warna, aroma, tekstur dan rasa dapat diterima oleh panelis dengan taraf suka menuju taraf sangat suka.

TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET PON NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA Teodorus Hardinus Mbete1*, Andreas J. F. Lumba2, Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Istilah atletik berasal dari kata “athlon” (bahasa Yunani) yang berarti lomba atau perlombaan”. Atletik merupakan olahraga yang terdiri dari nomor lari, nomor lompat, dan nomor lempar. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana persiapan yang di lakukan oleh atlet dan juga pelatih atletik PON NTT. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan delapan temuan yaitu: 1) Persiapan pelatih atletik pon lari jarak menengah, 2) Persiapan hingga lolos ke PON, 3) Dukungan gizi yang diberikan kepada alet dalam masa persiapan, 4) persiapan atlet pon lari jarak menengah, 5) Perbedaan pola latihan sebelum dan sesudah lolos PON, 6) Psikologi atlet, 7) Peran penting medis dalam masa persiapan, 8) kebutuhan dalam tahap persiapan baik atlet maupun pelatih. Simpulan: Pelatih yang di ambil untuk melatih atlet dalam masa persiapan ini merupakan para pelatih- pelatih yang senior dan berpengelaman, atlet- atlet yang sekarang ini sedang mengikuti latihan persiapan PON merupaka atlet yang sudah lolos pra PON. Latihan persiapan tersebutpun sudah berjalan selama 1 tahun lamamnya dan hingaa saat ini berjalan dengan aman dan lancar meskipun masih memiliki kekurangan dalam hal sarana dan perasarana tetapi itu semua tdak menjadi kendala dalam berlatih, begitupun dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini yaitu covid 19, tidak menjadi halangan bagi mereka dalam berlatih. Kata kunci: Persiapan atlet PON atletik lari jarak menengah.

PROFIL MUTU RUMPUT LAUT KERING Kappaphycus alvarezii DI DESA LOBOHEDE, KECAMATAN HAWU MEHARA, KABUPATEN SABU RAIJUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IRWAN RICTOSON LEDE (14390024). Profil Mutu Rumput Laut Kering Kappaphycus alvarezii di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Di bawah bimbingan : UMBU P.L. DAWA. S.Pi.M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI. S.Pi.M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Lobohede adalah Desa pesisir disisi barat daya pulau sabu yang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensial penghasilan rumput laut kering pada tahun 2019 yang cukup tinggi.Kabupaten Sabu Raijua yang telah digunakan masyarakat sebagai kawasan budidaya rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii diperairan Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara.Dalam upaya untuk mendapatkan hasil yang baik, perlunya penanganan pasca panen yang lebih baik, terutama mulai dari penyediaan bibit, perawatan selama pemeliharaan dan pemanenan. Rumput laut dapat dipanen bila usia pemeliharaan mencapai 45-60 hari (sekitar 2 bulan). Sebelum proses pemanenan perlu adanya sarana dan prasarana dalam upaya untuk memperlancar pemanenan seperti perahu untuk menyangkut rumput laut yang akan dipanen, serta waring dan kayu untuk penjemuran. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan teknik penanganan pascapanen rumput laut oleh petani rumput laut di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua dan untuk mengetahui nilai organoleptik (kenampakan dan tekstur) dan kimiawi (kadar air) rumput laut yang diproduksi di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian telah dilaksanakan pada bulanDesember 2020 di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua untuk pengamatan teknik penanganan dan pengambilan sampel, serta Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pengujian organoleptik, sedangkandi Laboratorium Politani Negeri Kupang untuk pengujian kadar air.Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian rumput laut kering di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua untuk pengujian organoleptik parameter kenampakan metode waring yaitu 7,53 dan metode gantung 7,45, parameter tekstur metode waring yaitu 7,23 dan metode gantung 7,41 dan kadar air metode waring yaitu 41,93% dan metode gantung 39,31%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik penanganan rumput laut kering di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua meliputi pemanenan, pengangkutan, penjemuran, pengemasan, penimbangan, penyimpanan dan distribusi dan pengujian rumput laut kering di Desa Lobohede metode penjemuran waring dan gantung untuk organoleptik parameter parameter kenampakan dengan deskripsi sedikit kurang bersih warna kurang cerah dan spesifik jenis dan parameter tekstur dengan deskripsi kering kurang merata dan tidak mudah dipatahkan, kadar air melebihi Standar Nasional Indonesia (SNI 2690-2015).

Studi Komposisi Jenis Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Berbeda di Perairan Teluk Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HERMAN OKTOVIANUS TASOIN (14380041). Studi Komposisi Jenis Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Berbeda di Perairan Teluk Kupang. Ir Izaak Angwarmasse M.Si dan Imanuel J. Emola, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan pelagis kecil adalah sumberdaya ikan ekosnomis penting dan sebagai komponen utama secara ekologis di ekosistem laut. Sumberdaya ikan ini termasuk sumberdaya neritik yang dominan ditemukan di sekitar pantai. (neritic population). Pemanfaatan sumberdaya ikan pekagis kecil di perairan Teluk Kupang dengan berbagai jenis alat tangkap. Dua jenis alat tangkap yang berperan sebagai penghasil ikan pelagis kecil adalah bagan apung dan mini purse seine. Penelitian ini berertjuan untuk mengetahui studi komposisi ikan pelagis kecil yang tertangkap berdasarkan alat tangkap berbeda di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2020 dengan menggunakan metode deskritif survey. Metode deskritif survei yaitu melalui teknik eksplorasi dan eksperimental fishing terhadap ikan pelagis kecil pada alat tangkap mini Purse seine dan bagan apung yang beroperasi di perairan Teluk Kupang. Komposisi hasil tangkapan pada alat tangkap Bagan apung, jenis ikan yang memiliki proporsi dominan pada alat tangkap mini Purse seine yaitu jenis ikan kembung (Rastrelliger kanagurta.) sebesar 55,50% (545 kg), diikuti jenis ikan tembang (Sardinellla fimbriata) sebesar 32,08% (315 kg) jenis ikan Peperek (Leiognathus equulsu.) 11,10% (109 kg) dan jenis ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebesar 1,32% (13 kg). Sedangkan komposisi jenis ikan pada alat tangkap bagan apung yaitu jenis ikan teri (Stolephous indicus), sebesar 72,21% (932 kg), diikuti jenis ikan Peperek (Leiognathus equulsu.) 15% (191 kg ) jenis ikan tembang (Sardinellla fimbriata) sebesar 11,78% (150 kg). Pada alat tangkap mini Purse seine diperoleh jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) sedangkan pada bagan apung tidak mendapatkan hasil tangkapan kedua jenis ikan tersebut. Hal ini karenakan pada sifat dari alat tangkap bagan apung yaitu pasif atau tidak bergerak untuk mengejar ikan, sedangkan sifat jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) yaitu perenang aktif. Selain itu habitat dari jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) cenderung ke daerah lepas pantai (Oceanik), sedangkan daerah penangkapan alat tangkap bagan cenderung ke daerah teluk atau daerah perairan dekat pantai (neritik). Pada alat tangkap mini Purse seine tidak memperoleh jenis ikan teri dikarenakan ukuran mata jaring yang digunakan yaitu 1 inchi dan 1,5 inchi sedangkan untuk mendapatkan jenis hasil tangkapan ikan teri harus menggunakan ukuran mata jaring yg lebih kecil yaitu 0,2 inchi. Selain itu juga dipengaruhi oleh habitat dari ikan teri yaitu lebih cenderung ke daerah dekat pantai sedangkan daerah penangkapan alat tangkap mini Purse seine di daerah lepas pantai (Oceanik

Analisis bioekonomi sumberdaya ikan tembang (sardinela fimbriata) yang di tangkap di teluk kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MATRISNO RAJA (15380013). Analisis Bioekonomi Sumberdaya Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang di Tangkap di Teluk Kupang: Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) merupakan salah satu jenis ikan pelagis yang memiliki nilai ekonomi karena permintaan yang semakin meningkat untuk konsumsi maupun sebagai umpan untuk menangkap ikan ekonomis penting. Hal ini memiliki dampak positif bagi nelayan karena pendapatannya semakin bertambahtetapi juga berdampak negatif karena akan membuat pola penangkapan nelayan menjadi lebih intensif hingga dapat terjadi over fishing. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui tingkat pemanfaatan sumber daya ikan tembang (Sardinella fimbriata)yang ditangkap di Teluk Kupang dan Untuk mengetahui upaya pengelolaan selanjutnya meliputi CPUE, MSY dan MEY. Penelitian ini telah dilaksanakan di TPI Oeba dan Pantai Oesapa Kota Kupangpada bulan Juli2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata)yang tertangkap menggunakan 3 jenis alat tangkap yaitu: bagan perahu, bagan tancap dan lampara di Teluk Kupang memiliki nilai yang berfluktuatif setiap hari yakni bagan perahu total jumlah hasil tangkapan yaitu 2.970 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 600 kg/trip dan terendah yaitu 100 kg/trip. Bagan tancap total jumlah hasil tangkapan yaitu 150 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 50 kg/trip dan terendah yaitu 20 kg/trip. Lampara total jumlah hasil tangkapan yaitu 17.000 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 1.000 kg/trip dan terendah yaitu 100 kg/trip.hubungan antara effort dan prediksi hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata) yang dilakukan oleh nelayan di Teluk Kupang menggunakan alat tangkap bagan apung, bagan tancap dan lampara mulai mendekati titik maksimum yaitu pada nilai effort mencapai 150 maka prediksi tangkapan mencapai 2 ton per harinya

KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI WILAYAH PESISIR PANTAI BOLOK KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DENI MANTOLAS (14380023). Keanekaragaman Gastropoda di Wilayah Pesisir Pantai Bolok Kabupaten Kupang (di bawah bimbingan Alfred G. O. Kase., S.Pi., M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R.L. Supit., S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, fakultas perikanan dan ilmu kelautan, universitas Kristen artha wacana-kupang. Salah satu zona intertidal di wilayah NTT yang diketahui memiliki berbagai macam ekosistem adalah Wilayah Pesisir Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman gastropoda di Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April – Mei 2020 di Pesisir Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Analisis yang digunakan adalah Kelimpahan jenis, Keanekaragaman dan Keseragaman. hasil penelitian yang telah di lakukan di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, terdapat 12 jenis Gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian. Nilai kelimpahan tertinggi adalah jenis Bulla vernicosa dan terendah adalah Tectus (Rochia) Fenestratus, Monetaria Annulus Circumpicta, sedangkan Nilai indeks keanekaragaman yang terdapat pada ketiga stasiun dikategorikan indeks keanekaragaman sedang karena nilai H’ yang diperoleh 1 H’ 3, dan Nilai indeks keseragaman tergolong seragam/stabil. Kisaran nilai parameter lingkungan diketahui masih tergolong normal dan baik untuk kelangsungan hidup gastropoda yakni suhu berkisar 28,33 - 29,00℃, salinitas berkisar 30,66 – 31,66 o/oo, dengan pH perairan 7,99 – 8,01. Kata kunci: Gastropoda, Keanekaragaman, Pantai Bolok.

STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fransisko Tahu Kali (15380066) Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka, Wilson L.Tisera S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penangkapan yang optimal menjadi sangat penting dalam pertimbangan untuk pengembangan sektor perikanan tangkap agar tingkat produksi di sektor kelautan dan perikanan memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi. Penelitian ini telah dilaksanankan pada bulan februari 2021. masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yakni kurangnya sarana dan prasarana yang tersedia yang menyebabkan kurang optimalnya hasil tangkapan yang diperoleh nelayan di Kecamatan Malaka Barat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk merumuskan kondisi internal dan kondisi eksternal yang mempengaruhi pengembangan perikanan tangkap serta bagaimana menerapkan strategi penangkapan yang tepat untuk mendapatkan pengembangan hasil tangkapan yang tepat di Kecamatan Malaka Barat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan strategi yang telah dirumuskan menggunakan analisis SWOT menjadi prioritas utama dalam upaya mengembangkan perikanan tangkap diantaranya: Strategi memanfaatkan luas wilayah penangkapan ikan yang cukup besar dengan menjalin hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan nelayan, merawat dan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada dan meningkatkan fasilitas lain yang belum tersedia sesuai kebutuhan nelayan perikanan, membangun sumberdaya manusia dengan melakukan sosialisasi terkait pengelolaan perikanan tangkap secara bijaksana, peningkatan fasilitas penangkapan yang dibutuhkan nelayan perikanan tangkap. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penulis menyarankan agar campur tangan pemerintah sangat diperlukan untuk menyediakan sarana dan prasarana serta kemudahan memperoleh modal untuk menunjang kegiatan operasional nelayan agar dapat memperoleh hasil tangkapan yang optimal.

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN TUKIK PENYU LEKANG (Lephidochelys olivacea) DI LEKOMPOK MASYARAKAT PENGGERAK KONSERVASI (KOMPAK) PENYU TAEFUN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Firens Ritman Tanaem (15380130) “Pengaruh Pemberian Pakan Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Di Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu Taefun”, dibawah bimbingan Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D, sebagai pembimbing utama dan Rockie R. L. Supit., S.Pi, M.Si sebagai pembimbing anggota. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ketersediaan dan kualitas pakan yang memadai sangat perlu mendapatkan perhatian dalam masa perawatan tukik. Pakan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi serta komposisi yang baik bagi pertumbuhan tukik ditentukan oleh kandungannya yang lengkap mencakup protein, lemak, dan karbohidrat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan tukik penyu lekang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2020, bertempat di Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu Taefun, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen laboratoris. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian jenis pakan yang berbeda yaitu (P1) ikan tongkol, (P2) udang vaname dan jumlah ulangan sebanyak 3 kali. Dari hasil penelitian didapatkan data rasio konversi pakan lebih baik pada perlakuan (P1) ikan tongkol 25,47±0,12 gram, data pertumbuhan panjang mutlak lebih baik terdapat pada perlakuan (P1) ikan tongkol 3,14±0,15 mm, data pertumbuhan lebar mutlak lebih baik terdapat pada perlakuan (P1)ikan tongkol 3,24±0,11 mm, dan data pertumbuhan berat mutlak lebih baik terdapat pada perlakuan (P1) ikan tongkol berat 4,41 ± 0,15 gram. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan pada rasio konversi pakan, panjang karapas, lebar karapas dan berat tubuh tukik penyu lekang (Lephidochelys olivacea) menunjukan pertumbuhan yang berbeda, walaupun nilai rasio konversi pakan dan berat tubuh tukik tidak memberi berpengaruh yang nyata.

Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Ekosistem Mangrove Di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MARIA KRISTINA IRMA YANTI BONE (16383414).Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Ekosistem Mangrove di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Wilson L.Tisera,S.Pi.M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I dan Rokcie R. L. Supit, S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Perairan Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu dapat dijadikan sebagai konsep dasar dalam pengelolaan sumberdaya berkelanjutan. Perairan di Desa Dualaus telah banyak mengalami kerusakan dan degradasi seiring dengan bertambahnya penduduk dan pesatnya pembangunan dikawsan pesisir untuk berbagau keperluan dalam segi ekonomi. Jika aktivitas tersebut terus berlanjut maka akan menyebabkan rusaknya ekosistem dan akan berdampak bagi kehidupan makrozoobenthos. Tujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dominansi. Penelitian telah dilaksanakan selama 2 bulan yakni dari bulan Oktober – November 2020 di Peraira Desa. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dimana peneliti menentukan pengambilan data mangorove dan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus dan menetapkan tiitk stasiun yang sesuai dengan tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan di tiga stasiun yakni stasiun I arah depan mangrove tepatnya berdapan dengan laut ± 30 m waktu air surut, stasiun II ekowisata, stasiun III berdekatan dengan tambak ± 4- m dari kawasan tambak. Pengukuran parameter kualitas perairan dilakukan secara langsung di lokasi yang meliputi Suhu, Salinitas, pH, dan Substrat. Hasil pengamatan jenis mangrove yang ditemukan di Perairan Desa Dualaus adalah Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Bruguira gimnorrhiza, Avicennia marina, Avicennia alba, Avicennia lanata. Analisis makrozoobenthos kelimpahan jenis berkisar antara 0- 175ind/m2 . Kelimpahan relative berkisar antara 0,06-97,26, keanekaragaman berkisar 0,96- 1,38, keseragaman berkisar 0,26-0,38 dan dominansi berkisar 0,996-1,04. Pengukuran kualitas perairan yang di dapat meliputi: Suhu 32-340C, salinitas 31-34‰, pH 7,6 - 7,8 serta substrat berpasir berlumpur, dimana substrat berpasir berlumpur terdapat pada staiun I dan III sedangkan untuk stasiun II dengan tipe substrat berlumpur. Berdasarkan hasil analisis menunjukan komunitas makrozoobenthos di perairan Desa Dualaus mempunyai keanekaragaman yang sedang yang mrnunjukan bahwa penyebaran individu tiap jenis cenderung hampir seimbang dan juga adanya spesies yang dominan.

Analisis Pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan dengan menggunakan metode long line di Perairan Aitaman, Kabupaten Timor Tengah Utara

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Aitaman terletak di Kecamatan Biboki Ainleu Kabupaten Timor Tengah Utara dan wilayah pesisirnya bisa di manfaatkan untuk budidaya rumput laut. Rumput laut yang dibudidaya masih dalam tahap ujicoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2020. Metode yang digunakan yaitu metode ujicoba langsung di lapagan dengan menggunakan metode long line dan analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian, dan pertumbuhan relatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berat akhir rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi (495,2 gram) berasal dari sacol sulamu dan berat terendah berasal dari tablolong dengan nilai (188,4 gram). Kisaran pertumbuhan mutlak rumput laut Kappaphycus alvarezii degan nilai tertinggi yakni (277,54 gram) dari sacol sulamu sedangkan terendah berasal dari sacol Tablolong dengan nilai (104,34 gram), pertumbuhan harian tertinggi rumput laut Kappaphycus alvarezii (3,57-12,1 gram/hari) dari sacol Sulamu dan terendah (3,72-1,33 gram/ hari) dari sacol Tablolong. Pertumbuhan relatif rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi (2,68%) dari sacol Sulamu dan terendah dari sacol Tablolong dengan nilai (0,69%).

Struktur komunitas mangrove dikelurahan kota ndora kecamatan borong kabupaten manggarai timur

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN GAUDENSIUS SARMAN (16382079). Struktur Komunitas Mangrove di Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur. DONNY M. BESSIE., S.Pi. M.Si dan IMANUEL J. EMOLA, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove atau hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis, yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Kelurahan Kota Ndora memiliki kawasan pesisir yang di tumbuhi hutan mangrove. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove di Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dan metode Purposive sampling, pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Pengamatan dan pengambilan data ekosistem mangrove di lakukan yaitu menggunakan garis transek. Jumlah transek sebanyak 3, masing-masing transek diletakkan 3 plot. Untuk kategori pohon ukuran 10×10 m2, untuk kategori anakan ukran 5×5 m2 dan untuk kategori semia ukuran 1×1 m2. Jarak antar transek adalah 300 meter dan jarak antar plot adalah 10 meter. Data yang di analisis meliputi kerapatan jenis, kerapatan relatif, frekuensi jenis, frekuensi relatif, keanekaragaman, penutupan jenis, penutupan relatif, dan indeks nilai penting. Hasil penelitian menunjukkan komposisi jenis mangrove yang ditemukan di terdiri dari tiga jenis yaitu Avicennia alba, Sonneratia alba dan Rhizophora stylosa. Kerapatan jenis dan relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Avicennia alba dan terendah Rhyzophora stylosa. Kategori semai tertinggi Rhyzophora stylosa dan terendah Sonneratia alba. Frekuensi jenis dan relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Avicennia alba dan terendah Rhyzophora stylosa. Kategori semai tertinggi Rhyzophora stylosa dan terendah Sonneratia alba. Keanekaragaman jenis mangrove tergolong rendah, Rendahnya nilai keanekaragaman disebabkan adanya tekanan lingkungan. Penutupan jenis dan relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Avicennia alba dan terendah Rhyzophora stylosa. Kategori semai tertinggi Rhyzophora stylosa dan terendah adalah Sonneratia alba. Indeks nilai penting tertinggi Avicennia alba dan terendah adalah Rhyzophora stylosa. Bentuk penggunaan ekosistem mangrove oleh masyarakat berupa daerah refresing/wisata , penangkapan ikan dan kerang. Kata kunci: Struktur komunitas, Mangrove, Kerapatan, Keanekaragaman Kelurahan Kota Ndora.

A STUDY ON CODE MIXING FOUND IN POS KUPANG NEWSPAPER

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT The title of this writing was ‘’ study on code mixing found in POS KUPANG newspaper’’. This research aims to know the kinds and dominant kind of code mixing used in pos Kupang newspaper. The data taken from 30 editions of a month, using descriptive qualitative method. The writer used documentary instrument to find out the kinds and dominant one of code mixing. The result of the data analysis shows that POS KUPANG newspaper had six kinds of code mixing and also one dominant kind of code mixing. The findings showed that there are 71 titles out of 113 code-mixing from whole five kinds of code mixing represented; word (jadi hari ini kita lakukan pra event keliling kota Labuan bajo), phrase (saat ini kita memprioritaskan kelompok dengan high risk dimana sasaran 60% dari kecamatan borong), hybrid ( karya anak lembata didunia perfilman telah resmi dilaunching), repetition (kalau ada yang mau belajar kita sharing-sharing aja dari komunitas), idiom ( ini fresh from the oven baru tadi malam ditemukan dua kasus) and clause (Kalau gulunga itu printing. Tapi, tenun is not only tenun as fashion, but is also art. Seni. Sehingga tidak bisa gulungan seperti itu.) However, the most dominant code mixing used in Pos Kupang newspaper indicates by word with the total number of 50 (44,25%), therefore word was dominant Because, the number of word was high than others. Key words: Dominant, code mixing, Pos kupang newspaper.

Analisa usaha perikanan tangkap bagan apung di desa magekapa kecamatan maukaro kabupaten ende

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Vinsensius De Paulo Sapo (1530097) “ Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende. Alfred G.O Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajamen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Artha Wacan Kupang. Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalam pelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh, khusunya usaha penangkapan bagan apung di Desa Magekapa agar dapat berjalan terus. Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha tersebut. Aspek finansial memiliki peran yang strategis dalam membuat keputusan penilaian kinerja sebuah unit usaha. Aspek finansial diperoleh melalui penelusuran jumlah biaya yang digunakan dan penerimaan yang dihasilkan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tersebut. Dengan alasan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende”. Sehingga dapat diketahui apakah perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa dapat menghasilkan keuntungan baik bagi nelayan serta solusi yang tepat sehingga olahan dapat dikembangkan secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisa usaha perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kabupaten Ende. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis revenue cost ratio (R/C). penelitian ini menggunakan metode survei dengan tenik wawancara (daftar pertanyaan) yang dibagikan ke 11 responden dan obsevasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer (data yang di peroleh dari hasil wawancara labgsung) dan data sekunder (data yang di peroleh dari instansi terkait). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai revenue cost ratio ( R/C) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tagkap bagan apung pada musim puncak adalah sebesar 4,353, pada musim sedang sebesar 3,794 dan pada musim peceklik sebesar 1,071. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende dapat dijalankan karena hasilnya menguntungkan. Kata Kunci: Analisa usaha, Bagan apung, Desa Magekapa

ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN EKOSISTEM MANGROVE DI KELURAHAN WATUMBAKA KECAMATAN PANDAWAI KABUPATEN SUMBA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Petrus Ndatang Karay (15380055). Analisis Tingkat Kerusakan Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur dibawah bimbingan Alfred G. O. Kase, S. Pi, M. Si, Ph. D sebagai Pembimbing I sedangkan Rockie R. L. Supit, S. Pi, M. Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Perambahan dan pengalih fungsi kawasan mangrove dibeberapa daerah, termasuk di Kabupaten Sumba Timur khususnya Kecamatan Pandawai sudah sangat marak terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kerusakan mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, mengetahui parameter perairan lingkungan hutan mangrove di kawasaan pesisir Kelurahan Watumbaka, Kabupaten Sumba Timur. penentuan lokasi pengambilan contoh vegetasi mangrove berdasarkan karakteristik hutan mangrove yang rusak dan hutan mangrove masih baik. Stasiun pengamatan ditentukan sebanyak 2 stasiun yaitu stasiun I berada pada hutan mangrove kondisi baik (bagian Timur Kelurahan Watumbaka) dan stasiun II berada pada hutan mangrove kondisi rusak (bagian Barat Kelurahan Watumbaka). Masing-masing stasiun terdapat 3 transek, setiap transek terdapat 5 petak contoh/plot/kuadran. Perhitungan terhadap kerusakan hutan mangrove diperoleh kerapatan mangrove yang terdapat di lokasi peelitian dengan formula yang diajukan oleh Bengen (2001a) serta tingkat kerusakan menurut: Kepmen-LH No. 201 (2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stasiun I kerapatan pohon sebesar 0,186 ind/m2; sedangkan stasiun II kerapatan pohon sebesar 0,09333 ind/m2. Rhizopora mucronata merupakan spesies dengan frekuensi tertinggi baik pada stasiun I yaitu sebesar 0,0067 dan pada stasiun II sebesar 0,0093. Sedangkan spesies E. agalloca merupakan frekuensi terendah yaitu pada stasiun I sebesar 0,0013 dan stasiun II sebesar 0,0013. Penutupan jenis pada stasiun I sebesar 85% sedangkan stasiun II sebesar 59%. Nilai INP memperlihatkan pada stasiun I spesies A. alba dan R. mucronata lebih rendah dibandingkan pada stasiun II. Pada stasiun I tingkat kerapatannya sebesar 1873 pohon/ha dengan penutupannya sebesar 85% atau berada pada kriteria baik; pada stasiun II tingkat kerapatan pohon sebesar 739 pohon/ha atau berada pada kondisi rusak karena jumlah pohon 1000 pohon/ha.Suhu perairan di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai pada saat pasang dan surut relatif stabil yaitu 30,50-32,00C. Salinitas perairan di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai mengalami fluktuasi sangat tinggi pada stasiun I. Sebaran pH dari ke dua stasiun lokasi pengamatan berkisar antara 7,27-7,30.

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL PADA PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA BARAT

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Dibimbing Oleh Pembimbing I Bapak Drs. Robert Alex Serang ,M.Si dan Pembimbing II Ibu Yuningsih Nita Kristiani, SST.,M.Ak dengan diuji oleh Ibu Helda M. Ala, SE.,M.Si dan Ibu Herry A. Manubulu, S.Sos., M.Si. Persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat? 2. Apakah dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan: 1. Mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat 2. Mengetahui pengaruh dana perimbangan terhadap belanja modal pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu: (a) Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah (Menurut Mardiasmo (2002) Pendapatan Asli Daerah merupakan suatu komponen yang sangat menentukan hasil tidaknya kemandirian pemerintah Kabupaten atau Kota dalam rangka otonomi daerah saat ini. Salah satu komponen yang sangat diperhatikan dalam menentukan tigkat kemandirian daerah dalam rangka otonomi daerah adalah sektor Pendapatan Asli Daerah (Samsubar Saleh 2003) (b) Dana Perimbangan adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah (otonomi) untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana perimbangan adalah untuk membantu daerah dalam mendanai kewenangannya, juga bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan pemerintah antara pusat dan daerah serta untuk mengurangi kesenjangan pendanaan pemerintah antara daerah (c) Belanja Modal merupakan pengeluaran anggaran yang dilakukan dalam rangka perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi Menurut Halim (2007 : 101). Populasi dalam penelitian ini adalah mulai dari tahun 2010 sampai tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode dokumentasi, yaitu untuk memperoleh data ataupun informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji kolerasi sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif terhadap belanja modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b = -2,545 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah tidak signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung nilai t-tabel (-2,103 0,170). Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap Belanja Modal. Hal ini ditunjukan dengan nilai b=0,978 bertanda positif. Pengaruh tersebut adalah signifikan ditunjukan dengan nilai t-hitung > nilai t tabel (2,462 > 0,133 (α = 10%).

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI MEDIA KARDUS PADA SISWA SMP NEGERI 8 KUPANG TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI MEDIA KARDUS PADA SISWA SMP NEGERI 8 KUPANG TIMUR Desdiamond P. Umbu Retang1*, David Loba2, Fredik Edison Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Salah satu penyebab kurang lancarnya proses pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di sekolah-sekolah termasuk di dalamnya dalam materi lompat jauh adalah kurang memadainya sarana yang dimiliki sekolah yang diperlukan dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu satu pemikiran yang muncul adalah bahwa perlu adanya sebuah media alternatif untuk mengganti bak lompat yang memang berlum tersedia. Media alternatif yang digunakan juga harus bisa mewakili karakteristik aslinya sebagai media lompatan. Media yang digunakan adalah media kardus, yang sangat muda ditemukan dan aman dipakai. Tujuan penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media kardus. Metode penelitian: Penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Menurut Kemmis dan McTaggart Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari tiga tahap pada satu siklus, apabila dalam tindakan kelas ini ditemukan kekurangan dan tidak terciptanya target yang telah ditentukan, maka ini ditemukan dan tidak tercapainya target yag telah ditentukan, maka diadakan perbaikan pada perencanaan dan pelaksanaan siklus berikutnya. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian siklus I Pada aspek ketrampilan yang tergolong kriteria baik sekali 0 %, baik 20 %, cukup 50 %, kurang 30 % dan kurang sekali 0%. Sementara pada siklus II aspek ketrampilan yang tergolong baik sekali 40%, baik 50 %, cukup 10 %, kurang 0 % dan kurang sekali 0%. Simpulan: Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II. Hasil ketrampilan pada siklus I (70%) siklua II (100)%). Hasil tes evaluasi pada siklus I (75,6) siklus II (89,5). Hasil presentase aktivitas siswa pada siklus I (67,5) siklus II 95%. Katakunci: hasil belajar; lompat jauh; media pembelajaran

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAN( STUDI KASUS PADA SUBSEKTOR SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2020)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sektor Semen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2020)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Sampel dalam penellitian ini adalah laporan keuangan dari 5 perusahaan Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), rasio solvabilitas yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), rasio aktivitas yang diukur dengan Total Asset Turn Over (TATO) dan rasio profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA) , sementara nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukan variable pengaruh rasio likuiditas terhadap nilai perusahaan nilai t hitung < t tabel (528 > 2,063) dengan tingkat signifikan 0,609 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio likuiditas tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio solvabilitas terhadap nilai perusahaan t hitung < t tabel (0,-886 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,396 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio aktivitas terhadap nilai perusahaan nilai t hitung < t tabel (-215 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,834 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio aktivitas tida berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. d. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio profitabilitas terhadap nilai perusahaan t hitung < t tabel (219 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,831 sehingga dapt disimpulkan bahwa variabel rasio profitabilitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN BERMAIN BEREGU PADA SISWA KELAS V SD GMIT BOKONG I KECAMATAN TOIANAS KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKANHASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN BERMAIN BEREGU PADA SISWA KELAS V SD GMIT BOKONG I KECAMATAN TOIANAS KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Manase Tiumlafu1*, David Loba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. Latar belakang Permasalahan dalam penelitian ini adalah1) Penerapan metode yang belum tepat, 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan bola besar khususnya putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas V khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan bola besar menjadi menurun. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing bawah bola voli melalui pendekatan bermain beregu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing bawah bola voli melalui pendekatan bermain beregu berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 20,4% yaitu dari 66,66% (siklus 1) menjadi 87,5% (siklus 2). Simpulan: Peneliti ini adalah menunjukkan bahwa meningkatkan hasilbelajar passing bawah bola voli melalui pendekatan bermain beregu pada siswa kelas VSD GMIT Bokong I Kecamatan Toianas Kabupaten Timor Tengah Selatan termasuk kategori baik.

PENGEMBANGAN HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) BERBASIS FLORA DENGAN CIRI KHAS NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) PADA MATERI DUNIA BOTANI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan ajar merupakan seperangkat alat yang memuat atau mengandung materi yang biasa dijadikan pembelajaran di kelas.Bahan ajar menjadi hal yang perlu diperhatikan karena guru dan peserta didik cenderung sangat bergantung pada bahan ajar. Akan tetapi, bahan ajar yang digunakan guru adalah buku teks sehingga siswa merasa jenuh karena dalam proses pembelajaran lebih cenderung menunggu penjelasan dari guru. Salah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan adalah handout. Handout adalah bahan ajar tertulis yang berisi konsep-konsep penting dari suatu materi pembelajaran. Bahan ajar ini berisi rangkuman konsep-konsep penting dari suatu materi sehingga dapat memudahkan pembaca menguasai,memahami dan mengingat konsep-konsep yang dipelajari. Salah satu bahan ajar dalam bentuk grafis yang dapat dikembangkan adalah handout berbasis flora. Penggunaan Handout flora sebagai bahan ajar mempunyai peranan yang sangat penting,yakni memiliki kemampuan dalam menciptakan minat belajar para siswa serta membantu siswa dalam mempermudah mengingat materi pelajaran yang dipelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Handout berbasis flora ciri khas NTT pada materi dunia botani lumut sebagai bahan ajar yang layak digunakan didalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dariuji ahli materi 75% dengan kualifikasi baik, uji ahli desain 93%, uji ahli media 95%, uji kelompok kecil 100% dan uji kelompok besar 98%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis flora yang dikembangkan sehingga menunjukkan bahwa handout berbasis kflora yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis flora tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis flora ciri khas NTT yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana karakter gambar yang terdapat pada handout di buat dengan desain yang menarik dan gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi sdunia botani lumut (Bryophyta)

ANALISIS kOMPONEN BIOMOTORIK PADA TARIAN IKUN BETA DI SANGGAR BLIRAN SINA WATUBLAPI KABUPATEN SIKKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN BIOMOTORIK PADA TARIAN IKUN BETA DI SANGGAR BLIRAN SINA WATUBLAPI KABUPATEN SIKKA Antonius Viany1*, Andreas J.F. Lumba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Tarian Ikun Beta merupakan bagian dari aktivitas ritmit yang dalam hakikat olahraga gerakannya tidak terlepas dari komponen Biomotorik atau kemampuan gerak. pada Gerak Tarian Ikun Beta mengandung aktifitas gerak olahraga yang selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan dan gerak kompleks yang memerlukan keluasan gerak persedian. Dari gerakan-gerakan tersebut terkandung komponen fisik.komponen fisik tersebut di atas jika maksimalkan dengan baik maka akan menunjang kebugaran jasmani penari. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui Komponen biomotorik tarian Ikun Beta di sanggar BliranSina Watublapi Kabupaten Sikka. Metode penelitian: Metode yang digunakan pada dalam penelitan ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil temuan tentang gerak dasar dalam tarian Ikun Beta yaitu tarian yang digunakan masyarakat Kabupaten Sikka. Simpulan: Tarian Adat Ikun Beta adalah Tarian kebesaran masyarakat yang biasa dibawahkan pada setiap upacara - upacara adat dan juga biasa dibawakan pada acara penjemputan tamu-tamu penting. Kata kunci: Analisis, komponen biomotorik tarian Ikun Beta