2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul tulisan ini adalah “Analisis yuridis Terhadap pembatalan putusan pengadilan tinggi oleh Mahkamah Agung dalam sengketa jual beli ruko” Rumusan masalah yang penulis kaji Bagaimana dasar pertimbangan Hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima dan di kabulkan jual beli ruko? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: Untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima dan mengabulkan gugatan penggugat jual beli ruko.Jenis penelitian ini bersifat Deskritifdan di lihat dari jenisnya,maka penelitan yang di lakukan ini merupakan jenis penelitian hukum Normatif. Yaitu dengan mengkaji putusanMahkamahAgungNomor:,15/PDT.G/2018/PN.JAP,89/PDT/2018/PT.JAP,K/PDT/2020,23/PDT.G/2018/PN JAP/2018/PT.JAP,90/PDT/2018,651K/PDT/2020, Bahan hukum yang di gunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan Hakim serta peraturan perundang-undangan.Dilihat dari topik yang diangkat dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian, yaitu :Variabel Bebas (independent variable) adalah faktor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti yaitu : Sengketa jual beli Ruko. Dan Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu : Pembatalan putusan Pengadilan Tinggi oleh Mahkamah Agung dalam sengketa jual beli ruko Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang jadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaituyangmenjadipertimbangan HakimMenyatakan gugatan penggugat tidak dapat di terima dan di kabulkanjual beli ruko adalah : Tidak di terima karena Gugatan lewat waktu (daluarsa), Gugatan Kurang pihak, Gugatan tidak jelas atau kabur Mengabulkan gugatan penggugatkarena gugatan perbuatan tergugat masuk dan menguasai sertifikat hak milik atas nama Handoyono Tjondro Kusumo, proses jual beli rukotidak terpenuhinya hal yang di persyaratkan minimal uang muka 30% (tiga puluh persen) Kata Kunci : pembatalan putusan pengadilan tinggi oleh Mahkamah Agung dalam sengketa jual beli ruko
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judulskripsipenulisadalah: PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH. Rumusanmasalah yang Penuliskajiadalah: mengapahakimPeninjauanKembalimembatalkanputusanKasasidalamsengketakepemilikantanah? Tujuan yang inginPenuliskajiadalah: alasan hakim PeninjauanKembalimembatalkanputusanKasasidalamsengketakepemilikantanah. Jenismetodepenelitian yang Penulisgunakanadalahjenispenelitiannormatifdansifatpenelitianadalahbersifatdeskriptifyaknipenulisakanmemaparkansecaralengkap, rinci, jelasdansistematishasildalambentukkaryailmiah. Bahanhukum yang digunakanadalahbahanhukum primer yang terdiridariputusan hakim sertaperaturanperundang-undangan, traktat, kaidahdasarataunormasertaperaturandasar. BerdasarkanHasilPenelitian yang penulislakukanmaka yang menjadikesimpulansesuaimasalah yang penuliskajiyaitumengapa hakim peninjauankembalimembatalkanputusanKasasidalamsengketakepemilikantanahkarena: menurutPenggugattanahsengketaterletak di DusunTirowali, DesaTongkonanBasse, KecamatanMassale, kabupatenEnrekang, sedangkanmenurutTergugattanahsengketaterlatak di KampungBege, DesaTongko, KecamatanBaroko, KabupatenEnrekang. Berdasarkanhasilpemeriksaansetempat, diketahuibahwatanahsengketatersebutterletak di DusunTirowali, DesaTongkonanBasse, KecamatanMassale, kabupatenEnrekang.SehinggasesuaidenganketeranganndariPenggugat. Tanah sengketasudahmasukdalamdaftarobjekpajakatasnamaAla bin Duma (Penggugat). Tergugattidakmampumembuktikandalil-dalilnya.KeterangansaksiTergugattidaksesuaidenganapa yang dilihatataudialamilangsungsehinggaterkesansudahdiatur. KeterangansaksiTergugat yang menyatakanbahwaiaseringmelewatitanahsengketadenganmenggunakansepeda motor harusdiabaikankarenaberdasarkanhasilpenelusuransetempattanahsengketatersebutdikelilingiolehkebundanselokansehinggatidakadajalan. Berdasarkankesimpulandalampeniltianinni, makaPenulismemberikanbeberapa saran.Untuk hakim, dalampersidanganseorang hakim harusmampumemberikanputusan yang tepat, memperhatikankepastianhukumdankeadilan. Kata Kunci: Pembatalan Putusan Hakim, Sengketa Tanah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI JudulSkripsiPenulisAdalah: ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA JUAL BELI TANAH.Rumusanmasalah yang penuliskajiadalah :Mengapahakim peninjauankembalimembatalkanputusankasasidalamsengketajualbelitanah?. Tujuan yang inginpenuliskajiadalah :Untukmengetahuhidasarpertimbangan hakim peninjauankembalimembatalkanputusankasasidalamsengketajualbelitanah. JenismetodePenelitian yang penulisgunakanadalahjenispenelitiamNormatifdansifatpenelitianadalahbersifatdeskriptifyaknipenulisakanmemaparkansecaralengkap, rinci, jelasdansistematishasildalambentukkaryailmiahdalamhalinibahanhukum yang di gunakanadalahBahanhukum primer yang terdiridariputusan hakim sertaperaturanperundang-undangan,traktat,kaidahdasarataunormasertaperaturandasar . Berdasarkanhasilpenelitian yang penulislakukanmaka yang menjadikesimpulandimanapenulismenemukanbeberapaalasansesuaidenganpermasalahanpenulisyakni : 1) Adanyabuktibaru (Novum) yang bersifatmenentukan. 2) Adanyakekhilafan hakim judexjurisdalammempertimbangkanalatbukti. Berdasarkankesimpulandalampenelitianinimakapenulismemberikan saran yaitumajelis Hakim dalammemutuskanperkaraperdataperlumemperhatikanjugalatarbelakangdarimasalahtersebutsehinggadalammemeriksasetiapperkara yang di adili agar tidakadakekhilafan hakim baikitu hakim judexfactimaupun hakim judexjuris. Kata Kunci : Pembatalan Putusan, Sengketa JualBeliTanah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Analisis Yuridis Terhadap Putusan Pemidanaan Pencurian Yang Dilakukan Oleh Anak, dengan Rumusan masalah Bagaimana Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Pemidanaan Terhadap Anak Yang Melakukan Pencurian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Pemidanaan Terhadap Anak Yang Melakukan Pencurian.
Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas yaitu pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan terhadap anak yang melakukan pencurian.dan Variabel terikat adalah analisis yuridis terhadap pemidanaan pencurian yang di lakukan oleh anak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktorat mahkama agung kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Bagaimana Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Pemidanaan Terhadap Anak Yang Melakukan Pencurian.dari data Direktori Putusan MA Republik Indonesia.maka kesimpulannya sebagai berikut :
1. Pertimbangan hakim terhadap alat bukti
2. Pertimbangan hakim terhadap unsur tindak pidana
3. Pertimbangan hakim terhadap kualitas perbuatan
4. Hal yang meringankan dan hal yang memberatkan
Saran setelah penulis memaparkan beberapa kesimpulan terhadap skripsi ini, maka penulis memberikan saran sebagai berikut:
1. Saran penulis, masyarakat maupun pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkan pidana penjara karena hakim memiliki kewenangan independensi
2. Saran penulis, masyarakat maupun pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkan pidana penjara, karena kualitas dari perbuatan pidana anak tersebut.
3. Saran penulis, masyarakat maupun pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkan pidana penjara hal ini karena kualitas nilai barang atau objek curian.
4. Saran penulis, masyarakat maupun pemerintah dapat mempelajari bahwa hakim dalam memeriksa perkara tindak pidana pencurian dilakukan anak dijatuhkannya pidana penjara hal ini karena hal memberatkan dan meringankan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah “Analisis Juridis Terhadap Putusan Hakim Dalam
Jasa Pengiriman Barang Melalui Perusahaan Ekspedisi”.
Masalah pemelitian adalah, ”Mengapa Putusan Hakim Dalam Sengketa Jasa
Pengiriman barang Ada Yang Ditolak dan Ada Yang Diterima?”.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pertimbangan Hakim
sehingga ada yang menolak dan yang menerima dalam sengketa jasa pengiriman barang
melalui perusahaan ekspedisi. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian
normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah analisis juridis terhadap putusan
hakim, sedangkan variabel terikatnya adalah pertimbangan hakim sehingga ada yang
diterima dan ada yangditolak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa mengapa putusan hakim dalam sengketa
jasa pengiriman barang ada yang diterima dan ada yang ditolak, adalah
1. Gugatan Penggugat diterima Hakim karena Tergugat telah melanggara kerjasama
dengan tidak membayar biaya pengiriman paket dan Tergugat juga tidak
mengasuransikan barang muatan milikPenggugat.
2. Gugatan Penggugat ditolak oleh Hakim karena Penggugat dalam dalam proses
gugatan perkara tidak berada pada kedudukan hukum dimana gugatan diajukan di
Pengadilan Negeri Surabaya dan bukan Pengadilan Negeri Sidoarjo,
tenggangwaktu pengajuan keberatan telah melewati atau melampaui hari kerja,
dan telah terjadi kesepakatan perjanjian kerjasama jasa pengiriman yang sah
sehingga Tergugat telah melakukan wanprestasi dengan tidak membayar biaya
jasa pengiriman.
Adapun yang menjadi saran penulis sehubungan dengan permasalahan tersebut,
adalah:
1. Pihak pengiriman barang diwajibkan untuk selalu mengasuransikan semua barang
yang akan dikirim untuk mengantisipasi kerusakan atau kehilangan barang
kiriman milikpelanggan.
2. Selalu ada koordinasi antara pihak pengirim dan pemilik barang terkait kendalam
yang dihadapi dalam pengiriman barang agar kedua belah pihak tidak ada yang
dirugikan atausalahkan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Tujuan penelitian: Tujuannya untuk mengetahui pembelajaran senam lantai pada siswa kelas IV sekolah dasar negeri Muke Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang di saat pandemi. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Senam lantai yang seharusnya praktek di lapangan akan tetapi pandemi sehingga proses pembelajaran berjalan dikelas. Pembelajaran senam lantai pada saat ini dilaksanakan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Jadi proses pembelajaran senam lantai di Sekolah Dasar Negeri Muke pada siswa kelas IV dilakukan di kelas dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Simpulan: Kesimpulanya adalah pembelajaran senam lantai yang dilakukan selama masa Pandemi dilakukan dikelas dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KREATIVITAS GURU DALAM MENGATASI KETERBATASAN SARANA TOLAK PELURU SAAT PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES
Komarudin Hesime1*, Magdalena Rambu Pisu Wasak2, Julian J. Leko3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Ada dua masalah umum yang sering dihadapi guru penjasorkes di lingkungan sekolah. Pertama, kurangnya persediaan sarana dan prasarana dan yang kedua, rendahnya kamauan serta keinginan siswa untuk belajar. Keterbatasan sarana bukan menjadi penghambat untuk mencapai tujuan. Justru keterbatasan itu menjadi peluang besar untuk mengembangkan kreativitas seorang guru. Mengingat permasalahan yang dihadapi, guru penjasorkes harus mampu mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada di lapangan. Oleh sebab itu guru penjasorkes dituntut kreatif dalam mengembangkan kreativitasnya untuk mengatasi keterbatasan sarana agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan efektif dan efisien.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan saat proses pembelajaran penjasorkes yang ada di SMP Negeri 6 Kota Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data mengunakan tri-angulasi (gabungan) yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kreativitas guru dalam mengatasi keterbatasan sarana tolak peluru saat proses pembelajaran penjasorkes pada siswa berada pada kategori “cukup kreatif”. Sebab keterbatasan yang dialami saat pembelajaran dapat teratasi dengan mengkombinasikan media pembelajaran standar dan untuk mengatasi kurangnya media standar, dapat dilengkapi dengan media pembelajaran yang dimodifikasi.
Simpulan: Kurangnya sarana menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran. Maka diperlukan kreativitas guru untuk modifikasi sarana pembelajaran, agar berjalan sesuai proses yang direncanakan serta mencapai tujuan yang diinginkan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa dari tahun 2009-2018 PAD provinsi Nusa Tenggara Timur terus meningkat, tetapi peningkatan ini juga disertai dengan peningkatan Total Penerimaan Daerah(TPD), sedangkan nilai BHPBP mengalami naik turun , dan Subangan dan Bantuan (SB) dari tahun 2009-2018 juga mengalami peningkatan setiap tahun Berdasarkan hasil penelitian secara umu dapat dikatakan bahwa kemampuan keuangan daerah provinsi Nusa Tengga Timur masih sangat rendah (belum mandiri)dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah. Untuk mengujudkan kemandirian dalam dalam kemandirian dalam pembiayaan pembangunan maka pemerintah dan perangkat aparat di bawah harus menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) atau dari sumber-sumber lainnya.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Judul penelitian ini adalah “Analisis Kredit dan Tingkat Likuiditas Terhadap Profitabilitas PT. Bank NTT (Studi Pada Kantor Cabang Khusus Bank NTT Kupang)”. Peneltian ini dilakukan dan di tulis oleh Rima Stivani Gracela Sina NIM: 1719162, Fakultas Ekonomi Jururusan Akuntansi Keuangan Universitas Kristen Artha Wacana.
Profitabilitas dalam dunia perbankan merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan selama periode tertentu, keuntungan yang diperoleh sangat berpengaruh terhadap keberlajutan perusahaan tersebut dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang. Return on Asset merupakan rasio yang penting bagi bank untuk mengukur efektivitas bank dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan total aktiva yang dimilikinya. Keuntungan terbesar yang diperoleh bank berasal dari bunga pinjaman yang dihasilkan dari penyaluran kredit kepada para debitur dengan tetap memperhatikan tingkat kesehatan bank, namun dalam menghadapi kondisi ekonomi yang kurang stabil saat pandemi covid-19, banyak debitur bank yang kehilangan mata pencahariannya sehingga sulit mendapatkan tambahan penghasilan agar dapat memenuhi prestasi mereka kepada bank, dalam hal ini pihak bank perlu bertindak hati-hati dalam mengelola keuangannya sehingga tetap mempertahankan tingkat kesehatan bank. Kondisi seperti membuat pihak bank lebih fokus pada keadaan antara mempertahankan kesehatan bank itu sendiri atau memperoleh laba yang maksimal.
Penelitian ini dilakukan di PT.Bank NTT Cabang Khusus Kupang, dalam penelitian ini diuraikan hubungan kausalitas dari tiga variabel yaitu: kredit, tingkat likuiditas sebagai variabel bebas dan profitabilitas sebagai variabel terikat dengan konsep penelitian sebagai berikut:(1).Profitabilitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan selama periode tertentu. Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur profitabilitas adalan Return On Assets (ROA); (2).Kredit yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kredit bermasalah atau reisiko kredit adalah kerugian yang ditimbulkan sehubungan dengan pihak peminjam yang tidak dapat memenuhi kewajiban untuk membayar kembali dana yang dipinjamkan secara penuh pada saat jatuh tempo atau sesudahnya. Kredit bermasalah dihitung dengan rasio Non Performing Loan (NPL). (3).Likuiditas dalam pemelitian ini adalah kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi utang serta kewajiban jangka pendek yang dimiliki. Indicator yang digunakan mengukur tingkat likuiditas adalah Loan to Deposit Ratio (LDR).
Rumusan masalah dan persoalan dalam penelitian ini adalah (1) Seberapa besar pengaruh kredit bermasalah terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang sebelum dan pada saat pandemi covid-19?; (2) Seberapa besar tingkat likuiditas terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang sebelum dan pada saat pandemi covid-19?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredit bermasalah, tingkat likuiditas terhadap profitabilitas sebelum dan pada saat pandemi covid-19, penelitian ini di harapkan mampu memberikan tambahan informasi kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi sebuah referensi untuk penelitian selanjutnya yang lebih mendalam khususnya dalam mengetahui pengaruh kredit bermasalah dan tingkat likuiditas terhadap profitabilitas sebelum dan pada saat pandemi covid-19, bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan sekaligus sebagai bahan informasi tambahan bagi pihak Bank NTT dan nasabah yang berkepentingan.
Penelitian ini merupakan penelitian pengujian pendapat (hipotesis), sampel yang digunakan adalah data laporan tahunan PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang yang menyajikan data perhitungan rasio keuangan secara lengkap sesuai variabel yang akan diteliti yaitu periode pengamatan (tahun 2019 dan 2020). Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji beda paired sample t test. Data yang dikumpulkan diolah kemudian dianalisis dengan alat statistik (SPSSv.25) sebagai berikut: Analisis Pendahuluan meliputi Uji Statistik Deskriptif Variabel, Analisis Lanjutan meliputi Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas dan Uji Autokorelasi), Analisis Regresi Berganda (Uji Simultan /Uji F, Uji Parsial/Uji t dan Koefisien Determinasi) dan kemudian Uji beda paired sample t test.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil Uji Asumsi klasik dinyatakan model regresi pada penelitian ini memenuhi syarat. Selanjutnya analisis model persamaan regresi linear berganda yang diperoleh adalah: Y = 3.484 – 0,868X1 + 0,005X2. Nilai koefisien determinasi berganda (R) positif mendekati angka 1 (satu) sebesar 0,840 mengidikasikan ada hubungan yang kuat antara kredit bermasalah dan tingkat likuiditas dengan profitabilitas dengan nilai Adjusted RSquare (Koefisien determinasi) sebesar 0,796 atau 79,6%, yang menunjukan bahwa 79,6% profitabilitas dapat dijelaskan oleh variabel kredit bermasalah dan tingkat likuiditas, sedangkan sisanya yaitu 20,4% profitabilitas dijelaskan oleh variabel-variabel diluar kedua variable tersebut. Uji hipotesis secara simultan (Uji F) dimana hasil perhitungan didapatkan nilai Fhitung sebesar 6,001 (nilai signifikasi = 0,047). Jadi Fhitung > Ftabel (6,001 > 5,79) atau nilai Sig. < 5% (0,047 < 0,05). Artinya bahwa secara bersama-sama variabel bebas kredit bermasalah dan tingkat likuiditas berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas. Untuk menguji hipotesis secara parsial digunakan Uji t yaitu untuk menguji secara parsiall variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil perhitungan dijelaskan sebagai berikut: (1). Uji t terhadap variabel kredit bermasalah didapatkan thitung berarah negatif sebesar 3,154 dengan nilai Sig. sebesar 0,025. Karena thitung > ttabel(t0,05,5) sebesar (3,154 > 2,570) atau nilai Sig. < 5% (0,025 < 0,05), maka secara parsial variabel kredit bermasalah berpengaruh negatif signifikan terhadap variabel profitabilitas; (2). Uji t terhadap variabel tingkat likuiditas didapatkan thitung sebesar 0,395 dengan nilai Sig. sebesar 0,709. Karena thitung < ttabel (0,395 > 2,570) atau nilai Sig. lebih besar dari 5% (0,014 > 0,05), maka secara parsial variabel tingkat likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel profitabilitas. Selanjutnya berdasarkan hasil uji beda paired sample t test diketahui variabel profitabilitas periode sebelum pandemi covid-19 memiliki rata-rata lebih tinggi dari keadaan pada saat pandemi, hal ini terlihat dari nilai rata-rata (mean) ROA periode atau keadaan sebelum pandemi covid-19 sebesar 14,4200. Sedangkan nilai rata-rata ROA pada saat pandemi covid-19 adalah 11,7775. Sementara standard error rata-rata (mean) ROA sebelum pandemi covid-19 adalah 0,58866 dan rata-rata standard error ROA pada saat pandemi covid-19 sebesar 0,98354. Selain itu nilai sig. (2 tailed) adalah sebesar 0.036 < α (0.05) dan nilai thitung sebesar 3.635 adalah lebih besar dari nilai ttabel alpha (0,05/2 = 0,025) yaitu 3.182, sehingga terdapat perbedaan rata-rata yang siknifikan antara tingkat profitabilitas (ROA) pada periode sebelum pandemi dan pada saat pandemi covid-19.
Berdasarkan hasil penelitian Analisis kredit dan Tingkat Likuiditas Terhadap profitabilitas PT Bank NTT Cabang Khusus Kupang yang dilakukan dengan taraf kepercayaan 95% atau taraf kesalahan 0,05, maka peneliti dapat memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1).Kredit bermasalah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang periode sebelum dan pada saat pandemi covid-19; (2). Tingkat Likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang; (3). Profitabilitas yang diperoleh PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang untuk kedua kondisi waktu (periode sebelum dan pada saat pandemi covid-19) adalah berbeda di mana profitabilitas keadaan sebelum pandemi lebih tinggi dari pada kedaan saat pandemi covid-19.
Beberapa saran yang dapat diajukan berkaitan dengan kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut: Bagi PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang (1). agar harus menjaga kualitas kredit sehingga tidak berada dalam kondisi Non Performing Loan, meskipun tidak dapat menghindari penuhnya risiko kredit pada situasi perekonomian masyarakat yang kurang stabil, tetapi diusahakan agar jumlah kredit yang bermasalah tetap berada dalam batas yang wajar; (2). agar sebaiknya meningkatkan penyaluran kreditnya dengan tetap menjaga kualitas kredit, karena jika banyak dana yang tidak tersalurkan/ menganggur maka bank akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya dalam memperoleh laba dari penciptaan kredit yang diberikan, namun pihak bank juga perlu mengotrol agar tingkat likuiditas terus berada dalam batas standart yang diberikan Bank Indonesia; (3). Mengingat berakhirnya masa pandemi belum dapat diprediksi dengan pasti, maka pihak bank sebaiknya dapat mengelola kebijakan keuanganya dengan baik, dengan menempatkan tingkat likuiditas di posisi ideal serta tetap memperhatikan kualitas kredit yang disalurkan sehingga pihak bank mampu memenuhi kewajiban finansialnya dan sekaligus mampu menghasilkan keuntungan yang maksimal. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan menambah periode pengamatan maupun menambah lebih banyak variabel independen yang turut mempengaruhi profitabilitas di PT Bank NTT Cabang Khusus Kupang seperti rasio CAR, BOPO, NIM dan lainnya.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The research deals with study of flouting maxim of characters in comedy series entitle Kaboax channel episode “Rombengan”. There two problems of this study, (1) what are the types of maxim are flouted by main characters in Kaboax channel episode “Rombengan”? (2) What is the motivation by main characters in Kaboax channel episode “Rombengan” to flout the maxim?. The researcher uses two theories to analyze the data in this research. First, Grice’s theory about cooperative principle and the second one is Leech’s theory about the motivation to flouts the maxim. The researcher uses qualitative research method. The data is in forming utterances used by characters in Kaboax channel episode “Rombengan”. The result of this study, the researcher finds all the types of flouting maxim and two types of the motivation. They are 5 utterances flout the maxim of quantity, 1 utterance that flout the maxim of quality, 1 utterance that flout maxim of relevance, and 1 utterance that flout the maxim of manner. Then, there are 2 motivations that influenced the characters flouted the maxims; they are competitive and conflictive. In this study, characters mostly flout the maxim of quantity.The researcher concludes that in Kaboax channel episode “Rombengan” is found flouting maxim and the motivation in some utterances used by characters. It occurs because the characters do not obey the rules of cooperative principle. When people understand the deep meaning of what speaker say, the conversation can be active and nothing happened.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
The title of this research was “A Descriptive Study on Moral Values Found in Movie “Nim’s Island” The research problems of the study are; what are the types of moral values found in the movie “Nim’s Island”?, and what are the meaning of moral values found in the movie “Nim’s Island”? The aims of study are to analyze; the types of moral values found in the movie “Nim’s Island” and the meaning of moral values found in the movie “Nim’s Island” The method used in this research was qualitative method. The data of this research was taken from the movie “Nim’s Island”. The instrument used in this study was documentary; it was namely the script of the movie. 1) The types of moral values found in the movie were namely; a) Bravery, b) Enthusiasm, c) Kindhearted, d) Honesty, e) Love and Affection, f) Loyalty, g) Sacrificing for Other and h) Self-Confidence. 2) The meaning of this study for example: Honesty; the moral value of honesty can be found in the movie, when Daddy wants to say good night to Nim. The writer hopes this study can add more knowledge to the readers about the moral values found in every movie.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research presents An analysis on figurative speech in seputar warisan adat of Sikka regency . The aim of researchare to describe the type of figurative speech in Seputar Warisan Adat of Sikka regency.The method research used descriptive qualitative method. This is a documentation researchfound out seven types of figurative language namely : 1) Simile like ata meng belarganuroho ,ganutole or another one’s daughterfeelslike delicious as roho and tole fruits. It means It is good to take the girl than the wife of someone because the girl is still single and virgin.2) Metaphor such as wai lemaganuri’i, la’i tubukganurotanla’Itubukganurotan,ianaterietinbenu,Amangkobekrewukamak, It means they will have alot of children.3)Hyperbole such as : Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta .Itmeans they magnify parents like sum and moon.4)Personification such as wolo blolopahouk, Horimetiganuladothat means battle nut refers to man and his family. Sirih refers to woman’s 5) Irony like meguoramitangmanis, juganglauriporapong, tukusesung‘ora wutung, abogarengora uneng . It means the couple that has dark color but they are very impressive ,even difficult procedure but they will take it. 6) allusionsuch as detu sai ganuinan no tiong, deposai ama aungnangbelang, saiganuwunga. It means listen to parents advicewrapit as the treasure7) imagery such as : e’I nele’ a , regang ‘uilolokelang, sayang ‘ui, lolokelang, kelangbetanoranarang.It means the man find his girl as his wife destiny. Thus, it is important for Sikka people to keep their way to talk by showing off the beauty of their mother tongue. Key words: figurative , speech , Seputar Warisan Adat , Sikka regency ABSTRAK Penilitian ini berjudul Analisa ungkapan Perumpamaan dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka . Tujuan penilitian adalah untukmenjelaskan tipe dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif.Ini adalah penlitan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa 1) Gambaran,seperti ata mengbelarganuroho , ganutole.Artinya,sangatlah baik untuk mengambil gadis sebagai istri dari pada istri orang karena dia masih gadis .2)Metafor, seperti wai lema ganu ri’I, la’I tubuk ganu rotan, la’i rubuk ganu rotan, fara tari etn benu, Anang kobek rewuk anak , artinya mereka akan mepunyai banyak anak.3) Hiperbola, seperti Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta mereka sangat memuja oranf tua mereka.4)Personifikasi, seperti : wolo blolopahouk, Horimetiganuladoyang artinya sirinh menunjukan ke keluarga laki laki dan pinag menunjukan kelurga perempua.5)Ironi, seperti megu ora hitang manis, jugo lao ripi rapong, tuku sesung ‘ora wutung, abo garang ora uneng. Artinya, perempuan atau laki – laki berkulit hitam tapi menarik, karena itu walaupun susah prosesnya tapi mereka akan hadapi. 6) Alusi.seperti Deta sai ganu inan no tiong, depo sai ama yatung nang belang, buta meti sai ganu wunga. Artinya ikuti nasehat orang tuamu, bungkuslah itu sebagai harta karun.7)Imaginasi, seperti E’I ne le’a , regang ‘ui lolo kelang, sayang ‘ui , lolo kelang,kelang beta nora narang artinya si pria menemukan wanitanya atau calon istrinya. Kesimpulannya, ungkapan figurative sangat penting bagi orang Sikka agar tetap menjaga cara mereka berbicara dengan menunjukan keindahan dari bahasa daerah mereka. Kata kunci: figuratif , ucapan , seputar warisan adat , kabupaten Sikka
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul: Analisis Yuridis Disparitas Putusan Hakim Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi
Permasalahanya adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: pertimbangan hakim menjatuhkan disparitas putusan dalam tindak pidana aborsi dan variabel terikat yaitu: putusan pemidanaan terhadap pelaku aborsi dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi disebabkan karena: 1). Tuntutan penuntut umum yang berbeda. 2). Kualitas perbuatan pidana dari terdakwa; 3) Independensi hakim, dan 4) Pertimbangan subyektif hakim yang terdiri dari hal yang memberatkan dan meringankan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi ini: Tinjauan Yuridis Terhadap Pembatalan Putusanpengadilan Tinggi Oleh Mahkama Agung Dalam Sengketa Tanah, rumusan masalah dari skripsi ini adalah: Apakah yang menjadi pertimbangan mahkamah agung yang membatalakan putusan pengadilan tinggi dalam sengketa tanah, tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pertimbangan mahkamah agung yang membatalakan putusan pengadilan tinggi dalam sengketa tanah, jenis penelitian ini adalah: .Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: Pengadilan tinggi salah menerapkan hukum Pengadilan tinggi kupang salah dalam mengatakan gugatan pengguat kabur. Saran dalam penelitian ini adalah: Sebagai seorang mediator, BPN tentunya mempunyai peranan yang penting dalam memaksimalkan lembaga mediasi sebagai tempat penyelesaian sengketa tanah Bertindak sebagai seorang mediator atau penegak dalam penyelesaian masala hendanya dapat berperann dengan baikdan tidak memihak salah satu pihak Memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan mediasi dengan baik. Kata Kunci: TINJAUAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI, MAHKAMAH AGUNG.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis yuridis putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penyebotan tanah, dengan rumusan masalah mengapa hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum. Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait
Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana penyerobotan tanah.dan Variabel terikat adalah putusan hakim.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktorat mahkama agung kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya,. Populasi dalam penelitian ini putusan direktorat mahkama agung,.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum.Alasan –Alasan Putusan Pemidanan yaitu Perbuatan terdakwa memenuhi unsur pidana sesuai dakwaan penutut umum.Kualitas perbuatan terdakwa dan Hal-hal yang meringankan dan hal-hal yang memberatkan.Alasan Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum Perbuatan yang didakwakan bukan tindak pidana dan Perbuatan yang didakwakan merupakan perbuatan perdata
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul: Tinjauan yuridis putusan pemidanaan bagi pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama ? Tujuan : untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama, manfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pengrusakan barang secara bersama-sama berdasarkan pada: 1). Hakim mempertimbangkan unsur-unsur tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa 2). Hakim mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa., adapun saran dari penulis: 1). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan motif dari terdakwa. 2). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan dari kualitas terdakwa. Kata kunci : Putusan Pemidanaan, pelaku tindak pidana, pengrusakan barang, secara besama-sama
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Yang Melebihi Gugatan Penggugat.Rumusan Masalah dalam penelitian ini yakni Bagaimana Putusan Mahkamah Agung Terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto, dengan tujuan penelitian yakni untuk mengetahui Putusan Mahkamah Agung Terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian yaitu variabel bebas yakni; Pemutusan hubungan kerja secara sepihak, dan variabel terikat yakni putusan Hakim Pengadilan Hubungan Industrial. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Yang Melebihi Gugatan PenggugatBerdasarkan putusan nomor: 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto. Nomor: Nomor 441 K/Pdt.Sus-PHI/2016 dapat disimpulkan sebagai berikut; 1. Pemberi kerja tidak dapat membuktikan adanya pengunduran diri dari Tenaga Kerja. 2. Pemberi Kerja tidak dapat membuktikan Tenaga Kerja Mangkir dari Pekerjaan. 3. Tidak adanya bukti adanya pemecatan dari Pemberi Kerja terhadap Tenaga Kerja. 4. Adanya bukti kesepakatan antara Pemberi Kerja dan Tenaga Kerja tentang Pesangon sebesar Rp. 13.000.000 (Tiga belas juta rupiah). 5. Pemberhentian Tenaga Kerja Sama dengan Pengunduran Diri.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi mengapadisparitasputusanpemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Rumusan masalah mengapaterjadidisparitasputusanpemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Tujuan penelitian Untukmengetahui sebabterjadinyadisparitaspemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Jenis Penelitian yang di ambil adalah penelitian hukum normatif yaitu Penelitian yang bersifat deskriptif, variabel Penelitiannya adalah variabel bebas yakni untuk mengtahui disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan anak. Sedangkan variabel terikat adalah mengapa terjadi dispaitas putusan hakim terhadap tindak pidana pencabulan anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa yang menjadi dasar diparitas putusan pemidanaan dalam putusan perkara tindak pidana pencabulan anak adalah sebagai berikut: 1. Indenpendensihakim ( Kemandirian Hakim ) 2. Tuntutanjaksapenuntutumum 3. Hakim yang mengadiliperkaraberbeda 4. Kualitasperbuatanterdakwa 5. Hal-hal yangmemberatkandan meringankan Kata Kunci: disparitas , putusan pemidanaan,tindak pidana,pencabulan anak
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul:Deskripsi tentang modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan.permasalahandalampenelitianiniadalah:bagaimana modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan ?tujuandaripenelitianiniadalah:untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan.yang bermanfaatsecara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalahmetodepenelitiannormatif yangdianalisissecaradeskriptifkualitatifsesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. berdasarkan pada hasilanalisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakimdalam menjatuhkan pidana terhadap Kepala Desa dalam modus pemalsuan Ijazah berdasarkan pada: 1. membuat stempel palsu dan menggantikan pas foto. 2. merubah tahun kelahiran pada ijazah. 3. menggunakan ijazah milik orang lain.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi penulis adalah deskripsi tentangmodus operandi pemerkosaan berlanjut terhadap anak. Rumusan masalah di dalampenulisaniniadalah: Apa modus dari pelaku dalam melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahuimodus dari pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak..Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pemerkosaan terhadap anak, sedangkan variabel terikatnya adalah perbedaan putusan hakim dalam tindak pidana pemerkosaan berlanjut pada anak. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian terhadap putusan pengadilan terkait dengan modus operandi dari tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak secara berlanjut, dapat penulis simpulkan bahwa ;modus operandi dari pemerkosaan terhadap anak secara berlanjut adalah : 1) Merayu disertai kekerasan (untuk dapat kesempatan setubuhi korban) diikuti dengan janji untuk bertanggung jawab, agar pemerkosaan berlanjut dapat dilakukan oleh terdakwa. 2) Mengawali dengan merayu dan diikuti melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa korban (anak) melakukan pemerkosaan dengannya dan untuk pemerkosaan tersebut dapat berlanjut. 3) Mengawali dengan merayu dan berpacaran agar awal pemerkosaan dapat dilakukan kemudian berawal dari pacaran, lalu merayu dan janji untuk bertanggung jawab menjadi jalan untuk pemerkosaan berlanjut dilakukan lancer 4) Marayu kemudian melakukan kekerasan (kerena ada perlawanan dari korban) setelah pemerkosaan awal dilakukan diikuti ancaman guna pemerkosaan berlanjut dapat dilaksanakan. 5) Membujuk korban dan janji untuk mengawini/menikahi korban untuk memperoleh kesempatan melakukan pemerkosaan secara berlanjut. Kata Kunci : Modus Operandi, Pemerkosaan Anak, Pertimbangan Hakim, Putusan Pengadilan.