2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pertama pengaruh pengiklanan terhadap volume penjualan Geprek Bensu Kupang, kedua pengaruh kualitas produk terhadap volume penjualan Geprek Bensu Kupang ,dan terakhir pengaruh pengiklanan dan kualitas produk terhadap volume penjualan Geprek Bensu Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh karyawan Geprek Bensu Kupang, dengan sampel sebanyak 21 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa , pertama pengiklanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan Geprek Bensu Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 2,637 dengan nilai signifikan sebesar 0.007 0,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,216. kedua Kualitas Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan Geprek Bensu Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 2,334 dengan tingkat signifikan 0020,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,036. Ketiga pengiklanan dan Kualitas Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan Geprek Bensu Kupang, hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar Dari hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar 3,614 dengan signifikan sebesar 0,009 ( 0,0000,05). Peneliti memilih Rumah makan siap saji dengan Brand terkenal seperti Bensu dibandingkan merek lain adalah karena kuatnya pengiklanan yang dilakukan oleh perusahaan dan merupakan makanan siap saji Ayam Geprek yang sangat terkenal apalagi CEO adalah seorang pablic figur terkenal. Kualitas produk yang dimiliki perusahaan melibatkan keyakinan pelanggan pada suatu produk sehingga timbul rasa percaya diri atas kebenaran tindakan yang diambil. Rasa percaya diri pelanggan atas keputusan pembelian yang diambilnya mempresentasikan sejauh mana pelanggan memiliki keyakinan diri atas keputusannya memilih suatu produk. Faktor yang perlu diperhatian oleh Perusahaan seperti pengiklanan dan kualitas produk agar dapat mempengaruhi konsumen untuk meningkatkan volume penjualan. Faktor pertama yang mempengaruhi volume penjualan adalah pengiklanan. Pengiklanan juga merupakan hal terpenting dalam perusahaan, karena pengiklanan mempromosikan produk dari perusahaan. Selain itu Kualitas Produk merupakan salah satu faktor penentu konsumen dalam memilih produk atau jasa, kualitas produk yang baik akan menciptakan kepuasan pada konsumen.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
STUDI KASUS APLIKASI SISTEM IRIGASI TETES UNTUK TANAMAN KUBIS PADA KEBUN DINAS PERTANIAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA ABSTRAKSI Tanelaph. B. S*) Nainiti. P. P. E. N **) Makaborang. M**) Penelitian dilaksanakan di Kebun Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara Lokasi KM 6 Kefamenanu pada bulan April 2021, Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah studi kasus aplikasi sistem irigasi tetes untuk tanaman kubis pada kebun dinas pertanian kabupaten Timor Tengah Utara. Dan untuk mengetahui rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana aplikasi sistem irigasi tetes untuk tanaman kubis di kebun Dinas Pertanian Kab.TTU, yang dilakukan oleh pegawai dinas pertanian terutama pada aspek produksi dan beban kerja penyiraman. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mengenai aplikasi sistem irigasi tetes. Dan observasi lapangan bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan aspek produksi dan beban kerja penyiraman. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, produksivitas tanaman kubis yang menggunakan sistem irigasi tetes. Dalam rincian wawancara dengan responden tersebut, produktivitas tanaman kubis dari lahan seluas 6.250 m2 adalah sebanyak 25.000 buah kol. Selain itu, beban kerja penyiraman menggunakan sistem irigasi tetes jauh lebih ringan dari pada penyiraman konvensional, baik dari segi waktu maupun tenaga. Kata kunci: Studi Kasus Aplikasi Sistem Irigasi Tetes .
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ESTIMASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI UNTUK TANAMAN PADI MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 (STUDI KASUS PADA DAERAH IRIGASI PERSAWAHAN DI KECAMATAN DEMON PAGONG KABUPATEN FLORES TIMUR) Lakusa T*) Nainiti N.P.P.E.**) Haba Bunga F.J**) Kebutuhan air irigasi secara keseluruhan perlu diketahui karena merupakan salah satu tahap penting yang diperlukan dalam perencanaan dan pengelolaan sistem irigasi. Berdasarkan hal tersebut, maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan air irigasi dengan tujuan mendapatkan nilai kebutuhan air irigasi pada daerah studi dalam hal ini Daerah Irigasi di Kecamatan Demon Pagong Kabupaten Flores Timur. Faktor-faktor untuk menentukan kebutuhan air antara lain penyiapan lahan, penggunaan konsumtif, perkolasi dan rembesan, pergantian lapisan air dan curah hujan efektif. Prhitungan kebutuhan air irigasi dilakukan dengan cara yaitu perhitungan dengan menggunakan Software Copwat Version 8.0 Kebutuhan air tanaman padi di kecamatan Demon Pagong Kabupaten Flores Timur berdasarkan data iklimnya diperoleh Evapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan Agustus yaitu 5,40 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,45 mm/hari. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,71 mm/hari. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan juli dekade ke-3 sebesar 62,4 mm/dec dan terendah pada bulan Juni dekade ke-1 sebesar 26,1 mm/dec.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tafsiran merupakan suatu proses untuk memahami suatu maksud. Proses untuk memahami maksud dari isi Alkitab adalah salah satu unsur penting dalam kehidupan umat Kristen. Penafsiran tidak hanya dilakukan oleh umat Kristen, tetapi juga dilakukan oleh penafsir dari agama lain terhadap Alkitab Kristen. Perbedaan penafsiran sering menimbulkan masalah yang tidak dapat dihindari. Dalam hal ini, penafsiran terhadap teks Alkitab dilakukan oleh seorang mantan biarawati, yakni Irene Handono terhadap teks Roma 5:20. Bagi Handono, semakin banyak manusia melakukan dosa, maka semakin dikasihi oleh Allah, sehingga seolah-olah bahwa kasih karunia yang diberikan oleh Allah dipandang remeh. Persoalannya ialah apakah ayat tersebut memiliki maksud yang sama seperti tafsiran yang dilakukan oleh Handono atau bahkan memiliki makna lain dengan yang ditafsir olehnya. Selain penafsiran yang dilakukan oleh seorang mantan biarawati, yang awalnya memeluk agama Katolik, namun berpindah memeluk agama Islam, maka perlu juga mengetahui tentang pemahaman jemaat. Penulis ingin mencari tahu pendapat jemaat GMIT Imanuel Oepura tentang ayat tersebut. Agar mengetahui maksud dari Roma 5:20, maka penulis mengaitkan ayat tersebut dengan ayat sebelum dan sesudahnya, sehingga yang menjadi ayat tafsiran ialah Roma 5:18-21. Pemahaman yang dimiliki oleh jemaat mengenai Roma5:18-21 tentu saja akan mempengaruhi cara berpikir dan bertindak. Jika Jemaat memahami ayat tersebut seperti yang dipahami oleh Irena, bahwa manusia boleh melakukan dosa karena tentu Allah akan mengasihi manusia, maka sikap hidup Jemaat akan memberontak tehadap Allah dan menganggap remeh kasih karunia Allah. Untuk mencari tahu pendapat jemaat mengenai Roma 5:18-21, maka penulis menggunakan metode tanggapan pembaca. Pembaca yang adalah jemaat dan teks tidak dapat dipisahkan. Makna-makna yang diperoleh dari dalam teks tergantung pada bagaimana jemaat mengembangkan ayat tersebut. Pada bagian in, akan diketahui bagaimana jemaat memperoleh makna dari ayat-ayat yang dibaca. Hasil dari penelitian menunjukkan, bahwa penafsiran yang dilakukan oleh jemaat tidak sama dengan penafsiran yang dilakukan oleh Handono. Menurut jemaat, Adam telah berbuat dosa sehingga keturunannya juga masuk ke dalam dosa yang sama, namun melalui kasih karunia Allah yang dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus telah menyelamatkan semua manusia dari kuasa dosa.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research was conducted under the title “An Analysis of Figurative Language Found in Kidung Jemaat Lyric Songs”. The research problem of this research that solved by the writer stated as follow: (1) what are the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs?, (2) what are the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs”. The aims of the study are to find out, 1) the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs, 2) the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs. The method used in this study is descriptive qualitative method. The writer focus on the song living in faith every day, it is start from pages 356 up to page 418 consists of 64 songs. The writer is only takes 19 of the song by selected the songs and verses. The writer gets the finding of this research, such as: 1) the writer found nine kinds of figurative language as bellow: Anaphora 8 sentences (8.89%), metaphor 6 sentence (6.67%), simile 2 sentence (2.22%), metonymy 23 sentence (25.56%), synecdoche 1 sentence (1.11%), personification 3 sentence (3.33%), irony 2 sentences (2.22%), allegory 14 sentences (15.56%) and symbol sentence (1.11%). The most dominant type of figurative language found in this research is metonymy with 23 sentences (25.56%).The writer concluding that the Kidung Jemaat or songs of the congregation is very beautiful songs to worship God to express our feeling love to honor our Creator which is created effects and imposing to the worshiper in sing the songs.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil ini juga didukung dengan angka koefisien determinasi sebesar 0,280 atau 28%. Angka ini menunjukkan bahwa variabel belanja modal tahun xv anggaran (2020) dapat mempengaruhi variabel belanja pemeliharaan tahun anggaran (2020), sedangkan sisanya sebesar 72% perubahan pada belanja pemeliharaan dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil lain yang ditemukan dalam penelitian ini yang menunjukkan adanya hubungan antara belanja modal dan belanja pemeliharaan adalah angka signifikansi pada uji t di mana diperoleh nilai t hitung sebesar 1.324. Angka ini lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel pada derajat signifikansi (α) sebesar 0,05.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) NAMA : MARIA SELVIANA H.BRIA NIM : 17191635 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) ” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah sudah berjalan efektif dan Pajak Daerah berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan Seberapa besar kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan mengetahui kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Efektivitas adalah tingkat pencapaian ghasil program dengan target yang ditetapkan. secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output efektivitas menunjukan kesuksesan atau dalam pencapaian tujuan sebuah kegiatan/kebijakan dimana ukuran efektivitas merupakan refleksi output. efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil dengan hasilnya yang sesungguhnya dicapai efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Kontribusi adalah suatu yang diberikan bersama-sama dengan pihak lain untuk tujuan biaya atau kerugian tertentu atau bersama. sehingga kontribusi yang dimaksud dapat diartikan sebagai sumbangan yang diberikan pajak daerah terhadap besarnya pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatn asli daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan didalam daerah sendiri. pendapatan daerah tersebut dipungut berdasarkan peraturan daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di indonesia. Populasi penelitian ini adalah data yang digunakan diambil laporan xi realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2014-2020. populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi. Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian Yakni pajak daerah pada efektivitas, kontribusi dan pendapatan daerah Kabupaten Malaka.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa Berdasarkan hasil analisis efektivitas pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka, maka Pada tahun 2016 efektivitasnya sebesar 141% dan Pendapatan Asli Daerahnya sebesar 29,26%,kemudian terjadi penurunan pada tahun 2017 sebesar 106% karena realisainya adalah Rp9.694.332.176,30 meningkat tetapi targetnya turun menjdi Rp9.125.512.690 sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,79% . Selanjutnya pada tahun 2018 terjadi penurunan sebesar 79% dibandingkan dengan tahun 2017, karena angka realisasinya adalah Rp7.841.376.585 tetapi angka targetnya adalah Rp9.917.676.276 meningkat sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya menurun sebesar 41,05%, kemudian ada peningkatan pada tahun 2019 sebesar 108% karena angka realisasinya adalah Rp11.482.100.547 meningkat tetapi angga targetnya adalah Rp10.590.932.798 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 49,19% ,dan akhirnya pada tahun 2020 meningkat sebesar 109% dibandingkan dengan tahun lalu, karena angka realisasi adalah Rp7.821.348.711,54 dan target adalah Rp7.161.050.000 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,53% . Kata kunci: pajak daerah, pendapatan asli daerah, efektivitas, kontribusi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai bagian keuangan yang
melakukan kompilasi atas laporan keuangan pada level PEMDA pada Badan
Keuangan Daerah Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua
pegawai bagian keuangan dengan kisaran umur 20-50 tahun. Data yang dihasilkan
berupa dokumen hasil kuesioner. Sesuai dengan indikator yang diteliti
bersasarkan teori yaitu Meningkatnya disiplin, prestasi dan pencapaian sasaran
pelaksanaan tugas, Berkurangnya penyalahgunaan wewenang dan Berkurangnya
kebocoran, pemborosan dan pungutan liar, maka hasil analisis menunjukkan
bahwa t hitung > t table (2,060 > 1,993) dimana Ho di tolak dan Ha di terima.
Artinya, pengawasan keuangan daerah terdapat pengaruh positif dan signifikan
terhadap nilai informasi pelaporan keuangan. Sesuai dengan indikator yang diteliti
bersasarkan teori yaitu Lingkungan Pengendalian Tindakan, Penilaian Risiko,
Kegiatan Pengendalian, Informasi dan komunikasi dan Pemantauan diperoleh
hasil tthitung sebesar 2,837 dan ttabel sebesar 1,993. Dengan demikian t hitung > ttable
(2,837 > 1,993) Ha diterima dan Ho ditolak. Maka sistim pengendalian intern
berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan.
Sesuai dengan indikator yang diteliti bersasarkan teori yaitu Pendidikan, Pelatihan
dan Pengalaman maka output yang dihasilkan adalah t hitung < t table (1,378 <
1,993) dimana Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian kualitas sumber
daya manusia berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai informasi
pelaporan keuangan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DALAM PELAPORAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN DI KECAMATAN MALAKA”
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilik usaha mikri, kecil dan menengah dalam pelaporan kewajiban perpajakan di Kecamatan Malaka. Serta yang menjadi persoalan dalan penelitian ini adalah: (1). Apakah Kesadaran wajib Pajak berpengaruh terhadap pemilik usaha Mikro, Kecil dan Menengah dalam untuk Melaporkan Pajak?, Dan (2). Apakah Pemahaman Wajib Pajak berpengaruh terhadap pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk Melaporkan Pajak?
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak dan pemahaman Wajib Pajak, terhadap Pelaporan Perpajakan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang responden yang merupakan pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di wilayah Kecamatan Malaka.
Hasil dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang diproses dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel dalam penelitian ini adalah convenience sampling.Uji Descriptif Statistics data.Untuk uji hipotesis dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji F, dan uji t.
Hasil data penelitian ini menunjukan bahwa semua variabel berpengaruh secara signifikan seperti kesadaran wajib pajak dan pemahaman Wajib Pajak berpengaruh terhadap Pelaporan Perpajakan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan nilai signifikansi masing – masing sebesar 0,010, 0,000. Akan tetapi dilakukan pengujian secara bersama – sama, semua variabel berpengaruh secara signifikansi dan nilai segnifikansi sebesar0,000.
Katakunci: kesadaran wajib pajak, pemahaman Wajib dan pelaporan perpajakan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Untuk menilai kerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dapat dilakukan dengan menganalisa laporan keuangan yang telah dibuat. Tidak hanya sebagian bahan evaluasi saja, tapi karena tidak semua pengguna laporan keuangan memahami akuntansi dengan baik. Maka analisis laporan keuangan juga digunakan untuk membantu memahami dan menginterpresentasikan laporan keuangan pemerintah daerah tersebut. (Syamsudin, 2007:39). xvii Anggaran belanja adalah rencana perkiraan yang meliputi pendapat dan pengeluaran. Jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran disebut surplus, sebaliknya jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan disebut defisit”.( Akbar Kaelola 2009:23) sedangkan Laporan Realisasi Anggaran adalah laporan yang menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelolah oleh pemerintah pusat/daerah dalam satu periode pelaporan”.( Dodi Nordiawan 2010:122)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Analisis pengaruh kebijakan Hutang terhadap Kinerja Keuangan.tujuan dari penelitin ini adalah, Untuk mengetahui pengaruh kebijakan Hutang terhadap Kinerja keuangan. Dengan menggunakan 10 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan pada rentang tahun 2016-2018.kebijakan Hutang di proksikan dengan Debt To Asset Ratio. Sementara kinerja keuangan diproksikan dengan Return On Equity ( ROE ). Kebijakan Hutang merupakan salah satu kebijakan pendanaan dalam perusahaan yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan, Sedangkan Hutang merupakan sesuatu yang dipinjam, Baik berupa uang maupun Benda. Seseorang ataupun badan usaha yang meminjam disebut debitur. Entitas yang memberikan Hutang disebut Kreditur, hutang di bagi menjadi dua bagian yaitu Hutang jangka pendek dan Hutang jangka panjang.hutang jangka pendek adalah, Hutang yang dikembalikan dalam kurun waktu satu tahun pelunasannya biasanya dilakukan dengan menggunakan aktiva atau aset perusahaan yang sebelumnya telah di perhitungkan. Hutang jangka panjang merupakan, Hutang yang pelunsannya lebih dari satu tahun atau lebih. Kinerja keuangan merupakan, Gambaran kondisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu menyangkut aspek penghimpunan dana maupun penyaluran dana. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan data Sekunder. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minumanyang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT This research is about “A NATURAL SEMANTIC METALANGUAGE ANALYSIS ON VERB TO TAKE IN AMANUBAN DIALECT OF UAB METO". The problems of this study are what are the kinds of ‘verb to take’ in Uab Meto of Amanuban dialect and how does the ‘verb to take’ are using in Uab Meto of Amanuban dialect. The aims of this research are to find out the kinds of ‘verb to take’ in Uab Meto of Amanuban dialect and how the ‘verb to take’ are using in Uab Meto of amanuban dialect. Descriptive qualitative method is used in doing this research. The writer applies the Natural Semantic Metalanguage (NSM) approach of Goddard’s (2002) theory to find out the results with picture through interview. The ‘verb to take’ in Uab Meto has same meaning but different action. Based on the data analysis it was found that in Uab Meto of Amanuban dialect, the ‘verb to take’ can be expressed in fourteen lexicon, namely naiti, ntet, nabak, nloti, nseki, nhel, nau, nbok, naheun, nkui, nseu, nhetu, nbuti, nlefi. The semantic structure based on the argument show; if someone ‘take’ then the component can be mapped to ‘X do something to Y’ and because of this ‘Y move to X’ at the same time, X wants this , X do something like this.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstrak IMANUEL MESAKH TAEK (14380042), Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr; Donny M. Bessie., S.Pi., M.Si., sebagai pembimbing I, Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa daerah penangkapan ikan berdasarkan tempat (spasial) dan waktu (temporal) penangkapan ikan melalui informasi kondisi faktor oseanografi perairan mengunakan alat tangkap mini purse seine di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020 bertempat di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi kegiatan penangkapan ikan pelagis kecil, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur tentang informasi kondisi spasial dan temporal berdasarkan kondisi faktor oseanografi perairan. Observasi lapangan yang dilakukan selama mengikuti operasi penangkapan ikan meliputi posisi dan waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan ikan. Sebaran data spasial dan temporal perairan Teluk Kupang berdasarkan titik koordinat pengambilan sampel yaitu jenis ikan hasil tangkapan yang diperoleh terdiri dari jenis ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.). Kata Kunci : Spasial, Temporal, ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.), mini purse seine, Teluk Kupang
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN Vinsensius De Paulo Sapo (1530097) “ Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende. Alfred G.O Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajamen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Artha Wacan Kupang. Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalam pelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh, khusunya usaha penangkapan bagan apung di Desa Magekapa agar dapat berjalan terus. Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha tersebut. Aspek finansial memiliki peran yang strategis dalam membuat keputusan penilaian kinerja sebuah unit usaha. Aspek finansial diperoleh melalui penelusuran jumlah biaya yang digunakan dan penerimaan yang dihasilkan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tersebut. Dengan alasan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende”. Sehingga dapat diketahui apakah perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa dapat menghasilkan keuntungan baik bagi nelayan serta solusi yang tepat sehingga olahan dapat dikembangkan secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisa usaha perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kabupaten Ende. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis revenue cost ratio (R/C). penelitian ini menggunakan metode survei dengan tenik wawancara (daftar pertanyaan) yang dibagikan ke 11 responden dan obsevasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer (data yang di peroleh dari hasil wawancara labgsung) dan data sekunder (data yang di peroleh dari instansi terkait). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai revenue cost ratio ( R/C) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tagkap bagan apung pada musim puncak adalah sebesar 4,353, pada musim sedang sebesar 3,794 dan pada musim peceklik sebesar 1,071. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende dapat dijalankan karena hasilnya menguntungkan. Kata Kunci: Analisa usaha, Bagan apung, Desa Magekapa
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK “ EVALUASI KINERJA P3A DAERAH IRIGASI NUNBAUN DI DESA FATUMETAN KECAMATAN AMFOANG SELATAN , KABUPATEN KUPANG ’’ Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Sapay N. Aldi*) Lano. M L.**) Nainiti N. P. P. E **) Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kinerja P3A Nunbaun di Desa Fatumetan Daerah Irigasi Nunbaun, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dekriptif untuk memberikan gambaran tentang pengelolaan dan kondisi fisik jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Nunbaun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja P3A sudah berjalan dengan baik. Sedangkan kegiatan operasi dan pemeliharaan saluran irigasi pada daerah irigasi Nunbaun yang telah dilakukan oleh P3A belum berjalan dengan baik yang dipengaruhi karena kurangnya kerjasama antara petani, Sehingga masih ditemukan sampah pada pintu saluran utama dan masih ditemukan juga rumput yang tumbuh pada saluran. Kerusakan fisik berupa kebocoran, salauran yang retak dan pecah pada bagian dinding saluran Pemeliharaan secara rutin jarang dilaksanakan baik oleh petani maupun petugas P3A. Kata kunci: kinerja, operasi dan pemeliharaan Saluran Irigasi Nunbaun *) = peneliti **) = Pembimbing 1 ***) = Pembimbing 2
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
STUDI OPTIMASI JENIS TANAMAN PADA MUSIM TANAM II JARINGAN IRIGASI DI DESA OELOLOT KECAMATAN ROTE BARAT KABUPATEN ROTE NDAO ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pandie .J.J*) Nainiti, N.P.P.E.**) Lano . L.M.**) Tujuan Untuk mengetahui bagaimana pola tanam yang optimum pada daerah irigasi di Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao Dari hasi penelitian dapat di simpulkan bahwa manfaat dari air Irigasi Oelolot untuk pertanian sangatlah menguntungkan karena para petani dapat melakukan 2 kali musim tanam dengan musim tanam pertama di mulai dari bulan Desember – Februari pada bulan – bulan ini persediaan air meningkat, sedangkan pada musim tanam dua yakni bulan April – Juni dimana ketersediaan air semakin berkurang. Rancangan penelitian ini menggunakan Model matematika dalam program linier dengan Persamaan fungsi tujuan yang ingin dicapai dengan rumus Musim Tanam I : Z = C1,X1a. Musim Tanam II : Z = C2,X2a dengan membatasi kegunaan utama sebagai fungsi kendala pada kebutuhan air tiap luas lahan tanaman Padi. Hasil penelitian menunjukan pada musim tanam II terhitung bulan April hingga bulan Juni, luas area tanaman jagung sebesar 3,2 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar(Rp. 5,885,000 )dan holtikultural dengan luas arel tanam 2,14 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp2,395,000). Untuk fungsi kendala pada musim tanam I dan musim tanam II luas areal tanaman padi sebesar 8,34 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar(Rp. 12.680.000) Volume air yang diserap untuk musim tanam II adalah 1,75M3/Detik dari total volume air yang berjumlah 10,00 M3/detik. Kata Kunci: Pemanfaatan Air Irigasi, Optimasi, jenis tanaman Keterangn: * Peneliti ** Pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI IDENTIFIKASI DAN PENGKAJIAN EFEKTIFITAS MESIN POMPA AIR UNTUK IRIGASI PADI SAWAH DI BPTP NAIBONAT KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Iskandar. M*) Nainiti. P. P. E.N **) Lano L. M **) Penelitian dilaksanakan di BPTP Naibonat Kupang Nusa Tenggara Timur pada bulan April 2021, Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana para petani di BPTP Naibonat menggunakan pompa air untuk irigasi padi sawah.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mengenai efektifitas penggunaan mesin pompa air untuk irigasi padi di BPTP Naibonat. Dan observasi lapangan bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan data debit mesin pompa air pada air embung di BPTP Naibonat, dan luas lahan irigasi dari instansi terkait. Hasil penelitian Bagaimana Para Petani di BPTP Naibonat Menggunakan Pompa Air Untuk Irigasi Padi Sawah di lakukan pengukuran dengan tiga kali pengulangan dengan 4 unit mesin pompa. Penggunaan mesin pompa air pada lahan sawah di BPTP Naibonat berdasarkan hasil penelitian, ada 4 unit pompa air yang terdiri dari 3 unit dengan type dan kemampuan pompa yang sama, yaitu Type NS-100 dengan Debit pompa 20 liter/detik dan dari ketiga unit pompa tersebut, 1 unit mengairi lahan seluas 4 hektar selama 10-12 jam/hari/minggu . Dan 1 unit pompa lainnya adalah type NS-80 dengan debit pompa sebesar 15 liter/detik. 1 unit pompa tersebut mengairi lahan seluas 3 hektar selama 13-15 jam/hari/minggu. Kata kunci: Identifikasi dan Pengkajian Mesin Pompa Air Padi Sawah. *) Peneliti **) Pembimbing I **) Pembimbing II
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
STUDI PENGELOLAAN KINERJA IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI PUMANG DESA. TANGLAPUI, KECAMATAN ALOR TIMUR, KABUPATEN, ALOR. ABSTRAKS Lupuikoni S.,* Lano M. L.,** Haba Bunga F. J.,*** Suatu Penelitian tentang Pengelolaan Kinerja Irigasi pada Daera Irigasi Pumang telah di laksanakan sejak awal Mei 2021 hingga awal Juni 2021 di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. penelitian ini Merupakan penelitian survei dengan objek adalah sarana Irigasi dan P3A yang ad di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Metode yang di gunakan adalah deskritif kuantitatif dengan menguraikan nilai nilai berdasarkan standar Irigasi oleh Dinas Pekerjaan Umum, hasil penelitian menunjukan bahwa daerah Irigasi Pumang di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, menujukan bahwa sarana yang ada kurang terawat bahkan tida ada air yang mengalir meskipun demikian fasilitas yang mendukung seperti Pintu Sadap dan Kantong Lumpur masih lengkap walau ad yang sudah rusak dan tida berfungsi lagi. Irigasi pumang di bangun bersamaan dengan bendung Pumang di manfaatkan untuk mengairi 92 hektar lahan Pertanian di Desa Tanglapui. Saran, perlu di lakukan rehabilitas saluran-saluran yang rusak dan memperlancar pelaksanaan kinerja P3A yang ad di Desa Tanglapui. Kata Kunci : Studi pengelolaan Kinerja Irigasi Pada Daera Irigasi Pumang Keterangan : * ) Peneliti **) Pembimbing I ***) pembimbing II
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS EROSI TANAH DI DESA NAUNU KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG
ABSTRAKSI
Ado. O. L *) Nainiti. N. P. P. E. **) Lano. L. M**)
Penelitian dilaksanakan di lahan milik petani warga desa Naunu kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang lokasi KM.45 Camplong pada bulan April 2021. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis erosi tanah yang terjadi di desa Naunu kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menyelidiki keadaan, kondisi, atau hal-hal lain yang hasilnya di paparkan dalam bentuk laporan penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan ke lingkungan karena penelitian ini mendeskripsikan keterkaitan antara aktivitas manusia dengan erosi yang terjadi di desa Naunu. Berdasarkan hasil observasi pada lahan petani di desa Naunu kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang ada beberapa erosi yang terjadi berdasarkan jenisnya yaitu, erosi percikan, erosi kulit, erosi alur. Sedangkan tingkat bahaya erosi di ukur dan di pengaruhi oleh persentasi fraksi tanah dan klasifikasi kemiringan lereng dari, fraksi persentasi tanah yang ada fraksi tanah yang lebih di dominasi oleh tanah debu berpotensi besar terjadi erosi dan dengan tingkat bahaya erosi yang besar pula. Sebaliknya, lahan yang mempunyai tingkat kemiringan lereng rendah (datar) mempunyai resiko bahaya erosi yang rendah.
Kata kunci: Jenis-jenis erosi tanah.
*) Peneliti
**) Pembimbing I
**) Pembimbing II
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEKANISME TATA KELOLA TERHADAP KEMUNGKINAN KEBANGKRUTAN SERTA MANAJEMEN LABA (Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia ) NAMA : ADRIANA ROSMIATI BRIS NIM : 17191411 PROGDI : AKUNTANSI KEUANGAN FAKULTAS ; EKONOMI ABSTRAKSI Tata kelola perusahaan adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan dan institusi yang mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Secara prinsip, tata kelola perusahaan dalam arti sempit meliputi dua aspek, yaitu aspek struktur tata kelola perusahaan atau struktur dewan dimana titik fokusnya adalah bentuk dan aspek proses tata kelola perusahaan atau mekanisme tata kelola perusahaan dimana titik fokusnya adalah cara bekerja. Mekanisme tata kelola perusahaan dapat diproksikan dengan komposisi dewan komisaris, dewan direksi, dan komite audit (Kusumawardhani, 2012).x Kemungkinan kebangkrutan merupakan tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum terjadinya kebangkrutan ataupun likuidasi. Apabila hal ini tidak segera diselesaikan akan berdampak besar pada perusahaanperusahaan seperti hilangnya kepercayaan dari shareholder, dan bahkan perusahaan akan mengalami kebangkrutan. Kemungkina kebangkrutan terjadi karena perusahaan tidak mampu mengelola dan menjaga kestabilan kinerja keuangan sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian operasional dan kerugian bersih untuk tahun yang berjalan. Lebih lanjut, dari kerugian yang terjadi akan mengakibatkan defisiensi modal dikarenakan penurunan nilai saldo laba yang terpakai untuk melakukan pembayaran dividen, sehingga total ekuitas secara keseluruhanpun akan mengalami defisiensi. Apabila perusahaan tidak mampu keluar dari kondisi tersebut, maka perusahaan tersebut akan mengalami kepailitan. Manajemen laba merupakan tindakan manajer untuk mempermainkan angkaangka dan mengatur metode pencataan sesuai dengan kepentingan pribadi. Kebebasan untuk memilih metode pencatatan menjadikan manajer cenderung melakukan tindakan manajemen laba selama masih sesuai dengan prinsip yang berlaku umum. Manajemen laba sering menjadi kontroversi antara berbagai pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Indikator yang digunakan untuk mengukur tata kelola perusahaan dalam penelitian ini adalah dewan komisaris,komite audit,ukuran perusahaan dan leverage. Sedangkan kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba sebagai variabel dependen dapat diukur dengan Altman ZScore dan Akrual modal kerja. Penelitian ini mengambil xi sampel pada perusahaan otomotif dan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mengisi kriteria sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 perusahaan, sehingga telah diperoleh 5 sampel yang diteliti. Penelitian ini diuji dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel corporate governance berpengaruh dan tidak berpengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Dewan komisaris memiliki pengaruh positif yang terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Ukuran perusahaan dan leverage memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba.FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEKANISME TATA KELOLA TERHADAP KEMUNGKINAN KEBANGKRUTAN SERTA MANAJEMEN LABA (Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia ) NAMA : ADRIANA ROSMIATI BRIS NIM : 17191411 PROGDI : AKUNTANSI KEUANGAN FAKULTAS ; EKONOMI ABSTRAKSI Tata kelola perusahaan adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan dan institusi yang mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Secara prinsip, tata kelola perusahaan dalam arti sempit meliputi dua aspek, yaitu aspek struktur tata kelola perusahaan atau struktur dewan dimana titik fokusnya adalah bentuk dan aspek proses tata kelola perusahaan atau mekanisme tata kelola perusahaan dimana titik fokusnya adalah cara bekerja. Mekanisme tata kelola perusahaan dapat diproksikan dengan komposisi dewan komisaris, dewan direksi, dan komite audit (Kusumawardhani, 2012).x Kemungkinan kebangkrutan merupakan tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum terjadinya kebangkrutan ataupun likuidasi. Apabila hal ini tidak segera diselesaikan akan berdampak besar pada perusahaanperusahaan seperti hilangnya kepercayaan dari shareholder, dan bahkan perusahaan akan mengalami kebangkrutan. Kemungkina kebangkrutan terjadi karena perusahaan tidak mampu mengelola dan menjaga kestabilan kinerja keuangan sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian operasional dan kerugian bersih untuk tahun yang berjalan. Lebih lanjut, dari kerugian yang terjadi akan mengakibatkan defisiensi modal dikarenakan penurunan nilai saldo laba yang terpakai untuk melakukan pembayaran dividen, sehingga total ekuitas secara keseluruhanpun akan mengalami defisiensi. Apabila perusahaan tidak mampu keluar dari kondisi tersebut, maka perusahaan tersebut akan mengalami kepailitan. Manajemen laba merupakan tindakan manajer untuk mempermainkan angkaangka dan mengatur metode pencataan sesuai dengan kepentingan pribadi. Kebebasan untuk memilih metode pencatatan menjadikan manajer cenderung melakukan tindakan manajemen laba selama masih sesuai dengan prinsip yang berlaku umum. Manajemen laba sering menjadi kontroversi antara berbagai pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Indikator yang digunakan untuk mengukur tata kelola perusahaan dalam penelitian ini adalah dewan komisaris,komite audit,ukuran perusahaan dan leverage. Sedangkan kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba sebagai variabel dependen dapat diukur dengan Altman ZScore dan Akrual modal kerja. Penelitian ini mengambil xi sampel pada perusahaan otomotif dan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mengisi kriteria sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 perusahaan, sehingga telah diperoleh 5 sampel yang diteliti. Penelitian ini diuji dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel corporate governance berpengaruh dan tidak berpengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Dewan komisaris memiliki pengaruh positif yang terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Ukuran perusahaan dan leverage memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba.