· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
Hildegardis Muni1 Josua Bire2 Daniel F. Kamengko3
The study applies CTL for teaching speaking to the seventh grade of junior high school. In this study, the problems the writers try to solve are: How does the teacher apply of seven principles of CTL for teaching speaking? Are there any improvements in the application of Contextual Teaching and Learning for teaching speaking skills? The objects of the study were finding out to the application of CTL for teaching speaking to the seventh year students. To know the improvements in the application of Contextual Teaching Learning for speaking skill seventh year students of SMP N 4 AMARASI BARAT in academic year 2022/2023. The study focused on class VII which consisted of 16 students: 7 boys and 9 girls. The data were obtained through observation and questionnaires. The result of the students’ progress during the teaching and learning process was very good. It was supported by the significant result of the post-test that was bigger (78) than the pre-test (50). Therefore, teachers can use CTL for teaching speaking. Based on result, the application of CTL can be said as an effective way to improve students’ speaking ability, they can be actively involved in the class, they can study together, and the result of study is evaluated by some ways not by the test. Also, the writer expected that this thesis to socialize the CTL to the readers, especially for English teacher.
Key words: CTL, Speaking Skills, Teachers Speaking, Students
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang : Rangkuk alu merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggunakan dua pasang bambu atau tongkat yang di gerak-gerakan hingga kaki pemain lawan terjepit bambu. Bagi masyarakat Manggarai rangkuk alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian.
Tujuan penelitian: Berdasarkan rumusan masalah, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Gerak Tarian Tradisional Rangkuk Alu Pada Sanggar Wela Rana.
Metode penelitian : Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Pendekatan kualitatif naturalistik karena dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa data yang menggambarkan secara rinci, bukan data yang berupa angka-angka.
Hasil dan Pembahasan : Tarian rangkuk alu merupakan tarian tradisional Manggarai. Dalam tarian rangk uk alu ini dapat melatih, kelincahan, ketelitian dan ketepatan dalam mengambil keputusan yang akan dilakukan. Dalam tarian ini penarinya melakukan gerakan seperti melompat-lompat. Pada saat menari penari melakukan gerakan olahraga seperti, menjingkat, melompat, dan menghindar. Gerakan ini dikategorikan dalam gerakan lokomotor.
Simpulan : Tarian Rangkuk Alu ini biasanya menggunakan alat yaitu bambu yang terdiri dari 4-6 bambu yang disusun membentuk pola dan dimainkan dengan cara dihentakan yang menghasilkan ketukan, dimana dalam setiap hentakan tersebut penari melakukan gerakan melompat dan menghindar agar tidak terkena jepitan bambu.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMPETENSI STAF AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN )
Penelitian ini Bertujuan untuk : 1) menguji pengaruh penerapan standar akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan. 2) menguji system pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan. 3) menguji kompetensi staf akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan . Penelitian ini dilakukan pada pemerintahan kabupaten Timor Tengah Selatan.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 60 orang.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS versi 16. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa : 1) standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. 2) sistem pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. 3) kompetensi staf akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.
Kata kunci : Standar Akuntansi Pemerintah, Sistem Pengendalian Internal, Kompetensi Staf Akuntansi,Kualitas Laporan Keuangan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasila Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan, serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah Keterlibatan Pengguna berpengaruh terhadap pelaksanaan keberhasilan pelaksanaan akuntansi pemerintah daerah satuan kerja perangkat daerah timor tengah selatan? 2. Bagaimana Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Keberhasilan Pelaksanan Akuntansi Pemerintah Daerah Satun Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3. Bagaimana Pengaruh Pengalaman Merupakan Suatu Proses Pembelajaran Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? Penelitian ini bertertuju untuk membuktikan: 1.Pengaruh Keterlibatan Pengguna Terhadap 2.pengaruh pendidikan dan peletihan terhadap Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3.Pengaruh Pengendalian Internal Akuntansi Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan. Adapun Konsep Dalam Penelitian yaitu: (a) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi adalah suatu keberhasilan yang mengumpulkan, mencata, mengimpan, dan mengelola data untuk menghasilkan informasin yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu (Sari danWitono, 2014) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi yang baik mampu memenuhi kebutuhan pemakai sistem menyelesaikan pekerjaannya (Primayana, 2014) (b) Keterlibatan Pengguna, adalah keterlibatan dalam proses pengembangan sistem oleh anggota organisasi atau anggota dari kelompok pengguna target (Sugiyono,1997 dalam Indriasari dan Nahartyo 2008) keterlihatan pengguna dalam pengembanganketerliatan pengguna dalam pengembangan Pelaksanaan Akuntansi dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (c) Pendidikan dan Pelatihan, yaitu usaha secara formal untuk tujuan transfer pengetahuan sistem informasi yang disyaratkan yang meliputi konsep-konsep sistem informasi, kemampuan teknis, kemampuan organisasi, dan pengetahuan mengenai produk-produk sistem informasi spesifik.(Sugiyono,1997 dalam Indriasasi dan Nahartyo2008 Sistem Pengendalian Internal adalah kewaajiban pihak manajemen yang penting aspek mendasar dari tanggung jawab penyediaan informasi pihak manajemen adalah untuk memberikan jaminan yang wajar bagi pemegang saham bahwa perusahaan dikendalikan dengan baik. James Hall (2011:180) Populasi dalam penelitian ini adalah 25 pegawai bagian Akuntansi atau penatausahaan keuangan pada Satuan Kerja Perangakat Daerah Dikabupaten Timor Tengah Selatan. dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Kedudukan guru memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Sehingga kompetensi pedagogik guru akan menjamin tingkat keberhasilan guru dalam menjalankan tugas utama yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang memadai.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru PJOK dalam memanfaatkan media google classroom pada masa pandemic covid-19.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri 20 Kota Kupang dilaksanakan secara online dan tatap muka terbatas. Dalam proses pembelajaran, siswa dibagi dalam 2 (dua) kelompok atau shift, sehingga ada siswa yang dapat melakukan pembelajaran di sekolah secara tatap muka terbatas dengan menggunakan protokoler covid-19 dan ada siswa yang melaksanakan pembelajaran di rumah dengan menggunakan media google classroom. Materi dan video pembelajaran tersebut akan diberikan kepada siswa melalui media google classroom untuk dapat dipelajari di rumah. Setelah siswa mempelajari materi dan video tersebut, siswa akan mempraktekkan dan mengirimkan video yang telah dilakukan untuk kami memberikan penilaian dan evaluasi.
Simpulan: Kompetensi pedagogik guru penjasorkes baik, guru penjasorkes memanfaatkan media google classroom sesuai dengan tahapan pembelajaran, baik itu dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RAK
PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI PANTAI WARNA OESAPA
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pengetahuan kewirausahaan, dan motivasih terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Sehingga persoalan dalam penelitianini adalah, pertama apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha pada pedagan kaki lima di pantai warna oesapa, kedua apakah ada pengaruh positif dan signifikan antara motivasi terhadaap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh pedagang kaki lima di pantai warna oesapa, dengan sampel sebanyak 57 responden. dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini dan menyelesaikan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner, dan hasil pengumpulan data di uji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = -2.431X1 + 0. .323 + 0.434X2 + e. Selain itu berdasarkan uji t hipotesis pertama dari variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) di temukan t hitung = 3.057 > t tabel = 2,05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel pengetahuan kewirausahaan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel motivasi (X2) ditemukan t hitung = 3.186 > t tabel =2.05283, maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel motivasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha (Y). Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukan bahwa nilai F-hitung > fF tabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak, jika F hiting < F tabel, maka Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terkait.
Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinan R2 sebesar 0,641 artinya bahwa sebesar 64,1% variabel pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Sedangkan sisanya 35,9% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
Penelitian memilih pedagang kaki lima di pantai warna oesapa karena Pantai Warna Oesapa merupakan salah satu ruang terbuka publik favorit bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Kawasan pantai ini berkembang seiring dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur pedestrian pada sepanjang pesisir pantai warna oesapa. Pembangunan pedestrian merupakan bentuk inisiasi pemerintah kota kupang untuk mendukung program sebagai waterfront city. Selama beberapa tahun digunakan sebagai ruang publik telah menunjukkan dampak perkembangan aktivitas pantai Warna yang lebih variatif dan ramai terutama menjelang sore, malam bahkan mencapai waktu dini hari. Keberadaan jalur pedestrian mulanya dibangun untuk mewadahi aktivitas rekreasi namun seiring perkembangannya telah memicu pertumbuhan sektor informal pedagang kaki lima (PKL) yang mendominasi pada kawasan tersebut.
Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan kewirausahaan, dan motivasi berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa. Berkaitan dengan pengetahuan kewirausahaan pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya perlu mengembangkan inovasi agar makin dijangkau oleh masyarakat. Berkaitan dengan motivasi pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa sebaiknya memperhatiakan perilaku konsumen sehingga dapat menarik opini pelanggan. Dan berkaitan dengan keberhasilan usaha pada pedagang kaki lima di pantai warna oesapa perlu menjaga strategi dan tetap mempertahankan keterjangkauan harga pokok produk agar sesuai dengan kualitas yang ditawarkan, namun tidak mengurangi laba penjualan, sehingga konsumen tertarik dan tetap membeli produk yang ditawarkan.
Kata kunci: Pengetahuan Kewirausahaan, Motivasi, Keberhasilan Usaha
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tarian tradisional merupakan suatu tarian yang lahir, tumbuh dan berkembangan dalam suatu kelompok atau lingkungan masyarkat dari suatu daerah, yang kemudian diwariskan secara turun temurun dari nenek moyong.Tarian Do Daka Do merupakan salah satu tarian yang berasal dari Daerah Alor Nusa Tenggara Timur itu sendiri, dimana tarian itu senidiri merupakan tarian yang berasal dari permainan rakyat Alor, yang menggambarkan kecerian muda- mudi masyarakat Alor pada acara-acara pesta ada.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tentang Tarian Do Daka Do sebagai Nilai Olahraga Di Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tarian do daka merupakan tarian tradisional asli orang Alor yang sudah diwariskan dari sejak dulu kalah dan masih dilestarikan sampai saat ini.
Tarian Da Daka Do diilakukan dengan berbagai macam-macam tahap dan proses pelaksanaan harus mengikutinya. Tarian Do Daka Do juga sebagai nilai olahraga budaya dimana ada dalam pelaksanaan itu biasa dilakukan dengan gerakan melompat-lompat melewati jepitan bambu.
Dalam tarian ini juga membutuhkan kerja sama, percaya diri, konsentrasi dan kebugaran jasmani
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) belum nampaknya krakter siswa di SDK Yasawari Lobus dalam mengikuti Pembelajaran PJOK pada masa Pandemi 2) belum adanya dampak dari kerakter siswa SDK Yaswari Lobus dalam mengikuti Pembelajaran PJOK pada masa Pandemi.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan karakter siswa sekolah dasar dalam mengikuti pembelajaran PJOK pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penlitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil analisis data refleksi pada setiap siklus, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa: Pembelajaran PJOK dapat meningkatkan karakter siswa. Hal ini terlihat pada hasil ketuntasan peningkatan karakter siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75. Pada siklus I siswa memperoleh hasil nilai rata-rata sebesar 56,2 (14) siswa 50% yang dikatakan tidak tuntas. Sehingga dilanjutkan ke siklus II siswa memperoleh nilai rata-rata 78,8 (22) siswa 92% sehingga dikatakan tuntas atau berhasil. Pada pembelajaran PJOK dalam meningkatkan karakter Pada siswa SDK Yaswari Lobus Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dikatakan berhasil pada siklus II.
Simpulan: peneliti ini adalah menunjukkan bahwa terjadi peningkatkan karakter siswa dalam mengikuti pembekajaran PJOK pada masa pandemi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (PSHT) DI DESA POLLO
Eben S. Kabnani*, Ramona M. Mae, Yahya J. Palinata.
Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Persepsi adalah suatu proses yang didahului oleh proses penginderaan, yaitu merupakan proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat indera atau juga disebut proses sensoris. Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela mempertahankan eksistensi (kemandiriannya) dan integritasnya terhadap lingkungan hidup atau alam sekitsrnya untuk mencapai keselarasan hidup guna peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Tujuan penelitian:Adapun tujuan penelitian yang ingin di capai oleh peneliti dalam melaksanakan penelitian ini adalah: untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kehadiran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Pollo.
Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui instrumrn penelitian (kuesioner), serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu: data statistik. Populasi Sampel pada penelitian ini adalah 20% jumlah masyrakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese yaitu 60 orang.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menujukan bahwa persepsi masyarakat terhadap kehadiran PSHT di Desa Pollo Dusun 03/Nekmese dengan populasi 60 orang sebagai responden yang member persepsi dengan menjawab 8 pernyataan dari 4 kategori jawaban yaitu: (SS), (S), (TS) dan (STS). Responden tertinggi pada pernyataan 1 adalah kategori (S) dengan jumlah 35 dan persentasi 58,33%, pernyataan 2 adalah kategori (TS) dengan jumlah 30 dan perentasi 50%, pernyataan 3 adalah kategori (TS) dengan jumlah 30 dan persentasi 50%, pernyataan 4 adalah kategori (TS) dengan jumlah 28 dan persentasi 46,66%, pernyataan 5 adalah kategori (TS) dengan jumlah 35 dan persentasi 58,33%, pernyataan 6 adalah kategori (S) dengan jumlah 32 dan persentasi 53,33%, pernyataan 7 adalah kategori (S) dengan jumlah 30 dan persentasi 50%, pernyataan 8 adalah kategori (S) dengan jumlah 52 dan persentasi 86,66%.
Simpulan: Persepsi masyarakat terhadap kehadiran PSHT, Masyarakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese setuju dengan hadirnya PSHT di Desa Pollo Dusun 03/Nekmese, namun demikian masyarakat sangat mengharapkan kehadiran PSHT agar tidak menimbulkan tindakan criminal, kehadiran PSHT dapat menimbulkan nilai-nilai kehidupan yang baik, memperluas jaringan social, melakukan ajaran beladiri dengan baik, dan masyarakat Desa Pollo Dusun 03/Nekmese bersedia memberi persepsi terhadap kehadiran PSHT.
Katakunci: Persepsi,Masyarakat, Pencak Silat
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi adalah : “Motif, Modus dan Akibat Hukum Tentang Terjadinya Tindak Pidana Memasukan Hewan Dan Tumbuhan Tanpa Sertifikat Kesehatan Dari Negara Asal”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku dan hewan/tumbuhan? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari Negara asal terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif, modus dan akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku, hewan dan tumbuhan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa pernah melakukan hal yang sama (mengantarkan hewan yang berasal dari Malaysia) dan tidak ditangkap, dan faktor ekonomi. Modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa melakukan pemesanan, terdakwa menjemput dan mengantar hewan. Akibat hukum terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku adalah : pelaku di tahan, pelaku dipidana penjara dan membayar denda, pelaku membayar biaya perkara, serta hewan/ tumbuhan disita dan dimusnahkan Saran yang dapat diberikan adalah perlunya peningkatan pengawasan hukum yang dilakukan oleh petugas karantina dan sosialisasi terhadap pentingnya tindakan karantina hewan/ tumbuhan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah Latihan taekwondo di SMPN 4 Loli masi kurang optimal dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada dalam lingkungan latihan taekwondo dan latihan taekwondo di SMPN 4 loli masi cenderung monoton.maka dari itu latihan selalu di lakukan ber ulang ulang
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui latihan taekwondo di SMPN 4 loli.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat pola latihan taekwondo, yakni pola latihan fisik, pola latihan teknik, pola latihan taktik dan pola latihan mental. Agar pola latihan taekwondo mencapai hasil latihan yang maksimal, maka program atau bentuk latihan disusun hendaknya mempertimbangkan kemampuan dasar setiap siswa dan mengembangkan kemampuan seorang siswa yang telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur dalam jangka waktu yang lama, agar dapat meningkatkan kemampuan gerak baik dari segi: latihan fisik, teknik dan taktik yang sudah di ajari oleh pelatih.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan latihan siswa dan patut di pertahankan yaitu bagaimana kedisiplinan dalam mengikuti latihan taekwondo yaitu kedisiplinan waktu, mengikuti arahan pelati, dan benar-benar latihan dengan tulus dalam mengikuti latihan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KAJIAN PERMAINAN TRADISIONAL SIKI DOKA SEBAGAI KEGIATAN REKREASI ANAK DI SD INPRES MBIU KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Yusak Sedeh1* , Lukas M. Boleng2 , Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan tradisional mengandung nilai permainan dan olahraga. Permainan tradisional salah satu permainan yang dimainkan oleh orangorang dulu. Permainan tradisional juga merupakan kegiatan yang bersifat menghibur yang menggunakan alat sederhana dan telah diwariskan dari generasi kegenerasi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian permainan tradisional siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak di SD Inpres Mbiu Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dan guru penjasorkes di SD Inpres Mbiu Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui permainan siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak, anak merasakan suatu kepuasan pada dirinya sendiri serta merasa senang, gembira dan bersemangat yang mengacu pada faktor 1) Nilai integrasi, 2) Nilai social, 3) Nilai kerja sama, 4) Nilai saling menghargai, 5) Nilai keterampilan dan 6) Nilai ketelitian. Simpulan: Demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seseorang, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan tradisional yaitu siki doka menjadi salah satu alternatif aktivitas yang dilakukan anak di sekolah. Katakunci: Permainan Tradisional; Rekreasi Anak
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG
Adrianus Steven Seran1*, Agustinus Jacob Nafie2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Keterampilan tendangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang atlet dalam pertandingan silat, salah satunya yaitu keterampilan tendangan sabit. Keterampilan tendangan sabit sangat penting dimiliki oleh seorang atlet karena atlet yang terampil dalam melakukan tendangan akan membuat prestasi yang memuaskan dalam pertandingannya.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di tempat latihan Perisai Diri Unit Walikota Kupang. Subjek data dalam penelitian ini ialah pelatih dan atlet remaja dengan keseluruhan berjumlah 4 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat kegiatan latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan 12 hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data.
Hasil dan pembahasan: Indikator keterampilan tendangan sabit yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan melakukan tendangan mulai dari rangkaian gerak awalan, gerakan inti hingga akhiran. Hasil penelitian berupa hasil analisis gerak keterampilam tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang tergambar pada setiap gerakan sampel yang terdapat pada lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tendangan sabit atlet remaja yang telah diteliti dan ditinjau oleh peneliti berdasarkan teori dan hasil observasi di lapangan telah efektif, baik dan benar sesuai teknik dasar yang ada.
Simpulan: Berdasarkan pembahasan hasil tinjauan mengenai keterampilan tendangan sabit pada atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan teknik tendangan sabit ada beberapa faktor penentu keberhasilan atlet yakni intensitas latihan dan keseimbangan. Rangkaian gerak dasar teknik tendangan sabit meliputi awalan, gerakan inti dan akhiran. Kematangan dari tiga rangkaian gerakan ini juga berpengaruh pada keberhasilan setiap serangan yang diarahkan ke lawan dalam pertandingan.
Katakunci: Keterampilan; Tendangan Sabit; Atlet Remaja Perisai Diri.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jemaat Kota Kupang berdiri pada tahun 1871. Jemaat Kota Kupang merupakan salah satu
jemaat dalam lingkung Klasis Kota Kupang yang memiliki jemaat dan wilayah pelayanan
yang besar. Saat ini jemaat Kota Kupang memiliki lebih dari 490 presbiter yang membantu
pelayanan Jemaat Kota Kupang. Dari banyaknya presbiter yang dimiliki, beberapa presbiter
Jemaat Kota Kupang tidak menjalankan fungsi pelayanannya dengan baik. Selain itu juga,
mereka yang diharapkan menjadi teladan di tengah-tengah jemaat justru menjadi pemicu
beberapa presoalan berkaitan dengan gaya hidup mereka yang berjudi, suka mabuk-
mabukan dan lalai dalam tugas. Berkaitan dengan persoalan ini, penulis mencoba
menganalisa Injil Lukas 13:6-9 dengan menggunakan tinjauan naratif untuk melihat
implikasi teks ini terhadap kehidupan pelayanan Jemaat Kota Kupang. Hasil dari analisa
penulis menunjukan bahwa sebagai pelayanan yang dikhususkan, kita harus menujukan sikap
hidup yang memberi dampak kepada orang lain. Akan tetapi, para pelayanan Jemaat Kota
Kupang justru seperti pohon ara dalam kebun anggur yang tidak menghasilkan buah yang
dapat dinikmati. Perilaku hidup yang ditunjukan oleh para presbiter tidak mencerminkan
buah-buah roh, terutama buah kasih, sukacita, damai sejahteraan, kesetian, dan penguasaan
diri. Dengan demikian, perlu ada sebuah kode etik yang ditetapkan gereja terkait para
presbiter sebagaimana pendeta. Pengawasan terhadap proses penjaringan presbiter juga
perlu diperketat guna memastikan bahwa presbiter yang terpilih memenuhi kode etik yang
ada.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang : Senam merupakan aktivitas jasmani yang efektif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perekembangan anak.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes senam lantai roll depan pada masa pendemi covid-19 di SD Inpres Lasiana.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif karena sesuai dengan masalah yang telah diungkapkan di atas, atau peristiwa tertentu (Maksum 2008:16).
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan guru penjasorkes, siswa dan orang tua siswa peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran senam lantai roll depan pada masa pandemi kurang efektif karena ada beberapa faktor yaitu: Pembelajaran menggunakan sistem online dan ketersediaanya handpone android dikalangan siswa, kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran penjas, senam lantai roll depan cukup beresiko ketika siswa tidak dituntun langsung oleh guru.
Simpulan: Pembelajaran senam lantai roll depan harus dipraktekan langsung dan dituntun langsung oleh guru penjasorkes
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang” ditulis oleh Wiwi Krisdayanti Taek, NIM 18410293, Pembimbing I Elya E.Sjioen,SE.MM dan Pembimbing II Zet Ena,SE.MM. Penelitian ini dilatar belakangi oleh berhasil tidaknya kemampuan suatu perusahaan dalam mengelolah sumber daya manusia untuk peningkatan prestasi kerja karyawan. Hal tersebut diantaranya adalah pemberian kompensasi dan pengawasan kedisiplinan karyawan oleh perusahaan. Prestasi kerja ini mencerminkan beberapa dimensi seperti halnya, kecakapan, kesungguhan, efektivitas, dan tingkat efisiensi dalam melaksanakan pekerjaan. Motivasi, kepuasan, dan disiplin kerja pegawai (Luviansi dkk., 2012). Rumusan masalah atau persoalan dalam penelitian ini yaitu (1) Apakah kompensasi berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang ?, (2) Apakah disiplin kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang ?. Dari persoalan penelitian tersebut diatas maka penelitian ini bertujuan , (1) Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang. (2) Untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang. Jumlah populasi adalah kesuluruhan karyawan di PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang yang berjumlah 322 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yaitu n = N/1+ N(e)2 , sehingga dari jumlah populasi sebanyak 322 orang diperoleh sampel sebagai responden sebanyak 76 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan menggunakan kuesioner yang bersumber dari hasil pengumpulan kuesioner tentang pernyataan dan pertanyaan yang isi oleh responden. Analisi data Dilakukan dengan dua tahapan yaitu analisi pendahuluan dan analisi lanjutan. Analisis pendahuluan dilakukan dengan menggunakan analisi deskripsi kuantitatif yaitu kriteria tiga kotak three-box method yang dikemukakan oleh Ferdinand (2014:231-232). Sementara itu analisi lanjutan dilakukan dengan Analisi Regresi Linear Berganda, Uji Signifikansi Parsial (Uji t), Uji Siknifikansi Simultan (Uji f) dan Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk variabel XI diperoleh koefisien regresi (b1) sebesar 0,428 artinya jika Kompensasi (X1) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka Prestasi kerja karyawan akan meningkat sebesar 0,428. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara Kompensasi (X1) dengan Prestasi karyawan (Y). Untuk variabel Disiplin Kerja (X2) Koefisien regresi (b2) sebesar 0,522 artinya jika Disiplin Kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka prestasi kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,522. Koefisien bernilai positif dan signifikan artinya terjadi pengaruh antara disiplin kerja (X2) terhadap prestasi kerja karyawan (Y).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Pembelajaran bola voli terlihat biasa-biasanya, hal ini mungkin kurangnya peranan guru dalam memberikan pembelajaran bola voli pada siswa-siswi, setiap tahunnya selalu diadakan pesta rakyat di wilayah Kecamatan Amarasi, cabang olahraga bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan namun belum memberikan hasil yang memuaskan baik dari voli putra maupun putri, hal ini sangat di sayangkan karena siswa/siswi belum memiliki kemampuan yang baik dalam menguasai pembelajaran bola voli. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan guru PJOK dalam pembelajaran bola voli pada siswa SMA Negeri 1 Amarasi Kabupaten Kupang.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode penelitian kualitatif.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat enam peranan guru yang ada dan melekat pada guru PJOK dalam pembelajaran bola voli. Keenam peranan guru ini meliputi: peran guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih dan penilai. Masing-masing peranan guru ini tidak terlepas dari keterlibatan siswa dalam pelaksanaannya baik di kelas maupun di luar kelas
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian di atas maka peneliti mengambil sebuah simpulkan bahwa pembelajaran bola voli yang selama ini terjadi di SMA Negeri 1 Amarasi, secara umum telah berjalan dengan baik dengan adanya peran dari guru dan siswa. Terdapat kendala berupa dua pernanan guru yang sepenuhnya belum dilaksanakan oleh guru PJOK dalam pembelajaran bola voli yakni, pernan guru sebagai pengarah dan pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Kreativitas merupakan komponen penting dalam pembelajaran, tanpa kreativitas siswa hanya akan belajar pada tingkat kognitifnya saja, dan hal ini akan mempersempit pengetahuan siswa dalam belajar mengembangkan kreativitasnya. Guru harus mampu menciptakan kondisi yang nyaman dalam pembelajaran sehingga bakat-bakat kreativitas dalam siswa dapat keluar dan menghasilkan pemahaman yang mudah dimengerti oleh siswa.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kreativitas siswa pada pembelajaran bola basket di masa pandemic covid-19.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: SMP Adiyaksa 2 Kota Kupang merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang mengalami pendamic covid-19 tersebut. Sehingga proses pembelajaran dilakukan secara online. Kegiatan belajar mengajar tetaplah berjalan di masa pandemic covid-19. Proses belajar mengajar bola basket dilaksanakan secara daring melalui media Whatsapp, google classroom dan zoom. Guru akan membuat materi pembelajaran kepada siswa baik itu teori dan praktek dalam bentuk video pembelajaran yang diambil dari youtube. Siswa akan diberikan kesempatan untuk dapat berkreatif dalam melalukan setiap teknik dasar yang diberikan dalam bentuk video yang akan dikirimkan ke group whatsapp kelas.
Simpulan:Proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring melalui media Whatsapp, google classroom dan zoom. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat berkreatif dalam mempraktekkan teknik dasar bola basket baik itu passing (mengoper bola), dribbling (menggiring bola), shooting (menembak bola), pivot dan rebound (memantul)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK, DAN HARGA ANTARA SMARTPHONE SAMSUNG
GALAXY A12 DAN OPPO A54
(STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI PRODI MANAJEMEN ANGKATAN 2018-2022 UKAW)
OLEH
MITHA SEPTIANI TASY
18410015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Perbandingan Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga, Antara Smartphone Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54.
Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang sudah membeli maupun menyukai Smartphone Samsung Galaxy A12 dan Oppo A54 dan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Rao Purba sebanyak seratus responden.
Analisis yang digunakan adalah paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara citra merek Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54, ada perbedaan yang signifikan antara harga Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54 dan terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara kualitas produk Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54.
Kata Kunci : Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam proses pembelajaran, seorang guru harus mempunyai kreativitas yang tinggi merupakan suatu keharusan, terutama bagi guru Penjasorkes agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah agar siswa selalu semangat dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran, dengan demikian maka tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Kreativitas Guru Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Materi Senam Lantai di Masa Pandemic Covid-19.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data meliputi tiga tahapan, yakni reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 20 Kota Kupang yang merupakan lembaga pendidikan, melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring atau online dan offline atau tatp muka terbatas di masa pandemic covid-19. Pelaksanaan pembelajaran senam lantai dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran, baik itu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup atau pendinginan.
Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjasorkes, memiliki kreativitas yang baik merupakan suatu keharusan pada masa pandemic covid-19 baik secara online maupun offline. Kegiatan pembelajaran roll depan dan roll belakang, salah satu kreativitas yang dibuat ialah mengharuskan setiap siswa menaruh kotak kertas pada leher yang dijepit oleh dagu. Tujuannya agar siswa dapat bertanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan tersebut dan gerakan dapat dilakukan dengan tepat