2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
An Analysis on Teacher and Students' Classroom Verbal Interaction (A Study of the Second Grade of Senior High School I Kupang Academic Year 2018/2019)
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
A Descriptive Study on Entailments in Alice's Adventures in Wonderland Novel
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
An Analysis on the Use of Interjection in Kupang Malay
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
A Study on English Oral Proficiency of the Third Semester Students of English Education Study Program at Artha Wacana Christian University in Academic Year 2019/2020
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
An Analysis on Noun Phrases Found in Leti Language
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
An Analysis of Morpho Phonemic in Reduplication in Amanatun Dialect of Uab Meto
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
A Case of Improving Students' Vocabulary Mastery by Using Flying Swatter Game at Second Grade Students' of SMP Niki-Niki in School Year 2018/2019
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
A Descriptive Study on Students' Perception on the Use of Classroom Oral Presentation at English Education Study Program UKAW
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAP HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Pampung I.Y. * ) Koehuan J.E. **) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan judul Analisis Kebutuhan air tanaman menggunakan cropwat 8.0 untuk hasil produksi tanaman Terung di desa Oeltua Kecamatan Taebenu kabupaten Kupang. Cropwat 8.0 adalah decision support system yang dikembangkan oleh Devisi Land and Water Develoment FAO berdasarkan metode Penman – Monteith, untuk merencanakan dan mengatur irigasi. Cropawat 8.0 dikembangkan oleh FAO pada tahun 1990. Input data meliputih data meteorologi, tanah, dan tanaman. Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah, iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual, kebtuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman Terung dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Proses pengoperasiannya dengan menginput data ke dalam panel-panel yang tersedia. Setelah semua data di atas telah diinput, maka didapat hasil analisis kebutuhan air tanaman pada panel terakhir CWR (Crop Water Requirement) dan Schedule (jadwal) untuk mengetahui nilai neraca lengas tanah dan hasil produksi relatif tanaman Terung. Berdasarkan data iklimnya diperoleh Evapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari. Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Januari dekade ke-3 sebesar 42,1 mm/dec dan terendah pada bulan Oktober dekade ke-2 sebesar 18,5 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, terung. Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
MAKARIUS, N. TAEK* NAINITI, N. P. P. E** MAKABORANG M** ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat sehingga tidak mempengaruhi menurunkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Pemberian air irigasi dari hulu sampai hilir memerlukan sarana dan prasarana irigasi yang memadai, berupa; bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi, pertumbuhan tanaman dapat terjamin dengan baik, dan tercukupi air pengairannya (Silahooy, 2010). Untuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama, telah tersedia fasilitas Irigasi berupa sumber air dari sungai Aimalae. Permasalah yang di hadapi di Daerah Irigasi adalah terjadi pemborosan dimana pembagian air tidak merata, ada kelompok petani yang mendapat jatah pembagian air cukup ada pula yang tidak cukupUntuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama. maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul“ Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Pada Musim Tanam (MT I) di Daerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama, Kecamat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ” Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil Efesiensi saluran primer pada daerah irigasi Aimale di Desa Bakus Tulama sebesar 86,862 % artinya kehilangan air di sepanjang saluran ialah 2,575%. Rata-rata Efesiensi saluran sekunder pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulam sebesar 43,360 %, artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 2,308%. Rata-rata Efisiensi saluran tersier pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulama sebesar 41,755%,artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 21,437%. Efesiensi penyaluran air pada Irigasi Aimalae Di Desa Bakus tulama sebesar 1,573 Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Pada Mt I Didaerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu *) penelitian **) pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini tentang Rendemen Destilasi Minyak Kayu Putih (Malaleuca Leucadendron) Dengan Pra perlakuan daun kayu putih yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium prosessing Universitas Kristen Artha Wacana Kupang selama 2 minggu pada tanggal 07 Juni – 21 juni. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik pra perlakuan daun tanaman (malaleuca leucadendron) yang menghasilkan minyak kayu putih dengan rendemen tertinggi. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 3 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan jenis daun utuh,potong dan tumbuk. Variabel yang diamati adalah volume minyak dan berat jenis minyak. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik pra perlakuan daun yang berbeda tertinggi terdapat pada perlakuan C daun tumbuk dengan nilai volume minyak 0,708,berat jenis0.006233.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul : Deskripsi Tentang Penolakan Permohonan Kasasi Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa Tanah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusna pengadilan terhadap sengketa tanah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi dalam sengketa tanah antara lain : 1. Judex Facti telah memberikan pertimbangan yang cukup, di mana Penggugat adalah ahli waris dari pemilik objek sengketa berdasarkan putusan perkara terdahulu yang putusannya telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht vangewisjde). 2. Judex facti tidak salah dalam menerapkan hukum karena objek sengketa merupakan harta bawaan dari penggugat sebelum menikah dengan tergugat. 3. Putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang karena objek sengketa merupakan harta warisan 4. Putusan Judex Facti sudah tepat dan benar, karena Judex Factit telah melaksanakan hukum acara dengan benar dalam memutus perkara ini serta putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang. 5. Judex Facti tidak salah menerapkan hukum dengan alasan karena objek sengketa milik Para Tergugat didapat dari warisan ibu Para Tergugat.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul : “Alasan Pengadilan Menolak Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Hak Tanggungan”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan peradilan terhadap sengketa Pelelangan Jaminan Hak Tanggungan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan, alasan pengadilan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak tanggungan adalah : 1. Penggugat selaku debitur terbuti melakukan wanprestasi 2. Pelaksanan Pelelangan jaminan sesuai ketentuan hukum Untuk itu diharapkan bagi pihak debitur senantiasa agar selalu membayar hutangnya dengan tepat waktu agar tidak menunggak dan menyebabkan kredit macet, dan pada akhirnya sertifikat hak atas tanah yang diikat hak tanggungan tidak akan dilelang eksekusi hak tanggungan dan bagi pihak Kreditur dalam hal ini pihak perbankan harus lebih teliti dan hati-hati dalam melakukan fasilitas kredit pada calon debitur. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh kreditur yang menyebabkan kredit macet.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA KUPANG Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah dari penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, Hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain yang sah (Menurut Nurcholis, 2017). Sedangkan Pendapatan Asli Daerah menurut Undang-Undang No.28 Tahun 2009 yaitu sumber keuangan daerah yang digali dari wilayah daerah yang bersangkutan yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Menurut Halim (2001) Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan semua penerimaan daerah yang berasal dari sumber ekonomi asli daerah yang dikelompokkan menjadi empat jenis pendapatan, yaitu: pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan milik daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah. Penelitian ini dengan Judul : Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Dengan masalah yang diambil dari penelitian ini adalah Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah Seberapa besar Pajak daerah Kota Kupang, Seberapa besar Retribusi Daerah Kota Kupang, Seberapa Besar Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Kota Kupang, Seberapa besar Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Penerimaan Rill PAD Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Efektivitas Kota Kupang, Seberapa besar Rasio Elastisitas Kota Kupang dan Seberapa Besar Tax Ratio Kota Kupang, konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum Pengelolaan Kinerja PAD yang terdiri dari Pertumbuhan Rill PAD, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Elastisitas PAD dan Rasio Pajak Atau Tax Ratio. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 1886 sampai dengan 2019. Dalam hal ini peneliti mengangkat variabel tunggal yaitu Pendapatan Asli Daerah. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2015 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah sebagai mana yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan yaitu Pertumbuhan pajak daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam pemungutan pajak daerah, Pertumbuhan retribusi daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam proses pengelolaan retribusi daerah, Pertumbuhan hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 dikategorikan kurang efektif, hal ini diketahui dari hasil analisis rata-rata sebesar 57,1%, Pertumbuhan lain-lain pendapatan daerah yang sah, daerah Kota Kupangdari tahun 2016-2019 telah sangat efektif hal ini di ketahui dari hasil analisis rata-rata mencapai 148,2%, Pertumbuhan rasio penerimaan Rill PAD Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi, dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahun 2016-2019 sebesar 75,1% sehingga dapat dikategorikan pengelolaan pendapatan penerimaan Rill PAD Kota Kupang baik, Pertumbuhan rasio efektivitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahaun 2016-2019 sebesar 0,62% ini dikategorikan rendah yang menggambarkan kemampuan daerah kurang baik, Pertumbuhan rasio elastisitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan hasil koefisien elastisitas rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 114,7% yang berarti bahwa pertumbuhan PDRB dan PAD mengalami peningkatan dan Pertumbuhan Tax Ratio Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 61,15% ini membuktikan keseluruhan nilai yang dihasilkan semakin membaik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah memberikan dampak yang luas bagi pelaksanaan otonomi daerah. Dengan diberikannya otonomi daerah tersebut setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan secara lebih mandiri. Kemandirian keuangan daerah diharapkan bisa terwujud dengan otonomi daerah karena tentunya pemerintah pusat menyadari bahwa yang paling mengetahui kondisi daerah adalah pemerintah daerah itu sendiri. baik dari segi permasalahan yang ada sampai kesumber-sumber pendapatan yang bisa digali oleh pemerintah daerah tersebut. Komponen pendapatan daerah berdasarkan UU nomor 33 tahun 2004 pasal 10 yang menyatakan bahwa yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah bukan hanya pendapatan asli daerah, namun ada transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana perimbangan. Hasil penelitian sebelumnya yang menguji Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja Modal dilakukakan oleh Susanti dan Pahlevi (2016), ditemukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Namun, hasil yang berbeda ditemukan dalam Penelitian yang dilakukan oleh Nurlis (2016), bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Rincian persoalan dalam penilitian ini adalah apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal di pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggar Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal di Pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan smapel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat dari Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan pemerintah daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder yang bersumber dari dokumen laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan secara masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Modal. Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dengan Uji T. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap variabel Belanja Modal sebesar 73% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R square sebesar 0,730 sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PASAR INPRES NAIKOTEN I Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Analisis Pengaruh Motivasi Persepsi Dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Bekas Di Pasar Inpres Naikoten I “ jenis penelitian ini adalah berjenis deskriptif kuantitatif. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membeli pakaian bekas yakni motivasi dan persepsi konsumen .pakaian bekas dapat berjalan dengan baik apabila di bantu atau didukung oleh motivasi dan persepsi konsumen yang baik agar dapat mencapai kepuasan kerja yang efesien. Kepemimpinan merupakan tulang punggung organisasi karena tampa kepemimpinan yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi, Motivasi konsumrn adalah kekuatan pendorong dalam diri sendiri seseorang yang memaksa untuk melakukan suatu tindakan . Sedangkan Handoko (2001) mengatakan bawah motivasi adalah suatu keadaan dalam pribadi yang mendorong keinginan individu untuk melakukan keinginan tertentu guna mencapai tujuan untuk mencapai sasaran kepuasan terhadap produk yang di milki.Tujuan penelitian untuk penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah untuk mengetahui pegaruh motivasi persepsi pembelian untuk mengetahui sikap konsumen dan keputusan pembelian.penelitian ini merupakan deskripsif kuantitatif.Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah semua masayarakat kota kupang pada pasar inpres naikoten 1 yang berjumlah 100 0rang. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudia data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Motivasi,persepsi dan sikap konsumen tehdap keputusan pembelian pakain bekas dipasar inpres naikoten 1 dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bawah variable motivasi dan keputusan pembelian memiliki nilai signifikan sebesar 0,009, varibel kedua dimana persepsi dan keputusan pemblian memilki nilai signifinkasi sebesar 0,024 dan variable ketiga dimana sikap konsumen dan keputusan pembelian memiliki nilai signifinkasi sebesar 0,000. Penelitian ini menunjukan bawah secara statistic terbukti bawah motivasi memiliki hubungan posetif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres naikoten ,persepsi memilki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian konsumen dipasar inpres naikoten 1 dan statistic terbukti bawah sikap konsumen memilki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres naikoten 1, persepsi memilki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian konsumen di pasar inpres Naikoten 1. Kata kunci : motivasi,persepsi,sikap,konsumen,keputusn pembelian
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TOKOPEDIA Nama : Agustina Rivan Nim : 17413665 Fakultas : Ekonomi Program Studi/Jalur Minat : Manajemen/Pemasaran Kualitas Pelayanan Menurut Kotler(2019) bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat pelayanan yang diharapkan. Menurut Simamora (2013:441) mendifinisikan keragaman produk adalah sebagai seperangkat (keanekaragaman) lini produk dan unsur yang ditawarkan oleh penjual tertentu pada para pembeli. Latar belakang dalam penelitian ini berdasarkan peningkatan akan kebutuhan setiap orang dalam kebutuhan sehari-hari. Saat ini orang sangat mudah mendapatkan akses internet dari berbagai alat seperti smartphone atau komputer. Dalam Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Keragaman Produk terhadap kepuasan konsumen pada Tokopedia Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada tokopedia,sampel dalam penelitian ini 100 responden konsumen pada Tokopedia yang diperoleh dengan menggunakan teknik aksidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuisioner. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini adalah dianalisis dengan menggunakan Deskrif Kualitatif. Analisis Lanjutan mengunakan meliputi Regresi linear berganda,uji t, uji f, uji koefisien determinasi. Permasaan regresi linear berganda Y = 3,787+0,0158(X1)+0,719(X2) + e, Hipotesis pertama (H1) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Kualitas Pelayanan (X1) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,009 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2;100-3-1) = ( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 2,64743>1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia,Hipotesis kedua (H2) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel Keragaman produk (X2) terhadap Kepuasan Konsumen (Y) adalah 0,0000,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) =( 0,025;1,348 )=1,984. Berarti nilai t hitung 1,984 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (Y) pada Tokopedia. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Keragaman Produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (Y) pada Tokopedia.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA MAUBESI KECAMATAN INSANA TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA AGUSTINA BORA 17411678 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022 Penelitian ini berjudul “Analisis Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara”. Skripsi ini ditulis oleh AGUSTINA BORA, NIM 17411678 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Keuangan Daerah, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ( UKAW ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pengelolaan Keuangan Dana Desa Pada Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah dan juga untuk mengetahui kesesuaian antara perencanaan keuangan desa di Desa Maubesi dengan perencanaan keuangan desa menurut Permendagri No. 37 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis data dengan cara mengumpulkan, mereduksi, dan menyajikan data hingga dapat ditarik sebuah kesimpulan. Keabsahan data diperiksa dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil analisis tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil wawancara dengan Kepala Desa Maubesi, Pendamping Desa Maubesi, BPD Desa Maubesi dan salah satu Perangkat Desa Maubesi mengenai perencanaan keuangan desa di Desa Maubesi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan dana desa pada desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 sudah menjalankan siklus keuangan desa dengan baik mulai dari penyusunan rencana anggaran hingga pada siklus pertanggungjawaban anggaran dana desa. sehingga dapat dikategorikan efektif hanya saja pengaruhnya adalah Penundaan terhadap pencairan dana desa pada tahun berikutnya. Kata Kunci : Perancanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Pembangunan nasional merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan tujuan nasional yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Semakin besar tingkat pembangunan suatu negara mengindikasikan negara tersebut semakin maju dan berkembang (Dewi, 2015). Ada beberapa indikator yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional, misalnya pertumbuhan ekonomi, struktur ekonomi, indeks kualitas hidup, urbanisasi dan indeks pembangunan manusia, kesehatan, pendidikan (Parsiyo dan Widya, 2013). Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting untuk menganalisis sebuah pembangunan nasional yang terjadi di suatu negara dan menjadi perhatian terutama pemerintah. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu proses peningkatan produksi barang dan jasa dalam segala aktivitas perekonomian di suatu negara pada periode tertentu. Pada dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatu proses penggunaan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan output, maka proses ini pada gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap faktor produksi yang dimiliki oleh masyarakat. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi diantaranya yaitu pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Diantara ketiga komponen tersebut, pendapatan merupakan indikator yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, maka dari itu pertumbuhan ekonomi memacu pemerintah daerah memaksimalkan pemberdayaan segenap sumber daya potensial yang ada, serta membuka peluang kerja sama masyarakat (sebagai investor dan/atau pekerja) guna menciptakan lapangan pekerjaan baru yang akan mempengaruhi perkembangan kegiatan ekonomi dalam daerah tersebut. Peranan Pendapatan Asli daerah (PAD) di dalam penerimaan Pemerintah Daerah Tingkat I seluruh Indonesia relatif sangat kecil untuk dapat membiayai pembangunan daerah. Sedangkan menurut prinsip otonomi daerah penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah secara bertahap akan semakin dilimpahkan pada daerah. Dengan semakin besarnya kewenangan pemerintah pusat yang diberikan kepada pemerintah daerah maka peranan keuangan pemerintah daerah akan semakin penting karena daerah dituntut untuk dapat lebih aktif lagi dalam memobilisasi dananya sendiri Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini Daerah yang bersangkutan dapat berkembang sesuai dengan kemampuannya sendiri dan tidak tergantung pada pemerintah pusat, dengan mengotimalkan sumber pendapatan daerah yang di hasilkan, dalam hal ini termasuk semua kekayaan yang di kuasai oleh Daerah dengan batas-batas kewenangan yang ada dan selanjutnya di gunakan untuk membiayai semua kebutuhan untuk penyelenggaraan urusan Daerah tersebut baik urusan wajib maupun urusan pilihan, untuk menjalankan kewajibannya dan memenuhi kebutuhan belanja Daerah tersebut. Selain itu dalam wujud komitmennya dalam penerapan otonomi daerah pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi akan mengalokasikan dana-dana yang dapat menambah sumber pendapatan bagi kabupaten/kota yang merupakan hak bagi kabupaten/kota atau yang bersifat bantuan maupun hibah. Fenomena inilah yang menarik untuk di teliti.