Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

None

377 karya publik ditemukan.

2023: 122022: 72021: 3062020: 51

“PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR AIR DAN TOTAL MIKROBA PADA MIE BASAH SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR” (Moringa oleifera L.)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR AIR DAN TOTAL MIKROBA PADA MIE BASAH SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) Ndiy, A. I) * Nge, S. T)** Ballo, A.)** Tepung daun kelor mengandung 14% protein, 40% kalsium, 23% zat besi, dan mendekati seluruh kebutuhan balita akan vitamin A selain itu daun kelor mengandung antioksidan tinggi dan antimikroba hal ini menyebabkan kelor dapat berfungsi sebagai pengawet alami. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh waktu penyimpanan terhadap kadar air dan total mikroba pada mie basah substitusi tepung daun kelor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain rancangan acak lengkap. Variasi waktu penyimpanan yaitu 0 jam, 6 jam, 12 jam, 24 jam, 30 jam dan 36 jam. Kadar air diuji menggunakkan metode oven dan pengujian total mikroba menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Analisis kadar air menggunakan rumus umum uji kadar air dan analisis total mikroba menggunakan rumus perhitungan jumlah koloni. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air mie basah substitusi tepung daun kelor tertinggi pada waktu penyimpanan 36 jam (2,53%). Sedangkan total mikroba mie basah substitusi tepung daun kelor tertinggi pada waktu penyimpanan 36 jam (>300 CFU/g). Berdasarkan data penelitian terdapat pengaruh terhadap kadar air dan total mikroba pada mie basah substitusi tepung daun kelor yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya waktu penyimpanan.

Pengaruh Model Pembelajaran STAD (Student Team Achievement Devision) Berbantauan Alat Peraga Terhadap Hasil Belajar Kognitif SIswa DI SMP Negeri 3 Taebenu Satu Atap Tahun Ajaran 2020/2021

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Stad ( Student Team Achievement Division) Berbantuan Alat Peraga Terhadap hasil belajar kognitif Siswa Di SMP Negeri 3 Satu Atap Taebenu Tahun Ajaran 2020/2021 .Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Stad ( Student TeamAchievement Division) Berbantuan Alat Peraga.jenis Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (quasi eksperiment) dengan desain True Experimental posttest-Only Control Design,. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII yang berjumlah 48 siswa dan sampelnya kelas VIIIA dan VIIIB dimana kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 24 orang dengan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol dengan jumla siswa 24 orang . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes esay. Data dianalisis menggunakan uji-t berbantaun SPSS menunjukan bahwa nilai t hitung 17.051>t tabel 1.678 dan taraf signifikan p= 0,000 lebih kecil dari α 0,05. Artinya bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD ( StudentTeam Achievement division ) berbantuan alat peraga dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional.Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 80,42%, C2 87,03% dan C3 75% dibandingkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan tentang konsep-konsep yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H1 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran pengaruh Stad ( Student Team Achievement Division) Berbantuan Alat Peraga Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kata kunci : Student Team Achievement Division)

Pengaruh metode bermain peran berbantuan media gambar terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri Satap Matawai Iwi Tahun ajaran 2020/2021 di kabupaten Sumba Timur

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya motivasi belajar siswa dalam mengikuti pelajaran. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh metode bermain peran berbantuan media gambar terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 62 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 39 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunkan kuesioner dan teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 16. Hasil penelitian diperoleh nilai t-hitung sebesar 5.757 dengan signifikan 0,000<0,05, maka H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode bermain peran dan Metode ceramah pada mata pelajaran IPA Biologi di SMPN Satap Matawai Iwi Tahun Ajaran 2020/2021 Kabupaten Sumba Timur. Pada kelebihan metode bermain peran adalah sangat menarik bagi siswa dan membangkitkan semangat dan optimis dalam diri siswa serta menumbuhkan gairah kebersamaan dan kesetiakawan sosial yang tinngi. Hal ini terlihat saat proses pembelajaran, siswa terlihat sangat berantusias untuk mengikuti pelajaran, penuh percaya diri dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas skenario yang diberikan secara aktif dan dibantu dengan media gambar sehingga memperoleh motivasi belajar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan metode bermain peran berbantuan media gambar terhadap motivasi belajar siswa.

UJI KETAHANAN LUNTUR TUMBUHAN PEWARNA JATI (Tectona grandis L.F) PADA BENANG KATUN DENGAN MORDAN ALAMI

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk; a) mengetahui pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur benang hasil pewarnaan daun jati muda, b) mengetahui perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benang hasil pewarnaan daun jati muda. Sampel diambil dari Kelurahan Naimata, Jalan Nefo Uki, RT.18, RW.07. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yaitu dilakukan dengan empat kali perlakuan untuk dapat menghasilkan warna yang akan dilihat dalam penelitian dengan menggunakan bahan pewarna alami daun jati muda. Penelitian ini telah dilakukan dari bulan November 2019 hingga Januari 2020 di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tiap-tiap perlakuan yang ditambahkan dengan mordan memberikan pengaruh terhadap warna dan juga ketahanan luntur pada benang yang diwarnai, mordan juga memberikan pengaruh terhadap terjadinya perubahan warna pada benang dan nilai ketahanan luntur. Terdapat perbedaan warna benang yang diwarnai dengan daun jati muda tanpa mordan menghasilkan warna brown, daun jati muda dengan mordan tunjung menghasilkan warna dark brown, daun jati muda dengan mordan jeruk nipis menghasilkan warna warm brown dan yang terakhir daun jati muda dengan mordan air kelapa muda menghasilkan warna chestnut red.

INVENTARISASI WARNA BIRU ALAMI PADA BENANG KATUN TENUN IKAT ASAL NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tenunan tradisional yang dikenal di Nusa Tenggara Timur pada umumnya adalah tenun ikat Penggunaan zat pewarna alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dimulai sejak zaman dahulu terutama untuk pewarnaan kain. Pada tumbuhan penghasil warna biru tidak dapat menghasilkan warna biru yang bervariasi, tumbuhan tersebut hanya menghasilkan satu warna biru, maka akan dilakukan penambahan mordan karena mordan bukan hanya dapat digunakan sebagai penguat warna tetapi juga bisa merubah warna. Penelitian ini bertujuan untuk; a) Untuk mengetahui bahan dan mordan apa saja yang menghasilkan warna biru, b) Untuk dapat mengetahui proses pengolahan untuk menghasilkan berbagai macam warna biru, c) Untuk mengetahui macam-macam warna biru yang dihasilkan. Sampel diambil dijalan Timor Raya, Desa Noelbakai, Kecamatan Kupang Tengah, sampel yang diambil yaitu daun tarum dan mordan jeruk nipis, jahe, air kelapa, kapur, tawas, gula merah, cuka, diperoleh dari pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik dokumentasi dan eksperimen. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2019 di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 5 warna biru yang dihasilkan dari campuran antara tumbuhan tarum dan tujuh mordan. Tarum dicampur dengan jahe menghasilkan warna soft blue, tarum dicampur gula merah menghasilkan warna teal blue , tarum dicampur tawas menghasilkan warna cadet blue, tarum dicampur kapur menghasilkan warna atomic steel blue, tarum dicampur air kelapa menghasilkan warna midnight blue, dan pada penelitian ini terdapat 2 warna biru yang sama antara tarum dicampur dengan jeruk nipis dan tarum dicampur dengan cuka menghasilkan warna endearvor blue.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATU ATAP TAHUN AJARAN 2019/2020

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA Kore,M. M)* Nomleni, T. F)** Foeh, Y)** Permasalahan yang diperoleh adalah rendahnya kemampuan sikap ilmiah siswa kelas VII A SMP Negeri 6 Kuapang Tengah Satap. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran learning cycle terhadap kemampuan sikap ilmiah siswa. Metode yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 25 orang siswa. Teknik analisis data dengan menggunakan persentase dan pengumpulan data dengan menggunakan rubrik. Terlihat bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran learning cycle, dimana pada siklus I keterlaksanaan sintaks mendapatkan persentase 63% dan hasil penilaian sikap ilmiah siswa mendapatkan persentase 64%. Dan siklus II terjadi peningkatan yaitu pada keterlasanaan sintaks mendapatkan persentase 82% dan hasil sikap ilmiah siswa mendapakan persentase 80%. Adanya peningkatan pada siklus II dikarenakan keterlaksaan sintaks pada proses pembelajaran sudah sangat baik, terlihat dari siswa antusias dan hasil presentasi pun memuaskan. Hal ini dikarenakan model pembelajaran learning cycle mampu memberikan kesan yang kuat dan tahan lama terhadap ingatan peserta didik, menarik bagi peserta didik sehingga kelas menjadi antusias dan membangkitkan semangat dalam diri peserta didik serta menumbukan rasa ingin tahu, kerjasama serta bersikap kritis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan dalam menggunakan model learning cycle terhadap sikap ilmiah siswa di kelas VII A SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap Tahun Ajaran 2019/2020.

PENGARUH PENGGUNAAN METODE BERMAIN PERAN DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMPK SULAMA KADA TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMPK Sulama Kada, permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya aktivitas belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan aktivitas belajar siswa rendah adalah model pembelajaran yang dipakai masih sangat terbatas sehingga membuat siswa cepat bosan dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap Aktivitas belajar siswa, metode yang digunakan adalah eksperimen.dengan nonequivalent control group design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah siswa 67 siswa dengan sampel kelas VIIID dan kelas VIIIE berjumlah siswa 67 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Yang dengan menggunakan rubric aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan aktivitas belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu kegiatan visual 83% kegiatan lisan 75%, kegiatan mendengar 83%. Dibandingkan dengan aktivitas belajar pada kelas kontrol, Adanya pengaruh kemampuan aktivitas belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan metode bermain peran disertai media gambar sedangkan kelas kontrol menggunakan metode cerama, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh metode bermain peran terhadap aktivitas belajar siswa di SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2020/2021.

Karakteristik Fisiko Kimia Nori Berbahan Dasar Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Dan Daun Kelor Moringa oleifera L.

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Salah satu komoditi perairan NTT yang sangat potensial adalah rumput laut. Berbagai macan species rumput laut berpeluang untuk diproduksi menjadi nori. Nori adalah lembaran rumput laut yang memiliki kandungan nutrisi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui karakteristik fisik kimia produk nori yang berbahan dasar rumput laut Kappaphycus alvarezii dan daun kelor (Moringa oleifera L.) Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data menggunakan one way Anova. Formulasi perlakuan yang digunakan P1 (100% Kappaphycus alvarezii), P2 (80% Kappaphycus alvarezii 20% daun kelor) dan P3 (60% Kappaphycus alvarezii 40% daun kelor). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P3 terbukti dapat dijadikan sebagai bahan baku alternatif pembuatan nori. Berdasarkan karakteristik fisik dan kimianya, yakni tekstur pada P3 memiliki tingkat perbedaan yang lebih nyata dengan nilai 54,00%, sedangankan kandungan protein P3 sebesar 0,043 %. Nilai kadar abu terbaik 70 % pada P1, hasil uji organoleptik terkait parameter warna nori berdasarkan analisis one way anova menunjukkan warna tidak terdapat pengaruh yang signifikan sehingga tidak dilanjutkan pada uji DMRT namun berdasarkan hasil pengamatan panelis morfologi nori dengan warna kecoklatan yaitu P3 adalah warna yang lebih menarik. Sedangkan uji organoleptik untuk aspek rasa berdasarkan analisis one way anova dan uji lanjut DMRT menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pada perlakuan ke satu yaitu sebesar 51,00%.

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN PADI MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 (STUDI KASUS PADA DAERAH IRIGASI PERSAWAHAN SUMBA BARAT)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN PADI MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 (STUDI KASUS PADA DAERAH IRIGASI PERSAWAHAN SUMBA BARAT) Bani JaijaW*) Haba Bunga F.J **) Dethan Sula J.J **) FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN PROGRAM STUDI MEKANISASI PERTANIAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Penelitian ini dilakukan di Lokasi Irigasikabukarudi Kecamatan Lamboya Kabupaten Sumba barat pada bulan juni sampai dengan bulan September 2020. Tujuanpenelitian ini adalah untuk menganalisis ketersediaan air di wilayah lamboya untuk pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini dilakukan di Kupang BMKG Lasiana. Bahan dan alat yang akan digunakan yaitu meter, alat tulis menulis, stpwatch, kalkulator,laptop, data iklim 5 tahun terakhir (data curah hujan bulanan, kelembaban udara bulanan, lama penyinaran, suhu maksimum, suhu minimum). Metode yang digunakan untuk menganalisis kecukupan air untuk tanaman padiadalah dengan mengunakan Cropwat 8.0. Hasil penelitiandengan menggunakan model Cropwat 8.0 bahwa kondisi ketersediaan air untuk tanamanpadi cukup tersedia. Waktu tanam 1 September terjadi penurunan kelembaban tanah menjelang fase ketiga pertumbuhan tanaman mempunyai korelasi dengan peningkatan kebutuhan air.Tanamanpadi membutuhkan ketersediaanair pada fase transplanting dan pada fase awal pembuangan sampai khir fase pembentukan biji Ketersediaan air untuk tanaman padi juga cukup tersedia. Waktu tanam 1september dan 1 oktober terjadi penurunan kelembaban tanahterjadi padafase pertumbuhan ketigadan mencapai posisi di bawah kondisi siap tersedia pada fase pertumbuhan keempat.

Pengaruh Model Pembelajaran Bamboo Dancing Berbantuan Kartu Bergambar Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Di Smp Negeri Satap Bo’a

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di SMPN Satap Bo’a dengan pemilihan model pembelajaran yang aktif seperti model bamboo dancing berbantuan kartu bergambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model bamboo dancing berbantuan kartu bergambar pada mata pelajaran IPA Biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 35 orang dan Sampel dalam penelitian yaitu VIII A dan VIII B dengan jumlah masing-masing kelas 17-18 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Hasil penelitian diperoleh nilai t-hitung sebesar 0,329 dengan signifikan 0,000<0.05, maka H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap aktivitas belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Bamboo Dancing berbantuan kartu bergambar dan metode ceramah pada mata pelajaran IPA Biologi adanya pengaruh karena pada kelas kontrol tidak menggunakan bamboo dancing di SMPN Satap Bo’a Tahun Ajaran 2020/2021. Kelebihan model bamboo dancing berbantuan kartu bergambar adalah membangkitkan keberanian siswa dalam mengemukakan pertanyaan, lebih memahami materi yang dipelajari, dapat membuat siswa lebih aktif terutama dalam memberikan ide atau gagasan. Selain itu juga yang terpenting adalah dengan model ini dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Kata kunci: Model Bamboo Dancing berbantuan kartu bergambar, aktivitas belajar siswa

OPTIMALISASI POLA TANAM PADA DAERAH IRIGASI WAIKELAK DESA BENDONA, KECAMATAN TANJUNG BUNGA, KABUPATEN FLORES TIMUR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Weran.K.A *) Nainiti, N.P.P.E.**) Dethan.J.J.S. **) Tujuan Optimalisasisi polah tanam daeraIrigasi Waikelak di Desa Bendona yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Air IrigasiWaikelak terhadap usaha tani serta menghitung keuntungan maksimum musim tanam I dan II pada tanaman Padi di Desa Bendona Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Floress Timur. Dari hasi penelitian dapat di simpulkan bahwa manfaat dari air Irigasi Waikelak untuk pertanian sangatlah menguntungkan karena para petani dapat melakukan 2 kali musim tanam dengan musim tanam pertama di mulai dari bulan Desember – Februari pada bulan – bulan ini persediaan air meningkat, sedangkan pada musim tanam dua yakni bulan April – Juni dimana ketersediaan air semakin berkurang. Rancangan penelitian ini menggunakan Model matematika dalam program linier dengan Persamaan fungsi tujuan yang ingin dicapai dengan rumus Musim Tanam I : Z = C1,X1a. Musim Tanam II : Z = C2,X2a dengan membatasi membatasi kegunaan utama sebagai fungsi kendala pada kebutuhan air tiap luas lahan tanaman Padi. Hasil penelitian menunjukan pada musim tanam I terhitung dari bulan Desember hingga bulan Februari luas areal tanaman padi sebesar 15 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp19,885,000) danjagung dengan luas arel tanam 10 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar ( Rp13,795,000). Musim tanam II terhitung bulan April hingga bulan Juni, luas area tanaman padisebesar 9 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 9,885,000dan jagung dengan luas arel tanam 12 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp29,740,000). Untuk fungsi kendala pada musim tanam I dan musim tanam II luas areal tanaman padi sebesar 22 ha dengan dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp . 29.770.000 Danjagung dengan luas arel tanam 22 hadengan menghasilkan kentungan sebesar (Rp31.590.000.)

KARAKTERISASI PRODUK YOGHURT SUSU NABATI KACANG ARBILA HUTAN (Phaseolus lunatus L.)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK KARAKTERISASI PRODUK YOGHURT SUSU NABATI KACANG ARBILA HUTAN (Phaseolus lunatus L.) *)Tualaka, G **)Ledo, S, E, M **)Solle, R, L, H Kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L.) merupakan salah satu sumber pangan NTT yang belum dimanfaatkan secara optimal karena adanya beberapa senyawa anti gizi dan kandungan asam sianida yang cukup tinggi yaitu 14,96-26,22 mg/g, sehingga masyarakat suku Timor mengolah kacang arbila hutan dengan cara direbus sebanyak 12 kali sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan racun dan menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi yang baik untuk meningkatkan daya beli masyarakat, salah satunya adalah yoghurt.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan karakterisasi produkyoghur ditinjau dari parameter kandungan gizi, tingkat penilaian panelis dan kualitas pH pada yoghurt susu nabati kacang arbila hutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu pembuatan yoghurt kacang arbila dengan 3 perlakuan, dan 1 Kontrol (10% biokul plain kedalam 100 mL susu ultramilk), perlakuan K1 (20% biokul plain), K2 (30% biokul plain), K3 (40% biokul plain); kedalam 100 mL susu kacang arbila hutan untuk uji proksimat; uji organoleptik; dan uji pH. Hasil analisis kandungan gizi secara proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 4,09% terdapat pada yoghurt perlakuanK2, kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 11,61% dan lemak terendah yaitu 0,22% pada yoghurt perlakuanK1.Hasil uji organoleptik sesuai uji pembeda segi tigamenunjukkan yoghurt perlakuan sangatberbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada tekstur dan aroma. Hasil uji pH menunjukan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan terbaik dengan protein tertinggi yaitu pada perlakuan K2 dengan konsentrasi starter 30%, dan yoghurt perlakuan sangat berbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada rasa dan aroma, dan terjadi perubahan pH setelah proses fermentasi pada yoghurt kontrol dan yoghurt perlakuan. Kata Kunci : yoghurt, kacang arbila hutan, susu nabati, produk prebiotik. Keterangan : *) peneliti **) pembimbing

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATU ATAP

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATU ATAP TAHUN AJARAN 2020/2021 (DJU W. J )* (NOMLENI,TH. F)** (BLEGUR, J )** Permasalahan yang diperoleh adalah Rendahnya kemampuan metakognitif siswa kelas VIIA SMP NEGERI 6 Kupang Tengah Satu Atap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan metakognitif siswa melalui penerapan model learning cycle. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA yang berjumlah 25 orang siswa dan objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan metakognitif siswa dengan model learning cycle. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan angket. Teknik Analisis data yang mengggunakan Persentase. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan metakognitif siswa setelah menggunakan model pembelajaran learning cycle. Hal ini dikarenakan model pembelajaran learning cycle memberikan kesan yang kuat dan tahan lama terhadap peserta didik,menarik bagi peserta didik sehingga, membangkitkan semangat dalam diri peserta didik serta menumbuhkan kerja sama yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan. Terbukti dari hasil perolehan nilai kemampuan metakognitif siswa pada siklus I yaitu 60% dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 84%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran IPA dengan materi “kunci Determinasi” dikelas VIIA SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satu Atap dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle dapat meningkatkan kemampuan metakognitif siswa

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING ( REACT)TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI 3 KOTA KUPANG

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RELATING, EXPERIENCING, APPLAYING, COOPERATING, TRANSFERING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DI SMP NEGERI 3 KOTA KUPANG (Tagu, A. N )* (Nomleni, Th. F )** ( Manu, T. S. N )** Proses pembelajaran IPA Biologi di SMPN 3 Kota Kupang mengalami kendala yakni kurang efektifnya proses pembelajaran disebabkan kemampuan berpikir kritis dari siswa kurang, untuk itu dapat dilakukan pemilihan model pembelajaran yang baik seperti model pembelajaran Relating, Expperiencing, Applaying, Cooperating, dan Transfering (REACT) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makluk Hidup. Jenis penelitian yang digunakan quasi eksperimental. Sampel dalam penelitian 2 kelas yaitu VIIII dan VIIIL setiap kelas terdiri atas 26 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes.Instrumen penelitian menggunkan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed)< 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol karena pada kelas eksperimen menggunakan model REACT sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah, dan disebabkan juga karena perbedaan perlakuan disertai dengan perbedaan variasi yang digunakan selama proses pembelajaran Sehingga dapat disimpulkkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model REACT terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 3 Kota Kupang.

EVALUASI KINERJA P3A LORO MONUM DI DESA UMANEN LAWALU DAERAH IRIGASI MANUMUTI KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK “ EVALUASI KINERJA P3A LORO MONUM DI DESA UMANEN LAWALU DAERAH IRIGASI MANUMUTI, KECAMATAN MALAKA TENGAH, KABUPATEN MALAKA ’’ Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Taek N. Manuel*) Nainiti. N. P. P. E**) Lano L. Marten***) Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kinerja P3A Loro Monum di Desa Umanen Lawalu Daerah Irigasi Manumuti, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dekriptif untuk memberikan gambaran tentang pengelolaan dan kondisi fisik jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Manumuti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja P3A sudah berjalan dengan baik. Sedangkan kegiatan operasi dan pemeliharaan saluran irigasi pada daerah irigasi Manumuti yang telah dilakukan oleh P3A belum berjalan dengan baik yang dipengaruhi karena kurangnya kerja sama antar petani, Sehingga masih ditemukan sampah pada pintu saluran utama dan masih ditemukan juga rumput yang tumbuh pada saluran. Kerusakan fisik berupa kebocoran, salauran yang retak dan pecah pada bagian dinding saluran Pemeliharaan secara rutin jarang dilaksanakan baik oleh petani maupun petugas P3A.

Pengaruh Lama Perendaman Dan Konsentrasi Asam Fosfat H3PO4 Terhadap Aktifitas Karbon Aktif Tempurung Saboak (Borassus flabellifer L.)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pohon Lontar (Borassus flabellifer L.) adalah pohon yang memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, bunga, dan buahnya. Pemanfaatan tempurung saboak masih terbatas. Salah satu cara untuk memanfaatkan tempurung sabok adalah dengan membuat tempurung saboak menjadi arang aktif agar aplikasinya bisa lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi H3PO4 sebagai aktivator arang aktif tempurung saboak dan konstentrasi optimum aktivator H3PO4 dalam pembuatan arang aktif tempurung saboak yang ditinjau dari kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu 0,1 M, 0,5 M, 1 M konsentrasi larutan H3PO4 yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diukur meliputi penentuan kadar air, kadar abu dan bilangan iodin. Dibandingkan dengan SNI 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivasi dengan berbagai konsentrasi H3PO4 menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yaitu kadar air tertinggi terdapat pada konsentrasi 0,1M H3PO4 dengan nilai sebesar 3,80% dan kadar abu dan bilangan iodin tertinggi terdapat pada konsentrasi 1 M H3PO4 dengan nilai kadar abu 5,75 % dan bilangan iodin 229,479 mg/g. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa jika menggunakan aktivator H3PO4 dapat menghasilkan arang aktif dengan kualitas yang baik. Sehingga aplikasinya bisa digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair organik maupun anorganik.

Pengaruh Induksi Giberelin(GA3) dan Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan Benih Kapas (Gossypium hirsutum L)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kapas (Gossypium hirsutum L.) Merupakan salah satu tanaman penghasil serat yang penting. serat kapas dapat dijadikan sebagai benang,bahan dasar baju dan kapas rumah sakit. salah satu kebiasaan masyarakat menanam bibit kapas secara langsung tanpa perlakuan apapun sehingga bibit kapas yang ditanam tidak tumbuh. Perlu adanya upaya yang dapat menghasilkan bibit dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang singkat agar dapat mengatasi permasalahan yang ada. Salah satu upaya untuk meningkatkan bibit dan pertumbuhan tanaman kapas yaitu dengan pemberian giberelin dan air kelapa muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induksi giberelin dan air kelapa muda terhadap pertumbuhan benih kapas. Penelitian ini menggunakan RAL pola faktorial. faktor pertama berupa giberelin dengan 2 taraf perlakuan terdiri atas 0 ppm 150 ppm 200 ppm. Faktor kedua berupa air kelapa muda dengan 2 taraf perlakuan terdiri atas 0 ppm 150 ppm 200 ppm. Setiap perlakuan dan kontrol dikombinasikan sehingga tercipta 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Parameter pengamatan dalam penelitian ini meliputi daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman dan jumlah daun. Data empiris yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT, jika Fhitung<dari Ftabel(a = 0,05). Berdasarkan hasil ANOVA, pemberian giberelin berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan sedangkan air kelapa muda juga berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan dan kombinasi antara giberelin dan arah kelapa muda tidak berpengaruh nyata terhadap daya kecambah tetapi berpengaruh nyata terhadap laju perkecambahan, tinggi tanaman dan jumlah daun. Uji DMRT menunjukkan daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman dan jumlah daun tercepat terdapat pada perlakuan G2A2.

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kasar Paku Udang (Stenochalaena palustris Bedd) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli”

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KASAR PAKU UDANG Stenochlaena palustris (Burm. F) Badd TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI E. coli Sobang, A. N)* Rafael, A)** Bota, W)*** Tumbuhan paku banyak dimanfaatkan antara lain sebagai tanaman hias, sayuran dan bahan obat-obatan. Secara tradisonal tumbuhan paku banyak digunakan oleh masyarakat sebagai obat-obatan, baik sebagai anti bakteri maupun sebagai obat malaria pencahar, obat penghenti pendarahan, obat pasca persalinan, obat penyakit kulit, maupun obat anti radang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak kasar paku udang (Stenochalaena palustris Bedd) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri E. coli, dan konsentrasi pemberian ekstrak kasar paku udang (S. palustris) yang memiliki aktivitas antibakteri paling besar terhadap pertumbuhan bakteri E. coli. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi cakram. Perlakuan yang diberikan 0% (aquadest atau kontrol negatif), ekstrak daun paku udang 30%, 45%, 60%, 75%, 100% masing-masing dibuat tiga ulangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak kasar daun paku udang (Stenochalaena palustris Bedd) mempunyai potensi sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri E. Coli yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada konsentrasi 60%, 75%, dan 100%. Pemberian ekstrak kasar daun paku udang (Stenochalaena palustris Bedd) memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri E.coli. Hal ini dapat dilihat dari konsentrasi yang digunakan mulai dari 60%, 75%, dan 100% memiliki zona hambat yang berkisar antara 2,66 mm sampai dengan 9,8 mm yang di inkubasi pada 24 jam dan berkisar antara 2 mm sampai dengan 6,83 mm yang di inkubasi pada jam ke 48. Sedangkan pada konsentrasi 30% dan 45% tidak ada terbentuk zona hambat hal ini sebabkan karena pada kedua konsentrasi ini belum mampu mengganggu metabolisme bakteri uji. Dan konsentrasi 100% yang memiliki aktivitas paling besar terhadap pertumbuhan bakteri E. coli.

Analisis Ketersedian Air dan Kebutuhan Pada Daerah Irigasi Naen Untuk Pengembangan Padi Sawah di Kelurahan Tubuhue Kecamatan Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DAN KEBUTUHAN PADA DAERAH IRIGASI NAEN UNTUK KEBUTUHAN TANAMAN PADI SAWAH DI KELURAHAN TUBUHUE KECAMATAAN KOTA KEFAMENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Sila Yermias * Lano Marten** Makaborang Marthen,** Mahasiswa Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Penelitian dilaksanakan di Daerah Irigasi Naen Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara pada bulan November 2020. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketersediaan dan kebutuhan air irigasi di lahan padi sawah. Ketersediaan air di areal persawahan Naen sangat melimpah untuk musim tanam 1 (MT 1) yang dimulai bulan November dengan ketersediaan debit sebesar 312,90 liter/detik, yang terus surplus hingga akhir musim tanam 1. Untuk musim tanam 2 (MT 2) yang dimulai bulan Maret, ketersediaan air sebesar 955,94 liter/detik, yang sangat melimpah hingga akhir musim tanam 2. Untuk musim tanam 3, ketersediaan air sangat terbatas hingga di debit minilmal 0 liter/detik di bulan Agustus.

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA DARI BAHAN BEKAS BERBANTUAN VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN RETENSI SISWA DI SMP NEGERI SATAP LETENAEK TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media alat peraga berbantuan video terhadap kemampuan retensi siswa di SMP Negeri SATAP Letenaek pada materi sistem ekskresi pada manusia. Penelitian ini menggunakan metode true ekskperimen dengan desain penelitian posttest-Only Control Design yang melibatkan 44 siswa kelas VIII (VIII A kelas eksperimen dan VIII B kelas kontrol) sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode mengingat kembali (recall) dengan soal isian sebanyak 10 butir ( jenjang kognitif C1, C2 dan C3). Posttest 1 dilakukan setelah selesai pembelajaran sedangkan posttest 2 diadakan setelah 7 hari dengan nilai rata-rata pada kelas eksperimen berturut turut 87% dan 78% dan persentase retensinya sebesar 89% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol berturut turut 81% dan 55% serta persentase retensinya 68% dengan kriteria cukup. Pada kelas eksperimen retensi siswa lebih tinggi karena menggunakan media pembelajaran alat peraga dan video. Hal ini dapat dibuktikan pada perhatian siswa ketika mengikuti pembelajaran, suasana kelas dan nilai posttest siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikan (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 di tolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan alat peraga dari bahan bekas berbantuan video terhadap kemampuan retensi siswa.