2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini adalah “Deskripsi tentang Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran” sedangkan masalah pokoknya adalah Apakah yang menjadi Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif dan modus terjadinya tindak pidana praktek kedokteran. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Motif Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah untuk mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi serta memenuhi kebutuhan keluarga. Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah dengan keahlian yang pernah bekerja di tempat praktek kedokteran sehingga dengan ketrampilannya membuka praktek kedokteran tanpa izin, Menyiapkan surat ijin praktek palsu, menyiapkan fasilitas tempat untuk dokter berpraktek padahal dokter tersebut adalah dokter hewan, memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai dokter padahal yang bersangkutan bukan dokter. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: Aparat penegakan hukum dapat melakukan tindakan yang tegas kepada Pelaku yang menyalahgunakan izin praktek kedokteran serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat diberikan sanksi yang lebih berat karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pemerintah secara terus menerus harus memberikan penyuluhan kepada Masyarakat tentang syarat-syarat membuka praktek kedokteran serta hak dan kewajiban dokter dan hak dan kewajiban masyarakat apabila terjadi praktek kedokteran tanpa izin yang sah dari pemerintah sehingga dapat dilakukan laporan ke aparat penegak hukum. Agar masyarakat dapat secara selektif memilih praktek kedokteran yang legal sehingga terlindungi berkaitan dengan hak dan kewajibannya.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berjudul “Deskripsi penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Anak”. Masalah dalam penelitian ini adalah; Apa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 86/Pid.Sus/2017/PN Dmk, 2) Nomor 173/Pid.Sus/2017/PN Tjb, 3) Nomor 35/Pid.Sus/2017/PN Lsm, 4) Nomor 498/Pid.B/2014/PN Rap dan 5) Nomor: 06-K/PM I-02/AD/I/2014. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana penelantaran anak. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak adalah1) Faktor ekonomi, dan 2) Faktor perceraian. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah Hendaknya para penegak hukum lebih meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat agar masyarakat lebih tahu tentang konsekuensi atau ancaman pidana bagi setiap orang yang melakukan penelantaran anak yang merupakan tindak pidana yang ada ancaman pidananya atau dapat di pidana
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research is entitled ‘A Descriptive Study on The Traditional Ceremony Process of Ngoa Ngi’i in Sawu Village, Nagekeo Regency’. The research questions are (1) why do the community carry out a Ngoa Ngi’i ceremony in Sawu Village and (2) How is the process of the Ngoa Ngi’i ceremony in Sawu village. It is aimed to find out the background or the reasons of why the people of Sawu village hold the Ngoa Ngi’i ceremony. Complete information regarding the required data is obtained from Mosalaki, using the closed interview method. The data collected is qualitative, technical writing using descriptive analysis. The result of the research, show the reasons of the Ngoa Ngi’i ceremony are (1) because ngoa ngi’i ceremony is a tradition (2) there are no obstacles during childbirth (3) if do not carry out the ceremony it will be get customary sanctions by Mosalaki. The process of Ngoa Ngi’i ceremony consists of the place of implementation, time, the people involved, and the tools used in the cutting tooth ceremony. (1) The place of Ngoa Ngi’i ceremony is conduct at home that has been agreed upon by the family, (2) the time of this ceremony conduct when the age of mothers seven months pregnant, (3) the people who involved in this traditional ceremony consist of Mosalaki ‘customary elder’, Ata Mali ‘people who conduct the Ngoa Ngi’i’, Pregnant, Family, and local community, (4) the tools that used in the ceremony consist of tora ‘pumpkins’, dhali whetstone’,wunu ila ‘bamboo leave’, wea ‘gold’, awu lapu ‘kitchen ash’, watu co’o ‘small stone’, yolo waja ‘corn’, moke ‘traditional drink’, and the last is manu lalu toyo ‘red chicken. Keyword: Ngoa Ngi’i ceremony, Reason, Process.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research aimed at knowing the advantages and disadvantages of door to door English learning during Covid-19 pandemic at SMPN Satu Atap Batulai. This research generally answered two questions as follows: (1) what are the advantages of the door-to-door English Learning during Covid-19 pandemic in SMPN Satu Atap Batulai in Kuli Aisele Village at Rote Regency? and (2) What are the disadvantages of the door to door English Learning during Covid-19 pandemic in SMPN Satu Atap Batulai in Kuli Aisele Village at Rote Regency. There were two teachers of SMPN Satu Atap Batulai involved in this study. To attain the aims of this study, the data were collected through interview and questionnaire. The collected data were analyzed using descriptive qualitative. The findings revealed that teachers had thirteen advantages and disadvantages during door to door English learning. The advantages included door to door learning is one of the solutions when online learning is not available, can encourage students motivation learning, can create a fun learning atmosphere, did not needed a lot of equipment, directing students towards a better environment, parents supporting students in learning, does not interfere the students time, got a good responses from students, and door to door learning was suited with covid-19 situation. Meanwhile, the disadvantages included door to door learning does not impact on physical activity and creativity of students, cannot increase the learning interest of students, teachers got some obstacles in learning, and the last, teachers experinced some losses in learning
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIO VISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT This research aims to perceive the used of audiovisual materials by the teacher in teaching numbers to junior high school. The writer formulated three research question namely, (1) what are the types of audiovisual materials used for teaching numbers, (2) how does the teacher get the sources of audiovisual materials, and (3) what are the challenges using audiovisual materials. Aims of this research are, to know the types of audiovisual materials used for teaching numbers, to know how does the teacher get the sources of audiovisual materials and to know the challenges using audiovisual materials. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher then the writer transcribed, identified, clasified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result proves that the audiovisual materials that used by the teacher for teaching numbers are four types such as objects, demonstration, handout and audio video in order to help the students easy to understand and memorize the material. Besides the four types the teacher get the sources from internet by download and textbook from the school. There also the teacher found two challenges using the audiovisual materials such as time constrains and professional knowledge and technical know how.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Modus Operandi Dan Akibat Hukum Tindak Pidana Eksplorasi Dan Eksploitasi Minyak Dan Gas Bumi Tanpa Ikatan Kontrak Kerjasama”. Rumusan masaalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama ?. 2) Bagamana akibat hukum tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama terhadap pelaku, barang bukti dan Negara ?. Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama, 2) untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama terhadap pelaku, barang bukti dan Negara. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normatif, yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus dan akibat hukum tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama. Variabel terikat adalah tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama. Berdasarkan hasil peneletian dan pembahasan maka diperoleh jawaban yaitu: 1. Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi tanpa ikatan kontrak kerjasama yaitu : 1) Terdakwa bersepakat untuk menyewa lahan, 2) terdakwa mempersiapkan alat penegboran, 3) melakukan pengeboran. 2. Akibat Hukum : 1) Terhadap Pelaku yaitu dipidana penjara, membayar denda dan dibebani biaya perkara. 2) Terhadap barang bukti yaitu : Dirampas untuk Negara, dirampas untuk dimusnahkan, 3) dikembalikan kepada jaksa penuntut umum untuk digunakan dalam perkara yang sama. 3) Terhadap Negara yaitu : Negara mengalami kerugian karena hasil dari eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi merupakan milik Negara yang bernilai ekonomis. Saran, diharapkan bagi masyarakat khususnya orang perseorangan untuk patuh pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku bahwa orang perseorangan dilarang untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi sebgaiamana telah ditentukan dalam ketentuan undang-undang. Bagi penegak hukum untuk memberikan hukuman yang hendaknya dapat ditingkatkan agar kerugian keuangan negara dapat dihindari. Kata Kunci : Tindak Pidana, Pelaku, Modus Operandi, Eksplorasi, Eksploitasi, Kontrak Kerjasama, Minyak Bumi, Akibat Hukum.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi penulis adalah Deskripsi tentang pembatalan putusan kasasi oleh hakim peninjauan kembali dalam sengketa kepemilikan tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah.Jenis metode penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan penulis adalah menggunakan analisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yaitu terdapat kekeliruan hakim, kekhilafan hakim dan ada novum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah agar dalam menjatuhkan putusan hakim harus lebih teliti dalam memeriksa alat bukti sehingga tidak terjadi kekeliruan dan kekhilafan hakim. Kata kunci : Sengketa Tanah Warisan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga. Rumusan Masalahnya yang dikaji adalah : Apakah yang menjadi dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana KDRT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Apakah yang menjadi dasar bagi Hakim dalam menjatuhkan pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana KDRT. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yang bersifat desriptif yakni dalam hal ini penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan serta menjelaskan. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, yaitu merupakan kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut : Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa berdasarkan: Keterangan Saksi korban bersesuain dengan keterangan saksi lain, keteranga saksi korban bersesuaian dengan keterangan visum et repertum dan persesuaian anatara keterangan keteranga saksi-saksi visum et repertum dan keterangan terdakwa. Saran dari penulisan ini adalah Sebaiknya harus adanya Sosialisasi kepada masyarakat tentang Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga serta Hak-Hak Perempuan sebagai korban kekerasan dan Pendekatan Hukum yang tepat bagi korban serta Sanksi yang dapat diberikan terhadap pelaku Tindak Pidana tersebut. Kata Kunci : Deskripsi, Tindak Pidana ,KDRT.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Penyebab Dan Modus Operandi Tindak Pidana Pencurian Yang Dilakukan Oleh Anggota TNI”. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Faktor-Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anggota TNI ? 2) Bagaimana modus operandi tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anggota TNI ? tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinyan tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anggota TNI. 2) untuk mengetahui modus operandi tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anggota TNI. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normative. Terdapat dua variabel yaitu varibel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penelitian ini adalah faktor penyebab dan modus operandi tindak pidana pencurian sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anggota TNI. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka ada dua faktor yang menjadi penyebab terjadinya tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anggota TNI yaitu : pertama : faktor ekonomi. Dengan alasan bahwa terdakwa ingin mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk membayar hutang. Kedua : faktor keinginan untuk memiliki barang. Sedangkan modus operandi tindak pidana pencurian oleh anggota TNI adalah : Pertama : Terdakwa mengajak berkenalan melalui media sosial dan melakukan persetubuhan, kedua : Terdakwa masuk ke dalam ruang kerja untuk mencuri uang, ketiga : Terdakwa menggunakan ATM untuk mencuri uang dan keempat : Terdakwa membuka kuci handphone dan menggunakan pengaman yang baru. Kata Kunci : Penyebab, Modus, Pencurian, Tentara Nasioanal Indonesia
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi penulis berjudul “Deskripsi Tentang Sebab Dan Modus Pelaku Melakukan Tindak Pidana Kepabeanan Impor Bawang Merah”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimana Sebab Pelaku Melakukan Tindak Pidana Kepabeanan Impor Bawang Merah?, Bagaimana Modus Pelaku Melakukan Tindak Pidana Kepabeanan Impor Bawang Merah?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebab terjadinya pelaku melakukan tindak pidana kepabeanan impor bawang merah. Untuk mengetahui modus pelaku melakukan tindak pidana kepabeanan impor bawang merah. Jenis penelitian bersifat normative sedangkan sifat penelitian adalah deskriptif. Variabel dalam penelitian ini menggunakan vairabel bebas dan terikat. Penulis menyimpulkan bahwa sebab pelaku melakukan tindak pidana kepabeanan impor bawang merah sesuai dengan analisa pada setiap putusan adalah sebagai berikut: Terdakwa hanya mengikuti permintaan dari pemilik kapal, terdakwa mendapatkan upah yang besar, sedangkan modus terjadinya tindak pidana kepabeanan impor bawang merah sesuai dengan analisa pada setiap putusan adalah sebagai berikut: Mengangkut barang bawaan (bawang merah) tanpa manifest atau surat izin pengangkutan, mengangkut bawang merah masuk ke kapal menggunakan kontainer kulkas agar mengelabui pihak pelabuhan, masuk ke dalam perairan Indonesia dengan barang muatan bawang merah pada malam hari untuk menghindari patroli laut, penurunan barang muatan di perairan Indonesia menggunakan 10 sampan bertujuan untuk menghindari pemeriksaan petugas Bea dan Cukai. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberikan saran sebagai berikut: Bagi pemerintah (Kementrian Bea Dan Cukai), mengaju pada sebab dan modus terjadinya tindak pidana Kepabeanan dimana hampir semuanya bermuara pada regulasi serta pengawsan yang kurang serta kepuasaan pelaku melakukan tindak pidana tersebut dengan meraup keuntungan yang besar, maka penulis menyarankan agar pemerintah dalam hal ini kementerian Bea dan Cukai lebih meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal yang masuk maupun keluar dari wilayah perairan Indonesia. Bagi Kepolisian, Bea Cukai dan TNI Angkatan Laut yang bertugas mengamankan wilayah perairan Indonesia agar lebih memperketat tugas dan fungsi pengawasan lewat patroli laut khususnya pada waktu malam hari sehingga dapat menekan angka penyulundupan yang sering terjadi di wilayah-wilayah perbatasan antar negara.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 TERHADAP HASIL PRODUKSI TANAMAN TERUNG DI DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Pampung I.Y. * ) Koehuan J.E. **) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan judul Analisis Kebutuhan air tanaman menggunakan cropwat 8.0 untuk hasil produksi tanaman Terung di desa Oeltua Kecamatan Taebenu kabupaten Kupang. Cropwat 8.0 adalah decision support system yang dikembangkan oleh Devisi Land and Water Develoment FAO berdasarkan metode Penman – Monteith, untuk merencanakan dan mengatur irigasi. Cropawat 8.0 dikembangkan oleh FAO pada tahun 1990. Input data meliputih data meteorologi, tanah, dan tanaman. Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah, iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual, kebtuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman Terung dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Proses pengoperasiannya dengan menginput data ke dalam panel-panel yang tersedia. Setelah semua data di atas telah diinput, maka didapat hasil analisis kebutuhan air tanaman pada panel terakhir CWR (Crop Water Requirement) dan Schedule (jadwal) untuk mengetahui nilai neraca lengas tanah dan hasil produksi relatif tanaman Terung. Berdasarkan data iklimnya diperoleh Evapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari. Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Januari dekade ke-3 sebesar 42,1 mm/dec dan terendah pada bulan Oktober dekade ke-2 sebesar 18,5 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, terung. Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MAKARIUS, N. TAEK* NAINITI, N. P. P. E** MAKABORANG M** ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat sehingga tidak mempengaruhi menurunkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Pemberian air irigasi dari hulu sampai hilir memerlukan sarana dan prasarana irigasi yang memadai, berupa; bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi, pertumbuhan tanaman dapat terjamin dengan baik, dan tercukupi air pengairannya (Silahooy, 2010). Untuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama, telah tersedia fasilitas Irigasi berupa sumber air dari sungai Aimalae. Permasalah yang di hadapi di Daerah Irigasi adalah terjadi pemborosan dimana pembagian air tidak merata, ada kelompok petani yang mendapat jatah pembagian air cukup ada pula yang tidak cukupUntuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama. maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul“ Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Pada Musim Tanam (MT I) di Daerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama, Kecamat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ” Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil Efesiensi saluran primer pada daerah irigasi Aimale di Desa Bakus Tulama sebesar 86,862 % artinya kehilangan air di sepanjang saluran ialah 2,575%. Rata-rata Efesiensi saluran sekunder pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulam sebesar 43,360 %, artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 2,308%. Rata-rata Efisiensi saluran tersier pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulama sebesar 41,755%,artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 21,437%. Efesiensi penyaluran air pada Irigasi Aimalae Di Desa Bakus tulama sebesar 1,573 Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Pada Mt I Didaerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu *) penelitian **) pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam era pembangunan dewasa ini, pemerintah menekankan suatu strategi pembangunan yang berorientasi pada industrialisasi. Sektor industri di andalkan sebagai akselarasi pembangunan ekonomi,karenan industri mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat ke jenjang yang lebih tinggi, sebab sektor industri memperluas kesempatan kerja sehingga menampung banyak tenaga kerja dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan terjangkau daya beli masyarakat.Dengan di tunjang oleh peran pemerintah yang membidangi kegiatan industri rakyat seperti Departemen perindustrian dan perdangangandan swasta terkait lainnya maka kegiatan industri terus di tingkatkan. Mengacu pada peranan pemerintah dalam sektor diantaranya adalah indutri tenun ikat. Industri tenun ikat pada umumnya tidak membutuhkan dana yang besar dalam pengelolaannya, sebab bahan baku dapat diperoleh secara alamiah dari lingkungan sendiri dan juga dibelih pada toko atau kios terdekat atau yang harganya dapat dijangkau masyarakat. Dengan demikian maka produk tenun ikat dapat dihasilkan dalam jumlah tertentu untuk ditawarkan kepada konsumen. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penjualan produk kain tenun ikat.
Menurut Abdullah dan Tantri (2016: 3) Penjualan adalah bagian dari promosi dan promosi adalah salah satu bagian dari keseluruhan sistem pemasaran. Penjualan adalah suatu proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli. Perlu untuk diketahu juga bahwa adapula faktor yang mempengaruhi penjualan diantaranya harga jual dan kualitas produk atau barang. Oleh sebab itu berdasarkan kajian empiris dan konseptual di atas, maka faktor-faktor yang mempengaruhi penjualan yang layak untuk dikaji secara lebih mendalam dalam penelitian ini adalah faktor harga dan kualitas produk.
Harga merupakan suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang. harga cukup memiliki pengaruh yang besar terhadap penjualan , bagaimana yang telah dijelaskan dalam hukum permintaan “jika harga semakin murah maka maka barang yang diminta akan semakin banyak dan sebaliknya jika harga semakin mahal maka barang yang diminta semakin sedikit”. harga juga merupakan suatu penentu bagi permintaan barang dan untuk menentukan posisi persaingan penjualan dipasar. harga juga salah satu faktor penentu konsumen dalam mentukan suatu konsumen dalam menentukan suatu produk maupun jasa yang akan dibeli tersebut merupakan kebutuhan pokok lainnya, konsumen akan sangat memperhatikan harganya. pengusaha perlu memperhatikan hal ini, karena dalam persaingan usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing biasa lebih rendah.
Kualitas produk merupakan fokus utama dalam perusahaan, ualitas merupakan suatukebijakan penting dalam meningkatkan daya saing produk yang harus memberi kepuasan kepada konsumen yang melebihi atau paling tidak sama dengan kualitas produk dari pesaing. prusahaan harus benar-benar memahamiapa yang dibutuhkannkonsumen atas suatu produk yang akan dihasilkan. dengan demikian kualitas produk adalah suatu usaha untuk memenuhiataumelebihi harapan pelanggan, diamana suatu produk tersebut memiliki kualitas yang sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan,dan kualitas merupakan kondisi yang selalu berubahkarena selera atau harapan konsumen pada suatu produk selalu berubah, kualitas produk yang baik merupakan harapan konsumen yang harus dipenuhi oleh perusahaan, karena kualitas produk yang baik merupakan kunci perkembangan produktivitas perusahaan.
Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada Toko Sinar Baru Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 96 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh harga terhadap penjualan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t sebesar 0,003<0,05 dan thitung 3.101 > ttabel 1,661. Sedangkan terdapat pengaruh juga variabel kualitas produk terhadap penjualan Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t sebesar 0,000<0,05 dan thitung 6.523 > ttabel 1,661. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y = 24.692 + 0,321 X1 + 0,424 X2 + e yang artinya terdapat hubungan positif variabel harga dan kualitas produk terhadap penjualan. Hasil uji koefisien determinasi menghasilkan nilai R Square sebesar 0.513. Artinya bahwa sebesar 51,3% variabel Penjualan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Harga (X1), dan variabel Kualitas Produk (X2) Sedangkan selisihnya 48,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pisang raja (Musa paradisiaca) merupakan salah satu tanaman holtikultura yang penting didunia karena potensi produksinya yang cukup besar. Pisang raja men gandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar fermentasi minuman beralkohol seperti wine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan flavonoid dan kadar alkohol yang terdapat pada fermentasi wine pisang raja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 1 perlakuan dan 3 ulangan. Sampel buah pisang raja (Musa paradisiaca) diperoleh dari pasar tradisional Inpres.Buah pisang dicuci, dipotong-potong dan ditimbang, diblender, direbus, didinginkan, disaring, kemudian tambahkan gula 300g dan yeast 11g, dibotolkan dan difermentasi selama 21 hari. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat flavonoid dan kadar alkohol pada wine pisang raja. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan gambar. Berdasarkan data hasil penelitian, ditemukan bahwa kadar alkohol yang terdapat pada wine pisang raja adalah 5%. Wine pisang raja memiliki warna, aroma, dan rasa yang berkualitas. Sedangkan hasil uji kandungan flavonoid pada ekstrak wine pisang yang ditambahkan etanol dan HCL warnanya menjadi merah sehingga menunjukan adanya kandungan flavonoid.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pemanfaatan Tumbuhan Krokot( Portulaca oleracea L.) Pada Pembuatan Brownies Kukus
Kase, I. Y* Ballo, A ** Bullu, I. N**
Tumbuhankrokot (PortulacaoleraceaL.) adalahtumbuhan yang tumbuh liar di lapangandandapattumbuh di daerah yang berpasirdantanahliat.Tepungkrokotmerupakanhasilolahandaribahandasartumbuhankrokotyaitudaridaunkrokot.Brownies merupakankueberteksturlembutdanpadat, berwarnacokelatkehitamandanmemiliki rasa khascokelat.Tujuan dari penelitianadalahuntukmengetahuikualitasorganoleptik brownies kukus daritepungkrokot. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan yaitu A0 (100% Tepung terigu : 0 ( Kontrol)), A1 ( 25% Tepung terigu : 75% Tepung krokot), A3 ( 50% tepung terigu : 50% tepung Krokot), A4( 75% tepung terigu : 25% tepung krokot), dan A4( 100% tepung krokot). Parameter yang diuji yaitu uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penilaian panelis terhadap tingkat kesukaan brownies terhadap aspek warna terdapat pada perlakuan A3, aspek aroma terdapat pada perlakuan A4, aspek rasa terdapat pada perlakuan A1, dan aspek tekstur terdapat pada perlakuan A3. Berdasarkan hasil Two Way ANOVAdidapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test ( DMRT) pada taraf signifikan 5%.
Kata kunci :Krokot, TepungKrokot, Brownies, UjiOrganoleptik
Keterangan: *) Penulis
**) Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini menguji pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Dengan Partisipasi Stakeholder Sebagai Pemoderasi Pada SMP11 Kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah (a) Untuk menguji pengaruh Akuntabilitas terhadap Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).dan (b) Untuk menguji pengaruh Transparansi terhadap Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Secara teoritis Akuntabilitas adalah bentuk kewajiban mempertanggung-jawabkann keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik. Transparansi dalam penelitian ini adalah prinsip yang menjamin akses atau kebebasan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan yakni informasi tentang kebijkan, proses pembuatan dan pelaksanaannya serta hasil hasil yang dicapai dan Efektifitas adalah unsur pokok untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan di dalam setiap organisasi, kegiatan atau pun program. Populasi dalam penelitian ini adalah stakeholder eksternal dalam hal ini komite sekolah atau orang tua siswa SMP Negeri 11 Kota Kupang, sedangkan Sampel penelitian ini adalah komite sekolah dan orang tua murid sejumlah 30 responden. Penentuan jumlah responden menggunakan metode purposive random sampling, dimana kuisoner akan diberikan kepada responden yang kebetulan ditemui pada saat penelitian. Data penelitian ini dihimpun dengan memakai kuisiner berskala likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Analisis penelitian meliputi analisis pendahuluan untuk mendiskripsikan kondep berdasarkan indikatorindikator empirik dari masing-masing konsep. Analisis lanjutan menggunakan hasil analisis regresi untuk menjawab persoalan penelitian sekaligus untuk membuktikan hipotesis. Hasil p enelitian menunjukkan bahwa (1) akuntabilitas berpengaruh positif terhadap Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SMPN 11 Kota Kupang. Hasil tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh Paulus (2009) maupun Anggraini (2013), dan (2) transparansi berpengaruh positif terhadap Efektivitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SMPN 11 Kota Kupang. Hasil tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh Paulus (2009) maupun Anggraini (2013).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS VIII SMP NEGERI 3 AMARASI SELATAN
TAHUN AJARAN 2021/2022
Abuk M)* Manu, T.S. N)** Koroh, T)**
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) Hubungan Antara Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA, (b) Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPA, (c) Hubungan Antara Motivasi Belajar Dan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar IPA kelas VIII SMP Negeri 3 Amarasi Selatan. Jenis penelitian ini bersifat korelasi. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas VIII sebanyak 30. dan orang tua siswa sebanyak 30. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas VIII yang berjumlah 15, dan orang tua siswa yang berjumlah 15. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis korelasi dengan menggunakan dua jenis yaitu analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Berdasarkan Hasil Analisis Data menunjukkan Terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA diperoleh rhitung =0,588 > rtabel = 0.440. Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA diperoleh rhitung = 0,475 > rtabel = 0.440. Terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPA diperoleh rhitung = 0.480 > rtabel = 0.440.
Berdasarkan Hasil Penelitian menunjukkan Ada hubungan motivasi belajar siswa dengan hasil belajar karena adanya dorongan,harapan dan cita-cita, hasrat dan keiginan dalam belajar, sehingga siswa tidak mudah putus asa dalam belajar dan dapat menyelesaikan masalah sendiri. Ada hubungan pola asuh orang tua dengan hasil belajar karena adanya komunikasi antara orang tua dan anak, adanya nasehat dan bimbingan dari orang tua,adanya pujian dan penghargaan, sehingga siswa lebih giat dalam belajar dan mencapai hasil belajar yang baik. Ada hubungan motivasi belajar siswa dan pola asuh orang tua dengan hasil belajar, karena adanya motivasi yang tinggi dan pola asuh yang baik maka hasil belajar siswa semakin tinggi. Sebaliknya jika motivasi belajar siswa rendah dan pola asuh yang kurang baik maka hasil belajar siswa pun semakin rendah. Disarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber untuk mengembangkan kualitas sekolah yang berhubungan dengan motivasi belajar siswa, pola asuh orang tua, dan hasil belajar IPA.
Kata Kunci : Motivasi Belajar, Pola Asuh Orang Tua, Hasil Belajar IPA
Keterangan :
)* Peneliti
)** Pembimbing I
)** Pembimbing II
THE RELATIONSHIP OF STUDENT'S LEARNING MOTIVATION AND PARENTS' PARENTING PATTERNS TO LEARNING RESULTS OF SCIENCE CLASS VIII SMP NEGERI 3 AMARASI SELATAN
ACADEMIC YEAR 2021/2022
Abuk M)* Manu, T.S. N)** Koroh, T)**
ABSTRACT
This study aims to determine (a) the relationship between learning motivation and science learning outcomes, (b) the relationship between parenting parenting styles on science learning outcomes, (c) the relationship between learning motivation and parenting parenting styles on science learning outcomes for grade VIII junior high school students. Country 3 South Amarasi. This type of research is correlational. The population in this study were 30 grade VIII students and 30 students' parents. The sample used in this study was 15 grade VIII students, and 15 students' parents. Data collection techniques used questionnaires and documentation. The data analysis technique used correlation analysis technique using two types, namely simple correlation analysis and multiple correlation.Based on the results of data analysis showed that there was a significant relationship between learning motivation and science learning outcomes, it was obtained rcount = 0.588 > rtable = 0.440. There is a significant relationship between parenting styles on science learning outcomes, it is obtained rcount = 0.475 > rtable = 0.440. There is a significant relationship between learning motivation and parenting patterns of parents on science learning outcomes obtained rcount = 0.480 > rtable = 0.440. Based on the results of the study, it shows that there is a relationship between students' learning motivation and learning outcomes because of the encouragement, hopes and ideals, desires and desires in learning, so that students do not easily give up in learning and can solve problems on their own. There is a relationship between parenting and learning outcomes because of communication between parents and children, advice and guidance from parents, praise and appreciation, so that students are more active in learning and achieve good learning outcomes. There is a relationship between student learning motivation and parenting style with learning outcomes, because of high motivation and good parenting, student learning outcomes are higher. Conversely, if students' learning motivation is low and parenting is not good, the student's learning outcomes will be even lower. It is suggested that the results of this study can be used as a source to develop school quality related to student learning motivation, parenting styles, and science learning outcomes.
Keywords: Learning Motivation, Parenting Patterns, Science Learning Outcomes
Description :
)* Researcher
)** Advisor I
)** Supervisor II
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rhyzophora stylosa Griff termasuk salah satu jenis mangrove yang dapat dijumpai di hampir semua hutan mangrove. Tumbuhan ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi dengan ditemukannya pada kondisi lingkungan yang cukup ekstrim. Rhyzophora stylosa Griff dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan bangunan serta kayu bakar, dan memiliki kemampuan mengobati beberapa penyakit seperti diare, rematik, nyeri otot, luka dalam, sakit pinggang, sakit tulang, dan menghentikan pendarahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisolasi dan identifikasi jamur endofit pada daun mangrove Rhyzophora stylosa Griff. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive dengan masing-masing perlakuan dua kali. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu meliputi karakteristik makroskopis serta dari masing-masing jamur yang berhasil diisolasi dari daun muda dan daun tua mangrove Rhyzophora stylosa Griff. Diperoleh simpulan yakni terdapat 9 isolat jamur mikroskopis yang diisolasi dari daun muda dan daun tua mangrove Rhyzophora stylosa Griff, yang berasal dari 2 genus yakni genus Trichoderma (3 isolat), Aspergillus (6 isolat), dimana masing-masing memiliki karakteristik makroskopis dan mikroskopis yang berbeda-beda
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi ini adalah Deskripsi Penyebab, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Prostitusi Online, maka penulis akan mengkaji secara lebih lanjut penyebab, modus dan akibat hukum dengan rumusan masalah apa faktor Penyebab, Bagaimana Modus dan akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana Prostitusi Online. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Penyebab, Modus dan akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana Prostitusi Online dan manfaat penelitian ini secara praktis agar ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan penulis dalam bidang hukum dan dapat membantu dan memberi masukan serta tambahan pengetahuan bagi pihak–pihak yang terkait dengan masalah yang diteliti. Variabel yang digunakan 2 (dua) yaitu Variabel Bebas yaitu Penyebab, Modus dan akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana Prostitusi Online dan Variable terikat yaitu Putusan Pengadilan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Normatif dengan jenis data yang digunakan adalah Data Primer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu putusan-putusan tindak pidana Prostitusi Online dan Data Sekunder yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer. Seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, atau pendapat para pakar hukum, jurnal dan buku-buku referensi lainnya. Faktor ekonomi, selain untuk mendapatkan keuntungan dan memerlukan uang tambahan untuk keperluan sehari hari. Modus cara yang dipakai mengiklankan wanita dengan mengirimkan foto dan tarif harga di media aplikasi sosial seperti WhatsUp, Beetalk, dan Michat utuk berhubungan badan. Modus dengan cara merayu dan menawarkan wanita untuk menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK). Modus kesepakatan imbalan antara mucikari dan PSK dari hasil berhubungan badan dengan tamu. Akibat hukum terhadap pelaku, Pelaku ditahan dan dipidana penjara, Pelaku dibebankan membayar biya perkara. Akibat hukum terhadap barang bukti ialah sebagian barang bukti dirampas untuk negara, dirampas untuk dimusnahkan dan dikembalikan kepada yang berhak, Bagi masyarakat; yang mengetahui adanya tindak pidana prostitusi online agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, Bagi Mucikari dan PSK; Diharapkan bisa kembali ke jalan yang benar, dengan landasan agama dan hukum adat yang melarang hal tersebut. Bagi pemerintah; Diupayakan secara optimal rehabilitasi, namun yang tidak kalah penting ialah upaya pencegahan terhadap segala bentuk prostitusi maupun prostitusi online. Hasil penelitian menunjukan Penyebab, Modus dan akibat hukum Terjadinya Tindak Pidana Prostitusi Online, yaitu : Kata Kunci : Penyebab, Modus, Akibat Hukum, Terjadinya, Tindak, Pidana, Prostitusi, Online.