Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

Pengaruh Pengetahuan Pajak, Sanksi Pajak, Modernisasi Sistem dan Kondisi Keuangan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM selama Pandemi Covid 19

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul :“Pengaruh Pengetahuan Pajak, Sanksi Pajak, Modernisasi Sistem dan Kondisi Keuangan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM selama Pandemi Covid 19”. Skirpsi ini ditulis oleh Firminus Xaverius Irvon Klau, NIM 18190124 Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi jalue minat perpajakan, Universitas Kristen Arta Wacana Kupang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial pengetahuan pajak, sanksi pajak, modernisasi sistem dan kondisi keuangan yang dinyatakan sebagai variabel bebas terhadap kepatuhan wajib pajak yaitu variabel terikat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dimana populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di kecamatan Malaka Barat yang terdaftar pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malaka. Data diperoleh dengan menyebar kuesioner kepada 100 UMKM di kecamatan Malaka Barat. Teknik analisis data dilakukan adalah dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan uji regresi berganda. Nilai R Square (R2) sebesar 0,238 menunjukkan bahwa variabel pengetahuan pajak, sanksi pajak, modernisasi system, kondisi keuangan mampu menjelaskan kepatuhan pajak sebesar 23,8 % sedangkan sisanya sebesar 72,2 % merupakan pengaruh dari variabel independen di luar persamaan model regresi dalam penelitian ini. Berdasarkan regresi berganda yang dilakukan diperoleh hasil bahwa X1 terhadap Y diperoleh nilai sign 0,085 > 0,05 dan nilai t hitung 1,742 1,985, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pengetahuan pajak (X1) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y). X2 terhadap Y diperoleh nilai sign 0,00 0,05 dan nilai t hitung 3,858 > 1,985, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh sanksi pajak (X2) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y). X3 terhadap Y diperoleh nilai sign 0,249 > 0,05 dan nilai t hitung 1,159 1,985, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh modernisasi sistem (X3) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y). Dan X4 terhadap Y diperoleh nilai sign 0,024 0,05 dan nilai t hitung 2,293 > 1,985, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kondisi keuangan (X4) terhadap kepatuhan wajib pajak (Y). Saran yang dapat diberikan oleh peneliti bagi kesempurnaan penelitian selanjutnya yaitu saat mengisi kuesioner sebaiknya responden didampingi langsung oleh peneliti agar informasi yang didapatkan responden lebih tepat, lebih intens dalam memberikan penjelasan mengenai instrumen pertanyaan yang ada dalam kuesioner kepada responden agar tidak terjadi perbedaan interpretasi maksud dan tujuan, penelitian ini perlu dikembangkan dengan menambahkan variabel faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak lainnya, penelitian ini sebagai sumber pembelajaran dan referensi bagi akademisi yang ingin mempelajari dan memahami tentang hal-hal yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak UMKM di saaat pandemic covid-19. Kata kunci : Pengetahuan Pajak, Sanksi Pajak, Modernisasi Sistem, Kondisi Keuangan dan Kepatuhan Wajib Pajak.

PENGARUH KOMPONEN ARUS KAS DAN LABA KOTOR TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 - 2021)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Arus kas sangat berguna untuk suatu sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut, sedangkan Laba kotor menyediakan angka yang berguna untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan menilai laba masa depan tentunya bermanfaat untuk prosepek usaha, sehingga memperoleh keuntungan dan mampu memenuhi tanggung jawabnya kepada pemilik, karyawan, masyarakat dan pemerintah (stakeholders). Harga saham merupakan harga penutupan pasar saham selama periode pengamatan untuk tiap-tiap jenis saham yang disajikan sampel dan pergerakannya senantiasa diamati oleh para investor. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh komponen arus kas, laba kotor terhadap harga saham. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengaruh komponen arus kas, laba kotor terhadap harga saham. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R), Uji (F) dan Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pertama Arus kas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap harga saham, kemudian pada variabel kedua Laba kotor berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham.

PENGARUH SUHU PENGERINGAN PADA PEMBUATAN TEPUNG BUAH SUKUN (Artocarpus atilis)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Ayu Ashinta Delvina Dima 1) Haba Bunga, F.J. 2) Dethan J. J. S.3) Program studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tepung buah sukun (Artocarpus atilis) merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai produk pangan. Buah sukun kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah sukun juga dapat ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penggunaan tepung buah sukun dalam produk pangan dapat meningkatkan nilai tambah dari buah sukun itu sendiri. Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan sebahagian besar air dari suatu bahan dengan bantuan energi panas dari sumber alami (sinar matahari) atau buatan (alat pengering). Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan yang dikeringkan oleh media pengering yang biasanya berupa panas (Thaib). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Satu factor suhu. Perlakuan yang diuji adalah suhu pengeringan buah sukun yaitu 50, 60, 70, dan 80°C dengan lama waktu pengeringan masing-masing suhu 5 jam. Setiap perlakuan akan dilakukan dengan 16 pengulangan, sehingga akan diperoleh 4 satuan percobaan. Dalam penelitian ini dimulai dari proses pengupasan dan pencucian sukun, lalu di potong menggunakan pisau. Kemudian sukun dikeringkan menggunakan tray drayer/alat pengering dengan variasi suhu 50°C 60°C 70°C 80°C dan lama waktu pengeringan masing-masing 5 jam. Setelah selesai proses pengeringan, sukun ditepungkan menggunakan blender dan durasi penepungan yaitu 10 menit. Setelah penepungan selesai, tepung sukun diayak menggunakan ayakan standard Tyler untuk mendapatkan nilai diameter rata-rata butiran dan tingkat kehalusan tepung. Hasil tepung yang lolos ayakan 60 mesh digunakan untuk mengetahui kualitas fisik dari tepung sukun tersebut.

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.

ANALISIS PENGGUNAAN MIKROKONTROLER PADA ALAT PENGERING IRISAN PINANG TIPE RAK

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pinang merupakan tanaman industri yang bermanfaat bagi manusia. Proses pengeringan pinang biasadilakukan dengan cara menjemurnya disaat panas, namun cara tersebut kurang efektif karena memerlukan waktu lama, tempat luas, dan panas matahari, sehingga saatmalam atau saat hujan proses pengeringan tidak dapat dilanjutkan. Maka dari itu dibutuhkan alat pengering pinang otomatis yang dapat digunakan secara terus menerus dan tidak tergantung kepada kondisi cuaca sebagai syarat utama pengeringan. Alatini terdir dari heater sebagai pemanas udara dalam ruang pengering, sensor DHT11 sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban,fan sebagai sumber sirkulasi udara di dalam box pengering, LCD 16x2 sebagai penampil suhu, kelembaban, dan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang diprogram untuk menjalankan perangkat dan mengatur suhu ruang pengering, suhu ruang pengering dirancang dengan suhu maksimal 50°C. apabila suhu lewat dari 50°C heater dan fan akan berhenti bekerja dan apabila suhu kurang dari 50°C maka heater dan fan akan aktif lagi untuk memanaskan ruangan.

PENGARUH SUHU PENGERINGAN PADA PEMBUATAN TEPUNG BUAH SUKUN (Artocarpus atilis)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ayu Ashinta Delvina Dima 1) Haba Bunga, F.J. 2) Dethan J. J. S.3) Program studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tepung buah sukun (Artocarpus atilis) merupakan salah satu bahan pangan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan berbagai produk pangan. Buah sukun kaya akan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, buah sukun juga dapat ditemukan dengan mudah dan memiliki harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penggunaan tepung buah sukun dalam produk pangan dapat meningkatkan nilai tambah dari buah sukun itu sendiri. Pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan sebahagian besar air dari suatu bahan dengan bantuan energi panas dari sumber alami (sinar matahari) atau buatan (alat pengering). Pengeringan adalah proses perpindahan panas dan uap air secara simultan yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan yang dikeringkan oleh media pengering yang biasanya berupa panas (Thaib). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan Satu factor suhu. Perlakuan yang diuji adalah suhu pengeringan buah sukun yaitu 50, 60, 70, dan 80°C dengan lama waktu pengeringan masing-masing suhu 5 jam. Setiap perlakuan akan dilakukan dengan 16 pengulangan, sehingga akan diperoleh 4 satuan percobaan. Dalam penelitian ini dimulai dari proses pengupasan dan pencucian sukun, lalu di potong menggunakan pisau. Kemudian sukun dikeringkan menggunakan tray drayer/alat pengering dengan variasi suhu 50°C 60°C 70°C 80°C dan lama waktu pengeringan masing-masing 5 jam. Setelah selesai proses pengeringan, sukun ditepungkan menggunakan blender dan durasi penepungan yaitu 10 menit. Setelah penepungan selesai, tepung sukun diayak menggunakan ayakan standard Tyler untuk mendapatkan nilai diameter rata-rata butiran dan tingkat kehalusan tepung. Hasil tepung yang lolos ayakan 60 mesh digunakan untuk mengetahui kualitas fisik dari tepung sukun tersebut.

PENGARUH HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) BERBASIS FLORA CIRI KHAS NTT TERHADAP MINAT BELAJAR DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (BRYOPHYTA) BERBASIS FLORA CIRI KHAS NTT TERHADAP MINAT BELAJAR DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG Saefatu Y)* Meha, M.A)** Nomleni, F.Th)** ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 4 Kota Kupang, ada beberapa kendala untuk mencapai pembelajaran yang optimal yakni dalam proses pembelajaran, siswa kurang fokus dalam materi yang dibahas sehingga dalam penyelesaian soal-soal, hasil belajar siswa kurang memuaskan. Masalah yang ditemukan di SMA Negeri 4 Kota Kupang yaitu minat belajar siswa yang masih rendah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi seluruh siswa kelas X berjumlah 386 siswa, sampel kelas eksperimen 35 siswa dan kelas kontrol berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji t, bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perhitungan Independent Samples Test nilai signifikan Equal variances assumed memiliki taraf Sign p= 0.000 yang artinya 0,05 maka hipotesis yang dipakai yaitu H1 diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pada minat belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan handout di SMA Negeri 4 Kota Kupang. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang diterapkan dapat melatih siswa untuk bekerjasama dalam kelompok tanpa ada yang mendominasi sehingga tercipta ketertarikan dan keaktivan siswa yang dapat berpengaruh terhadap minat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran. Kata Kunci : Handout minat belajar berbasis flora ciri khas NTT. Keterangan: )*Peneliti )**Pembimbing I )** Pembimbing II THE EFFECT OF HANDOUT OF MOSS PLANT (BRYOPHYTA) BASED ON NTT’S SPECIFIC FLORA FEATURES ON LEARNING INTEREST AT SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG Saefatu.Y)* Meha, A.M)** Nomleni, F.Th)** ABSTRACT Based on the results of observations at SMA Negeri 4 Kota Kupang, there are several obstacles to achieving optimal learning, namely in the learning process, students are less focused on the material being discussed so that in solving questions, student learning outcomes are unsatisfactory. The problem found at SMA Negeri 4 Kota Kupang is that students' interest in learning is still low. The method used is the experimental method. The population of all students in class X totaled 386 students, the sample for the experimental class was 35 students and the control class was 29 students. The data were collected using a questionnaire and the data obtained were analyzed using the t test, supported by SPSS version 22. The results showed that the Independent Samples Test calculated a significant value of Equal variances assumed, which had a Significance level of p= 0.000, which means 0.05, so the hypothesis used was H1 is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is an influence on the learning interest of students who take part in learning using handouts at SMA Negeri 4 Kota Kupang. This is because the learning that is applied can train students to work together in groups without anyone dominating so as to create student interest and activity which can affect student learning interest in participating in learning. Keywords : Handout interest in learning based on the characteristics of the flora of NTT. Information: )* Researcher )**Supervisor I )** Supervisor II

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS POSTER MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL DI SMP NEGERI 10 KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dari Hasil Analisis kebutuhan awal ditemukan bahwa kekurangan bahan ajar poster menggunakan aplikasi canva pada materi pemanasan global di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar poster menggunakan aplikasi canva pada materi pemanasan global di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan prosedur pengembangan 1) Analisi (Analyze) 2) Desain (Design) 3)Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kulitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari Ahli Media 92,2% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu di revisi, uji Ahli Desain di peroleh 85% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu di revisi, uji Ahli Materi di peroleh 80%, dengan kualifikasi baik dan tidak perlu direvisi, uji kelompok kecil di peroleh 95,8%,dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi uji kelompok besar di peroleh 93% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvis. Dari hasil penelitian ini maka mengindikasikan bahwa bahan ajar poster menggunakan aplikasi canva ini layak digunakan sebagai bahan pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa karena terdapat gambar yang jelas, memperjelas penyajian agar tidak terlalu bersifat verbalitas, serta membantu siswa untuk mengatur, mengingat, membandingkan, dan membuat hubungan antara sub pokok bahasan dan sub lainnya. Dari Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahan najar poster menggunakan aplikasi canva pada materi pemanasan global layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 10 Kota Kupang tahun ajaran 2022/2023

PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU ABSTRAKSI Wahang. A. M *) Nainiti N.P.P.E **)) Makaborang. M. **))) Suatu penelitian ini dengan Pengaruh Jenis Tanah dan Interval Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung Ungu telah dilaksanakan pada lahan di Desa Oemofa, Oefeto Timur pada tanggal 06, Oktober sampai dengan 07, Desember 2022. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis tanah dan interval waktu pemberian air terhadap pertumbuhan dan hasil tanman terung ungu.. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. Dalam penelitian ini perlakuan jenis tanah memberikan pengaruh nyata tapi tidak signifikan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah buah terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman terung ungu.Interval pemberian air berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah buah terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman terung ungu. Interval waktu pemberian air 1 liter / 1 hari pada tanah alluvial T1A1 menunjukan hasil tertinggi pada parameter tinggi tanaman 83,13 cm dan nilai rata-rata terendah 68,88 cm pada kombinasi perlakuan T2A2 di tanah mediteran dan interval waktu pemberian air 1 liter / 3 hari. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan pemberian air dan jenis tanah yang memberikan pengaruh nyata pada jumlah daun dengan parameter rata-rata jumlah daun tanaman tertinggi 35,50 helai pada kombinasi perlakuan T1A1 dan berat basah buah 196,18 gram pada kombinasi perlakuan T1A1. Kata kunci : Interval waktu pemberian air, Alluvial, Mediteran

AN ANALYSIS OF POLITINESS STRATEGIES IN “WAR ROOM MOVIE” TRANSCRIPT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul penulisan ini adalah Analisis Strategi Kesopanan Dalam “Transkrip Film War Room”. Masalah penelitian akan dijawab dengan melakukan penelitian: Apa saja jenis-jenis strategi kesantunan dalam film war room? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis strategi kesantunan dalam fil m war room. Brown & Levinson (1987) menyatakan kesantunan adalah hubungan antara dua partisipan yang kita sebut diri sendiri dan orang lain. Mereka juga menyatakan tentang lima kesantunan dalam strategi kesantunan. penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam memperoleh data penulis menggunakan dokumenter sebagai instrumen. Penelitian ini mengambil data dalam bentuk dokumenter. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana data dideskripsikan menggunakan kalimat tanpa menggunakan rumus. Berdasarkan analisis data, penelitian menemukan lima strategi yaitu : (1) Bald on Record, (2) Positive Politeness, (3) Negative Politeness, (4) Off Record dan (5) Don't Do the Face Threatening Acts (FTAs) dan katakter-karakter film war room adalah Strategi kesantunan juga dapat dilihat dari sikap pendengaran aktif para tokoh dalam film ini. Salah satu strategi kesantunan adalah menggunakan kalimat-kalimat sopan saat berbicara dengan orang lain. Selain itu, karakter-karakter di dalam War Room juga sering menggunakan bahasa yang tidak mengandung unsur kekerasan atau penghinaan terhadap orang lain. Strategi kesantunan juga dapat dilihat dari sikap pendengaran aktif para tokoh dalam film ini. Dalam situasi konflik antara dua karakter utama yaitu Tony and Elizabeth Jordan. Semua strategi kesantunan ini bertujuan agar komunikasi antara setiap karakter menjadi lebih efektif dan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan agar mereka yang tertarik dengan studi pragmatik dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai sumber informasi dan menyelidiki hal-hal yang bersangkutan lebih lanjut untuk informasi yang kaya tentang strategi kesantunan dalam dialog di film wa r room . Kata kunci : Strategi Kesopanan, Film War Room.

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI PARASIT Anisakis sp PADA IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) OEBA - KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN BOY UMBU M. T. J. AWANG (18390002). Identifikasi dan Prevalensi Parasit Anisakis sp pada ikan Tongkol (Euthynnus affinis) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba – Kota Kupang. Dibawah bimbingan : Umbu P. L. Dawa, S.Pi, M.Sc sebagai Pembimbing I dan Dewi S. Gadi, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana – Kupang. Ikan Tongkol merupakan inang bagi berbagai macam jenis parasit Metazoa termasuk diantaranya adalah parasit Monogenea, Digenea, Acantocephala, dan Nematoda. Anisakis sp merupakan salah satu parasit kelompok Nematoda, penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit memiliki hubungan parasit itu sendiri dan inangnya. Anisakis sp merupakan salah satu spesies endoparasit yang bersifat Zoonis. Zoonis adalah infeksi yang secara alamiah dapat berpindah antara hewan dengan manusia yang dapat menyebabkan penyakit Anisakiasis. Identifikasi parasit Anisakis sp berdasarkan Adroher-Auroux (2020). Prevalensi parasit Anisakis sp berdasarkan Arifudin dan Abdulgani (2013), perhitungan Derajat Infeksi parasit Anisakis sp berdasarkan Paremme (2018). Adapun tahapan yang perlu dilakukan yaitu : persiapan alat dan bahan, penanganan sampel, pengamatan sampel dan identifikasi. Identifikasi parasit Anisakis sp dimulai dari pengamatan morfologi Anisakis sp dibawah mikroskop binokuler dengan mengamati bagian kepala, badan dan ekor. Selanjutnya dilakukan perhitungan prevalensi dan derajat infeksi parasit Anisakis sp. Hasil yang didapat dalam penelitian ini, yaitu ikan tongkol (Euthynnus affinis) yang didaratkan di TPI Oeba – Kota Kupang positif terinfeksi parasit L3 Anisakis sp Tipe I pada 8 ekor sampel dari 40 ekor sampel yang diteliti. Dengan ditemukannya 58 individu parasit Anisakis sp pada organ predileksi lambung usus, hati dan gonad. Angka prevalensi parasit Anisakis sp pada ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebesar 20% dengan kategori sering (often). Sementara angka derajat infeksi yang didapat adalah 7,25 individu parasi/ekor sampel dengan kategori rendah (low). Kata Kunci : Identifikasi, Prevalensi, Derajat infeksi, Ikan tongkol (Euthynnus affinis), Anisakis sp, TPI Oeba

ANALISIS UNSUR INSTRINSIK DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The objective of study was to find the intrinsic elements in novel Rainbow Troops. The method that was used in this study was a qualitative method, which focused intrinsic elements. The results of analyzing the intrinsic elements ware described as follows: a) Characters consists of three types protagonist (eight characters),antagonist (two characters) and tritagonist (one characters). b)Setting consists of three types setting place ( seven setting place),setting of time ( three setting of time ),setting of society (four setting of society). c) theme consist of two that is :( education ,and poorness).d) Plot use forward flow consist of four types exposition, rising action ,falling action, denouement) e) subject matter subject matter in the novel the ten children who got the nickname the rainbow troops. The Rainbow Troops tells about the lives of 10 children from poor families who attend a Muhammadiyah school in Belitung which is full of limitations in getting an Education. So, the writer can conclude that this novel has 5 the intrinsic elements That can be seen in the novel the Rainbow Troops by Andrea Hirata.

TILALAN DAN FUILAN ( Suatu Kajian Ekoteologi Terhadap Kearifan Lokal dari Mitos Tilalan dan Fuilan di Lapangbaru, Desa Kuifana dan Implikasinya bagi Pelestarian Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan di Jemaat Betel Samuru )

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fakta membuktikan bahwa manusia sebagai pelaku kerusakan alam. Keadaan alam yang sudah rusak, menjadi isu penting pada abad ini. Bahkan akibat dari kerusakan alam telah berdampak pada kehidupan manusia. Manusia mengalami berbagai penyakit bahkan hubungan sosial antara sesama menjadi renggang. Manusia cenderung lebih memikirkan tentang dirinya sendiri tanpa memikirkan kebutuhan orang lain dan keberlanjutan alam semesta. Salah satu upaya mengatasi kerusakan alam dan upaya pelestarian alam adalah dengan menggali kearifan lokal. Mitos adalah salah satu kearifan lokal dalam bentuk cerita lisan yang diceritakan dari waktu ke waktu kepada setiap generasi. Masyarakat lokal di Lapangbaru pun memiliki mitos. Mitos yang masih dipercayai dan di pelihara adalah Tilalan dan Fuilan atau mitos danau Kuifana. Hal ini menarik bagi peneliti untuk mengelaborasi mitos Tilalan dan Fuilan dan sekaligus menggali serta menemukan kearifan lokal bagi pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Untuk itu yang menjadi pokok permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini adalah bagaimana terjadinya mitos, makna mitos bagi masyarakat lokal Lapangbaru, dan nilai-nilai kearifan lokal dari mitos. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mitos Tilalan dan Fuilan, bagaimana masyarakat lokal Lapangbaru memaknai mitos dan nilai-nilai kearifan lokal dari mitos bagi pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Keuntungan metode kualitatif adalah peneliti mendapatkan sejumlah informasi baik secara lisan maupun tertulis dari setiap individu, bahkan peneliti diberi kesempatan untuk mengamati segala fenomena yang terjadi termasuk bahasa dan simbol sebagai alat komunikasi yang dimiliki sebagai bagian yang penting dan tidak dapat terpisahkan dari yang diteliti. Subjek dari penelitian adalah anak laki-laki sulung dari sub suku Kalongfala, sebagai keturunan dari Tilalan dan Fuilan. Penelitian berlokasi di Lapangbaru, desa Kuifana kecamatan Abad Selatan, kabupaten Alor. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Selanjutnya data yang terkumpul akan di analisis dengan menggunakan teori ekoteologi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa mitos Tilalan dan Fuilan memiliki peranan penting dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya sumber daya air. Air di danau Kuifana perlu dijaga dan dilestarikan, sebab jika tidak demikian, maka danau bisa menjadi kering. Hal ini disebabkan karena kondisi tanah Lapangbaru yang kering dan gersang, serta memiliki curah hujan yang rendah atau beriklim tropis. Dalam upaya konservasi, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak baik pemerintah, masyarakat setempat, dan gereja dalam menyusun program strategi yang khas Lapangbaru bagi pembangunan di desa Kuifana, yakni tidak saja berpikir soal pengembangan ekonomi dan pembangunan, tetapi berpikir juga tentang keseimbangan alam supaya tetap ada kehidupan di Lapangbaru.

GMIT DAN PRIMORDIALISME Suatu Kajian Teologi Kegelisahan Terhadap Praktik Primordial Para Pendeta Dalam Suksesi Kepemimpinan Sinode GMIT Periode 2015-2019 dan Impikasinya Bagi Relasi Koinonia

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ilmiah dengan topik GMIT DAN PRIMORDIALISME: Suatu Kajian Teologi Kegelisahan Terhadap Praktik Primordial Para Pendeta Dalam Suksesi Kepemimpinan Sinode GMIT Periode 2015-2019 dan impikasinya bagi relasi Koinonia telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan data dan informasi tentang reason (motif), bentuk dan cara dari praktik primordial para Pendeta dalam setiap suksesi kepemimpinan Sinode GMIT periode 2015-2019. Praktik primordislisme ini akan semakin kental terasa, ketika momentum suksesi pergantian kepemimpinan sinodal terjadi. Opini dan narasi primordial (suku, almamater dan Angkatan) digiring dan dikembangkan oleh para pendeta secara sadar dan sengaja di ruang-ruang publik (Jemaat). Isu seksi ini didesain (by design) secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Isinya melalui pembentukan “Tim Sukses”, rapat-rapat senyap, lobi hingga pada strategi teknis yang bermuara pada perutusan peserta persidangan yang telah terindoktrinasi. Selanjutnya, berdasarkan data dan informasi yang didapat, penulis membuat refleksi teologi kegelisahan terhadap pengaruh praktik primordial dalam suksesi kepemimpinan sinodal, bagi relasi persekutuan bergereja (Koinonia). Dalam mencapai tujuan di atas penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara (interview), observasi dan studi pustaka ((literature review). Teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang perubahan prilaku pemilih (voting behavior) melalui tiga pendekatan, yaitu sosiologis (the Columbia study), psikologis (The Michigan Model) dan pilihan rasional (rational choice). Teori perilaku pemilih (voting behavior) dipilih karena teori ini, adalah yang paling kredibel untuk mengetahui alasan seorang pemilih dalam mempertimbangkan dan memutuskan pilihan politiknya. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini, bahwa praktik primordial para pendeta dalam suksesi kepemimpinan sinodal adalah fakta, bukan mitos. Mayoritas para pemilih (pendeta) memakai politik identitas (suku, almamater dan angkatan) dengan motif, cara dan tujuan yang berbeda-beda. Aktor intelektual dalam praktik primordial didominasi oleh para pendeta. Sementara para politisi dan kapitalis menjadi “penumpang” dengan kepentingannya sendiri. Teologi kegelisahan yang dibangun berguna untuk melihat sejauh mana relevansinya bagi koinonia bergereja [ber-GMIT] yang heterogen di tengah tantangan globalisasi. Menjadi otokritik dan warning bagi para pendeta secara khusus dan GMIT secara umum, untuk tidak lagi menjadikan isu primordial sebagai “kendaraan” dalam suksesi kepemimpinan sinodal. Dengan mempolakan prinsip pemuridan yang setara akan membentuk karakter kepemimpinan seorang hamba yang memimpin dan seorang pemimpin yang menghamba. Kata kunci: Gereja (GMIT), primordialisme, kepemimpinan, Teologi kegelisahan.

TUHAN DALAM RITUAL MATE MANU (Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual tentang Tuhan dalam Kepercayaan Asli Orang Ngada)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tulisan ini berisi uraian tentang Tuhan dalam ritual mate manu dalam kepercayaan asli orang Ngada. Pertanyaan penelitian adalah apakah konsep orang Bajawa tentang Tuhan dalam ritual mate manu, kemudian bagaimana tinjauan teologi kontekstual dalam ritual mate manu dan implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa. Melalui pertanyaan-pertanyaan ini, maka tujuan yang dicapai adalah mengetahui dan menganalisis konsep Tuhan menurut orang Bajawa dalam ritual mate manu, kemudian meninjau ritual mate manu menurut teologi kontekstual dan sekaligus menganalisis implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa. Deskripsi dan analisa dibangun di atas pandangan orang Bajawa tentang Tuhan dalam ritual mate manu. Suatu tinjauan teologi kontekstual dan implikasi ritual mate manu bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa menjadi muara dari tesis ini. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap sejumlah responden di Bajawa. Selain itu kajian literatur dilakukan untuk memperkuat analisa dan refleksi teologis. Hasil penelitian membuktikan, bahwa hati dan usus dari ayam/manu menjadi simbol penting dalam pemahaman iman orang Bajawa. Hati dan usus ayam/mamu menjadi tanda bagi orang Bajawa dalam memahami pesan dan maksud Tuhan untuk kehidupan mereka kedepannya. Lebih dari itu, ritual mate manu memberikan implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa yang ditunjukan melalui sikap inklusif atau saling menerima perbedaan akan tradisi atau praktik budaya yang dimiliki oleh orang Bajawa. Kata Kunci: Tuhan, Ritual mate manu, Model Antropologis.

DIAKONIA HOLISTIK GMIT BAGI DAN BERSAMA KELOMPOK DIFABEL (Sebuah Kajian Teologis terhadap Peranan GMIT dalam Upaya Pemberdayaan melalui Diakonia Holistik Bagi dan Bersama Kelompok Difabel dan Implikasi bagi Pelayanannya di Masa Kini)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kenyataan, bahwa hingga hari ini keberpihakan lembaga-lembaga pemerintah dan sosial kepada kelompok difabel belum memadai. Gereja, sebagai salah satu lembaga sosial, yang bertanggung jawab terhadap kelompok difabel masih lamban untuk memperlihatkan pelayanannya. Mengapa gereja begitu lamban dalam menyikapi persoalan kelompok difabel? Apakah minimnya keberpihakan gereja terhadap kelompok difabel karena gereja masih bergumul dengan minimnya konsep teologi yang berdampak pada lambannya diakonia holistik GMIT bagi dan bersama kelompok difabel? Tesis ini mengacu pada empat pertanyaan pokok: (1) Apa konsep teologi GMIT tentang kelompok difabel, dan upaya GMIT menjemaatkan teologi kelompok difabel yang berdampak pada peningkatan pelayanan holistik bagi dan bersama kelompok difabel? (2) Apa pandangan Ketua MS GMIT, UPP Teologi MS GMIT, dan para pendeta GMIT terkait kelompok difabel dan bagaimana pandangan kelompok difabel tentang identitas mereka sendiri? (3) Bagaimanakah praksis diakonia holistik GMIT bagi dan bersama kelompok difabel? (4) Bagaimana refleksi teologis tentang pemberdayaan gereja bagi dan bersama kelompok difabel? Pertanyaan-pertanyaan ini, membimbing penulisan ini untuk mencapai empat tujuan, yaitu : (1) sebuah deskripsi konsep teologi GMIT tentang kelompok difabel dan upaya GMIT menjemaatkan teologi kelompok difabel yang berdampak pada peningkatan pelayanan diakonia holistik bagi dan bersama kelompok difabel; (2) Uraian perspektif Ketua MS GMIT, UPP Teologi MS GMIT, dan para pendeta GMIT terkait kelompok difabel; (3) Uraian pandangan kelompok difabel tentang identitas mereka sendiri; penjelasan praksis diakonia holistik GMIT selama ini bagi dan bersama kelompok difabel; dan (4) sebuah tinjauan reflektif teologis tentang diakonia holistik gereja bagi dan bersama kelompok difabel. Metode yang digunakan dalam penelitian untuk kepentingan tesis ini adalah metode penelitian kwalitatif dengan teknik wawancara mendalam. Selain itu studi kepustakaan diarahkan pada dokumen-dokumen GMIT yang berkaitan dengan topik studi. Penelitian ini membuktikan bahwa (1) GMIT masih perlu menunjukkan kepekaan dan kepedulian dalam prinsip solidaritas yang sama kepada kelompok difabel. (2) Diakonia bagi dan bersama kelompok difabel masih sangat terbatas. (3) GMIT belum memiliki pandangan dan sikap teologis yang jelas terhadap kelompok difabel. (4) Secara teologis, keberpihakan kepada kelompok difabel dalam menegakkan keadilan dan damai sejahtera bagi mereka sesungguhnya memperlihatkan keberpihakan Allah bagi manusia.

MOTIVASI IBADAH DAN TINJAUAN TEOLOGIS BERDASARKAN TEORI BEHAVIORISTIK B. F. SKINNER DI KALANGAN PEMUDA-PEMUDI JEMAAT GMIT LULANGKANG MATA JEMAAT SUSAN TAKALELANG KLASIS ALOR TENGAH UTARA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi setiap motivasi-motivasi dari pemuda-pemudi jemaat GMIT Lulangkang Mata Jemaat Susan Takalelang Klasis Alor Tengah Utara di dalam mengikuti ibadah. Adapun bentuk-bentuk dari motivasi beribadah merupakan suatu kewajiban sebagai warga Gereja mendapatkan pemulihan atau kesembuhan, bukan menjadikan tempat Gereja sebagai tempat mencari kesenangan diri semata. Adanya berbagai motivasi dalam beribadah mengakibatkan tujuan utama dari ibadah menjadi melenceng karena motivasi beribadah cenderung kepada kepentingan pribadi. Motivasi yang demikian dapat mempengaruhi pertumbuhan kerohanian dari seseorang. Pemuda-pemudi merupakan tiang penopang dari suatu Gereja. Oleh karena itu, mereka seharusnya mempunyai motivasi yang benar dalam beribadah supaya mereka dapat mengalami pertumbuhan secara rohani. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data secara angket, wawancara, observasi, dan dokumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang motivasi, ibadah, dan konsep teori behavioristik B. F. Skinner. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pengaruh lingkungan dalam beribadah dapat mempengaruhi motivasi beribadah dari pemuda-pemudi Jemaat GMIT Lulangkang Mata Jemaat Susan Takalelang Klasis Alor Tengah Utara, yang disebabkan oleh lingkungan sosial mereka karena lingkungan sosial mempengaruhi motivasi mereka dalam menentukan apakah motivasi bermanfaat atau merugikan. Dengan demikian, baik atau tidaknya motivasi ibadah pemuda-pemudi Jemaat GMIT Lulangkang Mata Jemaat Susan Takalelang ditentukan oleh pengaruh lingkungan sosial yang ada di sekitar mereka.

ANALISIS PENGARUH LOYALITAS KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.PLN (PERSERO) UNIT INDUK WILAYAH NTT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja berasal dari kata prestasi kerja (performance). Sebagaimana dikemukakan oleh Mangkunegara (2015:32) bahwa istilah kinerja berasal dari kata job performance atau actual performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang) yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Menurut Sastrohadiwiryo (2013:43) bahwa kinerja tergantung pada kemampuan pembawaan (ability), kemampuan yang dapat dikembangkan (capacity), bantuan untuk terwujudnya performance (help), insentif materi maupun non materi (incentive), lingkungan (environment), dan evaluasi (evaluation). Kinerja dipengaruhi oleh kualitas fisik individu (ketrampilan dan kemampuan, pendidikan dan keserasian), lingkungan (termasuk insentif dan non insentif) dan teknologi. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini Peneliti akan membahas Loyalitas kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT..Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. PLN (persero) Unit Induk Wilayah NTT berjumlah 105 orang dan dilakukan penentuan sampel menunggunkan rumus slovin maka penelitian ini berjumlah 83 orang. Teknik pengumpulan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini mengetahui pengaruh Loyalitas Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan dan Uji Kooefesien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, Peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara Loyalitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT dan Kepuasan kerja berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah xv NTT . secara simultan Loyalitas Kerja, dan Kepuasan kerja terdapat pengaruh secara Bersama-sama secar signifikan terhadap Kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar -4,278, Sedangkan Kooefeisen regresi b1 =0,442, b2 =1,008. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan pengaruh Loyalitas Kerja (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) terhahap Kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= -4,278+ 0,442 X1 + 1,008 X2. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada Loyalitas Kerja (X1) Kinerja Karyawan (Y). Diketahui variabel Loyalitas Kerja (X1) di temukan t hitung = 6.404 lebih besar dari t tabel = 1,671 dan tingkat signifikan = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 terbukti bahwa T hitung > T table artinya Ho ditolak dan Ha diterima Maka dapat disimpulkan bahwa Loyalitas Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Berikut Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Kepuasan Kerja (X2) dan Kinerja Karyawan (Y) diketahui bahwa variabel Kepuasan Kerja Karyawan (X2) ditemukan t hitung = 14,534 lebih besar dari t tabel = 1,671 dan tingkat sig = 0,000. Maka terbukti bahawa T hitung > T tabel. Artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Untuk hasil Uji F didapati F hitung = 2585,338 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 maka H0 ( b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima artinya variabel Loyalitas Kerja (X1) dan Variabel Kepuasan Kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji kofesien determinasi (R2) adalah 0,985 atau 98,6%. Hal ini berarti besar pengaruhnya Loyalitas Kerja dan kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan adalah 98,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 0,015% disebabkan oleh faktor lain.

SUATU KAJIAN TEOLOGI FEMINIS TERKAIT PERANAN LAKI-LAKI DI RANAH PUBLIK BERDASARKAN PANDANGAN MASYARAKAT DESA PIKA DENGAN KONSEP “MAON NAIF” DI KECAMATAN MOLLO TENGAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis tentang peranan laki-laki di ranah publik berdasarkan konsep maon naif dari masyarakat Desa Pika di Kecamatan Mollo Tengah yang dikaji dengan teori teologis feminis. Permasalahan kesetaraan gender pada umumnya selalu berkaitan dengan perempuan. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa sebenarnya kaum laki-laki juga mengalami penindasan dalam menjalankan peran mereka. Secara khusus, dalam penelitian ini, penulis mengamati laki-laki di Desa Pika merasa terbeban dengan konsep maon naif yang sudah menjadi tradisi turun temurun. Konsep maon naif merupakan gambaran laki-laki hebat di dalam segala aspek kehidupan atoni meto khususnya di Mollo Tengah. Bagi laki-laki yang tidak mampu menghidupi konsep tersebut maka dikategorikan sebagai laki-laki yang gagal dan keberadaan mereka tidak diakui di dalam ranah publik. Keadaan tersebut mengakibatkan banyak tindakan konflik yang dilakukan oleh mereka dengan tujuan supaya keberadaan mereka diakui dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data secara wawancara serta observasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminisme, teologi feminis, teori maskulin, budaya, dan ruang publik. Hasil dari penelitian ini adalah tidak semua laki-laki yang ada di Desa Pika dapat menghidupi konsep maon naif dan laki-laki yang menghidupi konsep maon naif hanya berfokus pada kehidupan di luar Gereja.