Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

PENGARUH STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PEMBIAYAAN PRODUK PADA KOPERASI SOLIDARITAS STA. MARIA ASSUMPTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan dalam dunia usaha di Indonesia, ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang bermunculan, baik yang bergerak di bidang lembaga keuangan, industri maupun perusahaan jasa, yang menyebabkan kompetisi antara perusahaan tersebut semakin tajam, sehingga menuntut para manager untuk tampil lebih profesional dalam mengelola usaha pemasaran untuk menjamin bahwa perusahaan yang bersangkutan beroperasi secara efektif dan efisien. Dalam usaha mencapai kesuksesan perusahaan, peranan manager dalam memilih dan merencanakan strategi pemasaran sangat penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Akan tetapi, dengan mengembangkan strategi pemasaran, manager harus mempertimbangkan untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen saja, melainkan juga posisi industri perusahaan yang bersangkutan dibanding pesaing. Oleh karena itu, manager pemasaran harus merancang strategi pemasaran yang kompetitif yang sepadan dengan posisi dan sumber daya pesaing dan secara terus menerus menyesuaikan strategi-strategi tersebut dengan persaingan yang terus berubah. Strategi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan,tanpa suatu strategi perusahaan akan mengalami banyak sekali hambatan-hambatan dalam mencapai tujuan perusahaan.Dalam menjalankan suatu usaha pasti ada tujuannya dan kemudian di terapkan langkah –langkah agar tujuan itu tercapai. Sofyan Assauri (2007:12) Pemasaran merupakan serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu,pada masing-masing tingkat dan acuan serta alokasinya,terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan. Tjiptono (2007) bahwa:fundamental yang di rencanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan kenunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang di masuki dan program pemasaran yang di gunakan untuk melayani pasar. Menurut PP Nomor 9 Tahun 1995, tentang pelaksanaan simpan pinjam oleh koperasi, pengertian pinjaman adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamaankan dengan itu, berdasarkan tujuan atau kesepakatan pinjaman meminjam antara koperasi dengan pihak lain mewajibkan pihak meminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan disertai pembayaran sejumlah imbalan. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh strategi pemasaran terhadap produk pembiayaan pada koperasi Solidaritas Sta.Maria Assumpta Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Berdasarkan hasil pengujian ini, diketahui variabel strategi pemasaran (X) berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan produk pada kantor Koperasi Solidaritas Sta. Maria Assumpta Kupang. Hal ini dilihat dari signifikasi X, nilai t hitung -0,034 1686 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel strategi pemasaran (X) teerhadap variabel pembiayaan produk (Y). Pengaruh Strategi Pemasaran kerja terhadap pembiayaan produk dapat diukur dari variabel strategi pemasaran (X) yang memiliki tiga (8) indikator sesuai dengan jawaban responden.

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA SENGKETA HAK KEPEMILIKAN ATAS TANAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Terjadinya Sengketa Hak Kepemilikan Atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah dan Mengapa Judex Factie dan Judex Juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah dan Untuk Mengetahui Alasan Judex Factie dan Judex Juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat. Sifat penelitian ini adalah penelitian ini adalah penelitia deskriptif.jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor sengketa hak keoemilikan atas tanah dan alasan judex faktie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat.variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim sengketa kepemilikan atas tanah. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka di peroleh jawaban faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah yaitu Tergugat melarang penggugat untuk menguasai tanah sengketa dan Alasan judeks faktie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat,yaitu penggugat mampu membuktikan dalil-dalil gugatanya dan Alasan hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan membatalkan putusan kasasi, adanya kekhilafan dan kekiliruan yang nyata dalam putusan judeks yuris. Saran Penulis adalah: Agar dalam menjatuhkan putusan, hakim harus mempertimbangkan asas keadilan, asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum. Bagi Judex Facti, Judex Juris dan Pengadilan Tinggi dalam memutuskan suatu perkara harus memperhatikan fakta-fakta yang ditemukan di dalam persidangan agar tidak salah dalam menjatuhkan putusan.

Deskripsi tentang putusan pengadilan dalam sengketa kepemilikan tanah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi adalah Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Dalam Sengketa Kepemilikan Tanah dengan Rumusan Masalah. Mengapa Pengadilan Negeri Mengabulkan Gugatan Penggugat Sedangkan Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung Dan Peninjuan Kembali Menyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima Dalam Sengketa Kepemilikan Tanah? Penelitian ini bersifat deskriptif yakni penelitian yang berupaya untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada berdasarkan data, jadi ia menyajikan data tersebut dan kemudian menganalisis serta menginterpresentasikannya. Dengan demikian, penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan alasan Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung dan Peninjauan Kembali Menyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima dalam sengketa kepemilikan tanah. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variable yang mempengaruhi Pengadilan Negeri Mengabulkan Gugatan Penggugat Sedangkan Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung Dan Peninjuan Kembali Menyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima Dalam Sengketa Kepemilikan Tanah, Variabel terikat dalam penelitian ini adalah variabel yang dipengaruhi Putusan Pengadilan dalam Sengketa Kepemilikan Tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang menjadi alasan hakim dalam menjatuhkan putusan yakni, 1. Pengadilan Negeri Menjatuhkan Putusan Mengabulkan Gugatan Penggugat adalah: a. Penggugat mampu membuktikan dalil gugatannya, b. Gugatan penggugat adalah terkait dengan gugatan kepemilikan atas objek sengketa tanah. 2. Alasan pengadilan tinggi menjatuhkan putusan gugatan tidak dapat diterima adalah: a. permohonan banding telah melewati tenggang waktu, b. gugatan para penggugat tidak jelas (obscuur libel). 3. Alasan kasasi menolak gugatan penggugat: a. putusan judex facti pengadilan tinggi tidak bertentangan dengan hukum, b.objek sengketa tidak sesuai dengan dalil gugatan. 4. Alasan peninjauan Kembali menolak gugatan penggugat: a. putusan kasasi telah berkekuatan hukum tetap. Kata Kunci: Gugatan/putusan hakim dalam sengketa kepemilikan tanah.

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN BAHAN PELEDAK DARI MALAYSIA KE INDONESIA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul :DESKRPISI TENTANG TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN BAHAN PELEDAK DARI MALAYSIA KE INDONESIA, Rumusan Masalah yang dikaji Oleh Penulis adalah. Apa penyebab terjadi penyelundupan bahan peledak ?, Bagaimana cara penyelundupan bahan peledak?,Bagaimana akibat hukum terhadap tindak pidana penyelundupan bahan peledak terhadap pelaku dan barang bukti ?, Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui penyebab terjadi penyelundupan bahan peledak dari malaysia ke indonesia. Untuk mengetahui cara penyelundupan bahan peledak. Untuk mengetahui akibat hukum terhadap tindak pidana penyelundupan bahan peledak dari malaysia ke indonesia.sifat penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu, tindak pidana penyelundupan bahan peledak, dan variabel terikat yaitu variabel dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang tindak pidana penyelundupan bahan peledak. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan yaitu Penyebab terjadinya penyelundupan bahan peledak dari Malaysia ke Indonesia dan Cara pelaku melakukan penyulundupan bahan peledak dan Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana penyelundupan bahan peledak Terhadap Pelaku Dan Barang Bukti. Saran suatu tindak pidana penyelundupan bahan peledak dari Malaysia ke Indonesia agar tidak terjadi lagi, maka perlu adanya penyuluhan dari pemerintah setempat untuk meningkatkan pemahaman atau wawasan yang lebih luas untuk masyarakat. Kata Kunci : Putusan hakim penyulundupan bahan peledak, akibat hukum

TINJAUAN YURIDIS TENTANG SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH PECAHAN SERTIFIKAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan Masalah : Mengapa Putusan Pengadilan Negeri,Pengadilan Tinggi, Peninjauan Kembali .Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima.Mengapa Hakim Tingkat Kasasi memutus dan mengabulkan gugatan penggugat rekonpensi (semula tergugat)untuk sebagian. Tujuan Untuk Mengetahui putusan Pengadilan Negeri , Pengadilan Tinggi ,dan Peninjauan Kembali . Menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dan hakim tingkat kasasi memutus dan mengabulkan gugatan penggugat rekonpensi(semula tergugat) untuk sebagian. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah Variabel Bebas penyebab Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi,Peninjuan Kembali menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima, sedangkan di tingkat kasasi memutus dan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian dan variabel terikat yaitu variabel yang dipengaruhi yaitu putusan hakim dengan sengketa kepemilikan tanah pecahan sertifikat Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia,Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan Berdasarkan uraian pada bab IV maka dapat disimpulkan bahwa yang menjadi dasar putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan Peninjauan Kembali, menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dan mengapa hakim tingkat kasasi memutus dan mengabulkan gugatan penggugat (semula tergugat) rekonpensi sebagian sebagai berikut: 1. Dasar pertimbanagan hakim Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan Peninjauan Kembali memutus menolak gugatan penggugat dikarenakan a Penggugat tidak dapat membuktikan hubungan hukum antara penggugat dan tergugat berdasarkan perkara kepemilikan tanah pecahan sertifikat. b Gugatan kurang subjek hukum. 2. Dasar pertimbangan hakim tingkat kasasi memutuskan mengabulkan gugatan penggugat rekonpensi sebagian di karenakan: a Penggugat dapat membuktikan hubungan hukum penggugat dan tergugat berdasarkan perkara kepemilikan tanah pecahan sertifikat . b Hakim Pengadilan Negeri di anggap salah dalam menerapkan. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah di kemukakan maka saran yang dapat dikemukakan penulis yaitu: 1. Bagi pengadilan Negeri lebih memperhatikan berkas perkara agar tidak terjadinya cacat formil dalam suatu persidangan 2. Bagi pengadilan Mahkamah Agung banyumas dalam menjatukan sebagian harus memperhatikan fakta-fakta yang ditemukan dalam persidangan agar tidak salah dalam menjatuhkan putusan

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PENGGELAPAN YANG DILAKUKAN OLEH NOTARIS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan Masalah yang dikaji penulis adalah Apa penyebab terjadinya Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Bagaimana Bentuk Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Bagaimana Akibat Hukum terhadap Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui penyebab terjadinya Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Untuk mengetahui Bentuk Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris, Untuk mengetahui Akibat Hukum terjadinya Tindak Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh Notaris. Sifat penelitian dalam penulisan ini bersifat Deskripti, dan Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif. Variabel Bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan, dan Variabel Terikat yaitu peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Faktor Penyebab terjadinya Tindak Pidana yang di lakukan oleh Notaris adalah Noatris (Terdakwa) membutuhkan uang dalam jumlah besar yang diambil dari uang pengurusan sertifikat HGB, Bentuk tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh notaris adalah Notaris (Terdakwa) memakai uang pajak, uang pengurusan IPT dan IPPT, uang penjualan tanah, uang balek nama sertifikat untuk kepentingan pribadi. Dan Akibat hukum terhadap tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh notaris adalah Notaris (Terdakwa) ditangkap dan ditahan, Notaris (Terdawa) di pidana penjara, Notaris (Terdakwa) membayar biaya perkara, Notaris (Terdakwa) dijatuhi hukuman kode etik. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah Notaris selaku pejabat yang telah diberikan kepercayaan oleh kliennya, harus menjunjung tinggi kode etik Notaris dan sumpah jabatannya, Kepada seluruh masyarakat indonesia agar selalu berhati-hati menggunakan jasa notaris

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA TURUT MEMBANTU MELAKUKAN ABORTUS PROVOCATUS CRIMINALIS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi penulis adalah: “DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS, DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA TURUT MEMBANTU MELAKUKAN ABORTUS PROVOCATUS CRIMINALIS”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Bagaimana motif pelaku melakukan tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Bagaimana modus pelaku melakukan tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Bagaimana akibat hukum pada pelaku tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis Tujuan penelitian adalah: Untuk mengetahui motif pelaku dalam melakukan tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Untuk mengetahui. bentuk dalam tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis Untuk Mengetahui cara pelaku dalam melakukan tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Untuk Mengetahui akibat hukum dalam tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan dan menjelaskan tentang terjadinya tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu :Variabel Bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel lain, variabel bebas dalam penelitian ini adalah terjadinya tindak pidana. turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis Sedangkan Variabel terikat adalah atau yang di sebut yang menjadi akibat dari adanya pengubah variabel bebas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka kesimpulan yang diambil adalah: 1) Motif pelaku tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis: a) Karena tidak memiliki cukup uang untuk menikah, b) karena masih ingin sekolah, c) karena tidak mau bertanggung jawab 2) Modus pelaku tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis: a) Menyuruh meminum obat penggugur kandungan, b) Memberitahukan alamat dukum penggugur kandungan c) Mengantarkan ke dukun penggugur kandungan 3) Akibat Hukum pada pelaku tindak pidana turut membantu melakukan abortus provocatus criminalis: a) Dipidana penjara, b) Didenda, c) dibebani biaya perkara. Kata Kunci : Aborsi

PENGARUH JENIS TANAH YANG BERBEDA TERHADAP PRODUKTIFITAS TANAMAN TANAMAN PAKCOY DENGAN MENGUNAKAN SISTIM IRIGASI TETES

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dari hasil penelitian yang dilakukan DI Manumuti tarus pada musim kemarau, dapat disimpulkan bahwa Tingkat efisiensi distribusi air irigasi di jaringan utama sebesar 88,84 % yang dapat dipilah untuk saluran primer 97,18 % dan saluran sekunder 91,43 %. Tingkat efisiensi pemakaian air irigasi sebesar 81,43%.Tingkat efisiensi irigasi total di Manumuti sebesar 58,94 % Berdasarkan hasil analisa data pengukuran kecepatan aliran di outlet sadap primerdan inlet sadap sekunder (lampiran 2) dan debit pada tabel 4.1., diperoleh bahwa efisiensi distribusi di saluran sekunder Di Manumuti sebesar 97,18%. Berdasarkan hasil analisa data pengukuran kecepatan aliran di outlet sadap sekunder dan inlet sadap primer (lampiran 4) dan debit pada tabel 4.2., diperoleh bahwa efisiensi distribusi di saluran sekunder DI Manumuti sebesar 91,43 %. Berdasarkan hasil analisa data pengukuran kecepatan aliran di outlet sadap primer dan inlet sadap sekunder (lampiran 2) dan debit pada tabel 4.1., diperoleh bahwa efisiensi distribusi di saluran sekunder Di Manumuti sebesar 97,18%.

Analisis sintaksis pada frasa nomina dalam dialek Mauta

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

A SYNTACTIC ANALYSIS ON NOUN PHRASES IN MAUTA DIALECT ABSTRACT Kolly Nia Amelia 1 Jacob June A 2 Maromon Eltina.3 This study under a title “A syntactic Analysis on Noun Phrases in Mauta Dailect” The problem is“ What are the types of noun phrase in Mauta Dialect? What are noun phrase rules that found in Mauta Dialect? The Aims are to identify the types of noun phrase in Mauta Dialect and to identify noun phrase rules in Mauta Dialect. The Instruments is using interview, which taken from the people in Kaka Mauta villages. The writer takes one by one the Kaka Mauta native speaker from the village. Which the writer previously involved ten speakers of Mauta Dialect, writer a phone to make an audio voice record of each speaker. The method used is descriptive qualitative method. The analysis has been done to find out the types of noun phrases in Mauta dialect, namely; noun modified by noun, noun modified by adjective, and noun modified by preposition. the result of the data shows Mauta dialect has rules of NPs, Namely: (1)NP N ,(2)NP Pro , (3)NP Det+N,(4)NP N+Det, (5) NP N+Adj, (6) NP N+N, (7)NP N+Conj+N,(8)NP N+PP, (9)NP N+Adj+Det,(10) NP Det+Poss+N. Mauta dialect has syntactic noun phrase to make sententes. For example; Haname Mauta and Petrus tame Alor. The sentence has rules N N+N(haname Mauta),NP N+ PP (petrus tame Alor).Based on the results, it is assumed that the speakers on Mauta dialect Might face difficulties in learning English as foreign language because they speak their language since they were born in Mauta dialect community and they use Mauta dialect as their first.

Sebuah Studi Deskriptif Tentang Jenis-Jenis Teknik Ice Breaking Dalam Pengajaran Bahasa Inggris di SD GMIT Kuanino II Kupang

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

The title is "A Descriptive Study On Types Of Ice-Breaking Techniques In Teaching English At SD GMIT Kuanino II Kupang" the research problems of this study are: (1) What are the types of Ice Breaking techniques used in teaching English (2) What is the dominant type of Ice Breaking techniques used in teaching English. The type of research used is descriptive qualitative research. The data was collected by checklist observation, in this case the writer observed the activities of the teacher in the class who used the types of ice-breaking during the lesson. Based on the data, it was found that (1) The types of ice breaking techniques used by the teacher in teaching English at SD GMIT Kuanino II Kupang are, yelling, claps hand, songs, body motion, games, and audio visual, (2) The most dominant type of ice breaking used by the teacher in teaching English at SD GMIT Kuanino II Kupang, is yelling.

PENGARUH CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KELOR (Moringa olieferaL.)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Cekaman kekeringan merupakan kondisi lingkungan dimana tanaman tidak menerima asupan air yang cukup, sehingga tanaman tidak dapat melakukan proses pertumbuhan dan perkembangan secara optimal serta produksi pertumbuhan menurun. Tanaman kelor (Moringa oleifera L.) merupakan salah satu spesies tumbuhan dalam family Moringaceae yang tahan tumbuh di daerah kering tropis. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan tanaman Kelor. Penelitian ini dengan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) serta 6 perlakuan dangan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 18 unit. Dalam penelitian ini yang dianalisis adalah pertumbuhan tinggi batang (cm) diameter batang (cm) jumlah daun (helai) lebar daun (cm). Hasil penelitian yang di peroleh bahwa semakain sedikit air yang di berikan semakin baik pertumbuhan pada tanman, dan semkin banyak air yang di berikan akan menghambat pertumbuhan tanaman. Hal ini membuktikan Cekaman kekeringan berpengaruh nyata terhadap tinggi batang, diameter batang, jumlah daun, dan luas dauan.

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA UPTD SARANA PRASARANA OLAHRAGA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA NUSA TENGGARA TIMUR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dunia kerja merupakan suatu persaingan yang sangat ketat saat ini dimana sekumpulan individu melakukan suatu aktifitas kerja dan harus dibarengi dengan pemikiran yang maju, cerdas serta memiliki kemampuan kerja dan semangat yang tinggi dalam menghadapi suatu pekerjaan. Di sisi lain mengingatkan bahwa persaingan dalam dunia kerja akan semakin meningkat di karenakan perekonomian yang begitu memadai sehingga setiap pegawai harus mampu bersaing dalam memaksimalkan laba yang ada dalam sebuah pekerjaan untuk membantu perkembangan kinerja perusahaan. Dalam era globalisasi sekarang ini akan memasuki persaingan yang begitu ketat di segala bidang pekerjaan yang memungkinkan setiap kantor akan mempertahankan kinerja kedinasannya yang sudah menjadi kesepakatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. Kemampuan yang dimiliki oleh seorang pegawai akan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap pegawai, dalam hal ini pegawai harus mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi di lingkungan kerjanya. Kemampuan kerja para pegawai dianggap penting karena setiap pemimpin perlu memahami sifat yang dimiliki oleh pegawai, melalui usaha tersebut dapatlah suasana kerja yang lebih tepat bagi usaha kinerja pegawai. Kemampuan yang dimiliki oleh pegawai akan diberikan dukungan oleh perusahaan. Supaya perusahaan dapat mencapai tujuannya. Dengan demikian terdapat keterkaitan yang erat antara kemampuan dengan usaha pencapaian yang akan dicapai. Menurut Handoko (1984) Tunjangan kesejahteraan adalah merupakan suatu kompensasi tambahaan yang bertujuan untuk mengikat pegawai agar tetap bekerja pada perusahaan tersebut. Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang sudah dicapai seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang sudah dibebankan kepadanya atas dasar kecakapan, pengalam serta dalam menghargai waktu dalam bekerja. Tanggung jawab yang di peroleh itu meripakan suatu nilai yang baik dalam menentukan prestasi kerja yang dihasilkan. Adapun indikator dalam mencapai prestasi kerja yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, hubungan kerja, serta penyesuaian lingkungan kerja dalam dinas. Sehingga kesamaan persepsi terhadap penyesuaian perilaku dan sikap, kemampuan kerja serta tunjangan kesejahteraan sebagai suatu kepuasan sendiri dalam kedinasan. Sehingga tinggi rendahnya prestasi seorang pegawai tidak dapat di perolah begitu saja, tetapi melalui proses yang sangat panjang dalam proses prestasi kerja itu sendiri .Jadi setiap pegawai yang ada dalam kantor tersebut memiliki perbedaan terhadap kemampuan kerja, tunjangan keejahteraan dan prestasi kerja yang dimilikinya. Dalam hal ini kantor UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang olahraga dalam memimpin serta memajukan generasi muda yang ada di NTT. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian inipeneliti akan membahas kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai yang berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan terhadap prestasi kerja pegawai, peneliti menggunakan uji analisis Regresi Linier Berganda, uji parsial (Uji T), dan uji stimultan atau uji koefisien determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Sedangkan secara stimultan kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengijikan yang didapati dari hasil analisis regeresi linier berganda dengan konstantan a sebesar 6,430 sedangkat koefisien b1 = 0,679 dan b2 = 0,445. Dengan demikian persamaan regresi linier berganda memperlihatkan pengaruh kemampuan kerja (X1) dan tunjangan kesejahteraan (X2) terhadap prestasi kerja (Y) adalah sebagai berikut : Y = 6.430 + 0,679 + 0,445 + e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama adalah pengaruh variabel kemampuan kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kemampuan kerja (X1) ditentukan t hitung=3,561 lebih besar dari t tabel =2,05183 dan tingkat signifikan=0,001. Oleh karena itu nilai sig>0,05 maka Ho (bl=0) diterima Ha(b1) ditolak yaitu variabel kemampuan kerja (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap varibel prestasi kerja (Y). Berikut ini hasil uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kemampuan kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Diketahui bahwa variabel kemampuan kerja (X2) ditemukan t hitung=1,949 lebih besar dari t tabel=2,05183 dan tingkat sig=0,05 maka Ho (b1=0) ditolah Ha (b=0) diterima yaitu variabel kemampuan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel prestasi kerja (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung=11,178 lebih besar dari F tabel=3,35 dan tingkat sig=0,000 oleh karena itu nilai sig0,05 maka Ho (bl=0 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima. Artinya variabel kemampuan kerja (X1) dan variabel tunjangan kesejahteraan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap prestasi kerja (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) adalah 45,3 atau 45,3%. Hal ini berarti besar pengaruh kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan terhadap prestasi kerja adalah 45,3% sedangkan pengaruh sebesar 54,7% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

ANALISIS PENGARUH TIPE KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT.PLN(PERSERO) UNIT INDUK WILAYAH NTT

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Manajemen Sumber Daya Manusia berperan aktif dan dan dominan dalam setiap kegiatan organisasi, karena manusia menjadi perencana, pelaku, dan penentu terwujudnya tujuan organisasi. Tujuan tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif karyawan meskipun alat-alat yang dimiliki perusahaan begitu canggi. Alat-alat canggih yang dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi perusahaan, jika peran karyawan tidakdiikutsertaka Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini Peneliti akan membahas tipe keemimpinan demokratis dan Karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT.Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif.Populasi dan sampel dalam penelitian ini pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT berjumlah 105 orang dan dilakukan penentuan sampel menunggunkan rumus slovin makan penelitian ini berjumlah 83 orang.Teknik pengumpulan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden.Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini mengetahui pengaruh tipe kepemimpinan demokratis dan Karakteristik pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan.Peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda,Uji Parsial (Uji T),Uji Simultan dan Uji Kooefesien Determinasi (R2).Dari hasil penelitian yang dilakukan,Peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial tipe kepemimpinan demokratis berpengaruh positif terhadap Kinerja karyawan pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT dan Karakteristik pekerjaan berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT. secara simultan tipe kepemimpinan demokratis, dan Karakteristik pekerjaan terdapat pengaruh secara Bersama-sama secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 4,172 ,Sedangkan Kooefeisen regresi b1=1,051,b2=0,301.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan pengaruh Tipe kepemimpinan demokratis (X1) dan Karakteristik pekerjaan (X2) terhahap Kinerja karyawan Karyawan (Y) adalah sebagai berikut :Y=4,172+1,051X1+ 0,301+e.Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada Tipe kepemimpinan demokratis (X1) Kinerja karyawan (Y).Diketahui variabel tipe kepemmpinan demokratis (X1) di temukan t hitung = 11,462 lebih besar dari t tabel = 1,663 dan tingkat signifikan = 0,000 oleh karena itu nilaisig > 0,05 maka maka H0 (b1=0) ditolak Ha (b1 > 0) diterima yaitu variabel tipe kepemimpinan demokratis (X1) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y).Berikut Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Karakteristik pekerjaan (X2) dan Kinerja karyawan (Y) diketahui bahwa variabel Karakteristik pekerjaan (X2) ditemukan t hitung = 11,635 lebih besar dari t tabel = 1,990 dan tingkat sig = 0,005. Oleh karna itu nilai sig 0,05 maka H0 (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 > 0) diterimah yaitu Karakteristik pekerjaan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan.Untuk hasil Uji F didapati F hitung = 3814,830 lebih besar dari F tabel = 3,11 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,000 maka H0 ( b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima artinya variabel Tipe kepmimpinan demokratis (X1) dan Variabel Karakteristik Pekerjaan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap Kinerja Karyawan(Y).Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil ujikkofesien determinasi (R2) adalah 0,995% atau 0,95%.Hal ini berarti besar pengaruhnya Tipe kepemimpinan demokratis dan karakteristik pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan adalah 0,95%.Sedangkan pengaruh sebesar 1,9% disebabkan oleh faktor lain.

TINJAUAN METODE GAYA MENGAJAR TERHADAP GERAK DASAR PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DI SD GMIT KUANINO 1

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK TINJAUAN METODE GAYA MENGAJAR TERHADAP GERAK DASAR PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DI SD GMIT KUANINO 1 Olimpusam D Nggedhu1* , Dr. Lukas M. Boleng2 , Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan bola voli merupakan aktivitas kelompok, kemampuan suatu regu bola voli ditentukan oleh ketrampilan teknik dasar yang dimiliki oleh setiap anggota siswa dalam regu melakukan fungsinya masing-masing.Kemampuan adalah kecepatan atau potensi seorang siswa yangmelakukan secara individu untuk menguasai teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli, sehingga siswa memahami dan melakukan teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli yang lebih akurat.Kompetensi yang harus dikuasai siswa perlu dinyatakan sedemikian rupa agar dapat dinilai sebagai wujud hasil belajar siswa yang mengacu pada pengalaman langsung. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode gaya mengajar terhadap gerak dasar pasing atas dalam permainan bola voli siswa kelas Vdi SD GMIT Kuanino Satu (1). Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Melalui pendekatan penelitian, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian dilakikan pada 1 guru penjasorkes dan Siswa-Siswi kelas VSD GMIT Kuanino Satu (1) Hasil dan pembahasan:Dari hasil yang didapatkan adalah Hasil enelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran gaya mengajar guru dalam motivasi siswa pada pembelajaran Penjas itu berjalan dengan baik seperti biasanya walaupaun masih ada hambatan ataupun kekurangan yang dialami pada SD GMIT Kuanino1, dengan adanya kekurangan itu guru olahraga harus mengambil tindakan yang terbaik sehingga pembelajaran tetap berjalan lancar. Dalam proses pembelajaran seorang guru harus bekerja sama dengan kepala sekolah, rekan guru lainya sehingga mencapai tujuan bersama. Simpulan:Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan Pada proses pembelajaran Penjas pada siswa SD GMIT Kuanino Saatun (1) mereka lebih senang dengan pembelajaran bola besar yaitu sepak bola bagi laki-laki dan bola voli bagi perempuan karena dianggap hobi mereka sejak kecil. Kata kunci: Gaya mengajar. Gerak, dasar, Pasing atas. bola voli

PENGARUH KEDISIPLINAN DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) PRAJA MUKTI KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Disiplin menurut Sinungan (2003), kedisiplinan kerja adalah “ sikap mental yang tercermin dalam perbuatan atau tingkah laku perorangan, kelompok, atau masyarakat berupa kepatuhan atau ketaatan terhadap peraturan- peraturan dan ketentuan-ketentuan yang ditetetapkan baik oleh pemerintah atau etik, norma dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat untuk tujuan tertentu”. Hal ini guna mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan dalam organisasi atau perusahaan. Disiplin mengacu pada pola tingkah laku, oleh karena itu keberadaaan suatu perusahaan yang berbentuk apapun baik dalam skala besar maupun kecil tidak terlepas dari unsur sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah orang-orang yang memberikan tenaga, pikiran, bakat, kreativitas dan usahanya pada perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan dalam meningkarkan produktivitas pegawai pada Koperasi Pegawai Republik Indonesa (KPRI) Praja Mukti Kupang. Metode menggunakan analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS 1.6 yang berfungsi untuk membukikan hipotesis penelitian. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 6 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data menggunkan kusioner. Berdasarkan hasil pengujian ini, diketahui variabel kedisplinan (X) berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai pada kantor Koperasi Pegawai Republik Indoensia (KPRI) Praja Mukti Kupang. Hal ini dilihat dari signifikasi X, nilai t hitung 0.863 1686 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positip pada variabel kedisiplinan (X) teerhadap variabel produktivitas (Y).

MAKNA BELIS (WELLINA) DALAM ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT SUMBA (STUDI DI DESA WEE WULLA, KECAMATAN WEWEWA SELATAN, KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA TAHUN 2022)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: Makna apakah yang terkandung dalam belis adat perkawinan masyarakat Sumba khususnya di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Tujuan dari penelitian ini antara lain: Untuk mendeskripsikan makna belis dalam sistem perkawinan masyarakat Sumba di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh-toko adat dan masyarakat yang berjumlah empat orang. Metode yang dipakai yang dipake dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memechkan suatu permasalhan yang terjadi dan mencoba menganalisisnya. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara. Berdasarkan hasil hasil penelitian di Desa Wee Wulla dimana penelitian ini memaparkan hasil wawancara tentang makna belis dalam adat perkawinan masyarakat sumba. Dari hasil peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa makna-makna yang terkandung pada Belis (Wellina) dalam Adat Perkawinan masyarakat Sumba di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 2022, adalah Makna Kesetaraan, Makna kebersamaan, Makna menghormati Perempuan, Makna Keabadian, Makna Kepahlawanan, dan Makna Tanggung Jawab. Dengan demikian penulis menyampaikan kepada masyarakat Desa Wee Wulla agar tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan sumba dalam adat perkawinan.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS POSTER MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL DI SMP NEGERI 10 KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dari Hasil Analisis kebutuhan awal ditemukan bahwa kekurangan bahan ajar poster menggunakan aplikasi canva pada materi pemanasan global di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar poster menggunakan aplikasi canva pada materi pemanasan global di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan prosedur pengembangan 1) Analisi (Analyze) 2) Desain (Design) 3)Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kulitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari Ahli Media 92,2% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu di revisi, uji Ahli Desain di peroleh 85% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu di revisi, uji Ahli Materi di peroleh 80%, dengan kualifikasi baik dan tidak perlu direvisi, uji kelompok kecil di peroleh 95,8%,dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi uji kelompok besar di peroleh 93% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvis. Dari hasil penelitian ini maka mengindikasikan bahwa bahan ajar poster menggunakan aplikasi canva ini layak digunakan sebagai bahan pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa karena terdapat gambar yang jelas, memperjelas penyajian agar tidak terlalu bersifat verbalitas, serta membantu siswa untuk mengatur, mengingat, membandingkan, dan membuat hubungan antara sub pokok bahasan dan sub lainnya. Dari Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahan najar poster menggunakan aplikasi canva pada materi pemanasan global layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 10 Kota Kupang tahun ajaran 2022/2023

Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penyerapan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Judul : Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penyerapan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur Kata Kunci : Penyerapan APBD, Kualitas SDM, Perencanaan Anggaran, Komitmen manajemen Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT adalah salahsatu entitas akuntansi yang berkewajiban menyelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan anggaran dan pendapatan belanja daerah dengan menyusun laporan keuangan berupa: Laporan realisasi anggaran (LRA), Laporan Operasional (LO), Neraca, Laporan perubahan ekuitas (LPE) dan catatan atas laporan keuangan (CALK). LRA adalah laporan yang menyajikan informasi realisasi pendapatan-LRA, belanja yang masing masing diperbandingkan dengan anggarannya dalam satu periode, dalam dokumen tersebut terbaca jumlah rencana dan realisasi pendapatan dan belanja selama satu periode. Jullie J. Sondakh, dkk (2017) menyatakan bahwa Anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang hendak dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial dan menyatakan berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja) serta berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana tersebut. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah kebijakan keuangan tahunan pemerintah daerah yang disusun berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dengan berbagai pertimbangan agar penyusunan, pemantauan, pengendalian dan evaluasi mudah dilakukan. Penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa bahwa realisasi pendapatan dan belanja tidak terlaksana secara keseluruan (100%), hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa ada beberapa program yang tidak terlaksana, secara umum pengunaan anggaran untuk pelaksanaan program dan kegiatan sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan , namun terdapat hambatan dan kendala adanya wabah covid 19 sehingga berdampak pada terlambatnya pelaksanaan program dan kegiatan, terutama program dan kegiatan strategis dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penyerapan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah maka yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana pengaruh kualitas sumberdaya manusia terhadap rendahnya penyerapan APBD pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi NTT 2. Bagaimana pengaruh perencanaan anggaran terhadap rendahnya penyerapan APBD pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi NTT 3. Bagaimana pengaruh komitmen manajemen terhadap rendahnya penyerapan APBD pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi NTT Dari hasil pengujian regresi linear berganda yang dilakukan dengan bantuan program SPSS, maka diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 5,214 + 0,286 X₁ + 0,071 X₂ + 0,786X3 1. Nilai constant sebesar 5.214 artinya jika nilai kualitas SDM, Perencanaan Anggaran, Komitmen manajemen dengan nol maka, penyerapan APBD akan meningkat sebesar 5,214 2. Koefisien (b1) sebesar 0,286 artinya apabila Kualitas SDM mengalami kenaikan sebesar satu maka, Penyerapan APBD akan meningkat sebesar 0,286 dengan asumsi variabel lainnya constant. 3. Koefisien (b2) sebesar 0,071 artinya apabila perencanaan anggaran mengalami kenaikan sebesar satu maka Penyerapan APBD akan meningkat sebesar 0,071 dengan asumsi variabel lainnya constant. 4. Koefisien (b3) sebesar 0,786 artinya apabila Komitmen Manajemen mengalami kenaikan sebesar satu maka Penyerapan APBD akan meningkat sebesar 0,786 dengan asumsi variabel lainnya constant. xiv  hasil uji t diatas, dapat dapat diketahui variabel X1 kualitas Sumberdaya manusia memilki nilai t hitung sebesar 2,577 dengan sig sebesar 0,022. Karena nilai sig 0,022 0,05, maka diputuskan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hipotesis pertama diterima. Jadi berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa Artinya ada pengaruh positif Kualitas SDM dengan Penyerapan Anggaran Belanja hasil uji t diatas, dapat dapat diketahui variabel X2 yakni penyerapan anggaran memilki nilai t hitung sebesar 1,204 dengan sig sebesar 0,047. Karena nilai sig 0,047 0,05, maka diputuskan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hipotesis kedua diterima. Jadi berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa Artinya pengaruh positif penyerapan anggaran dengan Penyerapan Anggaran Belanja  hasil uji t diatas, dapat dapat diketahui variabel X3 yakni komitmen manajemen memilki nilai t hitung sebesar 1,588 dengan sig sebesar 0,039. Karena nilai sig 0,039 0,05, maka diputuskan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hipotesis ketiga diterima. Jadi berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa Artinya ada pengaruh positif Komitmen manajemen dengan Penyerapan Anggaran Belanja Hasil analisis atas persoalan penelitian dan pembahasannya dapat disimpulkan 3 hal sesuai dengan rumusan persoalan penelitian yakni 1. Variabel kompetensi sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap penyerapan APBD pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT 2. Variabel Perencanaan Anggaran berpengaruh terhadap Penyerapan APBD pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT 3. Variabel variabel komitmen Manajemen berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan APBD pada Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT Berdasarkan hasil analisis, pembahasan dan simpulan diatas, maka beberapa implikasi terapan berupa saran sebagai berikut xv 1. Bagi Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT Semakin dimaksimalkan penyerapan APBD dengan meningkatkan kualitas SDM, Perencanaan yang baik dan komitmen Manajemen 2. Bagi Peneliti selanjutnya Menambah metode survey dengan melakukan wawancara menyeluruh bukan saja kepada pimpinan tetapi juga semua ASN yang terlibat dalam pelaksanaan program

PENGARUH PENGGUNAAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 3 AMANUBAN TENGAH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Amanuban Tengah belum sepenuhnya melibatkan siswa secara aktif dan mandiri sehingga siswa tidak termotivasi dalam mempelajari suatu topik materi yang diajarkan oleh guru dan hal tersebut dapat berakibat pada hasil belajar siswa yang dapat dikategorikan rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 3 Amanuban Tengah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan menggunakan desain kontrol group pree-test dan post-tes. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 33 siswa dan kelas VIII 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 33 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes dan dilakukan dengan dua tahap, yaitu pree- ttest dan post-tes. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian yang di peroleh yaitu 2,16 ≥ 1,66 artinya bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada penggunaan LKPD berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan LKPD berbasis proyek, dimana siswa diberikan tugas untuk mendesain sebuah proyek berdasarkan pemahaman dan pengalaman yang diperoleh siswa, dan dalam proses pembuatan proyek ini siswa secara langsung mendesain proyek sesuai dengan instruksi yang ada pada LKPD tersebut, sehingga dari hasil eksperimen yang dilakukan oleh siswa melalui pembuatuan proyek ini maka dapat dilihat bahwa siswa dengan mudah memahami materi yang diajarkan dan hasil belajar yang diperoleh siswa dapat dikategorikan baik atau mencapai standar KKM. Dari hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKPD berbasis proyek ini berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 3 Amanuban Tengah.

Pemberian Motivasi Guru PJOK Terhadap Siswa Kelas IX Melalui Permainan Bulu Tangkis di SMP PLUS ATTIN Namosain

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Seorang guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang dilaksanakan sesuai dengan tuntutan profesi guru. Guru yang berkesan dalam menjalankan tugasnya adalah guru yang berusaha membuat siswanya termotivasi dalam pelajaran. Motivasi adalah suatu dorongan terhadap diri kita agar kita melakukan sesuatu hal. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pemberian Motivasi Guru PJOK Terhadap Siswa Kelas IX Melalui Permainan Bulu Tangkis di SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber. Sampel pada penelitian ini adalah guru PJOK dan siswa kelas IX SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas IX di SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang berjalan dengan baik dan hal-hal yang merupakan dampak pada motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK khususnya pada materi bulu tangkis yaitu faktor instrinsik yaitu hasrat untuk belajar, siswa mempunyai rasa ingin belajar yang tinggi dan minat belajar siswa sedangkan faktor ekstrinsik yaitu pujian, hadiah, hukuman dan ulangan merupakan motivasi yang diberikan kepada siswa. Simpulan: Peran Guru Dalam Pemberian Motivasi Kepada Siswa Pada Proses Pembelajaran PJOK di SMP PLUS ATTIN Namosain Kota Kupang yaitu meningkatkan motivasi belajar siswa dengan berbagai cara seperti memberikan pujian, hadiah, hukuman menumbuhkan minat dan hasrat untuk belajar.