Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM MEMASUKAN MEDIA PEMBAWA HAMA DAN PENYAKIT TANPA SERTIFIKAT KESEHATAN DAN KARANTINA DARI MALAYSIA KE INDONESIA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “Deskripsi Tentang Penegakan Hukum Memasukan Media Pembawa Hama Dan Penyakit Tanpa Sertifikat Kesehatan Dan Karantina Dari Malaysia Ke Indonesia”. Natalia Sartony De Fatima Masalahan penelitian penulis adalah: Bagaimanakah Pertimbangan Hakim Dalam Memutuskan Perkara Memasukan Media Pembawa Hama Dan Penyakit Tanpa Sertifikat Kesehatan Dan Karantina Dari Malaysia Ke Indonesia dan Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Pelaku Dan Barang Bukti? Tujuan Penelitian penulis adalah: Untuk Mengetahui Penerapan Pasal Terkait Memasukan Media Pembawa Hama Dan Penyakit Tanpa Sertifikat Kesehatan Dan Karantina Dari Malaysia Ke Indonesia dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap Pelaku Dan Barang Bukti. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, yaitu memberikan gambaran permasalahan yang diteliti. Jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Variable yang digunakan yaitu: Variabel bebas dan Variabel Terikat. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi kepustakaan atau studi dokumen. Studi kepustakaan adalah kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi obyek penelitian. Informasi tersebut dapat diperoleh dari buku-buku, karya ilmiah, tesis, disertasi, ensiklopedia, internet, dan sumber-sumber lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1. Pertimbangan hakim dalam memutus perkara memasukan media pembawa hama dan penyakit tanpa sertifikat kesehatan dan karantina dari Malaysia ke Indonesia adalah: a. Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana b. Perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal Pasal 31 ayat (1) Jo Pasal 5 huruf a dan c UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP yakni : 1) Memasukan media pembawa hama dan penyakit hewan karantina ke dalam wilayah NKRI. 2) Tidak dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal dan negara transit bagi hewan, bahan asal hewan, hasil bahan asal hewan, ikan, tumbuhan dan bagian-bagian tumbuhan, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain. 3) Tidak dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat-tempat pemasukan untuk keperluan tindakan karantina. 4) Menganjurkan orang lain dengan menjanjikan sesuatu untuk memasukan media pembawa hama dan penyakit hewan karantina ke dalam wilayah NKRI. c. Majelis hakim mempertimbangkan untuk memberikan pidana penjara dan denda kepada pelaku tersebut. 2. Akibat hukum dari tindak pidana memasukan media pembawa hama dan penyakit tanpa sertifikat kesehatan dan karantina dari Malaysia ke Indonesia terhadap pelaku dan barang bukti. a. Pelaku yaitu Pelaku dipidana penjara, Pelaku membayar denda dan Pelaku membayar biaya perkara b. Barang Bukti dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk dipergunakan sebagai barang bukti dalam perkara lainnya.

PELAYANAN YESUS BAGI ORANG YANG KERASUKAN SETAN Tafsir Naratif Teks Injil Lukas 8:26-39 dan Implikasinya bagi Pelayanan Orang Dengan Gangguan Jiwa di GMIT Imanuel Batukadera

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Realita keberadaan ODGJ merupakan masalah sosial yang terjadi di mana-mana, namun belum sepenuhnya tersentuh dan jarang untuk dibicarakan. Gereja perlu memaknai kehadirannya dan menunjukkan pelayanan yang tepat dengan belajar dari tokoh Yesus yang mengusir roh jahat dari orang Gerasa dalam Injil Lukas 8:26-39. Pembahasan ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna pelayanan Yesus kepada orang yang kerasukan setan dan menyusun kerygmanya. Eksplorasi ini didasari pada realita masalah sosial yang sedang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode tafsir naratif. Hasilnya adalah, Injil Lukas memperlihatkan belas kasihan dan kepedulian menjadi motivasi dasar pelayanan Yesus yang inklusif, yakni berjumpa dan berdialog dengan orang bukan Yahudi yang mengalami sakit jiwa akibat belenggu setan. Model Pelayanan Yesus juga dilakukan berdasarkan kuasa Anak Allah Yang Maha Tinggi dan bermuara pada pemulihan kembali manusia sebagai gambar Allah. Pesannya ialah gereja harus menunjukkan pelayanan inklusif yang didasari oleh belas kasihan dan kepedulian yang memperlihatkan kuasa dan kasih-Nya yang mampu memulihkan kembali manusia sebagai gambar Allah.

A COURSE IN PHONETICS AND SPOKEN ENGLISH

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

This much improved revised edition of the book takes into account the needs of the student in the context of the present curricula followed in various universities and English language teaching institutes. This edition therefore devotes a new chapter to Assimilation, a section to Tones in relation to Attitudes, and highlights certain important aspects of pronunciation, such as rules of word accentuation.Starting with general phonetics, the book goes on to give a brief functional account of general phonology and then a selective and yet fairly exhaustive description of the phonetics and phonology of English. It also provides a number of conversational passages in phonetic script as well as in ordinary spelling for practice in reading aloud. What sets this text apart is its novelty of approach and lucidity of treatment. English pronunciation is followed as per the "Received Pronunciation of England". This text is specially designed for postgraduate students of English, undergraduate and postgraduate students of Linguistics, and for those undergoing secondary and tertiary level teachers' training programmes in English.

Practical English Phonetics and Phonology

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Routledge English Language Introductions cover core areas of language study and are one-stop resources for students. Assuming no prior knowledge, books in the series offer an accessible overview of the subject, with activities, study questions, sample analyses, commentaries and key readings – all in the same volume. The innovative and flexible ‘two-dimensional’ structure is built around four sections – Introduction, Development, Exploration and Extension – which offer self-contained stages for study. Revised and updated throughout, this fourth edition of Practical English Phonetics and Phonology: presents the essentials of the subject and their day-to-day applications in an engaging and accessible manner; covers all the core concepts of phonetics and phonology, such as the phoneme, syllable structure, production of speech, vowel and consonant possibilities, glottal settings, stress, rhythm, intonation and the surprises of connected speech; incorporates classic readings from key names in the discipline; outlines the sound systems of six key languages from around the world (Spanish, French, Italian, German, Polish and Japanese); is accompanied by a brand-new companion website which hosts a collection of samples provided by genuine speakers of 25 accent varieties from Britain, Ireland, the USA, Canada, Australia, New Zealand, South Africa, India, Singapore and West Africa, as well as transcriptions, further study questions, answer keys, links to further reading and numerous recordings to accompany activities in the book. This edition has been completely reorganised and new features include: updated descriptions of the sounds of modern English and the adoption of the term General British (GB); considerable expansion of the treatment of intonation, including new recordings; and two new readings by David Crystal and John Wells. Written by authors who are experienced teachers and researchers, this best-selling textbook will appeal to all students of English language and linguistics and those training for a certificate in TEFL.

Optimalisasi Pemanfaatan Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu(Ipomea batatas L) Dalam Pembuatan Biskuit Terhadap Sifat Sensorik

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tepung ubi jalar ungu sebagai bahan substitusi adalah adanya senyawa antosianin yang merupakan sumber warna ungu yang dapat menghasilkan produk beranekarangaman. Biskuit adalah produk jajanan renyah yang terbuat dari adonan tepung terigu,telur, dan tambahan bahan makanan lain dengan cara di oven (kue kering). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat sensorik biskuit dari optimalisasi pemanfaatan ubi jalar ungu dan mendapatkan perlakuan terbaik dalam pembuatan biskuit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan, dengan presentase tepung ubi jalar ungu sebanyak 10%, 20% dan 30%. Variabel yang diamati adalah uji organoleptik (aroma, rasa, warna tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi Tepung ubi jalar ungu sangat nyata terhadap kualitas biskuit. Perlakuan terbaik yaitu optimalisasi tepung ubi jalar ungu sebanyak 10% yang mendekati kontrol, substitusi 10% menghasilkan warna dengan nilai rata- rata 4,622 dengan kategori (sangat suka), aroma 4,667 dengan kategori (sangat suka), skor rasa 4,756 dengan kategori (sangat suka) dan skor tekstur 4,756 dengan kategori (sangat suka).

KEHILANGAN VITAMIN C PADA PENGERINGAN DAUN KELOR MENGGUNAKAN DEHIDRATOR DENGAN SUHU PENGERINGAN YANG BERBEDA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK KEHILANGAN VITAMIN C PADA PENGERINGAN DAUN KELOR MENGGUNAKAN DEHIDRATOR DENGAN SUHU PENGERINGAN YANG BERBEDA Wandri U Pekambani1; Ir. Ir. Andreas Ishak Medah, MP 2; Ir. Zet Malelak, M.Si.3 1. Penulis 2. Pembimbing Kelor atau yang dalam bahasa latin dikenal dengan nama Moringa oleifera merupakan jenis tanaman tropis yang sangat mudah dikenali dari ukuran daunnya yang kecil. Tidak hanya itu, pohon kelor juga sangat mudah bertumbuh pada tanah yang bisa dikatakan tidak terlalu subur. Sejak dahulu kelor sudah digunakan baik untuk pengobatan tradisional, jamu maupun dalam ritual yang berbau mistis. Faktanya daun kelor memang banyak mengandung zat yang sangat baik untuk tubuh. Tak heran organisasi WHO menobatkan pohon kelor sebagai miracle tree, setelah menemukan manfaat penting daun kelor. Lebih dari 1.300 studi, artikel dan laporan telah menjelaskan tentang manfaat kelor dan kemampuan dalam penyembuhan penyaki yang penting dalam menghadapi permasalahan wabah penyakit dan masalah kekurangan gizi. Kandungan Daun Kelor Segar dan Kering yang Komplit dan Kaya Gizi berpengaruh pada kadar vitamin C daun kelor. Jika proses pengeringan dilakukan dengan suhu yang terlalu tinggi atau waktu yang terlalu lama, maka vitamin C yang terkandung di dalam daun kelor dapat teroksidasi dan terdegradasi, sehingga mengurangi kandungan kasar vitamin C yang ada. Sebaliknya, jika proses pengeringan dilakukan dengan benar, maka kandungan vitamin C daun kelor dapat tetap terjaga atau bahkan meningkat. Hal ini tergantung pada jenis dan metode pengeringan yang digunakan, serta kondisi lingkungan selama proses pengeringan berlangsung. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisi dan metode pengeringan yang tepat agar kandungan kasar vitamin C daun kelor dapat terjaga. Puspita ( Vilia ) Berdasarkan hasil uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) Lampiran 3, tanpa pengeringan berbeda sangat nyata dengan suhu pengeringan 50ºC, 60ºC, 70ºC, dan 80ºC, tetapi suhu pengeringan 50ºC tidak berbeda nyata dengan suhu pengeringan 60ºC, 70ºC, dan 80ºC terhadap kadar air tepung daun kelor Laju pengeringan dalam proses pengeringan suatu bahan memiliki arti penting, dimana laju pengeringan akan menggambarkan cepat atau lambatnya suatu proses pengeringan. Penguapan massa air dari permukaan bahan akan bertambah cepat dengan adanya kenaikan suhu dalam proses pengeringan. Laju pengeringan menjadi tinggi jika suhu pengeringan juga tinggi,pada awal-awal proses pengeringan laju pengeringan yang terjadi cenderung cepat kemudian mendekati keseimbangan laju pengeringan menjadi lambat. Laju pengeringan menjadi semakin rendah bila kadar air bahan mendekati kadar air keseimbangan. Menurut Hall (1957), bahwa suatu bahan dapat dikatakan kering jika laju air yang keluar dari bahan sama dengan udara sekelilingnya Kata Kunci : Kelor, Vitamin C dan Suhu Pengeringan

Substitusi Tepung Ikan Tembang (Sardinella fimbriata ) Dalam Pembuatan Stick

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Stick adalah makanan ringan atau jenis cemilan dengan bahan dasartepung terigu, tepung tapioka atau tepung sagu dengan tambahan lemak, telur serta air yang di bentuk seperti batang yang panjang dan cara membuatnya dengan cara digoreng ( Pratiwi 2013). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan di ulang sebanyak 3 kali sehingga di peroleh 12 unit percobaan.Berdasarka hasil penelitian berdasarkan pengujian organoleptik stik dengan substitusi tepung ikan tembang yang menghasilkan tingkat penerimaan panelis terbaik pada perlakuan yaitu: parameter warna berkisar 4,56%, parameter aroma berkisar 4,66%, parameter rasa berkisar 4,81%, parameter tekstur berkisar 4,71%, dan untuk nilai kadar protein dari perlakuan yang terbaik dengan nilai tertinggi 7,18%. Perlakuan yang diterima oleh panelis terdapat pada substitusi tepung ikan tembang sebesar 5%. Berdasarkan hasil uji organoleptik waarna, aroma, rasa, dan tekstur terdapat nilai rata-rata yang tertinggi pada perlakuan 1 dengan substitusi tepung ikan tembang sebesar 5% dengan nilai yang tertinggi yaitu warna 4,56 rasa 4,81 aroma 4,66 dan tekstur 4,71

SPIRITUALITAS PEREMPUAN PENENUN SUMBA Suatu Tinjauan Teologis terhadap Spiritualitas Perempuan Penenun di GKS Jemaat Payeti, Klasis Waingapu.

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Fokus utama penulis adalah melihat spiritualitas kehidupan para perempuan penenun di GKS Jemaat Payeti. Kain tenun Sumba Timur adalah salah satu karya seni yang sangat indah dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, ada makna yang terdapat dalam setiap lembar kain tenun Sumba Timur melalui motif-motif yang digambar oleh para perempuan penenun. Namun dalam kenyataannya, ada berbagai pergumulan dan tantangan yang dihadapi oleh para perempuan penenun, tetapi mereka tetap berjuang untuk tidak meninggalkan pekerjaan menenun yang menjadi warisan budaya nenek moyang. Perjuangan para perempuan penenun inilah yang penulis temukan bahwa ada nilai-nilai spiritualitas dalam diri mereka. Terkait dengan spiritualitas perempuan penenun, penulis memakai pemahaman spiritualitas dari Jacob Daan Engel yaitu 6 tahapan spiritualitas diri seseorang di antaranya kesadaran diri, penerimaan diri, ketegasan diri, tujuan hidup, tanggung jawab diri, dan integritas diri. Adapun metode yang digunakan penulis yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan yaitu penulis melakukan wawancara kepada beberapa narasumber terkait masalah yang didalami, sedangkan studi pustaka yang di mana penulis menggunakan berbagai sumber buku dan jurnal yang dapat membantu penulisan ini. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, para perempuan penenun GKS Jemaat Payeti memberi diri bahkan mengorbankan diri mereka. Dalam proses menenun, ada pengorbanan, perjuangan, dan kerja keras perempuan demi harapan mereka untuk kebutuhan keluarga. Hal ini menunjukkan nilai-nilai spiritualitas diri mereka. Salah satu tokoh perempuan dalam Alkitab bernama Rut yang terus bertahan dan berjuang di tengah kesulitan dan pada akhirnya Allah menyatakan kuasa-Nya. Begitu halnya dengan perempuan penenun, Allah mengijinkan berbagai situasi sulit terjadi dalam kehidupan para perempuan penenun yang sesungguhnya membuat spiritualitas mereka semakin bertambah.

Teologi Keluarga

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Maurice Eminyan tentang teologi keluarga dan relevansinya bagi Jemaat GMIT Moria Liliba. Maurice Eminyan, seorang teolog dan profesor teologi dogmatis, berpendapat bahwa keluarga Kristen adalah refleksi dari Allah Tritunggal, yang harus berfungsi sebagai komunitas cinta kasih, komunitas hidup, dan komunitas keselamatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, menggunakan studi pustaka dan penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di Jemaat GMIT Moria Liliba, yang mencakup 295 kepala keluarga dengan 1301 anggota jemaat. Sampel terdiri dari 10 anggota jemaat yang mengalami berbagai masalah keluarga seperti poligami, perceraian, perselingkuhan, dan kekerasan dalam rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Maurice Eminyan tentang teologi keluarga memiliki relevansi yang signifikan bagi Jemaat GMIT Moria Liliba. Konsep-konsep komunitas cinta kasih, komunitas hidup, dan komunitas keselamatan yang dikemukakan oleh Eminyan dapat menjadi dasar bagi upaya pembinaan dan penguatan keluarga Kristen di jemaat tersebut. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran gereja dalam mendukung keluarga-keluarga Kristen untuk mengatasi berbagai tantangan dan masalah yang dihadapi. Kata Kunci: Teologi Keluarga, Komunitas Cinta Kasih, Komunitas Hidup, Komunitas Keselamatan.

PROGRAM PELAYANAN KOINONIA Suatu Tinjauan Teologis Praktis Terhadap Pemahaman Jemaat Tentang Program Pelayanan Koinonia di Jemaat GMIT Sei’Eng Klasis Alor Barat Laut dan Implikasinya Bagi Jemaat Setempat

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemahaman jemaat GMIT Sei’Eng terhadap program pelayanan Koinonia serta implikasinya bagi jemaat setempat. Koinonia, yang berarti persekutuan, adalah konsep penting dalam kehidupan berjemaat yang melibatkan kebersamaan dan saling melayani dalam kasih Kristus. Program pelayanan Koinonia di GMIT Sei’Eng mencakup berbagai jenis ibadah dan kegiatan, seperti ibadah Minggu, ibadah rumah tangga, ibadah kategorial, dan perayaan hari-hari besar gerejawi. Meskipun program-program ini bertujuan untuk memperkuat iman jemaat, partisipasi jemaat dalam kegiatan tersebut masih rendah. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kesibukan pekerjaan, banyaknya program yang diadakan, dan kurangnya pemahaman mengenai tujuan dari setiap ibadah. Gereja berupaya meningkatkan partisipasi jemaat melalui pendekatan pastoral dan pengumuman jadwal ibadah, namun masih menghadapi tantangan dalam implementasinya. Pemahaman jemaat tentang Koinonia cukup baik, namun terdapat ketidakpuasan terkait banyaknya program yang diadakan dalam satu hari. GMIT memandang Koinonia sebagai persekutuan inklusif yang harus dikembangkan dalam semangat keterbukaan dan kesetaraan. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman jemaat terhadap program pelayanan Koinonia di pahamai cukup baik, diperlukan perhatian lebih dari pihak gereja untuk meningkatkan partisipasi dan efektivitas program pelayanan Koinonia. Ditinjau dari tujuan program pelayanan itu sendiri menurut GMIT bahwa program pelayanan yang dibuat perlu dipertimbangkan dengan baik, dengan melihat apakah program pelayanan yang direncanakan tersebut sesuai dengan kebutuhan jemaat ataukah sebaliknya. Apakah program tersebut membawa solusi atas pergumulan jemaat. Sehingga gereja perlu untuk mengevaluasi kembali setiap program pelayanan khususnya di bidang koinona yang telah dilaksanakan.

Musik Kontemporer “ Suatu Tinjauan Teologis terhadap Penggunaan Musik Kontemporer dalam Liturgi Ibadah Minggu Di Jemaat Karmel Fatululi dan Implikasinya bagi GMIT”

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tulisan ini mengkaji penggunaan musik kontemporer dalam liturgi ibadah minggu di Jemaat GMIT Karmel Fatululi terhadap masalah perpindahan jemaat yang disebabkan oleh persepsi tentang musik atau liturgi yang kaku. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Pada bagian awal tulisan ini, penulis akan membahas mengenai sejarah gereja GMIT Karmel Fatululi, dilanjutkan dengan uraian mengenai penggunaan musik kontemporer dalam konteks ibadah di gereja tersebut. Penjelasan mencakup aspek ibadah, liturgi, pandangan tentang musik dalam Alkitab, perkembangan musik gerejawi, serta sejarah musik dalam GMIT. Selain itu, penulisan juga mempertimbangkan perbedaan antara musik himne dan musik kontemporer. Tulisan ini menegaskan bahwa dalam konteks ibadah, memuji dan menyembah Tuhan dapat dilakukan melalui berbagai jenis musik, baik himne maupun musik kontemporer, dengan fokus utama pada kesungguhan hati dalam ekspresi penyembahan kepada Tuhan.

Um Kleo Tinjauan Teologis Iman Kristen Terhadap Um Kleo dan Implikasinya bagi Persekutuan Jemaat GMIT Ebenhaezer Iungboken Klasis Kota Kupang Timur

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kebudayaan merupakan cara hidup yang berkembang yang dimiliki bersama serta diwariskan turun-temurun. Kebudayaan dapat direpresentasikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dalamnya sistem kepercayaan. Penelitian ini mengeksplorasi peran/fungsi rumah adat Um Kleo bagi masyarakat Helong di Kolhua. Masyarakat Helong memandang Um Kleo sebagai rumah perhimpunan dan tempat roh para leluhur. Hal ini didasarkan atas pemahaman bahwa roh orang mati masih ada bersama-sama di dunia. Oleh karena itu, Um Kleo dibangun dengan konsep arsitektur yang memiliki arti-arti tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara teologis fungsi Um Kleo sehingga dapat diambil nilai-nilai yang relevan dengan ajaran dan konteks GMIT, khususnya di GMIT Ebenhaezer Iungboken. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi Teologi Kontekstual dengan penelitian kualitatif yang mencakup penelitian kepustakaan terhadap literatur-literatur yang membahas tentang kebudayaan. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan fenomenologi dengan melakukan wawancara mendalam dengan anggota Jemaat GMIT Ebenhaezer Iungboken untuk memahami pandangan mereka tentang Um Kleo. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa adanya sikap dualistis masyarakat dan jemaat terhadap iman dan kebudayaan. Implikasi teologis adalah memberikan kontribusi berharga terhadap pemahaman keagamaan dan parktik rohaniah dalam Jemaat GMIT Ebenhaezer Iungboken.

PENGARUH UKURAN SERBUK BIJI KUSAMBI TERHADAP KUALITAS BIOBRIKET

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman Kesambi (Schleichera Oleosa) merupakan salah satu pohon yang paling terkenal di Indonesia. Ciri-ciri tanaman kesambi ini memiliki daun yang lebar, batang yang besar dan kayunya yang keras. Limbah yang dihasilkan dari tanaman ini salah satunya adalah biji yang dihasilkan pada proses pengambilan buahnya. Untuk mengurangi limbah tersebut, biji kesambi akan diolah menjadi briket. Di dalam biji kesambi terkandung 239 kalori/buah dan diduga bisa digunakan untuk pemicu pembakaran awal pada briket. Pengujian kadar air merupakan salah satu parameter dalam menentukan kualitas briket serbuk biji kesambi, semakin tinggi kadar air akan menyebabkan kualitas briket serbuk biji kesambi menurun karena sejumlah nilai kalor digunakan untuk penguapan air, menurunkan titik nyala, serta memperlambat proses pembakaran dan menambah volume gas buang. Proses pembakaran paling lama terjadi pada briket dengan komposisi bahan baku (serbuk biji kesambi) lolos 60 mesh yaitu 3jam 10menit. Dimana pada briket tersebut dicetak dengan komposisi bahan baku paling halus. Sedangkan proses pembakaran tercepat terjadi pada briket berkomposisi bahan baku Tahan 20 mesh serbuk biji kesambi yaitu dengan waktu 2jam.

ANALISIS DEBIT IRIGASI TETES TERHADAP PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS DEBIT IRIGASI TETES TERHADAP PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH Oleh Hoar Maria Angela,Nainiti N. P. P. ,Lano. M. L Fakultas Pertanian Universitas Kristen Arta Wacan Kupang Jln. Adisucipto Penfui Kotak Pos 1o4 Kupang 85001 NTT Telp (0380) 881580:Fax (0380) 88167 *E-Mail Koresponden:[email protected] Irigasi tetes merupakan metode penyairan yang meneteskan langsung ketanaman atau ke bagian akar dengan tekanan rendah. Tanaman bawang merah merupakan suatu tanaman yang akarnya dangkal faktor tersebut mempengaruhi hilangnya kelembabanlapisan atas tanah sehingga irigasi atau pengganira di perlukan oleh tanaman untuk kelangsungan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui pengaruh analisis variasi tekanan irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah dan Mengetahui pengaruh terhadap pertumbuhan untuk perlakuan dan produksi bawang merah. Penelitian di lakukan di Oesapa kilo 10 bulan juni sampai juli tahun 2022. penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga di dapat 20 unit percobaan. Adapun perlakuan yang di cobakan yaitu A (20 ml/Jam) B (25 ml/Jam) C (50 ml/Jam) D (75 ml/Jam). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Informasi perbedaan antara perlakuan di lanjutkan dengan uji berganda duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan anilisis variasi tekanan irigasi tetes terhadap produksi tanaman b awang merah yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap produksi tanaman bawang merah. Berdasarkan parameter tersebut di atas, maka perlakuan terbaik untuk terdapat pada perlakuan D (75 ml/Jam) dengan nilai rata-rata setiap variable pengamatan tinggi tanaman (42, 375), jumlah Daun 37, dan jumlah produksi dengan nilai rata-rata sebesar 73. Kata kunci: analisis debit irigasi tetes terhadap produksi tanaman bawang merah ABSTRACT ANALYSIS OF DRIP IRRIGATION DISCHARGE ON SHALLOT CROP PRODUCTION By Hoar Maria Angela, Nainiti N. P. P., Lano. M. L Faculty of Agriculture, Arta Wacan Kupang Christian University Jln. Adisucipto Penfui Post Office Box 1o4 Kupang 85001 NTT Tel (0380) 881580: Fax (0380) 88167 *E-Mail Koresponden:[email protected] Drip irrigation is an irrigation method that drips directly to the plant or to the roots with low pressure. Onion plants are plants whose roots are shallow, these factors affect the loss of moisture in the top layer of soil so that irrigation or replacement is needed by plants for continued growth. This study aims to determine the effect of analyzing variations in drip irrigation pressure on the growth and production of shallots and to determine the effect on growth for the treatment and production of shallots. The research was conducted in Oesapa kilo 10 June to July 2022. This study used the method of Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications so that there were 20 experimental units. The treatments that were tried were A (20 ml/hour) B (25 ml/hour) C (50 ml/hour) D (75 ml/hour). Observation data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). Information on differences between treatments was continued with Duncan's multiple tests. The results showed that the treatment of drip irrigation pressure variations on the production of red b awang plants were different. Translated with DeepL.com (free version)

PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP BERAS JAGUNG INSTAN

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beras Jagung adalah olahan pangan setengah jadi dari jagung kering utuh dengan bentuk butiran seperti beras putih. Beras jagung banyak dikonsumsi dalam bentuk nasi jagung dan memiliki kandugan karbohidrat yang tingggi dan banyak manfaat bagi kesehatan dalam membantu pencernaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan beras jagung instan dan untuk mengetahui perlakuan terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAL) dengan 3 perlakuan dan 4 kali ulangan. Metode penelitian ini adalah eksperimental yaitu kombinasi perlakuan suhu pengeringan 50, 60, dan 70 ℃ untuk mendapatkan suhu dan waktu pengeringan yang optimum terhadap kadar air (%). Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa kadar air dipengaruhi oleh suhu pengeringan serta waktu pengeringa dimana nilai kadar air tertinggi yaitu 49% dicapai pada perlakuan suhu pengeringan 50 ℃ dengan waktu pengeringan 4 jam. Sedangkan nilai terendah terdapat pada perlakuan suhu pengeringan 70 ℃ yaitu 46% dengan lama 4 jam.

PENGARUH UKURAN SERBUK BIJI KUSAMBI TERHADAP KUALITAS BIOBRIKET

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanaman Kesambi (Schleichera Oleosa) merupakan salah satu pohon yang paling terkenal di Indonesia. Ciri-ciri tanaman kesambi ini memiliki daun yang lebar, batang yang besar dan kayunya yang keras. Limbah yang dihasilkan dari tanaman ini salah satunya adalah biji yang dihasilkan pada proses pengambilan buahnya. Untuk mengurangi limbah tersebut, biji kesambi akan diolah menjadi briket. Di dalam biji kesambi terkandung 239 kalori/buah dan diduga bisa digunakan untuk pemicu pembakaran awal pada briket. Pengujian kadar air merupakan salah satu parameter dalam menentukan kualitas briket serbuk biji kesambi, semakin tinggi kadar air akan menyebabkan kualitas briket serbuk biji kesambi menurun karena sejumlah nilai kalor digunakan untuk penguapan air, menurunkan titik nyala, serta memperlambat proses pembakaran dan menambah volume gas buang. Proses pembakaran paling lama terjadi pada briket dengan komposisi bahan baku (serbuk biji kesambi) lolos 60 mesh yaitu 3jam 10menit. Dimana pada briket tersebut dicetak dengan komposisi bahan baku paling halus. Sedangkan proses pembakaran tercepat terjadi pada briket berkomposisi bahan baku Tahan 20 mesh serbuk biji kesambi yaitu dengan waktu 2jam.

Modifikasi Alat Pencetak Hidrolik Briket Melalui Penambahan Pelat Penahan Bahan Pada Silinder Pencetak

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Modifikasi alat pencetak hidrolik briket dengan penambahan plat penahan pada selinder pencetak telah dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi briket biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penambahan plat penahan terhadap proses pencetakan briket, termasuk pengaruhnya terhadap tekanan pencetakan, dimensi briket, dan keandalan operasional alat pencetak. Metode eksperimen melibatkan pengujian langsung pada alat pencetak yang dimodifikasi dengan plat penahan baru pada selinder pencetak, di mana berbagai parameter seperti tekanan hidrolik, kecepatan produksi, dan kualitas briket diamati dan dibandingkan dengan kondisi sebelum modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi tekanan pencetakan dan perbaikan dalam dimensi serta kepadatan briket yang dihasilkan. Selain itu, keandalan operasional alat pencetak juga meningkat, dengan penurunan yang signifikan dalam waktu downtime akibat masalah operasional. Secara keseluruhan, modifikasi ini membuktikan bahwa penambahan plat penahan pada selinder pencetak merupakan solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi produksi briket biomassa, menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dan berkontribusi positif terhadap keberlanjutan proses produksi briket.

Modifikasi Alat Pencetak Hidrolik Briket Melalui Penambahan Pelat Penahan Bahan Pada Silinder Pencetak

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Modifikasi alat pencetak hidrolik briket dengan penambahan plat penahan pada selinder pencetak telah dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi briket biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penambahan plat penahan terhadap proses pencetakan briket, termasuk pengaruhnya terhadap tekanan pencetakan, dimensi briket, dan keandalan operasional alat pencetak. Metode eksperimen melibatkan pengujian langsung pada alat pencetak yang dimodifikasi dengan plat penahan baru pada selinder pencetak, di mana berbagai parameter seperti tekanan hidrolik, kecepatan produksi, dan kualitas briket diamati dan dibandingkan dengan kondisi sebelum modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam konsistensi tekanan pencetakan dan perbaikan dalam dimensi serta kepadatan briket yang dihasilkan. Selain itu, keandalan operasional alat pencetak juga meningkat, dengan penurunan yang signifikan dalam waktu downtime akibat masalah operasional. Secara keseluruhan, modifikasi ini membuktikan bahwa penambahan plat penahan pada selinder pencetak merupakan solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi produksi briket biomassa, menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dan berkontribusi positif terhadap keberlanjutan proses produksi briket.