· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia is a country rich in biodiversity. Some plants are grouped into ornamental plants, cultivated plants and medicinal plants one type of plant is guavawater. The purpose of this study was to inventory plant species that have the potential to be ornamental plants in Nunsaen Village, Fatuleu Tengah sub-district. The method used in this study used descriptive qualitative analysis techniques with the main objective to provide an objective description or description of a situation. Based on research that has been conducted in Nunsaen Village, Fatuleu Tengah sub-district regarding the inventory of ornamental plant species, it can be concluded that there are 10 types of ornamental plant with 10 families, Alloe vera, Codiaeum variegatum, Anthurium crystalinum, Echinopsis pachanoi, Aglaonema, Asplenium nidus L, Bugenvillea, Ficus Benjamina, Dypsis lutescens and Rosa multiflora namely ornamental plant groups can be grouped into 3, namely ornamental plants with flowers, stems and leaves. There were 2 types of ornamental flower plants,8 types of leaf ornamental plants and 1 type of stem ornamental plants.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui tentang strategi manajemen sumber daya manusia pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini juga untuk memberitahukan dimana proses pengadaan dan proses pengembangan serta proses pemeliharaan terjadi di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam dengan adanya proses pengadaan, proses pengembangan dan proses pemeliharaan ini terus meningakat sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam. Dengan menerapkan proses pengadaan yang dimana akan melakukan proses seleksi dan rekrutmen dan untuk proses pengembangan yang dimana akan melakukan proses Pelatihan dan pengembangan karir sedangkan untuk proses pemeliharaan akan melakukan proses Kompensasi dan Jaminan hari tua. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: a. Berdasarkan hasil penelitian ini maka proses pengadaan manjemen sumber daya manusia yang terjadi di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Nusa Tenggara Timur sudah berjalankan dengan baik maka dapat dilihat dari palaksanaan proses rekrutmen di instansi yang dilakukan secara terbuka dan proses rekrutmen juga diketahui secara terbuka. b. Berdasarkan hasil penelitian ini maka proses pengembangan manjemen sumber daya manusia di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Nusa Tenggara Timur sudah berjalankan dengan baik dilihat dari proses pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan karir bagi pegawai karena dengan adanya proses pelatihan dan pengembangan karir dapat meningkatkan kemampuan pegawai dan ketrampilan. c. Berdasarkan hasil penelitian ini pemeliharaan manjemen sumber daya manusia di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Nusa Tenggara Timur sudah berjalankan dengan baik karena dilihat dari proses kompensasi terhadap pegawai dan jaminan hari tua untuk pegawai
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem pemerintahan daerah sangat erat kaitannya dengan otonomi daerah yang saat ini telah berlangsung di Indonesia. Dengan pelaksanaan otonomi daerah diharapkan pemerintah daerah mampu mengatur sistem pemerintahannya sendiri dengan memaksimalkan sumber daya yang di miliki.
Dalam tahap perencanaan manajemen aset memastikan efektivitas dan koordinasi kegiatan manajemen aset yang disusun pemerintah serta mengawasi penggunaan dana dalam proses manajemen aset properti sangat berpengaruh terhadap laporan keuangan pemerintah daerah. Karena pada dasarnya kunci keberhasilan manajemen aset adalah memiliki potensi daerah yang efektif dan efisien.
Salah satu bentuk pengelolaan aset yaitu konsep real property adalah suatu hak perorangan/badan hukum untuk memiliki dalam arti menguasai tanah dengan suatu hak atas tanah, misalnya hak milik/hak guna bangunan berikut bangunan (permanen) yang didirikan diatasnya/tanpa bangunan.
Tujuan dilakukan penelitian ini untuk megetahui seberapa efektif pengelolaan manajemen aset properti pemerintah daerah pada kantor Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.
Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan kuantitatif dengan rasio efektivitas untuk menggambarkan secara akurat mengenai fakta-fakta perhitungan dan memberikan prediksi mengenai hasil penelitian guna mendapatkan suatu kesimpulan.
Populasi yang dipakai peneliti ini adalah dokumen Laporan keuangan Badan Pendapatan dan Aset daerah Provinsi NTT. Dengan demikian maka untuk kepentingan analisis maka sampel dokumen Laporan keuangan yang diambil adalah Laporan Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Tahun 2021-2022.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas manajemen aset properti pemerintah daerah pada kantor badan pendapatan dan aset daerah provinsi NTT kurang efektif dan tidak efektif karena adanya pandemic covid-19 yang melanda dunia, Indonesia dan Nusa Tenggara Timur. Pengelolaan manajemen aset properti juga masih kurang efektif karena terdapat beberapa Permasalahan seperti :keterbatasan sumber daya, (SDM terbatas sedangkan jumlah aset itu banyak), ketersediaan anggaran untuk melakukan monitoring dan pengawasan itu minim sekali serta sistem aplikasi tentang pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) belum maksimal.
Hasil penelitian ini di harapkan memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Book tax differences adalah perbedaan besaran laba akuntansi atau laba komersial dengan laba fiskal atau penghasilan kena pajak. Martani menyatakan bahwa, laba akuntansi adalah laba atau rugi bersih selama satu periode sebelum dikurangi beban pajak yang dihitung berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum, sedangkan laba kena pajak atau laba fiskal (rugi pajak atau rugi fiskal) adalah laba (rugi) selama satu periode yang dihitung berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Otoritas Pajak atas pajak penghasilan yang terutang (dilunasi). Persoalan Penelitian yang diteliti dalam skripsi ini yaitu (1) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? (2) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. (2) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang Pengaruh Perbedaan Laba Akuntansi dan Laba Fiskal (Book-Tax Differences) Terhadap Pertumbuhan Laba. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan keramik, porselen, dan kaca dari tahun 2018-2021 di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 8 perusahaan. Data penelitian diperoleh dari data kuantitatif dengan metode dokumentasi, yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder berupa catatan-catatan, laporan keuangan tahunan pada perusahaan manufaktur sub sektor keramik, porselen, dan kaca yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2021. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 7 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis linear berganda. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah perbedaan permanen, perbedaan temporer, pertumbuhan laba yang merupakan proksi dari book tax differences. Pertumbuhan laba yang digunakan dihitung dengan cara mengurangkan laba periode berjalan dengan laba periode sebelumnya kemudian dibagi dengan laba pada periode sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permanen dan temporer berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Perbedaan permanen book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar 0,546. Perbedaan temporer book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar -1.056
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Penjualan Energi Litrik Dalam Meningkatkan Perolehan Laba Pada PT. PLN (Persero) Di Wilayah Sumba Timur. Penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau jasa dengan harapan akan memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjualan ke pembeli. Penjualan diharapakn dapat menghasilkan laba untuk keberlangsungan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penjualan energi listrik dalam menigkatkan perolehan laba pada PT. PLN (Persero) Wilayah Sumba Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini di lakukan pada PT. PLN (Persero) Di Wilayah Sumba Timur, sumber data yang digunakan yaitu berupa dokumentasi dan wawancara yang berkaitan dengan penjualan energi listrik dalam meningkatkan perolehan laba.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penjualan energi listrik dan pertumbuhan penjualan mengalami peningkatan pada tahun 2019 -2021, yaitu pada tahun 2019 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar 83.342.216, pertumbuhan penjualan sebesar 11.13%, dan pada tahun 2020 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar 95.964.509, pertumbuhan penjualan 15,15%. Sedangkan pada tahun 2021 penjualan yang diperoleh perusahaan sebesar
101.670.061, pertumbuhan penjualan 15,32%. Sedangkan Penerimaan laba bersih yang di alami oleh PT. PLN (Persero) Wilayah Sumba Timur pada tahun 2019 –
2021 mengalami fluktuasi. Pada tahun 2019 laba bersih perusahaan sebesar
57.875.818.228, ditahun 2020 laba bersih yang dihasilakan perusahaan sebesar
66.712.091.708, dan pada tahun 2021 laba bersih mengalami penurunan sebesar
50.404.974.773. dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penjualan belum dapat menghasilkan laba yang optimal. Hal ini dapat dilihat bawah nilai penjualan pada setiap tahunnya meningkat, akan tetapi perusahaan belum mampu mengefisiensikan beban operasionalnya hal ini dapat dilihat dari beban operasioanal mengalami peningkatan setiap tahunnya sehingga mengakibatkan laba bersihnya mengalami fluktuasi. Saran dari penelitian ini hendaknya pemerintah mengatasi kenaikan nilai kurs dan perusahaan lebih menerapkan sistem pengawasan agar tidak terjadi penurunan laba karena laba dapat menjamin keberlangsungan perusahaan serta agar tujuan yang diharapakan oleh perusaahan dapat dicapai.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada tahun 2012, ekualisasi pajak diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2020.Peraturan ini mengatur mengenai Pedoman Penggunaan Metode dan Teknik Pemeriksaan untuk Menguji Kepatuhan Kewajiban Perpajakan. Namun, dua tahun setelahnya, yaitu tahun 2014, peraturan tersebut telah dicabut atau tak berlaku lagi. Dirjen Pajak mengeluarkan Peraturan Nomor PER-07/PJ/2014 tentang Pencabutan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-04/PJ/2012.Maka dari itu, dasar hukum dari Ekualisasi Pajak mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak tahun 2017 yaitu Nomor SE-10/PJ/2017 yang menjelaskan tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Lapangan dalam Rangka Pemeriksaan untuk Menguji Kepatuhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan. Ekualisasi pajak adalah mencocokkan data di SPT (mencocokkannya disajikan terperinci per transaksi ) dengan pos-pos yang terdapat di buku-buku pengeluaran/pembelian/penjualan yang memiliki hubungan dalam pembukuan dan atau laporan jenis pajak yang lain (baik sebagian maupun keseluruhan). Dapat disimpulkan ekualisasi pajak adalah proses menyamakan biaya/pendapatan yang merupakan objek pajak dengan surat pemberitahuan (SPT). Ekualisasi Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan proses pencocokan antara data yang dilaporkan Wajib Pajak pada Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT PPh) dan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Pertambahan Nilai (SPT PPN) berkaitan dengan jumlah omset yang dilaporkan Wajib Pajak pada kedua Surat Pemberitahuan tersebut berbeda atau tidak. Ekualisasi pajak dilakukan untuk mengetahui perbedaan nilai tersebut. Tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui ekualisasi pajak SPT masa PPN dengan SPT tahunan PPh badan perusahaan jasa konstruksi. Teknik pengumpulan data berupa data primer yang diperoleh dari wawancara dan dokumentasi, gunanya untuk menganalisis dan mengolah data pajak yang diperoleh, sehingga dapat melakukan perbandingan antara penghasilan dan PPN, biaya dan DPP PPN masukan serta biaya dan PPh potong pungut pada SPT Tahunan PPh Badan dan SPT Masa PPN dari PT. Gabriel Gabryela Jaya kemudian diolah lebih lanjut untuk dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab perbedaan nilai yang ditimbulkan. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Ekualisasi Penghasilan dan PPN, Ekualisasi Biaya dan DPP PPN Masukan dan Ekualisasi Biaya dan PPh Potong Pungut. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis, serta menyajikan data secara deskriptif dengan berbagai kondisi, situasi dari berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara dan dokumentasi mengenai masalah yang diteliti yang terjadi di lapangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data perpajakan PT Gabriel Gabryela Jaya dari tahun berdirinya perusahaan sampai sekarang (tahun 2023) dan penentuan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono,2018). Sampel dari penelitian ini adalah data primer berupa; data perpajakan PT Gabriel Gabryela Jaya tahun 2020, 2021, dan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan : bahwa Selisih pada ekualisasi penghasilan dan PPN, ekualisasi biaya dan DPP PPN masukan, dan ekualisasi biaya dan PPh potong pungut disebabkan oleh; pembulatan pencatatan pada pembukuan dan penerbitan faktur pajak, kelalaian karyawan PT. Gabriel Gabryela Jaya yang tidak mencatat dan melaporkan beberapa biaya pembelian pada SPT Tahunan dan adanya pembelian non PPN seperti pengadaan alat suku cadang dari supplier non PKP, serta biaya yang bukan objek PPh pasal 21 seperti gaji karyawan yang penghasilannya belum mencapai PTKP. Pelaporan dan pencatatan SPT masa PPN dan SPT tahunan PPh badan telah disampaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun dilihat dari hasil ekualisasi SPT masa PPN dan SPT tahunan PPh badan terdapat ketidaksamaan antara kedua nilai tersebut dikarenakan pembelian non PPN seperti pembelian suku cadang (penyerahan barang kena pajak) dari supplier non PKP sehingga faktur pajak yang dibuat nihil dan tidak dapat dikreditkan karena lawan transaksi merupakan non PKP. Begitu juga dengan kelalaian karyawan dalam pencatatan dan penerbitan faktur pajak dan biaya yang bukan objek PPh 21 seperti gaji karyawan. Hal ini menjadi salah satu objek untuk dilakukannya ekualisasi pajak terhadap pencatatan dan pelaporan SPT masa PPN dan SPT tahunan PPh badan sehingga terdapat perbedaan nilai dalam pencatatan dan pelaporannya, sehingga dapat diasumsikan bahwa ekualisasi pajak dilakukan sebagai suatu proses dimana perusahaan dapat meninjau kembali kewajiban yang telah dilaporkan sudah sesuai atau tidak dengan peraturan perundang-undangan sehingga perusahaan dapat terhindar dari pemeriksaan pajak dan penggelapan pajak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi PT. Gabriel Gabryela Jaya agar perusahaan dapat terhindar dari pemeriksaan dan penggelapan pajak, dengan melakukan pencatatan faktur masukan maupun keluaran dan mengarsip semua bukti pelaporan pajak guna membantu perusahaan dalam melakukan ekualisasi pajak sewaktu-waktu ada pemeriksaan pajak dan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan. Kemudian penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi kepentingan keilmuan dan dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang dengan memperoleh tingkat sampel yang sesuai dan lebih memperluas sampel penelitian sehingga peneliti mendapatkan hasil yang maksimal dan akurat.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga (goal) Bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat maksimal
secara umum Pelatihan yang paling banyak dilakukan oleh Bank BTPN Cabang Kupang adalah Training Legal Audit and Writing yang bertujuan melakukan Penilaian terhadap tingkat keamanan perusahaan, terutama dalam hal Legal Risk Aspect.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Kantor Bank BTPN Cabang Kupang”.
Dalam penelitian ini Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif maupun kualitatif mengenai karakteristik tertentu dari semua anggota kumpulan yang lengkap dan jelas yang ingin mempelajari sifat-sifatnya. Oleh karena itu populasi dalam penelitian ini 56 karyawan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Kuesioner dengan angket tertutup.
Analisis ini dipakai untuk mengetahui pengaruh variablel independen yaitu pengaruh pendidikan (XI) dan pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap variabel dependen yaitu produktivitas kerja karyawan (Y). Adapun rumus analisis linear berganda adalah sebagai berikut :Y a+b1XI + b2X2.
Dalam penelitian ini penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi(b1) sebesar 0,273 artinya jika pengaruh pendidikan (X1) Mengalami kenaikan1%, maka produktivitas kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,273. Koofisien bernilai negatif artinya terjadi pengaruh yang negatif antara pengaruh pendidikan (X1) dengan produktivitas kerja karyawan (Y) dengan demikian apabila pengaruh pendidikan diperhatikan dengan baik oleh perusahaan agar menciptakan evektivitas organisasi dalam hal ini produktivitas kerja karyawan akan mengalami peningkatan. Hal ini menunjukan uji yang diperoleh sesuai dengan teori yang disampaikan, dimana teori Menurut (Hasibuan, 2019:10) Mengatakan manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungsn dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu mewujudkan tujuan perusahaan terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya manusia di atas dapat dipahami bahwa suatu pengelolaan sumber daya manusia merupakan suatu proses yang berhubungan dengan implementasi indikator fungsi-fungsi pengelolaan atau manajemen yang berperan penting dan efektif dalam menunjang tercapainya tujuan individu, lembaga, maupun organisasi atau perusahaan.
Berdasarkan pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruh pendidikan (X1) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan variabel pengaruh pendidikan (X1) ditemukan Thitung 2,588 lebih kecil dari Ttabel 1,67412 dan tingkat Sig 0,012 lebih besar dari 0,05. 2. Pengaruh pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Kantor Bank Tabungan Pensiunan Cabang Kupang. Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi (b2) sebesar 0,316 artinya jika pelatihan tenaga kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka produktivitas kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,316. Koofisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) dengan demikian apabila Pelatihan tenaga kerja memiliki gaji insentif dan tunjangan yang baik maka dapat meningkatkan tingkat produktivitas kerja karyawan. Peningkatan produktivitas merupakan masalah sistem dalam arti tertentu, karena ada banyak segi dari pekerjaan dan kegiatan perusahaan yang mempunyai dampak terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja. Definisi produktivitas menurut Nasution (2002:203) menjelaskan bahwa : Produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil (input). Dimana peningkatan produktivitas akan meningkatkan pendapatan karyawan yang akan menambah daya beli masyarakat. Berdasarkan penjelasan diatas menunjukan bahwa adanya pengaruh pelatihan tenaga kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Sehingga apabila semakin tinggi tingkat pelatihan tenaga kerja semakin baik maka akan semakin meningkat produktivitas kerja karyawan. Selain itu berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya pengaruh pelatihan tenaga kerja (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) hal ini dibuktikan diperolehnya Thitung 0,316 lebih kecil dari Ttabel 1,67412 dan tingkat Sig 0,348 lebih besar dari 0,05.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pandemi Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui peraturan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan (2020) dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di Indonesia. penerapan PSBB berdampak pada menurunnya perekonomian terutama pada swasta maupun masyarakat yang penghasilannya bersifat harian lepas, bahkan tidak sedikit pelaku usaha yang menutup usahanya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kuisioner yaitu dengan memberi pertanyaan tertulis kepada responden.
Mulai tahun 2013, wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang mengalami perubahan sehingga meliputi empat wilayah yaitu Kabupaten Kupang dan Kota Kupang (di Pulau Timor), Kabupaten Alor (di Pulau Alor), Kabupaten Rote (di Pulau Rote), dan Kabupaten Sabu Raijua (di Pulau Sabu).
Melalui hasil analisis regresi linear berganda, diketahui bahwa adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel insentif pajak, digitalisasi pajak dan kepercayaan kepada pemerintah terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM pada KPP Pratama Kupang yaitu sebesar 43,9% sementara sisanya 46,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti. Melalui hasil juga dapat diketahui bahwa ada hubungan yang positif antara variabel X dan variabel Y. Untuk lebih jelasnya dijelsakan sebagai berikut;
Kebijakan insentif pajak mempunyai dampak yang signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel kebijakan insentif pajak (X1) adalah 0,00<0,05 atau 4,259>2,616 sehingga menunjukan bahwa kebijakan insentif pajak (X1) berpengaruh terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rulyanti Susi (2018), bahwa Kebijakan insentif pajak Covid-19 berpengaruh positif terhadap dampak penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pelaku UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Bangka dan telah memanfaatkan insentif pajak cukup mengapresiasi kebijakan insentif pajak yang tertuang dalam PMK No. 86 Tahun 2020 karena kebijakan insentif pajak ini membantu pelaku UMKM untuk dapat bertahan di situasi pandemi Covid-19 dan di sisi lain tetap dapat melaksanakan kewajiban perpajakan nya. Selain itu kas yang seharusnya dipersiapkan untuk membayar pajak dapat dialihkan untuk mengembangkan usaha, seperti dengan membuat atau mengembangkan produk baru.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Digitalisasi Pajak (X2) mempunyai dampak yang signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel digitalisasi pajak (X2) adalah 0,00<0,05 atau 5,141>2,616 sehingga menunjukan bahwa digitalisasi pajak (X2) berpengaruh terhadap penanganan dampak Covid-19 bagi UMKM.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dhiwa Tifa Anggraini, (2022). Hasil penelitiannya menunjukan bahwa variabel digitalisasi pajak memiliki nilai t hitung 3,889 > t tabel 1,665 dengan nilai signifikansebesar 0,000 < 0,05. Sehingga variabel digitalisasi pajak berpengaruh signifikan terhadap penanganan dampak Covd-19.
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rulyanti Susi (2018) bahwa Kepercayaan kepada pemerintah memiliki pengaruh positif terhadap penanganan dampak Covid-19. Hal ini mengindikasikan bahwa wajib pajak memberikan respon yang positif terhadap insentif pajak yang diberlakukan selama pandemi Covid-19 dan mempercayai kebijakan pemerintah tersebut dalam penanganan dampak Covid-19.
Selain itu penelitian yang dilakukan oleh oleh Dhiwa Tifa Anggraini, (2022) bahwa variabel kepercayaan kepada pemerintah memiliki nilai t hitung t tabel 1,665<6,168 dengan nilai signifikan sebesar 0,000> 0,05. Sehingga variabel kepercayaan kepada pemerintah t berpengaruh signifikan terhadap penanganan dampak Covid-19.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepatuhan perpajakan adalah upayah tanggung jawab wajib pajak kepada Tuhan bagi pemerintah dan rakyat sebagai kegiatan pemenuhan kewajiban dan hak perpajakannya..Kepatuhan wajib pajak memiliki kesediaan untuk memenuhi kewajiban pajaknya sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa perlu diadakannya pemeriksaan investigasi,peringatan ataupun ancaman dan penerapan sanksi baik hukum maupun administrasi).Kepatuhan wajib pajak menjadi aspek penting mengingat sistem perpajakan Indonesia menganut system self assesment,yang memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung,membayar,dan melaporkan kewajibannya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi.Penelitian ini meupakan jenis penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi di Kelurahan Fatululi dan sanksi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi.
Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pajak tidak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi sedangkan sanksi pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM orang pribadi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penulisan ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah adanya perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger pada PT. Bank Dinar Indonesia Tbk Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021. Rasio keuangan pada penelitian ini adalah rasio profitabilitas diproksikan dengan Net Profit Margin, Return On Asset, Return On Equity, rasio aktivitas diproksikan dengan Total Asset Turnover, dan rasio laverage diproksikan dengan Financial Leverage Multipier.
Pengujian dalam hipotesis ini menggunakan uji Parametric Paired Sampel T-Test atau uji T sampel berpasangan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan merger selama periode penelitian dari Tahun 2017-2021 yaitu PT. Bank Oke Indonesia Tbk dengan PT. Bank Dinar Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, sehingga dalam penelitian ini diambil laporan keuangan dari masing-masing perusahaan di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara Net Profit Margin (NPM), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Dan Total Asset Turnover (TATO), Sedangkan PadaFinancial Leverage Multiplier (FLM) mengalami perbedaan yang signifikan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh elastisitas belanja modal dan pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kupang.
Penelitian ini dilaksanakan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan rrumus : elastisitas belanja modal, perubahan pendapatan asli daerah dan pertumbuhan ekonomi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa : (1) Elastisitas belanja modal di Kabupaten Kupang dengan nilai rata-rata sebesar -1,77% berada pada kategori inelastis. Yang berarti bahwa belanja modal di Kabupaten Kupang bertambah 1% tetapi pertumbuhan ekonomi berkurang -7,77%. (2) Laju pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebesar 11,15%, dan laju pertumbuhan ekonomi terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar -0,80%. (3) Nilai rata-rata elastisitas belanja modal sebesar -1,77% dengan kategori inelastis, maka belanja modal berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. (4) Nilai rata-rata pendapatan asli daerah sebesar -7,71% dengan kategori inelastis, maka pendapatan asli daerah berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penerimaan retribusi berkaitan dengan manajemen pengelolaannya yang di dukung oleh penyediaan fasilitas dan jasa yang di sediakan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat berupa pembangunan terminal angkutan umum lengkap dengan ruang tunggu penumpang yang datang dan pergi, penyediaan fasilitas sarana tersebut selain dalam rangka meningkatkan penerimaan retribusi dari sektor angkutan umum juga berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan kemudahan para pengusaha memperoleh pendapatan yang memadai upaya lain untuk meningkatkan penerimaan retribusi angkutan umum yang secara langsung dapat merangsang para pengusaha angkutan umum yaitu, pembangunan prasarana jalan,jembatan,yang memungkinkan kelancaran beropersinya angkutan umum melakukan aktifitasnya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Belu, pada tahun 2017 dan tahun 2020 realisasi penerimaan Retribusi Terminal lebih kecil dari target yang telah direncanakan. Dinas Perhubungan Kota Atambua melakukan pengawasan agar dinilai dapat efektif dengan menetapkan standar, melakukan pengukuran kegiatan, membandingkan kegiatan dengan standar, dan melakukan tindakan koreksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan peneliti dapat disimpulkan bahwa tingkat efektifitas pengawasan Dinas Perhubungan Kota Atambua dinilai belum efektif. Hal ini dikarenakan masih terdapat terminal-terminal liar yang ada di Kota Atambua yang mengakibatkan angkutan-angkutan umum yang tidak memarkirkan kendaraan didalam terminal.
1. Tingkat efektifitas pengawasan Dinas Perhubungan Kota Atambua dinilai belum efektif. Hal ini dikarenakan masih terdapat terminal-terminal liar yang ada di Kota Atambua yang mengakibatkan angkutan-angkutan umum yang tidak memarkirkan kendaraan didalam terminal.
2. Kontribusi pembayaran retribusi masuk terminal di Kota Atambua belum mencapai target retribusi yang ditetapkan. Belum tercapainya target retribusi terminal dikarenakan munculnya Covid-19 yang menyebabkan turunnya realisasi penerimaan retribusi terminal dan ditambah lagi munculnya terminal-terminal liar di Kota Atambua.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam perkembangan dunia usaha, perusahaan sangat bergantung pada investasi, perusahaan jugah sebagai pihak yang membutuhkan dana yang dapat memperoleh dana dari para investor yang membeli saham perusahaan melalui pasar modal, karena investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana yang dapat menginvestasikan dananya pada berbagai macam sekuritas yang ada dengan harapan dapat memperoleh return (keuntungan). pasar modal di Indonesia terbentuk dengan tujuan untuk menghubungkan investor sebagai pemodal dengan suatu perusahaan atau institusi pemerintah. Setiap usaha investasi yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan investasi tersebut, investor tidak akan mendapatkan tingkat keuntungan investasi yang tinggi apabila tanpa menghadapi risiko. dalam berinvestasi pada pasar modal ada dua hal yang akan dihadapi oleh investor, yaitu tingkat keuntungan yang diharapkan dan tingkat risiko, artinya dalam melakukan investasi, jika investor mengalami keuntungan investasi, maka Iapun harus siap untuk menerima risiko tersebut. Dengan demikian dapat diketahui seberapa besar nantinya hasil investasi yang dapat dapat diperoleh dengan tingkat keuntungan dan tingkat risiko yang seminimal mungkin. tujuan dari penilitian ini adalah mengukur seberapa besar tingkat keuntungan dan tingkat risiko investasi saham pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penilitian 2018 sampai dengan 2021. perhitungan tingkat risiko dalam penilitian ini diukur menggunakan VaR (Value at Risk) dan keuntungan diukur menggunakan RAROC (Risk Adjusted Return On Capital). Metode dalam penilitian ini adalah menggunakan analisis kuantitatif. Alat yang digunakan adalah rasio. Objek dalam penilitian ini adalah 5 (lima) perusahaan yang dijadikan sampel, sumber data yang diperoleh yaitu data sekunder yang diperoleh dari web site: idx co id. Berdasarkan hasil penilitian yang dibahas membuktikan bahwa risiko investasi saham pertambangan batu bara yang diketahui cenderung mengalami potensi kerugian. pada tahun 2018 nilai VaR terbaik dimiliki PT.Adaro Energy Tbk, sebesar 26.9857, sedangkan nilai terburuk dimiliki oleh PT.Dian Swastatika sentosa Tbk sebesar 136.6542. Pada tahun 2019 nilai VaR terbaik dimiliki oleh PT.Baramulti Suksesarana Tbk, sebesar 28.4437, sedangkan nilai terburuk dimiliki oleh PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar 85.3250. Pada tahun 2020 nilai VaR terbaik terjadi pada PT.Bukit Asam sebesar 33.4394, sedangkan nilai terburuk terjadi pada PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar 95.3468. Pada tahun 2021 nilai VaR terbaik dimiliki oleh PT.Bukit Asam Tbk sebesar 40.5396, sedangkan nilai terburuk terjadi pada PT.Baramulti Suksesarana Tbk, sebesar 517.1245. Diketahui bahwa nilai VaR tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana sebesar 517.1245. dan Nilai RAROC yang dimiliki maka PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai tertinggi pada tahun 2018 sebesar 0.0008, dan PT.Adro Energy Tbk memiliki nilai terrendah sebesar -0.0022, sedangkan pada tahun 2019 PT.Adaro Energy Tbk memiliki nilai tertinggi sebebsar 0.0004 dan PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai terrendah sebesar -0.0012, sedangkan pada tahun 2020 PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai tertinggi sebesar 0.0008, dan PT.Baramulti Suksesarana Tbk memiliki nilai terrendah sebesar 0.0000, dan pada tahun 2021 PT. Baramulti Suksesarana memiliki nilai tertinggi sebesar 0.0024, dan PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai terrendah sebesar 0.0003. Berdasarkan hasil penilitian penulis menarik kesimpulan bahwa Nilai VaR tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana sebesar 517.1245 pada tahun 2021, sedangkan Nilai RAROC tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana Tbk sebesar 0.0024. Hal ini berarti perusahaan pertambangan batu bara mencerminkan adanya kerugian yang tinggi terhadap pemanfaatan dan ptoduktivitas usaha investasi.implikasi penilitian ini bagi investor, dalam menggamil keputusan investasi sebaiknya investor dapat mempertibangkan risiko dan keuntungan terlebih dahulu agar dapat mengoptimalkan return dan risiko yang akan diperoleh..
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber daya manusia dalam sebuah koperasi adalah seluruh individu mulai dari bawahan sampai dengan atasan, yang bekerja dan menjadi anggota dalam koperasi. Manusia merupakan penggerak setiap proses pekerjaan yang ada didalam koperasi. Keberadaan manusia merupakan sumber daya yang paling istimewah, keistimewaan yang ada pada manusia adalah satu-satunya sumber daya didalam koperasi yang mempunyai pikiran, perasaan, dan kepribadian yang berbeda-beda.
Moeheriono (2012:95) menyetakan kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategis organisasi.
Murty dan Hudiwinarsih (2012) mengemukakan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi merupakan dorongan seseorang untuk melakukan sesuatu atau tindakan yang mengarah pada tujuan.
Menurut Mangkunegara (2010 : 67) mengatakan bahwa kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang di capai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja yang baik adalah kinerja yang optimal, yaitu kinerja yang sesuai standar organisasi dan mendukung tercapainya tujuan organisasi. Karakteristik individu adalah ciri-ciri khusus, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pakerti yang dimiliki seseorang yang membedakannya dengan orang lain.
Menurut Umi Narimawati (2008:161) populasi adalah unit yang menjadi target penelitian yang ditetapkan oleh peneliti. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini seluruh pegawai ksp. Kopdit swasti sari oeba yang berjumlah 38 orang.
Berdasarkan hasil uji t hitung pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai statistik t menunjukan -1.510 dengan tingkat signifikansi 0,140 > dari 0,05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa karakteristik individu Tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai .
Berdasarkan hasil uji F hitung pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai Fhitung sebesar 21.341 dengan nilai Ftabel adalah 3,27 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 21.341>3,27 dan tingkat signifikan 0,000<0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel karakteristik individu (X1) danmotivasi kerja (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada KSP.Kopdit Swasti Sari Oeba.
dengan besarnya koefisien determinasi (R2) totalnya. Hasil hitung menggunakan SPSS di peroleh nilai R adalah 0,549 atau 54,9%. Hal ini karakteristik individu dan motivasi kerja terhadap Kinerja Pegawai adalah 54,9%.Sedangkan pengaruh sebesar 45,1% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel perilaku kewirausahaan berpengaruh terhadap pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data yang di gunakan yaitu : analisis regresi linear berganda, Uji t, Uji F, dan Uji kofisien determinasi (R2). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44. Teknik pengumpulan data dengan cara menyebar koesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku kewirausahaan berpengaruh positif terhadap pendapatan pada Kelurahan Oesapa. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil analisis di bawah ini : 1. Perilaku kewirausahaan dan pemasaran berpengaruh terhadap pendapatan dengan uji Analisis Regresi Linear Beranda Y = 12.329 X1 + 0,03 X2 +e 2. Perilaku kewirausahaan berpengaruh singnifikan terhadap Pendapatan di Kelurahan Oesapa dengan hasil uji t hitung = 0,515 3. Pemasaran berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan dengan hasil uji t hitung = 0,028 dan signifikasi sebesar 0,978 5%. 4. Perilaku kewirausahaan dan Pemasaran tidak berpengaruh secara simultan terhadap pendapatan. Rumus untuk F tabel =F(k:2= n-k-1)= F=(2:41) jadi F tabel = 3,22. F hitung = 0,133 lebih kecil dari F tabel = 3,22 dan tingkat sig.= 0,876. 5. Uji koefisien determinasi (R2) 0,006 atau 0,6 % dan sisanya di pengaruhi oleh variabel lain.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan usaha merupakan suatu bentuk usaha kepada usaha itu sendiri agar dapat berkembang menjadi lebih baik dan agar mencapai pada satu titik atau puncak menuju kesuksesan. Perkembangan dalam usaha dilakukan oleh usaha yang sudah mulai dan terlihat ada kemungkinan untuk lebih maju lagi. Perkembangan usaha dapat diukur dengan melihat pertumbuhan penjualan, bertambahnya karyawan, peningkatan laba, dan peningkatan nilai asset.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Alat analisis yang digunakan adalah rasio keuntungan. Objek dalam penelitian ini adalah 10 orang pedagang di pasar Beiabuk Kota Betun. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari narasumber dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kredit mikro memiliki dampak yang efektif dalam perkembangan usaha. Hal ini dibuktikan dari hasil analsis penelitian oleh Maxi Andreas Taneo memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 10.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 15.000.000. Lalu usahanya berkembang sehingga terjadi peningakatan pendapatan sebesar 20.850.000 (39,43%). Marselinus Roma memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 5.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 10.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 6.000.000 (16,68%). Adelia memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 2.100.000 (10,74%). Darna Haviza memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 10.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 20.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 8.350.000 (20,29%). Nurhalima memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudia melakukan kredit sebesar Rp. 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pedapatan sebesar 2.900.000. (17,6%). Ivonia memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 3.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 6.900.000 (42,71%). Kemudian 4 orang pelaku usaha yang memulai usaha dengan modal kredit juga mengatakan bahwa kredit mikro sangat mmbantu perekonomian keluarga.
Berdasarkan hasil peneltian dan analisis data penulis menarik kesimpulan bahwa dengan adanya pemberian kredit kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berdampak efektif dalam perkembagan usaha. Hal ini ditinjau dari perbedaan variabel modal dan pendapatan yang mengelami peningkatan setalah menerima kredit mikro.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul :”Analisis Trend Atas Kontribusi Laba Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Kasus Pada BUMD PD Pasar Kota Kupang)”
Kemandirian daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal menjadi isu yang dihadapi oleh setiap Pemerintahan Daerah, karena kebutuhan daerah (fiscal need) yang tidak seimbang dengan kapisitas fiskal (fiscal capacity) akan menimbulkan kesenjangan fiskal (fiscal gap). Pemerintah Daerah dituntut harus dapat meningkatkan PAD tanpa harus melanggar norma-norma dengan cara mengoptimalisasi potensi yang ada.
Pemerintah Daerah harus berusaha melakukan pengelolaan penerimaan daerah secara cermat, tepat dan hati-hati. Pemerintah Daerah harus menjamin bahwa semua potensi penerimaan telah terkumpul dan dicatat ke dalam sistem akuntansi pemerintahan daerah. Aspek utama dalam manajemen penerimaan daerah yang perlu mendapat perhatiaan serius adalah pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
PAD harus menjadi bagian sumber keuangan terbesar bagi pelaksanaan otonomi daerah. Hal ini menunjukkan bahwa PAD merupakan tolak ukur terpenting bagi kemampuan daerah dalam menyelenggarakan dan mewujudkan otonomi daerah, sehingga PAD mencerminkan kemandirian suatu daerah. Untuk menciptakan penerimaan PAD melalui hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tersebut, dilakukan antara lain melalui pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di berbagai provinsi.
Dengan adanya BUMD diyakini mampu memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar untuk perkembangan perekonomian bagi masyarakat didaerah. Tujuan utama dibentuknya BUMD adalah guna membantu melaksanakan pembangunan daerah, dan mendorong kegiatan ekonomi daerah, menciptakan kesempatan kerja, menyediakan jasa pelayanan sosial dan memberikan kontribusi terhadap PAD.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah bagaimana potensi kontribusi laba BUMD dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang menggunakan analisis trend.
Kontribusi ialah suatu bentuk sumbangan berupa material (uang) yang dapat berupa sokongan atau sumbangan. Kontribusi keuntungan BUMD adalah sesuatu yang diberikan oleh BUMD baik dalam bentuk sumbangan atau dana untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang berguna untuk membantu mendorong pembangunan daerah.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. PAD bertujuan memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.
Populasi pada penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi berupa Laporan Realisasi Anggaran Kota Kupang tahun 2019-2022 dan dokumen lainnya yang memuat informasi mengenai BUMD, sedangkan wawancara dilakukan dengan kepala bagian keuangan BUMD di Kota Kupang.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini data yang dianalisis adalah Laporan Realisasi Anggaran Penerimaan laba BUMD Pemerintah Daerah Pasar Kota Kupang dan Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun anggaran 2019-2022. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif pada analisis pendahuluan dimana analisis deskriptif tersebut digunakan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Pada analisis lanjutan data analisis deskriptif dihitung menggunakan rumus analisis kontribusi dan analisis trend.
Berdasarkan pembahasan hasil analisis diatas peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
Retribusi pelayanan pasar terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang tahun 2023-2027 tergolong cukup berkontribusi dengan persentase 2,8%. kontribusi ini menunjukan keaktifan yang diberikan oleh PD Pasar dalam menyetorkan laba perusahaan tersebut kepada PAD yang menandakan bahwa perusahaan tersebut masih produktif dalam pengelolaan kinerjanya meskipun belum secara maksimal.
Estimasi penerimaan retribusi pelayanan pasar melalui analisis trend untuk tahun 2023-2027 mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 656.344.000 diestimasikan menjadi Rp 902.066.167,8 pada tahun 2023 yang kemudian diikuti dengan peningkatan kontribusi laba PD Pasar terhadap PAD yang ikut mengalami peningkatan dari tahun 2022 sebesar Rp 229.720.400 diestimasikan menjadi Rp 315.723.159.
Berdasarkan pada kesimpulan dan keterbatasan penelitian maka saran dari penulis untuk penelitian selanjutnya adalah membuat peraturan yang mengatur perencanaan/perumusan potensi dan target pendapatan asli daerah . Pemerintah daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatannya yang telah ada melalui peningkatan fasilitas bagi para pedagang agar mereka nyaman saat berjualan. Selain itu, Pemerintah daerah sebaiknya melakukan penyuluhan atau pemberitahuan tentang pentingnya membayar retribusi daerah seperti retribusi pelayanan pasar, sehingga diharapkan dengan adanya hal tersebut dapat meningkatkan kepatuhan membayar retribusi. Selain itu di harapkan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan, pariwisata, perindustrian agar dapat bersama-sama memikirkan langkah-langkah yang tepat demi memajukan penerimaan pendapatan asli daerah Kota Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sumber dan modal kerja dalam kaitan dengan tingkat profitabilitas KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun Kabupaten Malaka pada tahun 2017-2020. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode Analisis Data dalam penelitian ini dilakukan dengan rumus perhitungan profitablitas menggunakan 3 jenis rasio yaitu Net Profit Margin, Return On Asset dan Return On Equity. Hasil penelitian dari NPM (Net Profit Margin), dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan. Hasil penelitian dari ROA (Return On Asset) dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan dan terakhir Return On Equity Ratio. Hasil penelitian dari ROE (Return On Equity) dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan. Maka disimpulkan bahwa untuk Rasio Net Profit Margin pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017-2020 dikategorikan tidak sehat. Karena nilai NPM dapat dinyatakan baik atau sehat jika > 5 %. Maka hasil Penilaian NPM dari Tahun 2017 sampai 2020 dikatakan tidak sehat. Hal ini dibuktikan Rasio NPM dan diliahat pada tabel 4.6.
Sedangkan analisis yang disimpulkan untuk Rasio Return On Asset pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017 samapai 2020 dikategorikan tidak sehat. karena angka ROA dapat dikatakan baik/sehat apabila > 2 %. Maka penliaian hasil ROA dari tahun 2017 sampai 2020 tidak sehat. Hal ini diliahat pada tabel 4.7
Kesimpulan terakhir adalah anlisisis Return On Equty pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017-2020 dikategorikan tidak sehat. Karena Rasio yang digunakan untuk mengungkur laba bersih setealah pajak (EAT) dengan modal sendiri bila dapat dikatakan baik/sehat apabila > 3 %.maka Nilai rasio antara keuntungan yang diperoleh perusahaan dengan laba setelah yang lebih dari 3 % maka dapat menggambarkan bahwa penilaian hasil ROE dari tahun 2017 sampai 2020 dikatakan tidak sehat. Hal ini dilhat pada tabel 4.8.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Pendidikan jasmani merupakan suatu proses seseorang sebagai individu maupun anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh kemampuan dan keterampilan jasmani, pertumbuhan, kecerdasan, dan pembentukan watak.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi hasil belajar PJOK di SMP Negeri Satap Serenglang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar PJOK yang memberikan dampak positif di SMP Negeri Satap Serenglang yaitu Kurikulum, Metode mengajar dan alat pelajaran untuk mendukung proses pembelajaran digunakan dengan baik, sehingga hasil belajar siswa sangat memuaskan.
Simpulan:Faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran sehingga memberikan dampak positif pada hasil belajar siswa pada SMP Negeri Satap Serenglang yaitu kurikulum, metode mengajardan alat pelajaranuntuk mendukung proses pembelajaran digunakan dengan baik, sehingga hasil belajar siswa sangat memuaskan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap manusia selalu berusaha memenuhi keinginan dan kebutuhan hidup dengan sebaik-baiknya. Usaha pemenuhan kebutuhan dan keinginan tersebut akan menyebabkan penawaran barang semakin komplek baik dari segi macam maupun jumlahnya. Keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena hal ini tentu akan menjadi suatu pertimbangan bagaimana sebuah strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh perusahaan berikutnya. Keberhasilan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian sangat didukung melalui upaya membangun komunikasi dengan konsumen yaitu membangun merek kepada konsumen dengan strategi pemasaran. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan nuntuk dapat menjaring konsumen.
Sebagai upaya melanjutkan eksistensi perusahaannya serta keberlangsungan hidup usahanya, maka perusahaan harus dapat meningkatkan penjualannya untuk meraih laba sebesar-besarnya. Hal ini bisa terwujud dengan strategi pemasaran serta pemakaian kebijakan yang dapat mendorong konsumen melakukan tindakan pembelian. Kebijakan yang dapat dilakukan adalah menerapkan potongan harga, dan memperhatikan tata letak.
Potongan Harga dan tata letak merupakan faktor yang harus dikontrol secara berkesinambungan demi meningkatkan minat konsumen dan juga pengambilan keputusan dalam pembelian produk. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting seiring dengan semakin tinggi dan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen dan tidak mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat, maka memungkinkan perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan untuk dapat menjaring konsumen. PT. Ramayana Kupang adalah salah satu jaringan toko PT. Ramayana terbesar di Kupang yang menjual produk sandang dan kebutuhan pangan sehari-hari seperti pakaian dan aksesoris pria, wanita dan anak-anak, termasuk barang-barang fashion lainnya, seperti sepatu, mainan anak-anak, barang-barang kebutuhan rumah tangga, alat-alat tulis dan bahan makanan yang juga disediakan di PT. Ramayana. PT. Ramayana Kupang di dirikan pada tahun 2003, belokasi di jalan W.J. Lalamentik, Oebobo), Kupang, Nusa Tenggara Timur, kode pos 85111. Keunikan PT.Ramayana tidak hanya menawarkan produk - produk fashion untuk segmen kelas menegah ke bawah tetapi Perusahaan juga telah bertransformasi dan membangun versi Ramayana baru yang merujuk ke segmen kelas lebih tinggi ini telah di buktikan dengan pembukaan Ramayana Prime, sebuah target berbelanja yang lengkap dan menawarkan produk - produk fashion bemerek.
Sesuai latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh potongan harga dan tata letak terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT. Ramayana Kota Kupang.
Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh potongan harga terhadap keputusan pembelian pakaian anak bayi di PT.Ramayana Kupang, untuk mengetahui pengaruh tata letak terhadap keputusan pembelian anak bayi di PT.Ramayana Kupang.
Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
a. Potongan Harga dalam penelitian ini potongan harga adalah pengurangan harga produk dari harga normal dalam periode tertentu.
b. Tata letak adalah satu dari beberapa keputusan kunci yang menentukan efesiensi operasional perusahaan dalam jangka waktu yang relative panjang.
c. Keputusan pembelian yaitu proses dalam mengambil keputusan untuk membeli, dimana calon konsumen menjatuhkan pilihan, memutuskan pembelian, dan memberikan kepuasan akan keinginan dan kebutuhan.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli dari PT.Ramayana Kupang yang terpilih sebanyak 96 orang responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 96 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder
Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Potongan Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang, secara persial Variabel tata letak diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Anak Bayi di PT.Ramayana Kupang.