· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marius Mario Diaz (NIM 15380090). Profil Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikaran dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Kabupaten Flores Timur merupakan salah satu sentra pendaratan ikan pada wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis ikan pelagis yang didaratkan misalnya, tuna sirip kuning, baby tuna, cakalang dan tongkol. Sektor Perikanan merupakan potensi yang paling diunggulkan di Kabupaten Flores Timur. Sektor ini diharapkan akan menjadi salah satu penggerak dan penopang perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september 2020 bertempat di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan metode ini peneliti ikut secara langsung ke lapangan untuk mengetahui secara langsung kejadian dilapangan. Pada penelitian ini peneliti meneliti sembilan (9) orang sebagai responden dalam usaha perikanan bagan apung.
Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil tangkapan ikan nelayan bagan apung yakni ikan tembang (Sardinella sp) tiap satu kali trip memperoleh hasil tangkapan 5-7 ember dengan harga satuan per ember Rp. 500.00, ikan teri (Engraulidae) tiap satu kali trip 7-10 ember dengan harga satuan per ember Rp. 500.00, ikan layang (Decapterus sp) tiap satu kali trip 4-5 ember dengan harga satuan per ember Rp. 500.00, dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) tiap satu kali trip 3-5 ember dengan harga satuan perkilo gram Rp. 18.000. Pendapatan responden perbulan terbanyak pada ikan teri (Engraulidae) dengan jumlah pendapatan Rp. 15.000.000, terbanyak kedua pada ikan layang (Decapterus sp) Rp. 12.000.000, terbanyak ke tiga pada ikan tembang (Sardinella sp) Rp. 10.000.000 dan terendah pada ikan tongkol (Euthynnus affinis) Rp. 9.000.000. Profil usaha nelayan bagan apung di Kecamatan Larantuk Kabupaten Flores Timur berdasarkan hasil penelitian pemasaran ikan yang dilakukan oleh nelayan sebagai berikut: 1.)Bagan apung → Nelayan Pole and Line 2.) Bagan apung → Papalele → Pengecer → Konsumen 3.) Bagan apung → PPI Amagarapati → Papalele → Antar Kabupaten → Konsumen 4.) Bagan apung → Konsumen.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEK SUHU DALAM PENYANGRAIAN KOPI BUBUK ASAL SUMBA (Robusta) SERTA SIFAT ORGANOLEPTIKNYA SETELAH DITAMBAHKAN GULA LEMPENG DALAM PENYAJIAN
Mesak D.J. Wolla Rato*), BanoEt M.I Regina SP,MP** )Malelak Zet Ir.M.Si**)
ABSTRAK
Kopi merupakan minuman yang memiliki cita rasa khas dan memberikan pengaruh fisiologis menyegarkan setelah diminum. Berdasarkan Pusat Data dan Sistem Informasi Kementrian Pertanian, konsumsi kopi nasional mencapai 250 ribu hingga 276 ribu ton pada tahun 2016. Orang Indonesia umumnya terbiasa minum kopi yang dibubuhi gula, susu, atau tambahan lain seperti creamer, madu dan lainnya. Penambahan gula lontar dianggap dapat memberikan rasa manis dan menambah aroma yang berbeda dari gula pasir yang selama ini biasa digunakan untuk minum kopi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh suhu penyangraian pada kopidan penggunaan gula lontar (lempeng) pada minuman Kopi Robusta. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Prosesing Fakultas Teknologi Pertanian pada Bulan Desember 2021 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ( UKAW ) Dan Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW) Pada bulan Februari 2022. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan variabel pengamatan perlakuan gula lontar (lempeng) pada minuman kopi. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga terdapat
12 unit percobaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan penambahan gula lempeng yang menghasilkan nilai tingkat pengaruh nyata pada konsentrasi aroma kopi robusta paling tinggi terdapat pada perlakuan B dengan skor rata-rata
3,667 (sangat suka), dan perlakuan a dengan skor 3,311 (sangat suka) tetapi berbeda nyata dengan perlakuan C dengan skor rata-rata 2,978 (suka) dan perlakuan D yang berbeda nyata dengan skor rata-rata 1,756, (tidak suka). Perlakuan yang menghasilkan nilai tingkat pengaruh nyata yang sangat signifikan robusta paling tinggi terdapat pada perlakuan B dengan skor rata-rata 3,800 tetapi berbeda nyata dengan perlakuan C dengan skor rata-rata 2,311(suka), dengan
perlakuan D dengan skor 2,222 tetapi berbeda nyata dengan perlakuan C dengan skor rata-rata 2,311 (suka) dan perlakuan D yang berbeda nyata dengan skor rata- rata 2,222, (tidak suka). Analisis kadar air tertinggi terdapat pada Perlakuan A dengan skor 7,262 dan kadar air terendah terdapat pada perlakuan D dengan skor
5, 116.
Kata Kunci : Kopi robusta, gula lempeng.
Peneliti*
Pembimbing**
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian kali ini dengan judul “Analisis Tindak Pidana Komisif yang Digunakan Jokowi dan Prabowo Dalam Debat Presiden Indonesia 2019” ini dilakukan dengan mempertimbangkan rumusan masalah yang terkait dengan jenis-jenis yang terdapat dalam tiga video video debat presiden Indonesia 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekspresi tindak tutur komisif dan jenis tindak tutur komisif yang digunakan Jokowi dan Prabowo dalam debat presiden Indonesia tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data yang dianalisis dan video yang digunakan dalam penelitian ini adalah “debat presiden Indonesia 2019”. Ada delapan prosedur yang penulis lakukan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini. Pertama, penulis menonton video. Kedua, penulis merekam video. Ketiga, penulis membuat transkripsi dari video tersebut. Keempat, penulis menuliskan daftar tindak tutur komisif. Kelima penulis akan mengidentifikasi ekspresi pada tindak tutur komisif. Keenam penulis mengklasifikasikan data berdasarkan jenis tindak tutur komisif. Ketujuh penulis menganalisis jenis-jenis tindak tutur komisif dan kedelapan yang merupakan langkah terakhir, penulis melaporkan hasilnya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa semua jenis tindak tutur komisif ditemukan dalam video debat presiden Indonesia 2019 di antara 75 data tindak tutur komisif dalam video tersebut. Promise menempati urutan pertama dengan 54 data, urutan kedua jaminan dengan 7 data, urutan ketiga penolakan dengan 6 data, penawaran menempati urutan keempat dengan 4 data, ancaman di urutan kelim dengan 3 data, dan yang terakhir adalah relawan di urutan kelima dengan 1 data. Pembahasan penelitian ini menyajikan penjelasan rinci tentang bukti-bukti tertentu yang menyebabkan setiap ekspresi dikategorikan ke dalam setiap jenis tindak tutur komisif
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perairan Tulandale merupakan salah satu perairan yang berada di kawasan di Kabupaten Rote Ndao memiliki potensi sumberdaya perikanan di wilayah pesisir cukup banyak, sehingga sangat dimungkinkan dilakukan usaha penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan karakteristik kondisi oseanografi terhadap hasil tangkapan tembang pada alat tangkap gillnet di perairan Tulandale Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2021, bertempat di perairan Tulandale Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental fishing. Data hasil penelitian diolah menggunakan bantuan software Excel, dengan tingkat kepercayaan 95%. Hubungan kondisi oseanografi dan data hasil tangkapan dianalisis menggunakan metode regresi berganda, analisis regresi yang baik harus memenuhi beberapa syarat antara lain uji normalitas data, analisis varians (uji F) dan analisis koefisien regresi (uji T). Hasil Uji F menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh nyata (signifikan) antara parameter oseanografi (suhu, salinitas dan kecepatan arus) dengan hasil tangkapan ikan tembang dengan nilai sebesar 0,001 0,05 (Sig. F α). Nilai korelasi (R) sebesar 0,8357 tergolong nilai korelasi yang kuat antar parameter dengan hasil tangkapan ikan tembang. Nilai koefisien diterminasi (R²) sebesar 0,6229 atau 62,29% yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan tembang dipengaruhi oleh parameter oseanografi (suhu, salinitas dan kecepatan arus), sedangkan sisanya sebesar 37,71% dipengaruhi oleh faktor lain. Model regresi yang terbentuk adalah Y = -30,3806 + 0,1824 X1 + 2,3829 X2 – 62,3056 X3, secara individual parameter oseanografi (suhu dan salinitas) signifikan atau berpengaruh nyata terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan tembang; sedangkan kecepatan arus tidak signifikan atau tidak berpengaruh nyata terhadap fluktuasi hasil tangkapan ikan tembang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR BOLA VOLI
Markus Boling1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pelaksanaan pembelajaran Bola Voli pada masa Covid-19 di SD Negeri Balfai Penfui Timur dilaksanakan secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Daring terhadap hasil belajar bola voli.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan dokumen atau analisis isi.
Hasil dan pembahasan: Di tengah Pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar disarankan menggunakan model pembelajaran Daring. Di SD Negeri Balfai Penfui Timur pembelajaran secara Daring mempengaruhi hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran bola voli.
Simpulan: Guru penjasorkes dan siswa melaksanakan pembelajran bola voli berupa teori maupun praktek secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Katakunci: Bola Voli; hasil belajar; pembelajaran Daring (online).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG BERDASARKAN SAK ETAP
PADA KOPERASI KSP KOPDIT FAMILIA SIKUMANA
Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis
piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha pada Kopdit Familia Sikumana.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
analisis data melalui menganalisis piutang usaha dan perlakuan akuntansi atas piutang usaha
pada KoperasiKopdit Familia Sikumana.Analisis piutang usaha dilakukan dengan cara
mengetahui kondisi piutang koperasi, evaluasi atas piutang lancar dan piutang tak tertagih,
mengevaluasi jumlah piutang tak tertagih dan perputaran piutang usaha, sedangkan analisis
perlakuan piutang usaha dilakukan dengan membandingkan perlakuan piutang usaha sesuai
dengan standar SAK ETAP dan standar kebijakan laporan piutang usaha yang diterapkan di
Koperasi Kopdit Familia Sikumana. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian yaitu
analisis piutang tak tertagih dan perputaran piutang Koperasi Kopdit Familia Sikumanasudah
cukup dalam pengelolaannya namun perlu ditingkatkan lagi untuk mendapatkan hasil yang
maksimal. Untuk jangka waktu penagihan Koperasi Kopdit Familia Sikumana sudah baik
dalam melaksanakan penagihan selama 2 periode yaitu tahun 2019 dan 2020.
Maka penulis merumuskan masalah yaitu : Analisis Perlakuan Akuntansi atas Piutang
Usaha pada KSP Kopdit Familia Sikumana. (1) Bagaimana analisis piutang usaha
berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana? (2)
Bagaimana perlakuan akuntansi atas piutang usaha berdasarkan SAK ETAP pada Koperasi
Simpan Pinjam Kopdit Familia Sikumana?.
Dalam penelitian ini menggunakan Jenis data yang digunakan adalah data primer
yang diperoleh secara langsung dari lapangan. Data primer adalah data yang digunakan
dalam penelitian yang diperoleh dengan cara wawancara semi terstruktur. Wawancara semi
terstuktur dan tidak terstruktur di dalam pelaksanaannya lebih bebas dibandingkan dengan
wawancara terstruktur, tujuan dari wawancara jenis ini adalah unutk menemukan
permasalahan secara lebuh terbuka, dimana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat,
dan ide-idenya. Data diperoleh dengan wawancara dengan informan dari petugas bagian
administrasi dan panitia kredit pinjaman
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Struktur Komunitas Mangrove Pasca Badai Seroja Di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Alfred G. O. Kase, Spi., M.Si dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si (sebagai Pembimbing I dan II). Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Struktur komunitas merupakan suatu konsep yang mempelajari sususan atau komposisi spesies dan kelimpahannya dalam suatu komunitas. Mangrove adalah komunitas vegetasi/tumbuhan pantai tropis yang mampu menyesuaikan diri pada daerah berlumpur atau daerah tergenang pasang-surut. Secara umum mangrove adalah tanaman perdu yang tumbuh di bawah tingkat pasang tinggi. Pohon mangrove hidup dalam suatu komunitas pada suatu kawasan sehingga sering orang menyebut hutan mangrove. Mangrove banyak ditemukan di tepi pantai, teluk yang dangkal, esturia, delta dan daerah pantai yang terlindung. Desa Oeteta merupakan wilayah pesisir yang terletak di Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Desa ini memiliki sumber daya alam dan jasa lingkungan yang sangat kaya, yang di dalamnya terdapat sumber daya lahan garam rakyat yang sangat penting untuk kebutuhan manusia, dan juga terdapat ekosistem mangrove yang sangat bermanfaat bagi berbagai biota laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Struktur Komunitas Mangrove Pasca Badai Seroja Di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan observasi yaitu melakukan pengukuran dan pengamatan secara langsung di lapangan dengan menggunakan garis transek atau transec line plots.
Data yang diperoleh dianalisa untuk mendapatkan komposisi jenis, kerapatan, frekuensi dan indeks nilai penting berdasarkan jumlah tegakan setiap jenis mangrove. Hasil penelitian menunjukan atas tiga jenis mangrove yaitu Rhyzopora apiculata, Avicennia alba, dan Lumnitzera racemosa. Berdasarkan kategori setiap transek menunjukan bahwa Rhyzopora apiculata memiliki tingkat penutupan dan Avicennia alba memiliki kerapatan tertinggi dibandingkan, dengan Rhyzopora apiculata dan Lumnitzera racemosa. Nilai kerapatan mangrove pada kategori pohon 0,022ind/m², nilai frekuensi 1,00, Penutupan relatif jenis 38% dan indeks nilai penting tertinggi yaitu 0,69. Jenis biota yang ditemukan di ekosistem hutan mangrove di lokasi penelitian terdiri dari jenis ikan, udang, kerang dan kepiting.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BELANJA LANGSUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG (Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Kupang) Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja langsung terhadap pendapatan asli daerah yang dilihat melalui post-post belanja langsung yaitu belanja pegawai, belanja narang dan jasa dan belanja modal terhadap pendapatan asli daerah di kota kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil penelitian yang diakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik Di Kota Kupang dan sumber-sumber lainya dari tahun 2015-2019. Yang menjadi kendala/masalah pemerintah kota kupang dalam penelitian ini yaitu tingginya pengeluaran/belanja pemerintah kota kupang dibandingkan dengan pendapatan pemerintah kota kupang. Hasil pengujian data menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh hasil sebagai berikut : dari hasil analisis regresi diperoleh dapat diketahui bahwa secara bersama-sama variabel independennya memiliki pengaruh yang signifikaan terhadap variabel dependen hal ini yang dibuktikan dari nilai Fhitung sebesar 235.818 lebih besar dibandingkan dengan Ftabel 18.00 dengan nilai signifikan (sig) 0,001. Karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 maka model regresi dapat dikatakan bahwa belanja pegawai,belanja barang dan jasa, dan belanja modal secara bersama-sama atau secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial bahwa : Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja pegawai terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 dan thitung 15.356 > 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β1>0) diterima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja pegawai secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja barang dan jasa terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,017 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.343 2.353 ttabel maka Ho (β2=0) di tolak dan Ha (β10) di terima. Hal ini berarti bahwa variabel belanja barang dan jasa secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Hasil uji t (parsial) antara variabel belanja modal terhadap variabel pendapatan asli daerah dengan nilai probalitas atau nilai sig sebesar 0,061 yang lebih besar dari 0,05 dan thitung 0.371 2.353 ttabel maka Ho (β1=0) di tolak dan Ha (β10) Hal ini berarti bahwa variabel belanja modal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Kupang. Jadi berdasarkan hasil pengujian secara parsial masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen dapat dilihat bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pendaptan asli daerah di Kota Kupang adalah belanja pegawai dengan t-hitung sebesar 15.356 dan tingkat signifikan sebesar 0,001 dibandingkan dengan t-hitung belanja barang dan jasa dan belanja modal yang memperoleh nilai sebesar 0.343 dan 0.371. Sehingga pemerintah Kota Kupang harus lebih memperhatikan alokasi Belanja Pegawai karena belanja pegawai yang paling berpengaruh agar tidak berdampak pada PAD di Kota Kupang. Kata Kunci : Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Modal, dan Pendapatan Asli Daerah
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SMIT KRIS GES THIODORIS (17382357). Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap Pukat Cincin (Mini Purse Seine) di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi., M.Si dan Ir. Izaak Angwarmase, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Keberadaan perikanan tangkap disuatu daerah akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan daerah tersebut. Permasalahan didalam gerak maju pengembangan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao ada beberapa faktor yaitu kurangnya alat tangkap beserta perlengkapan baik secara kuantitas maupun kualitasnya sehingga menyebabkan hasil penangkapannya rendah. Terdapatnya Armada penangkapan tradisonal, kurangnya penyuluhan dari pemerintah, sarana prasarana serta tingkat pengetahuan nelayan yang rendah juga berpengaruh terhadap pengembagan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Permasalahan-permasalahan tersebut diperlukan perubahan dan perlakuan dari berbagai pihak, baik itu bantuan dana, sarana dan prasarana serta upaya peneingkatan SDM agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi aktivitas nelayan tangkap Mini Purse Seine di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao yang meliputi kondisi internal dan eksternal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu bulan Oktober sampai November 2021 di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dimana data dan informasi dikumpulkan menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang merupakan faktor internal serta peluang dan ancaman.
Hasil penelitian yang diperoleh 2 faktor yaituFaktor internal terdiri dari Kekuatan (Strengths) yaitu potensi sumberdaya alam serta jarak lokasi penangkapan yang tidak jauh dari lokasi tambat labuh kapal, Jumlah alat tangkap pukat cincin (mini purse seine) yang cukup banyak yaitu 16 unit. Kelemahan (Weakness) terdiri dari tingkat pendidikan nelayan yang tergolong rendah mempengaruhi minimnya sumberdaya manusia (SDM). Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman dalam pengembagan perikanan tangkap pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina. Usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap Pukat Cincin (mini purse seine) yang dilakukan nelayan di Kelurahan Metina telah berlangsung sejak lama degan jumlah intensitas melaut dalam sebulan yang bervariasi. Jumlah hari melaut nelayan Pukat Cincin (mini purse seine) yakni 1-10 kali melaut mencapai 18%, 11-20 melaut 32% dan 21-30 kali melaut sebanyak 50%.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SENAM LANTAI MELALUI MODIFIKASI MATRAS
Marthen Lot Bani1*,David Loba 2, Jimmy Ch. Atty3
Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
[email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang bahwa minimnya pembelajaran senam lantai yang diajarkan oleh guru karena keterbatasan media atau sarana seperti matras sehingga pembelajaran senam lantai jarang dilakukan.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahuiketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani untuk Mendukung Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Amarasi Timur.
Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan Hasil Penelitian sebagai unsur penunjang, jika tidak ada sarana dan prasarana yang memadai, maka pembelajaran olahraga tidak akan berjalan optimal. Penyelenggaraan pembelajaran PJOK di dan memenuhi syarat akan memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dan sekolah membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai dari jenis maupun jumlahnya. Secara psiklogis, kondisi sarana dan prasarana sekolah yang cukup meningkatkan prestasi belajar siswa. Tersedianya sarana dan prasarana yang mencukupi juga akan memperlancar proses pembelajaran.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil keadaan sarana dan prasarana menunjukkanbahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi diSMP Negeri 2 Amarasi Timur dalam kategori kurang memadai.
Katakunci:Efektivitas pembelajaran senam lantai, modifikasi matras
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FREDERICO GUSMAU (16381546) Aspek Reproduksi Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Atapupu dan Sekitarnya (di bawah bimbingan: Alfred G.O.Kase, M.Si, Ph.D dan Ir Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Ikan tuna merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan bersama tongkol dan cakalang sesudah udang. Jenis tuna yang tertangkap di perairan Indonesia, antara lain sirip kuning (Thunnus albacares), tuna mata besar (Thunus obesus), albakora (Thunnus alalunga) dan tuna sirip biru (Thunnus maccoyi). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi aspek reproduksi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di perairan Atapupu dan sekitarnya Kabupaten Belu. Data ikan tuna sirip kuning sebanyak 77 individu, sampel ikan tuna di kumpul setiap hari selama (Juni – Juli). Metode yang di gunakan penelitian adalah berupa pengamata langsung di lapagan. Metode pengambilan sampel adalah Random sampling.
Aspek Reprodusi yang di analisis yaitu hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, faktor kondisi, dan nisbah kelamin ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang di kumpul sebanyak 77 individu terdiri dari jantan 30 dan betina 47 dengan panjang tertinggi 160 cm dan terendah 84 cm. Sebaran panjang dibagi dalam 10 kelompok ukuran banyak di tangkap 138-147 cm jumlah 9 individu pada ikan betina dan untuk jantan 156-165 cm sejumlah 6 inividu. sebaran kelas ukuran berat ikan tuna jantan dan betina didominasi oleh kelas interval 29–38 Kg sebanyak 17-13 individu (betina dan jantan). Hubungan panjang berat ikan tuna memiliki tipe pertumbahan alomtrik negatif (b<3). Tingkat kematangan gonad yang paling dominan selama penelitian adalah TKG I baik janntan maupun betina. Indeks kematangan gonad ikan tuna memiliki perbedaan dimana nilai IKG pada ikan jantan sejumlah 0,8 dan ikan betina sebanyak 0,9 di bulan Juni. Setelah di bulan Juli IKG ikan betina dan jantan sama-sama mngalami peningkatan dengan nilai IKG yang sama yaitu (1,2),(1,2). Faktor kondisi ikan tuna jantan tergolong sangat tinggi nilai 1,359 dan terendah 0,224 pada ikan betina memiliki bentuk tubuh kurang pipih. Nilai nisbah kelamin 0,6 dan jumlah jantan 30 individu 47 individu yaitu ikan jantan lebih sedikit dari betina
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
DI DESA KESETNANA KECAMATAN MOLLO SELATAN
KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Arni Debrina Tampani
NIM: 17413749
Universitas Artha Wacana
Kupang
2022
Kehadiran Undang-undang tentang Desa yaitu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 memperkuat status Desa sebagai Pemerintahan Masyaraka sekaligus sebagai kekuatan Desa untuk membangun infrastruktur serta memberdayakan masyarakat desa. Sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Desa dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa, maka Desa mendapat dana transfer dari Daerah berupa Alokasi Dana Desa (ADD). Alokasi Dana Desa (ADD) adalah dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota setelah dikuraangi Dana Alokasi Khusus (DAK).
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kessetnana Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Pengelolaan Dana Desa dan juga untuk mengetahui kesesuaian antara perencanaan dana desa di Desa Kesetnana dengan perencanaan dana desa menurut Pemendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Desa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan teknik Dokumentasi dan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dalam Pengelolaan Dana Desa. Hasil deskripsi didapat melalui Penerapan Pemendagri Nomor 113 Tahun 2014 sudah efektif atau efisien dengan realisasi di lapangan. Analisis datanya menggunakan teknik analisis interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan Dana Desa di Desa Kesetnana Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan dari tahap Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan pertanggungjawaban sudah tersampaikan untuk pembangunan dengan baik sesuai dengan rencana. Rencana Alokasi Dana Desa seluruhnya untuk pembangnan dan perbaikan jalan. Sebelum melakukan pembangunan Kepala Desa melakukan rapat dengan anggota BPD dan Bendahara desa. Rapat dilakukan untuk merumuskan pembangunan dan pengaspalan mana saja yang perlu dibangun.
Pengelolaan dana desa di Desa Kesetnana berjalan dengan baik 70% untuk pemberdayaan masyarakatn dan 30% untuk operasional pemerintah desa. Perencanaan dana desa dikatakan efektif karena dalam proses perencanaan program penganggaran dana desa selalu melibatkan masyarakat desa. Pelaksanaa program yang di danai oleh dana desa berjalan efektif, karena program pembuatan jalan dan pembangunan kantor desa terlaksana dengan baik dan didukung oleh masyarakat.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul penelitian ini adalah Deskripsi Tentang Pembatalan Putusan Judex Factie Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa dan Jual Beli Tanah. Rumusan masalah mengapa Judex Factie megnabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dalam pemeriksaan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan dalam sengketa kepemilikan dan jual beli tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan atau pertimbangan Hakim Pengadilan negeri dan Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan Penggugat tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung denganmenolak gugatan dalam sengketa kepemilikan dan jual beli tanah . Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penenlitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan adalah Deskriptif analisis. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas atau variabel yang mempengaruhi variabel terikat dan veriabel terikat atau variabel yang bergantung pada variabel bebas. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan kekuatan mengikat sertifikat hak milik atas tanah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data peimer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat seperti putusan-putusan pengadilan Nomor 39/Pdt.G/2019/PN.Srg, Putusan Nomor 19/PDT/2020/PT.BTN, Putusan Nomor 3753 K/Pdt/2020, Putusan Nomor 7PK/Pdt/2022. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini mengguganakan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukan bahwaAlasan Hakim judex factie mengabulkan gugatan penggugat(a). Pengugat dapat membuktikan kepemilikan atas tanah(b). Pengugat membuktikan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum .Alasan Mahkamah Agung menolak (a)Perjanjian jual beli tanah bertentangan dengan pasal 37 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 24 tahun 1997(b).Penggugat tidak melunasi harga tanah obyek
Kata Kunci: Putusan Hakim Judex Facti,Putusan Hakim Mahkamah Agung,Sengketa kepemilikan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang,telah sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoprasian, data yang digunakan berupa data Dokumentasi yaitu data yang diperoleh secara langsung dari pengurus koperasi dan karyawan koperasi mengenai sejarah perkembangan koperasi dan data laporan keuangan koperasi mencakup laporan neraca, laporan perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan serta struktur organisasi koperasi .
Hasil penelitian yang diketahui bahwa secara umum koperasi telah menerapkan PSAK No.27 tentang akuntansi perkoprasian dalam penyajian laporan keuangannya meskipun dalam beberapa hal harus ada perbaikan dalam pola penyajiannya. Hal ini dapat dilihat dari penyajian laporan keuangan koperasi. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa koperasi telah membuat setidaknya empat dari lima unsur-unsur laporan keuangan yang lengkap dari koperasi yaitu : Neraca, Perhitungan Hasil Usaha, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan.
Berikut kesimpulan secara khusus dari laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang : Berdasarkan dari hasil analisis laporan keuangan yang dilakukan ditemukan bahwa Koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang belum seutuhnya menerapkan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian dalam penyajian laporan keuangan koperasi. Pada neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan yang disajikan koperasi telah sesuai dengan analisis. Ketidaksesuaian laporan keuangan koperasi dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian juga dibuktikan dari laporan keuangan yang disajikan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang tidak lengkap karena hanya menyajikan neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan sedangkan menurut PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian laporan keuangan koperasi terdiri dari neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, laporan promosi ekonomi anggota, dan catatan atas laporan keuangan
Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu belum seutuhnya menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK NO.27,tentang akuntansi perkoperasian adapun item-item yang tidak sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoperasian. antara lain penyajian pada neraca dan laporan sisa hasil usaha koperasi tidak membedakan pencatatan antara transaksi anggota dan non anggota, koperasi masih menyajikan laporan kekayaan bersih, tidak menyajikan laporan promosi ekonomi anggota, serta tidak menjelaskan kebijakan akuntansi dan penjelasan unsur-unsur laporan keuangan dalam menyajikan catatan atas laporan keuangan.Dalam penyajian laporan keuangan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang juga tidak menggabungkan akun kas dan akun bank, tidak memisahkan antara piutang usaha , piutang pinjaman anggota dan pinjaman non-anggota.
Dari kesimpulan dan saran yang disampaikan penulis, hendaknya koperasi memuat penyisihan piuitang tidak tertagih. Memisahkan antara piutang anggota dan non-anggota serta menyajikan seluruh unsur-unsur laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoprasian.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK LATIHAN FISIK DI KLUB BOLA VOLI PUTRA ANAK TIMOR MANDIRI SELAMA PANDEMI COVID-19 Nikson Missa1*, Andreas Johanis Fredik Lumba2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Berdasarkan latar belakang masalah, prestasi seorang atlet sangat ditentukan oleh kualitas latihan, program latihan dan pelaksanaan latihan yang baik. Latihan memerlukan keseriusan atlet dalam melaksanakan latihan tanpa dibatasi ruang dan waktu, namun sejak Pandemi covid-19 melanda dunia maka pelaksanaan latihan secara konvensional ditiadakan sehingga latihan dilakukan secara mandiri. Selama pandemic covid-19, proses latihan memerlukan strategi, metode latihan yang kreatif dari pelatih dan atlet sehingga kebugaran atlet tetap terjaga walaupun dalam keadaan pandemic. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui latihan fisik di klub bola voli Putra ATM selama pandemi covid-19. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. sampel pada penelitian ini manager, pelatih dan atlet Klub Bola Voli Putra ATM. Hasil dan pembahasan:Sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melakukan latihan fisik walaupun latihan fisik dibatasi dengan keadaan pandemi covid-19. Keberhasilan atlet dalam melakukan latihan fisik tidak selamanya diperoleh melalui latihan berkelompok atau latihan sebagaimana sebelum pandemi covid-19 tetapi keberhasilan latihan fisik atlet dapat diperoleh dimasa pandemi covid -19 dengan cara penerapan strategi, metode dan durasi latihan yang baik dan tepat serta fasilitas latihan yang memadai. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik yaitu dengan menerapkan strategi, metode dan durasi yang sesuai dengan kondisi pandemi covid-19 serta menyediakan fasilitas latihan fisik sehingga dapat memperlancar latihan fisik atlet. Namun latihan fisik yang diberikan oleh pelatih masih bersifat umum, dan tidak sesuai dengan komponen latihan fisik pada olahraga bola voli, di mana komponen latihan fisik yang paling dominan adalah power, agility dan flexibility. Kata kunci: Fasilitas latihan, Latihan fisik, dan peran Pelatih di masa pandemic covid-19
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam permasalahan pokoknya diteliti penulis ialah Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Bagaimana Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui Faktor penyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Untuk Mengetahui Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam.
Jenis penilitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut.
Hasil penelitian menujukan sebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perjudian sabung ayam:
1. Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana sabung ayam
a. Hobi para terdakwa.
b. Terdakwa mendapatkan keuntungan.
2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana sabung ayam
a. Terdakwa menelpon temannya untuk melaksanakan sabung ayam.
b. Terdakwa membuka arena perjudian sabung ayam ditempat umum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat.
c. Setiap peserta judi sabung ayam yang membawa kendaraan disimpan dirumah Terdakwa.
d. Terdakwa menyediakan semua perlengkapan yang akan dibutuhkan pada saat sabung ayam.
e. Sebelum judi sabung ayam dimulai Para pemilik ayam mencocok kedua ayam terlebih dahulu.
f. Setiap peserta taruhan yang menang wajib menyerahkan uang kemenangan kepada wasit dan terdakwa.
3. Akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana perjudian sabung ayam
a. Terdakwa ditahan.
b. Terdakwa dikenai pidana penjara dan denda serta dibebankan biaya perkara
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SantoEndrikenYami (18380082).AnalisisUsahaPerikanan Tangkapminipurse seine di Desa Ndao Nuse, Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Dr.BeatrixM.Rehatta,S.Pi.,M.SidanIr.IzaakAngwarmasse,M.SisebagaiPembimbing I danII.Program StudiManajemen Sumberdaya Perairan,FakultasPerikanandanIlmu Kelautan, UniversitasKristenArtha WacanaKupang.
Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalampelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntunganyang diperoleh, khusunya usaha penangkapan mini purse seine di Kecamatan NdaoNuse agar dapat berjalan terus. Hadirnya pembeli atau meningkatnya permintaanmasyarakat bahkan tidak sebanding dengan hasil tangkapan nelayan, dilain pihaknelayantersebutmemilikiketerbatasanmodaluntukpengembanganusahaperikananterlebihuntukusahaperikanantangkapmini purseseine.
Metodepenelitianyangdigunakanadalahmetodesurveiyaitudenganmelakukanobservasi,pengamatanlangsunguntukmendapatkandatayangdiperlukan. Data yang digunakandalam penelitian ini merupakan data primer dandata sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengamatan langsung di lapangandandatawawancaraterhadap responden denganmenggunakankuisioner.
Hasil penelitian Investasi yang digunakan oleh nelayan di Desa Ndao Nuseuntuk usaha penangkapan mini purse seine, rata-rata yaitu Rp. 398.927.273. Biayainvestasi ini digunakan untuk pembelian kapal, mesin dan jaring (pukat). Besarnyabiaya tetap yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha perikanan tangkap mini purseseineresponden(nelayan)bervariasitergantungkebutuhannya,denganrata-ratasebesarRp.22.134.759,Biayatidaktetapdiperuntukanuntukbiayaoperasionalberupapembelianbahanbakarminyak(BBM),perbekalandanbiayagaji/upahadalah biaya bahanbakar minyak (BBM)yang dikeluarkan rata-rata sebesar Rp.3.109.091,-,Sedangkanbesaranbiayaperbekalanyangdisiapkanrata-ratasebesarRp.
2.652.273. Perhitungan R/C ratio usaha perikanan mini purse seine nelayan DesaNdao Nusedengan rata-rata sebesar 4,55 dan hasil perhitungan ROI (Return OnInvestment) usaha perikanan mini purse seine nelayan Desa Ndao Nuse, maka rata-rata nilai ROI sebesar 35,40% sedangkan hasil perhitungan BEP (Break Even Point)atautitikimpasusahaperikananminipurseseinenelayanDesaNdaoNusemenunjukkan bahwa usaha perikanan tersebut mengalami untung dengan nilai BEPrata-ratasebesarRp.1.683.421.
Dapat disimpulkan bahwa usaha perikanan mini purse seine nelayan Desa NdaoNuse Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao dengan menggunakan analisisROI, R/C Ratio dan Break Event Point (BEP) menunjukan bahwa usaha perikanantangkapminipurseseinediDesaNdaoNuseKecamatanNdaoNuselayakdijalankan,denganpendapatanperbulansebesar2,45%dansangat menguntungkan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NIAGA DENGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA PENDAFTARAN HAK DESAIN INDUSTRI. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: “Mengapa Pengadilan Niaga Menolak Tetapi Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Niaga Dan Mengabulkan Gugatan Penggugat?” Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Pengadilan Niaga Menolak Tetapi Mahkamah Agung Membatalkan Dan Mengabulkan Gugatan Penggugat. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah. Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulisakan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji dasar pertimbangan hakim pengadilan Niaga menolak gugatan penggugat dan kasasi mengabulkan gugatan pengugat adalah: 1. Dasar Pengadilan Niaga menolak gugatan penggugat adalah : a. Sertifikat pemberian halal penggugat tidak jelas karena tidak ada gambar sesuai dengan desain industri milik penggugat b. Penggugat bukan merupakan pihak yang berkepentingan dalam gugatan 2. Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Niaga dan Mengabulkan Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Pendaftaran Hak Desain Industri Yaitu: a. Judex Facti telah salah menerapkan hukum b. Kemasan Tergugat telah ada unsur kebaruan Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi saran sesuai masalah yang dikaji adalah : 1. Hakim dapat mengambil keputusan baik dan cermat, berdasarkan alat-alat bukti, syarat-syarat maupun fakta-fakta dalam pesidangan yang ada dan penerapan hukum. Agar setiap putusan yang diajukan dapat diterima pihak-pihak yang berperkara. 2. Undang-undang nomor 31 tahun 2000 tentang Desain Industri dapat dijalankan dengan maksimal bagi pihak-pihak berperkara dalam sengketa desain. Agar selalu konsisten menganalisis segala bentuk kendala dan hambatan-hambatan permasalahan tersebut. Kata Kunci : Putusan Hakim Sengketa Desain Industri
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Speech act always done by humans in daily life including in movies. Although it is not a real event, the utterances in a movie are produced naturally. Moreover, Language used can be observed and learned from movies. These is the ground reason of conducting the research under the title“An Analysis of Illocutionary Acts Used by The Main Character in the Movie ‘American Assassin’”. The research problems of this study are: (1) what are the types of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin”?; (2) what is the dominant type of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin” ?. The aims of this research are: (1) to know the types of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin”; (2) to find out the dominant type of illocutionary acts used by the main character in the movie “American Assassin”. This research applied a descriptive qualitative method because the data were the utterances of the main characters in the “American Assassin” movie. The writer analyzed every utterance in the form of words, phrases, clauses, and sentences which utter by the main character in scenes and then divided each utterance into its respective classification of illocutionary act based on the Searle”s theory about illocutionary act and context underlying the utterances by using theory of Holmes. After collected the data, the writer analyzed the data and found out four types of illocutionary acts (representatives, directives, commisives, and expressives) performed by the main character in the movie “American Assassin”. First, representative acts that is statement whether it is true or not, for example: a. “yeah, I’ve figured out a lot about myself”(an agreeing); b. “I thought you were eyes on”(an opining); c. “Here, we are in beautiful Ibiza, Spain” (stating a fact); d. “So, we find Behruz, we find Hurley”(concluding). Second, directives acts is attempts by the speaker to get the hearer to do something, for example: a. “wait a second !”(ordering); b. “what do I need to know about this guy ?”(questioning) ; c. “can I just get two drinks, please?”(requesting); d. “I was gonna suggest we maybe speed this whole thing up ?”. Third, commisive, is speech act that commit the speaker to some future course action, for example: a. “no, thanks. I'm okay”(refusing); b. “I won't, I won't”(promising); c. “okay, I'm going with you”(offering). The last is expressive, is expression that shows psychological state of the speaker, for example: a. “sorry, Mr. Nazir”(apologizing); b. “I'm sorry about your handler.”(condoling). There are 196 data contains illocutionary acts. The representatives are the dominant type of illocutionary acts used by the main character. There are 78 data containing representative acts. Then, the main character used some communication function to conveyed his intention to the hearer, three of them are questioning which is the most frequent of the communication function with 26 data, requesting with 24 data and answering with 13 data.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hasil belajar siswa dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk meneilai apakah pendidikan disuatu sekolah berhasil atau tidak. Sedangkan hasil belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan metode tanya jawab oleh seorang pendidik dalam proses pembelajaran. Hal ini dilakukan seorang pendidik agar mampu menciptakan lingkungan kelas yang menyenangkan dan menarik sehingga siswa mampu mengasah kreatifitasnya dalam berpikir yang nanti nya berdampak pada peningkatan hasil belajar nya khususnya dalam mata pelajaran agama Kristen. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yakni apakah ada penggaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Kristen siswa kelas XI di SMK Kristen Simo Neten, sedangkan populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 siswa dengan sampel 43 siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menginterprestasi penggaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Kristen siswa kelas XI di SMK Kristen Simo Neten . Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner (angket),observasi dan dokumentasi. Kuesioner (angket) ditunjukkan kepada siswa untuk mencari data tentang pengaruh penggunaan metode tanya jawab,dan dokumentasi yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang hasil belajar siswa pendidikan agama Kristen,sejarah singkat berdirinya, visi misi dan tujuan, kondisi, identitas, lokasi sekolah, sarana dan prasarana, strukutur organisasi, data guru dan karyawan serta data jumlah siswa kelas XI SMK Kristen Simo Neten. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode tanya jawab terhadap hasil belajar pendidikan agama Kristen siswa kelas XI SMK Kristen Simo. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus Chi Kuadrat diperoleh harga xhitung lebih besar dari xtabel signifikan.Sehingga dalam penelitian ini hipotesis alternative (Ha) diterima dan (Ho) ditolak, dengan tingkat pengaruh sangat kuat.Adapun dari hasil perhitungan koefisien determinasinya penggunaan metode tanya jawab memiliki kontribusi atau pengaruh pengaruh dalam mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas XI SMK Kristen Simo Neten.