Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

ANALISIS WACANA UJARAN KEBENCIAN DI GRUP WHATSAPP OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Analisis wacana ujaran kebencian di grup Whatsapp oleh mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana” Penulis merumuskan dua pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Apa ujaran kebencian yang di gunakan di dalam grup Whatsapp? dan (2) Apakah ujaran kebencian yang di temukan di grup Whatsapp dapat di definisikan sebagai ujaran kebencian sesuai konteksnya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ujaran kebencian di gunakan di dalam grup whatsapp dan apakah ujaran kebencian yang temukan dalam grup whatsapp dapat di kategorikan sebagai ujaran kebencian berdasarkan konteksnya. Data diambil dari grup whatsapp “English 2015”,kemudian penulis menyalin dan menganalisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah, penulis menemukan 12 kata ujaran kebencian yang di gunakan dalam grup whatsapp, ujaran kebencian tersebut memiliki makna yang berbeda sesuai dengan konteks linguistik, konteks fisik dan konteks budaya. Stelah menganalisa 12 ujaran kebencian tersebut degan konteks budaya, penulis menemukan bahwa 9 kata memiliki makna sebagai kata kata lelucon atau kata biasa yang dapat di terima dan 3 di antaranya bisa di definisikan sebagai ujaran kebencian.

ANALISIS PEMBERIAN KREDIT MELALUI SISTEM PENGENDALIAN INTERN KREDIT DALAM MENURUNKAN TINGKAT KREDIT MACET PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SOLIDARITAS KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koperasi merupakan lembaga keuangan yang berfungsi menyimpan dana dari masyarakat dan menyalurkannya melalui kredit. Resiko kemacetan kredit selalu terjadi dalam lembaga keuangan pemberi kredit, sehingga apabila lembaga keuangan pemberi kredit kurang hati–hati dalam pemberian kreditnya, maka dapat menyebabkan kemacetan kredit. Pengendalian intern yang memadai berkaitan erat dengan sistem pemberian kredit, karena apabila pengendalian intern tidak diterapkan secara memadai maka akan berpengaruh pada sistem pemberian kredit, dan resiko kredit macet dapat terjadi. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui sistem pengendalian intern pemberian kredit pada Koperasi Solidaritas Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sistem pengendalian intern pemberian kredit dalam menurunkan tingkat kredit macet yang meliputi Lingkungan Pengendalian, Penilaian Resiko, Aktivitas Pengendalian, Informasih dan Komunikasi, dan Pemantauan pada Koperasi solidaritas sudah berjalan dengan baik. memerlukan perhatian, diantarannya masih adanya perangkapan tugas, pendistribusian dokumen dan prosedur pemberian kredit.

Perkembangan Olahraga Extreme Selancar di Kabupaten Rote Ndao

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:Aktifitas olahraga tanpa disadari atau sadar sering dilakukan dimana-mana. Aktifitas ini berkaitan dengan gerakan jasmani, bermain, dan rekreasi. Olahraga extreme adalah olahraga yang lebih mengarah kepada olahraga yang lebih modern dan lebih individualis yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dengan resiko kecelakaan lebih besar dari olahraga pada umumnya. Surfing atau Selancar air merupakan salah satu olahraga extreme yang dikategorikan sebagai olahraga prestasi dan rekreasi, dan olahraga selancar air juga dapat dijadikan sebagai hobi maupun profesi yang saat ini sedang berkembang dikalangan remaja (Krisnandar, 2016). Perkembangan olahraga surfing di Kabupaten Rote Ndao sudah tergolong sangat lama yakni pada tahun 2000 sudah ada beberapa orang di Kabupaten Rote Ndao yang menekuni olahraga ini. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui Perkembangan Olahraga Extreme Selancar di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian:Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitan tentang olahraga selancar di Desa Bo’a, kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Olahraga selancar sejauh ini masih minim, hal ini terbukti dengan mayoritas peselancar di Desa Bo’a yang banyak disukai oleh wisatawan baik dari dalam Negeri maupun luar Negeri. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara. Simpulan:Para Atlit selancar melaksanakan latihan selancar dengan giat dan tekun sampai memperoleh kejuaraan

TINJAUAN TENTANG POLA LATIHAN ATLET USIA DINI PADA PERGURUAN PENCAK SILAT SATRIA MUDA INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Pola latihan merupakan segala daya dan upaya untuk meningkatkan secara menyeluruh kondisi fisik dengan proses yang sistematis dan berulang-ulang dengan kian hari kian bertambah jumlah beban latihan, waktu atau intensitasnya. Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola latihan atlet usia dini pada perguruan pencak silat Satria Muda Indonesia Kota Kupang. Metode penelitian: Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik analalisis data. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan teknik dan latihan yang meliputi unsur-unsur organisasi pembinaan agar latihan mencapai hasil prestasi yang optimal, maka program atau bentuk latihan disusun hendaknya mempertimbangkan kemampuan dasar setiap atlet usia dini dan mengembangkan kemampuan seorang atlet yang telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur dalam jangka waktu yang lama untuk meningkatkan kemampuan gerak baik dari segi: (a) Latihan fisik, Latihan ini khusus ditujukan untuk mengembangkan dan meningkatkan kondisi fisik atlet, yang mencakup komponen-komponen fisik. (b) Latihan teknik, Latihan untuk memahirkan teknik-teknik gerakan. (c) Latihan taktik, Latihan untuk menumbuhkan perkembangan daya tafsir pada atlet, strategi, taktik pertahanan dan penyerangan. (d) Latihan mental pada saat proses latihan. Meningkatkan kemampuan para pembina dan pelati dalam melaksanakan pembinaan sehingga akan tercapai sasaran yang di peroleh atlet usia dini dengan baik. Simpulan: Mengembangkan kemampuan gerak atlet yang patut diperhatikan adalah sikap pasang awal yang harus di perhatikan karena teknik memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka atlet yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik

HUBUNGAN LITERASI SAINS DENGAN SIKAP ILMIAH IPA SISWA KELAS VIII E DI UPTD SMP NEGERI 5 KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan literasi sains dengan sikap ilmiah IPA siswa Kelas VIII E UPTD SMP Negeri 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah ex post fakto, dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kupang dengan jumlah 32 siswa. Uji instrumen penelitian dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kupang, pengumpulan data menggunakan post test dan angket/kuesioner. Pengujian prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi untuk menjawab hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: terdapat hubungan yang positif literasi sains dengan sikap ilmiah siswa Kelas VIII SMPN 5 Kupang, hal ini dibuktikan dengan data hasil penelitian yang dilakukan peneliti yang menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi diperoleh yaitu sebesar 0,464 dengan bentuk korelasi sedang dan bernilai positif yang artinya semakin tinggi literasi sains maka semakin tinggi sikap ilmiah siswa, ataupun sebaliknya. Semakin tinggi sikap ilmiah maka semakin tinggi kemampuan literasi sains siswa. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi hubungan variabel X terhadap Y diperoleh nilai sebesar 0,299 artinya variabel literasi sians (X) memiliki kontibusi hubungan terhadap variabel sikap ilmiah (Y) sebesar 29,9%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel literasi sains dan sikap ilmiah tersebut saling mendukung dan berhubungan.

Analisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi pada mata kulia microteaching semester genap 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Calon Guru Biologi Pada Mata Kuliah Microteaching Semester Genap tahun 2021-2022. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ditemukan beberapa kendala dalam proses perkuliahan microteaching yaitu kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik peserta didik, ketrampilan penguasaan ICT, ketrampilan berkomunikasi, dan ketrampilan pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan lembar observasi, selanjutnya dianalisis menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden). Sehingga mendapatkan hasil rata-rata persentase sebesar 68%. pada indikator 1 dan 2 dengan bunyi kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik dan ketrampilan penguasaan ICT memperoleh 72% dan 68% dengan masing-masing indikator terdapat 4 peryataan, Selanjutnya pada indikator 3 dan 4 tentang ketrampilan komunikasi dan ketrampilan pengelolaan kelas memperolehan skor 70% dan 64% . Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahawa analisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi pada mata kuliah microteaching semester genap di universitas kristen artha wacana kupang program studi pendidikan biologi berada pada cukup mampu.

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN EFEKTIF KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR UPT KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN WILAYAH KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber Daya Manusia harus mampu memberikan pedoman mengenai persyaratan pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia yang seharusnya dikerjakan, dilingkungan sebuah organisasi atau perusahaan (Nawawi 2005:104). Sumber Daya Manusia mempunyai posisi yang sangat penting dalam perusahaan, mengingat kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia. Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,(Marwansyah 2012:3) berpendapat bahwa sebagai pendayagunaan sumber daya manusia didalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi–fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial. Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara 2011:67). kinerja pegawai adalah hasil kerjapegawai baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator ketaatan pada aturanadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 8 dengan jumlah responden 12 orang, diikuti dengan yang memilih 9 dengan jumlah 8 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah resonden 3 orang. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator frekuensi kehadiranadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 19 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 7 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dan 6 dengan jumlah responden 1 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel disiplin kerja (X1) berpengaruh secara signifikansi terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang, hal ini dilihat dari singnifikasi stres kerja (X1) nilai thitung 1,404< 2.056 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditetima Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel disiplin kerja (X1) terhadap kinerja pegawai(Y). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dapat diukur dari variabel disiplin kerja (X1) yang memiliki 3 indikator sesuai dengan jawaban responden dalam penelitian ini. 2. Pengaruh efektif kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator kerja timadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 10 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 9 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 7 dengan jumlah responden 5 orang. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator konsistensiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 15 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 11 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dengan jumlah responden 1 orang. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator adaptasiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 11 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 10 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah responden 1 orang. Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) thitung 2,420 > 2.056 ttabel,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti berarti terdapat pengaruh positif pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Maka dapat diindikasikan bahwa efektif kerja yang baik akan memberikan kontribusi terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang. Kata Kunci:Disiplin Kerja, Efektif Kerja Dan Kinerja Pegawai

“ PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN“

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pemerintah daerah mendapat kebebasan dalam pengambilan keputusan dalam hal pendapatan daerah, sehingga pemerintah harus mendapat dukungan sumber keuangan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).Selain Pendapatan Asli Daerah yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi belanja modal juga merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yang menyatakan bahwa belanja modal dan pertumbuhan ekonomi saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Belanja modal merupakan belanja yang digunakan untuk pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembelian dan pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang mempunyai nilai manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintahan. Indikator penting untuk mengetahui kondisi perekonomian di suatu daerah dalam suatu periode tertentu dilihat dari data Produk Domestik Regional Bruto,dilihat dari PDRB atas dasar harga yang konstan maupun PDRB atas dasar harga berlaku. Produk Domestik Regional Bruto merupakan hasil dari nilai tambah yang diperoleh dari seluruh unit usaha dalam satu daerah tertentu, atau merupakan jumlah seluruh nilai barang dan jasa akhir yang diperoleh dari seluruh unit ekonomi di suatu daerah.Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat meningkat. Untuk melihatkemajuanperekonomian adalah dengan melihat nilai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Jadi PDRB merupakan alat untuk mengukur pertumbuhan ekonomi dari perkembangan suatu perekonomian di daerah. Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembangan jika pendapatan perkapita menunjukkan kecondongan jangka panjang yang meningkat Kerangka konsep dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi (Y) dipengaruhi oleh belanja modal (X_1) dan PendapatanAsli Daerah (PAD) (X_2) untuk mengukur pengolahan belanja modal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan dari tahun 2016 – 2020. Pertumbuhan ekonomi adalah bagaimana suatu Negara mampu meningkatkan output produksi ekonomi yang diiringi dengan penyesuain idiologi, pertumbuhan ekonomi menunjukkan adanya pertumbuhan produksi barang dan jasa di suatu wilayah. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, maka semakin cepat proses pertumbuhan outputnya. Belanja modal adalah belanja daerah yang digunakan oleh pemerintah daerah untuk keperluan fasilitas pembangunan dan perbaikan di berbagai sektor baik itu di sektor pendidikan, kesehatan maupun transportasi sehingga masyarakat dapat menikmati saran dan prasarana dari pembangunan daerah tersebut.Pertumbuhan Ekonomi juga diartikan sebagai peningkatan output agregat atau pendapatan rill. Kedua peningkatan tersebut biasanya di hitung per kapita atau selama jangka waktu yang cukup panjang sebagai akibat peningkatan penggunaan input. Pertumbuhan Ekonomi merupakan suatu proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara yang berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modalterhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Penelitian ini dilakukan di Kabupaten TTSdenganrentangpenelitiantahun2016-2020. PengujiandilakukanmenggunakanmetodeanalisisRegresiBerganda.HasilpenelitianyangtelahdilakukanmenunjukanbahwavariabelPendapatanAsliDaerahberpengaruh Positif tetapi tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten TTS. VariabelBelanjaModalberpengaruhnegatifdantidaksignifikanterhadappertumbuhanEkonomidiKabupatenTTS. Secara bersama-sama atau simultan maka Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal memilikipengaruh yangtidak signifikanterhadap PertumbuhanEkonomidiKabupatenTTS. Berdasarkan hasil pengujian uji parsial (Uji T) belanja modal (x_1), maka hasil perhitungan yang di dapat adalah nilai signifikasi lebih besar dari probabilitas signifikasi yaitu 0,013> 0,05, maka belanja modal tidak berpengaruh signifikasiterhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, perbandingan antara t-hitung dengan t-tabel menunjukkan bahwa t-hitung lebih kecil dari t-tabel (t-hitung -8.805< dari t-tabel 4.402) makaditolak atau hipotesis pertama ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa belanja modal (x_1) tidak memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Hal ini berarti setiap kenaikan 1% belanja modal akan mengurangi nilai pertumbuhanekonomi. Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Berdasarkan hasil pengujian uji parsial (uji t) Pendapata Asli Daerah (x_1), maka hasil perhitungan yang didapat adalah nilai signifikasi lebih kecil dari probabilitas signifikasi yaitu 0.002< 0,05, maka Pendapatan Asli Daerah berpengarauh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Selain itu, perbandingan antara t-hitung dengan t-tabel menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel ( t- hitung 21.526> dari t-tabel 4.402) makaditerima atau hipotesis kedua diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapata Asli Daerah (x_1) memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Maka pada penelitian ini dibuktikan jika semakin tinggi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. KataKunci: Belanja Modal,Pendapatan Asli Daerah{PAD}, dan Pertumbuhan Ekonomi

PERAN GURU BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 AMABI OEFETO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 AMABI OEFETO Ranboki, F.N. ) *Manu,T.S.N.)** Nggadas, D.P.E.)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru biologi dalam mendorong pembelajaran berpikir tingkat tinggi di SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dan kuantitatif dengan menggunakan teknik wawancara, angket dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait peran guru biologi dalam mendorong siswa berpikir tingkat tinggi. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru biologi dan 20 siswa kelas X IPA dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik penyajian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peran guru biologi melaksanakan pembelajaran yang menciptakan siswa mampu menganalisis, mengevaluasi dan mencipta dalam setiap materi yang di bahas dengan guru berperan menyediakan bahan ajar, sesuai yang terjadi disekolah SMA Negeri 1 Amabi Oefeto tahun ajaran 2021/2022 yaitu guru menyiapkan model pembelajaran stimulation (pemberian rangsangan) dengan melihat tingkat kognitif berpikir tingkat tinggi yaitu menganalisis yang terjadi disekolah guru hanya memberikan siswa tes berubah soal pilihan ganda kepada siswa sebagai tes kemampuan berpikir dalam menyelesaikan tugas tersebut, untuk mengevaluasi guru memberikan ulangan harian setelah pelajaran dan merangkum materi pelajaran agar lebih mudah dipahami dari sini guru seberapa jauh berpikir siswa, serta untuk kemampuan mencipta sendiri guru hanya menjelaskan langkah-langkah tetapi untuk pelaksaan sendiri tidak karena kekurangan bahan dan alat lab sehingga guru hanya meberi contoh dengan gambar dan juga lingkungan sekolah saja. Sesuai dengan hasil wawancara yang didapat guru pada SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Guru selalu mengontrol kelas menggunakan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya dan mengkomunikasikan sehingga tidak menimbulkan keributan dengan melihat penilaian-penilaian pada siswa secara penilaian diri dan penilaian antar teman. KATA KUNCI: Peran Guru, Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

Pengaruh Penggunaan Enzim Lipase Terhadap Kualitas Keju

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Penggunaan Enzim Lipase Terhadap Kualitas Keju Klaes. M. A)* Ledo. M. E. S) ** Daud. Y)** Enzim Lipase berperan dalam pembebasan lemak susu sehingga memberikan flavor pada keju. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan enzim lipase terhadap kualitas keju ditinjau dari parameter rasa, aroma, tekstur, warna dan asam lemak bebas pada keju. Metode yang digunakan ialah metode eksperimen, metode titrasi dan metode uji hedonik dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan 3 kali ulangan dan 1 kontrol yaitu kontro kontrol(+) dengan variasi konsentrasi lipase mild di peroleh total 15 unit percobaan. Data yang di peroleh dianalisis secara kuantitatif dan kaualitatif dengan menggunakan uji anova. Dalam penelitian ini yang diuji yaitu kadar asam lemak bebas dan uji hedonik. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kadar asam lemak bebas palmitat dan asam lemak oleat tertinggi terdapat pada kontrol positif (+) tanpa variasi konsentrasi lipase, dengan rata-rata asam palmitat 8,2% dan rata-rata asam oleat 9,0% Sedangkan hasil uji hedonik pada keju diperoleh dari tingkat kesukaan panelis tidak teratih pada warna, rasa, aroma dan tekstur memiliki kesukaan tertinggi pada perlakuan P3 dengan variasi konsentrasi lipase dari kecambah biji kesambi 0,75 g dengan nilai rata-rata warna(14,8), rasa (14,6), aroma (14,8), tekstur (14,4). Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan enzim lipase dari kecambah biji kesambi terhadap kualiatas keju memiliki pengaruh yang sangat nyata pada kadar asam lemak, dan juga uji hedonik warna, rasa, aroma dan tekstur keju. Kata kunci: Lipase, keju,asam Lemak bebas.

Analisis komponen-komoonen modal dan pengaruh terhadap perolehan sisa hasil usaha (SHU) Pada koperasi kredit serviam cabang Oebufu kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN-KOMPONEN MODAL DAN PENGARUH TERHADAP PEROLEHAN SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KUPANG Oleh : LIBRANTO DIMU Nim : 18410101 Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik- baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data- data keuangan yang satu dengan lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Dana Cadangan Terhadap Sisa hasil usaha Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal Simpanan Pokok menghasilkan nilai sig 0,0230,05 dan nilai T hitung 7,401>2,015 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y, variabel independen Simpanan Wajib menghasilkan nilai sig 0,0350,05 dan nilai T hitung 18,145>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen Simpanan Sukarela menghasilkan nilai sig 0,0360,05 dan nilai T hitung 17,727>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X3 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Sisa Hasil Usaha, Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela

Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrayl (DPPH)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrayl (DPPH) Mokola. K. Y ) * Nitsae.M ) ** Daud.Y) ** Metode DPPH merupakan metode pengukuran aktivitas antioksidan yang stabil, sederhana, mudah, dan menggunakan sampel dalam jumlah yang sedikit dengan waktu yang singkat, sesuai untuk komponen antioksidan yang bersifat polar karena kristal DPPH hanya dapat larut dan memberikan absorbansi maksimum pada pelarut etanol maupun metanol (Hanani, dkk, 2005). Parameter yang digunakan untuk menunjukan aktivitas antioksidan adalah efiensi (EC50) atau konsentrasi inhibisi (IC50) (konsentrasi substrat untuk menghasilkan 50% reduksi dari DPPH) (Molyneux,2003). Semakin rendah nilai IC50 menunjukan bahwa antioksidan semakin besar.). Dalam penelitian ini menggunakan kulit buah pala (Myristica fragrans) untuk mengetahui aktifitas antioksidan. Metode penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis untuk menguji aktifitas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang gelombang maksimum metode DPPH adalah 514,92 nm dengan nilai regerasi y = 0,2294x-0,0126 dan nilai R2 = 0,998. Hasil uji antioksidan secara berturut-turut untuk fraksi etanol menunjukkan aktifitas antioksidan yang paling baik dengan nilai IC50 nya adalah 73,219 ppm. Kata Kunci : Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl (DPPH)

PENGARUH IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ROTI BORNEO BAKERY

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUHN IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ROTI BORNEO BAKERY Di zaman moderen ini dunia pemasaran saat ini berkembang dan berubah dari konsep pemasaran tradisional menuju konsep pemasaran moderen. kecanggihan teknologi dan meningkatnya edukasi mengenai pemasaran, semakin mempercepat dan memacu para pelaku bisnis dalam melakukan inovasi produk serta memanfaatkan digital marketing yang ada untuk memasarkan produknya untuk memenuhi kebuetuhan konsumen. pelaku bisnis ditntut harus selalu mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di pasar dan mampu menciptaka ide-ide yang kreatif agar produk yang ditawarkan dapat menarik perhatian konsumen, sehingga apa yang di inginkan oleh konsumen dapat terpenuhi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan konnsumen. persaingan dunia bisnis semakin ketat maka, berbagai cara yanga harus dilakukan untuk meningkatkan penjualannya. salah satunya memanfaatkan digital marketing dalam hal ini media sosial sebagai alat untuk memasarkan produk yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Impelementasi Digital Marketing Dan Inovasi Produk Terhadap Peningkatan Penjualan pada Toko Roti Borneo Bakery dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 orang dari jumlah populasi sebanyak 40 karyawan. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh Karyawan. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 orang karyawan pada Toko Roti Borneo bakery. Nilai thitung 1.699>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Digital Marketing (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap varibel Peningkatan penjualan (Y). nilai thitung 9.103>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Inovasi Produk (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y). Nilai Fhitung sebesar 49.023 dengan nilai Ftabel adalah 3,24 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 49,023>3,24 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Digital Marketing (X1) dan Inovasi Produk (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y) pada Toko Roti Borneo Bakery. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Digital Marketing dan Inovasi produk secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan Pada Toko Roti Borneo bakery. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,711. Angka tersebut menunjukan bahwa sebesar 71,1%. Peningkatan Penjualan (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Digital Marketing dan Inovasi Produk. Sisanya 28.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Digital Marketing, Inovasi Produk Dan Peningkatan Penjualan

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 Gregorius Ama Ege*,Andreas J. F. Lumba2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Guru merupakan sosok yang yang mempunyai oeran penting dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan anak sesuai dengan kemampuannya. Guru merupakan fasilitator dalam pembelajaran untuk menunjang perkembangan anak, apalagi pada masa pandemic Covid-19 guru dituntut harus mampu menunjukan kompetensi dalam membimbing anak. Guru harus tetap melaksakan tugasnya dalam mengajar dan mendidik anak meskipun tanpa harus bertatap muka langsung dengan peserta didik. Maka sangat diperlukan peran guru dalam menunjang proses pembelajaran secara daring/online agar pada masa pandemic Covid-19 proses belajar siswa tetap berjalan dengan lancer. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Guru Dalam Mendukung Keaktifan Siswa Mengikuti Pelajaran Penjaskes Pada Masa Pandemi Covid-19 di SD Inpres Oesapa? Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat suatu apa adanya (Arikunto 2002). Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu Peran guru pada masa pandemi covid-19 sangatlah penting karena mengingat proses belajar sudah tidak bisa bertatap muka lagi. Maka guru harus benar-benar berupaya semaksimal mungkin agar siswa dapat memahami materi yang disampaikan secara daring.Sejak viruscorona ada di Indonesia, salah satu bidang yang dirugikan adalahbidang pendidikan. Untuk peserta didik sendiri pandemi Covid-19 berdampakpada kondisibelajar dimanamereka merasa ada paksaan belajar dengan jarak jauh tanpa adanya sarana sertaprasarana yang mencukupi seperti kurangnya handphone (gawai) atau laptop yang bisa digunakanuntuk belajar. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran penjasorkes pada masa pandemi covid-19sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: Peran Guru, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI TABLOLONG KUPANG BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BUKU SAKU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI TABLOLONG KUPANG BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BUKU SAKU Ina,. T. A)* Nge, T. S )** Manu, S. N. T)** Bivalvia merupakan organisme yang termasuk dalam filum moluska yang umumnya ditemukan dan hidup di daerah intertidal. Bivalvia yang secara khas memiliki dua bagian cangkang, yang keduanya kurang lebih simetris dan belahan yang diikat oleh ligament sebagai pengikat yang kuat dan elastis. Bivalvia dapat ditemukan hidup diperairan laut, payau dan tawar. Informasi dari jenis Bivalvia tersebut dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi peserta didik dalam bentuk buku saku. Buku saku merupakan alat bantu yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang materi pelajaran dan lainnya, sehingga dapat mengembangkan potensi siswa menjadi pembelajaran yang mandiri.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Jenis-jenis bivalvia, untuk mengetahui keanekaragaman bivalvia, untuk mengetahui pemanfaatan hasil penelitian tentang bivalvia di pantai tablolong dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam bentuk buku saku. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan, dianalisis secara Deskriptif Kuantitatif. Indeks keragaman jenis ini digunakan untuk mengetahui keberagaman jenis bivalvia diperairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Filum mollusca kelas bivalvia yang ditemukan dikategorikan menjadi 8 spesies yaitu : Anadara antiquate (kerang bulu), Vasticardium lomboke, Asaphis violascens, Gafrium pectinatum, Barbatia amygdalumtostum, Barbatia Trapezina, Trachycardium flavum,dan Anadara passa. Nilai indeks keanekaragaman Bivalvia pada perairan Pantai Tablolong Kupang tergolong sedang, dengan nilai H’ tertinggi pada Transek III yaitu 1,82 dengan nilai H’ 1,8292303. Pengukuran parameter lingkungan meliputi parameter fisik yaitu suhu lingkungan Transek 1: 280C, Transek 2: 290C, Transek 3: 300C sedangkan parameter kimia yang meliputi salinitas Transek 1, 2 dan 3: 25%, dan pH lingkungan Transek 1: 7,12, Transek 2: 7,26, Transek 3: 7,39. Sedangkan pemanfaatan Hasil Penelitian Bivalvia Di Pantai Tablolong Sebagai Sumber Belajar Dalam Bentuk Buku Saku diperoleh hasil Uji kelayakan dari Uji ahli materi dengan skor sebesar 88,09%, Uji ahli desain dengan skor sebesar 94,64%, Uji ahli media dengan skor sebesar 97,5%, uji kelompok kecil dengan skor sebesar 89,58% dan uji kelompok besar dengan skor sebesar 85,52%. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku saku jenis-jenis bivalvia berada dalam kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Kata kunci : Jenis-jenis Bivalvia di Pantai Tablolong, Buku Saku Keterangan * : Peneliti ** : Pembimbing

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN ASING INVASIF PADA KAWASAN HUTAN DIKLAT SISIMENI SANAM KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN ASING INVASIF PADA KAWASAN HUTAN DIKLAT SISIMENI SANAM KABUPATEN KUPANG 2021/2022 Malese M, A.)* Hendrik A,Ch.)** Daud, Y.)** Tumbuhan asing invasif dikenal sebagai jenis yang mengancam integritas alam maupun semi alam dan memberikan dampak buruk yang luar biasa pada komunitas flora maupun fauna. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan asing invasif dan kepadatan tumbuhan asing invasif yang dominan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang. Pencuplikan tumbuhan menggunakan metode survey eksplorative (jelajah). Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, Parameter analisis vegetasi yag digunakan adalah Kerapatan (K), Kerapatan Relatif (KR) Frekuensi (F), dan Frekuensi Relatif (FR). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang terdapat 1816 individu 23 jenis, dan 14 famili. Tumbuhan asing invasif yang memiliki nilai INP tertinggi adalah Choromolaena odorata yaitu (23,09%) dan Chottochloa nodosa yaitu (yaitu 22,53). Yang memiliki nilai kerapatan (K) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa (30,25%), dan nilai kerapatan relatif (KR) tertinggi yaitu Chottochloa nodosa yaitu (12,55%). Nilai frekuensi (F) tertinggi yaitu Choromolaena odorata (0,84%), nilai frekuensi relatif (FR) tertinggi yaitu (13,47%).Spesies Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang memiliki nilai indeks keanekaragaman (2,92%). Sesuai dengan pernyataan Shannon Winner yaitu apabila 1≤ H’≤ 3 maka dikatakan keanekaragaman spesiesnya sedang. Oleh karena itu, spesies Jenis Tumbuhan Asing Invasif Pada Kawasan Hutan Diklat Sisimeni Sanam Kabupaten Kupang tergolong melimpah sedang.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECKTERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KUPANG TENGAH TAHUN AJARAN 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK TERHADAPHASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KUPANGTENGAHTAHUNAJARAN2021/2022 Ndolu,N. A.M)* Manu ,T. S. N)** Meha,A.M)** Hasilobservasiawalyangdilakukanpenelititanggal12Januari2022padapembelajaranIPAdikelasVIISMPNegeri1KupangTengah,diketahuibahwapembelajaranmasihdidominasiolehmetodeceramahdanpenugasan,kurangadainteraksi antar siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada kurang antusiasnya siswaketikapembelajaranberlangsung.Masihditemukanjugasebagiansiswayanghasilbelajarnya masih rendah. Siswa kebanyakan masih berada pada tahap mengetahui danmengingat,sedangkantahaplainnyasepertimemahamidanmenerapkan,sertamenganalisis masih sangat rendah. Model pembelajaran yang digunakan guru juga belumbervariasi, khususnya model Pair Check sebelumnya belum pernah digunakan oleh guru.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranPair Check terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Tengah, TahunAjaran 2021/2022. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahquasi experimentdengan memilih desain penelitian post test only control group design,untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pair check terhadaphasil belajar siswapada dua kelompok subjek, yang dilihat dari rata-rata nilai. Hasil belajar siswa setelahpembelajarandenganmodelpembelajaranpaircheckpadamateripencemaranlingkunganlebihtinggidaripadahasilbelajarsiswadenganpendekatanmetodekonvensional (ceramah-diskusi). Pembelajaran dengan model pembelajaran pair checkmembuat siswa menjadi terlibat aktif dalam membangun pemahamannya terhadap materiyang dipelajari. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test, pada equal variancesassumed diperoleh nilai signifikansi 2-tailed-nya lebih kecil 0,05 yaitu 0,020 maka dapatdikatakan Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh yang positif dan signifikan dari model pembelajaran pair check terhadap hasilbelajarIPASiswakelasVIISMP Negeri1 KupangTengah, Tahun Ajaran2021/2022. KataKunci: Hasil Belajar, Pembelajaran, Model Pembelajaran PairCheck. Keterangan:)*Peneliti )**Pembimbing

ANALISIS BENTUK PROSES PEMBELAJARAN SISWA DI SMP NEGERI 6 AMABI OEFETO TIMUR SELAMA PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID 19

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS BENTUK PROSES PEMBELAJARAN SISWA DI SMP NEGERI 6 AMABI OEFETO TIMUR SELAMA PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID 19 Renamah, Y. Y.)* Meha, M. A.)** Foeh, Y.)** Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan bentuk proses pembelajaran siswa dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 6 Amabi Oefeto Timur Kabupaten kupang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui wawancara, dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait bentuk proses pembelajaran siswa dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp. KATA KUNCI: Pandemi Covid-19, Pelaksanaan pembelajaran, IPA Terpadu

ANALISIS PENGARUH FAKTOR FAKTOR SEGMENTASI DEMOGRAFIS DAN SEGMENTASI PSIKOGRAFIS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA DI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Metode segmentasi pasar yang paling populer, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya pilihan pertama dalam strategi pemasaran di seluruh organisasi. Oleh karena itu, segmentasi demografis dan segmentasi psikografis membantu organisasi memahami pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Untuk tujuan segmentasi, dengan mengidentifikasi variabel demografi dan psikografis yang murah dan mudah diukur. Ini membantu untuk memahami dan melayani kebutuhan subpopulasi konsumen yang homogen. Penelitian ini menyajikan beberapa jenis asosiasi, di antara berbagai faktor demografi dan psikografis yang prospek bisnisnya pertimbangkan. Strategi segmentasi pasar ini bertujuan untuk memahami pasar prospektif, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kelompok sasaran terpenuhi. Penelitian ini juga menggambarkan hubungan antara segmentasi pasar demografis, segmentasi psikografis dan keputusan pembelian atau kemungkinan pengembangan bisnis berkenaan dengan perspektif demografis untuk menjadi entitas bisnis yang sukses. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (912 ; 1,000 x 100%=9,12%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 17-25 tahun dengan persentase 9,12% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (851 ; 1,000 x 100%=8,51%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 25-35 tahun dengan persentase 8,51% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (640 ; 1,000 x 100%=6,40%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda berdsarka umur 35-65 tahun ke atas dengan persentase 6,40% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (830 ; 1,000 x 100%=8,30%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum perempuan dengan persentase 8,30% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (860 ; 1,000 x 100%=8,60%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda bisa di kendarai untuk kaum laki-laki dengan persentase 8,60% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (702; 1,000 x 100%=7,02%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda memiliki penghasilan 0 – 1.000.000 dengan persentase 7.02% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (727; 1,000 x 100%=7,27%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda menunjang pekerjaan sebagai pegawai negeri dengan persentase 7.27% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (691; 1,000 x 100%=6,91%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan membeli sepeda motor honda mendukung gaya hidup, seperti mengikuti komunitas klub motor dengan persentase 6,91% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (774; 1,000 x 100%=7,74%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan dengan membeli sepeda motor honda dapat meningkatkan strata sosial dengan persentase 7,74% responden. Untuk mendapatkan hasil perhitungan tanggapan responden yaitu: Total tangapan reponden = skor total hasil jawaban respondn : skor tertinggi responden x jumlah responden (694; 1,000 x 100%=6,94%) jadi berdsarkan tanggapan responden dapat di simpulkan bahwa responden dengan kategori jawaban 10 terhadap pernyataan mendapatkan pengakuan dari rekan anda setelah menggunakan sepeda motor honda dengan persentase 6,94% responden. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah di uraikan pada bab-bab sebelumnya, dengan mengacu pada hipotesisyang di rumuskan maka penulis menyimpulkan bahwa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi demografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor segmentasi psikografis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Kota Kupang. Kata Kunci : Segmentasi Demografis, Segmentasi Psikografis, Keputusan Pembelian

ANALISIS MINAT BELAJARSISWADALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU DI MASA PANDEMI COVID-19DI SMP KRISTENWAIBAKUL KABUPATEN SUMBA TENGAH

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Di Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah (Nedi, L.R.L)* (Manu, T.S.N)** (Nggadas, D.E.P)** Penelitian telah dilakukan di SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah pada bulan september 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi.minat belajar adalah salah satu rasa untuk menyukai atau juga tertarik pada satu hal dan aktivitas belajar tanpa adanya yang menyuruh untuk belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan satu orang Guru IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara yakni 19 butir angket dan 5 pertanyaan wawancara yang terbagi dari empat indikator, yaitu (1) perasaan senang, (2) rasa tertarik, (3) perhatian dan (4) partisipasi. Dengan Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh data bahwa minat belajar siswa di SMP Kristen Waibakul dalam pembelajaran IPA terpadu dari ke empat indikator di dapatkan hasil berbeda-beda, pada indikator perasaan senang persentasenya sebesar 77%, pada indikator rasa tertarik persentasenya 59%, pada indikator perhatianpersentasenya 75% dan pada indikator partisipasi persentasenya 74%. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Kristen Waibakul berada pada kategorisedang hal tersebut dilihat dari hasil persentase ke empat indikator minat belajar siswa. Kata Kunci : Minat Belajar, Peserta Didik, IPA Terpadu Keterangan : **Pembimbing *Mahasiswa