Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

“ PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN“

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Pemerintah daerah mendapat kebebasan dalam pengambilan keputusan dalam hal pendapatan daerah, sehingga pemerintah harus mendapat dukungan sumber keuangan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).Selain Pendapatan Asli Daerah yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi belanja modal juga merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yang menyatakan bahwa belanja modal dan pertumbuhan ekonomi saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Belanja modal merupakan belanja yang digunakan untuk pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembelian dan pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang mempunyai nilai manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintahan. Indikator penting untuk mengetahui kondisi perekonomian di suatu daerah dalam suatu periode tertentu dilihat dari data Produk Domestik Regional Bruto,dilihat dari PDRB atas dasar harga yang konstan maupun PDRB atas dasar harga berlaku. Produk Domestik Regional Bruto merupakan hasil dari nilai tambah yang diperoleh dari seluruh unit usaha dalam satu daerah tertentu, atau merupakan jumlah seluruh nilai barang dan jasa akhir yang diperoleh dari seluruh unit ekonomi di suatu daerah.Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat meningkat. Untuk melihatkemajuanperekonomian adalah dengan melihat nilai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Jadi PDRB merupakan alat untuk mengukur pertumbuhan ekonomi dari perkembangan suatu perekonomian di daerah. Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembangan jika pendapatan perkapita menunjukkan kecondongan jangka panjang yang meningkat Kerangka konsep dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi (Y) dipengaruhi oleh belanja modal (X_1) dan PendapatanAsli Daerah (PAD) (X_2) untuk mengukur pengolahan belanja modal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan dari tahun 2016 – 2020. Pertumbuhan ekonomi adalah bagaimana suatu Negara mampu meningkatkan output produksi ekonomi yang diiringi dengan penyesuain idiologi, pertumbuhan ekonomi menunjukkan adanya pertumbuhan produksi barang dan jasa di suatu wilayah. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, maka semakin cepat proses pertumbuhan outputnya. Belanja modal adalah belanja daerah yang digunakan oleh pemerintah daerah untuk keperluan fasilitas pembangunan dan perbaikan di berbagai sektor baik itu di sektor pendidikan, kesehatan maupun transportasi sehingga masyarakat dapat menikmati saran dan prasarana dari pembangunan daerah tersebut.Pertumbuhan Ekonomi juga diartikan sebagai peningkatan output agregat atau pendapatan rill. Kedua peningkatan tersebut biasanya di hitung per kapita atau selama jangka waktu yang cukup panjang sebagai akibat peningkatan penggunaan input. Pertumbuhan Ekonomi merupakan suatu proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara yang berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modalterhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Penelitian ini dilakukan di Kabupaten TTSdenganrentangpenelitiantahun2016-2020. PengujiandilakukanmenggunakanmetodeanalisisRegresiBerganda.HasilpenelitianyangtelahdilakukanmenunjukanbahwavariabelPendapatanAsliDaerahberpengaruh Positif tetapi tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten TTS. VariabelBelanjaModalberpengaruhnegatifdantidaksignifikanterhadappertumbuhanEkonomidiKabupatenTTS. Secara bersama-sama atau simultan maka Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal memilikipengaruh yangtidak signifikanterhadap PertumbuhanEkonomidiKabupatenTTS. Berdasarkan hasil pengujian uji parsial (Uji T) belanja modal (x_1), maka hasil perhitungan yang di dapat adalah nilai signifikasi lebih besar dari probabilitas signifikasi yaitu 0,013> 0,05, maka belanja modal tidak berpengaruh signifikasiterhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, perbandingan antara t-hitung dengan t-tabel menunjukkan bahwa t-hitung lebih kecil dari t-tabel (t-hitung -8.805< dari t-tabel 4.402) makaditolak atau hipotesis pertama ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa belanja modal (x_1) tidak memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Hal ini berarti setiap kenaikan 1% belanja modal akan mengurangi nilai pertumbuhanekonomi. Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Berdasarkan hasil pengujian uji parsial (uji t) Pendapata Asli Daerah (x_1), maka hasil perhitungan yang didapat adalah nilai signifikasi lebih kecil dari probabilitas signifikasi yaitu 0.002< 0,05, maka Pendapatan Asli Daerah berpengarauh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Selain itu, perbandingan antara t-hitung dengan t-tabel menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel ( t- hitung 21.526> dari t-tabel 4.402) makaditerima atau hipotesis kedua diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapata Asli Daerah (x_1) memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Maka pada penelitian ini dibuktikan jika semakin tinggi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. KataKunci: Belanja Modal,Pendapatan Asli Daerah{PAD}, dan Pertumbuhan Ekonomi

Kata kunci

Belanja Modal,Pendapatan Asli Daerah{PAD}, dan Pertumbuhan Ekonomi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1“ PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN“ · oai:ais:skripsi:2634

Publikasi terkait