Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO (KODI) SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT”

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT Desi D. Wungo.* ) Dr. Ir. Godlief F. Neonufa MT**) Ir. M. Nuhamara**) Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Fakultas Teknologi Pertanian Bekatul adalah bagian terluar dari bulir padi yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia utama, seperti padi, gandum, dan jelai. Bekatul berasal dari kulit ari butiran beras dan sebagian kecil endosperma berpati. Istilah bekatul terutama disematkan pada padi, karena serealia inilah yang dikenal sebagai sereal atau biji-bijian sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data ilmiah terkait tingkat kesukaan produk donat berbasis tepung terigu dikombinasikan dengan tepung bekatul padi gogo (kodi), untuk mendapatkan data perbandingan tepung bekatul padi gogo (kodi) sebagai pensubstitusi tepung terigu dalam pembuatan donat yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali ulangan dengan presentase 0%, 20%, 40%, dan 60% susbtitusi tepung bekatul beras gogo kodi terhadap tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan perlakuan B, yang mana bahwa perlakuan 20% tepung bekatul beras gogo kodi menghasilkan warna dan rasa yang disukai konsumen (direpresentasikan oleh panelis) dan level keempukkan tekstur yang baik menurut hasil uji penetrometer. Kata kunci : Tepung bekatul beras gogo (kodi), donat. *) Peneliti **) Pembimbing

“PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH (Phaseulus vulgaricus, L) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH TERHADAP AKSEPTABILITY SENSORIK”

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH DALAM PEMBUATAN (LEMPENG) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH (Phaseulus vulgaricus ,L) TERHADAP AKSEPTABILITAS SENSORIK Benedikta anahamu.*)Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Regina I. M. Banoet SP,MP**) UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Fakultas Teknologi Pertanian Susu adalah cairan berwarna putih yang lazimnya berasal dari hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya. Produk ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat diolah menjadi bahan makanan lain yang aman dan sehat. Susu merupakan produk pangan yang hampir sempurna kandungan gizinya dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Bahan makanan ini merupakan salah satu sumber energi karena mengandung lemak dan gula susu (laktosa) dalam jumlah yang cukup bermakna. Susu juga kaya dengan zat pembangun karena mengandung protein. Salah satu jenis kacang yang berpotensi untuk menghasilkan susu adalah kacang merah (Phaseulus vulgaris, L). Kacang merah (Phaseulus vulgaris, L) termasuk dalam family loguminosea alias tanaman polongan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada warna, rasa maupun kadar gula produk susu kacang merah. Kata kunci : Kacang merah ( phaseulus vulgaricus, L), gula merah (lempeng *)peneliti **) pembimbing

STUDI TENTANG KOMPONEN BETA KAROTEN DAN DAYA TERIMA CENDOL BERBASIS CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR LABU KUNING (Cucurbhita Moschata)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI TENTANG KOMPOSISI BETA KAROTEN DAN DAYA TERIMA CENDOL BERBASIS CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR LABU KUNING (Cucurbhita Moschata) Demetria M.H. Lekik*), Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Ir. M. Nuhamara, MP**) (Fakultas Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang) ABSTRAK Labu merupakan kelompok tumbuhan merambat dari famili Cucurbitaceae. Labu kuning kaya akan beta (β) karoten yang berfungsi sebagai prekursor vitamin A (Astawan, 2004) juga memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi (Gardjito, 2005). Cendol adalah produk olahan pangan yang berbahan dasar tepung hunkwe dan tepung beras, memiliki tekstur yang kenyal dan mempunyai ciri khas berwarna hijau (Rahman, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pencampuran tepung tapioka dengan bubur labu kuning terhadap organoleptik (rasa, warna dan tekstur) sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan dari labu kuning. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan presentase 0%, 50%, 55%, 60% bubur labu kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan 60%, yang dimana proporsi bubur labu kuning 60% terhadap tekstur cendol labu kuning yang tertinggi dengan skor 3,6, rasa cendol labu kuning yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 60% dengan skor 3,8, warna cendol yang sesuai dengan pengamatan terhadap kartu warna makanan, warna yang paling tegas terdapat pada perlakuan 60% dengan indikator warna orange 021.

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACK PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALTAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG Nama : Jumianti Cumbale Nim : 16193862 Prodi : Akuntansi Fakultas : Ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian intenal terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang melaksanakan fungsi akuntansi atau tata usaha keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan memberikan kuisioner (pertanyaan tertulis) secara langsung kepada responden.Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji regresi sederhana. Dalam penelitian ini hasil analisis pengaruh sistem pengendalian internal (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) hasil analisis regresi sederhana menjelaskan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan secara empiric. Kesimpulan yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal yang ada pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporakeuangan yang berarti semakin banyak sistem pengendalian internal yang diterapkan maka semakin efektif pula laporan keuangan yang diimplementasikan berkualitas secara transparan.

UJI KETAHANAN LUNTUR TUMBUHAN PEWARNA JATI (Tectona grandis L.F) PADA BENANG KATUN DENGAN MORDAN ALAMI

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk; a) mengetahui pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur benang hasil pewarnaan daun jati muda, b) mengetahui perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benang hasil pewarnaan daun jati muda. Sampel diambil dari Kelurahan Naimata, Jalan Nefo Uki, RT.18, RW.07. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yaitu dilakukan dengan empat kali perlakuan untuk dapat menghasilkan warna yang akan dilihat dalam penelitian dengan menggunakan bahan pewarna alami daun jati muda. Penelitian ini telah dilakukan dari bulan November 2019 hingga Januari 2020 di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tiap-tiap perlakuan yang ditambahkan dengan mordan memberikan pengaruh terhadap warna dan juga ketahanan luntur pada benang yang diwarnai, mordan juga memberikan pengaruh terhadap terjadinya perubahan warna pada benang dan nilai ketahanan luntur. Terdapat perbedaan warna benang yang diwarnai dengan daun jati muda tanpa mordan menghasilkan warna brown, daun jati muda dengan mordan tunjung menghasilkan warna dark brown, daun jati muda dengan mordan jeruk nipis menghasilkan warna warm brown dan yang terakhir daun jati muda dengan mordan air kelapa muda menghasilkan warna chestnut red.

“Pengaruh Lama Perendaman Dalam Larutan Gula (sukrosa)Terhadap Proses Pembuatan Manisan Mangga Kering”.

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marthen M. Here* Zet Malelak** Regina I. Banoet** ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tanggal 20 mei 2021 sampai tanggal 5 juni 2021. Tujuannya adalah untuk mengetahui Pengaruh Lama Perendaman Dalam Larutan Gula (sukrosa) Terhadap Proses Pembuatan Manisan Mangga Kering. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Perlakuan terbaik dengan lama perendaman yang berbeda dalam pembuatan manisan mangga kering terdapat pada perlakuan C dengan lama waktu perendaman irisan mangga 9 jam menghasilkan nilai rata-rata rasa manisan mangga kering sebesar 4,822 (sangat suka),dan tekstur manisan mangga kering sebesar 4,778 (sangat memuaskan).