Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

KERAKTERISTIK PILUS DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) DAN LUMATAN DAGING IKAN JULUNG-JULUNG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumput laut merupakan komoditas perikanan yang telah banyak diolah menjadi produk konsumsi maupun non konsumsi. Rumput laut merupakan salah satu komoditas yang memiliki kontribusi besar terhadap nilai ekspor perikanan nasioanal besar dan untuk tahun 2021 KKP menargetkan produksi rumput laut nasional bisa mencapai 10,245 juta ton. Ikan julung-julung (Hyporhampus limbatus) merupakan ikan jenis ikan pelagis dengan nama ikan roa. Ikan merupakan salah satu jenis ikan yang memilki rasa gurih dan minati oleh pasar terutama dalam bentuk produk ikan julung-julung asa. Hasil penilitian Botutihe (2015), menunjukkan bahwa kandungan protein ikan asap roa cukup besar yakni sebanyak 23,35%, beberapa produsen olahan ikan julung-julung ini menglaim bahwa ikan (Hemiramphus sp) Tujuan dari Penelitian ini yaitu untuk mengetahui Kerakteristik camilan pilus dengan penambahan tepung rumput laut Eucheuma cottonii dan lumatan daging ikan julung-julung terhadap nilai organoleptik kimiawi, kadar air, dan kadar lemak pilus. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai bulan September 2022 di Labotarium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pembuatan produk pengujian organoleptik, kadar air dan kadar lemak. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ada satu faktor yang diuji yaitu penambahan tepung rumput laut terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu A = 300 gram Tepung rumput laut Eucheuma cottonii, B = 200 tepung rumput laut Eucheuma cottonii, C = 100 gram tepung rumput laut Eucheuma cottonii. Setiap perlakuan dengan tiga perlakuan, dimana masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Variabel yang diuji yaitu pengujian organoleptik meliputi warna, rasa, aroma, stekstur dan kadar air, kadar lemak. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji organoleptik untuk nilai parameter warna yaitu sangat suka, menurut jenisnya, rasa yaitu sangat suka, spesifik jenis, tanpa rasa tambahan, aroma yaitu sangat suka sedangakan tekstur yaitu padat, kompak, dan sangat suka. Hasil penelitian uji kimiawi pada produk cemilan pilus rumput laut Eucheuma cottonii dan lumatan daging ikan julung-julung dengan nilai kadar 5,85% belum memenuhi SNI-01-2886-2000, kadar lemak 23,87 % sudah memenuhi SNI-01-2886-2000 Maks. 38% pada produk pilus

PENELUSURAN MINAT OLAHRAGA USIA DINI DI SD INPRES HANAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENELUSURAN MINAT OLAHRAGA USIA DINI DI SD INPRES HANAN Agustinus Manek1*, Ramona M. Mae2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembinaan dan pengembangan olahraga merupakan bagian upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia diarahkan pada peningkatan kesehatan jasmani, mental dan rohani masyarakat, serta ditujukan untuk pembentukan watak dan kepribadian, disiplin dan sportifitas yang tinggi serta peningkatan prestasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan. Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan Minat olahraga, 2) penerapan pendidikan Minat, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan Olahraga yang di terapkan kepada siswa-siswi SD Inpres Hanan, 4) pelaksanaan pendidikan Minat Olahraga pada Siswa-siswi SD Inpres Hanan, 5) hasil pedidikan karakter siswa-siswi Pada SD Inpres Hanan. Simpulan: Olahraga merupakan salah satu bentuk pembinaan fisik-jasmani dan juga pembinaan mental-rohani yang cukup efektif bagi setiap orang. Pembinaan yang dimaksud sangat penting bagi setiap orang tanpa kecuali. Oleh karena itu, pembinaan seperti ini mesti dimulai dari anak-anak usia dini. Idealnya bahwa orientasi minat olahraga harus dimulai pada anak-anak berusia sekitar 4-14 tahun demi menunjang perkembangan fisik, mental dan prestasi anak-anak usia dini. Kata kunci: Penelusuran Minat Olahraga Usia Dini di SD Inpres Hanan.

Deskripsi Tentang Bentuk Terjadinya Tindak Pidana Perdagadan Tubuh Satwa Beruang Madu

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul “Deskripsi tentang Bentuk Terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Tubuh Satwa Beruang Madu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana bentuk perdagangan yang dilakukan oleh pelaku terhadap tubuh satwa beruang madu? Bagaimana penerapan hukum oleh hakim kepada pelaku tindak pidana perdagangan tubuh satwa beruang madu? Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui bentuk perdagangan dan peenrapan yang dilakukan oleh pelaku terhadap tubuh satwa beruang madu yang berguna secara teoritis dan praktis. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu dalam penelitian ini penulis mendeskripsikan, menguraikan dan menjelaskan tentang bentuk dan penerapan hukum bagi terdakwa tindak pidana perdagangan bagian tubuh satwa beruang madu dengan jenis penelitian normatif. dalam penelitian ini penulis menggunakan 2 jenis variabel yaitu variabel bebas yaitu bentuk perdagangan yang dilakukan oleh pelaku terhadap tubuh satwa beruang madu dan penerapan hukum oleh hakim kepada pelaku tindak pidana perdagangan tubuh satwa beruang madu, sedangkan variabel terikat yaitu variabel yang bergantung pada variabel bebas. Dalam variabel terikat ini yang menjadi variabel terikat adalah putusan pengadilan tentang tindak pidana perdagangan bagian tubuh satwa beruang madu. Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Bentuk perdagangan tubuh satwa beruang madu meliputi beberapa bentuk yaitu: a). Jual beli secara langsung. b). Jual beli secara tidak langsung melaui perantara. 2). Penerapan hukum oleh hakim kepada pelaku tindak pidana perdagangan tubuh satwa beruang madu antara lain: Terdakwa di kenakan Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 KUHP, Terdakwa di Pidana Penjara dan harus membayar denda yang di tetapkan oleh putusan hakim, dan terdakwa membayar biaya perkara. Kata Kunci: Tindak Pidana, Perdagangan Beruang Madu

ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR Mese M. Ataupah.1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy CH. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latarbelakang:Pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan insan manusia. Pendidiksan merupakan sarana untuk memperoleh kelangsungan hidup manusia dalam alih generasi secara berkesinambungan. Namun dalam perjalanannya mahasiswa PJKR lambat dalam mencari judul dan menyelesaikan skripsi, Mahasiswa PJKR semester akhir kesulitan membagi waktu antara mengerjakan skripsi dengan kegiatan atau hobi, Mahasiswa masih terpengaruh dari teman mahasiswa lain yang masih belum mengerjakan skripsi, Belum diketahuinya kesulitan mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Tujuan penelitian:Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan mahasiswa dalam proses penyusunan tugas akhir skripsi. Metodepenelitian:Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PJKR semester akhir yang sedang mengerjakan Tugas Akhir Skripsi. Objek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan mahasiswa prodi PJKR semester akhir dalam penyusunan tugas akhir skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PJKR mengalami kesulitan dalam penyusunan skripsi. Kesulitan yang dialami antara lain: karena sulitnya menentukan judul dan topik penelitian, kesulitan dalam mengidentifikasi dan merumuskan masalah, kesulitan dalam menentukan jenis dan desain penelitian, kesulitan dalam mencari jurnal, kesulitan dalam menuangkan ide atau gagasan ke dalam tulisan ilmiah, dan juga kesulitan dalam mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa respon mahasiswa prodi PJKR semester akhir terhadap proses penyusunan tugas akhir skripsi secara keseluruhan sudah sedikit mengetahui tetapi masih banyak kekurangan yang belum diketahui. Katakunci:; ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR

ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SWASTISARI KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI PEGAWAI PADA KOPERASI KREDIT SWASTISARI KUPANG Sumber daya manusia merupakan salah satu factor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor lain seperti modal,sumber daya manusia dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efensien organisasi.karena tanpa sumber daya manusia organisasi tidak berjalan lancar.tantangan dan peluang menciptakan dan mengelola organisasi seringkali bersumber dari masalah-masalah yang terkait dengan manusia.Oleh karena itu,mengelola sumber daya manusia merupakan aktivitas paling vital,sentral dan strategis. Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian yang sangat penting .suatu organisasi atau perusahaan menginginkan karyawan untuk bekerja secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut (sudaryono,2015 :120) Manajemen sumber daya manusia adalah sebuah proses serta upaya untuk merekrut,mengembangkan,memotivasi serta mengevaluasi keseluruhan sumber daya manusia yang di perlukan oleh perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi. Tujuan organisasi yang mencakup kegiatan yang di mulai dari memilih siapa yang memiliki kualifikasi dan kualitas untuk menempati posisi dalam perusahaan. Sumber daya manusia sebagai salah satu sumber daya yang ada dalam sebuah organisasi memegang peranan penting dalam keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasi. Sumber daya manusia juga menggunakan sumber daya lain yang di miliki organisasi dalam rangka mencapai tujuan. Peralatan canggih sekalipun tidak akan berarti jika sumber daya manusia yang menggunakan tidak berkualifikasi, demikian juga dengan sumber daya informasi.Sebaik dan selengkap apapun informasi yang di peroleh organisasi,tidak akan berarti apa-apa, jika kualitas sumber daya manusia tidak mampu mengeloh dan menjadikan informasi tersebut sebagai informasi yang berguna bagi perkembangan dan kemajuan sebuah organisasi. Menurut (Aditiya 2008), Rekrutmen adalah suatu proses penerimaan calon tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada satu unit kerja dalam suatu organisasi atau perusahaan. Peran rekrutmen adalah menemukan sejumlah pelamar baru yang segera ditarik untuk di perkerjakan ketika organisasi atau lembaga membutuhkan.Rekrutmen yang di lakukan secara Internal adalah calon pemangku jabatan dicari dari karyawan yang telah miliki oleh perusahaan,Sedangkan Rekrutemn Eksternal adalah mencari calon dari luar perusahaan atau lembaga, biasanya dengan membuat pengumuman melalui iklan dan sebagainya.Rekrutmen merupakan proses penentuan dan menarik pelamar yang mampu untuk bekerja dalam suatu organisasi.adapun hasil dari kegiatan ini merupakan sekumpulan pelamar calon sumber daya manusia baru untuk di lakukan proses seleksi. selain itu rekrutmen bisa di katakan sebagai proses untuk mendapatkan sejumlah sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung suatu jabatan atau pekerjaan dalam suatu perusahaan.Oleh sebab itu,dibutuhkan sebuah mekanisme terhadap penjaringan para calon karyawan yang akan dipekerjakan oleh organisasi sesuai dengan perencanaan kebutuhan posisi pekerjaan untuk menunjang pencapaian target organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia dalam proses rekrutmen dan seleksi pegawai pada koperasi kredit swastisari kota kupang. Kopdit Swasti Sari Kupang. Adapun objek penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP. Kopdit Swati Sari Kupang. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah kuesioner yang diisi secara mandiri oleh 30 orang responden dengan menggunakan angket tertutup. Alat analisis yang digunakan adalah uji korelasi dengan skala Interval. Hasil dari penelitian ini membuktikan dan memberi kesimpulan bahwa: (1) analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap proses rekrutmen pegawai pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang, (2) analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap proses rekrutmen pegawai pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang, (3) analisis pengaruh manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh positif dan singnifikan dengan proses seleksi pegawai pada KSP. Kopdit Swasti Sari Kupang. Kata kunci: MSDM , Proses rekrutmen, dan seleksi pegawai.

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM KEPADA PELAKU TINDAK PIDANA PERKOSAAN TERHADAP KAUM DISABILITAS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Skripsi ini berjudul:“Deskripsi Tentang Putusan Hakim Kepada Pelaku Tindak Pidana Perkosaan Terhadap Kaum Disabilitas”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Mengapa Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi dan Kasasi menjatuhkan putusan bebas kepada pelaku tindak pidana perkosaan terhadap kaum disabilitas ?. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui dan menjelaskan Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi dan Kasasi menjatuhkan putusan bebas kepada pelaku tindak pidana perkosaan terhadap kaum disabilitas. Penelitian ini bersifat Deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Normatif. Variabel Bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan, sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi dan Kasasi menjatuhkan putusan bebas kepada pelaku tindak pidana perkosaan terhadap kaum disabilitas. Sedangkan variabel Terikat dalam penelitian ini adalah putusan Pengadilan terkait tindak pidana perkosaan terhadap kaum disabilitas. Berdasarkan hasil penelitian pada putusan pertama sampai putusan ketiga, maka penulis menarik kesimpulan bahwa alasan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Hakim Pengadilan Tinggi dan Kasasi menjatuhkan putusan bebas: 1. Alasan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perkosaan terhadap kaum disabilitas karena: a. Dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum yang telah terbukti yang menyatakan terdakwa Efendi terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana “ melakukan persetubuhan diluar perkawinan dengan seorang perempuan yang diketahuinya sedang berada dalam keadaan pingsan dan tidak berdaya” melanggar pasal 286 KUHP. b. Pertimbangan Hakim terhadap unsur tindak pidana yang telah terbukti dalam pasal 286 KUHP. c. Pertimbangan Hakim terhadap hal-hal yang memberatkan terdakwa. 2. Alasan Hakim Pengadilan Tinggi memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana perkosaan terhadap kaum disabilitas disebabkan karena: a. Hakim Tingkat Banding tidak sependapat dengan fakta hukum dan pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama. b. Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang telah didakwakan oleh JPU. 3. Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan menolak permohonan kasasi dari Jaksa Penutut Umum disebabkan karena: a. Mahkamah Agung sependapat dengan Majelis Hakim tingkat banding. b. Majelis Hakim Tingkat Pertama telah salah dalam menerapkan hukum. c. Majelis Hakim Tingkat banding dipandang benar dalam menerapkan hukum. d. Putusan judex factie Tingkat Banding dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum dan Undang-Undang, maka permohonan Kasasi Jaksa Penuntut Umum ditolak. Kata Kunci : Putusan Hakim, Perkosaan, Kaum Disabilitas.

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGEDARAN PUPUK YANG TIDAK SESUAI DENGAN LABEL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul tulisan ini adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pengedaran Pupuk Yang Tidak Sesuai Dengan Label ”. Rumusan masalah adalah 1).Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label ? 2).Bagaimanakah modus terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label ? 3).Bagaimanakah akibat hukum tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label terhadap pelaku dan barang bukti ?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai label, untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai label dan untuk mengetahui akibat hukum tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai label terhadap pelaku dan barang bukti. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan tentang faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label, modus terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label dan akibat hukum tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label terhadap pelaku dan barang bukti. Dan Jenis Penelitan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk, modus terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk dan akibat hukum tindak pidana pengedaran pupuk terhadap pelaku dan barang bukti. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pengedaran pupuk. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa faktor sesuai dengan permasalahan yang sudah penulis uraikan diatas adalah 1).Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label adalah untuk mencari keuntungan dan untuk memenuhi kebutuhan, 2).Modus terjadinya tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label adalah terdakwa memproduksi pupuk yang tidak sesuai label dan terdakwa mengoplos pupuk bersubsidi pemerintah menjadi pupuk non subsidi yang tidak sesuai label, 3).Akibat hukum tindak pidana pengedaran pupuk yang tidak sesuai dengan label terhadap pelaku dan barang bukti adalah a).Akibat Hukum terhadap Pelaku yaitu terdakwa dikenakan penahanan, pelaku dipidana penjara dan denda, pelaku dibebankan membayar biaya perkara. b).Akibat Hukum terhadap Barang Bukti yaitu dikembalikan kepada pemiliknya, dirampas untuk dimusnahkan, digunakan dalam perkara pidana lain. Kata kunci : Tindak Pidana, Pengedaran, Pupuk, Label.

PENGARUH RETURN ON EQUITY DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH RETURN ON EQUITY DAN EARNING PER SHARE TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR LOGAM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021. ABSTRAK NAMA : YULITA MAKO NIM : 18190109 FAKULTAS : EKONOMI PRODI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh return on equity dan earning per share terhadap harga saham. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2017-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat dipakai oleh perusahaan sebagai acuan referensi informasi dalam kebijakan bidang operasional perusahaan. Pengujian dalam hipotesis ini menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan uji T dan Koefisien Determinasi (R2). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur sub sektor logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Teknik pengambilan sampel adalah dengan Purposive Sumpling, sehingga dalam penelitian ini diambil 65 laporan keuangan dari 13 perusahaan di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial return on equity berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham thitung lebih kecil dari ttabel (2.118<2,074) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,37<0,05). Earning per share tidak berpengaruh terhadap harga saham, hal ini dibuktikan dengan koefesien regresi sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (0,536>2,074. Kata Kunci : Return on equity, Earning per share, Harga Saham.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR ANEKA INDUSTRI DI BURSA EFEK INDONESIA)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Total Aset, Current Ratio (CR) dan Working Capital Turn Over (WCTO) terhadap Return On Assets (ROA) Perusahaan Manufaktur sub Sektor Aneka Industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian ini adalah tahun 2017-2021. Metode pemilihan sampel dalam penelitian bagian dari populasi penelitian yang memenuhi persyaratan tertentu data penelitian diperoleh 16 Perusahaan.. Populasi penelitian meliputi Perusahaan Manufaktur sub Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017-20221. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini dihimpun menggunakn teknik dokumentasi, yaitu dengan cara mengunduk laporan keuangan atau laporan tahunan dari perusahaan-perusahan yang menjadi sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Working Capital Turn Over (WCTO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Totsl Aset dan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA) . Kata Kunci : Return On Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), Total Aset, Current Ratio (CR) dan Working Capital Turn Over (WCTO)

PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM PADA UMKM DI KELURAHAN OEBOBO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM PADA UMKM DI KELURAHAN OEBOBO Dalam beberapa tahun belakangan ini,di berbagai belahan dunia isu mengenai literasi keuangan (financial literacy) tengah hangat diperbincangkan.literasi keuangan diakibatkan oleh keinginan sebuah negara untuk memiliki penduduk yang berkualitas dan memiliki kecerdasan finansial yang baik, sehingga akan berdampak pada perbaikan roda ekonomi negara itu sendiri. UMKM yang ada di Kelurahan Oebobo, sudah memasuki Usaha Mikro, Kecil, Menengah dituntut untuk mengembangkan daya saing melalui pemanfaatan platform digital termasuk pemahaman mengenai laporan keuangan yang berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas, Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK UMKM) masih 10% dari ekosistem pada segmen klarifikasi UMKM yang baru memanfaatkan teknologi dan literasi keuangan dalam menunjang kegiatan usahanya selain itu terbatasnya pengetahuan sumber daya manusia tentang keuangan yang mengakibatkan, perkembangan finansial UMKM ini tergolong lambat.Permasalahan dalam penelitian ini yaitu literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja usaha mikro, kecil, menengah di kelurahan oebobo. Maka persoalan penelitian yang akan di bahas yaitu Apakah literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja usaha pada pelaku UMKM di kelurahan oebobo. OJK menyatakan bahwa misi penting dari program literasi keuangan adalah untuk melakukan edukasi di bidang keuangan kepada masyarakat Indonesia agar dapat mengelola keuangan secara cerdas,meningkatkan pengetahuan tentang literasi keuangan agar masyarakat tidak mudah tertipu pada produk-produk investasi yang menawarkan keuntungan tinggi dalam jangka waktu pendek tanpa mempertimbangkan risikonya (Wulandari,2019). Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh UMKM yang berada di kelurahan oebobo. Sampel penelitian terdiri dari 30 UMKM industri pengelolaan yang termasuk dalam produk makanan, minman dan jasa yang berada di kelurahan oebobo, kota kupang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan langsung kepada para pelaku UMKM. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk menganalisis variabel independen yaitu literasi keuangan (X) terhadap variabel dependen yaitu kinerja UMKM (Y). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis pendahuluan akan dideskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik dari masing-masing konsep dan analisis lanjutan. Analisis linear berganda dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM (pada UMKM di Kelurahan Oebobo). Berdasarkan hasil persamaan regresi linear sederhana coefficientsᵅ diketahui bagian B diperoleh nilai variabel literasi keuangan sebesar .589, dan nilai constant (a) adalah 15.722. a = 15.722 ini menunjukan bahwa jika literasi keuangan dianggap konstanta maka variabel kinerja usaha sudah memiliki nilai sebesar 15.722. b = 589 menunjukan jika variabel literasi keuangan meningkat satu-satuan maka nilai kinerja usaha meningkat sebesar 589. Y= 15.722 + 589 X + ℇ. Berdasarkan hasil uji determinasi model summary di atas, diketahui bahwa: Nilai R sebesar 0,479 ͣ yang artinya variabel literasi keuangan terhadap kinerja UMKM memiliki hubungan yang erat. Nilai Adjusted R Square 0,229 berarti 20,2% kinerja UMKM dapat di jelaskan oleh Literasi Keuangan. Variabel Literasi Keuangan berpegaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja UMKM. Hal ini terlihat dari nilai signifikan 0,007>0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif tetapi tidak signifikan antara variabel literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Dilihat berdasarkan nilai t-hitung sebesar 2,888 serta signifikan sebesar 0,007 0,05. Maka dapat di ketahui bahwa variabel literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja UMKM tetapi pengaruhnya tidak terlalu besar. Data diolah menggunakan SPSS Versi 27 dengan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda,dengan pegujian uji t dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil uji menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM.Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 30 UMKM di kelurahan oebobo,kota kupang,maka dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan yang memilki pengaruh terhadap kinerja UMKM. Nilai Adjusted R Square 0,202 yang artinya variabel literasi keuangan yang memberikan kontribusi sebesar 20,2% terhadap kinerja UMKM. Berdasarkan hasil penelitian saran kepada responden pelaku UMKM yang berada di Kelurahan Oebobo untuk lebih meningkatkan fleksibilitas dalam menjalankan usahanya agar kinerja usaha dapat di tingkatkan. KATA KUNCI: Literasi Keuangan, Kinerja UMKM.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCATATAN PALSU OLEH PEGAWAI BANK

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini adalah Deskripsi Tentang Tindak Pidana Pencatatan Palsu Oleh Pegawai Bank. Penelitian penulis, yaitu 1.Apa yang menjadi penyebab pelaku melakukan pencatatan palsu, 2.Bagaimana cara pelaku melakukan tindak pidana pencatatan palsu, 3.Bagaimana akibat hukum bagi pelaku tindak pidana pencatatan palsu. Penelitian ini bertujuan 1. Untuk mengetahui penyebab pelaku melakukan tindak pidana pencatatan palsu, 2. Untuk mengetahui cara pelaku melakukan tindak pidana pencatatan palsu, 3. Untuk mengetahui akibat hukum bagi pelaku tindak pidana pencatatan palsu. Sifat dan jenis penelitian penulis bersifat deskriptif dan jenis penelitian hukum normatif. Variabel penelitian, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini, yaitu 1.Bahan hukum primer, 2.Bahan hukum sekunder, 3.Bahan hukum tersier. Cara pengumpulan data, yaitu studi pustaka. Dan analisis datanya secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian penulis sebagai berikut: 1.Penyebab pelaku melakukan tindak pidana pencatatan palsu: a.Mendapatkan keuntungan, b.Untuk menutupi hutang terdakwa. terdakwa mencari nasabah: 2.Cara pelaku melakukan tindak pidana pencatatan palsu: a.terdakwa mencari nasabah: kasus pertama terdakwa tidak bertemu langsung dengan para nasabah dan mengadakan nasabah secara fiktif melalui computer, Kasus keempat, terdakwa mengumpulkan data-data calon nasabah tanpa formulir permohonan kredit dari calon nasabah. b.Terdakwa merubah identias: Kasus kedua, terdakwa mengambil uang korban secara berulang-ulang kali tanpa membuat laporan pengeluaran uang dan membuat berita acara pemeriksaan kas seolah-olah jumlah fisik uang yang ada dalam brankas sama dengan jumlah uang yang terekam pada aplikasi BDS Bank Mandiri. Kasus ketiga, terdakwa mengubah data nasabah dan mengadakan calon nasabah fiktif. c.Terdakwa membuka rekening: Kasus kelima, terdakwa membuka rekening lain atas nama saksi korban. 3.Akibat hukum bagi pelaku tindak pidana pencatatan palsu: a.Terdakwa di tahan, b.Terdakwa di penjara, c.terdakwa membayar denda, d.terdakwa membayar biaya perkara. Saran, diharapkan kepada direktur bank untuk membuat aturan yang lebih bersifat khusus demi mencegah adanya tindak pidana pencatatan palsu demi menjaga nama baik bank, kepada masyarakat diharapkan lebih teliti dalam membuka rekening dan meminjam uang ke bank agar tidak merugikan diri sendiri dan keluarga. Kata kunci : Tindak Pidana Pencatatan Palsu, Pegawai Bank.

POTENSI OBJEK WISATA PANTAI MOTADIKIN DI DESA FAHILUKA, KECAMATAN MALAKA TENGAH, KABUPATEN MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN MARIA DEWISRIANI M. TAHU (17382474) Potensi Objek Wisata Pantai Motadikin di Desa Fahiluka, Kecamaan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka: Dr. Beatrix M. Rehata, S.Pi, M.Si dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pengembangan pada sektor parawisata sangat perlu untuk dilakukan karena dapat memberikan dampak yang kuat terhadap perbaikan kualitas ekonomi masyarakat dan wilayah didaerah sekitar objek wisata itu sendiri. Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan Pantai Motadikin, maka perlu didororng oleh faktor pendukung lainnya, seperti sarana dan prasarana atau fasilitas yang lengkap, akses yang dapat dijangkau dengan mudah, atau pun faktor pendukung lainnya yang dapat membuat pengunjung atau wisatawan menjadi nyaman dan betah untuk menikmati wisata di Pantai Motadikin. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan November-Desember 2021 di wisata Pantai Motadikin, Desa Fahiluka. Metode yang digunakan yakni metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling mengunakan rumus slovin. Analisis data terhadap pengembangan potensi objek dan daya tarik wisata alam diuraikan secara deskriptif dan diolah mengunakan Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) dan menganalisis potensi wisata pantai mengunakan rumus SLOVIN. Secara umum pendidikan respoden pada saat wawancara masyarakat di Desa Fahiluka Tingkat pendidikannya adalah SD dengan presentase sebanyak 12,5%, SMP sebanyak 16,6%, SMA sebanyak 12,5%, Sarjana 25%, sedangkan mahasiswa sebanyak 33,3 Kehidupan masyarakat dalam tatanan sosial ekonomi sangat ditunjang oleh tingkat pendidikan. Kata Kunci :Potensi Objek, Wisata, Pantai, Motadikin.

PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN FASILITAS OLAHRAGA DI SMP SATAP NEGERI OETFO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yohanes Dominggus Berek*, David Loba2, Agustinus J. Nafie3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email [email protected] latar belakang:Fasilitas olahraga merupakan alat penunjang bagi guru dan siswa untuk membantu dalam kegiatan proses pembelajaran penjas dengan ada fasilitas olahraga bisa mempermudah kegitan proses pembelajaran. Tujuanpenelitian:untuk mengetahui peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas olahraga di SMP Satap Negeri Oetfo Kabupaten Timor Tengah Utara. Metodepenelitian:Penelitian ini menggukan metode deskrptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung dengan kepala Sekolah guru pamong dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawacara dan dokumentasi. Teknik anlisis data menggunakan data reduction, data displyadan conlusion/verification. Hasildanpembahasan:Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas sarana prasarana olaharaga di SMP Satap Negeri Oetfo belum tersedianya fasilitas sarana prasarana olahraga. Hal ini juga menujukan bahwa masih banyak kekurangan fasilitas sarana prasarana olahraga, sehingga masih banyak kekurangan fasilitas sarana prasrana olahraga yang masih menggunakan modifikasi terhadap fasilitas sarana prasrana olaharaga di SMP Satap Negeri Oetfo. Simpulan:peneliti menyimpulkan bahwa data hasil peran kepala Sekolah dalam mendukung pengembangan fasilitas olahraga di SMP Satap Negeri Oetfo, masih banyak kekurangan faslitas sarana dan prasarana olahraga di sekolahini, sehingga masih menggunakan modifikasi terhadap fasilitas sarana prasarana olahraga yang membuat siswa atau siswi kurang senang dengan proses pembelajaran penjas. Katakunci: fasilitas sarana dan prasarana olahraga

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA KORUPSI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA POLRI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini adalah: Deskripsi Tentang Penyebab terjadinya tindak pidana korupsi oleh anggota Polri dengan permasalahan sebagai berikut: Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana oleh Anggota Polri? Bagaimana bentuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri? Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Korupsi yang di lakukan Anggota Polri dan untuk mengetahui bentuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri. Kegunaan dari penelitian ini bersifat teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian yuridis normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri dan bentuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri dan Variabel terikat. Variable terikat dalam penelitian ini adalah: Putusan Pengadilan terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh anggota Polri. Berdasarkan pada hasil penelitian putusan dapat diperoleh jawaban sebagai berikut: 1. Faktor Penyebab Tindak Pidana Korupsi oleh angota Polri yaitu a. Faktor untuk memenuhi kebutuhan terdakwa b. Faktor kesempatan 2. Bentuk tindak pidana korupsi oleh anggota Polri yaitu: a. Memperkaya diri sendiri atau menguntungkan diri sendiri b. Memperkaya orang lain c. Merugikan Keuangan Negara d. Menerima suap Berdasarkan pada kesimpulan diatas dapat di sarankan beberapa hal yaitu: 1. Bagi Polri perlu adanya pengawasan secara baik dan benar agar tidak terjadi lagi tindak pidana korupsi dalam institusi Kepolisian. 2. Bagi terdakwa yaitu tidak perlu mengulangi perbuatan yang sama lagi agar terhindar dari sanksi pidana oleh negara karena penyalahgunaan wewenang dengan niat dan kesempatan maupun kebutuhan yang dapat merugikan keuangan negara, suap dan pemerasan dengan menggunakan jabatan yang dapat merugikan terdakwa sendiri.

ANALISIS PENGARUH STRATEGI REKRUTMEN DAN SELESKI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. AGUAMOR TIMORINDO BAUMATA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Sumber daya manusia merupakan aspek yang sangat penting bahkan, tidak dapat dilepas dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahan. Sumber daya manusia juga merupakan kunci yang menetukan perkembangan perusahaan karena sumber daya manusia dalam organisasi adalah human capital, hal ini di karenakan sumber daya manusia kontribusi terhadap propabilitas sebuag organisasi. Sumber daya manusia sering kali juga disebut sebagai modal intelektual, karena kemampuan memberikan ide-ide cemerlang dalam pengembangan organisasi. Rachmawati (2008), menjelaskan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat. Rekrutmen sendiri merupakan serangkaian program untuk mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian dan pengetahuan yang diperlukan guna menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian. Irwansyah (2012:242), menjelaskan bahwa rekrutmen merupakan proses menarik orang – orang atau pelamar yang mempunyai minat dan kualifikasi yang tepat untuk mengisi posisi atau jabatan tertentu. Sedangkan seleksi merupakan proses pemilihan dari sekelompok pelamar atau orang-orang yang memenuhikriteria untuk menempati posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada pada perusahaan. Selain itu, Kesalahan strategi dalam melakukan proses rekrutmen dan seleksi akan berakibat buruk pada tujuan perusahaan karena lalainya proses perekrutan dan seleksi. Kasmir (2016:101) menjelaskan bahwa seleksi adalah proses untuk memilih calon karyawan yang sesuai dengan persyaratan atau standar yang telah ditetapkan. Rekrutmen dan seleksi merupakan dua tahap yang berbeda. Pada fase rekrutmen, semua calon karyawan dimotivasi dan didorong untuk melamar. Karena, semakin banyak semakin baik sehingga menghasilkan kumpulan data pelamar yang baik. Hal ini berbeda dengan seleksi. seleksi merupakan tahap penyaringan dan penerimaan pelamar yang memiliki kualifikasi serta memilki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Berdaarkan perjelasan diatas maka, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi rekrutmen dan seleksi terhadap kinerja karyawan pada PT. Agumor Timorindo Baumata. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Aguamor Timorindi Baumata yang terdiri dari 42 orang karyawan tetap dan 34 orang karyawan kontrak. sampel pada penelitian ini diprioritaskan pada karyawan tetap berjumlah 42 orang yang kemudian dilakukan penentuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan data penelitian ini diperoleh dari kuesioner dengan pihak terkait sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan regresi berganda, koefisien determinasi, uji F (simultan) dan uji T (persial). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial rekrutmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Timorindo Baumata Kupang, begitu juga secara parsial seleksi berpengaruh positif dan signifikan tehadap kinerja karyawan pada PT. Timorindo Baumata Kupang. Sedangkan secara simultan rekrutmen dan seleksi sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Timorindo Baumata Kupang. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil yang diperoleh dari analisis regresi linier berganda dengan konstanta = 13.859 sedangkan koefisien b1= 0.148 dan b2= 0.162. persamaan yang memperlihatkan pengaruh rekrutmen (X1) dan seleksi (X2) terhadap kinerjan karyawan (Y) adalah sebagai berikut: Y= 13.859 + 0.148(X1) + 0.162(X2) + e. Selain itu uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh rekrutmen (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) ditemukan T hitung = 3.414 > T tabel = 2.05283 dan tingkat sig = 0.002 < 0.005, maka Ho (b1=0 ) ditolak Ha (b1≠0) diterima yaitu variable rekrutmen (X1) memeliki pengaruh positif dan signifikan secara persial terhadap kinerja karyawan (Y). Hasil uji hipotesis kedua ada pengaruh seleksi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) yang diketahui bahwa T hitung = 3.550 > T tabel = 2. 05283 dan tingkat sig = 0.001 < 0.005 maka, Ho (b2=0) ditolak dan Ha (b2≠0) diterima yaitu variable seleksi (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung = 35.910 > 21. 807, tingkat signifikan = 0.000 < 0.005 maka, Ha ( b1=0 ) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima artinya variable rekrutmen(x1) dan seleksi (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Kata Kunci: Rekrutmen, Seleksi, Kinerja Karyawan

PENGARUH KOMPENSASI KARYAWAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KOMPENSASI KARYAWAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG Sumber daya manusia merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Adanya sumber daya manusia dapat menunjang kepentingan suatu kelompok atau organisasi tertentu dalam usaha mencapai suatu tujuan. Sumber daya manusia secara umum biasanya digunakan dalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. Dalam mencapai tujuan tersebut , suatu organisasi dalam hal ini perusahaan harus mampu menciptakan karyawan yang memiliki kinerja kerja yang dapat digunakan sebagai penghantar dalam mencapai suatu tujuan. Oleh karena itu dalam suatu perusahaan atau organisasi tertentu pastinya memiliki suatu kompensasi dan juga disiplin kerja yang baik untuk mencapai sebuah tujuan. Kompensasi dan juga disiplin kerja yang ditentukan atau ditetapkan oleh tiap-tiap perusahaan maupun organisasi tertentu dapat menjadi penentu sumber daya manusia yang kemudian dapat dipertanggungjawabkan dengan baik atau malah sebaliknya. Permasalahan mengenai kompensasi merupakan hal yang cukup rumit sehingga setiap perusahaan seharusnya memiliki cara sendiri untuk menetapkan kompensasi yang sesuai.Kompensasi merupakan sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. pemberian kompensasi merupakan salah satu pelaksanaan fungsi MSDM yang berhubungan dengan semua jenis pemberian penghargaan individualsebagai pertukaran dalam melakukan tugas keorganisasian (Veitzal dan Sagala, 2009:741).Di dalam kompensasi terdapat sistem insentif yang menghubungkan kompensasi dengan kinerja. Dengan kompensasi kepada pekerja diberikan penghargaan berdasarkan kinerja dan bukan berdasarkan senioritas atau jumlah jam kerja. Werther dan Davis 1996: 408 dalam (Wibowo, 2012:348). Menurut Handoko (2001) dalam Sinambela (2016:334) Disiplin adalah kesediaan seseorang yang timbul dengan kesadaran sendiri untuk mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku dalam organisasi. Disiplin merupakan sikap hormat yang ada dalam diri karyawan, yang mem buat ia dapat menyesuaikan diri dengan sukarela patuh terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan (Sutrisno, 2009:92). Menurut Ardana, Mujiati dan Utama (2012:134) disiplin kerja adalah suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku, baik yang tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak untuk menerima sanksi-sanksinya. Menurut Sutrisno (2009:90) dalam menerapkan disiplin kerja perusahaan harus membuat peraturan yang bersifat jelas, mudah dipahami dan adil, yaitu berlaku bagi pimpinan yang tertinggi maupun bagi karyawan yang terendah. Kinerja karyawan sering diartikan sebagai pencapaian tugas seseorang dalam bekerja. Pencapaian tersebut harus sesuai dengan kriteria kerja yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Pencapaian setiap individu berbeda tergantung kepada kemampuan masing-masing individu Menurut Simanjuntak (2015) dalam Rivai (2015:406) kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Menurut Mangkunegara (2013:67) Kinerja merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadannya. Sedarmayanti (2010:176) menyatakan bahwa kinerja adalah hasil kerja seorang pekerja, sebuah proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan dimana hasil kerja tersebut harus dapat ditunjukan buktinya secara konkrit dan dapat diukur atau dibandingkan dengan standar yang telah ditentukan. Berdasarkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Pengaruh Kompensasi Karyawan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Karyawan koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang berjumlah 23 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengaruh Kompensasi Karyawan Disiplin Kerja terhadap kinerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Simultan) dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial Kompensasi Karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Sedangkan secara simultan Kompensasi Karyawan dan Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari Hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 34, 121 sedangkan koefisien regresi b1 = 0,093 dan b2 = 0,386. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kompensasi Karyawan (X1) dan Disiplin Kerja (X2) terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 34,121+ 3,050 (X1) + 3,210 (X2) selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Kompensasi Karyawan (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa untuk variabel Kompensasi Karyawan (X1) di temukan t hitung = 3,525 lebih besar dari t tabel = 2, 06866 dan tingkat signifikan = 0,002. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel Kompensasi Karyawan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Disiplin Kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). diketahui bahwa variabel Disiplin Kerja (X2) ditemukan t hitung = 3,525 lebih besar dari t tabel = 2, 06866 dan tingkat sig. = 0,003. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 2,698 lebih besar dari F tabel = 3,49 dan tingkat Sig = 0,000 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima Kompensasi Karyawan (X1) dan variabel disiplin kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koefisien determinasi (R2) adalah 0,527atau 52,7%. Hal ini berarti besar pengaruhnya kompensasi Karyawan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan adalah 52,7%. Sedangkan pengaruh sebesar 47,3%disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kompensasi Karyawan, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan

EVALUASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH KERAJINAN KAIN TENUN IKAT BIA BEREK DI ATAMBUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EVALUASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH KERAJINAN KAIN TENUN IKAT BIA BEREK DI ATAMBUA NAMA : ANJALINA MARTINS NAI BUTI NIM : 17192542 Masalah dalam penelitian ini adalah Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil dan Menengah Kerajinan Tenun Ikat Bia Berek tahun 2021.Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana penyusunan laporan keuangan pada usaha kecil dan menengah kerajinan kain tenun ikat bia berek tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan pada tenun ikat bia berek tahun 2021.Adapun konsep dari penelitian ini adalah mengevaluasi penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK-EMKM. SAK-EMKM adalah suatu standar yang disusun oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)untuk memenuhi persyaratan akuntansi dalam pelaporan keuangan entitas mikro, kecil dan menengah (EMKM) (IAI, 2021). Standar ini diperuntukkan bagi pengusaha yang tidak atau belum mampu memenuhi persyaratan akuntansi dalam SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha Tenun Ikat Bia Berek Di Kota Atambua. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan keuangan usaha Tenun Ikat Bia Berek tahun 2021.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Tenun Ikat Bia Berek tidak menggunakan penyusunan laporan keuangan yang sesuai, perhitungannya terbilang sederhana pencatatan yang dilakukan atas dasar hasil pemahaman usaha sendiri. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan pemilik usaha Tenun Ikat Bia Berek cukup baik, akan tetapi belum mencerminkan posisi keuangan secara baik sesuai standar akuntansi. Kata Kunci : SAK-EMKM, Laporan Keuangan.

PENGARUH MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN ON ASSETS ( ROA) PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH NAMA : YUDITHA M. UKAT NIM : 18190168 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kondisi return on assets (ROA) pada KSP Kopdit Timau Indah 2017-2021 masih di bawah standar yang ditetapkan yaitu 7% dan adanya perbedaan hasil penelitian terdahulu. Permasalaahan yang diambil adalah bagaimana kondisi dan pengaruh efektivitas modal kerja dan likuiditas terhadap return on assets (ROA) pada KSP Kopdit Timau Indah. Tujuan dari penelitian ini yatu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh efektivitas modal kerja, likuiditas terhadap return on assets (ROA) KSP Kopdit Timau Indah. Metode dalam penelitian ini adalah meliputi populasi dan sampel. Populasinya yaitu berupa laporan keuangan (neraca dan rugi laba) KSP Kopdit Timau Indah Periode 2006-2022. Sampel penelitian ini adalah laporan keuangan (neraca dan rugi laba) KSP Kopdit Timau Indah Periode 2017-2021. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas dan variabel terikat.variabel bebas dalam peneltian ini terdiri dari efektivitas modal kerja (X1) dan Likuiditas (X2) sedangkan variabel terikat yaitu ROA (Y). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi.Teknik analisiis data dalam penelitian ini adalah analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Tinggkat efektivitas modal kerja pada KSP Kopdit Timau indah tahun 2017-2021 tergolong tidak efektif,sebagian besar perputaran modal kerja kurang dari 3,5 kali. Tingkat likuiditas KSP Kopdit Timau Indah tahun 2017-2021 rata-rata 200%-250% tergolong efektif. Berdasarkan uji determinasi diperoleh nilai R Square 0,485 yang berarti variansi data variabel independent dan dapat menjelaskan variansi data variabel independent sebesar 0,485 atau 48,5%, sedangkan sisanya 51,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ikut dalam pengujianHasil persamaan regresi yaitu Y= -1048,114-33,194 x 1+ 0,029 x2. Berdasarkan uji anova /uji F diperoleh Fhitung sebesar 0,940 atau 9,40 Ftabel 19,00 bertada positif berarti sama-sama efektivitas modal kerja dan likuiditas berpengaruh positif terhadap ROA. Hasil koefisien determinasi adalah besarnya kotribusi X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,485 atau 48,5% sedangkan sisanya 51,5% dijelsakan oleh variabel lain yang tidal ikuut dalam pengujian Nilai konstanta (a) sebesar-1048,114 bertanda negatif menunjukkan. Koefisien regresi efektivitas modal kerja (X1) sebesar 33,194bertanda positifmenandakan bahwa jika efektivitas modal kerja naikdengan asumsi variabel lainnya (likuiditas) dianggap tetap, maka berpengaruh terhadap return on asset. Koefisien regresi likuiditas (X2) sebesar 0,029bertanda positif menandakan bahwa jika likuiditas naik dengan asumsi variabel lainnya (efektivitas modal kerja) dianggap tetap, maka akan return on assets akan naik. bahwa ketika ada perubahan pada variabel efektivitas modal kerja dan likuiditas atau konstan, nilai return on assets ( ROA) akan menurun. Berdasarkan hasil penelitian di ajukan saran kepada KSP Kopdit Timau Indah agar Koperasi lebih memperhatikan tingkat keefektivan modal kerja koperasi selama periode tertentu tetapi pinjaman tersebut tidak mempunyai tanggungan atau bunga yang besar. Pinjaman tersebut dapat digunakan untuk menjamin kewajiban lancar ,maka return on assets (ROA) yang diperoleh akan optimal. Kata kunci: modal kerja, Liikuidtas, Return On Assets (ROA

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN BARANG TIDAK SESUAI STANDAR DI BAWAH ANCAMAN PIDANA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah : Bagaimana pertimbangan hakim sehingga memutuskan tindak pidana perdagangan barang tidak sesuai standar kesehatan sangat redah dibawah ancaman pidana menurut undang-undang? Tujuan penelitian : Untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hakim seingga memutuskan tiandak pidana perdagangan barang yang tidak sesuai standar sangat rendah dibwah ancaman pidana menurut undang-undang. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Barang Tidak Sesuai Standar Di Bawah Ancaman Pidanan sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan-putusan kasus tindak pidana perdagangan barang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Barang Tidak Sesuai Standar adalah sebagai berikut: Barang yang di perjual belikan memiliki harga yang rendah, Adanya Faktor-Faktor Yang Meringankan Terdakwa

PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI TINGKAT KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN USAHA “ PADA KSP PINTU AIR DI DESA LADO GAHAR KECAMATAN NITA KABUPATEN SIKKA’’

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian analisis rasio keuangan untuk mengevaluasi tingkat kesehatan dan perkembangan usaha “Pada KSP Pintu Air Di Desa Lado Gahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka” dalam penelitian adalah laporan keuanagan sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laporan neraca pada ksp pintu air di desa lado gahar kecamatan nita kabupaten sikka tahun 2018-2021 berdasarkan analisis rasio keuanagan yang terdiri dari (1) Permodalan (2) kualitas aktiva produktif (3) Manajemen (4) Efisiensi (5) Likuditas (6) Krmandirian dan Pertumbuhan (7) Jati diri Koperasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Current ratio, Debt to Asset ratio, Debt to Equity ratio, Rentabilitas Modal Sendiri, Net profit Margin dan Return on Asset. Permodalan adalah perbandingan antara modal sendiri terhadap total asset. Terdiri atas 1) Simpanan Pokok (2) Simpana wajib (3) Dana Cadangan (4) Hiba. Aktiva produktif sering juga disebut earning asset atau aktiva yang menghasilkan, karena penempatan dana tersebut untuk mencapai tingkat penghasilan yang diharapkan. Aktiva produktif adalah kekayaan koperasi yang mendatangkan penghasilan bagi koperasi yang bersangkutan. Aktiva produktif yang diklasifikasikan adalah jumlah aktiva produktif yang kolekbilitasnya tidak lancer . 1. Manajemen Menyusun rencana kerja jangka pendek dan panjang termasuk menentukan sasaran usaha yang ingin dicapai pada masa yang akan datang. 2. Menyusun struktur organisasi yang efektif dan efisien. 3. Mengawasi pelaksanaan kegiatan bisnis Efisiensi Rasio ini menggambarkan sampai seberapa besar KSP koperasi mampu memberikan pelayanan yang efisien kepada anggotanya dari penggunaan asset yang dimilikinya. Kemandirian dan Pertumbuhan Aspek ini didasarkan pada rentabilitas aset, rentabilitas ekuitas dan kemandirian operasional. Jati Diri Koperasi adalah penilaian untuk mengukur keberhasilan koperasi dalam mencapai tujuannya yaitu mempromosikan ekonomi anggota. Dalam hal penilaian tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam yang digunakan untuk menghitung rentabilitas adalah: 1. Rasio partisipasi bruto Rasio partisipasi bruto adalah tingkat kemampuan koperasi dalam melayani anggota, semakin tinggi/besar persentasenya semakin baik. 2. Rasio promosi ekonomi anggota Rasio ini mengukur kemampuan koperasi memberikan manfaat efisiensi partisipasi dan manfaat efisiensi biaya koperasi