Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

A DESCRIPTIVE STUDY OF STUDENT SATISFACTION LEVEL TEACHING STRATEGIES BY PPL UKAW STDENTS AT SMP NEGERI 10 KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

A DESCRIPTIVE STUDY OF STUDENT SATISFACTION LEVEL TEACHING STRATEGIES BY PPL UKAW STUDENTS AT SMP NEGERI 10 KUPANG ABSTRACT Student, Supervisor1, Supervisor2, (Sophia Dewanti Bili) (Seprianus A. Nenotek, S.Pd., M.Pd) (Norci Beeh, S.Pd., M.Pd) Corresponding writer’s email: [email protected] This research is entitled A Descriptive Study of Student Satisfaction Level Teaching Strategies for PPL UKAW Students at SMP Negeri 10 Kupang. The formulation of the problem in this study is what is the level of student satisfaction with the UKAW PPL teaching strategies for students at SMP Negeri 10 Kupang? The purpose of this study was to determine the level of student satisfaction with the teaching strategies of UKAW PPL students at SMP Negeri 10 Kupang. The approach used in this research is quantitative descriptive using Sopiatin's theory (2010). Sources of data in this study were individuals from 15 students of SMP Negeri 10 Kupang using a questionnaire. The results of the study found that the level of student satisfaction with the teaching strategies of PPL UKAW Kupang students was in very satisfied category with a score of 81.33%, but the empathy indicator had to be maximized because students felt quite satisfied. So, the writer can conclude that the teaching strategy used by UKAW Kupang PPL students is good and it is prove with students feeling satisfied. Keywords: Level of student satisfaction, teaching strategies, PPL students  

AN ANALYSIS ON THE CONTEXT OF SITUATION OF TAMTOET BIFE’CEREMONY(ASKING FOR MARRIAGE) IN UAB METO LANGUAGE IN TAEBENU SUBDISTRICT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS ON THE CONTEXT OF SITUATION OF TAMTOET BIFE’CEREMONY(ASKING FOR MARRIAGE) IN UAB METO LANGUAGE IN TAEBENU SUBDISTRICT ABSTRACT Student, Supervisor 1, Supervisor 2, (Bahas Seka Susana) (Seprianus A.Nenotek, S.Pd.,M.Pd) (Norci Beeh, S.Pd.,M.Pd) Corresponding author’s email : [email protected] The title of this research is “An Analysis on the Context of Situation of Tamtoet Bife’Ceremony (Asking for Marriage) in Uab Meto Language in Taebenu Subdistrict” Contains an analysis and discussion of context of situation in the process of asking for marriage. The aim of the research is to find out and to describe the context of situation in the process of tamtoet bife ceremony ( Asking for Marrige ) by the people in Taebenu Subdistrict. A descriptive qualitativ method was applied for this purpose. In finding the date, observation was done on 9th on November 2022. While doing the observation, the researcher recorded the process of asking for marriage. The context of situation such as field ,tenor, and mode, furthermore , in the process of tamtoet bife’. The field of the text is A process of asking for marriage which more emphasize in the family meeting. There were 2 main speaker in the tenor of the ctext .While the mode was using more spoken because this is the dialogue. The structure of the text starts from BO (Bargaining Opening), BC (Bargaining Content) and BCL( Bargaining Closure). Based on the date analysis it is suggested that lectures should teach materials related to context of situation, especially dealing with cultural/ritual. Process such as asking for marriage to enrich student’s knowledge and for the culture’s elder to show introduce every kind of culture processes to the young generatio Keywords: Context Situation, Tamtoet Bife, Uab Meto

A DESCRIPTIVE STUDY ON CLASSROOM QUESTIONING STRATEGY APPLIED BY ENGLISH TEACHER AT SMP N 1 TAEBENU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

A DESCRIPTIVE STUDY ON CLASSROOM QUESTIONING STRATEGY APPLIED BY ENGLISH TEACHER AT SMP N 1 TAEBENU ABSTRACT Student, Supervisor 1 Supervisor 2 (Wariaka Hernensi),(Prof. Drs. Jos Bire, MA.,M.Ed.,Ph.D), (Eltina A. Maromon) Corresponding author’s email: [email protected] This study was conducted to answer two research questions: (1) what are types of questioning strategy applied by English Teacher during learning process? (2) what are the aims of the questioning asked by the teacher?. The aims of this study are: to find out types of questioning strategy applied by English teachers at SMP Negeri 1 Taebenu, to find out the aim of questioning asked by English teacher in learning English at SMP Negeri 1 Taebenu. The subject used in this study is an English teacher. The instruments used in this research are observation and interview. From the result the writer find out four types of questioning strategy applied by English teacher in teaching and learning process: probing questioning, factual questioning, procedural questioning and devergent questioning, and there are eleven aims of questioning asked by the teacher: to arouse learning concerning a topic, to ask a students to clarify a vague comment, to prompt student to see a concept from another perspective, to prompt the students to explore attitudes, values, or feeling, to ask student to refine a statement or idea, to prompt students to support their assertions and interpretations, to direct students to respond to one another, to prompt students to investigate a thought process, to ask students to predict possible outcomes, to review and summarize previous lessons, to evaluate student preparation and check on homework preparation. The writer concludes that four types of questioning and eleven aims of questioning are considered to be applied by English teacher to measure the students understanding or knowledge. Keywords: questioning, questioning strategy, the aim of questioning

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DAN SOSIALISASI PAJAK TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA KALONDAMA BARAT KECAMATAN PANTAR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DAN SOSIALISASI PAJAK TERHADAP KESADARAN MASYARAKAT MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA KALONDAMA BARAT KECAMATAN PANTAR BARAT LAUT KABUPATEN ALOR Kegiatan pembangunan di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ketahun memerlukan pembiayaan yang semakin besar. Hal ini berarti bahwa usaha pencairan dan penggalian sumber-sumber dana harus digiatkan dan ditingkatkan lagi, khususnya dana yang bersumber dari dalam negeri, dimana dalam usaha tersebut memerlukan dukungan dari setiap daerah yang ada sehingga pembangunan dalam negeri berjalan dengan baik. Kartono (Rivai dkk, 2012:2) berpendapat bahwa Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan khusus kecakapan disuatu bidang, sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan. Menurut Kamarudin,dkk. (2017) sosialisasi perpajakan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh kantor pajak untuk memberikan informasi pajak guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat wajib pajak sehingga mampu menumbuhkan kesadaran dalam pemenuhan kewajiban perpajakan. Widjaya (1984 :14) Selanjutnya kesadaran dapat didefinisikan sebagai suatu sikap atau perilaku untuk mengetahui atau mengerti dalam hal ini patuh terhadap peraturan atau ketentuan perundangan yang telah dibuat, juga merupakan sikap atau perilaku mengetahui atau mengerti, taat dan patuh pada adat istiadat dan kebiasaan hidup masyarakat. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang Pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Dan Sosialisasi Pajak Terhadap Kesadaran Masyarakat Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Di Desa Kalondama Barat Kecamatan Pantar Barat Laut Kabupaten Alor. Dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik slovin Sehingga diperoleh sampel sebanyak 65 orang dari jumlah populasi sebanyak 184 orang wajib pajak. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu, data primer yang diperoleh secara langsung dengan melakukan survey lapangan yang mengunakan metode data original lewat pembagian kuesioner pada masyarakat desa Kalondama Barat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 65 masyarakat wajib pajak. Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 3.972. Hasil Uji T menunjukan bahwa thitung sebesar 3,036 >ttabel sebesar 2,000 maka, H0 di tolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan kepemimpinan kepala desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran masyarakat. nilai signifikan untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,004 0,05 dan nilai t hitung sebesar 11.176 > nilai t tabel sebesar 2,000 Maka dapat disimpulkan bahwa sosialisasi pajak berpengaruh dan signifikan terhadap kesadaran masyarakat membayar pajak bumi dan bangunan maka Ha diterima dan H0 ditolak. Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 60.158 > 2,76 dan tingkat signifikannya adalah 0,000 0,05. Karena nilai f hitung lebih besar dari f tabel dan tingkat signifikannya lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000, maka disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala desa dan sosialisasi pajak berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap kesadaran masyarakat membayar pajak bumi dan bangunan. Berdasarkan tabel hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R square adalah sebesar 0,986 atau 98,8%, maka dapat diartikan bahwa 98 % kesadaran masyarakat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala desa dan sosialisasi pajak. Kata Kunci : Kepemimpinan Kepala Desa, Sosialisasi Pajak Dan Kesadaran Masyarakat

PENGARUH MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN ON ASSETS ( ROA) PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH NAMA : YUDITHA M. UKAT NIM : 18190168 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kondisi return on assets (ROA) pada KSP Kopdit Timau Indah 2017-2021 masih di bawah standar yang ditetapkan yaitu 7% dan adanya perbedaan hasil penelitian terdahulu. Permasalaahan yang diambil adalah bagaimana kondisi dan pengaruh efektivitas modal kerja dan likuiditas terhadap return on assets (ROA) pada KSP Kopdit Timau Indah. Tujuan dari penelitian ini yatu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh efektivitas modal kerja, likuiditas terhadap return on assets (ROA) KSP Kopdit Timau Indah. Metode dalam penelitian ini adalah meliputi populasi dan sampel. Populasinya yaitu berupa laporan keuangan (neraca dan rugi laba) KSP Kopdit Timau Indah Periode 2006-2022. Sampel penelitian ini adalah laporan keuangan (neraca dan rugi laba) KSP Kopdit Timau Indah Periode 2017-2021. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas dan variabel terikat.variabel bebas dalam peneltian ini terdiri dari efektivitas modal kerja (X1) dan Likuiditas (X2) sedangkan variabel terikat yaitu ROA (Y). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi.Teknik analisiis data dalam penelitian ini adalah analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Tinggkat efektivitas modal kerja pada KSP Kopdit Timau indah tahun 2017-2021 tergolong tidak efektif,sebagian besar perputaran modal kerja kurang dari 3,5 kali. Tingkat likuiditas KSP Kopdit Timau Indah tahun 2017-2021 rata-rata 200%-250% tergolong efektif. Berdasarkan uji determinasi diperoleh nilai R Square 0,485 yang berarti variansi data variabel independent dan dapat menjelaskan variansi data variabel independent sebesar 0,485 atau 48,5%, sedangkan sisanya 51,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ikut dalam pengujianHasil persamaan regresi yaitu Y= -1048,114-33,194 x 1+ 0,029 x2. Berdasarkan uji anova /uji F diperoleh Fhitung sebesar 0,940 atau 9,40 Ftabel 19,00 bertada positif berarti sama-sama efektivitas modal kerja dan likuiditas berpengaruh positif terhadap ROA. Hasil koefisien determinasi adalah besarnya kotribusi X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,485 atau 48,5% sedangkan sisanya 51,5% dijelsakan oleh variabel lain yang tidal ikuut dalam pengujian Nilai konstanta (a) sebesar-1048,114 bertanda negatif menunjukkan. Koefisien regresi efektivitas modal kerja (X1) sebesar 33,194bertanda positifmenandakan bahwa jika efektivitas modal kerja naikdengan asumsi variabel lainnya (likuiditas) dianggap tetap, maka berpengaruh terhadap return on asset. Koefisien regresi likuiditas (X2) sebesar 0,029bertanda positif menandakan bahwa jika likuiditas naik dengan asumsi variabel lainnya (efektivitas modal kerja) dianggap tetap, maka akan return on assets akan naik. bahwa ketika ada perubahan pada variabel efektivitas modal kerja dan likuiditas atau konstan, nilai return on assets ( ROA) akan menurun. Berdasarkan hasil penelitian di ajukan saran kepada KSP Kopdit Timau Indah agar Koperasi lebih memperhatikan tingkat keefektivan modal kerja koperasi selama periode tertentu tetapi pinjaman tersebut tidak mempunyai tanggungan atau bunga yang besar. Pinjaman tersebut dapat digunakan untuk menjamin kewajiban lancar ,maka return on assets (ROA) yang diperoleh akan optimal. Kata kunci: modal kerja, Liikuidtas, Return On Assets (ROA

ANALISIS USAHA PENANGKAPAN MENGGUNAKAN MINI PURSE SEINE DI PERAIRAN NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN PAULINDO Y. R. HENUK (17382830). Analisis Usaha Penangkapan Menggunakan Mini Purse seine Di Perairan Nuse Kabupaten Rote Ndao. Di bawah bimbingan: Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II pada Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilakukan di perairan Nuse, Kecamatan Ndao Nuse selama 1 (satu) bulan dengan responden sebanyak 10 pemilik kapal. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, seluruh analisis penelitian ini bersandar pada metode deskriptif komparatif dengan maksud untuk menjelaskan apa usaha perikanan tangkap dengan alat tangkap mini purse seinse di perairan Nuse. Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebutdapat memberikan keuntungan bagi pelaku usah tersebut. Adapun usaha penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan selama ini berjalan dengan baik tetapi para nelayan belum ada yang melakukan analisis usaha penangkapan menggunakan mini purse seine yang berada di Perairan Nuse Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode surveidengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara langsung secara semi struktur terhadap masyarakat yang pekerjaan utamanya melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap mini purse seine data sekunder diperoleh dari data instansi terkait. Biaya investasi yang dikeluarkan oleh nelayan desa Nuse untuk pembelian kapal, mesin, alat tangkap dari rata-rata 10 responden yaitu Rp, 3.633.832. Besarnya biaya variabel yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha penangkapan menggunakan mini purse seine Responden (nelayan) Desa Nuse bervariasi tergantung kebutuhannya dengan rata- rata Rp,8.891.500 biaya tetap diperuntukan untuk biaya operasional berupa pembelian bahan bakar minyak (BBM), perawatan alat tangkap dan upah ABK yang dikeluarkan oleh Nelayan Desa Nuse dengan nilai rata-rata sebesar Rp,1.191.550. Perhitungan R/C Ratio usaha penangkapan menggunakan mini purse seine di Desa Nuse dengan rata-rata sebesar 1,26 dan hasil perhitungan ROI (Return on investment) Usaha penangkapan menggunakan mini purse seine di Desa nuse dengan rata-rata nilai ROi sebesar 70% sedangkan hasil perhitungan BEP (Break event point) atau titik impas usaha penangkapan nelayan Desa Nuse menunjukan usaha tersebut mengalami keuntungan dengan nilai BEP rata-rata sebesar Rp,8.891.500. Dapat disimpulkan bahwa usha penangkapan Menggunakan mini purse seine di Desa nuse dengan menggunakan Analisis ROI, R/C Ratio dan Break even poin (BEP) menunjukan bahwa usaha penangkapan di desa nuse yang dijalankan dengan pendapatan perbulan sebesar 70% dan sangat menguntungkan Kata kunci: Usaha, mini purse seine, Nuse, Rote Ndao.

MANUSIA BERTAMBAH DAN ALAM BERTUMBUH

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pesisir pantai Oesapa merupakan sebuah ekosistem yang berperan penting bagi kelangsungan hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Sama halnya dengan peran pesisir pantai Oesapa, masyarakat sekitarpun memiliki peran yang penting bagi kelangsungan hidupnya. Cara masyarakat memanfaatkan pesisir pantai tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh masyarakat. Mereka memperlakukan pesisir pantai sebagai tempat pembuangan sampah. Hal ini mengakibatkan pesisir pantai menjadi kotor, air laut menjadi tercemar dan juga terjadi abrasi pantai. Tujuan penulisan adalah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga dan memelihara ekosistem yang ada dan bagaimana cara yang seharusnya dilakukan manusia terhadap ekosistem. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode Kualitatif-Deskriptif. Ekoteologi memfokuskan diri pada bagaimana perilaku manusia yang seharusnya terhadap ekosistem. Ekoteologi sekaligus merupakan kritik atas pemahaman yang selama ini dianut manusia yang membatasi diri pada komunitas sosial. Dalam dimensi ekoteologi, didapati bahwa krisis ekosistem yang sekarang terjadi tidak lepas dari sikap dan cara pandang manusia terhadap alam. Manusia memandang alam sebagai obyek yang harus dieksploitasi demi tercukupnya kebutuhan tanpa memikirkan dampaknya. Dalam pemanfaatannya, pesisir pantai Oesapa menjadi penyambung hidup bagi masyarakat. Pesisir pantai Oesapa menyediakan semua yang dibutuhkan oleh masyarakat. Namun dalam pemanfaatannya, pesisir pantai juga sering dibuat sebagai tempat pembuangan sampah yang mengakibatkan pencemaran. Pencemaran yang terjadi ini meliputi pencemaran air, pencemaran tanah dan juga pencemaran udara. Pencemaran yang terjadi ini diakibatkan oleh sampah-sampah yang dibuang tidak pada tempatnya. Dalam ekoteologi, masyarakat Oesapa sebagai manusia yang diberi tanggung jawab untuk memelihara kelestarian alam ciptaan-Nya. Maka dari itu, penatalayanan menjadi basis dari bagamimana pemanfaatan ekosistem pesisir pantai. Masyarakat terpanggil untuk mengelola dan mengusahakan laut sebagai bagian dari pelayanannya kepada Allah. Pemerintah maupun gereja sebagai bagian dari ekosistem sungai perlu membantu masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem demi keberlanjutan kehidupan. Dengan demikian, tercipta suatu relasi antara masyarakat Oesapa dan laut yang harmonis. Dalam relasi tersebut, baik masyarakat maupun laut membangun sebuah persekutan yang terus memuliakan Allah sebagai Sang Pencipta.

AN ANALYSIS ON HOMONYMS IN DELA-OENALE, A LANGUAGE OF ROTE IN EASTERN INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS ON HOMONYMS IN DELA-OENALE, A LANGUAGE OF ROTE IN EASTERN INDONESIA ABSTRACT Atriani N.Feoh1 Thersia M. Tamelan2 Ifoni Ludji3 English Education Study Program Faculty Of Teacher Training And Education Artha Wacana Christian University [email protected] This thesis is entitled "An Analysis on Homonyms in Dela-Oenale, A Language of Rote in Eastern Indonesia". This research problem of this study were, (1) What are the homonyms in Dela-Oenale language? (2) What are the types of homonyms in Dela-Oenale Language? The purpose of this study were: (1) To describe the homonyms in Dela-Oenale language in Rote, (2) To describe the types of homonyms in Dela-Oenale language in Rote. The method used in this study is a qualitative descriptive method, data taken from five informants from the Oenitas village community, West Rote District who are native speakers of the Dela-Oenale language. In analyzing the data, the writer used the theory of homonyms and types of homonyms, namely same spelling – category, same category – different spelling and different category – same spelling proposed by Saeed (2016). The results of data analysis, the writer found 75 homonym words. Of the 75 homonyms found, all belong to the type of homonym, namely the same spelling and pronunciation but different meanings. In addition, the writer also found a number of examples of words that are homophones-like totaling 11 words. Examples of homonyms are the word fula1 “get ligther skin” and fula2 “month”. Examples of homophone-like words with long and short vowels are the words “they” and see “anchor”. Finally the writer concluded that this research can provide information or knowledge about homonyms in the Dela-Oenale language for people in Oenitas, West Rote District of West Rote Regency. In addition, the author also hopes that the younger generation in Oenitas Village, West Rote District of Rote Ndao Regency, must maintain and preserve the regional language as one of the cultural treasures that must be preserved Keywords: Homonyms, Dela-Oenale Language

PENGARUH KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL UNTUK PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL UNTUK PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN KUPANG Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Terhadap Belanja Modal Untuk Pelayanan Publik Di Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilatar belakangi Keuangan Daerah atau anggaran daerah merupakan rencana kerja pemerintah daerah dalam bentuk uang (rupiah) dalam satu periode tertentu. Selanjutnya Anggaran daerah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah adalah instrumen kebijakan yang utama bagi pemerintah daerah. Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005, Keuangan Daerah merupakan semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keuangan daerah merupakan semua hak dan kewajiban pemerintah daerah dalam bentuk uang (rupiah) yang dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah Belanja modal yang dialokasikan oleh pemerintah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang terkait dengan kinerja keuangan daerah diantaranya: PAD, desentralisasi fiskal, efektivitas keuangan daerah, dan efisiensi. Dalam hal ini peneliti mengangkat 4 variabel yaitu PAD, desentralisasi fiscal, efektivitas, dan efisiensi. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang didapat pemerintah Kabupaten Kupang. Kemudian data diproses menggunakan analisis corelasi. Sampel yang digunakan adalah realisasi anggaran dari periode 2015-2019. Dari hasil pengolahan data diketahui Berdasarkan hasil uji pada variabel pendapatan asli daerah (X1) yang dilakukan menunjukan bahwa pendapatan asli daerah secara parsial memiliki hubungan (corelasi) yang sangat kuat terhadap belanja modal untuk Bpelayanan publik pada kabupaten kupang. Hal ini menggambarkan bahwa PAD yang semakin tinggi maka belanja modalnya semakin tinggi juga yang bisa di alokasikan oleh pemerintah daerah Pendapatan adi daerah yang meningkat akan memberikan manfaat untuk menyediakan fasilitas pedik melalui pembangunan sarana dan prasarana terutamanya pembangunan infrastuktur yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya hasil uji pada varibel Desentralisasi Fiskal (2) yang dilakukan menunjukan bahwa Desentralisasi Fiskal secara parsial memiliki hubungan (corelasi) yang cukup kuat terhadap Belanja modal untuk pelayanan pada Kabupaten Kupang. Hal ini menunjukan bahwa pemerintah dearah mampu melaksanakan otonomi daerah, menggali sumber-sumber keuangan sendiri, mengelola dan menggunakan keuangan sendiri yang sakup memadai untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah daearah dan penyediaan barang public. Selanjutnya hasil uji variabel pada Efektivitas Keuangan Daerah (X3) yang dilakukan menunjukan bahwa Efektivitas Keuangan Daerah secara parsial memiliki hubungan (corelasi) yang sangat kuat terhadap Belanja modal untuk pelayanan publik pada Kabupaten Kupang. Hal ini menunjukan dengan adanya hubungan yang kuat dimana pemerintah daerah memiliki kemampuan dalam merealisasikan PAD yang direncanakan dibandingkan dengan target yang ditetapkan berdasarkan potensi riil daerah. Selanjutnya hasil uji variabel pada Efisiensi Keuangan Daerah (X4) yang dilakukan menunjukan bahwa Efisiensi Keuangan Daerah secara parsial memiliki hubungan (corelasi) yang sangat kuat terhadap Belanja modal untuk pelayanan publik pada kabupaten kupang. Hal ini menunjukan bahwa semakin baik efisiensi pengelolaan keuangan daerah semakin rendah berarti kinerja keuangan daerah dalam menghitung besarnya biaya yang dikeluarkan untuk merealisasikan seluruh pendapatan yang diterimanya, sehingga dapat diketahui cara memungut pendapatannya efisien atau tidak. Kata kunci: Kinerja Keuangan, Belanja Modal Untuk Pelayanan  

Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dengan judul “Pengaruh Profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia ”bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas yang terdiri dari Return On Assets, Return On Equity, dan Net profit margin terhadap harga saham pada perusahaan LQ45. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan banyak informasi yang berkaitan dengan pengelolaan, identifikasi, pengukuran, serta pelaporan profitabilitas. Dan juga menginginkan informasi yang lebih lengkap, detail dan terperinci mengenai analisis profitabilitas dan pengaruhnya yang terhadap harga saham, dimana nantinya pengaruh tersebut akan meningkatkan daya tarik investor agar mampu bersaing secara ketat dengan perusahaan lain di era globalisasi ini. Menurut (Prihadi 2020:166) profitabilitas adalah kemampuan menghasilkan laba. Return On Assets (ROA) menunjukan tingkat ROE menunjukkantingkatefektivitastimmanajemenperusahaandalammenghasilkanlabadari dana yang diinvestasikan oleh pemegang saham. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2021. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka sampel yang ditetapkan sebanyak 28 perusahaan LQ45 selama periode 2020-2021, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitianinimenunjukanbahwa: (1) Hasil uji nilai sig 0,141, berarti bahwa variabel Return On Assets tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (2) Hasil uji nilai sig 0,926, berarti bahwa variabel Return On Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (3) Hasil uji nilai sig 0,704 berarti bahwa variabel Net Profit Margin tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

DESKRIPSI TENTANG PENETAPAN HAKIM TERHADAP PERMOHONAN PERGANTIAN JENIS KELAMIN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi ini adalah “Deskripsi Tentang Penetapan Hakim Terhadap Permohonan Pergantian Jenis Kelamin”. Rumusan masalah yaitu Apakah yang menjadi alasan permohonan pergantian Jenis kelamin Oleh Pemohon, Bagaimana dasar pertimbangan hakim mengabulkan permohonan pergantian Janis Kelamin dan Apakah akibat hukum dari terjadinya pergantian Jenis kelamin terhadap pemohon.Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui alasan permohonan pergantian Jenis Kelamin oleh pemohon, untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim mengabulkan permohonan pergantian jenis Kelamin,dan Untuk mengetahui akibat hukum dari terjadinya pergantian Jenis kelamin terhadap Pemohon. Sifat penelitian yaitu bersifat deskriptif dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Alasan pemohon mengajukan pergantian jenis kelamin ,dasar pertimbangan hakim mengabulkan permohonan pergantian jenis Kelamin dan akibat hukum dari terjadinya pergantian jenis kelamin terhadap pemohon.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah penetapan hakim terhadap pergantian jenis kelamin Hasil Penelitian menunjukan bahwa Adapun yang menjadi alasan permohonan pergantian Jenis kelamin oleh Pemohon adalah : 1) Pemohon merasa minder ditengah kehidupan masyarakat 2) Adanya kelainan hormon dalam diri pemohon 3) Ciri fisik pemohon lebih mirip laki-laki daripada perempuan atau sebaliknya 4 ) Pemohon sudah menjalani operasi pergantian jenis kelamin. Dasar pertimbangan hakim mengabulkan permohonan pergantian jenis kelamin adalah : 1)Hakim memandang ciri fisik pemohon lebih mirip laki laki dan sebaliknya. 2)Terdapat fakta bahwa kromosom pemohon lebih banyak kromosom laki-laki dan sebaliknya. 3) Fakta bahwa pemohon telah melakukan operasi pergantian Kelamin Akibat hukum dari terjadinya pergantian jenis kelamin terhadap pemohon adalah: 1) Jenis kelamin pemohon berubah 2) Jenis kelamin dan nama pemohon dalam buku atau kartu identitas berubah. Saran, 1) Pemerintah diharapkan merancang dan membuat peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perubahan jenis kelamin serta memperjelas dan mempertegas dari sisi hukum positif lainnya mengenai perubahan jenis kelamin ini dikarenakan juga peraturan ini belum diatur dalam peraturan perundang undangan sehingga menimbulkan kekosongan norma yang mengakibatkan seorang transgender yang sudah merubah jenis kelamin tidak memilki kejelasan seacara identitas maupun legalitas kepastian hukum.2) Peran masyarakat diharapkan mengetahui bahwa kondisi dari seorang transgender tidak ingin juga memiliki ketidakpastian dalam jenis kelaminnya, hal ini tidak dikehendaki pula oleh dalam diri seorang transgender dikarenakan kondisi tersebut dibawanya sejak lahir. Sebaliknya seorang transgender didampingi dalam permasalahan yang sedang dihadapinya tersebut. Kata kunci : Penetapan Hakim, Permohonan Pergantian Jenis Kelamin

PERAN KOSTER DALAM PELAYANAN DI JEMAAT GMIT GETSEMANI BABAU KLASIS KUPANG TIMUR TAHUN PELAYANAN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan yang ingin dicapai untuk menyusun Skripsi ini adalah: untuk mengetahui sejauh mana Peran Pelayaanan Koster di Jemaat GMIT Getsemani Babau, Klasis Kupang Timur Tahun Pelayanaan 2022. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif kualitatif metode ini bertujuan untuk mengambarkan hal-hal yang belum diketahui secara mendalam oleh penulis yang menjadi respon dan dalam penelitian ini ialah Koster, Pendeta dan Majelis Jemaat Rayon dari hasil penelitian ini yang diketahui yaitu Jenis-jenis tugas Koster, waktu kerja,cara kerja koster, masalah atau kesulitan yang dihadapi koster, cara untuk mengatasi kesulitan atau memecahkan masalah dan serta resiko yang di alami oleh koster. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat diuraikan bahwa terlihat dari pelayanan Koster, sangat berperan aktif dalam aktifitas Gereja. Koster menyadari bahwa yang bertugas dalam setiap jenis-jenis tugas yang berperan dalam soal pengurusan pembersihan dalam rumah ibadah dan pekarangan Geraja adalah tugas seorang koster. Bahkan koster sebagian dari tanggungjawab yang harus dijalankan bukan saja tugas-tugas utama koster yang ia jalankan akan tetapi koster juga bertanggung jawab dalam membantu Majelis Jemaat dalam menyampaikan informasi mau pun surat undangan penting untuk pihak yang di tujuh.Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek-aspek koster sangat memilik peran penting didalam Gereja itu sebabnya koster telah melakukan setiap tugas tanggungjawabnya dengan baik walaupun ada beberapa kesulitan yang dialami dan resiko yang koster alami akan tetapi koster juga mendapata dukungan-dukungan dari Pendeta dan Majelis Jemaat

PELAKSANAAN TES KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PELAKSANAAN TES KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KUPANG Herlistin Rambu Kaweda Loya1*, M. Rambu P. Wasak2, Dortean A. Jois Jaha,3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kebugaran jasmani merupakan salah satu kondisi fisik yang harus dimiliki oleh setiap orang, karna dengan kebugaran jasmani yang baik dapat membuat orang beraktivitas dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani yang dimiliki siswa pada pelaksanaan tes kebugaran jasmani dilapangan SMP Negeri 2 Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Sumber data dapat diperoleh dari siswa.Teknik pengumpulan data melalui Tes kebugaran jasmani, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: hasil dan pembahasan penelitian menunjukan bahwa kebugaran jasmani siswa dapat di ukur dengan melakukan rangkaian tes berupa, tes lari 50 meter, tes angkat tubuh 60 detik, tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak dan tes lari jarak 800 meter, ( tes TKJI,2000). Dari 5 nomor TKJI (Tes Kebugaran Jasmani Indonesia) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kupang mendapatkan hasil dari 24 siswa dengan kategori Baik 15 siswa, Sedang 6 siswa, Kurang 3 siswa. Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan kondisi kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kupang berada dalam kategori Baik (B).

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN ANAK OLEH IBU KANDUNG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pembunuhan Anak Oleh Ibu Kandung”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah : Faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan Mengapa hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP? Tujuan penelitian ini adalah :Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan Untuk mengetahui alasan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini dapat memberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normativ. Sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup: penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas adalah faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan alasan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan untuk mengetahui mengapa hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menyerahkan pasal 341 KUHP

Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penodaan Agama

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penodaan Agama” permasalahan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut: 1. Bagaimanakah bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama? 2.Mengapa tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama?3.Mengapa pelaku melakukan tindak penodaan agama? Tujuan dari penelitian ini adalah:1. Untuk mengetahui bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama, 2.Untuk mengetahui tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama.3.Untuk mengetahui alasan pelaku melakukan tidak pidana penodaan agama. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: bentuk, tindakan dan alasan pelaku melakukan tidak penodaan agama dan variabel terikat yaitu: Putusan pemidanaan terhadap pelaku penodaan agama dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa: 1. Bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama a. Dengan sengaja dilakukan di muka umum b. Mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan terhadap agama lain. 2. Tindakan pelaku dianggap sebagai penodaan agama a. Melemparkan Kitab Suci Al-Quran b. Tindakan penghinaan terhadap kitab suci Al-quran dan hostia sebagai agama Katolik yang tidak diperbolehkan bagi agama lain. 3. Alasan Pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama a. Terdakwa menggunakan Al Quran sebagai alat dalam metode pengosongan dalam materi penanaman nilai-nilai dasar perjuangan HMI. b. Terdakwa ingin menerapkan ajarannya yang dipelajari dari Saudi Arabia selama 6 (enam) tahun c. Terdakwa belum di baptis dan belum mengikuti semua tata cara pada gereja katolik Roma. d. Alasan terdakwa masuk kedalam gereja karena terdakwa juga salah satu yang memikul peti jenazah om terdakwa. Berdasarkan pada kesimpulan diatas dapat di sarankan beberapa hal yaitu: 1. Bagi pelaku atau terdakwa tidak perlu mengulangi perbuatan tindak pidana yang sama agar tidak terjebak dalam penistaan agama 2. Bagi hakim perlu meningkatkan profesionalitas hakim yang obyektif dalam menjatuhkan pemidanaan bagi pelaku penodaan agama agar tidak menimbulkan menimbulkan perpecahan antar umat berada dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA MEMASUKAN HEWAN DAN TUMBUHAN TANPA SERTIFIKAT KESEHATAN DARI NEGARA ASAL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi adalah : “Motif, Modus dan Akibat Hukum Tentang Terjadinya Tindak Pidana Memasukan Hewan Dan Tumbuhan Tanpa Sertifikat Kesehatan Dari Negara Asal”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku dan hewan/tumbuhan? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari Negara asal terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif, modus dan akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku, hewan dan tumbuhan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa pernah melakukan hal yang sama (mengantarkan hewan yang berasal dari Malaysia) dan tidak ditangkap, dan faktor ekonomi. Modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa melakukan pemesanan, terdakwa menjemput dan mengantar hewan. Akibat hukum terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku adalah : pelaku di tahan, pelaku dipidana penjara dan membayar denda, pelaku membayar biaya perkara, serta hewan/ tumbuhan disita dan dimusnahkan Saran yang dapat diberikan adalah perlunya peningkatan pengawasan hukum yang dilakukan oleh petugas karantina dan sosialisasi terhadap pentingnya tindakan karantina hewan/ tumbuhan.

HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KARAKTER ANAK REMAJA DI GMIT HAUMENI-NISUM TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Karakter Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum. Amnahas, M H.)* Tnunay, P.)** Natonis, D.A.)** Penelitian ini membahas tentang Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Karakter Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum, Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Rumusan masalah yang diteliti apakah terdapat Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Karakter Anak Remaja.Tujuan penilitian ini untuk mendeskripsikan Hubungan Penggunaan Gadget Dengan karakter Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum, Kecamatan Nekamese. Penelitian ini menggunakan metode penilitian eksperimen tipe pre-experimental design. Populasi dalam penilitian ini adalah Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum yang berjumlah 20 remaja. Dan yang menjadi sampel pada penilitian ini yaitu remaja kelas V-VII sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 orang . Teknik pengumpulan data pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ialah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t” untuk sampel dependen. Hasil penilitian pada remaja di GMIT Haumeni-Nisum. Jumlah remaja pada penelitian ini ialah 20 orang remaja. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu jika t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung < nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. sehingga dengan melihat hasil analisis yang ada maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 3,22 > 1,734). Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada Hubungan penggunaan Gadget dengan karakter anak remaja di GMIT Haumeni-Nisum yang diketahui melalui analisis hipotesis. Kata Kunci : Penggunaan Gadget, Karakter Anak Remaja : Penulis (*) Pembimbing (**)

PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROM DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMA NEGERI 8 KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada hakekatnya adalah proses pendidikanonlineyang memanfaatkan aktifitas fisik dan kesehatan untuk menghasilkan perubahan holistik dan kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Tujuan penelitian:Peneliti ini adalah untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media google classroom Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif Hasil dan pembahasan:Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusiondrawing/verification. Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMA Negeri 8 Kota Kupang berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran penjasorkes dengan menggunakan media google classroom memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa mengenai media online terutama dalam matapelajaran penjasorkes pada 11 orang siswa dalam mata pelajaran penjasorkes. Simpulan dan Saran:Pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara online oleh guru dan siswa menggunakan media google classroom dan diharapkan bagi guru Penjasorkes dapat lebih kreatif dan inovatif mengunakan alat teknologi

MINAT MASYARAKAT KELURAHAN MATAWAI DAN KELURAHAN PRAILIU TERHADAP OLAHRAGA FUTSAL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Olahraga futsal di kota waingapu awalnya tidak di anggap sebagai permainan yang menarik di bandingkan dengan permainan lainnya seperti bola kaki dan bola voli, sehingga permainan futsal jarang dimainkan oleh mayarakat di kota waingapu Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat masyarakat terhadap olahraga futsal di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner atau angket untuk melihat seberapa besar Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Futsal di Kota Waingapu khususnya di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu. Populasi penelitian ini adalah populasi laki-laki umur 15-34 tahun di kelurahan matawai dan kelurahan prailiu yang berjumlah 1.573 orang. sampel yang di pakai dari populasi dalam penelitian ini adalah laki – laki umur 15 – 34 tahun dengan jumlah 24 sampel (quota sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis diskriptif kuantitatif dengan presentase Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian diperoleh data Minat Masyarakat Kelurahan Matawai terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (86%), Sering (60%), Kadang-kadang (34%) dan Tidak pernah (6%). Minat Masyarakat Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (87%), Sering (58%), Kadang-kadang (29%) dan Tidak pernah (12%). Simpulan: Dimana hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Matawai yang memilih Selalu 86%, Sering 60%, Kadang-kadang 34% dan Tidak pernah 6%. Sedangkan hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Prailiu yang memilih Selalu 87%, Sering 58%, Kadang-kadang 29% dan Tidak pernah 8%. Dari data tersebut menunjukkan secara umum bahwa minat masyarakat Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal sangat tinggi

MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA TOLAK PELURU DI SMP NEGERI TUNUA TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Proses pembelajaran Penjasorkes materi tolak peluru pada SMP Negeri Tunua tahun 2022 sangat tidak efektik, karena kurangnya media pendukung seperti sarana dan prasarana guna menunjang efektifnya proses pembelajaran tolak peluru. Sarana prasarana yang tersedia di sekolah sangat terbatas sehingga membuat guru kesulitan saat proses pembelajaran. Untuk itu perlunya kreativitas guru dalam memodifikasi media pembelajaran guna menunjang proses pembelajaran serta menarik perhatian siswa untuk memahami serta kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian: Dari rumusan masalah yang telah dijelaskan maka yang menjadi tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui modifikasi sarana dan prasarana di SMP Negeri Tunua tahun 2022. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan proses pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 tidak berlangsung dengan baik karna kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam proses pembelajaran tolak peluru sehingga dalam proses pembelajaran tidak mencapai hasil yang maksimal dimana sisiwa-siswi sulit dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru dan juga siswa-siswi kesulitan dalam mempraktekan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan judul modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dengan metode kualitatif dekriptif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dapat berlangsung dengan baik serta memiliki hasil yang maksimal apabila guru menyediakan media pendukung dalam proses pembelajaran berupa modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru sehingga siswa-siswi tidak merasa kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru dan juga guru harus melakukan praktek secara berulang-ulang sehingga siswa dapat memahami dengan baik